Proposal penelitian

22,856 views

Published on

Cara-cara menyusun proposal penelitian

Published in: Education, Technology
3 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
22,856
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
920
Comments
3
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Proposal penelitian

  1. 1. TEKNIK PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN ARWANI, SKM. BN.HONS. MN 02/03/12
  2. 2. Pendahuluan <ul><li>Proposal penelitian “wajib” dibuat sebelum penelitian dilakukan </li></ul><ul><li>Tetap mengacu pada kaidah-kaidah ilmiah </li></ul><ul><li>Format proposal dapat berbeda sesuai dengan institusi atau penyandang dana </li></ul><ul><li>Proposal harus jelas (merupakan panduan pelaksanaan penelitian) </li></ul><ul><li>Outline (scr umum) terdiri atas: judul penelitian, daftar isi, latar belakang, tujuan, manfaat, metoda, jadwal kegiatan, etika penelitian, daftar pustaka, lampiran2 </li></ul><ul><li>Secara khusus... </li></ul>02/03/12
  3. 3. Sistematika Penelitian <ul><li>Bagian Awal Kuantitatif </li></ul><ul><li>Halaman sampul </li></ul><ul><li>Lembar logo </li></ul><ul><li>Halaman judul </li></ul><ul><li>Lembar persetujuan </li></ul><ul><li>Abstrak </li></ul><ul><li>Kata pengantar </li></ul><ul><li>Daftar isi </li></ul><ul><li>Daftar tabel </li></ul><ul><li>Daftar gambar </li></ul><ul><li>Daftar lampiran </li></ul><ul><li>Bagian Awal Kualitatif </li></ul><ul><li>Halaman sampul </li></ul><ul><li>Lembar logo </li></ul><ul><li>Halaman judul </li></ul><ul><li>Lembar persetujuan </li></ul><ul><li>Abstrak </li></ul><ul><li>Kata pengantar </li></ul><ul><li>Daftar isi </li></ul><ul><li>Daftar tabel </li></ul><ul><li>Daftar gambar </li></ul><ul><li>Daftar lampiran </li></ul>02/03/12
  4. 4. Sistematika Penelitian <ul><li>Bagian inti Kuantitatif </li></ul><ul><li>BAB I PENDAHULUAN </li></ul><ul><li>Latar belakang masalah </li></ul><ul><li>Rumusan masalah </li></ul><ul><li>Tujuan penelitian </li></ul><ul><li>Hipotesis penelitian (jika ada) </li></ul><ul><li>Kegunaan penelitian </li></ul><ul><li>Asumsi penelitian (jika diperlukan) </li></ul><ul><li>Ruang lingkup dan keterbatasan penelitian </li></ul><ul><li>Definisi istilah atau definisi operasional </li></ul><ul><li>Bagian inti Kualitatif </li></ul><ul><li>BAB I PENDAHULUAN </li></ul><ul><li>Konteks penelitian / Latar belakang masalah </li></ul><ul><li>Fokus penelitian / Rumusan masalah </li></ul><ul><li>Tujuan penelitian </li></ul><ul><li>Kegunaan penelitian </li></ul><ul><li>Definisi istilah </li></ul>02/03/12
  5. 5. Sistematika Penelitian <ul><li>Bagian inti Kuantitatif </li></ul><ul><li>BAB II KAJIAN PUSTAKA </li></ul><ul><li>………… .. </li></ul><ul><li>………… .. </li></ul><ul><li>Dst. </li></ul><ul><li>BAB III METODE PENELITIAN </li></ul><ul><li>Rancangan penelitian </li></ul><ul><li>Polulasi dan sampel </li></ul><ul><li>Instrumen penelitian </li></ul><ul><li>Pengumpulan data </li></ul><ul><li>Analisa data </li></ul><ul><li>Etika penelitian </li></ul><ul><li>Bagian inti Kualitatif </li></ul><ul><li>BAB II METODA PENELITIAN </li></ul><ul><li>Pendekatan dan jenis penelitian </li></ul><ul><li>Kehadiran peneliti </li></ul><ul><li>Lokasi penelitian </li></ul><ul><li>Sumber data </li></ul><ul><li>Prosedur pengumpulan data </li></ul><ul><li>Analisa data </li></ul><ul><li>Pengecekan keabsahan temuan </li></ul><ul><li>Tahap-tahap penelitian </li></ul><ul><li>BAB II I KAJIAN PUSTAKA </li></ul>02/03/12
  6. 6. Sistematika Penelitian <ul><li>Bagian Akhir: </li></ul><ul><li>Daftar rujukan </li></ul><ul><li>Pernyataan keaslian tulisan </li></ul><ul><li>Lampiran-lampiran </li></ul><ul><li>Riwayat hidup </li></ul>02/03/12
