METODOLOGI PENELITIAN
KEPENDIDIKAN

Maman Rachman
Cahyo Budi Utomo

PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2013
...
DESKRIPSI MATA KULIAH
Kajian falsafah dan prinsip metodologi
penelitian kependidikan
Topik pembahasan dan tugas mencakupi
...
KOMPETENSI
Melaksanakan penelitian kependidikan:
1. Membedakan berbagai jenis dan
pendekatan penelitian
2. Merencanakan be...
TUGAS DAN TAGIHAN
MENGKAJI LITERATUR PENELITIAN
KEPENDIDIKAN
(mandiri)
MENGANALISIS LAPORAN HASIL
PENELITIAN KEPENDIDIKAN
...
REFERENSI
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan
Praktik. Jakarta: Bina Aksara
Bungin, Burhan. 2...
BATASAN DAN RUANG LINGKUP PENELITIAN
KEPENDIDIKAN
Pendidikan: usaha sadar dan terencana
untuk mewujudkan suasana belajar d...
RUANG LINGKUP









Jalur (formal, nonformal, informal)
Jenjang (dasar, menengah, tinggi)
Jenis (kejuruan, akade...
TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL
Mengembangkan potensi peserta didik
agar menjadi manusia
berimtak kpd Tuhan YME
berakhlak mulia...
LIMA PILAR BELAJAR
(INDONESIA)

Learning to believe and to convince the almighty
God
(belajar untuk berimtak kpd Tuhan Yan...
PIPS: penyederhanaan disiplin ilmu-ilmu sosial, ideologi
negara, dan disiplin ilmu lainnya serta masalah-masalah
sosial te...
Pembelajaran IPS berdasar KTSP sangat
dianjurkan menggunakan pendekatan
terpadu (terutama pada pendidikan dasar) –
IPS ter...
TUJUAN PEMBELAJARAN PIPS
Mengembangkan potensi peserta didik
agar peka terhadap masalah sosial yang
terjadi di masyarakat,...
PEMBELAJARAN PIPS
Hidup tidak
lepas dari
masalah

• Manusia memiliki

kebutuhan & keinginan
• Tidak semuanya
terpenuhi ses...
PEMBELAJARAN PIPS
Masalah
Sosial
bersifat
kompleks

Didekati & dipecahkan
melalui pendekatan
transdisipliner
Siswa perlu d...
PENTINGNYA PENELITIAN KEPENDIDIKAN
(Mc Millan)
1.Perlunya setiap pendidik memahami proses
pendidikan shingga dapat mengamb...
ILMU PENGETAHUAN DAN PENELITIAN

Ilmu Pengetahuan

Penelitian

Tugas:
Deskripsi,
Eksplanasi,
Estimasi,
Proyeksi

Telaah Te...
MACAM KEBENARAN
ILMU PENGETAHUAN

KEBENARAN

FILSAFAT

AGAMA
KETIGANYA DAPAT DIBEDAKAN TAPI TIDAK
DAPAT DIPISAHKAN
17
Archive for the ‘DDF I’ Category
« Previous Entries
Next Entries »
TEORI KEBENARAN (Bahan I)
Saturday, September 20th, 200...
I. TEORI KOHERENSI/KONSISTENSI (The Consistence/Coherence
Theory of Truth):
1) Kebenaran ialah kesesuaian antara suatu per...
2. TEORI KORESPONDENSI (The Correspondence Theory of Thruth):
Kebenaran adalah kesesuaian antara pernya-taan tentang sesua...
3. TEORI PRAGMATIS (The Pragmatic Theory of Truth):
“kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah
pernyataan t...
1. Apa arti filsafat?
2. Setujukah Anda bila dikatakan bahwa filsafat berasal dari Yunani?
Jelaskan disertai alasan!
3. Ap...
9. Apa yang dimaksud dengan metafisika?
10. Apa yang dimaksud dengan kosmologi?
11. Apa yang dimaksud dengan teologi?
12. ...
PENEMUAN KEBENARAN

KEBENARAN

NON ILMIAH
Kebetulan
Coba dan Ralat
Otoritas
Spekulatif
Kritis & Rasional
ILMIAH
Penelitian...
HUBUNGAN TEORI, METODE, DAN DATA

DATA

TEORI

Informasi tentang
dunia empiris

Keterangan logis tentang
dunia empiris

ME...
STRUKTUR ILMU
Gambaran bagaimana ilmu tersistimatisir dalam suatu
lingkungan (boundaries) – ilustrasi hubungan antara fakt...
Fakta segala sesuatu yang ada di dunia (gejala alam maupun
human – menjadi bahan baku pembentukan konsep
Konsep: label/pen...
Goetz dan LeCompte membagi teori ke dalam empat
jenis
Grand Theory: sistem yg secara ketat mengkaitkan
proposisi2 dan kons...
Konstruksi sebuah teori terbentuk dari proposisi
Proposisi: pernyataan mengenai satu atau lebih konsep
atau variabel
Jenis...
Definisi: pernyataan ttg makna atau arti yg
terkandung dl sebuah istilah atau konsep
Definisi konotatif: def yg menyatakan...
Pembagian/Pengelompokkan Ilmu
1.Trivium: (a) gramatika, tata bahasa agar orang berbicara
benar, (b) dialektika, agar orang...
PERBEDAAN AKSIOMA METODE KUANTITATIF
DAN KUALITATIF
AKSIOMA
DASAR

METODE
KUANTITATIF

METODE KUALITATIF

Sifat realistas
...
KARAKTERISTIK METODE KUANTITATIF DAN KUALITATAIF
No

Metode Kuantitataif

Metode Kualitatif

1

A. Desain
a. Spesifik, jel...
KARAKTERISTIK METODE KUANTITATIF DAN KUALITATAIF
No Metode Kuantitatif

Metode Kualitatif

4

D. Instrumen Penelitian
a. T...
KARAKTERISTIK METODE KUANTITATIF DAN KUALITATAIF
No

Metode Kuantitatif

Mde Kualitatif

7

G. Analisis
a. Setelah selesai...
KARAKTERISTIK METODE KUANTITATIF DAN KUALITATAIF
No Metode Kuantitatif

Metode Kualitatif

9

I. Usulan Desain
a. Singkat
...
MODES OF INQUIRY, DATA COLLECTION TECHNIQUES, AND RESEARCH REPORTS
Quantitative
Experimental
• True experimental
• Quasi e...
DESIGNING QUANTITATIVE RESEARCH

Internal Validity

Sampling
Population
Sample
Probability
• Simple sampel
• Systematic
• ...
DESIGNING QUALITATIVE RESEARCH
Purposes
• Exploratory
• Explanatory of:
propositions
educational practice
policy making
• ...
R&D
METODE PENELITIAN YANG DIGUNAKAN
UNTUK MENGEMBANGKAN DAN MENGUJI
EFEKTIVITAS PRODUK TERTENTU

RESEARCH :

DEVELOPMENT:...
KUANTITATIF

RESEARCH

KUALITATITF
EKSPERIMEN

DEVELOPMENT

ACTION RESERCH
KEMUNGKINAN DISAIN PENELITIAN
EKSPERIMEN
PRA-EKSPERIMENTAL


Treatment

Postest

X

T2

Pretest

Treatment

T1

X
Pretest...
EKSPERIMEN LANJUTAN


EKSPERIMEN SUNGGUHAN
GROUP
Ex G
Ctr G

Pretest
T1
T1

F.Ex G
S Ex G
Ctr G

T1
T1
T1

Treatment
X

P...
Plan (Rencana)
Reflect
(Refleksi)

Act & Observe
(Tindakan & Observasi)

Revise Plan
(Revisi)

