Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Oleh : Pradana Adi Wibowo        4211410001
PENGERTIAN GEOLOGI STRUKTUR   Geologi struktur adalah bagian dari ilmu geologi yang    mempelajari tentang bentuk (arsite...
   Struktur geologi adalah suatu struktur atau kondisi    geologi yang ada di suatu daerah sebagai akibat dari    terjadi...
STRIKE DAN DIP   Strike atau Jurus adalah arah garis yang dibentuk dari    perpotongan bidang planar dengan bidang horizo...
   Penulisan strike dan dip hasil pengamatan ialah :    N (Derajat Strike) E/ (Derajat Dip) dan dibaca North to    East (...
   Langkah-langkah dalam mengukur strike dan dip    adalah:     a. Mencari arah jurus pada bidang (strike)     b. Kenali ...
   Mencari kemiringan bidang (dip)     a. Pada garis lurus yang dibentuk strike, tempelkan        sisi kompas yang bertan...
Disamping menggunakan kompas Geologi, strike dipbidang dapat ditentukan dengan metode 3 titik. Intinyaadalah mengetahui pe...
GAYA-GAYA PADA BATUAN
JENIS JENIS STRUKTUR GEOLOGIDalam geologi dikenal 3 jenis struktur yangdijumpai pada batuan sebagai produk darigaya gaya y...
KEKAR (FRACTURES)Kekar adalah struktur retakan/rekahan terbentukpada batuan akibat suatu gaya yang bekerja padabatuan   te...
JENIS – JENIS KEKAR1.   Shear Joint (Kekar Gerus) adalah retakan /     rekahan     yang membentuk    pola   saling     ber...
2.     Tension Joint adalah retakan/rekahan yang     berpola sejajar dengan arah gaya utama
3.     Extension   Joint   (Release   Joint)   adalah     retakan/rekahan yang berpola tegak lurus dengan     arah gaya ut...
LIPATAN (FOLDS)Lipatan adalah deformasi lapisan batuan yangterjadi akibat dari gaya tegasan sehinggabatuan bergerak dari k...
Berdasarkan bentuk lengkungannya lipatan dapatdibagi dua, yaitu sinklin dan antiklina.      Lipatan Sinklin adalah bentuk ...
b. lipatan antiklin adalah lipatan yang cembung ke arah  atas.
   Berdasarkan kedudukan garis sumbu dan    bentuknya, lipatan dapat dikelompokkan menjadi :     1. Lipatan Paralel     2...
   Lipatan Paralel adalah lipatan dengan ketebalan    lapisan yang tetap.
   Lipatan Similar adalah lipatan dengan jarak lapisan    sejajar dengan sumbu utama.
   Lipatan harmonik atau disharmonik adalah lipatan    berdasarkan menerus atau tidaknya sumbu utama.
   Lipatan Ptigmatik adalah lipatan terbalik terhadap    sumbunya
   Lipatan chevron adalah lipatan bersudut dengan    bidang planar
   Lipatan isoklin adalah lipatan dengan sayap sejajar
   Lipatan Klin Bands adalah lipatan bersudut tajam yang    dibatasi oleh permukaan planar.
   Lipatan Seretan (Drag folds) adalah lipatan yang    terbentuk sebagai akibat seretan suatu sesar.
PATAHAN/SESAR (FAULTS)  Patahan / sesar adalah struktur rekahan yang  telah mengalami pergeseran. Faults  • Dip Slip    ...
1.   Dip Slip Faults – adalah patahan yang bidang     patahannya      menyudut     (inclined)  dan     pergeseran relatifn...
   Sebagai catatan bahwa ketika kita melihat pergeseran    pada setiap patahan, kita tidak mengetahui sisi yang    sebela...
2. Normal Faults – adalah patahan yang terjadi  karena gaya tegasan tensional horisontal pada  batuan yang bersifat retas ...
3. Horsts & Gabens – Dalam kaitannya dengan sesar  normal yang terjadi sebagai akibat dari tegasan  tensional, seringkali ...
4. Half-Grabens – adalah patahan normal yang  bidang patahannya berbentuk lengkungan dengan  besar kemiringannya semakin b...
5. Reverse Faults – adalah patahan hasil dari gaya tegasan   kompresional horisontal pada batuan yang bersifat   retas, di...
