SlideShare a Scribd company logo

INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT

:)

INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT

1 of 18
Download to read offline
GEOGRAFI INDUSTRI 
“INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, 
KOTA PADANG, SUMATERA BARAT” 
DISUSUN OLEH : 
ORIZA STEVA ANDRA 
JURUSAN GEOGRAFI 
FAKULTAS ILMU SOSIAL 
UNIVERSITAS NEGERI PADANG 
2014
KATA PENGANTAR 
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah Subhanahu wata’ala, yang telah memberikan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Geografi Industri. Terima kasih penulis sampaikan kepada dosen mata kuliah yang turut membantu dalam menyelesaikan makalah ini, Pihak Industry Tahu Di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang yang sudah mempermudah penulis dalam melaksanakan tugas, serta kepada semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun tak langsung sehingga ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. 
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan, sekecil apapun akan penulis perhatikan dan pertimbangkan guna penyempuranaan dalam membuat makalah yang akan datang. 
Semoga makalah ini mampu memberikan nilai tambah bagi pembacanya dan juga bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua. 
Padang, 30 Oktober 2014 
Penulis
BAB 1 
PENDAHULUAN 
A. Latar Belakang 
Industri tahu merupakan industri kecil menengah berproduksi dengan metode tradisional yang banyak tersebar di kota-kota besar dan kecil. Tahu merupakan makanan yang digemari oleh banyak orang. Akibat dari banyaknya industri tahu, maka limbah hasil proses pengolahan banyak membawa dampak terhadap lingkungan. 
Tahu merupakan salah satu produk dari komoditas usaha kecil menengah berbahan baku kedelai (Glycine sp) yang banyak dijumpai di beberapa daerah. Mulai dari perkotaan sampai di pedesaan industri pembuatan tahu mulai dikembangkan. Hal ini disebabkan proses produksi tahu yang cukup sederhana, ditambah lagi pemerintah juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk membuka dan mengembangkan usaha produksi tahu. 
Tahu merupakan salah satu makanan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Tahu tidak terbatas pada rasanya yang enak, tetapi juga dari harganya yang relatif murah, mudah untuk membuatnya, dan kandungan proteinnya tinggi yang mutunya setara dengan mutu protein hewani ( Sarwono,2005) 
Industri tahu umumnya merupakan industri skala rumahan dengan jumlah tenaga kerja sedikit, kurang lebih 2-6orang dan investasi yang diperlukan tidak terlalu besar. Teknologi proses pada industri tahu sederhana dan mudah dipelajari sehingga industri tahu dapat dijalankan oleh siapa saja. Industri tahu juga tidak memerlukan tempat produksi yang luas dan dapat dijalankan di area perkampungan maupun perkotaan asalkan limbahnya dapat Ditangani dengan baik dan tidak mengganggu lingkungan. Industri tahu menghasilkan limbah ampas tahu dan limbah cair tidak berbahaya, namun jika pengelolaannya tidak baik dibuang begitu saja ke lingkungan dapat mengganggu kenyamanan lingkungan. 
Banyaknya pengusaha atau perusahaan tahu yang berkembang memberi dampak positif, yaitu mampu mencukupi permintaan pasar yang terus naik dari waktu ke waktu, akan tetapi dampak negative pencemaran lingkungan pun akan terjadi apabila limbah cair sisa produksi tidak diolah dengan baik. 
Meningkatnya produksi yang terjadi pada industri tahu, membuat pencemaran yang dihasilkan bertambah, emisi yang dihasilkan adalah sampingan dari proses pembuatan tahu. Terciumnya bau hasil proses pembuatan tahu menunjukkan sistem pengolahan limbah yang
kurang sempurna. Oleh karena itu diperlukan evaluasi terhadap pabrik tahu yang digunakan sehingga dapat dilakukan perbaikan terhadap pengolahan limbah industri tahu agar aman bagi lingkungan. 
B. Rumusan Masalah 
1. Pengertian tahu 
2. Bagaimana cara memproduksi Tahu 
3. Bagaimana cara pendistribusian Tahu 
4. Bagaimana dampak Industri Tahu terhadap lingkungan 
C. Tujuan Penelitian 
1. Ingin menambah wawasan mengenai proses pembuatan tahu 
2. untuk mengetahui bagaimana cara pendistribusian tahu – tahu tersebut 
3. untuk memberikan tambahan wawasan kepada pembaca mengenai penggolahan tahu 
D. Metode Penelitian 
Metode penelitian untuk mengumpulkan data-data dalam rangka penulisan karya tulis ini dengan cara sebagai berikut : 
1. Metode observasi, yaitu proses pengumpulan data melalui kegiatan melihat, memantau dan menganalisa secara langsung sehingga akan lebih jelas objek yang diamati. 
2. Metode tertulis wawancara / interview, yaitu cara pengumpulan data melalui obrolan atau tanya jawab serta bertatap muka secara langsung.
BAB 2 
PEMBAHASAN 
A. Pengertian tahu 
Tahu merupakan makanan yang telah lama dikenal masyarakat Indonesia dan merupakan sumber protein yang relative murah serta proses pembuatannya mudah. Pada dasarnya tahu adalah endapan protein dari sari kedelai panas yang menggunakan bahan penggumpal (Hermana, 1985) 
Tahu merupakan makanan yang terbuat dari bahan baku kedelai, dan prosesnya masih sederhana dan terbatas pada skala rumah tangga. Suryanto (dalam Hartaty, 1994) menyatakan bahwa yang dimaksud dengan tahu adalah makanan padat yang dicetak dari sari kedelai (Glycine spp) dengan proses pengendapan protein pada titik isoelektriknya, tanpa atau dengan penambahan zat lain yang diizinkan. 
Tahu merupakan produk makanan yang mudah rusak karena memiliki kadar air dan protein tinggi merupakan media tumbuh yang potensial bagi mikroorganisme pembusuk. Produk tahu memiliki umur simpan yang singkat 2-3 hari, hal ini menjadi faktor kendala untuk mencapai pasar yang lebih luas. Umumnya para pengrajin tahu berproduksi dalam skala home industri dengan kapasitas produksi sesuai kemampuan memasarkan hasil produksinya. 
Tahu merupakan makanan yang terbuat dari bahan baku kedelai, dan prosesnya masih sederhana dan terbatas pada skala rumah tangga. Suryanto (dalam Hartaty, 1994) menyatakan bahwa yang dimaksud dengan tahu adalah makanan padat yang dicetak dari sari kedelai (Glycine spp) dengan proses pengendapan protein pada titik isoelektriknya, tanpa atau dengan penambahan zat lain yang diizinkan. Pembuatan tahu pada prinsipnya dibuat dengan mengekstrak protein, kemudian mengumpulkannya, sehingga terbentuk padatan protein. Cara penggumpalan susu kedelai umumnya dilakukan dengan cara penambahan bahan penggumpal berupa asam. Bahan penggumpal yang biasa digunakan adalah asam cuka (CH3COOH), batu tahu (CaSO4nH 2O) dan larutan bibit tahu (larutan perasan tahu yang telah diendapkan satu malam)
B. Deskripsi perusahaan 
Nama Industri 
Industri Tahu 
Alamat 
Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumbar 
Jumlah Tenaga Kerja 
18 Orang 
Bahan Baku 
Kedelai 
 Asal 
Medan 
 Jumlah 
20 Ton Per Bulan 
Waktu Produksi 
Jam 10 Malam - 9 Pagi 
Sumber Energi 
 Kayu Bakar 
Digunakan Untuk Merebus Kedelai 
 Air 
Menggunakan Sumur Bor 
Harga Tahu 
 Per Biji 
Rp.800 
 Per Kotak 
Rp.80000 
C. Teknik Produksi 
Industri Tahu Memiliki Tenaga Kerja dalam jumlah kecil dimana tidak ada hierarki yang jelas antara pekerja satu dengan lainnya. Pekerjaan dilakukan secara bersama – sama dengan pembagian tugas yang tidak teratur. Misalnya saja pekerja di bagian produksi dapat merangkap di bagian distribusi, bahkan pemilik usaha pun ikut terjun langsung dalam proses produksi. 
Proses produksi tahu relatif mudah dan sederhana serta tidak membutuhkan investasi yang tinggi. Secara umum proses produksi tahu hampir sama, hanya saja ada yang menggunakan bahan kimia untuk penggumpal dan ada yang alami. Prinsip dasar pembuatan tahu adalah; sortasi, perendaman, penggilingan dan pengenceran, perebusan, penyaringan, penggumpalan, pencetakan, pengirisan, pengemasan. 
Tahu adalah sebuah makanan yang familiar di kalangan masyarakat Indonesia . selain harganya yang murah dan mudah untuk di dapat , tahu mengandung nilai protein yang tinggi karena bahan baku utamanya adalah kedelai . hampir di seluruh kalangan masyarakat Indonesia mengkonsumsi tahu . dalam proses pembuatannya , tahu menyisakan limbah yang dapat di daur ulang kembali menjadi oncom . dengan bahan dasar kedelai

