Tutorial inventor 2009  stress analysis
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Tutorial inventor 2009 stress analysis

on

  • 1,436 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,436
Views on SlideShare
1,436
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
52
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Tutorial inventor 2009  stress analysis Tutorial inventor 2009 stress analysis Document Transcript

  • TUTORIAL INVENTOR 2009 : STRESS ANALYSISoleh : Zul Fauzi, teknik mesin Universitas Islam Indonesia – 07525008Sumber : http://www.clickbd.com/bangladesh/490806-autodesk-inventor-2009.htmlKalau kita mau bikin barang, maka barang itu harus berkualitas dan tangguh (wakh,macam atlet aja, tangguh). Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, bisa dimulai daridesain yang oke. Salah satunya adalah yang saya lakukan ini, yakni menganalisaseberapa kuat to benda kalo dikasih beban. Apa material benda ini kuat ato malahhancur, mari kita cari tempe, ekh... tahu maksut kulo(saya).Kita akan cari tahu dengan mode analisa tegangan (stress analysis) pada autodeskinventor professional 2009, gag bermaksud promosi, hanya saja ini software desainyang paling enak menurut saya untuk saat ini. Inventor artinya penemu, yah... mungkindari si pembikinnya sendiri terinspirasi dari seorang ilmuwan penemu yang kita kenalkreatif dan inovatif trus dinamai inventor. Yeah mungkin kira-kira kaya gitu menurutpandangan Mister Yuki, heheheh...:D Lanjoot.
  • STEP BY STEP 1. Buka Desain Yang Telah Dibuat 2. Seting Analisa Tegangan 3. Menentukan titik pegangan 4. Menentukan Vektor ( Besar dan Arah ) Gaya 5. Analisa Tegangannya 6. Catat Hasilnya 7. Simpan 8. Simulasi
  • 1. BUKA DESAIN YANG TELAH DIBUATklik open  namafileanda  openlalu pada pulldown menu, klik application  stress analysisAkan muncul kotak dialog untuk memilih material, silakan pilih material yang anda akangunakan lalu klik OK, kalo saya memilih aluminium-6061.
  • 2. SETING ANALISA TEGANGANSelanjutnya membuat setingan untuk menganalisa tegangan material aluminium-6061pada toolbar stress analysis klik stress analysis settings mesh relevance up to100  preview mesh. Jangan diklik OK dulu.Tunggu proses setingnya selesai seperti yang ditunjukkan progress bar di bawah ini,Maka akan terlihat konstruksi seperti jaringan kawat berbentuk rangka yang bercabang– cabang yang menyusun blok mesin 2 silinder ini. Itu adalah „rangkanya‟ blok silinder.Seperti rangka tubuh kita atau rangka bangunan.
  • setelah itu baru diklik OK.
  • 3. MENENTUKAN TITIK PEGANGAN (FIXTURE)Titik pegangan adalah tempat barang dikunci dudukannya sehingga tidak bisa bergerakke mana – mana, titik pegangan blok silinder adalah lubang bautnya, dan bagianbawahnya, ditunjukkan warna biru pada lubang – lubang blok silinder, itu ibarat bautyang terkunci.
  • 4. MENENTUKAN VEKTOR (BESAR DAN ARAH) GAYAPada toolbar klik force  magnitude (tekanan) set to 50000 N locationGaya 50.000 N setara dengan 5.098581065 Ton-force dalam skala metrik,Untuk lokasinya adalah permukaan lubang baut dan permukaan silinder blok sepertiditunjukkan gambar di bawah ini.Mesin motor biasanya mengalami tekanan pembakaran pada bagian silindernya, untukitu kita uji juga bagian itu, yaitu dengan memberi tekanan pada dinding silindernya,caranya pada toolbar klik pressure  magnitude set to 80 Mpa  faces( pilihbagian yang berbentuk tabung ) lalu klik OK.