Reflect
(Refleksi)
Act & Ob...
Desain Penelitian Tindakan Kelas

Reflection

Plan

Reflection
Action/

Observation

Reflection
Action/
Observation

Siklu...
PENGEMBANGAN MODEL
Identifikasi
Masalah
(Refleksi Awal)

Perumusan
Masalah

Perencanaan
Tindakan
Pelaksanaan
Tindakan
dan ...
PENGEMBANGAN INOVASI PEMBELAJARAN (PIP)

PENGEMBANGAN DAN PENINGKATAN
KUALITAS PEMBELAJARAN DI LPTK
(PPKP)

PTK DI
PERGURU...
KEBIJAKAN
SISTEM
METODE KERJA
PRODUK YG
DIHASILKAN

KURIKULUM
BUKU AJAR
MEDIA
MODEL
PEMBELAJARAN
RESEARCH

DEVELOPMENT

Tempat Penelitian

Validasi Ahli

Pengumpulan
Data

Testing Awal

Analisis Data

Revisi

Kesimpulan...
LANGKAH-LANGKAH R & D
(Pendidikan)

Perencanaan Peng Produk
Penelitian
Pendahuluan
Awal
Desiminasi
&
Implementasi

Revisi
...
LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN UTAMA

MELAKUKAN
ANALISIS
PRODUK

DIPRODUK
MASAL

MENGEMBANGKAN
PRODUK AWAL

VALIDASI
AHLI

REV...
ALUR PENELITIAN PENGEMBANGAN
Tahap Pendahuluan
Studi
literatur

Studi lapangan tentang bentuk atau
pola sejenis yang telah...
LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN
M

Lit

H
U

Lap

R
P/S

S

D
54
NGAT –INGAT
DALAM KERANGKAN PIKIR -- MULAILAH DENGAN
MASALAH, NAMUN UNTUK KEPENTINGAN
ADMINISTRATIF (PENGUSULAN TEMA/TOPIK...
RESEARCH PROBLEMS: STATEMENT, QUESTIONS, AND HYPOTHESES

RESEARCH PROBLEMS

Casual observation
Deduction from theory
Relat...
MASALAH PENELITIAN
Pengertian:jarak antara rencana dan pelaksanaan;
antara teori dan praktik; antara harapan dan
kenyataan...
MERUMUSKAN MASALAH
Bentuk pertanyaan
 Kejelasan yang dipecahkan
 Batasi ruang lingkup
 Rumusan operasional
 Hindari ru...
General Problem Statement
(Focus, Context, Significance, Framework for result and conclusions)
Type

Logic

Illustrative D...
TELAAH PUSTAKA


MAKSUD: Mencari teori-teori,konsep,
generalisasi sebagai landasan teoretis
penelitian



SELEKSI SUMBER...
HIPOTESIS PENELITIAN






Pengertian:Jawaban sementara terhadap
masalah penelitian yang kebenarannya harus
diuji secar...
Perumusan Hipotesis
Perumusan hipotesis yang umum dan banyak digunakan dalam penelitian
adalah Hipotesis nol (Ho), Hipotes...
VARIABEL/UBAHAN
Pengertian: Objek pengamatan penelitian
Klasifikasi: Variabel bebas/pengaruh
(Independent Variable); Varia...
EVALUASI KEBERHASILAN GURU MENGELOLA PBM DAN FAKTOR YANG YANG
MEMPENGARUHINYA: DILIHAT DARI ASPEK GURU
Variabel/Definisi

...
PENINGKATAN PEMBELAJARAN ..................................... BEBASIS KONTEKSTUAL

Constructivism
• relevan bagi siswa
• ...
JENIS VARIABEL
BEBAS: Variabel yang dimanipulasikan efeknya
TERIKAT: V yang akan diprediksi variasinya, disebabkan oleh
va...
HUBUNGAN VARIABEL
Hubungan Simetris: hubungan variabel satu dengan lainnya memiliki
kedudukan setara
X
Y
Hubungan Asimetri...
HUBUNGAN ANTAR VARIABEL
Variabel Bebas
Variabel Moderator
Variabel Kendali

Variabel
Intervening

Variabel
Tergantung

Var...
RANCANGAN PENELITIAN










(Penelitian Kuantitatif)
HALAMAN JUDUL (IDENTITAS)
LATAR BELAKANG
PERMASALAHAN
TUJU...
RANCANGAN PENELITIAN










(Penelitian Kualitatif)
JUDUL/IDENTITAS
LATAR BELAKANG
PERMASALAHAN
TUJUAN
LANDASAN...
RANCANGAN PENELITIAN












(Penelitian Tindakan Kelas)
IDENTITAS
JUDUL
LATAR BELAKANG
PERMASALAHAN
TUJUAN
...
POPULASI DAN SAMPEL
Populasi
 Pengertian: Keseluruhan objek penelitian
yang dapat terdiri atas manusia, benda,
hewan, tum...
POPULASI DAN SAMPEL
Sampel
 Pengertian: Bagian dari populasi
 Timbul: keinginan mereduksi dan
menggeneralisasi hasil pen...
TEKNIK SAMPLING

Random

Simpel sampel
Stratified sampel
Cluster sampel
(probability sampling)
(nonprobability sampling)

...
KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN TEKNIK
SAMPEL




SAMPEL: PROPORSIONAL, AREA,
GANDA, MAJEMUK
TEKNIK : Stratified proporsional ra...
DATA PENELITIAN
Pengertian: segala keterangan mengenai
variabel yang diteliti
Kualitatif
Data

Kuantitatif

Nominal
Ordina...
INFORMASI YANG DIPEROLEH
DARI SETIAP JENIS DATA
NOMINAL: Persamaan/perbedaan: Jenis kelamin,
Agama
ORDINAL: Persamaan/perb...
TEKNIK
DAN ALAT PENGUMPUL DATA
OBSERVASI

KOMUNIKASI
TEKNIK
PENGUKURAN
DOKUMENTER

Langsung
Tidak langsung
Interviu
Angket...
RELIABILITAS
DAN VALIDITAS ALAT
Reliabilitas: Kemantapan,
Ketepatan, Homogenitas
Pengujian : Metode Ulang
Metode Paralel
M...
ANALISIS DATA
Non Statistik

Analisis

Statistik

Deskriptif: Rerata,
Median,
Modus
Inferensial: Korelasi,
Eksperimen,
Ana...
Analisis Data Kualitatif
Dilakukan melalui kegiatan penyusunan dan penafsiran
untuk menyusun simpulan, melalui kategorisas...
QUALITATIVE DATA ANALYSIS
INDUKTIVE
• A cyclical process
• Analytic styles

QUALITATIVE

NARRATIVE STRUCTURE
AND REPRESENT...
SIMPULAN
MENJAWAB PROBLEMATIK / HIPOTESIS /
TUJUAN PENELITIAN
TERUJI/TIDAK TERUJI
SIGNIFIKAN/TIDAK SIGNIFIKAN
 DITERIMA/T...
LAPORAN PENELITIAN
DISAJIKAN DALAM:
MAKALAH SEMINAR/KONFERENSI
ARTIKEL DALAM JURNAL
SKRIPSI
TESIS
DISERTASI
LOMBA KARYA
84
TESIS
HALAMAN JUDUL
PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING
PENGESAHAN KELULUSAN
PERNYATAAN
MOTTO DAN PERSEMBAHAN
PRAKATA
SARI
ABSTRA...
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakng Masalah
B. Perumusan Masalah
C. Penegasan Istilah
D. Tujuan Penelitian
E. Manfaat Penel...
KONSISTENSI
DAN ADEKUASI KOMPONEN PENELITIAN