Recommended

Makalah pembuatan tahu
Makalah pembuatan tahuMakalah pembuatan tahu
Makalah pembuatan tahuAyang Ayg
 
Tugas presentasi PEMBUATAN TEMPE
Tugas presentasi PEMBUATAN TEMPETugas presentasi PEMBUATAN TEMPE
Tugas presentasi PEMBUATAN TEMPESari Faturrohmah
 
Laporan Praktikum Pupuk Kompos
Laporan Praktikum Pupuk KomposLaporan Praktikum Pupuk Kompos
Laporan Praktikum Pupuk KomposRizka Pratiwi
 
CONTOH Laporan kunjungan industri tahu (2)(1)
CONTOH Laporan kunjungan industri tahu (2)(1)CONTOH Laporan kunjungan industri tahu (2)(1)
CONTOH Laporan kunjungan industri tahu (2)(1)RANDI AKHY
 
PROPOSAL PENELITIAN UNDANA
PROPOSAL PENELITIAN UNDANAPROPOSAL PENELITIAN UNDANA
PROPOSAL PENELITIAN UNDANAetto kono
 
Laporan pertanggungjawaban penjualan seblak mata kuliah wirausaha
Laporan pertanggungjawaban  penjualan seblak mata kuliah wirausahaLaporan pertanggungjawaban  penjualan seblak mata kuliah wirausaha
Laporan pertanggungjawaban penjualan seblak mata kuliah wirausahaWahyu Putro
 
Proposal kewirausahaan ayam goreng pedasssss
Proposal kewirausahaan ayam goreng pedasssssProposal kewirausahaan ayam goreng pedasssss
Proposal kewirausahaan ayam goreng pedasssssdian haryanto
 

More Related Content

What's hot

Bioteknologi pangan
Bioteknologi panganBioteknologi pangan
Bioteknologi panganYunita Sari
 
25820 sni 3751-2009 (tepung terigu)
25820 sni 3751-2009 (tepung terigu)25820 sni 3751-2009 (tepung terigu)
25820 sni 3751-2009 (tepung terigu)Fitri Andriani
 
Contoh karya tulis ilmiah lengkap
Contoh karya tulis ilmiah lengkapContoh karya tulis ilmiah lengkap
Contoh karya tulis ilmiah lengkapGiyanti Gie
 
Proposal skripsi Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi 2016
Proposal skripsi Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi 2016 Proposal skripsi Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi 2016
Proposal skripsi Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi 2016 Ana Puja Prihatin
 
Menerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
Menerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasaMenerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
Menerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasaAisyah Safitri Hayati
 
Daftar isi dan lampiran
Daftar isi dan lampiranDaftar isi dan lampiran
Daftar isi dan lampiranRezza Adzmi
 
Laporan Penjualan Kewirausahaan
Laporan Penjualan KewirausahaanLaporan Penjualan Kewirausahaan
Laporan Penjualan KewirausahaanDiah Dwi Ammarwati
 
Contoh Laporan Peternakan Lele
Contoh Laporan Peternakan Lele Contoh Laporan Peternakan Lele
Contoh Laporan Peternakan Lele BasyarAlAddar1
 
Makanan tradisional presentasion
Makanan tradisional presentasionMakanan tradisional presentasion
Makanan tradisional presentasionIsmail Fajar
 
Contoh Review Jurnal Ilmiah (PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LIN...
Contoh Review Jurnal Ilmiah (PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LIN...Contoh Review Jurnal Ilmiah (PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LIN...
Contoh Review Jurnal Ilmiah (PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LIN...Wulandari Rima Kumari
 
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)Proposal kewiurausahaan-makanan (1)
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)Pengki Irawan
 
Proposal Kewirausahaan Usaha "Tempat Pensil Flanel"
Proposal Kewirausahaan Usaha "Tempat Pensil Flanel"Proposal Kewirausahaan Usaha "Tempat Pensil Flanel"
Proposal Kewirausahaan Usaha "Tempat Pensil Flanel"Shofi Asriani
 
Pertimbangan dalam perumusan masalah
Pertimbangan dalam perumusan masalahPertimbangan dalam perumusan masalah
Pertimbangan dalam perumusan masalah20012011
 
MATERI TAMBAHAN ANALISIS USAHA TANI
MATERI TAMBAHAN ANALISIS USAHA TANIMATERI TAMBAHAN ANALISIS USAHA TANI
MATERI TAMBAHAN ANALISIS USAHA TANIlatifstpp
 
Format penulisan laporan
Format penulisan laporanFormat penulisan laporan
Format penulisan laporanYuliana
 
