Sengketa Internasional
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Sengketa Internasional

on

  • 2,142 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,142
Views on SlideShare
2,142
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
78
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Sengketa Internasional Presentation Transcript

  • 1. Adalah Perselisihan yang terjadi antara negara dengannegara, negara dengan individu, atau negara dengan badanlembaga mejadi subjek internasional.Penyebab Terjadinya Sengketa Internasional1. Salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya dalamperjanjian internasional2. Perbedaan penafsiran mengenai isi perjanjian internasional3. Perebutan sumber-sumber ekonomi4. Perebutan pengaruh ekonomi, politik, atau keamanan regionaldan internasional5. Adanya intervensi terhadap kedayulatan Negara lain6. Penghinaan terhadap harga diri bangsa
  • 2.  Penyelesaian Secara Alami1. ArbitrasiProses ini dilakukan dengan cara menyerahkan penyelesaian sengketa kepada orangtertentu (Arbitrator), yang dipilih secara bebas oleh pihak sengketa dan yang memutuskantanpa melalui pertimbangan hukumProsedur Penyelesaian :- Masing-masing Negara yang bersengketa menunjuk dua arbitrator, satu boleh berasaldariwarga negaranya sendiri- Para arbitrator tersebut memilih seorang wasit sebagai ketua dari pengadilan Arbitrasetersebut- Putusan melalui suara terbanyak, arbitrasenyanya melalui kesepakatan bersama daripihaksengketa2. Penyelesaian YudisialAdalah Suatu penyelesaian melalui pengadilan internasional dengan memberlakukanhukum
  • 3. 3. Negosiasi, jasa-jasa baik, mediasi, konsoliasi, dan penyelidikan- NegosiasiAdalah Cara penyelesaian tanpa adanya menarik perhatian publik karena padadasarnya para pihak dapat mengawasi prosedur penyelesaian sengketanya dan setiappenyelesaiannya didasarkan pada kesepakatan atau konsensus para pihak.- Jasa baik (mediasi)Adalah Cara penyelesaian sengketa internasional dimana pihak ke tiga salingmembantu secara damai- KonsiliasiArti luas adalah penyelesaian sengketa denga bantuan Negara-negara lain ataubadan-badan penyelidik dan komite-komite penasehat yang tidak berpihak.Arti sempit adalah suatu penyelesaian sengketa internasional melalui komisi ataukomite dengan membuat laporan atau ussul penyelesaian kepada pihak sengketadan tidak mengikat- PenyelidikanAdalah Cara penyelesaian secara damai dilakukan dengan tujuan menetapkan faktauntuk memperlancarkan perundingan
  • 4.  Cara Penyelesaian secara Paksa atau Kekerasan1. Perang atau tindakan bersenjata atau non perangAdalah penyelesaian sengketa internasional dengan menggunakan kekerasan senjatadengan tujuan untuk mengalahkan pihak lawan sehingga pihak lawan tidak ada alternatiflain kecuali memenuhi syarat-syarat penyelesaian yang diajukan oleh pihak2. RetorsiAdalah Pembalasan dendam suatu negara terhadap tindakan tidak pantas yang dilakukanoleh negara lain. Cara penyelesaiannya dilakukan dengan tindakan pemaksaan untuk dapatmenyelesaikan sengketa yang disebabkan oleh tindakan ilegal3. IntervensiAdalah Tindakan campur tangan terhadap kemerdekaan politik negara secara dan melanggarhukum4. ReprisalAdalah upaya paksa yang dilakukan oleh suatu negara terhadap negara lain untuk menyelesaikansengketa yang timbul oleh karena negara yang dikenai reprisal telah melakukan tindakan yang tidakdibenarkan.5. EmbargoAdalah suatu prosedur lain untuk memperoleh ganti rugi. Biasanya embargo dilakukandengan melarang ekspor ke negara yang dikenai embargo. Embargo biasanya dipergunakansebagai salah satu bentuk sanksi terhadap negara yang senantiasa melanggar hukuminternasiona.
  • 5. Keputusan Mahkamah Internasional Adalah Keputusan organ hukum tertinggi diduniaPutusan Mahkamah Internasional memiliki 2 mekanisme :• Mekanisme Normal :1. Penyerahan perjanjian khusus yng berisi tdentitas para pihak dan pokok persoalan sengketa.2. Pembelaan tertulis, berisi fakta, hukum yang relevan, tambahan fakta baru, penilakan atas faktayang disebutkan dan berisi dokumen pendukung.3. Presentasi pembelaan bersifat terbuka dan umum atautertutup tergantung pihak sengketa.4. Keputusan bersifat menyetujui dan penolakan. Kasus internasional dianggap selesai apa bila :Para pihak mencapai kesepakatanPara pihak menarik diri dari prose persidangan Mahkamah internasional.Mahkamah internasional telah memutus kasus tersebut berdasarkan pertimbangan dan telahdilakukan ssuai proses hukum internasional yang berlaku.• Mekanisme Khusus :1. Keberatan awal karena ada keberatan dari pihak sengketa Karen mahkamah intrnasionaldianggap tidak memiliki yusidiksi atau kewenangan atas kasus tersebut.2. Ketidak hadiran salah satu pihak yang bersengketa, biasanya dilakukan oleh Negara tergugat ataurespondent karena menolak yuridiksi Mahkamah Internasional.3. Keputusan sela, untuk memberikan perlindungan terhadap subyek persidangan, supaya pihaksengketa tidak melakukan hal-hal yang mengancah efektivitas persidangan Mahkamahinternasional.4. Beracara bersama, beberapa pihak disatukan untuk mengadakan sidang bersama karena materisama terhadap lawan yang sama.5. Intervensi, mahkamah internasional memberikan hak kepada Negara lain yang tidak terlibatdalam sengketa untuk me;lakkan intervensi atas sengketa yangsedang disidangkan bahwa dengankeputusan Mahkamah internasional ada kemungkinan Negara tersebut dirugikan.
  • 6. - Mahkamah menerapkan beberapa hal untuk mencapai keputusan1. Perjanjian2. Kebiasaan Internasional3. Prinsip Hukum secara Umum4. Keputusan Pengadilan5. Doktrin atau ajaran dari ahli hukum terkemuka- Dampak Suatu Negara Tidak Mematuhi Keputusan MahkamahInternasional1. Dikucilkan dari pergaulan internasional2. Dihentikan bantuan dari negara lain3. Terputusnya hubungan deplomatik kedua negara4. Timbulnya ketidak harmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara