Your SlideShare is downloading. ×
Laporan ppl 2 k.nisa.nf
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Laporan ppl 2 k.nisa.nf

3,187
views

Published on

Published in: Education

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
3,187
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
185
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. 1 LAPORAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN 2 DI SMA NEGERI 2 UNGARAN Disusun oleh : Nama : Khoirun Nisa Nurul Fitri NIM : 5302410034 Prodi : Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2013
  • 2. 2
  • 3. 3 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, hidayah serta InayahNya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan akhir Praktik Pengalaman Lapangan 2 (PPL 2) untuk memenuhi syarat mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan pada Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Universitas Negeri Semarang dengan tidak ada halangan yang berarti. Penulis menyadari bahwa laporan ini disusun tidak lepas dari bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Prof. Dr. Fathur Rokhman, M.Hum selaku Rektor Universitas Negeri Semarang. 2. Drs.Masugino, M.Pd selaku Kepala UPT PPL UNNES. 3. Dra. Puji Hardati, M.Si selaku Dosen Koordinator PPL SMA Negeri 2 Ungaran. 4. Dr.Hari Wibawanto selaku Dosen Pembimbing yang telah memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis dalam menulis laporan. 5. Dra. Jadmi Rahayu, M.M selaku Kepala SMA Negeri 2 Ungaran yang telah memberikan ijin dan bimbingan serta motivasi dalam kegiatan PPL. 6. Hj. Hartini, S.Pd selaku Koordinator Guru Pamong SMA Negeri 2 Ungaran. 7. Lilis Sugiyanti, S.Kom selaku Guru Pamong yang selalu memberikan bimbingan kepada Praktikan. 8. Staf pengajar dan karyawan Tata Usaha SMA Negeri 2 Ungaran yang telah memberikan data yang dibutuhkan dalam penyusunan laporan ini. 9. Rekan-rekan Praktikan atas dukungan dan kerjasamanya selama melaksanakan PPL di SMA Negeri 2 Ungaran. 10. Siswa-siswi SMA Negeri 2 Ungaran, khususnya kelas X1 s/d X9. 11. Kedua orang tua dan kakak tercinta atas kasih sayang dan dukungan morilnya. 12. Semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Penulis berharap, laporan ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya. Penulis menyadari bahwasannya laporan ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran sangat penulis harapkan demi kesempurnaan laporan ini.
  • 4. 4 Ungaran, September 2013 Praktikan DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................................. i HALAMAN PENGESAHAN .............................................................................. ii KATA PENGANTAR ......................................................................................... iv DAFTAR ISI......................................................................................................... v
  • 5. 5 DAFTAR LAMPIRAN....................................................................................... vii BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang.................................................................................. 1 B. Tujuan Praktik Pengalaman Lapangan.............................................. 2 C. Manfaat Praktik Pengalaman Lapangan............................................ 2 BAB II. LANDASAN TEORI A. Pengertian Praktik Pengalaman Lapangan ........................................ 4 B. Dasar Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan............................ 4 C. Prinsip-prinsip Praktik Pengalaman Lapangan.................................. 5 D. Struktur Organisasi Sekolah .............................................................. 6 E. Tugas Guru di sekolah dan kelas........................................................ 6 F. Tugas Guru Praktikan......................................................................... 7 G. Kurikulum dan Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Atas ... 8 BAB III. PELAKSANAAN A. Waktu............................................................................................... 9 B. Tempat ............................................................................................. 9 C. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan........................................................ 9 D. Materi Kegiatan ............................................................................. 12 E. Proses Bimbingan .......................................................................... 12 F. Hal-hal yang Mendukung dan Menghambat Selama Praktik Pengalaman Lapangan Berlangsung................................................................... 12 BAB IV. PENUTUP
  • 6. 6 A. Simpulan.......................................................................................... 14 B. Saran................................................................................................. 14 REFLEKSI DIRI................................................................................................. 16 LAMPIRAN-LAMPIRAN ................................................................................. 20