M

P
K

K
A

H

A

U
K

A

R P/S D
K

A

K

A

K

A

S
K

K
A

L

A

A

Cata...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Metode Penelitian Kependidikan

2,400 views

Published on

Didapat dari kuliah penelitian kependidikan Prodi Pendidikan IPS Program Pascasarjana UNNES

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,400
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
80
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Metode Penelitian Kependidikan

  1. 1. METODOLOGI PENELITIAN KEPENDIDIKAN Maman Rachman Cahyo Budi Utomo PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2013 1
  2. 2. DESKRIPSI MATA KULIAH Kajian falsafah dan prinsip metodologi penelitian kependidikan Topik pembahasan dan tugas mencakupi dasar penelitian ilmiah: pendekatan, jenis, langkah dan strategi, inovasi/difusi dan pemanfaatan hasil-hasil penelitian, serta penyusunan proposal penelitian kependidikan. Pelaksanaan perkuliahan dilaksanakan berdasar proses empat langkah 2
  3. 3. KOMPETENSI Melaksanakan penelitian kependidikan: 1. Membedakan berbagai jenis dan pendekatan penelitian 2. Merencanakan berbagai disain penelitian 3. Menganalisis secara kritis hasil-hasil penelitian kependidikan 4. Menyusun draf usulan penelitian kependidikan 3
  4. 4. TUGAS DAN TAGIHAN MENGKAJI LITERATUR PENELITIAN KEPENDIDIKAN (mandiri) MENGANALISIS LAPORAN HASIL PENELITIAN KEPENDIDIKAN (tugas kelompok) MENYUSUN PROPOSAL PENELITIAN KEPENDIDIKAN (tugas individual) 4
  5. 5. REFERENSI Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Bina Aksara Bungin, Burhan. 2008. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup. Borg, Walter R, Meredeth Damin Gal. 1983. Educational Research: An Introduction. New York & London: Longman Miles, Matthew. A. Michael Habermas. 1992. Analisis data kualitatif: buku sumber tentang metode –metode baru. Alih bahasa: Tjetjep Rohadi Rohidi; Pendamping: Mulyanto. Jakarta: Universitas Indonesia Press. Moleong, Lexy J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Samsudi. 2009. Disain Penelitian Pendidikan. Semarang: Unnes Press Santoso, Singgih. 2003. SPSS Versi 10: Mengolah Data Statistik Secara Profesional. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.  Santoso, Singgih. 2003. Statistik Deskriptif: Konsep dan Aplikasi dengan Microsoft Excel dan SPSS. Yogyakarta: Penerbit Andi. Satmoko, R.S. 2000. Landasan Kependidikan (Pengantar ke arah Ilmu Pendidikan Pancasila). Semarang: IKIP Semarang Press. Sujana dan Ibrahim.2008. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar baru Sugiyono. 2004. Metode Penelitian Administratsi . Bandung:Alfabeta Sugiyono. 2009. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta 5
  6. 6. BATASAN DAN RUANG LINGKUP PENELITIAN KEPENDIDIKAN Pendidikan: usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki: kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara 6
  7. 7. RUANG LINGKUP        Jalur (formal, nonformal, informal) Jenjang (dasar, menengah, tinggi) Jenis (kejuruan, akademik, profesi, vokasi, keagamaan, khusus) Sistem (input, proses, ouput/oucome) Kompetensi Penyelenggaran/organisasi dll 7
  8. 8. TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia berimtak kpd Tuhan YME berakhlak mulia berilmu Kreatif sehat cakap mandiri menjadi warga negara demokratis bertanggung jawab 8
  9. 9. LIMA PILAR BELAJAR (INDONESIA) Learning to believe and to convince the almighty God (belajar untuk berimtak kpd Tuhan Yang Maha Esa) Learning to know (belajar untuk memahami dan menghayati) Learning to do (belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif) Learning to live together (belajar untuk hidup bersama & berguna bagi orang lain) Learning to be (belajar untuk membangun dan menemukan jati diri) 9
  10. 10. PIPS: penyederhanaan disiplin ilmu-ilmu sosial, ideologi negara, dan disiplin ilmu lainnya serta masalah-masalah sosial terkait yang diorganisasaikan dan disajikan secara ilmiah dan psikologis untuk tujuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah IPS padanan social studies bagian dari kurikulum sekolah yang diturunkan dari isi materi cabang-cabang ilmu-ilmu sosial seperti geografi, sejarah, ekonomi, politik, antropologi, filsafat, dan psikologi sosial Tujuan pembelajaran IPS agar serdik: menjadi warga negara yang baik, melatih berkemampuan berpikir matang untuk menghadapi dan memecahkan masalah sosial, mewarisi dan melanjutkan budaya bangsa 10
  11. 11. Pembelajaran IPS berdasar KTSP sangat dianjurkan menggunakan pendekatan terpadu (terutama pada pendidikan dasar) – IPS terpadu Konsekuensinya ada Buku IPS terpadu dan IPS terpisah berdasar rumpun IPS (Geografi, Ekonomi, Sejarah) – buku pelajaran, modul, diktat IPS Pendekatan terpadu dapat dalam kurikulum, pembelajaran, hari terpadu (integrated curriculum, integrated learning, integrated day) 11
  12. 12. TUJUAN PEMBELAJARAN PIPS Mengembangkan potensi peserta didik agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat, memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan yang terjadi dan melatih keterampilan untuk mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa diri sendiri atau masyarakat 12
  13. 13. PEMBELAJARAN PIPS Hidup tidak lepas dari masalah • Manusia memiliki kebutuhan & keinginan • Tidak semuanya terpenuhi sesuai harapan Anak perlu dilatih & dibiasakan: •Peka terhadap masalah sosial •Mampu memecahkan masalah sosial 13
  14. 14. PEMBELAJARAN PIPS Masalah Sosial bersifat kompleks Didekati & dipecahkan melalui pendekatan transdisipliner Siswa perlu dibekali berbagai konsep ilmu & pengetahuan praktis untuk memecahkan berbagai masalah sosial 14
  15. 15. PENTINGNYA PENELITIAN KEPENDIDIKAN (Mc Millan) 1.Perlunya setiap pendidik memahami proses pendidikan shingga dapat mengambil keputusan secara profesional 2.Bahan bagi para birokrat pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan 3.Bahan untuk meningkatkan kualitas penelitian pendidikan, sehingga perlu dukungan semua pihak (biaya penelitian) 4.Tersedia kumpulan pengalaman empiris hasil-hasil penelitian untuk dikaji lebih lanjut 5.Tersedia bahan kepustakaan hasil penelitian (jurnal, buku, databased, dsb) 6.Bahan bagi para pendidik yang tidak berkesempatan melakukan penelitian dalam merancang program-program baru 15