Presentasi business plan (popeye crispy)
Presentasi business plan (popeye crispy)Presentasi business plan (popeye crispy)
Presentasi business plan (popeye crispy)Ria Vinola
 
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)Esa Unggul University
 

What's hot (20)

Bioteknologi pangan
Bioteknologi panganBioteknologi pangan
Bioteknologi pangan
 
25820 sni 3751-2009 (tepung terigu)
25820 sni 3751-2009 (tepung terigu)25820 sni 3751-2009 (tepung terigu)
25820 sni 3751-2009 (tepung terigu)
 
Contoh karya tulis ilmiah lengkap
Contoh karya tulis ilmiah lengkapContoh karya tulis ilmiah lengkap
Contoh karya tulis ilmiah lengkap
 
Ppt kwu
Ppt kwuPpt kwu
Ppt kwu
 
Proposal skripsi Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi 2016
Proposal skripsi Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi 2016 Proposal skripsi Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi 2016
Proposal skripsi Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi 2016
 
Menerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
Menerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasaMenerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
Menerapkan proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa
 
Daftar isi dan lampiran
Daftar isi dan lampiranDaftar isi dan lampiran
Daftar isi dan lampiran
 
Laporan Penjualan Kewirausahaan
Laporan Penjualan KewirausahaanLaporan Penjualan Kewirausahaan
Laporan Penjualan Kewirausahaan
 
Contoh Laporan Peternakan Lele
Contoh Laporan Peternakan Lele Contoh Laporan Peternakan Lele
Contoh Laporan Peternakan Lele
 
Makanan tradisional presentasion
Makanan tradisional presentasionMakanan tradisional presentasion
Makanan tradisional presentasion
 
Contoh Review Jurnal Ilmiah (PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LIN...
Contoh Review Jurnal Ilmiah (PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LIN...Contoh Review Jurnal Ilmiah (PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LIN...
Contoh Review Jurnal Ilmiah (PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LIN...
 
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)Proposal kewiurausahaan-makanan (1)
Proposal kewiurausahaan-makanan (1)
 
Proposal Kewirausahaan Usaha "Tempat Pensil Flanel"
Proposal Kewirausahaan Usaha "Tempat Pensil Flanel"Proposal Kewirausahaan Usaha "Tempat Pensil Flanel"
Proposal Kewirausahaan Usaha "Tempat Pensil Flanel"
 
Pertimbangan dalam perumusan masalah
Pertimbangan dalam perumusan masalahPertimbangan dalam perumusan masalah
Pertimbangan dalam perumusan masalah
 
MATERI TAMBAHAN ANALISIS USAHA TANI
MATERI TAMBAHAN ANALISIS USAHA TANIMATERI TAMBAHAN ANALISIS USAHA TANI
MATERI TAMBAHAN ANALISIS USAHA TANI
 
Format penulisan laporan
Format penulisan laporanFormat penulisan laporan
Format penulisan laporan
 
gula semut
gula semutgula semut
gula semut
 
Presentasi business plan (popeye crispy)
Presentasi business plan (popeye crispy)Presentasi business plan (popeye crispy)
Presentasi business plan (popeye crispy)
 
SENI PATUNG
SENI PATUNGSENI PATUNG
SENI PATUNG
 
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)
PROPOSAL BISNIS DIKTI (ROTI BAKAR ESA UNGGUL)
 

Viewers also liked

Analisis Dampak Lingkungan Proyek Pembangunan Pabrik Amonium Nitrat
Analisis Dampak Lingkungan Proyek Pembangunan Pabrik Amonium Nitrat Analisis Dampak Lingkungan Proyek Pembangunan Pabrik Amonium Nitrat
Analisis Dampak Lingkungan Proyek Pembangunan Pabrik Amonium Nitrat Zuliyana Chem Eng
 
Analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL)
Analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL)Analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL)
Analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL)Muhammad Kennedy Ginting
 
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0oriza steva andra
 
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0oriza steva andra
 
TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR B
TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR BTRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR B
TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR Boriza steva andra
 
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0oriza steva andra
 
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0oriza steva andra
 
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0oriza steva andra
 
Kepmeneg Lingkungan Hidup No.4 Tahun 2000 tentang Panduan Penyusunan AMDAL Ke...
Kepmeneg Lingkungan Hidup No.4 Tahun 2000 tentang Panduan Penyusunan AMDAL Ke...Kepmeneg Lingkungan Hidup No.4 Tahun 2000 tentang Panduan Penyusunan AMDAL Ke...
Kepmeneg Lingkungan Hidup No.4 Tahun 2000 tentang Panduan Penyusunan AMDAL Ke...infosanitasi
 
Pemanfaatan Limbah Padat Industri Rokok
Pemanfaatan Limbah Padat Industri RokokPemanfaatan Limbah Padat Industri Rokok
Pemanfaatan Limbah Padat Industri RokokHerry Prakoso
 
Integrated National Marine Spatial Database in Indonesia
Integrated National Marine Spatial Database in IndonesiaIntegrated National Marine Spatial Database in Indonesia
Integrated National Marine Spatial Database in Indonesiagatothp
 
Pembuatan Tahu dan Tempe
Pembuatan Tahu dan TempePembuatan Tahu dan Tempe
Pembuatan Tahu dan TempeEko Mardianto
 
Mengelola produktivitas dan kualitas Pabrik Tahu
Mengelola  produktivitas dan kualitas Pabrik TahuMengelola  produktivitas dan kualitas Pabrik Tahu
Mengelola produktivitas dan kualitas Pabrik TahuSintya M
 

Viewers also liked (20)

Analisis Dampak Lingkungan Proyek Pembangunan Pabrik Amonium Nitrat
Analisis Dampak Lingkungan Proyek Pembangunan Pabrik Amonium Nitrat Analisis Dampak Lingkungan Proyek Pembangunan Pabrik Amonium Nitrat
Analisis Dampak Lingkungan Proyek Pembangunan Pabrik Amonium Nitrat
 
CITRA SRTM
CITRA SRTM CITRA SRTM
CITRA SRTM
 
DIGITASI
DIGITASIDIGITASI
DIGITASI
 
Analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL)
Analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL)Analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL)
Analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL)
 
LAYOUT PADA ARCGIS 10.0
LAYOUT PADA ARCGIS 10.0LAYOUT PADA ARCGIS 10.0
LAYOUT PADA ARCGIS 10.0
 
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0
Export, Import Menggunakan Ms.Excel dan Join Data Attibute pada ArcGis 10.0
 
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0
ATTRIBUT TABLE pada ARCGIS 10.0
 
TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR B
TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR BTRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR B
TRACKING JALUR EVAKUASI TSUNAMI KOTA PADANG SEKTOR B
 
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0
PENGENALAN ArcMAP dan PENGANTAR ArcCATALOG pada ARCGIS 10.0
 
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
GEOREFERENCING pada ARCGIS 10.0
 