  • 7. 7 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Universitas Negeri Semarang (UNNES) adalah lembaga pendidikan tinggi yang salah satu misi utamanya menyiapkan tenaga terdidik untuk siap bertugas dalam bidang pendidikan, baik guru maupun tenaga kependidikan lainnya yang tugasnya bukan sebagai tenaga pengajar. Oleh karena itu, komposisi Kurikulum Pendidikan untuk Program S1, tidak terlepas dari komponen Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) berupa praktik keguruan/ pengajaran di sekolah-sekolah latihan bagi calon tenaga pengajar. Selain lembaga pendidikan tinggi yang bermisi menyiapkan tenaga pendidik berkualitas tentunya UNNES berusaha meningkatkan mutu lulusan yang dapat memenuhi tuntutan dunia pendidikan sesuai perubahan dan perkembangan dunia pendidikan dengan memperhatikan jumlah, mutu, relevansi, dan efektivitas. Untuk itu UNNES menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah yang bersedia dijadikan sekolah pelaksanaan PPL sebagai upaya membentuk tenaga kependidikan yang professional. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah salah satu strategi dan taktik yang diprogramkan oleh suatu perguruan tinggi yang mempunyai calon lulusan tenaga kependidikan untuk dipersiapkan dalam menghadapi dunia kependidikan secara nyata. Kegiatan PPL meliputi : praktik mengajar, praktik administrasi, praktik bimbingan konseling, serta kegiatan yang bersifat kurikuler dan ekstrakurikuler yang berlaku di sekolah latihan. Seluruh kegiatan tersebut harus dilaksanakan oleh mahasiswa praktikan, karena kesiapan calon tenaga pendidik dapat dilihat dari kesiapan mahasiswa praktikan. Dalam menyiapkan tenaga kependidikan yaitu terdiri dari tenaga pembimbing, tenaga pengajar, tenaga terlatih, maka diperlukan suatu kompetensi melalui kegiatan PPL. B. Tujuan Praktik Pengalaman Lapangan 1. Tujuan Umum Membentuk praktikan agar menjadi tenaga pendidik yang professional sesuai prinsip pendidikan berdasarkan kompetensi profesional, personal, dan kemasyarakatan.
  • 8. 8 2. Tujuan Khusus a. Meningkatkan, memperluas, dan memantapkan kemampuan mahasiswa sebagai bekal untuk memasuki lapangan kerja sesuai dengan kebutuhan program pendidikan yang ditetapkan. b. Menumbuh kembangkan dan memantapkan sikap profesionalisme yang diperlukan mahasiswa untuk memasuki lapangan kerja, sesuai dengan bidangnya. C. Manfaat Praktik Pengalaman Lapangan a. Bagi Mahasiswa Praktikan 1. Mendapatkan kesempatan untuk mempraktikan bekal yang diperoleh selama kuliah. 2. Mendewasakan cara berfikir, meningkatkan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan, dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di sekolah. b. Bagi Sekolah 1. Meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik. 2. Memperoleh informasi yang berkaitan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang di lembaga pendidikan. 3. Sebagai sarana untuk menjalin komunikasi serta kemitraan dengan universitas yang bersangkutan. c. Bagi Universitas Negeri Semarang (UNNES) 1. Memperluas dan meningkatkan jaringan dan kerjasama dengan sekolah yang terkait. 2. Memperoleh masukan tentang perkembangan pelaksanaan PPL, sehingga kurikulum, metode, dan pengelolaan proses belajar mengajar di instansi atau sekolah dapat disesuaikan dengan tuntutan yang ada di lapangan.
  • 9. 9 BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Praktik Pengalaman Lapangan Praktik pengalaman Lapangan (PPL) adalah semua kegiatan kurikuler yang harus dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Semarang, sebagai pelatihan untuk menerapkan teori yang diperoleh dalam semester-semester sebelumnya sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan agar mereka memperoleh pengalaman dan ketrampilan lapangan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di sekolah atau di tempat latihan linnya. Kegiatan PPL meliputi : praktik mengajar, praktik administrasi, praktik bimbingan dan konseling, serta kegiatan yang bersifat kokurikuler dan atau ekstrakurikuler yang berlaku di sekolah/ tempat latihan. PPL bertujuan membentuk mahasiswa praktikan agar menjadi calon tenaga kependidikan yang profesional, personal dan kemasyarakatan (sosial). PPL berfungsi memberikan bekal kepada mahasiswa praktikan agar mereka memiliki kompetensi profesional, personal, dan kemasyarakatan. Sedangkan sasarannya adalah agar mahasiswa praktikan memiliki seperangkat pengetahuan sikap dan ketrampilan yang dapat menunjang tercapainya penguasaan kompetensi profesional, personal, dan kemasyarakatan. B. Dasar Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Pelaksanaan PPL 2 ini mempunyai dasar hukum sebagai landasan pelaksanaannya, diantaranya yaitu : 1. UU No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301). 2. UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen (Lembaran Negara RI Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara RI Nomor 4586).
