SlideShare a Scribd company logo

TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR B

metode atau aplikasi yang digunakan dalam tulisan ini menggunakan QUANTUM GIS

1 of 73
Download to read offline
PRAKTIKUM HANDASAH
LAPORAN PRAKTIKUM HANDASAH
TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI
SEKTOR B
OLEH
ORIZA STEVA ANDRA (1201575)
JURUSAN GEOGRAFI
FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah Subhanahu wata’ala, yang telah memberikan
rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini.Laporan ini diajukan guna memenuhi tugas
mata kuliah Praktikum Handasah. Terima kasih penulis sampaikan kepada dosen mata kuliah Praktikum
handasah yang turut membantu dalam menyelesaikan laporan ini serta kepada semua pihak yang telah
membantu secara langsung maupun tak langsung sehingga ini dapat diselesaikan sesuai dengan
waktunya.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu,
kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan, sekecil apapun akan penulis perhatikan dan
pertimbangkan guna penyempuranaan dalam membuat laporan yang akan datang.
Semoga laporan ini mampu memberikan nilai tambah bagi pembacanya dan juga bermanfaat
untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua.
Padang, mai 2014
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada lempeng bumi
yang labil, memiliki pantai terpanjang di dunia.Lempeng bumi yang labil disisi barat
Sumatra, di selatan Jawa ke timur Indonesia dan berputar ke utara melalui Nusa Tenggara,
Maluku dan diteruskan ke Sulawesi.Lempeng bumi yang labil ini mempunyai potensi besar
terjadinya gempa bumi pada dasar laut dalam yang memungkinkan terjadinya tsunami.Sejak
tahun 1990 tercatat sebanyak sepuluh kali tsunami yang terjadi di pantai-pantai Indonesia.
Tsunami menurut Kementrian Ristek, merupakan gelombang laut yang disebabkan
oleh gempa bumi atau letusan gunungapi atau longsoran di dasar laut, namun sebagian besar
atau 90 % tsunami disebabkan oleh gempa bumi. Tsunami menjalar dengan kecepatan
mencapai sekitar 700-1000 km/jam di laut dalam, kemudian melemah menjadi sekitar 50
km/jam saat mendekati garis pantai.
Evakuasi adalah perpindahan langsung dan cepat dari orang-orang yang menjauh dari
ancaman atau kejadian yang sebenarnya dari bahaya.Contoh berkisar dari evakuasi skala
kecil sebuah bangunan karena ancaman bom atau kebakaran sampai pada evakuasi skala
besar sebuah distrik karena banjir, penembakan atau mendekati badai dan tsunami.
Sedangkan jalur evakuasi merupakan tanda / arah lokasi teraman yang akan dituju untuk
menyelamatkan diri.
Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) yang selanjutnya
akan disebut SIG merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk
mengolah dan menyimpan data atau informasi geografis (Aronoff, 1989). Sistem Informasi
Geografis atau SIG atau yang lebih dikenal dengan GIS mulai dikenal pada awal 1980-an.
Sejalan dengan berkembangnya perangkat komputer, baik perangkat lunak maupun
perangkat keras, SIG berkembang mulai sangat pesat pada era 1990-an dan saat ini semakin
berkembang. Quantum GIS Merupakan perangkat lunak SIG berbasis open source dan free
(gratis) untuk keperluan pengolahan data geospasial. Dalam Laporan ini akan dijelaskan
tentang GPS, Quantum GIS serta langkah-langkah kerja dalam melakukan Tracking Jalur
Evakuasi Bencana Tsunami Kota Padang dan mengolah dengan Quantum GIS.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana menelusuri jalur evakuasi tsunami yang ditetapkan BNPB menggunakan GPS
2. Sejauh mana tingkat akurasi dengan GPS dibandingkan dengan peta dasar (OSM)
C. Tujuan
Tujuan penulisan Laporan ini adalah untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah
Pratikum Handasah. Dengan adanya laporan ini diharapkan dapat bermanfaat dan menjadi
panduan dalam pengunaan GPS dan software QGIS.
D. Metode
Dalam penulisan laporan ini penulis menggunakan metode dengan tinjauan pustaka,
browsing bahan di internet serta referensi dari artikel-artikel yang terkait dengan GPS dan
QGIS.
BAB 2
PEMBAHASAN
A. JUDUL
Tracking jalur evakuasi tsunami sektor B
B. TUJUAN
Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk dapat menggunakan GPS dan
menggunakan software QUANTUM GIS 2.0 dufour
C. BAHAN DAN ALAT
1. GPS seri 78s
2. Software Quantum Gis 2.0 Dufour
3. Laptop
4. Batrai Alkalin A3
5. Peta Open Street Map
6. Kabel USB
7. Aplikasi DNR Garmin
D. HASIL LAPORAN
Tahapan Pengolahan Pada QGIS
1. Clip data jalan (roads) pada OSM.
2. Clip data dengan adm padang
3. Pastikan roads berupa line.
4. Buat buffer 3 meter pada roads
5. Selanjutnya hubungkan titik-titik hasil tracking menjadi line jalan
6. Lalu buffer 3 meter
7. Atau memanfaatkan peta tracks bawaan GPS jika hasilnya bagus (secara geometris tidak
semrawut) kemudian buffer 3 meter
8. Overlay dengan difference antara hasil buffer roads dengan buffer jalan hasil tracks.
9. Ketelitian yang baik ketika hasil overlay memiliki nilai yang lebih kecil dari hasil luas
jalan/roads
1. GPS
Sistem Pemosisi Global (bahasa Inggris: Global Positioning System (GPS)) adalah
sistem untuk menentukan letak di permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan
(synchronization) sinyal satelit. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal
gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan
digunakan untuk menentukan letak, kecepatan, arah, dan waktu.
Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dengan
nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (kesalahan umum adalah bahwa NAVSTAR
adalah sebuah singkatan, ini adalah salah, NAVSTAR adalah nama yang diberikan oleh John
Walsh, seorang penentu kebijakan penting dalam program GPS). Kumpulan satelit ini
diurus oleh 50th Space Wing Angkatan Udara Amerika Serikat. Biaya perawatan sistem ini
sekitar US$750 juta per tahun, termasuk penggantian satelit lama, serta riset dan
pengembangan.
GPS Tracker atau sering disebut dengan GPS Tracking adalah teknologi AVL
(Automated Vehicle Locater) yang memungkinkan pengguna untuk melacak posisi
kendaraan, armada ataupun mobil dalam keadaan Real-Time.GPS Tracking memanfaatkan
kombinasi teknologi GSM dan GPS untuk menentukan koordinat sebuah obyek, lalu
menerjemahkannya dalam bentuk peta digital.

Recommended

Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)
Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)
Materi Kuliah Penginderaan Jauh Dasar (Interpretasi Citra)Nurul Afdal Haris
 
Analisis kemampuan lahan
Analisis kemampuan lahanAnalisis kemampuan lahan
Analisis kemampuan lahanibram77
 
Peraturan Menteri PU No.20 Tahun 2007
Peraturan Menteri PU No.20 Tahun 2007Peraturan Menteri PU No.20 Tahun 2007
Peraturan Menteri PU No.20 Tahun 2007Yogan Daru Prabowo
 
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Temanggung
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten TemanggungRencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Temanggung
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten TemanggungPenataan Ruang
 
Materi pelatihan gis
Materi pelatihan gisMateri pelatihan gis
Materi pelatihan gisabiko79
 

More Related Content

What's hot

Laporan Praktikum Pembuatan Peta Dasar Kecamatan Gajahmungkur
Laporan Praktikum Pembuatan Peta Dasar Kecamatan GajahmungkurLaporan Praktikum Pembuatan Peta Dasar Kecamatan Gajahmungkur
Laporan Praktikum Pembuatan Peta Dasar Kecamatan GajahmungkurSally Indah N
 
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0oriza steva andra
 
Perka BIG No. 3 Tahun 2016 tentang Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa
Perka BIG No. 3 Tahun 2016 tentang Spesifikasi Teknis Penyajian Peta DesaPerka BIG No. 3 Tahun 2016 tentang Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa
Perka BIG No. 3 Tahun 2016 tentang Spesifikasi Teknis Penyajian Peta DesaJaringan Kerja Pemetaan Partisipatif
 
Interpretasi Citra Untuk Pemetaan Penggunaan lahan
Interpretasi Citra Untuk Pemetaan Penggunaan lahanInterpretasi Citra Untuk Pemetaan Penggunaan lahan
Interpretasi Citra Untuk Pemetaan Penggunaan lahanbramantiyo marjuki
 
Pengertian Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
Pengertian Fotogrametri dan Penginderaan JauhPengertian Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
Pengertian Fotogrametri dan Penginderaan JauhAlrezPahlevi
 
Laporan praktikum sig proses digitasi pada software arcgis
Laporan praktikum sig proses digitasi pada software arcgisLaporan praktikum sig proses digitasi pada software arcgis
Laporan praktikum sig proses digitasi pada software arcgisMega Yasma Adha
 
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruang
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruangPeran data dan informasi geospasial dalam penataan ruang
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruangArya Pinandita
 
Analisa Koefisien Limpasan pada Persamaan Rasional untuk Menghitung Debit Ban...
Analisa Koefisien Limpasan pada Persamaan Rasional untuk Menghitung Debit Ban...Analisa Koefisien Limpasan pada Persamaan Rasional untuk Menghitung Debit Ban...
Analisa Koefisien Limpasan pada Persamaan Rasional untuk Menghitung Debit Ban...Dian Werokila
 
limpasan air hujan dan pengukurannya
limpasan air hujan dan pengukurannyalimpasan air hujan dan pengukurannya
limpasan air hujan dan pengukurannyaFitria Anggrainy
 