6. A Thrust Fault adalah patahan “reverse fault” yang  kemiringan bidang patahannya lebih kecil dari 15 ̊ .  Pergeseran da...
7.     Strike Slip Faults – adalah patahan yang     pergerakan    relatifnya   berarah     horisontal     mengikuti arah p...
Patahan jenis “strike slip fault” dapat dibagimenjadi        2(dua)   tergantung     pada     sifatpergerakannya. Dengan m...
   Jika bidang patahan pada sisi lainnya bergerak ke    arah kanan, maka kita namakan sebagai “right-    lateral strike-s...
8. Transform-Faults      adalah    jenis patahan “strike-slip faults” yang khas terjadi pada batas lempeng, dimana dua lem...
Jenis patahan transform umumnya terjadi di pematangsamudra yang mengalami pergeseran (offset), dimanapatahan transform han...
Patahan san andreas
 Oblique-slip    fault Pergerakan dari sesar ini gabungan antara horizontal dan vertikal.Gaya-gaya yang bekerja menyebabk...
SEKIANTERIMAKASIH
Ppt struktur geo2
Ppt struktur geo2
Ppt struktur geo2
Ppt struktur geo2
Ppt struktur geo2
Ppt struktur geo2
Ppt struktur geo2
Ppt struktur geo2
Ppt struktur geo2
Ppt struktur geo2
Ppt struktur geo2
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Ppt struktur geo2

9,751 views

Published on

  • Dating direct: ♥♥♥ http://bit.ly/2u6xbL5 ♥♥♥
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Dating for everyone is here: ❤❤❤ http://bit.ly/2u6xbL5 ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Ppt struktur geo2

  1. 1. Oleh : Pradana Adi Wibowo 4211410001
  2. 2. PENGERTIAN GEOLOGI STRUKTUR Geologi struktur adalah bagian dari ilmu geologi yang mempelajari tentang bentuk (arsitektur) batuan sebagai hasil dari proses deformasi. Deformasi batuan adalah perubahan bentuk dan ukuran pada batuan sebagai akibat dari gaya yang bekerja di dalam bumi.
  3. 3.  Struktur geologi adalah suatu struktur atau kondisi geologi yang ada di suatu daerah sebagai akibat dari terjadinya perubahan-perubahan pada batuan oleh proses tektonik atau proses lainnya.
  4. 4. STRIKE DAN DIP Strike atau Jurus adalah arah garis yang dibentuk dari perpotongan bidang planar dengan bidang horizontal ditinjau dari arah utara. Dip adalah derajat yang dibentuk antara bidang planar dan bidang horizontal yang arahnya tegak lurus dari garis strike. Bidang planar ialah bidang yang relatif lurus, contohnya ialah bidang perlapisan, bidang kekar, bidang sesar, dll.
  5. 5.  Penulisan strike dan dip hasil pengamatan ialah : N (Derajat Strike) E/ (Derajat Dip) dan dibaca North to East (Nilai Strike) and (Nilai Dip) Contoh: N 058° E/20° dan N 207° E/ 12° Strike dip pada perlapisan batuan dapat diukur dengan menggunakan kompas Geologi. Kompas Geologi mumpuni untuk mengukur strike dip karena memiliki  klinometer (rangkaian alat yang berguna untuk mengukur kemiringan)  bulls eye (tabung isi gelembung udara berguna untuk memposisikan kompas geologi agar menjadi horizontal.)
  6. 6.  Langkah-langkah dalam mengukur strike dan dip adalah: a. Mencari arah jurus pada bidang (strike) b. Kenali dulu arah utara pada kompas, agar kita tidak terbalik menentukan arah. c. Tempelkan sisi kompas yang bertanda "E" (sisi kompas bagian timur) pada bidang yang akan kita ukur. d. Posisikan kompas secara horizontal dengan memanfaatkan gelembung udara pada bull eyes berada di tengah. e. Catat derajat yang di bentuk oleh jarum magnet yang mengarah ke utara. Itulah angka Strike. Buat garis lurus searah strike untuk menentukan dip.
