SELAMAT SIANG, SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA…..
KIMIA I
PERTEMUAN KE-10
SELASA, 12 NOV 2013

Oleh :
Ika W. Widiarti, S.Si., M.Eng
Prodi Teknik Lingkungan
Materi yang akan dipelajari
hari ini :
 Pembahasan Soal UTS
 Klasifikasi Materi/Zat
 Berbagai macam konsentrasi serta

...
Materi
Zat
Murni/Tunggal

Unsur

Logam

Zat campuran

Senyawa

Campuran
heterogen

Nonlogam

Organik

Anorganik

Campuran
...
Perbedaan campuran dan senyawa
Campuran
a) Campuran tak tertentu tanpa
reaksi kimia.
b) Perbandingan komponen yang
menyusu...
Campuran Homogen (Larutan)
Zat
Terlarut
Gas
Gas
Gas
Cair
Cair
Padat
Padat

Pelarut
Gas
Cair
Padat
Cair
Padat
Padat
Cair

C...
SIFAT SUATU LARUTAN
Ditentukan oleh

KONSENTRASI

Jumlah zat terlarut
Dlm satuan volume/
bobot pelarut
maupun larutan

Dpt...
No.

Konsentrasi

Simbol
Satuan

1

Molaritas

M

2

molalitas

m

3

Fraksi mol

-

4

Persen berat per
berat

% b/b

5

...
NORMALITAS
atau

1. Pada Asam-Basa;
Satu ekivalen dari suatu asam
didefinisikan sebagai jumlah asam yang mengandung 1 mol
...
8. Part Per Million (ppm)
Artinya 1 bagian per 1 juta

1 kg = 1.000.000 mg

Jadi,

Densitas air 1 g/mL atau 1
Kg/L maka 1 ...
9. Part Per Billion (ppb)
Artinya 1 bagian per 1 miliyar

Latihan Soal…
Buku Brady  5.71, 5.72, 5.118a dan d
PENGENCERAN
Pengeceran suatu larutan berarti
penambahan pelarut ke dalam suatu larutan
(jumlah mol solute tetap tetapi jum...
Atau…
Pencampuran adalah

membuat larutan dengan
mencampurkan larutan yang konsentrasi tertentu
dengan larutan lain yang k...
C1 dan Q1
2
1
C2 dan Q2

Debit (Q) = volume
waktu

3
C3 dan Q3

Volum = Debit x waktu
= Q x waktu

C3 = C1 . Q1 . waktu + ...
Contoh Soal
1. Air buangan dari industri kerajinan perak

mengandung Cu(NO3)2 kupri nitrat dengan
konsentrasi 500 mg/L seb...
2. Air buangan debitnya 50 L/jam, diketahui

mengandung polutan perak nitrat dengan
konsentrasi 50 ppm. Mengalir selama 1 ...
PENGGUNAAN NORMALITAS
 Titrasi atau analisis volumetri adalah proses

penentuan konsentrasi suatu larutan yang
tidak dike...
Titrasi antara larutan basa (buret) dengan
larutan asam (erlenmeyer)
- Rumus :

VA x NA = VB x NB
VA x MA = VB x MB
VA x CA = VB x CB
Keterangan :

A : asam
B : basa

Contoh dalam buku Brady ...
SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Wassalamu’alaikum Wr. Wb..
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

10th resume 2 ptemuan 121113

1,023 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,023
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
8
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