  • 10. 10 3. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Rebuplik Indonesia Nomor 278/O/1999 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Negeri Semarang. 4. Keputusan Rektor Universitas Negeri Semarang Nomor 35/O/2006 tentang Pedoman Praktik Pengalaman Lapangan bagi mahasiswa Program Kependidikan Universitas Negeri Semarang. 5. Keputusan Rektor Nomor 05 Tahun 2009 tentang Pedoman Praktik Pengalaman Lapangan Bagi Mahasiswa Program Kependidikan Universitas Negeri Semarang C. Prinsip-prinsip Praktik Pengalaman Lapangan 1. PPL dilaksanakan atas dasar tanggung jawab bersama antara Universitas Negeri Semarang dengan sekolah/ tempat latihan. 2. PPL harus dikelola secara baik dengan melibatkn berbagai unsur Universitas Negeri Semarang, Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan Propinsi/ Kabupaten/ Kota dan sekolah latihan serta lembaga-lembaga terkait lainnya. 3. PPL yang dimaksud meliputi PPL I dan PPL 2, dilaksanakan secara simultan. 4. Pembimbing mahasiswa PPL harus secara intensif dan sistematis oleh guru pamong/ petugas lainnya dan dosen pembimbing yang memenuhi syarat untuk tugas-tugas pembimbingan. 5. PPL tidak dapat digantikan dengan micro teaching atau peer teaching. D. Struktur Organisasi Sekolah Sekolah sebagai unit pelaksana teknis pendidikan formal di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional yang berada di bawah dan tanggungjawab Kepala Kantor Pendidikan Nasional Provinsi yang bersangkutan. Pengorganisasian suatu skolah tergantung pada jenis, tingkat, dan sifat sekolah yang bersangkutan. Semua organisasi sekolah tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Nasional tentang susunan organisasi dan tata kerja jenis sekolah tersebut. Dari struktur sekolah tersebu terlihat hubungan dan mekanisme kerja antara Kepala Sekolah, guru, murid, pegawai Tata Usaha sekolah serta pihak lainnya di luar sekolah. Koordinasi integrasi dan
  • 11. 11 sinkronisasi kegiatan-kegiatan yang terarah memerlukan pendekatan pengadministrasian yang efektif dan efisien, yaitu : 1. Berorientasi kepada tujuan, yang berarti bahwa administrasi sekolah menunjang tercapainya tujuan pendidikan. 2. Berorientasi kepada pendayagunaan semua sumber (tenaga, dana, dan sarana prasarana) secara tepat guna dan hasil guna. 3. Mekanisme pengelolaan sekolah meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan penilaian hasil kegiatan administrasi sekolah harus dilakukan secara otomatis dan terpadu. E. Tugas Guru di Sekolah dan Kelas Guru sebagai tenaga pengajar di jenjang pendidikan dasar maupun menengah mempunyai kualitas diri sendiri serta mengembangkan kepribadiannya sebagai salah satu upaya mencapai tujuan pendidikan nasional. Selain itu guru perlu menjaga citra dirinya sehingga dapat dijadikan teladan bagi siswa dan lingkungan. Adapun tugas dan tanggung jawab guru di sekolah dan di kelas sebagai pengajar, pendidik, anggota sekolah, maupun sebagai anggota masyarakat yaitu : 1. Tugas dan kewajiban guru selaku pengajar a. Mengadakan persiapan mengajar seperlunya sesuai kurikulum yang berlaku b. Mengadakan evaluasi pelajaran secara teratur dan kontinue sesuai teknik evauluasi yang berlaku pada tata tertib kelas dan sekolah c. Ikut membina hubungan baik antara sekolah dengan orang tua dan masyarakat 2. Tugas dan kewajiban guru sebagai pendidik a. Senantiasa menjunjung tinggi dan mewujudkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. b. Guru wajib mencintai anak didik dan profesinya serta selalu menjadikan dirinya teladan bagi anak didiknya.