  7. 7.  Mencari kemiringan bidang (dip) a. Pada garis lurus yang dibentuk strike, tempelkan sisi kompas yang bertanda "W" (sisi kompas bagian barat) secara tegak lurus. b. Putar tuas klinometer agar gelembung udara di dalam nya berada di tengah. c. Catat angka yang tertera pada jarum klinometer. Itulah angka Dip.
  8. 8. Disamping menggunakan kompas Geologi, strike dipbidang dapat ditentukan dengan metode 3 titik. Intinyaadalah mengetahui pelamparan batuan berikutkemiringannya di lapangan. Contoh ekonomis yangkita miliki dalam menentukan strike dip ini dapatdiaplikasikan dalam eksplorasi batubara, emas, danmineral-mineral lainnya.
  9. 9. GAYA-GAYA PADA BATUAN
  10. 10. JENIS JENIS STRUKTUR GEOLOGIDalam geologi dikenal 3 jenis struktur yangdijumpai pada batuan sebagai produk darigaya gaya yang bekerja pada batuan, yaitu:(1). Kekar (fractures) dan Rekahan (cracks);(2). Perlipatan (folding);(3). Patahan/Sesar (faulting).
  11. 11. KEKAR (FRACTURES)Kekar adalah struktur retakan/rekahan terbentukpada batuan akibat suatu gaya yang bekerja padabatuan tersebut dan belum mengalamipergeseran.Secara umum dicirikan oleh:1.Pemotongan bidang perlapisan batuan;2. Biasanya terisi mineral lain (mineralisasi) seperti kalsit, kuarsa dsb;3.kenampakan breksiasi. Breksiasi batuan hasil gerusan dari pada suatu sesar dimana fragmen batuannya menyerupai breksi dan jenis batuannya sama dengan batuan yang mengalami pengsesaran.
  12. 12. JENIS – JENIS KEKAR1. Shear Joint (Kekar Gerus) adalah retakan / rekahan yang membentuk pola saling berpotongan membentuk sudut lancip dengan arah gaya utama.
  13. 13. 2. Tension Joint adalah retakan/rekahan yang berpola sejajar dengan arah gaya utama
  14. 14. 3. Extension Joint (Release Joint) adalah retakan/rekahan yang berpola tegak lurus dengan arah gaya utama dan bentuk rekahan umumnya terbuka.
  15. 15. LIPATAN (FOLDS)Lipatan adalah deformasi lapisan batuan yangterjadi akibat dari gaya tegasan sehinggabatuan bergerak dari kedudukan semulamembentuk lengkungan.
  16. 16. Berdasarkan bentuk lengkungannya lipatan dapatdibagi dua, yaitu sinklin dan antiklina. Lipatan Sinklin adalah bentuk lipatan yang cekung ke arah atas
  17. 17. b. lipatan antiklin adalah lipatan yang cembung ke arah atas.
  18. 18.  Berdasarkan kedudukan garis sumbu dan bentuknya, lipatan dapat dikelompokkan menjadi : 1. Lipatan Paralel 2. Lipatan Similar 3. Lipatan harmonik atau disharmonik 4. Lipatan Ptigmatik 5. Lipatan chevron 6. Lipatan isoklin 7. Lipatan Klin Bands 8. Lipatan Seretan (Drag folds) adalah lipatan yang terbentuk sebagai akibat seretan suatu sesar.
  19. 19.  Lipatan Paralel adalah lipatan dengan ketebalan lapisan yang tetap.
  20. 20.  Lipatan Similar adalah lipatan dengan jarak lapisan sejajar dengan sumbu utama.
  21. 21.  Lipatan harmonik atau disharmonik adalah lipatan berdasarkan menerus atau tidaknya sumbu utama.
  22. 22.  Lipatan Ptigmatik adalah lipatan terbalik terhadap sumbunya
  23. 23.  Lipatan chevron adalah lipatan bersudut dengan bidang planar
  24. 24.  Lipatan isoklin adalah lipatan dengan sayap sejajar
  25. 25.  Lipatan Klin Bands adalah lipatan bersudut tajam yang dibatasi oleh permukaan planar.
  26. 26.  Lipatan Seretan (Drag folds) adalah lipatan yang terbentuk sebagai akibat seretan suatu sesar.