  16. 16. ILMU PENGETAHUAN DAN PENELITIAN Ilmu Pengetahuan Penelitian Tugas: Deskripsi, Eksplanasi, Estimasi, Proyeksi Telaah Terkendali Dua sisi Dari sebuah Mata uang Kebenaran Hasrat Ingin Tahu 16
  17. 17. MACAM KEBENARAN ILMU PENGETAHUAN KEBENARAN FILSAFAT AGAMA KETIGANYA DAPAT DIBEDAKAN TAPI TIDAK DAPAT DIPISAHKAN 17
  18. 18. Archive for the ‘DDF I’ Category « Previous Entries Next Entries » TEORI KEBENARAN (Bahan I) Saturday, September 20th, 2008 DASAR-DASAR FILSAFAT 1. MANUSIA ADALAH BINATANG YANG BERBICARA/BERPIKIR. 2. BERBICARA/BERPIKIR ADALAH BERTANYA. 3. BERTANYA ADALAH MENCARI JAWABAN. 4. MENCARI JAWABAN ADALAH MENCARI KEBENARAN. 5. MENCARI KEBENARAN TENTANG TUHAN, ALAM DAN MANUSIA. TEORI KEBENARAN (THEORY OF TRUTH) 18
  19. 19. I. TEORI KOHERENSI/KONSISTENSI (The Consistence/Coherence Theory of Truth): 1) Kebenaran ialah kesesuaian antara suatu pernyataan dengan pernyataan-pernyataan lainnya yang sudah lebih dahulu diketahui, diterima dan diakui sebagai benar. 2) Suatu putusan dianggap benar apabila mendapat penyaksian (pembenaran) oleh putusan-putusan lainnya yang terdahulu yang sudah diketahui,diterima dan diakui benarnya. Contoh: “Semua manusia akan mati. Si Fulan adalah seorang manusia. Si Fulan pasti akan mati.” “Sukarno adalah ayahanda Megawati. Sukarno mempunyai puteri. Megawati adalah puteri Sukarno”. Teori ini dianut oleh mazhab idealisme. Penggagas teori ini adalah Plato (427-347 S.M.) dan Aristoteles (384-322 S.M.), selanjutnya dikembangkan oleh Hegel dan F.H. Bradley (1864-1924). Kritik terhadap teori ini adalah “tidak mungkinkah terdapat kumpulan proposisi yang koheren yang semuanya salah”?. 19
  20. 20. 2. TEORI KORESPONDENSI (The Correspondence Theory of Thruth): Kebenaran adalah kesesuaian antara pernya-taan tentang sesuatu dengan kenyataan sesu-atu itu sendiri. Contoh: “Ibu kota Republik Indonesia adalah Jakarta”. Teori ini digagas oleh Aristoteles (384-322 S.M.), selanjutnya dikembangkan oleh Bertrand Russel (1872-1970). Penganut teori ini adalah mazhab realisme dan materialisme. Kritik: how can we compare our ideas with reality? Apabila sudah diketahui kenyataan mengapa perlu dibuat perbandingan, padahal kebenaran sedang dimiliki? 20
  21. 21. 3. TEORI PRAGMATIS (The Pragmatic Theory of Truth): “kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis”; dengan kata lain, “suatu pernyataan adalah benar jika pernyataan itu mempunyai kegunaan praktis dalam kehidupan manusia”. Kata kunci teori ini adalah: kegunaan (utility), dapat dikerjakan (workability), akibat atau pengaruhnya yang memuaskan (satisfactory consequencies). Pencetus teori ini adalah Charles S. Pierce (1839-1914) dan William James. Kritik: betapa kabur dan samarnya pengertian berguna (usefull) itu. Sumber: Endang Saifuddin Anshori. Ilmu, Filsafat dan Agama. Bandung: Ilmu. 21
  22. 22. 1. Apa arti filsafat? 2. Setujukah Anda bila dikatakan bahwa filsafat berasal dari Yunani? Jelaskan disertai alasan! 3. Apa bedanya ilmu dangan filsafat? 4. Apa yang menjadi objek filsafat? 5. Sebutkan cabang-cabag filsafat! 6. Sebutkan tiga teori tentang kebenaran. Jelaskan asing-masing pengertiannya disertai contoh! 7. Apa yang dimaksud dengan epistemology? 8. Ada beberapa aliran berkaitan dengan cara orang mendapatkan pengetahuan, yaitu: a) Empirisme b) Rasionalisme c) Positivisme d) Intuisionosme 22
  23. 23. 9. Apa yang dimaksud dengan metafisika? 10. Apa yang dimaksud dengan kosmologi? 11. Apa yang dimaksud dengan teologi? 12. Apa yang dimaksud dengan: a) Teisme b) Ateisme c) Politeisme d) Triniteisme e) Panteisme 13. Jelaskan pengertian istilah-istilah berikut ini: a) Materialisme b) Idealisme c) Dualisme d) Skeptisisme e) Agnotisisme 23
  24. 24. PENEMUAN KEBENARAN KEBENARAN NON ILMIAH Kebetulan Coba dan Ralat Otoritas Spekulatif Kritis & Rasional ILMIAH Penelitian:Historis, Kasus & Lapangan, Korelasional,Eksperimen Tindakan 24
  25. 25. HUBUNGAN TEORI, METODE, DAN DATA DATA TEORI Informasi tentang dunia empiris Keterangan logis tentang dunia empiris METODE Cara memperoleh Info. yg berguna untuk penjelas 25
  26. 26. STRUKTUR ILMU Gambaran bagaimana ilmu tersistimatisir dalam suatu lingkungan (boundaries) – ilustrasi hubungan antara fakta, konsep, generalisasi, dan teori Increasing transfer value Increasing specificity TEORI GENERALISASI KONSEP-KONSEP FAKTA-FAKTA 26
  27. 27. Fakta segala sesuatu yang ada di dunia (gejala alam maupun human – menjadi bahan baku pembentukan konsep Konsep: label/penamaan yg membantu seseorang membuat arti informasi dl pengertian yg lebih luas; abstraksi atas kesamaan atau keterhubungan dari sekelompok benda atau sifat Konsep konjungtif (konsep paling rendah menggambarkan benda/sifat yg menjadi anggota konsep dg tingkat persamaan yg tinggi dg atribut yg banyak). Contoh: Buku Pengantar Manajemen Perkantoran. Konsep disjungtif (konsep yg memiliki anggota dg atribut yg memiliki nilai beragam). Contoh: alat kantor Konsep rasional (konsep yg menunjukkan kebersamaan antara anggotanya dl suatu atribut berdasarkan kriteria yg abstrak dan selalu dl hubungan dg kriteria tertentu). Contoh: jarak Generalisasi: kesimpulan umum menggambarkan suatu keterhubunagan bbrapa konsep dan merupakan hasil yg sudah teruji secara empiris Teori: komposisi yg dihasilkan dari pengembangan sejumlah proposisi atau generalisasi yg dianggap memiliki keterhubungan secara sistematis 27
  28. 28. Goetz dan LeCompte membagi teori ke dalam empat jenis Grand Theory: sistem yg secara ketat mengkaitkan proposisi2 dan konsep yg abstrak shg dpt digunakan menguraikan, menjelaskan, memprediksi secara komprehensif sejumlah fenomena besar secara nonprobabilitas Theoretical model: keterhubungan yg longgar antara sejumlah asumsi, konsep, dan proposisi yg membentuk pandangan ilmuwan ttg dunia Formal and middle-range theory: proposisi yg berhubungan yg dikembangkan untuk menjelaskan bbrapa kelompok tingkah laku manusia yg abstrak Substantive theory: teori yg paling rendah tingkatan abstraksi dan sangat terbatas dalam keumuman generalisasinya 28
  29. 29. Konstruksi sebuah teori terbentuk dari proposisi Proposisi: pernyataan mengenai satu atau lebih konsep atau variabel Jenis proposisi: Hipotesis: propisisi yg dinyatakan untuk dilakukan pengujian Generalisasi empiris: pernyataan hubungan yg didasarkan pd hasil penelitian lapangan (induksi) Aksioma: proposoisi yg kebenarannya mengacu pd proposisi2 lainnya, aksima kadang disebut teori deduktif Postulat: proposisi yg punya makna hampir sama dg aksioma namun kebenaran pernyataannya telah teruji secara empirik Teorama: proposisi yg didasarkan pd serangkaian aksioma atau postulat 29
