Your SlideShare is downloading. ×
0
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Akselerasi Bank Syariah dan Peran Ulama

8,922

Published on

Published in: Economy & Finance, Business
2 Comments
10 Likes
Statistics
Notes
  • asskum wr. wb. Saya ibnu mahasiswa UIN suka yogya.Bapak izzuddin Mohon izin dibrikan soft copi slide Kebijakan akselerasi pengembangan perbankan syariah 2007-2008 dan peran strategis ulama. sebagai bahan pembelajaran kuliyah saya.terimakasih
    mail saya: ibnu_mubarok2000@yahoo.com
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • - URUS SRP, NIK BEACUKIA PENERBITAN BARU
    - URUS SRP, NIK BEACUKAI DITOLAK.
    - URUS SRP, NIK BEACUKAI DIBLOKIR
    - URUS SRP, NIK BEACUKAI PINDAH ALAMAT,

    URUS IZIN USAHA:
    - URUS PENDIRIAN PT – Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Krawang, Bandung
    - URUS PENDIRIAN PMA – Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Krawang, Bandung
    - URUS PENDIRIAN CV – Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Krawang, Bandung
    - URUS APIU – Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Krawang, Bandung – Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Krawang, Bandung
    - URUS APIP – Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Krawang, Bandung
    - URUS NPIK – Seluruh Indonesia
    - URUS NIK BEACUKAI – Seluruh Indonesia
    - Urus IT Plastik
    - Urus IT CAKRAM OPTIK
    - Urus IT KOSMETIK
    - Urus IT ALAS KAKI
    - Urus IT MAKANAN DAN MINUMAN
    - Urus IT MAINAN ANAK-ANAK
    - Urus IT ELEKTRONIKA
    - Urus IT OBAT TRADISIONAL DAN HERBAL
    - Urus IT PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN
    - Urus Izin Prinsip
    -Urus SIUP.
    -Urus TDP
    -Dll

    PT. LEGALITAS SARANAIZIN INDONESIA.
    Gedung Maya Indah Lt 2 Jakarta Pusat 10450
    Telp. 021-3142566
    Fax. 021-3928113
    HP. 081385042000
    Flexi. 021-70940216
    Website: http://www.saranaijin.com
    Email legal@saranaizin.com
    Pin BB 2262D175
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
8,922
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
2
Likes
10
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • Transcript

    • 1. KEBIJAKAN AKSELERASI PENGEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH 2007-2008 DAN PERAN STRATEGIS ULAMA Assalamu’alaikum Wr.Wb. Disampaikan oleh: Dr. Mulya E. Siregar Kepala Biro Penelitian, Pengembangan dan Pengaturan Perbankan Syariah Bank Indonesia Ijtima’ Ulama (Annual Meeting) DPS 14 Agustus 2007 Cisarua - Bogor
    • 2. Latar belakang <ul><ul><li>Kebijakan dual banking system pada tahun 1992 masih belum tercermin dalam realitas karena dalam kenyataan karena sampai saat ini pangsa pasar bank syariah belum signifikan (Oktober 2006 :1,5%). </li></ul></ul><ul><ul><li>Survey preferensi (2000-2005) menunjukkan potensi pasar bank syariah (domestik) yang cukup besar ditambah dengan perkembangan yang pesat perbankan/keuangan syariah internasional. </li></ul></ul><ul><ul><li>Industri perbankan secara nasional masih menghadapi permasalahan mengoptimalkan fungsi intermediasi. Selain itu Bank Indonesia memiliki komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi nasional (PDB growth 6%) dimana sektor perbankan nasional menjadi motor penggeraknya. </li></ul></ul>
    • 3. Tujuan Program Akselerasi Pengembangan Perbankan Syariah (PAPBS) <ul><li>Mencapai share perbankan syariah sebesar 5% pada akhir tahun 2008 dengan tetap mempertahankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. </li></ul>
