HIWALAH
Hiwalah berarti intiqal ; perpindahan Wahbah Az-Zuhayli dengan mengutip kitab Al-Inayah mendefinisikan Hiwalah sbb : Perpi...
Muhal Alaih Muhil Muhal Berhutang 1 Berhutang 2 3 Hutang dipindahkan dari Muhil kepada Muhal alaih, sehingga  Muhal alaih-...
<ul><li>Muhil  artinya Orang yang mengalihkan hutang  dari dirinya kepada orang lain (pihak ketiga).  Fiqh Klasik  merumus...
Hiwalah Dayn dan haq sesungguhnya sama saja, Cuma : Sebutan  Dayn  jika kita memandangnya sbg pengalihan hutang, sedangkan...
<ul><li>Dalam praktek  Credit Card , istilah yang pas (sesuai) adalah Hiwalah Haqq, karena terjadi perpindahan menuntut ta...
RUKUN HAWALAH <ul><li>Pihak yang berhutang dan berpiutang ( muhil ) </li></ul><ul><li>Pihak yang berpiutang ( muhal ) </li...
 
RUKUN HIWALAH ADA ENAM Menurut Jumhur Lihat ; (Ibnu Qudamah, Al-Mughni, Hlm. 530),  Khatib Syarbayni, Mughnil Muhtaj 2: 19...
Pada fatwa DSN tidak ada rukun Hutang Muhal ‘alaih kepada Muhil
 
1.  Muhil  ( المحيل ), yakni orang yang berhutang dan sekaligus    berpiutang,  2.  Muhal  atau  muhtal  ( المحال او المحت...
Akad pemindahan piutang dari kontraktor (muhil) kepada bank (muhal alaih). Supplyer/muhal seharusnya menagih muhil, tetapi...
Supplyer material bangunan Muhal/ Nasabah Kontraktor/Muhil Muhal Alaih (Bank Islam) 1 <ul><li>Kontraktor berhutang pembeli...
<ul><li>Kontraktor (K) disebut  Muhil  karena ia berhutang kepada Muhal. Sekalipun ia tidak memiliki piutang ke bank, namu...
<ul><li>Selanjutnya Bank (Muhal Alaih) menagih Muhil (garis putus2 hitam) </li></ul><ul><li>Garis tanda panah adalah tanda...
Perubahan Konsep Hiwalah dari Fiqh Klasik ke Fiqh Modern <ul><li>Dalam fiqh klasik, Muhil adalah orang yang berhutang dan ...
Contoh 2 Praktik Hiwalah Kontemporer (Take over) <ul><li>Akad pemindahan piutang nasabah (muhil) dari bank konvensional (m...
Muhil/ Nasabah Muhal alaih Muhal (Bank Islam) 2 <ul><li>Nasabah muslimah berhutang rumah kepada Bank Konvensional (BK) sec...
Muhil/ Nasabah Muhal alaih Muhal (Bank Islam) 2 <ul><li>Nasabah muslimah berhutang rumah kepada Bank Konvensional (BK) sec...
Catatan <ul><li>Dalam kasus di atas sesungguhnya tidak ada lagi Hiwalah, karena telah digantikan dengan kombinasi 3 akad, ...
<ul><li>Hawalah yang diterapkan dalam teke over apabila nasabah hanya meminta take over hutang pokoknya, tanpa bunganya, k...
1. Ag berhutang kepada merchan, 2. tetapi tagihannya dialihkan kepada BS,  3. Selanjutnya BS menagih Ag 4.  Ag membayar hu...
مَلِيٍّ  Muhal ‘alaih muhil Muhal Jika muhil memindahlan hutangnya kepada  Mulik, maka Muhal harus menerimanya 2 1 3
 
 
Perubahan Konsep Hiwalah dari Fiqh Klasik ke Modern c a b c a b Merchan Nasabah Bank Sama-sama terjadi pemindahan hutang d...
Perubahan Konsep Hiwalah dari Fiqh Klasik ke Transaksi Kontemporer c a b c a b Merchan Nasabah Bank Terjadi pemindahan kew...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Fiqmul Hiwalah