  30. 30. Definisi: pernyataan ttg makna atau arti yg terkandung dl sebuah istilah atau konsep Definisi konotatif: def yg menyatakan secara jelas/eksplisit ttg isi yg terkandung dl istilah/konsep yg didefinisikan. (1) def. leksikan/def. kamus dan def stipulatif ( def nominan, /verbal; deskriptif; operasioanal) Definisi denotatif: def yg menyatakan secara tersurat luas pengertian dari istilah/konsep yg didefinidsikan Paradigma: kerangka acuan untuk memandang dunia yg terdiri dari srerangkaian konsep dan asumsi Objek ilmu: alam dan manusia (scr umum) Objek material: seluruh bidang/bahan yg dijadilan telaahan ilmu Objek formal: berkaitan dengan bagaimana objel material itu ditelaah oleh suatu ilmu 30
  31. 31. Pembagian/Pengelompokkan Ilmu 1.Trivium: (a) gramatika, tata bahasa agar orang berbicara benar, (b) dialektika, agar orang berfikir logis, (c) retorika, agar orang berbicara indah 2.Quadrivium: (a) aritmatika, ilmu hitung, (b) geometrika, ilmu ukur, (c) musika, ilmu musik, (d) astronomis, ilmu perbintangan Stuart Chase 1.Ilmu2 pengetahuan alam (natural sciences): biologi, antropologi fisik, ilmu kedokteran, ilmu farmasi, ilmu pertanian, ilmu pasti, ilmu alam, geologi, dsb. 2.Ilmu-ilmu Kemasyarakatan: ilmu hukum, ilmu ekonomi, ilmu jiwa sosial, ilmu bumi sosial, sosiologi, antbud sos, ilmu sejarah, ilmu politik, ilmu pendidikan, publisistik dan jurnalistik, dsb. 3.Humaiora: ilmu agama, ilmu filsafat, ilmu bahasa, ilmu seni, ilmu jiwa, dsb. 31
  32. 32. PERBEDAAN AKSIOMA METODE KUANTITATIF DAN KUALITATIF AKSIOMA DASAR METODE KUANTITATIF METODE KUALITATIF Sifat realistas Tunggal, konkret, teramati Ganda, holistik, dinamis, hasil konstruksi dan pemahaman Hubungan peneliti dg yang diteliti Independen Interaktif tidak dapat dipisahkan Hubungan variabel Sebab-akibat X Y Timbal balik/interaktif X Y Z Kemungkinan generalisasi Cenderung membuat Transferability (hanya generalisasi mungkin dalam ikatan konteks dan waktu) Peranan nilai Cenderung bebas nilai Terikat nilai 32
  33. 33. KARAKTERISTIK METODE KUANTITATIF DAN KUALITATAIF No Metode Kuantitataif Metode Kualitatif 1 A. Desain a. Spesifik, jelas, rinci b. Ditentukan secara mentap sejak awal c. Menjadi pegangan langkah demi langkah A. a. b. c. 2 B. Tujuan a.Menunjukkan hubungan antar variabel b.Menguji teori c.Mencari peneralisasi yang mempunyai nilai prediktif B. Tujuan a.Menemukan pola hubungan yang bersifat interaktif b.Menggambarkan realitas yang kompleks c.Memperoleh pemahaman makna d.Menemukan teori 3 C. Teknik Penelitian a.Eksperimen, survey b.Kuesioner c.Observasi dan wawancara terstruktur C. Teknik Penelitian a.Participant observation b.In depth interview c.Dokumentasi d.Trianggulasi Desain Umum Fleksibel Berkembang, dan muncul dalam proses penelitian 33
  34. 34. KARAKTERISTIK METODE KUANTITATIF DAN KUALITATAIF No Metode Kuantitatif Metode Kualitatif 4 D. Instrumen Penelitian a. Tes, angket, wawancara terstruktur b. Instrumen yang telah terstandar D. Instrumen Penelitian a. Peneliti sebagai instrumen b. Buku catatan, tape recorder, camera, handycam, dll 5 E. Data a.Kuantitatif b.Hasil pengukuran variabel yang dioperasionalkan dengan menggunakan instrumen B. Data a.Deskriptif b.Dokumen pribadi, catatan lapangan, ucapan dan tindakan responden, dokumen, dll 6 E. Sampel a.Besar b.Representatif c.Sedapat mungkin random d.Ditentukan sejak awal E. Sampel a.Kecil b.Tidak representatif c.Purposive, snowball d.Berkembang selama proses penelitian 34
  35. 35. KARAKTERISTIK METODE KUANTITATIF DAN KUALITATAIF No Metode Kuantitatif Mde Kualitatif 7 G. Analisis a. Setelah selesai pengumpulan data b. Deduktif c. Menggunakan statistik G. Analisis a. Terus menerus sejak awal sampai akhir penelitian b. Induktif c. Mencari pola, model, thema, teori 8 H. Hubungan dengan Responden a.Berjarak bahkan sering tanpa kontak b.Peneliti merasa lebih tinggi c.Jangka pendek H. Hubungan dengan Responden a.Empati, akrab b.Kedudukan sama bahkan sebagai guru, konsultan c.Jangka lama 10 J. Penelitian dianggap selesai setelah semua data yang direncanakan dapat terkumpul J. Penelitian dianggap selesai setelah tidak ada data yang dianggap baru/jenuh 11 K. Kepercayaan terhadap hasil Penelitian Pengujian validitas dan reliabilitas instrumen K. Kepercayaan terhadap hasil Penelitian Pengujian kredibilitas, dependabilitas, proses dan hasil penelitian 35
  36. 36. KARAKTERISTIK METODE KUANTITATIF DAN KUALITATAIF No Metode Kuantitatif Metode Kualitatif 9 I. Usulan Desain a. Singkat b. Literatur yang digunakan bersifat sementara, tidak menjadi pegangan utama c. Prosedur bersifat umum, seperti akan merencanakan tour/piknik d. Masalah bersifat sementara dan akan ditemukan setelah studi pendahuluan e. Tidak dirumuskan hipotesis, karena justru akan menemukan hipotesis f. Fokus penelitian ditetapkan setelah diperoleh data awal dari lapangan I. Usulan Desian a. Luas dan rinci b. Literatur yang berhubungan dengan masalah, dan variabel yang diteliti c. Prosedur yang spesifik dan rinci langkahlangkahnya d. Masalah dirumuskan dengan spesifik dan jelas e. Hipotesis dirumuskan dengan jelas f. Ditulis secara rinci dan jelas sebelum terjun ke lapangan 36
  37. 37. MODES OF INQUIRY, DATA COLLECTION TECHNIQUES, AND RESEARCH REPORTS Quantitative Experimental • True experimental • Quasi experimental • Single subject MODE OF INQUIRY Nonexperimental • Descriptive • Comparative • Survey • Ex post facto Interactive • Ethnografphic • Phenomenologic • Case study • Grouded theory • Critical studies Quantitative • Structured observations • Structured interviews • Paper and pencil tests • Questionnaires • Alternative assessment DATA COLLECTION Noninteractive • Concept analysis • Historical analysis Qualitative READING RESEARCH •Participant observation • Field observations • Indepth interview • Document and artifacs • Suplementary techniques EVALUATION RESEARCH Qualitative Quantitative •Abstract • Introduction • Research problem • Review of literature • Research hypothesis • Methodology • Results • Discussion and conclusion • References Qualitative •Introduction • Methodology • Finding and interpretations • Conclusions 37 • References