    • 4. Baseline: T ingkat pertumbuhan awal industri (fast growth) rata-rata sebesar 38,8% dan implmentasi office channeling Akselerasi: Program akselerasi mampu mendorong pertumbuhan volume usaha lebih cepat, mencapai 52,8% di atas skenario baseline. Proyeksi Aset, Pembiayaan Yg Diberikan & DanaPihak III 2007 – 2008 *) akselerasi Rp Triliun Outlook Perbankan Syariah 2007 <ul><li>Diperlukan kebijakan & program akselerasi yang extraordinary untuk mencapai target directive share 5% tahun 2008… </li></ul>2.51 39.6 38.2 48.4 Des-08 2,84 36,10 38,39 47,94 Des-07* 1.97% 27.4 27.7 34.8 Des-07 5,25 73,33 68,95 91,57 Des-08* 1.68% 1.42% Share 20,25 15,58 DPK 19,79 15,23 PYD 27,14 20,88 Aset Des-06 Des-05 Indikator
    • 5. <ul><li>Kebijakan dan inisatif strategis untuk pengembangan jangka panjang industri perbankan syariah secara sistematis telah dijabarkan dalam ‘Cetak Biru Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia’ </li></ul><ul><li>Kebijakan dan Program Akselerasi 2007-2008 lebih difokuskan pada pencapaian target kuantitatif melalui terobosan paket kebijakan dan program inisiatif yang dapat memberikan perubahan pertumbuhan aset secara signifikan (lompatan besar) dalam jangka pendek. </li></ul><ul><li>Sasaran Kebijakan dan Program Akselerasi 2007-2008 adalah: </li></ul><ul><ul><li>mendorong pertumbuhan dari sisi supply dan demand secara seimbang </li></ul></ul><ul><ul><li>Memperkuat permodalan, manajemen dan SDM bank syariah </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengoptimalkan peranan pemerintah (otoritas fiskal) dan BI (otoritas perbankan&moneter) sebagai penggerak pertumbuhan. </li></ul></ul><ul><ul><li>Melibatkan seluruh stakeholder perbankan syariah untuk berpartisipasi aktif dalam program akselerasi sesuai dengan kompetensinya masing-masing. </li></ul></ul>Kebijakan & Program Akselerasi
    • 6. STRATEGI PERCEPATAN BUK dg UUS BUK (Bank Umum Konvensional) BUS (Bank Umum Syariah ) Ekspansi pembiayaan Korporasi Retail Mendirikan UUS (Unit Usaha Syariah) Konversi BUS Subsidiary BUS INVESTOR DN-LN PENABUNG DEPOSAN PEMERINTAH DANA SOSIAL DN-LN Penguatan Sisi Permintaan Penguatan Sisi Penawaran Pengembangan jaringan & layanan BS Mendirikan BUS Permodalan, manajemen, SDM BS yg kuat
    • 7. 6 Pilar Program Akselerasi Pengembangan Perbankan Syariah BS = Bank Syariah 1. PENGUATAN KELEMBAGAAN BS 2. PENGEMBANGAN PRODUK BS 3. INTENSIFIKASI EDUKASI PUBLIK & ALIANSI MITRA STRATEGIS 5. PENGUATAN SDM BS 4. PENINGKATAN PERANAN PEMERINTAH & PENGUATAN KERANGKA HUKUM BS 6. PENGUATAN PENGAWASAN BS
    • 8. Time Table Program Akselerasi Pengembangan Perbankan Syariah 1. PENGUATAN KELEMBAGAAN BANK SYARIAH Sm I 2007 Penyusunan informasi panduan potensi investasi perbankan syariah Indonesia (arabic, english, indonesia). 1.7 Jan 2007-2008 Memfasilitasi BUS untuk meningkatkan modal dalam bentuk: melakukan initial public offering (IPO) dan penerbitan subordinated debt, mendorong pemegang saham (existing) menambah modal baru, mendorong investor baru menambah modal BUS. 1.6 Sm. I 2007 Evaluasi dan penyempurnaan ketentuan jaringan kantor BS.a.l. office channeling 1.5 2007-2008 Training perbankan syariah bagi pejabat BUK dlm rangka mendorong pembukaan UUS. 1.4 2007-2008 Road show /forum pertemuan dengan pemegang saham pengendali (PSP) BUK dan calon investor untuk masuk dalam industri perbankan syariah baik dari pemerintah (pusat,daerah), swasta nasional maupun internasional. 1.3 2007 Penyusunan/penyempurnaan peraturan yang memfasilitasi pendirian BUS melalui: pembukaan Kantor Cabang Bank Syariah Asing, Spin-off UUS dari BUK menjadi BUS. Subsidiary BUS oleh BUK dg modal disetor Rp500 milyar 1.2 Sm. I 2007 Review peraturan khususnya yang menghambat/disinsentif 1.1