10,926

Published on

Published in: Economy & Finance, Business
3 Comments
14 Likes
Statistics
Notes
  • assalamualaikum ..
    saya mahasiswa uin bandung .. saya sedang menyusun tugas akhir .. saya butuh banget data tentang hiwalah .. bagaimana saya bisa mendapatkan data tersebut ??? saya pengen nge-save data yang bapa punya .. saya harap bp bisa membantu saya ..
    pa saya mohon kirim lewat email saya . nie alamat email saya v3a.aprianti42@yahoo.co.id
    terima kasih sebelum dan sesudah y ..
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • assalamu'laikum
    saya mahasiswa IAIN IB.PADANG semester V pengen nge-save atau mengkopi slide bapak tersebut tetapi saya tidak bisa ,,,,,bgaiman say bisa mendapatkannya pak...slide bapak tersebut sangat sya butuhkan untuk tugas perkuliyahan saya..
    mohon sekiranya bapak mengirimkan lawat email saya: dedisandara86@yahoo.co.id
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih...
    wassalam..
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • ss
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
10,926
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
12
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
3
Likes
14
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Fiqmul Hiwalah

  1. 1. HIWALAH
  2. 2. Hiwalah berarti intiqal ; perpindahan Wahbah Az-Zuhayli dengan mengutip kitab Al-Inayah mendefinisikan Hiwalah sbb : Perpindahan Hutang dari tanggungan Ashil (Muhil) kepada Muhal ‘Alaih (orang yang bertanggung jawab setelah Hiwalah). (Kitab Fathul Qadir juga mendefinIsikan seperti ini, juz 5 hlm. 443)
  3. 3. Muhal Alaih Muhil Muhal Berhutang 1 Berhutang 2 3 Hutang dipindahkan dari Muhil kepada Muhal alaih, sehingga Muhal alaih-lah yang membayar hutang kepada Muhal, sedangkan Muhil lepas dari beban hutang.
  4. 4. <ul><li>Muhil artinya Orang yang mengalihkan hutang dari dirinya kepada orang lain (pihak ketiga). Fiqh Klasik merumuskan dia berhutang dan berpiutang </li></ul><ul><li>2. Muhal : sasaran pengalihan, YANG </li></ul><ul><li>BERPIUTANG SAJA </li></ul><ul><li>3. Muhal ‘Alaih : orang yang bertanggung jawab </li></ul><ul><li>membayar hutang setelah terjadinya Hiwalah </li></ul><ul><li>DIA ORANG YANG BERHUTANG SAJA </li></ul>
  5. 5. Hiwalah Dayn dan haq sesungguhnya sama saja, Cuma : Sebutan Dayn jika kita memandangnya sbg pengalihan hutang, sedangkan Sebutan Haqq , jika kita memandangnya sbg pengalihan piutang <ul><li>Hutang berpindah dari Muhil kepada Muhal ‘alaih (Hiwalah Dayn) </li></ul><ul><li>Sasaran menagih piutang berpindah dari Muhil kepada Muhal ‘alaih (hiwalah Haq) </li></ul>Hiwalah Dayn dan Hiwalah Haqq
  6. 6. <ul><li>Dalam praktek Credit Card , istilah yang pas (sesuai) adalah Hiwalah Haqq, karena terjadi perpindahan menuntut tagihan (piutang) dari Nasabah kepada bank oleh Merchan. </li></ul><ul><li>Dalam praktek anjak piutang , istilah yang pas (sesuai) juga adalah Hiwalah Haqq, karena terjadi perpindahan menuntut tagihan (piutang) dari Kontraktor (Muhil) kepada Bank (M’A) oleh Supplyer (Muhal). </li></ul>