Proses pembuatan tahu
Proses pembuatan tahuProses pembuatan tahu
Proses pembuatan tahu
 
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0
MEMBANGUN DATA (PROYEKSI) pada ARCGIS 10.0
 
BUFFER pada ARCGIS 10.0
BUFFER pada ARCGIS 10.0BUFFER pada ARCGIS 10.0
BUFFER pada ARCGIS 10.0
 
Tugas Amdal (contoh KA - ANDAL)
Tugas Amdal (contoh KA - ANDAL)Tugas Amdal (contoh KA - ANDAL)
Tugas Amdal (contoh KA - ANDAL)
 
Kepmeneg Lingkungan Hidup No.4 Tahun 2000 tentang Panduan Penyusunan AMDAL Ke...
Kepmeneg Lingkungan Hidup No.4 Tahun 2000 tentang Panduan Penyusunan AMDAL Ke...Kepmeneg Lingkungan Hidup No.4 Tahun 2000 tentang Panduan Penyusunan AMDAL Ke...
Kepmeneg Lingkungan Hidup No.4 Tahun 2000 tentang Panduan Penyusunan AMDAL Ke...
 
Perusahaan tahu
Perusahaan tahuPerusahaan tahu
Perusahaan tahu
 
Pemanfaatan Limbah Padat Industri Rokok
Pemanfaatan Limbah Padat Industri RokokPemanfaatan Limbah Padat Industri Rokok
Pemanfaatan Limbah Padat Industri Rokok
 
Integrated National Marine Spatial Database in Indonesia
Integrated National Marine Spatial Database in IndonesiaIntegrated National Marine Spatial Database in Indonesia
Integrated National Marine Spatial Database in Indonesia
 
Pembuatan Tahu dan Tempe
Pembuatan Tahu dan TempePembuatan Tahu dan Tempe
Pembuatan Tahu dan Tempe
 
Mengelola produktivitas dan kualitas Pabrik Tahu
Mengelola  produktivitas dan kualitas Pabrik TahuMengelola  produktivitas dan kualitas Pabrik Tahu
Mengelola produktivitas dan kualitas Pabrik Tahu
 

Similar to INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT

Penuntun praktikum legum 2011
Penuntun praktikum legum 2011Penuntun praktikum legum 2011
Penuntun praktikum legum 2011Sukmiyati Agustin
 
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docx
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docxPengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docx
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docxPutri Azzara Arjani
 
Pemanfaatan limbah ampas tahu
Pemanfaatan limbah ampas tahuPemanfaatan limbah ampas tahu
Pemanfaatan limbah ampas tahuLosta Masta
 
Contoh proposal pkm kewirausahaan
Contoh proposal pkm kewirausahaanContoh proposal pkm kewirausahaan
Contoh proposal pkm kewirausahaanZakiyul Mu'min
 
DONAT KENTANG.docx
DONAT KENTANG.docxDONAT KENTANG.docx
DONAT KENTANG.docxmamanriyadi
 
Inovasi Produk Mie dengan Subtitusi Tepung Talas
Inovasi Produk Mie dengan Subtitusi Tepung TalasInovasi Produk Mie dengan Subtitusi Tepung Talas
Inovasi Produk Mie dengan Subtitusi Tepung TalasAsti Wulandari
 
Andrew hidayat 127984-id-kajian-penerapan-produksi-bersih-di-indu
 Andrew hidayat   127984-id-kajian-penerapan-produksi-bersih-di-indu Andrew hidayat   127984-id-kajian-penerapan-produksi-bersih-di-indu
Andrew hidayat 127984-id-kajian-penerapan-produksi-bersih-di-induAndrew Hidayat
 
BAB I - IV (PEMBUATAN TAPE SINGKONG)-AYUN DKK.
BAB I - IV (PEMBUATAN TAPE SINGKONG)-AYUN DKK.BAB I - IV (PEMBUATAN TAPE SINGKONG)-AYUN DKK.
BAB I - IV (PEMBUATAN TAPE SINGKONG)-AYUN DKK.Phaphy Wahyudhi
 
BAB I - IV (PEMBUATAN TAUCO) WINDI DKK.
BAB I - IV (PEMBUATAN TAUCO) WINDI DKK.BAB I - IV (PEMBUATAN TAUCO) WINDI DKK.
BAB I - IV (PEMBUATAN TAUCO) WINDI DKK.Phaphy Wahyudhi
 
Bioteknologi
Bioteknologi Bioteknologi
Bioteknologi Anisa II
 
APLIKASI-FERMENTASI-DAN-ILMU-BIOKIMIA-DI-BIDANG-TEKNOLOGI-PANGAN-2020.pdf
APLIKASI-FERMENTASI-DAN-ILMU-BIOKIMIA-DI-BIDANG-TEKNOLOGI-PANGAN-2020.pdfAPLIKASI-FERMENTASI-DAN-ILMU-BIOKIMIA-DI-BIDANG-TEKNOLOGI-PANGAN-2020.pdf
APLIKASI-FERMENTASI-DAN-ILMU-BIOKIMIA-DI-BIDANG-TEKNOLOGI-PANGAN-2020.pdfsukmiyatiagustin
 
Bab I - IV (Pembuatan Roti Tape 9 d)
Bab I - IV (Pembuatan Roti Tape 9 d)Bab I - IV (Pembuatan Roti Tape 9 d)
Bab I - IV (Pembuatan Roti Tape 9 d)Phaphy Wahyudhi
 
Laporan Kunjungan Industri Pocari Sweat dan Indofood
Laporan Kunjungan Industri Pocari Sweat dan IndofoodLaporan Kunjungan Industri Pocari Sweat dan Indofood
Laporan Kunjungan Industri Pocari Sweat dan IndofoodMelina Eka
 
Pengembangan Usaha Agroindustri Pengolahan Tahu Di Sumatera Utara .docx
Pengembangan Usaha Agroindustri Pengolahan Tahu Di Sumatera Utara .docxPengembangan Usaha Agroindustri Pengolahan Tahu Di Sumatera Utara .docx
Pengembangan Usaha Agroindustri Pengolahan Tahu Di Sumatera Utara .docxMiliYantriBrPinem
 

Similar to INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT (20)

Penuntun praktikum legum 2011
Penuntun praktikum legum 2011Penuntun praktikum legum 2011
Penuntun praktikum legum 2011
 
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docx
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docxPengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docx
Pengembangan kripik ubi Putri Azzaraa.docx
 
Pemanfaatan limbah ampas tahu
Pemanfaatan limbah ampas tahuPemanfaatan limbah ampas tahu
Pemanfaatan limbah ampas tahu
 
Contoh proposal pkm kewirausahaan
Contoh proposal pkm kewirausahaanContoh proposal pkm kewirausahaan
Contoh proposal pkm kewirausahaan
 
