• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Mesin penetas telur unggas dengan mikrokontroler
 

Mesin penetas telur unggas dengan mikrokontroler

on

  • 6,468 views

 

Statistics

Views

Total Views
6,468
Views on SlideShare
6,311
Embed Views
157

Actions

Likes
6
Downloads
0
Comments
1

4 Embeds 157

http://isktutorialrad.blogspot.com 147
http://www.slideshare.net 5
http://kuliah-cerdas.blogspot.com 4
http://isktutorialrad.blogspot.jp 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • gmna downloadnya nii??
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Mesin penetas telur unggas dengan mikrokontroler Mesin penetas telur unggas dengan mikrokontroler Presentation Transcript

    • MESIN PENETAS TELUR UNGGAS DENGAN MIKROKONTROLER AVR ATmega16 Oleh: Zelly Ruswanto Moch. Alvian romans
    • LATAR BELAKANG
      • Penetasan telur dalam beternak unggas merupakan salah satu hal yang sangat penting.
      • Pengaturan suhu dan kelembaban secara manual/semiotomatis dapat mengurangi daya tetas mesin
    • PERMASALAHAN
      • Syarat penetasan telur Ayam:
      • Suhu harus terjaga pada rentang 37,45  C - 40,55  C
      • Kelembaban harus terjaga pada rentang 60%-70% RH
      • Syarat penetasan telur Puyuh:
      • Suhu harus terjaga pada suhu 39,5 ° C
      • Kelembaban harus terjaga pada rentang 60%-70% RH
    • BATASAN MASALAH
      • Subyek yang dikontrol adalah temperatur dan kelembaban
      • Dari alat ini dapat menetaskan dua jenis telur unggas.
    • MAKSUD DAN TUJUAN
      • Membuat rangkaian sensor yang dapat mendeteksi kondisi suhu dan kelembaban pada inkubator mesin penetas.
      • Membuat program yang dapat mengatur suhu dan kelembaban di inkubator.
      • Membuat program untuk pemilihan menu melalui dan tampilannya pada LCD.
      • Membuat mekanik yang konstruksi dan ukurannya sesuai untuk menetaskan telur unggas.
    • PERANCANGAN PERANGKAT MEKANIK
      • Perancangan Peti atau Kotak
    • PERANCANGAN PERANGKAT MEKANIK
      • Penempatan Kipas
      • Penempatan LCD dan Keypad
      • Penempatan Lampu
      • Perancangan Rak
    • BLOK FUNGSIONAL PERANGKAT ELEKTRONIK
    • RANGKAIAN PEMBANGKIT SINUS
      • Rangkaian ini sebagai pembangkit gelombang sinusoida yang digunakan untuk sensor kelembaban RHK1AN yang membutuhkan spesifikasi 1VAC dengan frekuensi 50Hz-1KHz.
    • RANGKAIAN JEMBATAN WHEATSTONE
      • Karena keluaran dari sensor kelembaban RHK1AN berupa resistansi, maka perlu digunakan rangkaian jembatan Wheatstone untuk diubah menjadi tegangan.
    • RANGKAIAN KONVERTER AC-DC
      • Keluaran dari jembatan Wheatstone berupa tegangan AC, perlu dikonversi menjadi tegangan DC agar dapat dibaca oleh ADC.
    • RANGKAIAN PENGKONDISIAN SINYAL SENSOR LM35
      • Keluaran Sensor LM35 yang tegangannya sangat kecil, perlu dikuatkan, agar dapat dibaca oleh ADC
    • DATA PENGUJIAN SENSOR LM35 DAN KELUARAN DARI PENGKONDISIAN SINYAL
    • DATA PENGUJIAN PENGKONDISIAN SINYAL SENSOR RHK1AN Berdasarkan Pengukuran Berdasarkan Datasheet
    • RANGKAIAN MINIMUM MIKROKONTROLER
      • Minimum sistem dari mikrokontroler ATmega16 ini digunakan sebagai otak dari semua proses yang mengontrol fungsi kerja dari keseluruhan alat
      • Port A.0 dan A.1  Sebagai masukan ADC
      • Port B.0-B.4  Sebagai masukan dari keypad
      • Port C.0-C.2  Sebagai keluaran yaitu relay
      • Port D.0-D.7  Sebagai keluaran yaitu LCD
    • RANGKAIAN RELAY
      • Rangkaian ini sebagai saklar otomatis untuk menghidupkan dan mematikan lampu dan kipas.
    • DIAGRAM ALIR PERANGKAT LUNAK
    • PENGUJIAN KESELURUHAN SISTEM (TAMPILAN LCD)
      • Pada saat tombol puyuh ditekan, maka tampilan LCD seperti gambar. Sistem akan bekerja dengan menkonstankan dan memonitoring suhu serta kelembaban dalam ruang inkubator.
      • Begitu juga pada saat ditekan tombol yang lain.
    • KESIMPULAN
      • Suhu inkubator konstan di tiga titik yang berbeda, u ntuk itu digunakan hanya satu sensor suhu
      • Rangkaian mikrokontroler bekerja dengan baik setelah dilakukan pengujian dengan mengukur tegangan disetiap port
      • Alat ini dapat menetaskan lebih dari satu jenis unggas.