Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Oleh:
Onki Nur Indrianto
(111903102021)
Tubuh manusia mengandung sistem
kelistrikan. Mulai dari mekanisme otak,
jantung, ginjal, paru-paru, sistem pencernaan,
sis...
Tubuh kita boleh disebut sebagai sistem
elektromagnetik. Sebab, kelistrikan sangat erat
kaitannya dengan kemagnetan. Otak ...
Terdiri dari otak, medulla spinalis dan saraf
perifer. Saraf perifer ini adalah serat saraf yang
mengirim informasi sensor...
Mengatur organ dalam tubuh seperti
jantung, usus dan kelenjar secara tidak
sadar. Pengontrolan ini dilakukan secara
tidak ...
1. Sinapsis
2. Neuromyal Junction
 Sinapsis : Hubungan antara 2 buah syaraf.
 Neuromyal Junction : Berakhirnya saraf pada sel otot.

Baik sinapsis maupun ...
Untuk mengukur medan magnet dari suatu saraf
diperlukan suatu ruang yang terlindung dan sangat peka terhadap
detector meda...
MKG memberi informasi jantung tanpa
mempergunakan elektroda yang didekatkan /
ditempelkan pada badan, tidak seperti halnya...
MEG yaitu pencatatan medan magnet
sekeliling otak dengan mempergunakan arus
searah. Alat yang adalah SQUID magnetometer.
Untuk mengukur potensial aksi dengan
memindahkan transmisi ion ke penyalur
elektron. Bahan yang dipakai perak dan tembaga....
1. Elektroda Jarum ( Mikro elektroda )

Untuk mengukur aktivitas motor unit tunggal.
2. Elektroda Mikropipet
Dibuat dari g...
Listrik Berfrekuensi Rendah
Batas frekuensi antara 20 Hz sampai dengan 500.000
z. frekuensi rendah ini mempunyai efek mera...
TeRiMa
KaSiH
^_^
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Mmg presentasi

320 views

Published on

ELKA MEDIKA

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Mmg presentasi

  1. 1. Oleh: Onki Nur Indrianto (111903102021)
  2. 2. Tubuh manusia mengandung sistem kelistrikan. Mulai dari mekanisme otak, jantung, ginjal, paru-paru, sistem pencernaan, sistem hormonal, otot-otot dan berbagai jaringan lainnya. Semuanya bekerja berdasar sistem kelistrikan. Karena itu kita bisa mengukur tegangan listrik di bagian tubuh mana pun yang kita mau. Semuanya ada tegangan listriknya. Bahkan setiap sel di tubuh kita memiliki tegangan antara -90 mVolt pada saat rileks sampai 40 mVott pada saat beraktifitas.
  3. 3. Tubuh kita boleh disebut sebagai sistem elektromagnetik. Sebab, kelistrikan sangat erat kaitannya dengan kemagnetan. Otak kita memiliki medan kemagnetan. Sebagaimana jantung ataupun bagian-bagian lain di tubuh kita. Saraf memiliki 2 sistem, yaitu: 1. Sistem saraf pusat 2. Sistem saraf otonom
  4. 4. Terdiri dari otak, medulla spinalis dan saraf perifer. Saraf perifer ini adalah serat saraf yang mengirim informasi sensoris ke otak atau ke Medulla spinalis disebut Saraf Affren, sedangkan serat saraf yang menghantarkan informasi dari otak atau medulla spinalis ke otot atau medulla spinalis ke otot serta kelenjar disebut saraf Efferen.
  5. 5. Mengatur organ dalam tubuh seperti jantung, usus dan kelenjar secara tidak sadar. Pengontrolan ini dilakukan secara tidak sadar.
  6. 6. 1. Sinapsis 2. Neuromyal Junction
  7. 7.  Sinapsis : Hubungan antara 2 buah syaraf.  Neuromyal Junction : Berakhirnya saraf pada sel otot. Baik sinapsis maupun neuromyal junction mempunyai kemampuan meneruskan gelombang depolarisasi dengan cara lompat dari satu sel ke sel yang berikutnya. Gelombang depolarisasi ini penting pada sel membrane otot, karena pada waktu terjadi depolarisasi. Zat kimia yang terdapat pada otot akan tringger/ bergetar / berdenyut menyebabkan kontraksi otot dan setelah itu akan terjadi repolarisasi sel otot, hal mana otot akan mengalami reaksi.
  8. 8. Untuk mengukur medan magnet dari suatu saraf diperlukan suatu ruang yang terlindung dan sangat peka terhadap detector medan magnet (magnetometer). Detector yang dipergunakan yaitu SQUID (Superconding Quantum Interference Device) yang bekerja pada suhu 5 derajat K, dan dapat mendeteksi medan magnet yang disebabkan arus searah atau arus bolak-balik. Ada 2 alat untuk mencatat medan magnet ini antara lain: 1. Magnetokardiografi (MKG) 2. Magnetoensefalogram (MEG)
  9. 9. MKG memberi informasi jantung tanpa mempergunakan elektroda yang didekatkan / ditempelkan pada badan, tidak seperti halnya pada waktu melakukan EKG. Pencatatan dilakukan di daerah badan dengan jarak 5 cm. Informasi yang diperlukan pada MKG tidak dapat dipakai sebagai EKG oleh karena dalam pengukuran medan magnet mempergunakan arus searah yang mengenai otot dan saraf.
  10. 10. MEG yaitu pencatatan medan magnet sekeliling otak dengan mempergunakan arus searah. Alat yang adalah SQUID magnetometer.
  11. 11. Untuk mengukur potensial aksi dengan memindahkan transmisi ion ke penyalur elektron. Bahan yang dipakai perak dan tembaga. Bahan elektroda : 1. Dapat disterilkan. 2. Tidak mengandung racun.
  12. 12. 1. Elektroda Jarum ( Mikro elektroda ) Untuk mengukur aktivitas motor unit tunggal. 2. Elektroda Mikropipet Dibuat dari gelas dgn diameter 0.5 μm. Untuk mengukur potensial biolistrik di dekat/dalam sebuah sel. Dapat menyalurkan elektroda dalam sebuah sel. Tahanan 10 MΏ. 3. Elektroda permukaan kulit Terbuat dari metal/logam yang tahan karat,misal perak,nikel atau alloy.
  13. 13. Listrik Berfrekuensi Rendah Batas frekuensi antara 20 Hz sampai dengan 500.000 z. frekuensi rendah ini mempunyai efek merangsang saraf dan otot sehingga terjadi kontraksi otot. a) b) Listrik Berfrekuensi Tinggi Yang tergolong berfrekuensi tinggi adalah frekuensi arus listrik diatas 500.000 siklus perdetik (500.000 Hz). Listrik berfrekuensi tidak mempunyai sifat merangsang saraf motoris atau saraf sensoris, kecuali dilakukan rangsangan dengan pengulangan yang lama.
  14. 14. TeRiMa KaSiH ^_^

×