DONAT KENTANG.docx
DONAT KENTANG.docxDONAT KENTANG.docx
DONAT KENTANG.docx
 
Kunjungan Pabrik
Kunjungan PabrikKunjungan Pabrik
Kunjungan Pabrik
 
Inovasi Produk Mie dengan Subtitusi Tepung Talas
Inovasi Produk Mie dengan Subtitusi Tepung TalasInovasi Produk Mie dengan Subtitusi Tepung Talas
Inovasi Produk Mie dengan Subtitusi Tepung Talas
 
Andrew hidayat 127984-id-kajian-penerapan-produksi-bersih-di-indu
 Andrew hidayat   127984-id-kajian-penerapan-produksi-bersih-di-indu Andrew hidayat   127984-id-kajian-penerapan-produksi-bersih-di-indu
Andrew hidayat 127984-id-kajian-penerapan-produksi-bersih-di-indu
 
Tugas pembuatan tempe
Tugas pembuatan tempeTugas pembuatan tempe
Tugas pembuatan tempe
 
BAB I - IV (PEMBUATAN TAPE SINGKONG)-AYUN DKK.
BAB I - IV (PEMBUATAN TAPE SINGKONG)-AYUN DKK.BAB I - IV (PEMBUATAN TAPE SINGKONG)-AYUN DKK.
BAB I - IV (PEMBUATAN TAPE SINGKONG)-AYUN DKK.
 
Laporan bioteknologi
Laporan bioteknologiLaporan bioteknologi
Laporan bioteknologi
 
Pkm. brownies peyem bandung
Pkm. brownies peyem bandungPkm. brownies peyem bandung
Pkm. brownies peyem bandung
 
BAB I - IV (PEMBUATAN TAUCO) WINDI DKK.
BAB I - IV (PEMBUATAN TAUCO) WINDI DKK.BAB I - IV (PEMBUATAN TAUCO) WINDI DKK.
BAB I - IV (PEMBUATAN TAUCO) WINDI DKK.
 
Laporan Tugas Bioteknologi Farmasi Tape Ubi Jalar_Kelompok 12_Kelas 5J.pptx
Laporan Tugas Bioteknologi Farmasi Tape Ubi Jalar_Kelompok 12_Kelas 5J.pptxLaporan Tugas Bioteknologi Farmasi Tape Ubi Jalar_Kelompok 12_Kelas 5J.pptx
Laporan Tugas Bioteknologi Farmasi Tape Ubi Jalar_Kelompok 12_Kelas 5J.pptx
 
Bioteknologi
Bioteknologi Bioteknologi
Bioteknologi
 
MAKALAH PEMBUATAN TAHU .docx
MAKALAH PEMBUATAN TAHU .docxMAKALAH PEMBUATAN TAHU .docx
MAKALAH PEMBUATAN TAHU .docx
 
APLIKASI-FERMENTASI-DAN-ILMU-BIOKIMIA-DI-BIDANG-TEKNOLOGI-PANGAN-2020.pdf
APLIKASI-FERMENTASI-DAN-ILMU-BIOKIMIA-DI-BIDANG-TEKNOLOGI-PANGAN-2020.pdfAPLIKASI-FERMENTASI-DAN-ILMU-BIOKIMIA-DI-BIDANG-TEKNOLOGI-PANGAN-2020.pdf
APLIKASI-FERMENTASI-DAN-ILMU-BIOKIMIA-DI-BIDANG-TEKNOLOGI-PANGAN-2020.pdf
 
Bab I - IV (Pembuatan Roti Tape 9 d)
Bab I - IV (Pembuatan Roti Tape 9 d)Bab I - IV (Pembuatan Roti Tape 9 d)
Bab I - IV (Pembuatan Roti Tape 9 d)
 
Laporan Kunjungan Industri Pocari Sweat dan Indofood
Laporan Kunjungan Industri Pocari Sweat dan IndofoodLaporan Kunjungan Industri Pocari Sweat dan Indofood
Laporan Kunjungan Industri Pocari Sweat dan Indofood
 
Pengembangan Usaha Agroindustri Pengolahan Tahu Di Sumatera Utara .docx
Pengembangan Usaha Agroindustri Pengolahan Tahu Di Sumatera Utara .docxPengembangan Usaha Agroindustri Pengolahan Tahu Di Sumatera Utara .docx
Pengembangan Usaha Agroindustri Pengolahan Tahu Di Sumatera Utara .docx
 

Recently uploaded

32. persamaan-trigonometri-dasar power point.ppt
32. persamaan-trigonometri-dasar power point.ppt32. persamaan-trigonometri-dasar power point.ppt
32. persamaan-trigonometri-dasar power point.pptrianputra291
 
13. Modul Ajar IPS Sem 2 - Tema 4.docx kelas 7 kurikulum merdeka
13. Modul Ajar IPS Sem 2 - Tema 4.docx kelas 7 kurikulum merdeka13. Modul Ajar IPS Sem 2 - Tema 4.docx kelas 7 kurikulum merdeka
13. Modul Ajar IPS Sem 2 - Tema 4.docx kelas 7 kurikulum merdekaChairilAnuar3
 
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase FModul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase FModul Guruku
 
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docx
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docxLampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docx
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docxAhmadHadiMashuri1
 
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptx
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptxKegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptx
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptxRaimundus Prasetyawan
 
PPT Musik Ansambel Kelas 9 K. 13 Pelajaran Seni Budaya
PPT Musik Ansambel Kelas 9 K. 13 Pelajaran Seni BudayaPPT Musik Ansambel Kelas 9 K. 13 Pelajaran Seni Budaya
PPT Musik Ansambel Kelas 9 K. 13 Pelajaran Seni BudayaIsfanFauzi
 
Tata Kelola bagi Pemegang Saham & Pemilik Modal di BUMN (Permen BUMN No.Per-2...
Tata Kelola bagi Pemegang Saham & Pemilik Modal di BUMN (Permen BUMN No.Per-2...Tata Kelola bagi Pemegang Saham & Pemilik Modal di BUMN (Permen BUMN No.Per-2...
Tata Kelola bagi Pemegang Saham & Pemilik Modal di BUMN (Permen BUMN No.Per-2...Kanaidi ken
 
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)CahyadiWahyono
 
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan miepengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mieRidaEsniwatyShejabat
 
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...Kanaidi ken
 
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi Kita
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi KitaMedia Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi Kita
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi KitaHYwg
 
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...Abdiera
 
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase FModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase FModul Guruku
 
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...Achmad Adhiaksa Hutomo
 
Evaluasi Bahasa dan Sastra Indonesia
Evaluasi Bahasa dan Sastra IndonesiaEvaluasi Bahasa dan Sastra Indonesia
Evaluasi Bahasa dan Sastra IndonesiaPenerbit Manggu
 
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfTeks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfKangMargino
 
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfTeks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfKangMargino
 
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...Penerbit Manggu
 
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docxFORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docxSMK NEGERI 1 BANGKINANG
 