    • 9. 2. Pengembangan Produk & Peningkatan Layanan Bank Syariah Time Table Program Akselerasi Pengembangan Perbankan Syariah 2007-2008 Mendorong bank-bank syariah untuk meningkatkan standar kualitas pelayanan (service excellent) baik yang dilakukan secara bersama-sama maupun individual bank 2.7 2007-2008 Pengkajian dan memfasilitasi pembentukan lembaga riset fiqh untuk mendukung pengembangan produk keuangan syariah. 2.6. 2007 Pengembangan instrumen pasar keuangan dan fasilitas bank sentral untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan likuiditas. 2.5. 2007-2008 Mendorong aliansi strategis antar bank syariah dan/atau dengan bank konvensional dalam sharing teknologi informasi. 2.4. 2007-2008 Melakukan kajian pengembangan produk bersama bank syariah (seperti Tabanas/Taska) termasuk penggunaan istilah yg mudah dipahami oleh masyarakat 2.3. 2007-2008 Melakukan koordinasi untuk mempercepat proses penyusunan fatwa produk baru oleh Dewan Syariah Nasional (DSN). 2.2. 2007-2008 Lebih mengefisienkan/mempercepat proses perizinan produk. 2.1.
    • 10. 3. INTENSIFIKASI EDUKASI PUBLIK & ALIANSI MITRA STRATEGIS 2007-2008 Melakukan sosialisasi kepada organisasi massa (Islam) untuk mendorong kemitraan dg perbankan syariah dalam pengelolaan aset keuangan (Muhamadiyah, NU, dll). 3.6 2007-2008 Melaksanakan sosialisasi kepada berbagai asosiasi industri/Kadin/kelompok bisnis dan kepada media massa. 3.5 2007-2008 Iklan layanan masyarakat secara massal + public figure , variety talk show, live show on TV/Radio, billboard bekerjasama dengan mitra strategis (a.l. PKES). 3.4 Sm I 2007 Menyelenggarakan Pasar Rakyat Syariah yg menghadirkan perbankan syariah & berbagai usaha yg telah mendapatkan sertifikasi halal serta hiburan kepada masyarakat. Diselenggarakan di lima kota strategis. 3.3 2007-2008 Mengadakan aliansi dengan MUI dan lembaga lainnya (seperti Perguruan Tinggi, lembaga training) untuk menyampaikan pesan terkait dg perbankan syariah. 3.2 2007-2008 Mengadakan kerjasama dengan pihak ketiga (a.l. public figures , bank syariah, PKES) untuk sosialisasi perbankan syariah. 3.1
    • 11. 4. Peningkatan Peran Pemerintah Dan Penguatan Kerangka Hukum Bank Syariah Time Table Program Akselerasi Pengembangan Perbankan Syariah 2007-2008 Melakukan kerjasama teknis untuk pengembangan model pembiayaan syariah untuk berbagai program pemerintah (penjaminan pembiayaan usaha tani, pengembangan kawasan pesisir, KUT, program pengentasan kemiskinan, UMKM dan pembiayaan infrastruktur/korporat 4.5. 2007-2008 Meningkatkan pengelolaan dana-dana sosial dari voluntary sector (ZISW) baik DN maupun LN melalui bank syariah 4.4. 2007-2008 Memfasilitasi bertemunya investor internasional, pengusaha nasional dan pemilik proyek (pemerintah, pengusaha nasional, dll) yang memerlukan pembiayaan skema syariah dalam investor forum 4.3. 2007-2008 Mendorong pengesahan RUU Perpajakan, RUU Perbankan Syariah, RUU Sukuk Negara 4.2. 2007-2008 Melakukan upaya persuasif mendorong pemerintah/BUMN/BUMD memanfaatkan jasa bank syariah, termasuk menempatkan sebagian anggaran belanja pemerintah pada bank syariah 4.1.