  7. 7. RUKUN HAWALAH <ul><li>Pihak yang berhutang dan berpiutang ( muhil ) </li></ul><ul><li>Pihak yang berpiutang ( muhal ) </li></ul><ul><li>Pihak yang berhutang dan berkewajiban membayar hutang kepada muhil ( muhal ‘ alaih ) </li></ul><ul><li>Hutang muhil kepada muhal ( muhal bih ) </li></ul><ul><li>Hutang muhal alaih kepada muhil </li></ul><ul><li>Ijab Qabul ( sighat ) </li></ul>Hiwalah
  8. 9. RUKUN HIWALAH ADA ENAM Menurut Jumhur Lihat ; (Ibnu Qudamah, Al-Mughni, Hlm. 530), Khatib Syarbayni, Mughnil Muhtaj 2: 193, Wahbah al-Zuhayli, Alfiqh al Islami wa Adillatuhu
  9. 10. Pada fatwa DSN tidak ada rukun Hutang Muhal ‘alaih kepada Muhil
  10. 12. 1. Muhil ( المحيل ), yakni orang yang berhutang dan sekaligus berpiutang, 2. Muhal atau muhtal ( المحال او المحتال ), yakni orang berpiutang kepada muhil, 3. Muhal ‘ alaih ( المحال عليه ), yakni orang yang berhutang kepada muhil dan wajib membayar hutang kepada muhtal, 4. Muhal bih ( المحال به ), yakni hutang muhil kepada muhtal, 5. Sighat (ijab-qabul). Versi DSN
  11. 13. Akad pemindahan piutang dari kontraktor (muhil) kepada bank (muhal alaih). Supplyer/muhal seharusnya menagih muhil, tetapi dengan hiwalah berpindah kepada Bank (muhal alaih) Muhal (Supplyer ) adalah pihak yang berpiutang Muhil (Kontraktor) adalah pihak yang hanya berpiutang Muhal alaih/Bank = Pihak yang menggantikan posisi Muhil dalam membayar hutang Muhil Hawalah Kontemporer, Anjak Piutang/Factoring)
  12. 14. Supplyer material bangunan Muhal/ Nasabah Kontraktor/Muhil Muhal Alaih (Bank Islam) 1 <ul><li>Kontraktor berhutang pembelian material kepada Supplyer selama 2 bulan, (jangka pendek) padahal Supplyer membutuhkan uang segera (tunai) </li></ul><ul><li>Supplyer datang ke bank mau menagih uang, untuk mendapat uang cash. Bank memeriksa dan meneliti kebenaran transaksi dan menilai kemampuan muhal. </li></ul><ul><li>Kontraktor/Muhil membayar hutang kepada Bank Islam (BS menagih bayaran kepada Kontraktor setelah 2 bulan </li></ul>2 3
  13. 15. <ul><li>Kontraktor (K) disebut Muhil karena ia berhutang kepada Muhal. Sekalipun ia tidak memiliki piutang ke bank, namun seharusnya uang mengalir terlebih dahulu kepadanya dari bank, selanjutnya dibayarkan ke Muhal (supplyer) , tetapi dalam kasus anjak piutang ini terjadi pemindahan tagihan piutang dari Muhal(garis putus2 merah) kepada Muhal alaih (biru) </li></ul>Muhil Muhal Bank (M‘A) S K 1 2 Aliran Dana 3 4
  14. 16. <ul><li>Selanjutnya Bank (Muhal Alaih) menagih Muhil (garis putus2 hitam) </li></ul><ul><li>Garis tanda panah adalah tanda hutang, di mana Muhil pada akhirnya membayar hutang kepada Bank </li></ul><ul><li>Dalam kasus ini Muhil adalah Kontraktor </li></ul><ul><li>Muhal adalah Supplyer </li></ul>Muhil Muhal Bank (M‘A) Kontrktr) Spplyr)
  15. 17. Perubahan Konsep Hiwalah dari Fiqh Klasik ke Fiqh Modern <ul><li>Dalam fiqh klasik, Muhil adalah orang yang berhutang dan berpiutang, sedangkan dalam dalam fiqh modern (anjak piutang), Muhil hanya berhutang kepada Muhal, tidak berpiutang kepada Muhal alaih. </li></ul>