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Guruku
 

Recently uploaded (20)

32. persamaan-trigonometri-dasar power point.ppt
32. persamaan-trigonometri-dasar power point.ppt32. persamaan-trigonometri-dasar power point.ppt
32. persamaan-trigonometri-dasar power point.ppt
 
13. Modul Ajar IPS Sem 2 - Tema 4.docx kelas 7 kurikulum merdeka
13. Modul Ajar IPS Sem 2 - Tema 4.docx kelas 7 kurikulum merdeka13. Modul Ajar IPS Sem 2 - Tema 4.docx kelas 7 kurikulum merdeka
13. Modul Ajar IPS Sem 2 - Tema 4.docx kelas 7 kurikulum merdeka
 
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase FModul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
 
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docx
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docxLampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docx
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docx
 
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptx
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptxKegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptx
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptx
 
PPT Musik Ansambel Kelas 9 K. 13 Pelajaran Seni Budaya
PPT Musik Ansambel Kelas 9 K. 13 Pelajaran Seni BudayaPPT Musik Ansambel Kelas 9 K. 13 Pelajaran Seni Budaya
PPT Musik Ansambel Kelas 9 K. 13 Pelajaran Seni Budaya
 
Tata Kelola bagi Pemegang Saham & Pemilik Modal di BUMN (Permen BUMN No.Per-2...
Tata Kelola bagi Pemegang Saham & Pemilik Modal di BUMN (Permen BUMN No.Per-2...Tata Kelola bagi Pemegang Saham & Pemilik Modal di BUMN (Permen BUMN No.Per-2...
Tata Kelola bagi Pemegang Saham & Pemilik Modal di BUMN (Permen BUMN No.Per-2...
 
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)
 
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan miepengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
 
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
 
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi Kita
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi KitaMedia Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi Kita
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi Kita
 
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...
 
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase FModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F
 
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...
Tugas Kuliah : Laporan Akhir Magang di Instansi Pendidikan Sekolah SMA Negeri...
 
Evaluasi Bahasa dan Sastra Indonesia
Evaluasi Bahasa dan Sastra IndonesiaEvaluasi Bahasa dan Sastra Indonesia
Evaluasi Bahasa dan Sastra Indonesia
 
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfTeks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
 
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfTeks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
 
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
 
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docxFORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
 