  • 12. 12 c. Guru wajib menyelaraskan pengetahuan dan meningkatkan pengetahuan dan pengembangan IPTEK. d. Guru senantiasa memerhatikan norma, etika, dan estetika dalam berpakaian e. Guru senantiasa wajib meningkatkan keselarasan, kesenian, dan keseimbangan jasmani dan rohaninya sehingga terwujud penampilan yang baik F. Tugas Guru Praktikan Tugas guru praktikan selama mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan adalah : 1. Observasi dan orientasi di tempat praktik 2. Pelatihan pengajaran mandiri dan ujian mengajar 3. Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seijin kepala sekolah tempat praktik 4. Menyusun laporan hasil observasi dan orientasi di tempat praktik G. Kurikulum dan Perangkat Pembelajaran Sekolah Menengah Atas Kurikulum adalah program sekolah yang berkaitan dengan proses belajar mengajar. Kurikulum berisi antara lain landasan yang dipakai sebagai acuan dan pedoman dalam pengembangan kurikulum, tujuan pendidikan nasional, tujuan pendidikan pada Sekolah Menengah Atas, program pengajaran yang mencakup isi program pengajaran, lama pendidikan, dan susuna program pengajaran, pelaksanaan pengajaran ditingkat nasional dan daerah. Pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, standar proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan ( SKL ) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum.
  • 13. 13 BAB III PELAKSANAAN A. Waktu Praktik Pengalaman Lapangan I (PPL I) dilaksanakan pada tanggal 29 Juli - 21 Agustus 2013, sedangkan Praktik Pengalaman 2 (PPL 2) dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus - 19 Otober 2013. B. Tempat Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan di SMA Negeri 2 Ungaran yang beralamat di Jalan Diponegoro no.277, Ungaran. C. Tahap Pelaksanaan Kegiatan 1. Penerjunan ke sekolah Praktik Pengalaman Lapangan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh UPT PPL UNNES yaitu pada tanggal 29 Juli s/d 21 Agustus untuk PPL I, sedangkan Praktik Pengalaman Lapangan II (PPL II) dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus s/d 19 Oktober 2013, penyerahan mahasiswa PPL kepada Kepala Sekolah dilaksanakan pada tanggal 29 Juli pada pukul 08.00 oleh dosen koordinator PPL UNNES. 2. Pelatihan Mengajar dan Tugas Keguruan (Pengajaran Terbimbing) Sehubungan dengan diterapkannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di SMA Negeri 2 Ungaran, praktikan perlu untuk mengetahui lebih dalam tentang sistem pengajaran yang dipakai oleh guru yang mengajar di kelas. Untuk itu praktikan melakukan pengajaran model (pengajaran terbimbing) di kelas dengan bimbingan guru pamong yang dilaksanakan selama 2 minggu. 3. Pelatihan Mengajar dan Tugas Keguruan (Pengajaran Mandiri) Pelatihan mengajar mandiri dilaksanakan mulai mininggu ke-3 sampai mingg terakhir PPL. Sedangkan tugas keguruan lainnya yang dilaksanakan di SMA
  • 14. 14 Negeri 2 Ungaran antara lain upacara bendera setiap hari Senin dan upacara pada hari-hari besar nasional. Selain membuat perangkat pembelajaran dan mengikuti kegiatan ekstra maupun intra sekolah, dalam melaksanakan KBM guru harus mempunyai beberapa ketrampilan mengajar antar lain : a) Membuka Pelajaran Dalam membuka pelajaran, guru mengucapkan salam, kemudian presensi siswa untuk mengetahui siswa yang hadir atau tidak hadir. Kemudian guru memberi motivasi pada siswa dengan cara mengingatkan kembali materi yang telah diajarkan b) Penggunaan Metode Pembelajaran Guru diharapkan mampu memodifikasi metode-metode pembelajaran yang sudah ada, dengan demikian interaksi antara guru dengan siswa menjadi lebih baik. c) Penggunaan Media Pembelajaran Seorang guru dituntut untuk bisa menentukan kapan penggunaan media pembelajaran sesuai dengan pokok bahasan yang diajarkan. d) Variasi dalam Pengajaran Diantaranya yaitu : variasi suara, variasi teknik, dan variasi media. e) Memberikan penguatan Pemberian penguatan kepada siswa adalah suatu motivasi tersendiri agar siswa menjadi lebih tertarik pada materi pembelajaran. f) Mengkondisikan Situasi Belajar Siswa Kondisi yang tenang dan lancar adalah kondisi PBM yang sangat diharapkan oleh guru. Dalam mengkondisikan situasi belajar, agar siswa tenang dan dapat berkonsentrasi penuh.