  16. 18. Contoh 2 Praktik Hiwalah Kontemporer (Take over) <ul><li>Akad pemindahan piutang nasabah (muhil) dari bank konvensional (muhal) kepada bank syariah (muhal ‘alaih). </li></ul><ul><li>Muhil/nasabah meminta muhal ‘alaih (Bank Syariah ) untuk membayarkan terlebih dulu hutangnya kepada bank konvensional. Pemindahan hutang ini dilakukan terlebih dahulu dengan qardh. Setelah itu Nasabah menjualnya kpd Bank Syariah. Selanjutnya BS menyewakan (IMBT) kepada nasabah lagi. yang dibayar secara cicilan. </li></ul>
  17. 19. Muhil/ Nasabah Muhal alaih Muhal (Bank Islam) 2 <ul><li>Nasabah muslimah berhutang rumah kepada Bank Konvensional (BK) secara riba, lalu ia ingin hijrah ke bank syariah </li></ul><ul><li>Ia datang ke bank Islam (Muhal alaih) minta take over kredit rumahnya </li></ul><ul><li>a.Bank syariah menyerahkan dana qardh . 3b. Dengan dana ini nasabah bisa melunasi hutangnya di BK </li></ul><ul><li>Selanjutnya nasabah menjual rumah itu kepada Bank Islam, dananya digunakan untuk melunasi qardh. </li></ul><ul><li>Kemudian Bank Islam menyewakan rumah itu secara IMBT kpd nasabah, bukan dengan murabahah, karena utk menghindari bay al-’inah. </li></ul>3 Bank Riba Muhal 3a 1 3b 4 5
  18. 20. Muhil/ Nasabah Muhal alaih Muhal (Bank Islam) 2 <ul><li>Nasabah muslimah berhutang rumah kepada Bank Konvensional (BK) secara riba, lalu ia ingin hijrah ke bank syariah </li></ul><ul><li>Ia datang ke bank Islam (Muhal alaih) minta take over kredit rumahnya </li></ul><ul><li>Bank Islam membayar hutang nasabah kpd BK </li></ul><ul><li>Bank syariah menagih nasabah secara cicilan dlm jangka waktu tertentu </li></ul>Bank Riba Muhal 1 4 3
  19. 21. Catatan <ul><li>Dalam kasus di atas sesungguhnya tidak ada lagi Hiwalah, karena telah digantikan dengan kombinasi 3 akad, yakni Qardh, bay’ dan IMBT yang akadnya dilakukan secara terpisah </li></ul>
  20. 22. <ul><li>Hawalah yang diterapkan dalam teke over apabila nasabah hanya meminta take over hutang pokoknya, tanpa bunganya, karena hawalah tidak boleh mentake over bunga. </li></ul>
  21. 23. 1. Ag berhutang kepada merchan, 2. tetapi tagihannya dialihkan kepada BS, 3. Selanjutnya BS menagih Ag 4. Ag membayar hutang kpd BS Muhal : Merchan Bank Syariah Penerbit Card (Muhal alaih) Membeli barang dgn berhutang 1 2b 3 Muhil مَلِيٍّ 2a Garis putus2 = garis tagihan 4
  22. 24. مَلِيٍّ Muhal ‘alaih muhil Muhal Jika muhil memindahlan hutangnya kepada Mulik, maka Muhal harus menerimanya 2 1 3
  23. 27. Perubahan Konsep Hiwalah dari Fiqh Klasik ke Modern c a b c a b Merchan Nasabah Bank Sama-sama terjadi pemindahan hutang dari A kepada C, tetapi dalam kasus ini Bank tidak punya hutang kepada nasabah, sbgmana disyaratkan dalam fiqh klasik
  24. 28. Perubahan Konsep Hiwalah dari Fiqh Klasik ke Transaksi Kontemporer c a b c a b Merchan Nasabah Bank Terjadi pemindahan kewajiban membayar dari A kpd C, selanjutnya diikuti tagihan C kepada A. Perpindahan yang terjadi adalah : Seharusnya A membayar kepada B tetapi berpindah kepada C Tagihan piutang hutang 1a 1b 2 1 2 3 4

×