10th resume 2 ptemuan 121113

  1. 1. SELAMAT SIANG, SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA…..
  2. 2. KIMIA I PERTEMUAN KE-10 SELASA, 12 NOV 2013 Oleh : Ika W. Widiarti, S.Si., M.Eng Prodi Teknik Lingkungan
  3. 3. Materi yang akan dipelajari hari ini :  Pembahasan Soal UTS  Klasifikasi Materi/Zat  Berbagai macam konsentrasi serta contoh perhitungan  Pengenceran dan /atau pencampuran dan contoh perhitungan
  4. 4. Materi Zat Murni/Tunggal Unsur Logam Zat campuran Senyawa Campuran heterogen Nonlogam Organik Anorganik Campuran homogen Klasifikasi Materi/Zat
  5. 5. Perbedaan campuran dan senyawa Campuran a) Campuran tak tertentu tanpa reaksi kimia. b) Perbandingan komponen yang menyusun campuran tidak tentu dan dapat sembarang. c) Komponen-komponen campuran tetap memiliki sifat masing-masing. d) Campuran dapat dipisahkan menjadi komponenkomponennya dengan cara fisis Senyawa a) Senyawa terbentuk melalui reaksi kimia b) Perbandingan komponen yang menyusun senyawa melalui cara tertentu dan tetap. c) Komponen-komponen senyawa kehilangan sifat semulanya. d) Senyawa tidak dapat dipisahkan menjadi komponenkomponen dengan cara fisis, tetapi harus melalui cara reaksi kimia
  6. 6. Campuran Homogen (Larutan) Zat Terlarut Gas Gas Gas Cair Cair Padat Padat Pelarut Gas Cair Padat Cair Padat Padat Cair Contoh Udara, semua campuran gas Karbon dioksida dalam air Hidrogen dalam platina Alkohol dalam air Raksa dalam tembaga Perak dalam platina Garam dalam air
  7. 7. SIFAT SUATU LARUTAN Ditentukan oleh KONSENTRASI Jumlah zat terlarut Dlm satuan volume/ bobot pelarut maupun larutan Dpt dinyatakan Dengan : %w/w, %w/v, %v/v, Molaritas, Normalitas, molalitas, Fraksi mol, ppm/ppb.
  8. 8. No. Konsentrasi Simbol Satuan 1 Molaritas M 2 molalitas m 3 Fraksi mol - 4 Persen berat per berat % b/b 5 Persen volume per volume % v/v 6 Persen berat per volume % w/v 7 Normalitas 8 Part per milion ppm 9 Part per billion ppb Rumus N atau
  9. 9. NORMALITAS atau 1. Pada Asam-Basa; Satu ekivalen dari suatu asam didefinisikan sebagai jumlah asam yang mengandung 1 mol H+. Satu ekivalen basa mengandung 1 mol OH- (Brady; contoh 5.20) 2. Pada Reaksi Oksidasi-Reduksi; Satu ekivalen dari suatu zat pengoksidasi atau zat pereduksi dalam reaksi redoks adalah jumlah dari zat yang menerima atau kehilangan satu mol elektron (Brady; contoh 5.21) NH3  NH4+
  10. 10. 8. Part Per Million (ppm) Artinya 1 bagian per 1 juta 1 kg = 1.000.000 mg Jadi, Densitas air 1 g/mL atau 1 Kg/L maka 1 L air memiliki massa 1 Kg
  11. 11. 9. Part Per Billion (ppb) Artinya 1 bagian per 1 miliyar Latihan Soal… Buku Brady  5.71, 5.72, 5.118a dan d
  12. 12. PENGENCERAN Pengeceran suatu larutan berarti penambahan pelarut ke dalam suatu larutan (jumlah mol solute tetap tetapi jumlah pelarutnya bertambah).  Pengenceran menyebabkan konsentrasi larutan menjadi lebih kecil.  Vi . Ci = Vf . Cf  Keterangan : initiation = sebelum pengeceran final = setelah pengenceran
  13. 13. Atau… Pencampuran adalah membuat larutan dengan mencampurkan larutan yang konsentrasi tertentu dengan larutan lain yang konsentrasinya tertentu pula. C1 . V1 + C2 . V2 = C3 . V3 Dimana V3 = V1 + V2, sehingga : C3 = C1 . V1 + C2 . V2 V1 + V2
  14. 14. C1 dan Q1 2 1 C2 dan Q2 Debit (Q) = volume waktu 3 C3 dan Q3 Volum = Debit x waktu = Q x waktu C3 = C1 . Q1 . waktu + C2 . Q2 . waktu Q1 . waktu + Q2 . waktu
  15. 15. Contoh Soal 1. Air buangan dari industri kerajinan perak mengandung Cu(NO3)2 kupri nitrat dengan konsentrasi 500 mg/L sebanyak 50 L masuk ke dalam bak penampungan air dengan volume 5 m3 yang mengandung kupri nitrat 1 mg/L. Berapa mg/L konsentrasi Cu(NO3)2 yang ada di dalam penampungan air setelah tercampur.
  16. 16. 2. Air buangan debitnya 50 L/jam, diketahui mengandung polutan perak nitrat dengan konsentrasi 50 ppm. Mengalir selama 1 jam dalam badan air sungai yang debitnya 2 m3/jam, dimana konsentrasi perak nitrat dalam badan air tersebut 0,1 ppm. Berapakah konsentrasi perak nitrat dalam air sungai?
  17. 17. PENGGUNAAN NORMALITAS  Titrasi atau analisis volumetri adalah proses penentuan konsentrasi suatu larutan yang tidak diketahui dengan mereaksikan larutan standar yang sudah diketahui konsentrasinya.  Contoh menentukan konsentrasi asam dengan cara mereaksikan asam tersebut dengan larutan basa yang telah diketahui konsentrasinya  Prinsip dasarnya adalah mol larutan 1 sama dengan mol larutan 2.
  18. 18. Titrasi antara larutan basa (buret) dengan larutan asam (erlenmeyer)
  19. 19. - Rumus : VA x NA = VB x NB VA x MA = VB x MB VA x CA = VB x CB Keterangan : A : asam B : basa Contoh dalam buku Brady soal : no. 5.121 – 5.124
  20. 20. SEKIAN DAN TERIMA KASIH Wassalamu’alaikum Wr. Wb..

×