  • 15. 15 g) Memberikan Pertanyaan Pemberian pertanyaan secar tidak langsung memberi motivasi yang baik pada siswa karena setelah diberikan pertanyaan siswa diberikan pula penguatan. Selain itu, pertanyaan ini dimaksudkan agar guru mengetahui apakah siswa sudah menguasai materi atau belum. h) Memberikan Balikan Praktikan selalu memberikan balikan agar keseluruhan kegiatan pembelajaran dapat diketahui, apakah sudah sesuai tujuan ataukah belum. i) Menilai Hasil Belajar Penilaian hasil belajar pada siswa selain berdasarkan pada tugas-tugas yang telah diberikan, tugas-tugas ini dapat diberikan pad setiap akhir bab atau setiap akhir pokok bahasan yang telah diajarkan. j) Menutup Pelajaran Menutup pelajaran oleh guru dimulai dari menyimpulkan materi, memberikan tugas, memberikan motivasi serta memberitahukan materi yang akan dipelajari untuk pertemuan selanjutnya kemudian diakhiri salam penutup. 4. Pelaksanaan Ujian Program Mengajar Ujian praktik mengajar ini dinilai oleh guru pamong dan dosen pembimbing yang bersangkutan dengan melihat secara langsung proses belajar mengajar di kelas. 5. Penyusunan Laporan PPL Penyusunan laporan akhir PPL II dilaksanakan pada minggu terakhir PPL II. Dalam penyusunan laporan akhir PPL II ini, praktikan mengkonsultasikan penyusunan laporan kepada dosen koordinator dan guru pamong masing-masing untuk mendapatkan masukan-masukan tentang laporan akhir tersebut. D. Materi Kegiatan
  • 16. 16 Materi kegiatan dalam Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ini adalah : 1. Membuat perangkat pembelajaran atas bimbingan guru pamong. 2. Melaksanakan praktek mengajar atas bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing. 3. Mengikuti kegiatan ekstra maupun intra sekolah. E. Proses Bimbingan 1. Bimbigan dengan Guru Pamong Waktu : Selama hari efektif KBM Hal-hal yang dikoordinasikan meliputi : bahan mengajar, pembuatan silabus, pembuatan RPP, penggunaan media, hal-hal lain yang berhubungan dengan tugas- tugas keguruan. 2. Bimbingan dengan Dosen Pembimbing Waktu : Setiap dosen pembimbing datang ke sekolah latihan Hal-hal yang dikoordinasikan meliputi : kesulitan-kesulitan selama PPL di sekolah latihan, informasi-informasi terbaru baik dari sekolah latihan maupun UPT, pelaksanaan ujian praktik mengajar F. Hal-hal yang Mendukung dan Menghambat Selama Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Berlangsung 1. Hal-hal yang mendukung a. Guru pamong memberikan kebebasan berkreasi sehingga proses pembelajaran bisa maksimal. b. Adanya komunikasi yang baik dengan guru pamong maupun dosen pembimbing. c. Keterbukaan dari pihak sekolah dengan memberikan informasi yang akan digali oleh pihak praktikan d. Kerjasama yang baik antara pihak sekolah dengan pihak praktikan
  • 17. 17 e. Praktikan dianggap seperti layaknya keluarga sekolah sendiri, sehingga dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah. 2. Hal-hal yang menghambat a. Kurangnya pengetahuan dan wawasan praktikan tentang sesuatu yang berhubungan dengan Praktik Pengalaman Lapangan. b. Keterbatasan pengalaman praktikan dalam hal mengajar dan mengelola kelas.