    • 12. Time Table Program Akselerasi Pengembangan Perbankan Syariah 5. Penguatan SDM Bank Syariah 2007-2008 <ul><li>Bantuan teknis peningkatan kompetensi pengelolaan bank syariah (BUS,UUS) </li></ul><ul><li>spesial training di bidang pembiayaan musyarakah, ijarah dll. </li></ul><ul><li>spesial training di bidang service excellent . </li></ul><ul><li>workshop/seminar dengan topik khusus. </li></ul>5.3 2007-2008 Sertifikasi direksi bank syariah (BUS/UUS) 5.2 2007-2008 Peningkatan pelaksanaan transparansi, market discipline , dan corporate governance pada bank syariah. 5.1
    • 13. Time Table Program Akselerasi Pengembangan Perbankan Syariah 6. Penguatan Pengawasan Bank Syariah 2007-2008 <ul><li>Meningkatkan jumlah dan kompetensi pengawas bank syariah: </li></ul><ul><li>Program up-grading/sertifikasi pengawas bank syariah </li></ul><ul><li>Penguatan sistem pengawasan bank syariah di KBI </li></ul><ul><li>Penguatan sistem pengawasan bank syariah di KPBI </li></ul>6.2 2007-2008 <ul><li>Penguatan sistem pengawasan bank syariah berbasis risiko: </li></ul><ul><li>Penyusunan pedoman intern RBS BUS/UUS </li></ul><ul><li>Penyusunan pedoman intern TKS BUS/UUS </li></ul>6.1
    • 14. Working Group Program Akselerasi Pengembangan BS (PAPBS) <ul><li>Dalam mengimplementasikan program-program akselerasi dibentuk working group yang beranggotakan Bank Indonesia dan Bank-bank syariah. </li></ul><ul><li>Tugas-tugas WG: </li></ul><ul><ul><li>Merencanakan dan menyusunan program kerja PAPBS. </li></ul></ul><ul><ul><li>Melakukan sosialisasi program kerja PAPBS di satker/ lembaga masing-masing. </li></ul></ul><ul><ul><li>Terlibat dlm pelaksanaan program kerja sesuai dengan tugas masing-masing. </li></ul></ul><ul><ul><li>Bekerjasama dengan mitra strategis terkait pelaksanaan program kerja. </li></ul></ul><ul><ul><li>Melakukan monitoring/evaluasi pelaksanaan program kerja. </li></ul></ul><ul><ul><li>Melaporkan pelaksanaan PAPBS kepada Bank Indonesia serta pimpinan Bank Syariah. </li></ul></ul>
    • 15. Mitra Strategis Akselerasi <ul><li>PKES (Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah) </li></ul><ul><li>Instansi Pemerintah (Depkeu, Bapepam, BUMN, Pemda, Deptan). </li></ul><ul><li>Parlemen (DPR, DPRD). </li></ul><ul><li>Basyarnas (Badan Arbitrase Syariah Nasional) </li></ul><ul><li>DSN (Dewan Syariah Nasional) </li></ul><ul><li>Media Massa </li></ul><ul><li>MES (Masyarakat Eknomi Syariah) </li></ul><ul><li>Asbisindo (Asosiasi Bank Syariah Indonesia) </li></ul><ul><li>BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional), </li></ul><ul><li>BWI (Badan Wakaf Indonesia). </li></ul><ul><li>Konsultan bisnis syariah. </li></ul><ul><li>Kadin dan asosiasi-asosiasi bisnis lainnya. </li></ul><ul><li>Ormas, Lembaga Pendidikan, Lembaga Dakwah. </li></ul><ul><li>Dll. </li></ul>
