Media Competition & Game Theory

2,300 views

Published on

konsepsi dasar kompetisi media dan game theory

1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
  • Presentasi yang hebat. bisakah dishare japri ke kami? salam.candra. e-mail : cakuwa@gmail.com
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
2,300
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
10
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Media Competition & Game Theory

  1. 1. 1 Bisnis Industri Media TV CORPORATE ACTIONS & CASES: COMPETITION & GAME THEORY Amelia Day Pertemuan Ke-9 9 November 2010
  2. 2. 2 Minggu Lalu MEDIA MERGERS & ACQUISITIONS
  3. 3. 3 Intro kuliah hari ini: Bisnis Komersial Apapun: - Evolusi Media & Industri TV - Kompetisi Kue Iklan (terestrial) - Dasar-dasar tentang Struktur Pasar - Sekilas tentang Game Theory industri produk
  4. 4. 4
  5. 5. 5 VERTICAL INTEGRATION CONGLOMERATION PROPERTY BANKING AGROBIZ MINING, ETC. HORIZONTAL INTEGRATION (many TVs)
  6. 6. 6 Media Mogul = Pemilik Modal Besar mereka adalah pemilik mainstream media dengan kapital/uang besar dan pengaruh besar
  7. 7. 7
  8. 8. 8 Konsepsi Dasar Kompetisi Media
  9. 9. 9 Definisi Pasar @ @ @ Local Channel Music Channel All Media
  10. 10. 10 Struktur Pasar Persaingan Sempurna Monopolistik Oligopoli Monopoli * banyak pembeli & banyak penjual * produk yang homogen * informasi produk cukup * free entry * banyak pembeli & banyak penjual * produk yang terdiferensiasi * informasi produk cukup * free entry * 1 or 2 pemain dominan * hanya 1 pemain
  11. 11. 11 Perebutan Kue Iklan
  12. 12. 12 http://amas.ie/online-research/state-of-the-net/issue-13/5-digital-advertising/ Source: Internet Advertising Bureau, 2008 Online Adspend Study, PricewaterhouseCoopers
  13. 13. 13 http://unconditional.co.nz/blog/online-advertising-continues-to-grow-well-ahead-of-other-media/
  14. 14. 14 http://www.tiresias.org/research/guidelines/television/context.htm The ‘new’ IPTV (Internet Protocol) television services, where TV signals are delivered via broadband internet services using radio frequency signals over standard telephone wires (ADSL – Asymmetric Digital Subscriber Line) have so far had little impact on the market.
  15. 15. 15 http://amas.ie/online-research/state-of-the-net/issue-13/5-digital-advertising/
  16. 16. 16 Kompetisi Kue Iklan: TV Terestrial Misalnya 80% (= Rp 8 trilyun) kue iklan untuk TV, maka: - Setiap periode, peminat bertambah banyak - dari 5 stasiun TV jadi 10 (1990 – 2002) - dari 10 stasiun TV jadi 100 (2002 – 2010) - Tetapi kue iklan tetap Rp 8 trilyun annum
  17. 17. 17 Kompetisi Kue Iklan: TV Terestrial PERHITUNGANNYA: 1) 8T : 5 TV = ?  pasar monopolistik 2) 8T : 10 TV = ?  pasar monopolistik 3) 8T : 100 TV = ?  pasar oligopoli (hanya 10 besar di Jakarta yang dominan)
  18. 18. 18 Kompetisi Kue Iklan: TV Terestrial Porsi kue iklan per stasiun TV: - 1990 5 stasiun TV swasta - 2002 50-100 stasiun TV (plus TV lokal) - 2010 We, the media? Konvergensi media? Persaingan kian ketat…
  19. 19. 19 video (DILBERT)
  20. 20. 20 Industri TRANSPORTASI LAND SEA AIRSEA S-Curve
  21. 21. 21 Industri TELEKOMUNIKASI LONG DISTANCE CALL CHEAP DIGITAL TEXT FREE DIGITAL TEXT PAPER S-Curve
  22. 22. 22 Industri MEDIA AUDIO AUVI AUVI +PRINT S-Curve
  23. 23. 23 S-Curve emeraldinsight.com
  24. 24. 24 Media Business Life Cycle
  25. 25. 25 Media Product Life Cycle introduction, growth, maturity, decline (Gort & Klepper, 1982; Kuznets, 1930; Vernon, 1966)
  26. 26. 26