  • 18. 18 BAB IV PENUTUP A. Simpulan Dari hasil pelaksanaan praktik mengajar di sekolah latihan, praktikan mempunyai simpulan sebagai berikut : 1. Tugas seorang guru praktikan (guru) diantaranya yaitu : merencanakan dan mengaktualisasikan apa yang direncanakan dalam proses pengajaran di kelas. 2. Dalam setiap pelaksanaan proses belajar mengajar guru harus senantiasa memberikan motivasi kepada muridnya. B. Saran 1. Bagi mahasiswa PPL a. Diharapkan mahasiswa praktikan bisa menjaga sikap dan menjaga komunikasi dengan guru maupun karyawan b. Diharapkan semua anggota PPL dapat menjalin komunikasi dengan baik walaupun sudah tidak berada di sekolah praktikan lagi c. Mahasiswa praktikan diharapkan bisa lebih disiplin dalam segala hal diantaranya adalah disiplin waktu 2. Bagi SMA Negeri 2 Ungaran SMA Negeri 2 Ungaran diharapkan dapat mempertahankan apa yang sudah baik yaitu dengan mempertahankan berbagai prestasi yang telah dicapai selama ini. Kualitas pembelajaran harus terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan jaman sehingga apa yang tertulis dalam visi dan misi dapat terwujud. 3. Bagi UPT PPL UNNES Komunikasi antara UPT PPL UNNES dengan sekolah agar lebih ditingkatkan lagi untuk menghindari adanya kesalahpahaman informasi.
  • 19. 19 REFLEKSI DIRI Nama Mahasiswa : Khoirun Nisa Nurul Fitri NIM : 5302410034 Prodi : Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Puji syukur Praktikan panjatkan atas kehadirat Alloh SWT, yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kegiatan PPL 2 dapat dilaksanakan dengan baik di SMA Negeri 2 Ungaran yang dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus sampai dengan 19 Oktober. Tidak lupa, Praktikan ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan arahan kepada Praktikan dalam melaksanakan tugas, serta kepada seluruh staf karyawan SMA Negeri 2 Ungaran. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa semester VII prodi tenaga kependidikan yang bertujuan untuk membentuk mahasiswa praktikan menjadi tenaga kependidikan yang professional, sesuai dengan kompetensi yang ada antara lain: kompetensi paedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Program PPL ini dibagi menjadi dua tahap, yakni PPL I dan PPL 2. Dalam PPL 2, mahasiswa wajib melaksanakan proses mengajar secara mandiri. PPL 2 dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2013 sampai tanggal 19 Oktober 2013. Pada Proses Belajar Mengajar (PBM) TIK di SMA Negeri 2 Ungaran, praktikan menuliskan beberapa hal yang berkaitan dengan kegiatan PPL 2, antara lain : 1. Kekuatan dan kelemahan pembelajaran Mata Pelajaran TIK  Kekuatan Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Kekuatan dari pembelajaran mata pelajaran TIK, diantaranya yaitu : 1. Dengan mempelajari TIK, siswa dapat memahami tentang teknologi-teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan sehari- hari. 2. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang terus berubah sehingga dapat memotivasi siswa untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat. 3. Mengembangkan kemampuan siswa untuk belajar mandiri, berinisiatif, inofatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan TIK untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari-hari.  Kelemahan Pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Kelemahan dari pembelajaran mata pelajaran TIK, diantaranya yaitu : 1. Banyak siswa yang menganggap bahwa pelajaran TIK merupakan pelajaran yang mudah sehingga banyak siswa yang tidak serius saat proses pembelajaran berlangsung. 2. Ketersediaan media pembelajaran seperti laptop atau komputer yang kebanyakan belum memadai sehingga proses pembelajaran menjadi kurang maksimal.
