X6 zakiah rahmayanti

383 views

Published on

pendidikan lingkungan hidup (hazard)

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
383
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

X6 zakiah rahmayanti

  1. 1. Hazard pada PekerjaCucian MotorZakiah RahmayantiX IPA 6SMAN 8 PEKANBARU
  2. 2. LATAR BELAKANGMasyarakat memerlukan hal yang serbainstan. Hal itu disebabkan akan kegiatanyang cukup padat. Juga memerlukan jasakarena masyarakat sendiri kurangmempunyai waktu.
  3. 3. TUJUAN PENELITIAN1. Tujuan UmumMengetahui bagaimana manajemen risiko padapekerjaan cucian motor.2. Tujuan Khusus– Mengetahui persiapan dalam manajemen risiko padapekerja cucian motor.– Mengetahui identifikasi dalam manajemen risiko padapekerja cucian motor.– Mengetahui analisa risiko dalam manajemen risikopada pekerja cucian motor.– Mengetahui evaluasi risiko dalam manajemen risikopada pekerja cucian motor.– Mengetahui pengendalian risiko dalam manajememrisiko pada pekerja cucian motor.
  4. 4. MANFAAT PENELITIAN1. Bagi Pekerja– Referensi bagi pekerja cucian motor tentangpotensi bahaya kecelakaan kerja yang bisa didapatdari rutinitas bekerja sehari – hari.– Mengetahui cara pengendalian risiko gunamengurangi bahaya kecelakaan kerja pada pekerjacucian motor.2. Bagi penulis– Menambah pengetahuan tentang manajemen risikokhususnya bagi pekerja cucian motor.– Referensi aplikasi yang penulis miliki agar sesuaidengan SOP.
  5. 5. PENGERTIAN HAZARDHazard adalah segalasesuatu yang berpotensimenyebabkan kecelakaanpenyakit.
  6. 6. JENIS - JENIS HAZARD• Hazard fisik(suhu, tekanan, getaran, cahaya, radiasi, dan suara)• Hazard Kimia (debu, uap)• Hazard biologi• Hazard fisikologi atau Ergonomi• Hazard Psikososial
  7. 7. PROSES MENCUCI MOTOR• Semprot motor dengan selang untuk meluruhkankotoran.• Masukkan sponge ke dalam ember satu (berisi airdan shampoo).• Bersihkan motor bagian per bagian denganmengusapkan sponge mulai dari atas ke bawah.• Sebelum pindah ke bagian lain, bersihkan sponge keember dua (berisi air bersih) dulu baru masukkanlagi ke ember satu.• Setelah semua bagian dibersihkan, semprot motordengan selang sampai tidak ada sisa sabun dan lapdengan kanebo sampai kering.
  8. 8. MANAJEMEN RISIKO• Ruang Lingkup Management RisikoManajemen risiko dilakukan di Tempat Cucian Motor, Jl. Rajawali Sakti IPanam Pekanbaru.• Personil yang TerlibatPersonil yang dinilai risikonya:– Pekerja Cucian Motor sejumlah 6 (enam) orang.– Pelanggan.• Standar Penentuan Kriteria RisikoPenentuan Risiko diambil berdasarkan persentasi angka kejadianataupun angka prediksi kejadian frekuensi tertinggi yang sering terjadiserta tingkat keparahan kejadian melalui analisa manajemen risiko.
  9. 9. MANAJEMEN RISIKO• Dokumen yang terkaitHasil wawancara dengan pekerja cucianmotor.Dokumentasi foto.Literature / referensi serta hasil penelitian
  10. 10. MANAJEMEN RISIKO• Identifikasi BahayaSecara umum kegiatan cucian motor sudahmenggunakan SOP secara cukup optimal,hanya saja ada beberapa tidak sesuai SOPdan tanpa APD sebagaimana kebanyakanpara pekerja cucian motor saat ini.
  11. 11. SIMPULANSetelah diadakan penelitian :• 7 (tujuh) tingkat risiko dari kegiatan cucian motor.• Analisa semi kualitatif, skor tertinggi 16 darimaksimum 26 yang disebabkan oleh hazard faktorbiologi (virus, bakteri, jamur) dengan tafsiranprobabilitasnya sangat mungkin terjadi danpengaruhnya serius.• Skor minimal adalah 2 (dua) dari faktor psikososialkhususnya dari sisi manajemen waktu, yaitu paparanpekerjaan cucian motor yang sepanjang harisementara waktu istirahat yang relatif kurang.
  12. 12. SARAN• Hendaknya para pekerja lebih memperhatikanpersiapan peralatan dan bahan yangdiperlukan sebelum memulai pekerjaan.• Hendaknya tidak ada kurang baiknyakomunikasi antara pekerja dan pelanggan.• Para pekerja sebaiknya meminimalisirkemungkinan risiko yang terjadi.• Pekerja hendaknya mengunakan StandarOperasional Pelayanan (SOP) dan APD secaraoptimal.

×