  38. 38. DESIGNING QUANTITATIVE RESEARCH Internal Validity Sampling Population Sample Probability • Simple sampel • Systematic • Stratified random •Cluster Nonprobability • Convenience • Purposeful • Quota Data Collection • Validity DESIGNING QUANTITATIVE RESEACRH • History • Selection •Statistical regresion • Pretesting • Instrumenttion • Subject attrition • Maturation • Diffusion of treatment • Experimenter effect • Treatment replications • Subject effects • Statistical conclusion External Validity • Realibility • Sources for locating and evaluating instrument • Developing instrument Procedures •Population • Ecological Ethical and Legal Considerations • Etics • Legal constraints 38
  39. 39. DESIGNING QUALITATIVE RESEARCH Purposes • Exploratory • Explanatory of: propositions educational practice policy making • Emancipatory Data Collection and Analisis Phases • Planning • Beginning data coll. • Basic data coll. • Clasing data coll. • Completion Purposeful Sampling Strategies • Site sillection • Comprehensive sampling • Maximum variation • Network • By cse type • Sample size Strategies to Enhance Validity: Select • Prolonged field work • Multimethod strategies • Verbatim occounts • Lowinference descriptors • Multiple researchers • Machanically recorded data • Participant researhers • Member checking •Negative cases DESIGNING QUALITATIVE RESEARCH Disciplined Subjectivity to Enhance Reflexivity • Peer debriever • Fiel log • Fiel jounal • Ethical consd. Recorded • Audibility • Formal cooraboration of initial findings • Crtitical reflexivity Extensions of Qualitative Finding Describe • Research • Informant selection • Social context •Data coll. And analysis • Authentic narrative • Typicality •Analytical premises • Altrnative explanation • Additional criteria for purpose Emerging Criteria for QR • Authenticity • Additional criteria Research Ethics:Roles and Reciprocity • Dillemas in fielwork • Informed consentas dialoge • Confidentality and 39 • Deception, privacy and empowermwnt • Harm, caring, and fairness
  40. 40. R&D METODE PENELITIAN YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGEMBANGKAN DAN MENGUJI EFEKTIVITAS PRODUK TERTENTU RESEARCH : DEVELOPMENT: MENGHASILKAN RANCANGAN PRODUK MENGUJI EFEKTIVITAS PRODUK
  41. 41. KUANTITATIF RESEARCH KUALITATITF
  42. 42. EKSPERIMEN DEVELOPMENT ACTION RESERCH
  43. 43. KEMUNGKINAN DISAIN PENELITIAN EKSPERIMEN PRA-EKSPERIMENTAL  Treatment Postest X T2 Pretest Treatment T1 X Pretest Ex G Ctr G Posttest T2 Treatment X Posttest T2 T2 43
  44. 44. EKSPERIMEN LANJUTAN  EKSPERIMEN SUNGGUHAN GROUP Ex G Ctr G Pretest T1 T1 F.Ex G S Ex G Ctr G T1 T1 T1 Treatment X Posttest T2 T2 Xa Xb T2 T2 T2 44
  45. 45. Plan (Rencana) Reflect (Refleksi) Act & Observe (Tindakan & Observasi) Revise Plan (Revisi) Reflect (Refleksi) Act & Observe (Tindakan & Observasi) 45
  46. 46. Desain Penelitian Tindakan Kelas Reflection Plan Reflection Action/ Observation Reflection Action/ Observation Siklus 1 Revised Plan Siklus 2 Revised Plan Reflection Action/ Observation Siklus 3 Revised Plan
  47. 47. PENGEMBANGAN MODEL Identifikasi Masalah (Refleksi Awal) Perumusan Masalah Perencanaan Tindakan Pelaksanaan Tindakan dan Observasi Kajian Teori dan Empiris Tujuan/ Ind.Keberhasilan Hipotesis Tindakan Analisis Data Indikator Keberhasilan Belum Tercapai Refleksi Tercapai STOP/ Pemantapan
  48. 48. PENGEMBANGAN INOVASI PEMBELAJARAN (PIP) PENGEMBANGAN DAN PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI LPTK (PPKP) PTK DI PERGURUAN TINGGI PENGEMBANGAN INOVASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH (PIPS) PENELITIAN PENGEMBANGAN PTK DI SEKOLAH
  49. 49. KEBIJAKAN SISTEM METODE KERJA PRODUK YG DIHASILKAN KURIKULUM BUKU AJAR MEDIA MODEL PEMBELAJARAN
  50. 50. RESEARCH DEVELOPMENT Tempat Penelitian Validasi Ahli Pengumpulan Data Testing Awal Analisis Data Revisi Kesimpulan Test ke 2 Rancangan Produk Revisi ke 2, dst
  51. 51. LANGKAH-LANGKAH R & D (Pendidikan) Perencanaan Peng Produk Penelitian Pendahuluan Awal Desiminasi & Implementasi Revisi Final Uji lapangan Operasional Testing awal 1 -3 School Revisi Revisi produk siap operasio Uji coba Lap utama 5 -20
  52. 52. LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN UTAMA MELAKUKAN ANALISIS PRODUK DIPRODUK MASAL MENGEMBANGKAN PRODUK AWAL VALIDASI AHLI REVISI PRODUK UJICOBA LAPANGAN
  53. 53. ALUR PENELITIAN PENGEMBANGAN Tahap Pendahuluan Studi literatur Studi lapangan tentang bentuk atau pola sejenis yang telah ada Tahap Pengembangan Deskripsi dan Analisis Temuan (Model Faktual) Perumusan Disain Model Uji coba terbatas Evaluasi dan Perbaikan Uji coba lebih luas Penyusunan Perangkat Model Evaluasi penyempurnaan Model Hipotesis Tahap Validasi Model Final Implemetasi Model 53
  54. 54. LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN M Lit H U Lap R P/S S D 54
  55. 55. NGAT –INGAT DALAM KERANGKAN PIKIR -- MULAILAH DENGAN MASALAH, NAMUN UNTUK KEPENTINGAN ADMINISTRATIF (PENGUSULAN TEMA/TOPIK ATAU PROPOSAL) MULAI DENGAN JUDUL JUDUL ADALAH JENDELA PENELITIAN JUDUL HARUS OPERASIONASL, JUDUL PENELITIAN YANG LAYAK ADALAH FORMULASI YANG EKSPRESIF DINYATAKAN DENGAN JELAS, PADAT, BERISI TENTANG PERMASALAHAN SERTA RUANG PENELITIAN YANG BERSANGKUTAN, BERKESAN EKONNOMIS TERHADAP PENGGUNAAN KATA , NAMUN GAMBARAN VARIABEL TERLIHAT (Bungin, 2008) 55
  56. 56. RESEARCH PROBLEMS: STATEMENT, QUESTIONS, AND HYPOTHESES RESEARCH PROBLEMS Casual observation Deduction from theory Related literature Current isues Practical situations Personal insights Significance Criteria General Problem Statement Sources Provide kowledge Test theories Increase generalizability Extend understanding Advance methodology Evaluate practics or policy Exploratory Quantitative Problem Formulation: Deductive logic Population and variables Research Questions: Descriptive, Relationship, Difference Research Hypotheses (Source: McMillan and Schumacher, 2001) Qualitative Problem Formulation: Inductive logic, Cases Reformulation of initial problerm Specific Research Questions Interactive Non-interactive historical 56
  57. 57. MASALAH PENELITIAN Pengertian:jarak antara rencana dan pelaksanaan; antara teori dan praktik; antara harapan dan kenyataan Sumber Masalah:  Pengalaman pribadi  Deduksi dari teori  Bacaan  Pengamatan  Pertemuan Ilmiah  Perasaan intuitif  Pernyataan pemegang otoritas Evaluasi Masalah: pertimbangan masalah dan peneliti 57