  7. 7. Judul Penelitian <ul><li>Ditulis sesuai dengan penelitian yang akan dilakukan </li></ul><ul><li>Singkat dan jelas (tidak lebih dari 20 kata) </li></ul><ul><li>Dapat dituliskan juga sub judul </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><li>Kajian pola perilaku hidup bersih & sehat (PHBS) : Studi kasus di kecamatan Mranggen </li></ul>02/03/12
  8. 8. Latar belakang <ul><li>Memuat pemikiran yang menjadi landasan perlunya dilakukan penelitian </li></ul><ul><li>Mengungkapkan gejala, konsep atau dugaan tertentu yang mendorong dilakukannya penelitian </li></ul><ul><li>Paragraf pertama umumnya berisi tentang hal penting yang menjadi dasar pemikiran penelitian (eye catching) </li></ul>02/03/12
  9. 9. Perumusan masalah <ul><li>Menguraikan tentang permasalahan yang akan diteliti </li></ul><ul><li>Ditulis dalam bentuk kalimat pertanyaan / pernyataan  mengarah pada jawaban yang ada dalam penelitian yang akan dilakukan </li></ul><ul><li>Masalah yang dirumuskan harus masalah yang dapat diteliti (researchable)  layak (feasible), ilmiah dan etis </li></ul><ul><li>Contoh... </li></ul>02/03/12
  10. 10. Perumusan masalah cont’d <ul><li>Contoh2... </li></ul><ul><li>Bagaimana pola perilaku PHBS masyarakat di kecamatan Mranggen? </li></ul><ul><li>Apakah senam lansia berpengaruh terhadap tingkat koordinasi (jalan) pada lansia di Panti Wredha Pucang Gading Semarang? </li></ul><ul><li>Apakah perawatan luka pasca operasi akut dengan balutan transparan lebih baik jika dibandingkan dengan balutan konvensional kaitannya dengan proses penyembuhan luka? </li></ul>02/03/12
  11. 11. Tujuan Penelitian <ul><li>Umumnya ditulis dengan tujuan umum dan tujuan khusus </li></ul><ul><li>Tujuan umum  diarahkan pada kegiatan yang akan dilakukan untuk mencari jawaban dari masalah yang dirumuskan </li></ul><ul><li>Tujuan khusus  penguraian secara lebih khusus dari tujuan umum dan menggunakan beberapa domain </li></ul><ul><li>Contoh... </li></ul>02/03/12
  12. 12. Tujuan Penelitian cont’d <ul><li>Contoh... </li></ul><ul><li>Tujuan umum: </li></ul><ul><li>Mengetahui perbedaan proses penyembuhan luka pasca operasi akut yang dirawat dengan balutan transparan dan balutan konvensional </li></ul><ul><li>Tujuan Khusus: </li></ul><ul><li>Menggambarkan proses penyembuhan luka pasca operasi akut yang dirawat dengan balutan transparan </li></ul><ul><li>Menggambarkan proses penyembuhan luka pasca operasi akut yang dirawat dengan balutan konvensional </li></ul><ul><li>Menganalisis perbedaan proses penyembuhan lukaoperasi akut yang dirawat dengan balutan transparan dan balutan konvensional </li></ul>02/03/12
  13. 13. Manfaat penelitian <ul><li>Kontribusi penelitian yang diusulkan bagi pengembangan praktik keperawatan </li></ul><ul><li>Kontribusi penelitian dalam pemecahan masalah khususnya dalam bidang / profesi keperawatan </li></ul><ul><li>Contoh... </li></ul><ul><li>Hasil penelitian dapat memberika manfaat praktis dalam keperawatan yaitu: </li></ul><ul><li>Dapat ditentukan balutan mana yang lebih baik dalam mendukung proses penyembuhan pada luka pasca operasi akut </li></ul><ul><li>Program penyusunan SOP perawatan luka dapat menyertakan hasil-hasil penelitian ini </li></ul>02/03/12
  14. 14. Tinjauan Pustaka <ul><li>Hasil2 penelitian terdahulu yang ada kaitannya dengan penelitian yang akan dilakukan  diuraikan dengan jelas </li></ul><ul><li>Kutip berbagai pustaka / sumber yang menguraikan teori, temuan, gejala dan tanda yang menimbulkan gagasan dan dasar bagi penelitian yang akan dilakukan </li></ul><ul><li>Semua pustaka / sumber ditulis dalam daftar pustaka sesuai dengan kaidah yang ada  sistem Vancouver, Harvard, APA (American Psychological Association) </li></ul>02/03/12