Analisis spasial
Analisis spasialAnalisis spasial
Analisis spasial11-1-20-1
 
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0oriza steva andra
 
Pengukuran sudut cara seri rangkap
Pengukuran sudut cara seri rangkapPengukuran sudut cara seri rangkap
Pengukuran sudut cara seri rangkapRetno Pratiwi
 
Laporan Pembuatan Peta Tematik
Laporan Pembuatan Peta TematikLaporan Pembuatan Peta Tematik
Laporan Pembuatan Peta TematikSally Indah N
 
Pengikatan ke muka & belakang
Pengikatan ke muka & belakangPengikatan ke muka & belakang
Pengikatan ke muka & belakangTutus Kusuma
 
SIMBOLISASI PETA
SIMBOLISASI PETASIMBOLISASI PETA
SIMBOLISASI PETAari_aji
 
Rangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi Geospasial
Rangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi GeospasialRangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi Geospasial
Rangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi GeospasialFaisal Widodo Bancin
 
Ilmu Ukur Tanah by Yuli Kusumawati
Ilmu Ukur Tanah by Yuli KusumawatiIlmu Ukur Tanah by Yuli Kusumawati
Ilmu Ukur Tanah by Yuli Kusumawatiyulika usman
 

What's hot (20)

Laporan Praktikum Pembuatan Peta Dasar Kecamatan Gajahmungkur
Laporan Praktikum Pembuatan Peta Dasar Kecamatan GajahmungkurLaporan Praktikum Pembuatan Peta Dasar Kecamatan Gajahmungkur
Laporan Praktikum Pembuatan Peta Dasar Kecamatan Gajahmungkur
 
Metadata Dalam GIS
Metadata Dalam GISMetadata Dalam GIS
Metadata Dalam GIS
 
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0
 
Perka BIG No. 3 Tahun 2016 tentang Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa
Perka BIG No. 3 Tahun 2016 tentang Spesifikasi Teknis Penyajian Peta DesaPerka BIG No. 3 Tahun 2016 tentang Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa
Perka BIG No. 3 Tahun 2016 tentang Spesifikasi Teknis Penyajian Peta Desa
 
Interpretasi Citra Untuk Pemetaan Penggunaan lahan
Interpretasi Citra Untuk Pemetaan Penggunaan lahanInterpretasi Citra Untuk Pemetaan Penggunaan lahan
Interpretasi Citra Untuk Pemetaan Penggunaan lahan
 
Pengertian Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
Pengertian Fotogrametri dan Penginderaan JauhPengertian Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
Pengertian Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
 
Laporan praktikum sig proses digitasi pada software arcgis
Laporan praktikum sig proses digitasi pada software arcgisLaporan praktikum sig proses digitasi pada software arcgis
Laporan praktikum sig proses digitasi pada software arcgis
 
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruang
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruangPeran data dan informasi geospasial dalam penataan ruang
Peran data dan informasi geospasial dalam penataan ruang
 
Penginderaan jauh
Penginderaan jauhPenginderaan jauh
Penginderaan jauh
 
Analisa Koefisien Limpasan pada Persamaan Rasional untuk Menghitung Debit Ban...
Analisa Koefisien Limpasan pada Persamaan Rasional untuk Menghitung Debit Ban...Analisa Koefisien Limpasan pada Persamaan Rasional untuk Menghitung Debit Ban...
Analisa Koefisien Limpasan pada Persamaan Rasional untuk Menghitung Debit Ban...
 
limpasan air hujan dan pengukurannya
limpasan air hujan dan pengukurannyalimpasan air hujan dan pengukurannya
limpasan air hujan dan pengukurannya
 
Analisis spasial
Analisis spasialAnalisis spasial
Analisis spasial
 
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
 
Bab 1: Apa itu Pemetaan Partisipatif
Bab 1: Apa itu Pemetaan PartisipatifBab 1: Apa itu Pemetaan Partisipatif
Bab 1: Apa itu Pemetaan Partisipatif
 
Pengukuran sudut cara seri rangkap
Pengukuran sudut cara seri rangkapPengukuran sudut cara seri rangkap
Pengukuran sudut cara seri rangkap
 
Laporan Pembuatan Peta Tematik
Laporan Pembuatan Peta TematikLaporan Pembuatan Peta Tematik
Laporan Pembuatan Peta Tematik
 
Pengikatan ke muka & belakang
Pengikatan ke muka & belakangPengikatan ke muka & belakang
Pengikatan ke muka & belakang
 
SIMBOLISASI PETA
SIMBOLISASI PETASIMBOLISASI PETA
SIMBOLISASI PETA
 
Rangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi Geospasial
Rangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi GeospasialRangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi Geospasial
Rangkuman Mata Kuliah Sistem Referensi Geospasial
 
Ilmu Ukur Tanah by Yuli Kusumawati
Ilmu Ukur Tanah by Yuli KusumawatiIlmu Ukur Tanah by Yuli Kusumawati
Ilmu Ukur Tanah by Yuli Kusumawati
 

Viewers also liked

PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0oriza steva andra
 
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARATINDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAToriza steva andra
 
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0oriza steva andra
 
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0oriza steva andra
 
Laporan Praktikum Aplikasi Komputer Multimedia
Laporan Praktikum Aplikasi Komputer MultimediaLaporan Praktikum Aplikasi Komputer Multimedia
Laporan Praktikum Aplikasi Komputer MultimediaAMJ Premium Fashion
 
Integrated National Marine Spatial Database in Indonesia
Integrated National Marine Spatial Database in IndonesiaIntegrated National Marine Spatial Database in Indonesia
Integrated National Marine Spatial Database in Indonesiagatothp
 
229334287 laporan-praktikum-dhani
229334287 laporan-praktikum-dhani229334287 laporan-praktikum-dhani
229334287 laporan-praktikum-dhaniDex Dun
 
Draft profil kesiapsiagaan menghadapi tsunami kab tulungagung
Draft profil kesiapsiagaan menghadapi tsunami kab tulungagungDraft profil kesiapsiagaan menghadapi tsunami kab tulungagung
Draft profil kesiapsiagaan menghadapi tsunami kab tulungagungSapik Bubud
 

Viewers also liked (12)

DIGITASI
DIGITASIDIGITASI
DIGITASI
 
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0
 
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARATINDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT
INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT
 
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0
 
BUFFER pada ARCGIS 10.0
BUFFER pada ARCGIS 10.0BUFFER pada ARCGIS 10.0
BUFFER pada ARCGIS 10.0
 
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0
 
LINGKAR, Panduan Pendidikan Untuk Pengurangan Risiko Bencana TK/RA
LINGKAR, Panduan Pendidikan Untuk Pengurangan Risiko Bencana TK/RALINGKAR, Panduan Pendidikan Untuk Pengurangan Risiko Bencana TK/RA
LINGKAR, Panduan Pendidikan Untuk Pengurangan Risiko Bencana TK/RA
 
Laporan Praktikum Aplikasi Komputer Multimedia
Laporan Praktikum Aplikasi Komputer MultimediaLaporan Praktikum Aplikasi Komputer Multimedia
Laporan Praktikum Aplikasi Komputer Multimedia
 
Laporan praktikum penginderaan jauh
Laporan praktikum penginderaan jauhLaporan praktikum penginderaan jauh
Laporan praktikum penginderaan jauh
 
Integrated National Marine Spatial Database in Indonesia
Integrated National Marine Spatial Database in IndonesiaIntegrated National Marine Spatial Database in Indonesia
Integrated National Marine Spatial Database in Indonesia
 
229334287 laporan-praktikum-dhani
229334287 laporan-praktikum-dhani229334287 laporan-praktikum-dhani
229334287 laporan-praktikum-dhani
 
Draft profil kesiapsiagaan menghadapi tsunami kab tulungagung
Draft profil kesiapsiagaan menghadapi tsunami kab tulungagungDraft profil kesiapsiagaan menghadapi tsunami kab tulungagung
Draft profil kesiapsiagaan menghadapi tsunami kab tulungagung
 

Similar to TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR B

Global Positioning System
Global Positioning SystemGlobal Positioning System
Global Positioning SystemLaili Aidi
 
Ihtisar GPS (Global Positioning System)
Ihtisar GPS (Global Positioning System)Ihtisar GPS (Global Positioning System)
Ihtisar GPS (Global Positioning System)Andi Anriansyah
 
171810201031 b2 pemetaan_gps
171810201031 b2 pemetaan_gps171810201031 b2 pemetaan_gps
171810201031 b2 pemetaan_gpsssuserf8e577
 
PPT GPS dan GNSS.pptx
PPT GPS dan GNSS.pptxPPT GPS dan GNSS.pptx
PPT GPS dan GNSS.pptxDaudWahyu
 
Kelompok 1.pptx
Kelompok 1.pptxKelompok 1.pptx
Kelompok 1.pptxAthThariq3
 
Sistem Informasi Geografis dan Pemetaan Sumberdaya Pesisir dan Laut
Sistem Informasi Geografis  dan  Pemetaan Sumberdaya Pesisir dan LautSistem Informasi Geografis  dan  Pemetaan Sumberdaya Pesisir dan Laut
Sistem Informasi Geografis dan Pemetaan Sumberdaya Pesisir dan LautAmos Pangkatana
 