  58. 58. MERUMUSKAN MASALAH Bentuk pertanyaan  Kejelasan yang dipecahkan  Batasi ruang lingkup  Rumusan operasional  Hindari rumusan filosofis  Contoh Apa faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatkan motivasi belajar para siswa SMP ... ? Apakah penilaian portofolio dapat meningkatkan kualitas proposal penelitian mahasiswa? Adakah perbedaan kinerja antara guru yang telah mendapat sertifikasi profesional dan yang belum mendapat serifikasi profesional ... ? 58
  59. 59. General Problem Statement (Focus, Context, Significance, Framework for result and conclusions) Type Logic Illustrative Design Descriptive questions “ What is” Survey, Descriptive Relationship question “Does x variable relate to y variable?” “Does x variable predict y variable” Correlational Difference questions “Is there a difference between ................” Experimental, ex post facto 59
  60. 60. TELAAH PUSTAKA  MAKSUD: Mencari teori-teori,konsep, generalisasi sebagai landasan teoretis penelitian  SELEKSI SUMBER BACAAN Mutakhir/relevan Merangkai meramu Sumber Acuan Umum Buku Teks Ensiklopedi Sumber Acuan Khusus Jurnal Karya Tulis Ilmiah Deduksi Induksi Pemikiran Konsisten 60
  61. 61. HIPOTESIS PENELITIAN    Pengertian:Jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang kebenarannya harus diuji secara empirik Alasan: Peneliti cukup berpengetahuan, Pemberi arah penelitian ( pengumpulan, penafsiran, prosedur, jenis data) Ciri Hipotesis 1. Memiliki daya penjelas 2. Menyatakan hub. yang ada antar Variabel 3. Dapat diuji 4. Konsisten dg pengetahuan yang ada 5. Dinyatakan tuntas & sederhana 61
  62. 62. Perumusan Hipotesis Perumusan hipotesis yang umum dan banyak digunakan dalam penelitian adalah Hipotesis nol (Ho), Hipotesis alternatif (Ha), dan Hipotesis kerja (Hk) Ho: Tidak ada hubungan antara sikap liberalisme orang tua dan pemilihan tempat sekolah anak-anaknya Penegakan disiplin di jalan raya tidak dipengaruhi oleh pemahaman pengendara bermotor dijalan raya Ha: Ada hubungan ....... Penegakan ...... dipengaruhi Hk dimaksudkan untuk mempertegas Ho atau Ha Tidak ada hubungan antara mobilitas sosial dan pandangan politik masyarakat, maka Hk: (a) Tidak ada hubungan antara perubahan status pekerjaan dan pandangan politik seseorang, (b) Tidak ada hubungan antara gerak kepindahan fisik dan pandangan politik seseorang. 62
  63. 63. VARIABEL/UBAHAN Pengertian: Objek pengamatan penelitian Klasifikasi: Variabel bebas/pengaruh (Independent Variable); Variabel terikat/terpengaruh atau tergantung (Dependent Variable) Merumuskan: Kegiatan apa Bagaimana kegiatan Sifat statis Contoh Lapar: Keadaan dalam individu yang timbul Setelah dia tidak makan selama 24 jam Menyantap makanan kurang dari satu menit setelah makanan dihidangkan 63
  64. 64. EVALUASI KEBERHASILAN GURU MENGELOLA PBM DAN FAKTOR YANG YANG MEMPENGARUHINYA: DILIHAT DARI ASPEK GURU Variabel/Definisi Indikator Kemampuan mengelola kbm: keterampilan guru merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi hasil belajar sesuai kompetensi • menetapkan kompetensi, menyusun pokok bahasan/subpokok bahasan, Penguasaan materi: kemampuan guru memilih sumber belajar yang relevan dan menkomunikasinnya secaja jelas • pemilihan sumber belajar, kemutahiran sumber, mengggunakan hasil penelitian mutahir, membahas materi secara mendalam dan jelas, memilih contoh-contoh yang relevan Kepribadian guru: ciri-ciri psikologis Faktor pengaruh: (1) kepribadian individual yang tampak dalam (4) dosen tugas guru perilaku bebanmenghadapi mahasiswa menerima kritik/saran, terbuka, bersikap lugas, percaya pada kemampuan siswa, memberi kebebasan siswa berinisiatif Latar belakang pendidikan: tingkat pendidikan tertinggi yang diperoleh, kursus/pelatihan yang relevan • ijazah terakhir, sertifikat/piagam/surat keterangan/kursus/latihan yang dimiliki atau diikuti Pengalaman mengajar: jumlah tahun seseorang mengajarkan materi terkait dimiliki guru • jumlah tahun mengajar di sekolah terkait/di sekoleh lain Beban tugas guru .... • jumlah jam mengajar/meneliti/mengabdi, tugan tambahan dsb merencanakan pendekatan yang digunakan, memlih latuhan/contoh, membuka/menutup pelajaran, menggnakan media, memberi motivasi, memberi umpan balik, memilih contoh, menyusin alat evaluasi, merangkum materi. PBM yang efektif: (1) kemempuan mengelola kbm, (2) penguasaan materi • berjiwa latar belakang pendidikan, (3) pengalaman mengajar , guru, (2)pemimpin, berwibawa, gaya mengajar menarik, bersedia 64
  65. 65. PENINGKATAN PEMBELAJARAN ..................................... BEBASIS KONTEKSTUAL Constructivism • relevan bagi siswa • menemukan sendiri • menerapkan sendiri Questioning KONTEKSTUAL •Gali indormasi • Cek pemahaman •Bangkitkan respon • Keingintahuan siswa • Fokus perhatian • kembangkan ptanyan Modeling • Beri contoh • Datngkan ahli • Demonstrasikan alat • Tunjukkan peta Inquiry •Observation • Questioning • Hiphotesis • Data gathering • Conclusion Reflection •Pernyataan langsung • Catatan pd buku siswa • Kesan dan saran • Diskusi • Hasil karya Authentic Assessment Learning Community •Bentuk kelompok • Datngkan ahli • Bekerja dg kelas sederajat • Kerja dg masyarakat •Dilaksanakan selama/ssdah pbm • Formatif/sumatif, dsb • Ketpilan dan performan bukan hfalan • Berkesimbangan/terintegrasi/feed back 65
  66. 66. JENIS VARIABEL BEBAS: Variabel yang dimanipulasikan efeknya TERIKAT: V yang akan diprediksi variasinya, disebabkan oleh variabel lain KENDALI: Variabel yang dikendalikan pengaruhnya thd gejala yg sedang diteliti MODERATOR: V yang diperkirakan akan mempengaruhi hub. V. bebas dg v. terikat ANTARA (Intervening): V yang bersifat menjembatani dua v. PENDAHULU: V yang mendahului v. bebas waktu timbulnya LUAR: V (ketiga) yang secara logika sulit dihubungkan-secara empirik ada korelasi RAMBANG: V yang tidak menjadi objek penelitian ttp berefek 66
  67. 67. HUBUNGAN VARIABEL Hubungan Simetris: hubungan variabel satu dengan lainnya memiliki kedudukan setara X Y Hubungan Asimetris (kausalitas): variabel satu menjadi penyebab dari variabel lain X Y Hubungan Komparatif: variabel/gejala pada satu kelompok sampel secara teoretik dapat diperbandingkan dengan variabel/gejala pada kelompok lainnya Y X : Hubungan Reciprocal (timbal-balik): antar variabel saling memberikan dampak (sebab-akibat) secara timbal-balik X Y 67