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 

INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT

  • 1. GEOGRAFI INDUSTRI “INDUSTRI TAHU di KECAMATAN NANGGALO, KOTA PADANG, SUMATERA BARAT” DISUSUN OLEH : ORIZA STEVA ANDRA JURUSAN GEOGRAFI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2014
  • 2. KATA PENGANTAR Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah Subhanahu wata’ala, yang telah memberikan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Geografi Industri. Terima kasih penulis sampaikan kepada dosen mata kuliah yang turut membantu dalam menyelesaikan makalah ini, Pihak Industry Tahu Di Kecamatan Nanggalo, Kota Padang yang sudah mempermudah penulis dalam melaksanakan tugas, serta kepada semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun tak langsung sehingga ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan, sekecil apapun akan penulis perhatikan dan pertimbangkan guna penyempuranaan dalam membuat makalah yang akan datang. Semoga makalah ini mampu memberikan nilai tambah bagi pembacanya dan juga bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua. Padang, 30 Oktober 2014 Penulis
  • 3. BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Industri tahu merupakan industri kecil menengah berproduksi dengan metode tradisional yang banyak tersebar di kota-kota besar dan kecil. Tahu merupakan makanan yang digemari oleh banyak orang. Akibat dari banyaknya industri tahu, maka limbah hasil proses pengolahan banyak membawa dampak terhadap lingkungan. Tahu merupakan salah satu produk dari komoditas usaha kecil menengah berbahan baku kedelai (Glycine sp) yang banyak dijumpai di beberapa daerah. Mulai dari perkotaan sampai di pedesaan industri pembuatan tahu mulai dikembangkan. Hal ini disebabkan proses produksi tahu yang cukup sederhana, ditambah lagi pemerintah juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk membuka dan mengembangkan usaha produksi tahu. Tahu merupakan salah satu makanan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Tahu tidak terbatas pada rasanya yang enak, tetapi juga dari harganya yang relatif murah, mudah untuk membuatnya, dan kandungan proteinnya tinggi yang mutunya setara dengan mutu protein hewani ( Sarwono,2005) Industri tahu umumnya merupakan industri skala rumahan dengan jumlah tenaga kerja sedikit, kurang lebih 2-6orang dan investasi yang diperlukan tidak terlalu besar. Teknologi proses pada industri tahu sederhana dan mudah dipelajari sehingga industri tahu dapat dijalankan oleh siapa saja. Industri tahu juga tidak memerlukan tempat produksi yang luas dan dapat dijalankan di area perkampungan maupun perkotaan asalkan limbahnya dapat Ditangani dengan baik dan tidak mengganggu lingkungan. Industri tahu menghasilkan limbah ampas tahu dan limbah cair tidak berbahaya, namun jika pengelolaannya tidak baik dibuang begitu saja ke lingkungan dapat mengganggu kenyamanan lingkungan. Banyaknya pengusaha atau perusahaan tahu yang berkembang memberi dampak positif, yaitu mampu mencukupi permintaan pasar yang terus naik dari waktu ke waktu, akan tetapi dampak negative pencemaran lingkungan pun akan terjadi apabila limbah cair sisa produksi tidak diolah dengan baik. Meningkatnya produksi yang terjadi pada industri tahu, membuat pencemaran yang dihasilkan bertambah, emisi yang dihasilkan adalah sampingan dari proses pembuatan tahu. Terciumnya bau hasil proses pembuatan tahu menunjukkan sistem pengolahan limbah yang
  • 4. kurang sempurna. Oleh karena itu diperlukan evaluasi terhadap pabrik tahu yang digunakan sehingga dapat dilakukan perbaikan terhadap pengolahan limbah industri tahu agar aman bagi lingkungan. B. Rumusan Masalah 1. Pengertian tahu 2. Bagaimana cara memproduksi Tahu 3. Bagaimana cara pendistribusian Tahu 4. Bagaimana dampak Industri Tahu terhadap lingkungan C. Tujuan Penelitian 1. Ingin menambah wawasan mengenai proses pembuatan tahu 2. untuk mengetahui bagaimana cara pendistribusian tahu – tahu tersebut 3. untuk memberikan tambahan wawasan kepada pembaca mengenai penggolahan tahu D. Metode Penelitian Metode penelitian untuk mengumpulkan data-data dalam rangka penulisan karya tulis ini dengan cara sebagai berikut : 1. Metode observasi, yaitu proses pengumpulan data melalui kegiatan melihat, memantau dan menganalisa secara langsung sehingga akan lebih jelas objek yang diamati. 2. Metode tertulis wawancara / interview, yaitu cara pengumpulan data melalui obrolan atau tanya jawab serta bertatap muka secara langsung.
  • 5. BAB 2 PEMBAHASAN A. Pengertian tahu Tahu merupakan makanan yang telah lama dikenal masyarakat Indonesia dan merupakan sumber protein yang relative murah serta proses pembuatannya mudah. Pada dasarnya tahu adalah endapan protein dari sari kedelai panas yang menggunakan bahan penggumpal (Hermana, 1985) Tahu merupakan makanan yang terbuat dari bahan baku kedelai, dan prosesnya masih sederhana dan terbatas pada skala rumah tangga. Suryanto (dalam Hartaty, 1994) menyatakan bahwa yang dimaksud dengan tahu adalah makanan padat yang dicetak dari sari kedelai (Glycine spp) dengan proses pengendapan protein pada titik isoelektriknya, tanpa atau dengan penambahan zat lain yang diizinkan. Tahu merupakan produk makanan yang mudah rusak karena memiliki kadar air dan protein tinggi merupakan media tumbuh yang potensial bagi mikroorganisme pembusuk. Produk tahu memiliki umur simpan yang singkat 2-3 hari, hal ini menjadi faktor kendala untuk mencapai pasar yang lebih luas. Umumnya para pengrajin tahu berproduksi dalam skala home industri dengan kapasitas produksi sesuai kemampuan memasarkan hasil produksinya. Tahu merupakan makanan yang terbuat dari bahan baku kedelai, dan prosesnya masih sederhana dan terbatas pada skala rumah tangga. Suryanto (dalam Hartaty, 1994) menyatakan bahwa yang dimaksud dengan tahu adalah makanan padat yang dicetak dari sari kedelai (Glycine spp) dengan proses pengendapan protein pada titik isoelektriknya, tanpa atau dengan penambahan zat lain yang diizinkan. Pembuatan tahu pada prinsipnya dibuat dengan mengekstrak protein, kemudian mengumpulkannya, sehingga terbentuk padatan protein. Cara penggumpalan susu kedelai umumnya dilakukan dengan cara penambahan bahan penggumpal berupa asam. Bahan penggumpal yang biasa digunakan adalah asam cuka (CH3COOH), batu tahu (CaSO4nH 2O) dan larutan bibit tahu (larutan perasan tahu yang telah diendapkan satu malam)
  • 6. B. Deskripsi perusahaan Nama Industri Industri Tahu Alamat Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumbar Jumlah Tenaga Kerja 18 Orang Bahan Baku Kedelai  Asal Medan  Jumlah 20 Ton Per Bulan Waktu Produksi Jam 10 Malam - 9 Pagi Sumber Energi  Kayu Bakar Digunakan Untuk Merebus Kedelai  Air Menggunakan Sumur Bor Harga Tahu  Per Biji Rp.800  Per Kotak Rp.80000 C. Teknik Produksi Industri Tahu Memiliki Tenaga Kerja dalam jumlah kecil dimana tidak ada hierarki yang jelas antara pekerja satu dengan lainnya. Pekerjaan dilakukan secara bersama – sama dengan pembagian tugas yang tidak teratur. Misalnya saja pekerja di bagian produksi dapat merangkap di bagian distribusi, bahkan pemilik usaha pun ikut terjun langsung dalam proses produksi. Proses produksi tahu relatif mudah dan sederhana serta tidak membutuhkan investasi yang tinggi. Secara umum proses produksi tahu hampir sama, hanya saja ada yang menggunakan bahan kimia untuk penggumpal dan ada yang alami. Prinsip dasar pembuatan tahu adalah; sortasi, perendaman, penggilingan dan pengenceran, perebusan, penyaringan, penggumpalan, pencetakan, pengirisan, pengemasan. Tahu adalah sebuah makanan yang familiar di kalangan masyarakat Indonesia . selain harganya yang murah dan mudah untuk di dapat , tahu mengandung nilai protein yang tinggi karena bahan baku utamanya adalah kedelai . hampir di seluruh kalangan masyarakat Indonesia mengkonsumsi tahu . dalam proses pembuatannya , tahu menyisakan limbah yang dapat di daur ulang kembali menjadi oncom . dengan bahan dasar kedelai