  27. 27. 27 Supply-side: Produser Berhitung Production Pre-production Production Post-production Promotion Advertising Press conference Merchandises Distribution & Exhibition DVD production & distribution Satellite distribution, etc. COSTS 50% 40% 10% KELAS MSTV - 9
  28. 28. 28 PRODUK & Risiko Tinggi - Produk: film layar lebar  sunk cost: biaya produksi, pemasaran, iklan - Entitas bisnis: TV berlangganan  sunk cost: gelar kabel serat optik (fiber optics) BARRIER TO ENTRY (halangan masuk ke dunia bisnis media, termasuk TV)
  29. 29. 29 INDUSTRI & Risiko Tinggi 2010200219891962 2000
  30. 30. 30 Kompetisi “TV Berjaringan” 2010200219891962 2000 Barrier to Entry: - sunk cost (mahal investasi awal) - izin bersiaran hanya untuk kroni Struktur Pasar: monopolistik TPI (produk: tayangan instruksional/pendidikan) Indosiar (produk: tayangan silat Hongkong)
  31. 31. 31 Kompetisi “Televisi Berjaringan” 1989 2000 Barrier to Entry: masih sama, walau izin tak hanya kroni  TV7 Struktur Pasar: monopolistik  Metro TV (produk: hanya berita)
  32. 32. 32 Kompetisi “Televisi Berjaringan” 20021989 2000 UU 32/2002: Oligopoli - Ada yang dominan (stasiun di Jakarta) - Tayangan heterogen
  33. 33. 33 OOT: Definisi Pasar 20021989 2000 Struktur Pasar: Duopoli - Dua pemain -Tayangan homogen (cuma berita) 2008
  34. 34. 34
  35. 35. 35 Kompetisi TV Hari Ini Supranational Competition
  36. 36. 36 Kompetisi Supra-nasional - WTO (World Trade Organization) - Agreement on Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPS) adakah hubungannya dengan impor beras? adakah hubungannya dengan ekspor mobil? - Semua negara anggota WTO WAJIB RATIFIKASI / tandatangan TRIPS ini
  37. 37. 37 Kompetisi TV Hari Ini National Competition
  38. 38. 38 Kompetisi Nasional KPPU UU 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat
  39. 39. 39 Kompetisi Nasional KPI UU 32/2002 tentang Penyiaran
  40. 40. 40 Kompetisi Nasional Traditional TV Generalist iklan untuk jangkauan luas, atau iklan untuk penonton umum Radio Specialist iklan untuk pendengar segmen tertentu, atau iklan daerah/lokal
  41. 41. 41 Kompetisi Nasional stripping setiap hari Senin-Kamis 20:00 – 22:00 WIB stripping setiap hari Senin-Jumat 20:30 – 22:00 WIB
  42. 42. 42 Struktur Pasar Persaingan Sempurna Monopolistik Oligopoli Monopoli * banyak pembeli & banyak penjual * produk yang homogen * informasi produk cukup * free entry * banyak pembeli & banyak penjual * produk yang terdiferensiasi * informasi produk cukup * free entry * 1 or 2 pemain dominan * hanya 1 pemain
  43. 43. 43 Kompetisi Ketat
  44. 44. 44 Kompetisi: Perilaku Individu Struktur Pasar Kekuatan Pasar Pemain Dominan MNC? Transcorp?
  45. 45. 45 Kompetisi: Perilaku Individu PRICE TAKER PRICE MAKER / PRICE LEADER
  46. 46. 46 Strategi Kompetisi
  47. 47. 47 Game Theory: Prisoner’s Dilemma
  48. 48. 48 Game Theory: Prisoner’s Dilemma science.howstuffworks.com
  49. 49. 49
  50. 50. 50 Kompetisi untuk Efisiensi
  51. 51. 51 Bibliografi Alan B. Albarran, Sylvia M. Chan-Olmsted, Michael O. Wirth, Handbook of media management and economics, Routledge, 2006 John W. Dimmick, Media competition and coexistence: the theory of the niche, Routledge, 2003 The Impact of Regulatory Change on Media Market Competition and Media Management: Philip M. Napoli, A Special Double Issue of the International Journal on Media Management, Routledge, 2004 Gershon Richard, Richard A. Gershon, Telecommunications and business strategy, Routledge, 2009
  52. 52. 52 Pertemuan Ke-10 16 November 2010 Presentasi Mahasiswa (M&A, Competition and Game Theory)

×