  68. 68. HUBUNGAN ANTAR VARIABEL Variabel Bebas Variabel Moderator Variabel Kendali Variabel Intervening Variabel Tergantung Variabel Rambang Contoh VT: prestasi belajar VB: metode mengajar, taraf kecerdasan VM: jenis kelamin VK: umur VR: proses belajar yang terjadi pada diri siswa (diabaikan) 68
  69. 69. RANCANGAN PENELITIAN         (Penelitian Kuantitatif) HALAMAN JUDUL (IDENTITAS) LATAR BELAKANG PERMASALAHAN TUJUAN LANDASAN TEORI HIPOTESIS (bila ada) METODE PENELITIAN 1. Populasi dan Sampel Penelitian 2. Varibel Penelitian 3. Metode Pengumpulan data 4. Metode Analisis data Daftar Pustaka 69
  70. 70. RANCANGAN PENELITIAN         (Penelitian Kualitatif) JUDUL/IDENTITAS LATAR BELAKANG PERMASALAHAN TUJUAN LANDASAN TEORI HIPOTESIS (bila ada) METODE PENELITIAN 1. Lokasi Penelitian 2. Fokus Penelitian 3. Sumber Data Penelitian 4. Metode Pengumpulan Data 5. Metode Analisis Data Daftar Pustaka 70
  71. 71. RANCANGAN PENELITIAN           (Penelitian Tindakan Kelas) IDENTITAS JUDUL LATAR BELAKANG PERMASALAHAN TUJUAN LANDASAN TEORI HIPOTESIS METODE PENELITIAN 1. Siklus Pertama: Refleksi Awal, Perencanaan, Tindakan, Observasi, Refleksi 2. Siklus Kedua, Revisi perencanaan, Tindakan, Obs, Refleksi 3. Teknik Pengumpul;an Data 4. Analisis Data Garis Besar Sistematika Skripsi Daftar Pustaka 71
  72. 72. POPULASI DAN SAMPEL Populasi  Pengertian: Keseluruhan objek penelitian yang dapat terdiri atas manusia, benda, hewan, tumbuhan, gejala, nilai tes/peristiwa yang memiliki karakteristik tertentu dalam suatu penelitian Jenis Terbatas/tak terbatas Teoretis Yang tersedia Homogen/heterogen 72
  73. 73. POPULASI DAN SAMPEL Sampel  Pengertian: Bagian dari populasi  Timbul: keinginan mereduksi dan menggeneralisasi hasil penelitian  Alasan: ukuran populasi tak terbatas, masalah biaya/waktu dan ketelitian, percobaan sifatnya merusak. 73
  74. 74. TEKNIK SAMPLING Random Simpel sampel Stratified sampel Cluster sampel (probability sampling) (nonprobability sampling) TEKNIK Non Random Accidental sampel Quota sampel Purposive sampel 74
  75. 75. KEMUNGKINAN-KEMUNGKINAN TEKNIK SAMPEL   SAMPEL: PROPORSIONAL, AREA, GANDA, MAJEMUK TEKNIK : Stratified proporsional random sampling Area probability random sampling Purposive sampling Cluster random sampling 75
  76. 76. DATA PENELITIAN Pengertian: segala keterangan mengenai variabel yang diteliti Kualitatif Data Kuantitatif Nominal Ordinal Interval Rasio Kuantitatif 76
  77. 77. INFORMASI YANG DIPEROLEH DARI SETIAP JENIS DATA NOMINAL: Persamaan/perbedaan: Jenis kelamin, Agama ORDINAL: Persamaan/perbedaan, Jenjang: kekayaan, kepandaian INTERVAL: Persamaan/perbedaan, Jenjang, Jarak (dari titik nol yg tidak mutlak): nilai, suhu RASIO: Persamaan/perbedaan, Jenjang, Jarak (dari titik nol mutlak): berat, panjang 77
  78. 78. TEKNIK DAN ALAT PENGUMPUL DATA OBSERVASI KOMUNIKASI TEKNIK PENGUKURAN DOKUMENTER Langsung Tidak langsung Interviu Angket Tes, Daftar Inventory, Kepribadian, Teknik Proyektif, Teknik Sosiometri, Skala Sikap Data peninggalan tertulis 78
  79. 79. RELIABILITAS DAN VALIDITAS ALAT Reliabilitas: Kemantapan, Ketepatan, Homogenitas Pengujian : Metode Ulang Metode Paralel Metode Belah Dua Validitas : Construct Validity Content Validity Face Validity Predictive Validity 79
  80. 80. ANALISIS DATA Non Statistik Analisis Statistik Deskriptif: Rerata, Median, Modus Inferensial: Korelasi, Eksperimen, Anava, dsb 80
  81. 81. Analisis Data Kualitatif Dilakukan melalui kegiatan penyusunan dan penafsiran untuk menyusun simpulan, melalui kategorisasi data berdasarkan masalah dan tujuan penelitian Prinsip: 1.Naturalistik: analisis harus mendasarkan kpd situasi nyata yang perubahannya secara alamiah, terbuka, dan tidak ada rekayasa 2.Analisis Induktif: analisis mendasarkan kpd prosedur berpikir induksi, mengungkap data khusus, detil untuk menemukan kategori, dimensi, hubungan penting dan asli, yang diungkap melalui pertanyaan terbuka 3.Holistik: totalitas fenomena harus dipahami oleh peneliti sebagai suatu sistem yang kompleks, keterkaitan menyeluruh, dan tidak dilihat secara parsial 81
  82. 82. QUALITATIVE DATA ANALYSIS INDUKTIVE • A cyclical process • Analytic styles QUALITATIVE NARRATIVE STRUCTURE AND REPRESENTATION DATA MANAGEMENT •Authorial presence • Framing teh narrative • Narrative structures • Visual representations • Make a data filing system • Manual data management •Computer assisted: - general program - QDA ANALYSIS DURING DATA COLLECTION • Discovery analysis strategies - observer comments - idea playing - literature explored - methapors and analogis • Interim analysis CODING TOPICS AND CATEGIES •Develop on organizing system • Code segments for topics • code categories for meaning • Generating categories - predeterment - emic (insider’s) - etic (outsider’s) PATTERN SEEKING •Techniques - data trustworhiness - data triangulation - discrepant/negative evidence - category ordering and sorting - visual representations - logical cross-analysis • Plausible explanations 82
  83. 83. SIMPULAN MENJAWAB PROBLEMATIK / HIPOTESIS / TUJUAN PENELITIAN TERUJI/TIDAK TERUJI SIGNIFIKAN/TIDAK SIGNIFIKAN  DITERIMA/TIDAK DITERIMA   83
  84. 84. LAPORAN PENELITIAN DISAJIKAN DALAM: MAKALAH SEMINAR/KONFERENSI ARTIKEL DALAM JURNAL SKRIPSI TESIS DISERTASI LOMBA KARYA 84
  85. 85. TESIS HALAMAN JUDUL PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING PENGESAHAN KELULUSAN PERNYATAAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN PRAKATA SARI ABSTRACT DAFTAR ISI DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR TABEL 85
  86. 86. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakng Masalah B. Perumusan Masalah C. Penegasan Istilah D. Tujuan Penelitian E. Manfaat Penelitian BAB II LANDASAN TEORETIS DAN HIPOTESIS (SESUAI KEPERLUAN) BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian B. Populasi dan Sampel Penelitian C. Variabel Penelitian D. Metode Pengumpulan Data E. Penyusunan Perangkat Tes F. Analisis Data BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian B. Pembahasan BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan B. Saran-Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 86
  87. 87. KONSISTENSI DAN ADEKUASI KOMPONEN PENELITIAN M P K K A H A U K A R P/S D K A K A K A S K K A L A A Catatan: Masalah, Pustaka, Hipotesis; Ubahan; Rencana; Populasi/Sampel; Data; Simpulan; Laporan A = Adekuat; K = Konsisten 87

×