Modul GIS (QGIS) Diklat GPS dan GIS BPSDM Kementerian PUPR, April 2016
Modul GIS (QGIS) Diklat GPS dan GIS BPSDM Kementerian PUPR, April 2016Modul GIS (QGIS) Diklat GPS dan GIS BPSDM Kementerian PUPR, April 2016
Modul GIS (QGIS) Diklat GPS dan GIS BPSDM Kementerian PUPR, April 2016bramantiyo marjuki
 
Pemanfaatan INDRAJA (Pengindraan jauh)
Pemanfaatan INDRAJA (Pengindraan jauh)Pemanfaatan INDRAJA (Pengindraan jauh)
Pemanfaatan INDRAJA (Pengindraan jauh)January YunGky
 
Sistem sistem satelit di bidang geodesi satelit
Sistem sistem satelit di bidang geodesi satelitSistem sistem satelit di bidang geodesi satelit
Sistem sistem satelit di bidang geodesi satelitRetno Pratiwi
 

Similar to TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR B (20)

Makalah gps
Makalah gpsMakalah gps
Makalah gps
 
Global Positioning System
Global Positioning SystemGlobal Positioning System
Global Positioning System
 
Gps dan bias
Gps dan biasGps dan bias
Gps dan bias
 
Ihtisar GPS (Global Positioning System)
Ihtisar GPS (Global Positioning System)Ihtisar GPS (Global Positioning System)
Ihtisar GPS (Global Positioning System)
 
Gps network satellite
Gps network satelliteGps network satellite
Gps network satellite
 
171810201031 b2 pemetaan_gps
171810201031 b2 pemetaan_gps171810201031 b2 pemetaan_gps
171810201031 b2 pemetaan_gps
 
PPT GPS dan GNSS.pptx
PPT GPS dan GNSS.pptxPPT GPS dan GNSS.pptx
PPT GPS dan GNSS.pptx
 
makalah-gps 1
makalah-gps 1makalah-gps 1
makalah-gps 1
 
Kelompok 1.pptx
Kelompok 1.pptxKelompok 1.pptx
Kelompok 1.pptx
 
Global positioning system
Global  positioning systemGlobal  positioning system
Global positioning system
 
Project gps navigation
Project gps navigationProject gps navigation
Project gps navigation
 
Sistem Informasi Geografis dan Pemetaan Sumberdaya Pesisir dan Laut
Sistem Informasi Geografis  dan  Pemetaan Sumberdaya Pesisir dan LautSistem Informasi Geografis  dan  Pemetaan Sumberdaya Pesisir dan Laut
Sistem Informasi Geografis dan Pemetaan Sumberdaya Pesisir dan Laut
 
Modul GIS (QGIS) Diklat GPS dan GIS BPSDM Kementerian PUPR, April 2016
Modul GIS (QGIS) Diklat GPS dan GIS BPSDM Kementerian PUPR, April 2016Modul GIS (QGIS) Diklat GPS dan GIS BPSDM Kementerian PUPR, April 2016
Modul GIS (QGIS) Diklat GPS dan GIS BPSDM Kementerian PUPR, April 2016
 
Pemanfaatan INDRAJA (Pengindraan jauh)
Pemanfaatan INDRAJA (Pengindraan jauh)Pemanfaatan INDRAJA (Pengindraan jauh)
Pemanfaatan INDRAJA (Pengindraan jauh)
 
Sistem sistem satelit di bidang geodesi satelit
Sistem sistem satelit di bidang geodesi satelitSistem sistem satelit di bidang geodesi satelit
Sistem sistem satelit di bidang geodesi satelit
 
13 teknologi tran
13 teknologi tran13 teknologi tran
13 teknologi tran
 
13 teknologi tran
13 teknologi tran13 teknologi tran
13 teknologi tran
 
GPS Rozi saputra
GPS Rozi saputraGPS Rozi saputra
GPS Rozi saputra
 
Gps
GpsGps
Gps
 
Gps dan cara kerjanya
Gps dan cara kerjanyaGps dan cara kerjanya
Gps dan cara kerjanya
 

Recently uploaded

soialisasi isu perundungan di satuan pendidikan
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikansoialisasi isu perundungan di satuan pendidikan
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikanLIDIADEVEGA4
 
Aksi Nyata Perencanaan Pembelajaran SD Merumuskan Pemahaman Bermakna.pptx
Aksi Nyata Perencanaan Pembelajaran SD Merumuskan Pemahaman Bermakna.pptxAksi Nyata Perencanaan Pembelajaran SD Merumuskan Pemahaman Bermakna.pptx
Aksi Nyata Perencanaan Pembelajaran SD Merumuskan Pemahaman Bermakna.pptxaswarrasyid1
 
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesia
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara IndonesiaBahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesia
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesiaposotojo01
 
RENCANA + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU) "PTK 007 Rev-5 /2023 (PENG...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU) "PTK 007 Rev-5 /2023 (PENG...RENCANA + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU) "PTK 007 Rev-5 /2023 (PENG...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU) "PTK 007 Rev-5 /2023 (PENG...Kanaidi ken
 
Bioteknologi kelas x kurikulum merdeka.ppt
Bioteknologi kelas x kurikulum merdeka.pptBioteknologi kelas x kurikulum merdeka.ppt
Bioteknologi kelas x kurikulum merdeka.pptRikaElvana
 
Modul Ajar MTK KLS 5 disiplin postif.docx
Modul Ajar MTK KLS 5 disiplin postif.docxModul Ajar MTK KLS 5 disiplin postif.docx
Modul Ajar MTK KLS 5 disiplin postif.docxMarsitaAssech2
 
Aksi Nyata_ Membuat Lingkungan Kaya Teks di Kelas_Fatimah.pdf
Aksi Nyata_ Membuat Lingkungan Kaya Teks di Kelas_Fatimah.pdfAksi Nyata_ Membuat Lingkungan Kaya Teks di Kelas_Fatimah.pdf
Aksi Nyata_ Membuat Lingkungan Kaya Teks di Kelas_Fatimah.pdfjamnahamapd21
 
Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7
Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7
Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7IsmiSalamah2
 
Feedback Mentee Buat Mentor KMB 2024 TDA DEPOK
Feedback Mentee Buat Mentor KMB 2024 TDA DEPOKFeedback Mentee Buat Mentor KMB 2024 TDA DEPOK
Feedback Mentee Buat Mentor KMB 2024 TDA DEPOKedukasitdadepok
 
PROGRAM WALI KELAS untuk SMA/SMK sebagai kelengkapan pelaporan PMM. semoga be...
PROGRAM WALI KELAS untuk SMA/SMK sebagai kelengkapan pelaporan PMM. semoga be...PROGRAM WALI KELAS untuk SMA/SMK sebagai kelengkapan pelaporan PMM. semoga be...
PROGRAM WALI KELAS untuk SMA/SMK sebagai kelengkapan pelaporan PMM. semoga be...LukyDEwiMasitoh
 
Makalah Administrasi Kepegawaian Kelompok 1.pdf
Makalah Administrasi Kepegawaian Kelompok 1.pdfMakalah Administrasi Kepegawaian Kelompok 1.pdf
Makalah Administrasi Kepegawaian Kelompok 1.pdffierlitaamalia
 
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptx
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptxLaporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptx
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptxAdiPrasetia11
 
BUPENA 6D TEMA 8 SUBTEMA 2 KELAS SEKOLAH DASAR).pptx
BUPENA 6D TEMA 8 SUBTEMA 2 KELAS SEKOLAH DASAR).pptxBUPENA 6D TEMA 8 SUBTEMA 2 KELAS SEKOLAH DASAR).pptx
BUPENA 6D TEMA 8 SUBTEMA 2 KELAS SEKOLAH DASAR).pptxAdeGk
 
prsentasi sumber daya alam SD klas 5.ppt
prsentasi sumber daya alam SD klas 5.pptprsentasi sumber daya alam SD klas 5.ppt
prsentasi sumber daya alam SD klas 5.ppt46usbl4ck
 
Aksi nyata Refleksi Diri dalam Menyikapi Murid.pptx
Aksi nyata Refleksi Diri dalam Menyikapi Murid.pptxAksi nyata Refleksi Diri dalam Menyikapi Murid.pptx
Aksi nyata Refleksi Diri dalam Menyikapi Murid.pptxrurdiriyanto50
 
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU OLEH KEPALA SEKOLAH.docx
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU OLEH KEPALA SEKOLAH.docxRUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU OLEH KEPALA SEKOLAH.docx
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU OLEH KEPALA SEKOLAH.docxMonicaDwiSani
 
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.ppt
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.pptmateri PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.ppt
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.pptArifRivaldi3
 
Bahan Presentasi Bedah Buku _"STRATEGI DIGITAL MARKETING" by Ken Kanaidi.pptx
Bahan Presentasi Bedah  Buku _"STRATEGI DIGITAL MARKETING" by Ken Kanaidi.pptxBahan Presentasi Bedah  Buku _"STRATEGI DIGITAL MARKETING" by Ken Kanaidi.pptx
Bahan Presentasi Bedah Buku _"STRATEGI DIGITAL MARKETING" by Ken Kanaidi.pptxKanaidi ken
 
5. GAYA PENULISAN DAN TEKNIK PENCERITAAN KESUSASTERAAN KANAK-KANAK (1) (1).pdf
5. GAYA PENULISAN DAN TEKNIK PENCERITAAN KESUSASTERAAN KANAK-KANAK (1) (1).pdf5. GAYA PENULISAN DAN TEKNIK PENCERITAAN KESUSASTERAAN KANAK-KANAK (1) (1).pdf
5. GAYA PENULISAN DAN TEKNIK PENCERITAAN KESUSASTERAAN KANAK-KANAK (1) (1).pdfgipgp21191622
 