  • 5. ANALISA TEGANGANNYAStress AnalysisSetelah selesai memberi gaya, saatnya kita tahu seberapa kuat sih blok mesin 2silinder ini kalau „disiksa‟ dengan gaya dan tekanan sebesar itu, yok kita analisa.Caranya klik stress analysis update, maka inventor akan melakukan proses analisaProses ditunjukkan dengan progress bar seperti di bawah iniTunggulah, sampai prosesnya selesai.Ada sedikit pertanyaan, kenapa muncul “ANSYS Technology” di kotak dialog progressbar, bukannya “ Autodesk Technology”, padahal itu beda merk ?Jawabannya : dalam merancang inventor 2009, Autodesk bekerjasama denganANSYS, Autodesk membikin program desainnya, ANSYS membuat programanalisanya, getooo.Equivalent StressInilah hasilnya, ditunjukkan dengan gradasi warna, bagian yang paling merah warnanyaadalah yang menerima beban paling banyak. Yang paling biru adalah yang bebannyapaling sedikit.
  • Sehingga kita tahu titik – titik yang lemah dan kuat dari sebuah produk.
  • 6. CATAT HASILNYASebenarnya hasil dari analisa tegangan di inventor ini ada 5, yang barusan dijelaskanadalah salah satunya, yakni Equivalent Stress, menunjukkan bagian – bagian yangmnerima gaya. Bagian yang kontur warnanya cenderung memerah adalah yang palingbanyak menerima gaya, sebaliknya yang membiru.Hasil lainnya bisa dilihat pada toolbar stress analysis bagian kiri bawahSelain Equivalent Stress,di situ juga ada :Maximum Principal Stress adalah bagian yang menunjukkan tegangan utama yangterbesar. Tegangan utama adalah tegangan yang arahnya tegak lurus terhadappermukaan.Minimum Principal Stress adalah bagian yang menunjukkan tegangan utama yangterkecil.Deformation artinya perubahan bentuk akibat dikenai gaya.Safety Factor yang menunjukkan bagian yang aman ketika diberi gaya, yang palingaman adalah yang biru tua, sebaliknya yang tidak aman. Safety factor ( Fd atau Sfharus bernilai di atas 1 ) Nilai Sf menentukan kualitas dan harga dari sebuah produk.Jika nilai sf kurang dari 1, maka sudah pasti produk tersebut gampang rusak. Jika lebihdari 1 maka produk tersebut kualitasnya baik.
  • Akan tetapi jika kebanyakan, misal sf = >20, produk memang berkualitas super baik,tahan bentur dan awet, namun jadinya malah berat karena kebanyakan material disamping itu karena kebanyakan material jadinya ongkos produksinya ikut mahal.Yang baik adalah sf antara 1-3. Imbang antara kualitas dengan biaya produksi.Sehingga dengan begini kita bisa mengambil keputusan yang bijak untuk menentukanbarang yang berkualitas tinggi dan biaya murah.7.SIMPANUntuk menyimpan hasilnya, klik reportHasilnya akan muncul dalam format web pageUntuk menyimpannya klik file  save as  folder anda
  • 8. SIMULASIHasil analisa kita ini bisa disimulasikan juga lho,caranya klik animate result  playUntuk menyimpannya klik tombol warna merah / record, simpan dalam format AVI kefolder anda atau format lain yang bisa dibaca komputer anda.Jika muncul jendela untuk mengkompres video pada saat recording, pilih fullframe jikaingin video utuh tak terkompres, jika ingin dikompres, tinggal pilih modenya sesuaikeinginan anda.Video bisa dilihat melaui window media player.
  • Tutorial ini lebih pada memberikan contoh penggunaan finite element analysis padasoftware CAD/CAE, harap maklum apabila terdapat kesalahan asumsi beban angkadan lain-lain. Silakan memberi masukan melalui zero_seven82@ymail.com jika terdapatkesalahan dalam tutorial ini.Sekian, akhiru qalam, billahi taufiq wal hidayah, wassalamu‟alaikum wa rahmatullahiwa barakatuhu.