  27. 27. PATAHAN/SESAR (FAULTS) Patahan / sesar adalah struktur rekahan yang telah mengalami pergeseran. Faults • Dip Slip  Normal  Reverse  Thrust • Strike Slip • Oblique Slip
  28. 28. 1. Dip Slip Faults – adalah patahan yang bidang patahannya menyudut (inclined) dan pergeseran relatifnya berada disepanjang bidang patahannya atau offset terjadi disepanjang arah kemiringannya.
  29. 29.  Sebagai catatan bahwa ketika kita melihat pergeseran pada setiap patahan, kita tidak mengetahui sisi yang sebelah mana yang sebenarnya bergerak atau jika kedua sisinya bergerak, semuanya dapat kita tentukan melalui pergerakan relatifnya. Untuk setiap bidang patahan yang yang mempunyai kemiringan, maka dapat kita tentukan bahwa blok yang berada diatas patahan sebagai “hanging wall block” dan blok yang berada dibawah patahan dikenal sebagai “footwall block”.
  30. 30. 2. Normal Faults – adalah patahan yang terjadi karena gaya tegasan tensional horisontal pada batuan yang bersifat retas dimana “hangingwall block” telah mengalami pergeseran relatif ke arah bagian bawah terhadap “footwall block”.
  31. 31. 3. Horsts & Gabens – Dalam kaitannya dengan sesar normal yang terjadi sebagai akibat dari tegasan tensional, seringkali dijumpai sesar-sesar normal yang berpasang pasangan dengan bidang patahan yang berlawanan. Dalam kasus yang demikian, maka bagian dari blok-blok yang turun akan membentuk “graben” sedangkan pasangan dari blok-blok yang terangkat sebagai “horst”.
  32. 32. 4. Half-Grabens – adalah patahan normal yang bidang patahannya berbentuk lengkungan dengan besar kemiringannya semakin berkurang kearah bagian bawah sehingga dapat menyebabkan blok yang turun mengalami rotasi.
  33. 33. 5. Reverse Faults – adalah patahan hasil dari gaya tegasan kompresional horisontal pada batuan yang bersifat retas, dimana “hangingwall block” berpindah relatif kearah atas terhadap “footwall block”.
  34. 34. 6. A Thrust Fault adalah patahan “reverse fault” yang kemiringan bidang patahannya lebih kecil dari 15 ̊ . Pergeseran dari sesar “Thrust fault” dapat mencapai hingga ratusan kilometer sehingga memungkinkan batuan yang lebih tua dijumpai menutupi batuan yang lebih muda.
  35. 35. 7. Strike Slip Faults – adalah patahan yang pergerakan relatifnya berarah horisontal mengikuti arah patahan. Patahan jenis ini berasal dari tegasan geser yang bekerja di dalam kerak bumi.
  36. 36. Patahan jenis “strike slip fault” dapat dibagimenjadi 2(dua) tergantung pada sifatpergerakannya. Dengan mengamati pada salahsatu sisi bidang patahan dan dengan melihatkearah bidang patahan yang berlawanan, makajika bidang pada salah satu sisi bergerak kearahkiri kita sebut sebagai patahan “left-lateral strike-slip fault”.
  37. 37.  Jika bidang patahan pada sisi lainnya bergerak ke arah kanan, maka kita namakan sebagai “right- lateral strike-slip fault”.
  38. 38. 8. Transform-Faults adalah jenis patahan “strike-slip faults” yang khas terjadi pada batas lempeng, dimana dua lempeng saling berpapasan satu dan lainnya secara horisontal.
  39. 39. Jenis patahan transform umumnya terjadi di pematangsamudra yang mengalami pergeseran (offset), dimanapatahan transform hanya terjadi diantara batas keduapematang, sedangkan dibagian luar dari kedua bataspematang tidak terjadi pergerakan relatif diantarakedua bloknya karena blok tersebut bergerak denganarah yang sama. Daerah ini dikenal sebagai zonarekahan (fracture zones). Patahan “San Andreas” diCalifornia termasuk jenis patahan “transform fault”.
  40. 40. Patahan san andreas
  41. 41.  Oblique-slip fault Pergerakan dari sesar ini gabungan antara horizontal dan vertikal.Gaya-gaya yang bekerja menyebabkan sesar mendatar dan sesarnormal.
  42. 42. SEKIANTERIMAKASIH

×