Recently uploaded (20)

Pemilihan KBLI_Badan Pusat Statistik.pptx
Pemilihan KBLI_Badan Pusat Statistik.pptxPemilihan KBLI_Badan Pusat Statistik.pptx
Pemilihan KBLI_Badan Pusat Statistik.pptx
 
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikan
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikansoialisasi isu perundungan di satuan pendidikan
soialisasi isu perundungan di satuan pendidikan
 
Aksi Nyata Perencanaan Pembelajaran SD Merumuskan Pemahaman Bermakna.pptx
Aksi Nyata Perencanaan Pembelajaran SD Merumuskan Pemahaman Bermakna.pptxAksi Nyata Perencanaan Pembelajaran SD Merumuskan Pemahaman Bermakna.pptx
Aksi Nyata Perencanaan Pembelajaran SD Merumuskan Pemahaman Bermakna.pptx
 
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesia
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara IndonesiaBahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesia
Bahasa Bare'e, Bahasa pembentuk nama negara Indonesia
 
RENCANA + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU) "PTK 007 Rev-5 /2023 (PENG...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU) "PTK 007 Rev-5 /2023 (PENG...RENCANA + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU) "PTK 007 Rev-5 /2023 (PENG...
RENCANA + Link2 Materi BimTek _(Ketentuan TERBARU) "PTK 007 Rev-5 /2023 (PENG...
 
Bioteknologi kelas x kurikulum merdeka.ppt
Bioteknologi kelas x kurikulum merdeka.pptBioteknologi kelas x kurikulum merdeka.ppt
Bioteknologi kelas x kurikulum merdeka.ppt
 
Modul Ajar MTK KLS 5 disiplin postif.docx
Modul Ajar MTK KLS 5 disiplin postif.docxModul Ajar MTK KLS 5 disiplin postif.docx
Modul Ajar MTK KLS 5 disiplin postif.docx
 
Aksi Nyata_ Membuat Lingkungan Kaya Teks di Kelas_Fatimah.pdf
Aksi Nyata_ Membuat Lingkungan Kaya Teks di Kelas_Fatimah.pdfAksi Nyata_ Membuat Lingkungan Kaya Teks di Kelas_Fatimah.pdf
Aksi Nyata_ Membuat Lingkungan Kaya Teks di Kelas_Fatimah.pdf
 
Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7
Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7
Bab 5 Buku Fiksi dan Nonfiksi Mapel Bahasa Indonesia Kelas 7
 
Feedback Mentee Buat Mentor KMB 2024 TDA DEPOK
Feedback Mentee Buat Mentor KMB 2024 TDA DEPOKFeedback Mentee Buat Mentor KMB 2024 TDA DEPOK
Feedback Mentee Buat Mentor KMB 2024 TDA DEPOK
 
PROGRAM WALI KELAS untuk SMA/SMK sebagai kelengkapan pelaporan PMM. semoga be...
PROGRAM WALI KELAS untuk SMA/SMK sebagai kelengkapan pelaporan PMM. semoga be...PROGRAM WALI KELAS untuk SMA/SMK sebagai kelengkapan pelaporan PMM. semoga be...
PROGRAM WALI KELAS untuk SMA/SMK sebagai kelengkapan pelaporan PMM. semoga be...
 
Makalah Administrasi Kepegawaian Kelompok 1.pdf
Makalah Administrasi Kepegawaian Kelompok 1.pdfMakalah Administrasi Kepegawaian Kelompok 1.pdf
Makalah Administrasi Kepegawaian Kelompok 1.pdf
 
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptx
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptxLaporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptx
Laporan Disiplin Positif Siswa Kelas 5.pptx
 
BUPENA 6D TEMA 8 SUBTEMA 2 KELAS SEKOLAH DASAR).pptx
BUPENA 6D TEMA 8 SUBTEMA 2 KELAS SEKOLAH DASAR).pptxBUPENA 6D TEMA 8 SUBTEMA 2 KELAS SEKOLAH DASAR).pptx
BUPENA 6D TEMA 8 SUBTEMA 2 KELAS SEKOLAH DASAR).pptx
 
prsentasi sumber daya alam SD klas 5.ppt
prsentasi sumber daya alam SD klas 5.pptprsentasi sumber daya alam SD klas 5.ppt
prsentasi sumber daya alam SD klas 5.ppt
 
Aksi nyata Refleksi Diri dalam Menyikapi Murid.pptx
Aksi nyata Refleksi Diri dalam Menyikapi Murid.pptxAksi nyata Refleksi Diri dalam Menyikapi Murid.pptx
Aksi nyata Refleksi Diri dalam Menyikapi Murid.pptx
 
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU OLEH KEPALA SEKOLAH.docx
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU OLEH KEPALA SEKOLAH.docxRUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU OLEH KEPALA SEKOLAH.docx
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU OLEH KEPALA SEKOLAH.docx
 
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.ppt
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.pptmateri PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.ppt
materi PPT Cerpen kelas VIII Bhs ind.ppt
 
Bahan Presentasi Bedah Buku _"STRATEGI DIGITAL MARKETING" by Ken Kanaidi.pptx
Bahan Presentasi Bedah  Buku _"STRATEGI DIGITAL MARKETING" by Ken Kanaidi.pptxBahan Presentasi Bedah  Buku _"STRATEGI DIGITAL MARKETING" by Ken Kanaidi.pptx
Bahan Presentasi Bedah Buku _"STRATEGI DIGITAL MARKETING" by Ken Kanaidi.pptx
 
5. GAYA PENULISAN DAN TEKNIK PENCERITAAN KESUSASTERAAN KANAK-KANAK (1) (1).pdf
5. GAYA PENULISAN DAN TEKNIK PENCERITAAN KESUSASTERAAN KANAK-KANAK (1) (1).pdf5. GAYA PENULISAN DAN TEKNIK PENCERITAAN KESUSASTERAAN KANAK-KANAK (1) (1).pdf
5. GAYA PENULISAN DAN TEKNIK PENCERITAAN KESUSASTERAAN KANAK-KANAK (1) (1).pdf
 

TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR B

  • 1. PRAKTIKUM HANDASAH LAPORAN PRAKTIKUM HANDASAH TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI SEKTOR B OLEH ORIZA STEVA ANDRA (1201575) JURUSAN GEOGRAFI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2014
  • 2. KATA PENGANTAR Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah Subhanahu wata’ala, yang telah memberikan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini.Laporan ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Praktikum Handasah. Terima kasih penulis sampaikan kepada dosen mata kuliah Praktikum handasah yang turut membantu dalam menyelesaikan laporan ini serta kepada semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun tak langsung sehingga ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan, sekecil apapun akan penulis perhatikan dan pertimbangkan guna penyempuranaan dalam membuat laporan yang akan datang. Semoga laporan ini mampu memberikan nilai tambah bagi pembacanya dan juga bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua. Padang, mai 2014 Penulis
  • 3. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada lempeng bumi yang labil, memiliki pantai terpanjang di dunia.Lempeng bumi yang labil disisi barat Sumatra, di selatan Jawa ke timur Indonesia dan berputar ke utara melalui Nusa Tenggara, Maluku dan diteruskan ke Sulawesi.Lempeng bumi yang labil ini mempunyai potensi besar terjadinya gempa bumi pada dasar laut dalam yang memungkinkan terjadinya tsunami.Sejak tahun 1990 tercatat sebanyak sepuluh kali tsunami yang terjadi di pantai-pantai Indonesia. Tsunami menurut Kementrian Ristek, merupakan gelombang laut yang disebabkan oleh gempa bumi atau letusan gunungapi atau longsoran di dasar laut, namun sebagian besar atau 90 % tsunami disebabkan oleh gempa bumi. Tsunami menjalar dengan kecepatan mencapai sekitar 700-1000 km/jam di laut dalam, kemudian melemah menjadi sekitar 50 km/jam saat mendekati garis pantai. Evakuasi adalah perpindahan langsung dan cepat dari orang-orang yang menjauh dari ancaman atau kejadian yang sebenarnya dari bahaya.Contoh berkisar dari evakuasi skala kecil sebuah bangunan karena ancaman bom atau kebakaran sampai pada evakuasi skala besar sebuah distrik karena banjir, penembakan atau mendekati badai dan tsunami. Sedangkan jalur evakuasi merupakan tanda / arah lokasi teraman yang akan dituju untuk menyelamatkan diri. Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) yang selanjutnya akan disebut SIG merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data atau informasi geografis (Aronoff, 1989). Sistem Informasi Geografis atau SIG atau yang lebih dikenal dengan GIS mulai dikenal pada awal 1980-an. Sejalan dengan berkembangnya perangkat komputer, baik perangkat lunak maupun perangkat keras, SIG berkembang mulai sangat pesat pada era 1990-an dan saat ini semakin berkembang. Quantum GIS Merupakan perangkat lunak SIG berbasis open source dan free
  • 4. (gratis) untuk keperluan pengolahan data geospasial. Dalam Laporan ini akan dijelaskan tentang GPS, Quantum GIS serta langkah-langkah kerja dalam melakukan Tracking Jalur Evakuasi Bencana Tsunami Kota Padang dan mengolah dengan Quantum GIS. B. Rumusan Masalah 1. Bagaimana menelusuri jalur evakuasi tsunami yang ditetapkan BNPB menggunakan GPS 2. Sejauh mana tingkat akurasi dengan GPS dibandingkan dengan peta dasar (OSM) C. Tujuan Tujuan penulisan Laporan ini adalah untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah Pratikum Handasah. Dengan adanya laporan ini diharapkan dapat bermanfaat dan menjadi panduan dalam pengunaan GPS dan software QGIS. D. Metode Dalam penulisan laporan ini penulis menggunakan metode dengan tinjauan pustaka, browsing bahan di internet serta referensi dari artikel-artikel yang terkait dengan GPS dan QGIS.
  • 5. BAB 2 PEMBAHASAN A. JUDUL Tracking jalur evakuasi tsunami sektor B B. TUJUAN Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk dapat menggunakan GPS dan menggunakan software QUANTUM GIS 2.0 dufour C. BAHAN DAN ALAT 1. GPS seri 78s 2. Software Quantum Gis 2.0 Dufour 3. Laptop 4. Batrai Alkalin A3 5. Peta Open Street Map 6. Kabel USB 7. Aplikasi DNR Garmin D. HASIL LAPORAN Tahapan Pengolahan Pada QGIS 1. Clip data jalan (roads) pada OSM. 2. Clip data dengan adm padang 3. Pastikan roads berupa line. 4. Buat buffer 3 meter pada roads 5. Selanjutnya hubungkan titik-titik hasil tracking menjadi line jalan 6. Lalu buffer 3 meter
  • 6. 7. Atau memanfaatkan peta tracks bawaan GPS jika hasilnya bagus (secara geometris tidak semrawut) kemudian buffer 3 meter 8. Overlay dengan difference antara hasil buffer roads dengan buffer jalan hasil tracks. 9. Ketelitian yang baik ketika hasil overlay memiliki nilai yang lebih kecil dari hasil luas jalan/roads 1. GPS Sistem Pemosisi Global (bahasa Inggris: Global Positioning System (GPS)) adalah sistem untuk menentukan letak di permukaan bumi dengan bantuan penyelarasan (synchronization) sinyal satelit. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan letak, kecepatan, arah, dan waktu. Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dengan nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (kesalahan umum adalah bahwa NAVSTAR adalah sebuah singkatan, ini adalah salah, NAVSTAR adalah nama yang diberikan oleh John Walsh, seorang penentu kebijakan penting dalam program GPS). Kumpulan satelit ini diurus oleh 50th Space Wing Angkatan Udara Amerika Serikat. Biaya perawatan sistem ini sekitar US$750 juta per tahun, termasuk penggantian satelit lama, serta riset dan pengembangan. GPS Tracker atau sering disebut dengan GPS Tracking adalah teknologi AVL (Automated Vehicle Locater) yang memungkinkan pengguna untuk melacak posisi kendaraan, armada ataupun mobil dalam keadaan Real-Time.GPS Tracking memanfaatkan kombinasi teknologi GSM dan GPS untuk menentukan koordinat sebuah obyek, lalu menerjemahkannya dalam bentuk peta digital.
  • 7. Elemen - elemen dalam GPS 1. Space (Satelit - satelit GPS) 2. Control (Stasion pengoprasion di bumi) 3. User (Pengguna dan alat penerima sinyal GPS I. Space (Satelit -satelit GPS) Elemen Space dari sistem GPS, terdiri dari 24 satelit (21 aktif dan 3 buah,yang digunakan sebagai cadangan). Elemen Space bisa diibaratkan sebagai jantung dari sistem GPS. Satelit- satelit GPS ini, berada 12.000 mil dari permukaan bumi, karena satelit – satelit GPS ini beroprasi pada ketinggian demikian, sinyal- sinyal yang mereka transmisikan dapat menggapai area yang sangat luas. Satelit- satelit ini memutar orbit (yaitu bumi) sehingga alat penerima GPS, dapat menerima sinyal dari paling tidak 4 satelit setiap waktu. GPS, dapat menerima sinyal dari paling tidak 4 satelit setiap waktu.Satelit- satelit ini memutar orbit dengan kecepatan kira- kira 7.000 mil/jam, sehingga dapat memutar bumi 2 kali dalam 24 jam.Mereka menggunakan energy solar dari matahari sebagai bahan bakarnya dan dibuat agar dapat bertahan paling tidak 10 tahun. Bila karena suatu sebab energi solar yang mereka perlukan tidak ada / mereka gagal mendapatkannya (karena eclipse, dll), mereka mempunyai cadangan baterei yang secara otomatis akan digunakan, sehingga dapat tetap berfungsi. Satelit – satelit GPS ini juga mempunyai roket- roket kecil disekelilingnya yang berfungsi untuk menjaga agar mereka tetap pada jalur yang benar. Satelit GPS pertama, diluncurkan pada tahun 1978.Konstelasi / armada Satelit GPS baru komplit pada tahun 1994, saat diluncurkan Satelit GPS ke-24.Masing – masing Satelit GPS mentransmisikan gelombang radio berdaya rendah pada beberapa frekuensi (L1, L2, dll). Alat penerima sinyal GPS yang dipergunakan oleh pengguna non-militer menggunakan frekuensi L1 dari 1575.42,di gelombang UHF. Sinyal dari gelombang ini dapat menembus awan, kaca, dan plastic, namun tidak dapat menembus benda padat yang tebal, seperti: didalam ruangan / gedung, gunung, perkantoran, dll.
  • 8. II. Control (Stasiun di bumi) Stasiun pengkontrol di bumi digunakan sebagai pengatur Satelit GPS. Mereka mengatur Satelit GPS dengan cara menemukan jejak mereka dan memberikan Satelit GPS informasi orbital dan waktu bumi yang telah disesuaikan. Sampai saat ini, terdapat 5 Stasiun kontrol Satelit GPS di bumi, 4 diantaranya dioprasikan secara otomatis –-tidak memakai tenaga manusia, dan satu digunakan sebagai “master control station”. Keempat Stasiun kontrol yang dioprasikan secara otomatis, secara terus menerus menerima sinyal data dari Satelit GPS, lalu mengirim data – data tersebut ke “master control station”. Setelah menerima data- data dari Satelit GPS melalui keempat stasiun kontrol tersebut, “master control station” mengoreksi data – data yang diterimanya, lalu mengirimkan kembali informasi data - data yang telah dikoreksi kepada Satelit GPS kembali (Uplink). III. User/pengguna (GPS Receiver/alat penerima sinya GPS) Elemen user adalah pengguna GPS dan alat penerima sinyal GPS (GPS Receiver).GPS receiver memerlukan setidaknya 3 satelite untuk melakukan perhitungan kordinat X, Y, Z (posisi) dan sebuah satelit lagi untuk waktu. Manfaat dan Penggunaan GPS  Untuk penyelamatan o Untuk mengetahui lokasi jatuhnya pesawat terbang o Untuk mengetahui posisi tenggelamnya kapal laut o Untuk mengetahui posisi orang yang hilang di hutan.  Penelitian o Balon udara yang telah terpasang GPS yang digunakan untuk memonitor kebocoran ozone, dan kualitas udara di antartika / suatu tempat. o Untuk mengetahui pergeseran pulau yang disebabkan oleh gempa tektonik. o Contoh kasus:Andaikan terdapat suatu kelompok peneliti yang sedang melakukan penelitian jauh di dalam hutan kalimantan yang hanya dapat diakses dengang