  15. 15. Kerangka Teori & Kerangka konsep <ul><li>Kerangka teori: </li></ul><ul><li>Merupakan simpulan dari sumber / teori yang dikaji </li></ul><ul><li>Diungkapkan dalam bentuk bagan alir / diagram, model matematis, atau dalam bentuk kualitatif-naratif </li></ul><ul><li>Secara teoritis menggambarkan dan menjelaskan identifikasi variabel, jenis variabel, dan hubungan antar variabel </li></ul>02/03/12
  16. 16. Kerangka Teori & Kerangka konsep Cont’d <ul><li>Kerangka konsep </li></ul><ul><li>Merupakan turunan dari kerangka teori  setelah dikaji kelayakannya untuk diteliti </li></ul><ul><li>Gambarkan dengan variabel independen, variabel dependen, dan variabel penyerta (bila ada) dan hubungan antar variabel yang akan diteliti </li></ul>02/03/12
  17. 17. Faktor Yang Memengaruhi Perilaku (Green, 1980) Contoh Kerangka Teori 02/03/12 <ul><li>Faktor Predisposisi </li></ul><ul><li>(Predisposing factors): </li></ul><ul><li>Kebiasaan </li></ul><ul><li>Kepercayaan </li></ul><ul><li>Tradisi </li></ul><ul><li>Pengetahuan </li></ul><ul><li>Sikap </li></ul><ul><li>Nilai </li></ul><ul><li>Persepsi </li></ul><ul><li>Karakeristik demografi </li></ul><ul><li>Faktor Pemudah </li></ul><ul><li>(Enabling factors): </li></ul><ul><li>Ketersediaan fasilitas </li></ul><ul><li>Ketercapaian fasilitas </li></ul><ul><li>Rujukan </li></ul><ul><li>ketrampilan </li></ul><ul><li>Faktor Pemerkuat </li></ul><ul><li>(Reinforcing factors): </li></ul><ul><li>Sikap petugas kesehatan </li></ul><ul><li>Perilaku petugas kesehatan </li></ul>Penyebab Perilaku (behavior) Komponen Pendidikan kesehatan
  18. 18. Contoh Kerangka Konsep 02/03/12 Pengetahuan Sikap Karakteristik (tingkat Pendidikan, umur) Perilaku Pemeriksaan PAP Smear
  19. 19. Hipotesis <ul><li>Merupakan simpulan / jawaban sementara terhadap masalah yang dirumuskan berdasarkan kajian pustaka </li></ul><ul><li>Sebaiknya dibuat dalam dua tingkatan  hipotesa mayor dan hipotesa minor </li></ul><ul><li>Hipotesa mayor  memberikan jawaban secra umum bagi masalah yang dirumuskan sebelumnya (tidak diuji secara statistik) </li></ul><ul><li>Hipotesa minor  merupakan penjabaran dari hipotesa mayor, diungkapkan dalam beberapa jawaban spesifik yang dapat diuji secara statistik </li></ul>02/03/12
  20. 20. Hipotesis cont’d <ul><li>Hipotesis mayor: proses penyembuhan luka pasca operasi akut dengan balutan transparan lebih baik dibandingkan dengan balutan konvensional </li></ul><ul><li>Hipotesa minor: Ada perbedaan proses penyembuhan luka pasca operasi akut yang dirawat dengan balutan transparan dan yang dirawat dengan balutan konvensional </li></ul>02/03/12
  21. 21. Metoda Penelitian <ul><li>Jenis & r ancangan penelitian </li></ul><ul><li>Tempat & waktu Penelitian </li></ul><ul><li>Polulasi dan sampel </li></ul><ul><li>Instrumen penelitian </li></ul><ul><li>Pengumpulan data </li></ul><ul><li>Analisa data </li></ul><ul><li>Etika penelitian </li></ul>02/03/12
  22. 22. Metoda Penelitian cont’d <ul><li>Jenis & Rancangan penelitian </li></ul><ul><li>Sesuai dengan rumusan / tujuan / hipotesa penelitian </li></ul><ul><li>Disain penelitian (kuantitatif): </li></ul><ul><li>Descriptive Research  hanya bersifat penggambaran, tidak menguji hubungan antar variabel ( field observation, case studies, surveys, time-series – developmental-, archival studies ) </li></ul><ul><li>Comparative Research  bertujuan menguji hubungan antar variabel ( Cross-sectional studies - jika proses kejadian masih berlangsung, dan diteliti pada suatu saat sebelum proses kejadian selesai; Ex-post facto - jika proses kejadian memang sudah berakhir; Case control (retrospective) studies; Cohort (prospective) studies ) </li></ul><ul><li>Pra experimental research : One-shot case study (x — O); One-group pretest-posttest design (O - x - O); Static group comparison design) </li></ul><ul><li>Quasi-experimental Research  eskperimen semu, subjek tidak diseleksi secara random/acak ( Non-equivalent control group design; Interrupted time series design; Control series design ) </li></ul><ul><li>Experimental Research  subjek dipilih secara acak ( Pre-test-posttest control group design; Post-test only control group design; Solomon four group design ) </li></ul>02/03/12
  23. 23. Metoda Penelitian cont’d <ul><li>Disain penelitian (kualitatif): </li></ul><ul><li>Phenomenological Research </li></ul><ul><li>Grounded Theory Research </li></ul><ul><li>Ethnographic Research </li></ul><ul><li>Historical Research </li></ul><ul><li>Philosophical Inquiry </li></ul><ul><li>Critical Social Theory </li></ul>02/03/12
  24. 24. Populasi & sampel <ul><li>Populasi  kumpulan subjek penelitian (probandus) : manusaia, hewan, senyawa, sistem yang memiliki karakteristik tertentu </li></ul><ul><li>Sampel  bagian dari populasi yang memiliki kriteria (inklusi / ekslusi) </li></ul><ul><li>Sampling  cara penentuan sampel penelitian (random / nonrandom) </li></ul><ul><li>Besar sampel  penentuan besar sampel penelitian (minimal) dengan perhitungan tertentu </li></ul>02/03/12
  25. 25. Populasi & sampel cont’d <ul><li>Kriteria inklusi  persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh subjek penelitian (karakteristik demografi, geografi, periode waktu) </li></ul><ul><li>Kriteria eklusi  kriteria penolakan yang memungkinkan subjek penelitian tidak dapat diikutsertakan dalam penelitian (kontraindikasi, penyakit tertentu, kepatuhan, penolakan, dll) </li></ul>02/03/12
  26. 26. Variabel penelitian <ul><li>Penelitian kuantitatif  umumnya ada variabel independen / bebas / pengaruh / prediktor / resiko / kausa dan variabel dependen / terikat / luaran / manfaat / efek / dampak </li></ul><ul><li>Penelitian kualitatif  umumnya tidak secara eksplisit ‘ada variabel’ penelitian </li></ul><ul><li>Perlu didefinisikan secara operasional (penelitian kuantitatif) meliputi: definisi, alat ukur, parameter, skala data </li></ul><ul><li>Penelitian kualitatif  definisi istilah (definition of terms) </li></ul>02/03/12
  27. 27. Cara pengumpulnan data <ul><li>Tergantung pada jenis penelitian </li></ul><ul><li>Penelitian kuantitatif  penyebaran kuesioner, observasi, pengukuran dengan alat tertentu, pemeriksaan </li></ul><ul><li>Penelitian kualiatif  interview, FGD, observasi, tape recorder, field notes </li></ul>02/03/12
  28. 28. Pengolahan & analisa data <ul><li>Pengolahan data: coding, editing, tabulating, cleaning, entry data  SPSS atau program lain yang relevan </li></ul><ul><li>Analisa data  analisa univariat (pemusatan data: mean, median, modus; penyebaran data: SD, minimum-maksimum); analisa bivariat dengan uji statistik tertentu (parametrik / nonparametrik) </li></ul>02/03/12
  29. 29. Etika penelitian <ul><li>Informed consent </li></ul><ul><li>Right to self determination </li></ul><ul><li>Right to privacy and dignity </li></ul><ul><li>Right to anonymity and confidentiality </li></ul><ul><li>Right to fair treatment </li></ul><ul><li>Right to protection from discomfort and harm </li></ul>02/03/12
  30. 30. Jadwal penelitian <ul><li>Umunya disajikan dalam tabel </li></ul><ul><li>Berisi tentang: kegiatan; waktu (umunya dalam minggu) </li></ul><ul><li>Kegiatan: pengurusan ijin, ethical clearance, pengadaan bahan dan alat, persiapan lapangan, uji kuesioner, pengambilan data, pengolahan dan analisa data, seminar </li></ul>02/03/12

×