  • 7. a. Bahan dan alat  Kedelai 20 Ton per bulan  Air  Kayu bakar  Mesin pembantu untuk menghaluskan/menggiling kedelai  Mesin Press untuk membantu pemisahan antara sari dan ampas  Tepung  Tong  Ember besar  Kain Saring  Kayu pengaduk  Cetakan Terbuat dari papan kayu  Keranjang  Tungku perebusan dari semen yang dilapisi stainless b. Proses produksi Setelah alat dan bahan disiapkan, maka proses produksi dapat dilakukan. Langkah-langkah proses produksi tahu adalah sebagai berikut: 1. Penyortiran Penyortiran kedelai dilakukan untuk menghilangkan kotoran-kotoran seperti batuan-batuan kecil, daun-daun atau batang tanaman yang terbawa pada kedelai, atau kedelai yang cacat, sehingga hanya kedelai yang memiliki kualitas bagus saja yang digunakan untuk proses pembuatan tahu. 2. Perendaman Setelah didapatkan kedelai disortasi, kemudian direndam dengan menggunakan air bersih selama kurang lebih 4 jam. Pada saat perendaman hindaran terkena oleh bahan kimia seperti sabun, air yang mengandung kaporit, terkena garam, atau minyak.
  • 8. Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014 3. Pencucian Setelah direndam, kedelai yang sudah mengembang dan lunak kemudian dicuci bersih dengan menggunakan air sumur, sebaiknya dicuci pada air yang mengalir agar lendirnya terbawa sehingga kedelai lebih bersih. Pencucian bertujuan untuk menghilangkan lendir dan sifat asam. 4. Penggilingan Kedelai yang telah dicuci kemudian digiling dengan menggunakan mesin penggiling dan sambil ditambahkan air sedikit demi sedikit hingga dihasilkan bubur kedelai yang berwarna putih. Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014
  • 9. 5. Press (pemisahan sari dengan ampas) Bubur kedelai yang sudah digiling kemudian siap untuk di Press. Dengan menggunakan mesin Press, maka antara sari dan ampas tahu akan terpisah. Ampas tahu akan dimasukkan kedalam karung dan dapat digunakan sebagai pakan ternak, sedangkan Sari Tahu akan diolah lagi yaitu dimasak menggunakan Uap. Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014 6. Perebusan Perebusan dilakukan dengan menggunakan bak terbuat dari semen yang di dalamnya dilapisi bahan stainless dengan diameter 1 m dan tinggi kurang lebih 1,2 m. Bak perebusan menggunakan bahan bakar kayu. Penggunakan bahan bakar tersebut lebih efesien dan lebih cepat dibandingkan dengan menggunakan gas. Perebusan dilakukan selama kurang lebih 1 jam, selama perebusan lakukan pengadukan terus menerus. Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014
  • 10. 7. Pendiaman Setelah mendidih, larutan bubur kedelai tersebut dimasukkan kedalam Tong, yang bagian dalamnya dilapisi bahan stainless, didiamkan selama 15 menit. Kemudian ditambahkan tepung dan diaduk perlahan-lahan berfungsi membantu dalam penggumpalan Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014 8. Pencetakan Setelah sari kedelai mengalami pengendapan dan menggumpal, langkah selanjutnya adalah melakukan pencetakan. Pencetakan dapat dilakukan dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari kayu berukuran luasnya 40 x 40 cm2 tingginya kurang lebih 10 cm, pada tiap sisi cetakan dibuat lubang untuk pengeluaran air. Siapkan papan cetakan kosong dan bagian atas dilapisi kain halus dan tipis. Kemudian, sari kedelai dituangkan ke cetakan yang sudah dilapisi kain tipis tersebut, susun cetakan 2-5 unit, kemudian bagian atas nya ditutup dengan papan kayu, cetakan paling atas di beri pemberat dengan menggunakan ember yang diisi air.
  • 11. 9. Pemotongan Setelah sari kedelai dipres kurang lebih 15 menit, sehingga kadar airnya rendah maka dihasilkan tahu dalam bentuk lembaran sesuai dengan ukuran cetakannya. Tahu yang masih dalam lembaran tersebut pindahkan bersama papan cetakannya dan susun dengan rapi.Tahu yang masih lembaran, berwarna putih tersebut dipotong-potong dengan menggunakan pisau stainlees yang tajam. Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014 Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014
  • 12. 10. Pengemasan Tahu yang telah dipotong-potong kemudian dimasukkan kedalam kotak yang dialasi plastic, jumlah tahu di dalam kotak sebanyak 100potong. Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014
  • 13. c. Proses Pendistribusian Tahu Hasil produksi Tahu dipasarkan di Kota Padang. Seperti Pasar Raya, Pariaman, Lubuk Buaya, Pasar Siteba, Pasar Pagi, Simpang Haru, Purus, Jati, Gunung Pangilun, Belimbing, Lubuk Alung, dll. Proses pendistribusian Tahu pada pabrik ini dilakukan dengan dua cara yaitu : 1. Proses pendistribusian yang pertama yaitu mereka (para penjual di pasar) menggambil sendiri tahu–tahu itu ke pabrik lalu menjualnya lagi dipasar sehingga langsung sampai ketangan konsumen Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014 2. Proses pendistribusian yang kedua adalah dengan cara mendistribusikan tahu ke agen – agen yang telah memesan hasil pembuatan tahu – tahu , jadi dari agen tersebut penjual dipasar bisa mendapatkan tahu tersebut melalui perantara Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014
  • 14. Pemilik usaha pabrik tahu tidak berusaha untuk meningkatkan inovasi produk, seperti misalnya tahu aneka rasa atau tempe berbagai bentuk, dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan pemilik usaha hampir tidak pernah melakukan evaluasi terhadap produk dan hasil penjualannya selama ini. Dan juga Tidak memiliki strategi pemasaran khusus untuk meningkatkan omset penjualan produk. Pemasaran produk hanya dilakukan berkisar pada tempat-tempat yang cenderung tetap dari waktu ke waktu. Sehingga jangkauan pasar cenderung tidak berkembang luas. Sedangkan Limbah serbuk Tahu dijual sebagai Pakan ternak seharga Rp.30000 per karung Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014
  • 15. d. Dampak Industri Tahu Industri tahu menghasilkan limbah ampas tahu dan limbah cair tidak berbahaya, namun jika pengelolaannya tidak baik dibuang begitu saja ke lingkungan dapat mengganggu kenyamanan lingkungan. Akibat dari banyaknya industri tahu, maka limbah hasil proses pengolahan banyak membawa dampak terhadap lingkungan. Limbah cair yang dikeluarkan oleh industri-industri masih menjadi masalah bagi lingkungan sekitarnya, karena pada umumnya industri-industri, terutama industri rumah tangga mengalirkan langsung air limbahnya ke selokan atau sungai tanpa diolah terlebih dahulu. Demikian pula dengan industri tahu/tempe yang pada umumnya merupakan industri rumah tangga. Keadaan ini akibat masih banyaknya pengrajin tahu/tempe yang belum mengerti akan kebersihan lingkungan dan disamping itu pula tingkat ekonomi yang masih rendah, sehingga pengolahan limbah akan menjadi beban yang cukup berat bagi mereka. Namun demikian keberadaan industri Tahu harus selalu didukung baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat karena makanan Tahu merupakan makanan yang digemari oleh hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia, disamping nilai gizinya tinggi harganya pun relatif murah. Limbah industri Tahu dapat menimbulkan pencemaran yang cukup berat karena mengandung polutan organik yang cukup tinggi. Air limbah industri tahu merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan yang sangat potensial.
  • 16. Pada industri tahu yang kami Survey, air limbah dari industri ini mengalir di Got dan kemudian masuk ke Sungai. Sumber : survey kelompok, tanggal 30 oktober 2014
  • 17. BAB 3 PENUTUP A. KESIMPULAN Industri tahu merupakan industri kecil menengah berproduksi dengan metode tradisional yang banyak tersebar di kota-kota besar dan kecil. Tahu merupakan makanan yang digemari oleh banyak orang. Akibat dari banyaknya industri tahu, maka limbah hasil proses pengolahan banyak membawa dampak terhadap lingkungan Tahu merupakan makanan yang telah lama dikenal masyarakat Indonesia dan merupakan sumber protein yang relative murah serta proses pembuatannya mudah. Pada dasarnya tahu adalah endapan protein dari sari kedelai panas yang menggunakan bahan penggumpal (Hermana, 1985) Melalui ini penulis mengetahui bagaimana cara memproses bahan baku kacang kedelai menjadi Tahu, mulai dari perendaman, penggilingan hingga pendistribusian. Penulis juga mengetahui bagaimana cara memasarkannya, mengetahui jenis industry apakah pabrik tahu tersebut dan juga mengetahui dampak yang diakibatkan oleh limbah industry Tahu tersebut. Selain itu yang terpenting adalah penulis mempunyai pengalaman, pandangan tentang arti dari bisnis tersebut, serta mengetahui bagaimana kehidupan lapangan kerja dilingkungan sekitar. Dari observasi ini penulis mendapat kesimpulan bahwa pabrik tahu milik perseorangan ini dapat menyerap pekerja lumayan banyak sehingga dapat memperkecil angka pengangguran dan kemiskinan.
  • 18. DAFTAR PUSTAKA http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/17642/5/Chapter%20I.pdf http://www.agrotekno.net/2012/09/industri-tahu-bisnis-modal-kecil-dan.html BAB