  • 9. berjalan kaki. Dalam perjalanan, para peneliti itu menemukan suatu tanaman langka yang dapat menyembuhkan kanker, namun karena perjalanan kembali membutuhkan waktu berhari – hari, mereka tidak dapat membawa tanaman tersebut karena takut tanaman itu mati diperjalanan. Dengan menggunakan GPS mereka akan memetakan titik posisi mereka secara akurat dengan GPS Receiver, setelah mendapatkan titik kordinasi GPSnya, mereka hanya tinggal mencatat titik kordinasinya, agar dapat kembali ke tempat tanaman tersebut, mungkin dengan peralatan yang lebih canggih/lengkap dan helikopter.  Kesehatan o Sebuah perusahaan bernama Applied Digital Solutions, memanfaatkan teknologi GPS pada perangkat medisnya, “Digital Angel”. Perangkat ini, berfungsi untuk memonitor keadaan vital sesorang, dan dipakai di tangan dalam bentuk jam tangan. Perangkat ini memanfaatkan teknologi GPS, untuk menghubungi tenaga medis terdekat apabila pemakainya dalam keadaan genting, dan tidak dapat menghubungi seseorang untuk pertolongan.  Arkeologi o Dapat digunakan untuk memetakan artefak / monument bersejarah.  Pemetaan o Memetakan suatu lokasi bencana. o Memetakan suatu wilayah secara khusus. o Menentukan tata guna lahan.  Militer o Walaupun GPS baru dapat diakses oleh khalayak umum pada tahun 1994, tentara Amerika Serikat telah mempergunakan teknologi GPS dalam perang teluk pada tahun 1990. Teknologi GPS terbukti sangat vital bagi perang modern. Amerika Serikat menentukan sasaran didarat dengan cara menggunakan alat GPS. Kemudian Smart Bomb diluncurkan ke lokasi yang ditentukan oleh GPS, untuk melakukan pengeboman dengan akurasi yang tinggi.
  • 10.  Bidang aviasi pesawat o Secara otomatis mengatur navigasi pesawat. Baik untuk landing maupun menentukan alur pesawat terbang.  Rekreasi o Contoh kasus: Anda sedang naik gunung dan anda menemukan suatu lokasi yang sangat indah dan ingin kembali ke lokasi tersebut, GPS dapat digunakan untuk mengetahui letaknya lalu dapat dilakukan pencatatan koordinat lokasinya untuk dicocokan dengan peta agar dapat kembali ke lokasi tersebut.  Bisnis o Perusahaan jasa pengantaran barang dapat menggunakan GPS untuk mengetahui telah sampai mana barang pelanggan. Sehingga, pelanggan jasa pangantaran barang tadi dapat mengetahui keberadaan barang kirimannya. o Perusahaan taxi, dapat mengirimkan taxi terdekat ke lokasi penumpang. o Perusahaan penyewaan mobil dapat mengetahui secara akurat keberadaan mobil yang disewakan.  Pencarian jejak o Mencari jejak keluarga dan teman – teman bila anda terpencar, misalnya di suatu konser musik. Dengan menggunakan GPS anda dapat mengetahui persis dimana mereka, berapa derajat dan meterkah mereka dari anda. o Bila anda mempunyai anggota keluarga yang sudah pikun (semoga tidak terjadi), anda dapat memasangkan gelang GPS di tangan mereka untuk mengetahui keberadaan mereka, misalnya saat mereka tersesat saat jalan – jalan pagi atau jalan – jalan sore.
  • 11. Cara Kerja Sistem ini menggunakan sejumlah satelit yang berada di orbit bumi, yang memancarkan sinyalnya ke bumi dan ditangkap oleh sebuah alat penerima.Ada tiga bagian penting dari sistim ini, yaitu bagian kontrol, bagian angkasa, dan bagian pengguna. Gambar dibawah adalah bentuk tampilan layar GPS mendapatkan satelit GPS Yang Digunakan Dalam Tracking Jalur Evakuasi Tsunami Menggunakan GPS 78S Penjelasan GPS 78S Untuk pelaut dan penggemar olahraga air yang ingin beraktivitas dengan perangkat terbaik, GPSMAP 78s yang kuat memiliki fitur kompas 3 sumbu, altimeter barometrik, pemetaan warna yang tajam, unit penerima sensitivitas tinggi, pegangan sisi karet baru yang dibentuk, dan slot kartu microSD untuk memuat peta tambahan. Perangkat ini mengapung di air.
  • 12.  Menjelajah GPSMAP 78s dilengkapi dengan peta basis internal untuk seluruh dunia, sehingga Anda dapat menavigasi di mana saja dengan mudah.Dan, seperti.seri 78 lainnya, 78s berkemampuan kedap air standar IPX7 dan mengapung di air.  Mengetahui Arah GPSMAP 78s memiliki kompas elektronik 3 sumbu dengan kompensasi kemiringan, yang menunjukkan arah meskipun Anda tidak bergerak dan memegangnya secara miring.Fitur altimeter barometrik memantau perubahan tekanan untuk menentukan ketinggian yang tepat.Selain itu, Anda dapat menggunakannya dalam menentukan tekanan udara seiring waktu untuk membantu mengawasi perubahan kondisi cuaca.  Berbagi Secara Nirkabel Dengan GPSMAP 78s, Anda dapat berbagi titik acuan, jalur, rute, dan geocache secara nirkabel dengan pengguna perangkat lain yang kompatibel. Sekarang Anda dapat mengirim lokasi tempat memancing favorit Anda kepada teman.Berbagi data begitu mudah.Cukup tekan "kirim" untuk memindahkan informasi Anda ke unit yang serupa.  Mempertahankan Posisi Tetap Dengan kemampuan sensitivitas tinggi, unit penerima GPS kompatibel WAAS, dan prediksi satelit HotFix, GPSMAP 78s akan menentukan posisi secara cepat dan tepat, serta akan mempertahankan lokasi GPS meskipun Anda berada di hutan lebat atau ngarai yang dalam. Keunggulannya jelas, meskipun berada di dalam hutan lebat atau di dekat gedung- gedung dan pepohonan tinggi, Anda dapat mengandalkan GPSMAP 78s untuk membantu menemukan jalan saat dibutuhkan.
  • 13.  Menambahkan Peta Menambahkan peta menjadi mudah dengan berbagai macam peta kelautan,topografi, dan jalan yang rinci dari Garmin dan tersedia pada kartu microSD. Cukup masukkan kartu BlueChart g2 yang telah dimuat untuk beraktivitas seru di perairan atau data peta City NavigatorNT untuk perutean belokan di jalan raya (lihat tab peta untuk peta yang kompatibel). Slot kartu terletak di tempat baterai kedap air, sehingga Anda tidak perlu khawatir jika perangkat basah. GPSMAP 78s juga mendukung Pencitraan Satelit BirdsEye (harus berlangganan) untuk mengunduh gambar satelit ke perangkat dan mengintegrasikannya dengan peta Anda.Selain itu, 78s kompatibel dengan Custom Maps, yaitu perangkat lunak gratis yang mengubah peta kertas dan elektronik menjadi peta yang dapat diunduh untuk perangkat Anda.  Kemampuan Konektivitas Anda telah sibuk menjelajah dan sekarang ingin menyimpan dan menganalisis aktivitas Anda.Dengan sambungan mudah ke komputer dan ke internet, Anda dapat memperoleh analisis rinci tentang aktivitas dan mengirimkan data jalur ke perangkat luar ruangan Anda menggunakan Garmin Connect.Situs lengkap ini menawarkan tabel aktivitas dan memungkinkan Anda untuk melihat aktivitas di peta menggunakan Google Earth.Jelajahi rute-rute lain yang diunggah oleh jutaan pengguna Garmin Connect, lalu bagikan pengalaman Anda di Twitter dan Facebook.Mulai dengan mudah, lalu pergi, menjelajah, dan bagikan pengalaman Anda.  Menemukan Kesenangan GPSMAP 78s mendukung file GPX geocaching untuk mengunduh geocache dan rinciannya langsung ke unit Anda. Dengan tanpa penggunaan kertas, Anda tidak hanya membantu lingkungan namun juga meningkatkan efisiensi. GPSMAP 78s menyimpan dan menampilkan informasi utama, termasuk lokasi, dataran, kesulitan, petunjuk dan keterangan, yang berarti Anda tidak perlu memasukkan koordinat secara manual dan tidak perlu salinan
  • 14. kertas, Cukup dengan mengunggah file GPX ke unit Anda, lalu mulailah berburu geocache. Dengan desainnya yang ramping dan ringan, 78s adalah pendamping sempurna untuk semua aktivitas luar Anda. GPSMAP 78s: Peta berwarna, desain tahan lama dan mengapung di air - semua yang dibutuhkan seorang pelaut.  Tampilan & Performa: Dimensi unit, L x P x T: 2.6" x 6.0" x 1.2" (6.6 x 15.2 x 3.0 cm) Ukuran layar L x P: 1.43" x 2.15" (3.6 x 5.5 cm); 2.6" diag (6.6cm) Resolusi layar L x P: 160 x 240 piksel Jenis layar TFT transflektif, 65-K warna Berat 218,3 g dengan baterai Baterai Dua baterai AA (tidak disertakan), NiMH atau Lithium direkomendasikan Masa pakai baterai 20 jam Kedap air ya (standar IPX7) Mengapung ya Unit penerima sensitivitas tinggi ya Antarmuka USB kecepatan tinggi dan kompatibel dengan NMEA 0183  Peta & Memori: Peta basis ya Kemampuan untuk menambahkan peta ya Memori internal 1,7 GB Menerima kartu data kartu microSD(tidak disertakan) Titik acuan/favorit/lokasi 2000 Rute 200 Data jalur 10.000 titik, 200 jalur yang disimpan