    • 16. <ul><li>Supervisor </li></ul><ul><li>Melaksanakan fungsi & tugas pengawasan langsung kepatuhan syariah & implementasi fatwa DSN pada operasional LKS </li></ul><ul><li>Advisor </li></ul><ul><li>Memberikan nasihat, inspirasi, pemikiran, saran serta konsultansi untuk pengembangan produk dan jasa yang inovatif untuk persaingan global </li></ul><ul><li>Marketer </li></ul><ul><li>Menjadi mitra strategis untuk peningkatan kualitas dan kualitas industri LKS melalui komunikasi massa untuk memberikan motivasi, penjelasan dan idukasi publik sebagai penyiapan SDM, sosialisasi, community & networking building dan peran-peran strategis lainnya dlm bentuk hubungan kemasyarakatan ( public relationship ) </li></ul>PERAN STRATEGIS ULAMA
    • 17. DPS dlm UU PT <ul><li>Pasal 109 </li></ul><ul><li>(1) Perseroan yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah selain mempunyai Dewan Komisaris wajib mempunyai Dewan Pengawas Syariah. </li></ul><ul><li>(2) Dewan Pengawas Syariah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas seorang ahli syariah atau lebih yang diangkat oleh RUPS atas rekomendasi Majelis Ulama Indonesia. </li></ul><ul><li>(3) Dewan Pengawas Syariah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertugas memberikan nasihat dan saran kepada Direksi serta mengawasi kegiatan Perseroan agar sesuai dengan prinsip syariah. </li></ul>
    • 18. ARAH SINERGI Kesejahteraan Umum (Al-Falah) Publik Ekonomi Syariah Bank Syariah ULAMA DPS DSN Ahli Fikih Muamalah Akselerasi
    • 19. KONTRIBUSI Dukungan Terhadap 6 Pilar Akselerasi <ul><li>Tiga Peran </li></ul><ul><li>Ulama (DPS) </li></ul><ul><li>Supervisor </li></ul><ul><li>Advisor </li></ul><ul><li>Marketer </li></ul>1. PENGUATAN KELEMBAGAAN BS 2. PENGEMBANGAN PRODUK BS 3. INTENSIFIKASI EDUKASI PUBLIK & ALIANSI MITRA STRATEGIS 4. PENINGKATAN PERANAN PEMERINTAH & PENGUATAN KERANGKA HUKUM BS 5. PENGUATAN SDM BS 6. PENGUATAN PENGAWASAN BS PENINGKATAN SHARE NASIONAL PERBANKAN SYARIAH SECARA SIGNIFIKAN MINIMAL 5 % AKHIR 2008
    • 20. TANTANGAN & HARAPAN <ul><li>UU Perseroan </li></ul><ul><li>RUU BS </li></ul><ul><li>Globalisasi & Global Competition Islamic Financial Market </li></ul><ul><li>Trend Good Corporate Governance (GCG) </li></ul><ul><li>Pengelolaan Optimal Pasar Public Loyalist VS Floating Mass </li></ul><ul><li>Ijtihad yang Intensif dan Produktif; </li></ul><ul><li>Kebutuhan thd minimal 40 ribu SDM untuk mencapai share 5% </li></ul><ul><li>Kebutuhan thd quality upgrading DPS </li></ul><ul><li>LKS harus komite dlm pemberdayaan DPS </li></ul><ul><li>BI tetap komit memfasilitasi, bagaimana Instansi Lainnya? </li></ul>
    • 21. T e r i m a k a s i h Information : Direktorat Perbankan Syariah - Bank Indonesia [email_address] , fax.021 3501989, telp.021 381 8778/8451, 021 2310108 ext.4617 Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

    ×