  • 20. 20 2. Ketersediaan Sarana dan Prasarana Staf pengajar yang disiplin, sabar, profesional merupakan hal yang harus dimiliki untuk mendidik siswa-siswa di sekolah. Proses belajar mengajar di SMA Negeri 2 Ungaran berjalan lancar karena didukung oleh fasilitas yang memadai diantaranya LCD di setiap kelas, laptop, instrument, dan laboratorium komputer. Sarana dan Prasarana yang tersedia sangat menunjang untuk pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMA Negeri 2 Ungaran. 3. Kualitas Guru Pamong dan Dosen Pembimbing Kualitas guru pamong Praktikan yaitu Ibu Lilis sangat berkompeten, hal ini dapat dilihat dari kualitas kerja yang optimal sebagai pendidik yang sudah cukup lama di SMA Negeri 2 Ungaran. Sementara itu, kualitas dosen pembimbing Praktikan, yaitu Bapak Hari Wibawanto juga memiliki keprofesionalan dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi ini terbukti dengan beliau menjadi dosen Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Semarang, serta keduanya yang memiliki kepedulian kepada Praktikan yang menjadi nilai positif bagi keduanya. 4. Kualitas pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di SMA Negeri 2 Ungaran Pelaksanaan proses kegiatan pembelajaran di SMA Negeri 2 Ungaran berjalan sangat baik. Hal ini dapat dilihat mulai dari perencanaan pembelajaran yang baik yang ditandai dengan adanya perangkat pembelajaran yang telah disusun oleh guru pamong secara lengkap. Hal lain yang menunjang keberhasilan pelaksanaan pembelajaran di SMA Negeri 2 Ungaran adalah adanya jalinan interaksi yang baik pada saat pembelajaran berlangsung. Dengan dukungan bahan, sarana dan prasarana yang baik, pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di SMA Negeri 2 Ungaran mencapai tujuan yang maksimal. Kemampuan guru pengampu dapat menjadikan siswa yang tadinya kurang berminat menjadi tertarik terhadap pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi. Hal ini berpengaruh langsung terhadap kemampuan siswa dalam memahami pelajaran sehingga dapat memperoleh nilai maksimal baik pada ulangan harian maupun ujian semester. 5. Kemampuan diri Praktikan Secara umum, sebagai Praktikan yang sedang mengadakan PPL 2 di SMA Negeri 2 Ungaran, saya memiliki kemampuan yang baik untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar sekolah. Sejauh ini, saya sudah dapat belajar mengenai banyak hal dalam mengajar, seperti bagaimana mengatur dan mengelola kelas, bagaimana membuat dokumen-dokumen instruksional untuk merencanakan pembelajaran di dalam kelas. 6. Nilai tambah yang diperoleh mahasiswa setelah melaksanakan PPL 2 Setelah mengikuti PPL 2, Praktikan memperoleh nilai tambah berupa pengalaman yang cukup berharga yaitu memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki guru antara lain keterampilan dalam membuka
  • 21. 21 dan menutup pelajaran, keterampilan menjelaskan materi, memberi penguatan, bertanya, berinteraksi dengan siswa, berdiskusi, mengelola kelas dan lain-lain. 7. Saran pengembangan bagi sekolah latihan dan UNNES Saran Praktikan untuk SMA Negeri 2 Ungaran adalah perlu adanya pemanfaatan yang maksimal terhadap terhadap saran dan prasarana yang telah disediakan oleh sekolah, sehingga proses pembelajaran yang baik dan produktif dapat dicapai. Selain itu, siswa diharapkan dapat lebih tertib dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sedangkan saran Praktikan untuk UNNES adalah agar lebih serius dalam menjalankan program PPL sehingga tidak terjadi keterlambatan penerjunan PPL, tidak terjadi komunikasi yang salah antara UNNES dengan instansi yang ditunjuk baik dalam hal kuota mahasiswa PPL maupun jadwal kegiatan PPL. Diharapkan juga agar UNNES selalu memantau perkembangan mahasiswa PPL agar mengetahui keadaan yang terjadi di lapangan demi kemajuan PPL UNNES selanjutnya. Demikian uraian refleksi diri dari Praktikan setelah melakukan kegiatan selama PPL 2 di SMA Negeri 2 Ungaran.