  • 15.  Fitur Perutean otomatis (perutean belokan di jalan raya) ya (dengan pemetaan opsional untuk jalan rinci) Kompas elektronik ya (kompensasi kemiringan, 3 sumbu) Layar sentuh tidak Altimeter barometric Ya Kamera Tidak Dapat digunakan untuk pencarian cache geografis ya (tanpa kertas) Custom maps compatible Ya Navigasi foto (navigasi ke foto berpenanda geografis) Ya Permainan GPS luar ruangan Tidak Kalender berburu/memancing Ya Informasi matahari dan bulan Ya Tabel pasang surut Ya Penghitungan area Ya POI kustom (kemampuan untuk menambahkan tempat tujuan lain) Transfer antar unit (berbagi data secara nirkabel dengan unit yang serupa) Ya Ya Penampil gambar Tidak Kompatibel dengan Garmin Connect(komunitas online untuk menganalisis, mengkategorikan, dan berbagi data) Ya
  • 16. Panduan Menggunakan GPS Garmin 78s 1. Cara Memulai a. Pasang baterai. b. Aktifkan perangkat dengan menekan tombol “Light” yang berwarna merah. c. Mencari satelit -> Pilih menu satelit di layar utama-> Cari posisi yang terbuka sehingga penangkapan sinyal dapat dengan mudah & cepat, setelah itu. Diamkan beberapa menit untuk mencapai akurasi satelit yang maksimum ( antara 3m s.d 1m ). 2. Pengaturan GPS A. Pilih “Setup/ Pengaturan” di layar utama. Setelah itu akan muncul menu lainnya dari pengaturan. a. Sistem -> GPS ( Normal ),-> Bahasa ( Indonesia ), -> Tipe baterai ( Lithium/ Alkaline/ NiMH ),-> Interface ( Garmi serial ). b. Tampilan-> Waktu terang layar ( di sesuaikan sendiri ),-> Battery save ( On/ Of ),-> Warna/Colors. c. Jejak-> Log jejak ( Do not record/ Tidak merekam ),-> Metode rekam ( Otomatis ),-> Interval ( Normal ), -> Simpan otomatis/ Auto archive ( Ketika penuh/ When full ),-> Colors (di sesuaikan sendiri ). d. Satuan -> Jarak/ Kecepatan ( Metrik ),-> Ketinggian ( meter, m/s ),-> Kedalaman (Meter),-> Suhu (Celsius ) ,-> Tekananan ( Milimeter Hg/ di sesuaikan sendiri ). e. Waktu-> Format Waktu (24 jam ),-> Zona waktu ( Hongkong/ di sesuaikan menurut lokasi ),-> Hemat siang hari ( tidak ). f. Format posisi-> Format posisi ( UTM UPS/ di sesuaikan menurut pekerjaan ),-> Datum peta ( WGS 84 ) 3. Cara Membuat Titik a. Pilih tombol “Enter” untuk membuat mark/ tanda, tekan agak lama. b. Setelah muncul tampilan, lalu pilih “Selesai” maka otomatis titik tersebut tersimpan di “Peta” & menu “Kelola Titik”, atau anda juga bisa mengedit untuk mengganti nama titik dan simbol yang berada di atas layar. c. Lakukan langkah a dan b untuk memulai membuat titik lagi sesuai dengan proyek anda.
  • 17. 4. Cara Mengukur Jarak atau Mengukur Titik a. Tekan tombol “Page” pada perangkat, lalu gulirkan ke menu “Peta” maka akan terlihat semua titik yang telah anda buat tadi. b. Tempatkan kursor di titik pertama yang akan anda ukur. c. Selanjutnya pilih tombol “menu” pada perangkat . d. Setelah di tekan maka akan keluar pilhan, anda enter saja “Mengukur Jarak” di pilihan tersebut. e. Tarik kursor tersebut ke titik kedua dan tekan, maka akan terlihat jarak diantara titik tersebut. 5. Cara Mengukur Luas Area a. Pilih menu “Kalkulasi Area” di layar utama. b. Untuk ketepatan penghitungan luas area, tetapkan patokan utama supaya anda dapat berhenti ke tempat yang sama dan juga perbesar peta hingga mencapai jarak 5m. c. Pilih “Mulai”dengan menekan tombol “Enter”, kemudian berjalan di sekeliling area yang ingin di hitung. d. Setelah selesai dan kembali ke posisi semula, lalu tekan “Kalkulasi” untuk melihat area yang telah di jalani. e. Langkah terakhir di “Save” atau pilih “Ubah Unit” untuk mengedit luas area menjadi satuan “Meter Persegi” atau pun “Hektar”. dapat melihat hasilnya di “Kelola Jejak”. 6. Cara Menghapus Titik atau Jejak a. Masuk ke menu “Kelola Titik” atau “Kelola Jejak”. b. Pilih dan enter salah satu titik atau jejak yang akan di hapus. c. Kemudian tekan tombol “Menu” pada perangkat. d. Lalu tekan pilihan “Hapus”. e. Untuk menghapus semua data/ File dapat dilakukan dengan mengikuti langkah a, lalu tekan tombol “Menu”, setelah itu pilih “ Hapus Semua”. Atau pilih “Pengaturan” , lalu tekan “Reset/ Ulang”, muncul pilihan lain, tekan “Hapus Semua Waypoint” atau “Hapus Jejak Sekarang/ Clear Current Track”.
  • 18. 7. Cara Mencari Titik, Jejak, Kordinat atau Lokasi a. Tekan tombol “Find”(Pencarian ). b. Pilih menu ( Titik, Jejak, Kordinat, Lokasi, dll ) . c. Setelah memilih menu yang akan anda cari, lalu” Enter” menu tersebut. d. Pilih “Pergi” untuk menuju tujuan yang anda cari. e. Khusus untuk mencari kordinat, masukan dulu data titik kordinat yang telah ada, lalu tekan “Selesai”. 2. QUANTUM GIS Quantum GIS (QGIS) adalah cross-platform perangkat lunak bebas (open source) desktop pada sistem informasi geografis (SIG). Aplikasi ini dapat menyediakan data, melihat, mengedit, dan kemampuan analisis. Quantum GIS berjalan pada sistem operasi yang berbeda termasuk Mac OS X , Linux , UNIX , dan Microsoft Windows . Dalam perizinan, QGIS sebagai perangkat lunak bebas aplikasi di bawah GPL(General Public License), dapat secara bebas dimodifikasi untuk melakukan tugas yang berbeda atau lebih khusus. Quantum GIS memungkinkan penggunaan shapefiles, pertanggungan, dan Geodatabases pribadi. MapInfo , PostGIS , dan beberapa format lain yang didukung di Quantum GIS Quantum GIS Merupakan perangkat lunak SIG berbasis open source dan free (gratis) untuk keperluan pengolahan data geospasial. Quantum GIS adalah software SIG multi platform, namun dalam latihan kali ini hanya akan dijelaskan penggunaan Quantum GIS pada platformMicrosoft Windows. Quantum GIS ini dapat digunakan untuk input data SIG dan pengolahan data geospasial sebagai pilihan alternatif dari software SIG komersial sepertiArcView, ArcGIS atau MapInfo Professional. Seiring dengan berkembangnya informasi yang menjadi lebih bersifat spasial, saat ini banyak tersedia tool-tool yang mampu untuk memenuhi beberapa atau semua kebutuhan fungsi SIG yang umum diperlukan. Mengapa harus menggunakan QGIS disamping paket perangkat lunak
  • 19. Keuntungan Quantum Gis Berikut ini hanya beberapa alasan diantaranya:  Gratis. Tidak membutuhkan biaya sedikitpun pun untuk instalasi dan penggunaan program QGIS. Tidak ada biaya awal, tidak ada biaya pemeliharaan, sepenuhnya gratis.  Bebas. Jika Anda membutuhkan fungsi tambahan di QGIS, Anda dapat melakukan lebih banyak dari sekedar berharap fungsi tersebut akan muncul pada luncuran selanjutnya. Anda dapat mensponsori pembuatan suatu fitur, atau menambahkannya sendiri jika Anda merasa familiar dengan dunia pemrograman.  Terus berkembang. Karena semua orang dapat menambahkan fitur baru dan menyempurnakan yang ada sebelumnya, QGIS tidak pernah menjadi stagnan.Pembuatan tool baru dapat terjadi secepat Anda membutuhkannya.  Ketersediaan dokumen panduan dan pertolongan. Apabila Anda mengalami kesulitan dengan sesuatu, Anda dapat merujuk pada dokumentasi, teman-teman pengguna QGIS, atau bahkan para pengembangnya.  Antar sistem operasi. QGIS dapat diinstal di MacOS, Windows dan Linux.Sekarang setelah Anda tahu mengapa Anda perlu menggunakan QGIS, kami dapat menunjukkan pada Anda bagaimana caranya. Pelajaran pertama akan memandu Anda dalam membuat peta pertama Anda di QGIS.
  • 20. TRACKING Gambar. Peta evakuasi jalur tsunami sektor B Pada tugas mata kuliah praktikum handasah penulis mendapatkan daerah evakuasi tsunami sektor B. Pada bagian ini penulis akan menceritakan tentang perjalanan selama melakukan tracking. Tracking dilakukan pada hari sabtu, 16 maret 2014 jam 15.00.peta jalur evakuasi tsunami sector B yang menjadi referensi penulis dalam melakukan tracking. penulismemulai tracking dengan startdari jln. Raya pasir jambak, kemudian jln. Pasir kandang, belok kiri ke jln.Perumahan mutiara putih, penulis mengikuti peta jalur evakuasi sector B. Tracking berlangsung selama lebih kurang 3 jam. Selama melakukan tracking penulis menemukan beberapa kendala, beberapadiantaranya adalah kesulitan penulis mencari jalan jalur evakuasi karena pertama kali bagi penulis, adanya jalur yang tidak tertera dilapangan tetapi di peta evakuasi ada, adanya jalur yang tidak sesuai dengan ketentuan seperti (jalan sempit, berlobang) selain itu peta tidak sesuai dengan dilapangan, banyak terdapat jalan buntu. Dari tracking evakuasi tsunami diketahui terdapat 2 sektor yang dapat dituju yaitu sektor B1 dan B2.Dalam melakukan tracking, penulis menggunakan sepeda motor dan membawa GPS seri 78s.
  • 21. Komentar penulis Gambar. Jalan yang tidak layak menjadi jalur evakuasi Pada saat melakukan tracking Penulis menemukan jalan yang tidak tertera pada peta jalur evakuasi tsunami sector B tetapi dilapangan plang jalur evakuasi tersedia menuju jalan tersebut, selain itu jalan tidak layak menjadi jalur evakuasi,Karena.Pertama, jalan berlobang.kedua, jalan sempit. ketiga, dikelilingi semak belukar yang akan berakibat fatal terhadap masyarakat apabila jalur tersebut digunakan. Tidak hanya itu, penulis juga menemukan jalan buntu dilapangan, maksud disini adalah jalan ini tersedia di peta, tetapi di lapangan tidak tersedia melainkan jalan buntu. Jalan ini yaitu jalan sudirman yang akan menuju selter B1.
  • 22. Gambar. Plang jalur evakuasi tsunami Gambar. Jalan yang tidak tersedia di peta evakuasi tsunami sektor B
  • 23. Gambar. Jalan buntu dilapangan menuju selter B1 Disini penulis ingin memberikan saran kepada pemerintah yang peduli masyarakat, karena penulis sudah melihat kondisi secara langsung, bahwa sebaiknya pemerintah atau badan khusus melakukan survey kembali ke lapangan.jalur evakuasi harus diperbaiki dan di data dengan teliti agar plang serta jalan sesuai dengan ketentuan persyaratan jalur evakuasi tsunami.
  • 24. LANGKAH KERJA LANGKAH KERJA MEMINDAHKAN DATA GPS MENGGUNAKAN DNR GARMIN Memindahkan Data Dari Gps Ke Komputer Menggunakan Aplikasi DNR Garmin, format file GPX. Langkah-Langkah Klik start_klik DNR Garmin
  • 25. Tampilan DNR Garmin loading Klik menu file_load from_file
  • 26. Pilih data track dari GPS_klik ok Pilih antara waypoint, track dan route yang akan dipanggil
  • 27. Klik ok Hasil Tracking menggunakan gps
  • 28. Apabila kita akan menyimpan di komputer maka, pilih menu file_save to_file_pilih folder tempat penyimpanan
  • 29. LANGKAH-LANGKAH MENGEDIT DATA HASIL TRACKING di GPS MENGGUNAKAN QUANTUM GIS 2.0 DUFOUR Memulai penggunaan quantum gis 2.0 dufour . Klik quantum gis pada desktop Quantum gis loading
  • 30. Halaman kerja pada quantum gis 2.0 dufour Memulai kerja, panggil data pada folder . klik add vector layer
  • 31. Browse data yang akan diolah Pilih data, klik open
  • 32. Klik open Klik select all, untuk mengambil data keseluruhan. Klik ok
  • 33. Tampilan Data yang diambil, Tambahkan peta administrasi kota padang sebagai pembantu, karena hasil track d gps tidak dihapus, maka data semua terhubung. Perlu di edit, caranya merubah gpx ke shp Add vector layer, gunakan cara seperti diatas, pilih administrasi kota padang
  • 35. Rubah format menjadi shapefile_pilih tempat untuk menyimpan,_koordinat pilih menjadi wgs 84/ UTM zone 47s Pilih wgs84/ UTM zone 47s
  • 36. Klik ok Add vector layer_pilih track yang sudah dirubah format shp
  • 37. Mengedit point dan track yang tidak diperlukan, klik toggle editing_ Klik toggle editing
  • 38. Pilih single feature untuk menselect 1 point, pilih select feature by polygon untuk menselect banyak point. Karena yang akan dihapus banyak, kita gunakan select feature by polygon, klik pada point yang akan dihapus , klik kanan, delete
  • 39. Point akan berubah menjadi kuning, klik delete selection Klik delete selection
  • 40. Klik ok Point akan terhapus,
  • 41. Banyak point yang akan dihapus Menghapus point menggunakan select by polygon
  • 42. Klik ok Hasil dari pengeditan point dan track diatas. Track evakuasi yang sudah diedit
  • 43. Cara merubah warna jalan, double klik pada layer track_eshape Pilih style_pilih jenis dan warna jalan_klik ok
  • 44. hasil Cara menambah format shp baru. Klik menu layer_new_new shapefile layer
  • 45. Pilih point, line. Atau polygon yang akan dibuat menjadi eshape Maka akan tampil pada menu layer
  • 46. Cara menambah plugin open street map. Klik plugin_menage and install plugin Pilih open layer plugin
  • 47. Setelah selesai, maka open layer plugin akan tampil_add openstreetmap layer Clip data jalan (roads) pada OSM. Cara mengClip data jalan (roads) pada OSM.add data roads Indonesia
  • 48. Ambil data roads se Indonesia_open hasil
  • 49. Save data road menjadi koordinat UTM zone 47 Format shapefile_save dengan nama roads47s_koordinat UTM zone 47s_OK Clip data dengan adm padang
  • 50.  setelah roads dan adm padang memiliki koodinat UTM zone 47s, maka dapat dilakukan clip. Memotong road kota padang. Klik menu vector_geoprocessing tools_ clip Pilih seperti gambar dibawah, klik ok
  • 51. Proses. Tunggu sampai 100% Setelah 100% kemudian akan muncul peringatan, klik yes
  • 52. Maka akan terlihat perbedaan warna jalan kota padang dengan batas administrasi kota padang Buat buffer 3 meter pada roads membuat buffer 3 meter pada roads, pilih menu vector_geoproccesing tools_buffer
  • 53. Lakukan seperti gambar dibawah_ok Buffer hasil tracking dengan gps .track_eshape, vector_geoprocessing tools_buffer
  • 54. Ambil track gps yang tidak semerawut , Lalu buffer 3 meter Cara buffer track dari gps, lakukan seperti diatas Klik yes
  • 55. Tarik keatas track_eshape agar terlihat dalam buffer Maka akan terlihat
  • 56. Lakukan juga buffer track (jalan) open street map(OSM) kota padang Buffer track_sbenarnya Klik ok
  • 57. Klik yes Hasil buffer 3m, track terlihat berada 3m dari garis tepi jalan
  • 58. Overlay dengan difference antara hasil buffer roads dengan buffer jalan hasil tracks. Merubah warna Track dari gps dan track open street map yang sudah di buffer
  • 59. Klik pada menu bar. Vector_geopocessing tolls_difference Pilih buffer_track_sebenarnya dengan buffer_track_adanamanya. Browse tempat menyimpan
  • 60. Buat nama. Exampe difference_sebenarnya_dg_ada_namanya. Klik save Klik oke, tunggu
  • 62. Terdapat banyak kesalahan dari gps Mencari luas area difference sebenarnya_dg_ada namanya (dari GPS dan OSM) Klik toogle editing
  • 63. Klik kanan pada layer_ Klik open atribute table Buat nama. Exampe difference_sebenarnya_dg_ada_namanya. Klik table _Klik new column
  • 64. Buat nama column. Misalnya difference_klik ok Klik open field calculator
  • 65. Centang update existing field_difference_geometry _@area_ok Hasil luas area
  • 66. Menghitung luas buffer track_sebenarnya (dari OSM) Add new column_different
  • 67. Klik field calculator_centang update_geometry_double klik @area_ok hasil
  • 68. Mencari luas area track_ada_namanya (dari gps) . Klik kanan pada layer_ klik open atribut tabel Buat new column dengan nama difference_klik ok
  • 69. Klik field calculator Klik field calculator_centang update_geometry_double klik @area_ok
  • 70. Hasil luas area Ketelitian yang baik ketika hasil overlay memiliki nilai yang lebih kecil dari hasil luas jalan/roads (Luas buffer road difference/luas buffer road osm) * 100 % Buffer track gps (dari GPS) : 119526, 400 Buffer track sebenarnya (dari OSM) : 128596, 167 * 100 % = 92,942% Dari perbandingan diatas dapat diketahui tingkat keakurasian menggunakan GPS adalah 100% - 92,942% = 7,058
  • 71. BAB 3 PENUTUP A. Kesimpulan Geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada lempeng bumi yang labil, memiliki pantai terpanjang di dunia. Lempeng bumi yang labil disisi barat Sumatra, di selatan Jawa ke timur Indonesia dan berputar ke utara melalui Nusa Tenggara, Maluku dan diteruskan ke Sulawesi. Lempeng bumi yang labil ini mempunyai potensi besar terjadinya gempa bumi pada dasar laut dalam yang memungkinkan terjadinya tsunami. Evakuasi adalah perpindahan langsung dan cepat dari orang-orang yang menjauh dari ancaman atau kejadian yang sebenarnya dari bahaya.GPS Tracking memanfaatkan kombinasi teknologi GSM dan GPS untuk menentukan koordinat sebuah obyek, lalu menerjemahkannya dalam bentuk peta digital. Quantum GIS (QGIS) adalah cross-platform perangkat lunak bebas (open source) desktop pada sistem informasi geografis (SIG). Aplikasi ini dapat menyediakan data, melihat, mengedit, dan kemampuan analisis, aplikasi ini yang digunakan dalam mengolah data laporan. Penulis mendapatkan daerah evakuasi tsunami sektor B. tracking dilakukan menggunakan GPS78s. Tracking dilakukan pada hari sabtu, 16 maret 2014 jam 15.00Selama melakukan tracking penulis menemukan beberapa kendala, beberapa diantaranya adalah kesulitan penulis mencari jalan jalur evakuasi karena pertama kali bagi penulis, adanya jalur yang tidak tertera dilapangan tetapi di peta evakuasi ada, adanya jalur yang tidak sesuai dengan ketentuan seperti (jalan sempit, berlobang) selain itu peta tidak sesuai dengan dilapangan, banyak terdapat jalan buntu. Dari tracking evakuasi tsunami diketahui terdapat 2 sektor yang dapat dituju yaitu sektor B1 dan B2.
  • 72. Hasil GPS dipindahkan ke computer dengan aplikasi DNR garmin, yang kemudian diolah menggunakan software Quantum GIS, dengan merubah format gpx menjadi shp. Sehingga dapat dibandingkan tingkat keakurasian OPEN STREET MAP dengan GPS Buffer track gps (dari GPS) : 119526, 400 Buffer track sebenarnya (dari OSM) : 128596, 167 * 100 % = 92,942% Dari perbandingan diatas dapat diketahui tingkat keakurasian menggunakan GPS adalah 100% - 92,942% = 7,058%
  • 73. DAFTAR PUSTAKA Linfiniti Quantum gis training manual release 1.0 www.garmin.com peta evakuasi jalur tsunami sector B yang ditetapkan BNPB http://learnosm.org/bi/beginner/using-gps/ http://radix.devindo.com/post/730669702/pengenalan-manfaat-gps-serta-cara-menggunakan-garmin