Your SlideShare is downloading. ×
Makalah AIK I
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Makalah AIK I

3,788
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
3,788
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
32
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas segala limpahan rahmatdan karunia-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul:“MASA TURUNNYA AL-QURAN” Penulis menyadari bahwa didalam pembuatan makalah ini berkat bantuan dan tuntunanAllah SWT. dan tidak lepas dari bantuan berbagai pihak untuk itu dalam kesempatan ini penulismenghaturkan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yangmembantu dalam pembuatan makalah ini. Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan makalah ini masih dari jauh darikesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian, penulis telah berupayadengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat selesai dengan baikdan oleh karenanya, penulis dengan rendah hati dan dengan tangan terbuka menerima masukan,saran dan usul guna penyempurnaan makalah ini. Akhirnya tim penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruhpembaca. Makassar, 6 Desember 2011 Fathimah Az Zahraa NIM 105 336 774 11
  • 2. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Lahirnya agama Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW, pada abad ke-7 M,menimbulkan suatu tenaga penggerak yang luar biasa, yang pernah dialami oleh umat manusia.Islam merupakan gerakan raksasa yang telah berjalan sepanjang zaman dalam pertumbuhan danperkembangannya. Dalam membahas masalah agama Islam, kita tidak bisa lepas dari Al-Qurankitab suci umat Islam, yang merupakan firman-firman Allah SWT, yang diturunkan denganperantara malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagai peringatan, petunjuk, tuntunan,dan hukum bagi kehidupan umat manusia. Ayat-ayat Al-quran yang diterima Nabi Muhammad SAW. diterima secara berangsur-angsur selama kurang lebih 22 tahun, atau tepatnya 22 tahun, 2 bulan, 22hari, yakni sejak iaberusia 40 tahun sampai belau wafat. Oleh karena itu, perlu diadakan pembahasan lebih lanjutmengenai masa turunnya Al-quran. Melalui makalah ini, kami mencoba untuk memberikan informasi mengenai masalahtersebut, sehingga pembaca dapat mengetahui sedikit informasi tentang masa turunnya Al-quran. B. Rumusan Masalah Masalah yang dibahas dalam penulisan makalah ini adalah : 1. Apa itu Al-quran ? 2. Berapa periode/masa turunnya Al-quran ? 3. Sebutkan urutan turunnya wahyu Al-quran ? 4. Apa hikmah diturunkannya Al-quran secara berangsur-angsur ? C. Tujuan Penulisan Tujuan daripada penulisan makalah ini adalah : 1. Pembaca dapat mengetahui Al-quran. 2. Pembaca dapat mengetahui periode/masa turunnya Al-quran. 3. Pembaca dapat mengetahui urutan turunnya wahyu Al-quran. 4. Pembaca dapat mengetahui hikmah diturunkannya Al-quran secara berangsur- angsur.
  • 3. D. Manfaat Penulisan Hasil dari penulisan makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada semuapihak, khususnya kepada mahasiswa dalam mata kuliah AIK I untuk menambah pengetahuandan wawasan tentang masa turunnya Al-quran. Manfaat lain dari penulisan makalah ini adalahdengan adanya penulisan makalah ini diharapkan dapat dijadikan acuan dalam mempelajari AIKI. Khususnya dalam materi masa turunnya Al-quran.
  • 4. BAB II PEMBAHASAN A. Al-quran Al-Qur‟an adalah kitab suci umat Islam. Bagi Muslim, Al-Quran merupakan firmanAllah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril dengan lafaldanmaknanya. Al-Qur‟an merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW yang sangat berharga bagiumat Islam hingga saat ini. Di dalamnya terkandung petunjuk dan pedoman bagi umat manusiadalam mencapai kebahagiaan hidup baik di dunia maupun akhirat. Jumlah surat yang terdapat dalam Al Qur‟an ada 114; nama-namanya dan batas-batastiap-tiap surat, susunan ayat-ayatnya adalah menurut ketentuan yang ditetapkan dan diajarkanoleh Rasulullah sendiri (tauqifi). Agama Islam, agama yang kita anut dan dianut oleh ratusan juta kaum Muslim di seluruhdunia, merupakan way of life yang menjamin kebahagiaan hidup pemeluknya di dunia dan diakhirat kelak. Ia mempunyai satu sendi utama yang esensial: berfungsi memberi petunjuk kejalan yang sebaik-baiknya. Allah berfirman, Sesungguhnya Al-Quran ini memberi petunjukmenuju jalan yang sebaik-baiknya (QS, 17:9). Al-Quran memberikan petunjuk dalam persoalan-persoalan akidah, syariah, dan akhlak,dengan jalan meletakkan dasar-dasar prinsip mengenai persoalan-persoalan tersebut; dan AllahSWT menugaskan Rasul saw., untuk memberikan keterangan yang lengkap mengenai dasar-dasar itu: Kami telah turunkan kepadamu Al-Dzikr (Al-Quran) untuk kamu terangkan kepadamanusia apa-apa yang diturunkan kepada mereka agar mereka berpikir(QS 16:44). Disamping keterangan yang diberikan oleh Rasulullah saw., Allah memerintahkan pulakepada umat manusia seluruhnya agar memperhatikan dan mempelajari Al-Quran: Tidaklahmereka memperhatikan isi Al-Quran, bahkan ataukah hati mereka tertutup (QS 47:24). Mempelajari Al-Quran adalah kewajiban. Berikut ini beberapa prinsip dasar untukmemahaminya, khusus dari segi hubungan Al-Quran dengan ilmu pengetahuan. Atau, dengankata lain, mengenai "memahami Al-Quran dalam Hubungannya dengan IlmuPengetahuan."( Persoalan ini sangat penting, terutama pada masa-masa sekarang ini, dimanaperkembangan ilmu pengetahuan demikian pesat dan meliputi seluruh aspek kehidupan. Kekaburan mengenai hal ini dapat menimbulkan ekses-ekses yang mempengaruhiperkembangan pemikiran kita dewasa ini dan generasi-generasi yang akan datang. Dalambukunya, Science and the Modern World, A.N. Whitehead menulis: "Bila kita menyadari betapapentingnya agama bagi manusia dan betapa pentingnya ilmu pengetahuan, maka tidaklahberlebihan bila dikatakan bahwa sejarah kita yang akan datang bergantung pada putusangenerasi sekarang mengenai hubungan antara keduanya. Tulisan Whithead ini berdasarkan apa yang terjadi di Eropa pada abad ke-18, yang ketikaitu, gereja/pendeta di satu pihak dan para ilmuwan di pihak lain, tidak dapat mencapai kata
  • 5. sepakat tentang hubungan antara Kitab Suci dan ilmu pengetahuan; tetapi agama yangdimaksudkannya dapat mencakup segenap keyakinan yang dianut manusia. Demikian pula halnya bagi umat Islam, pengertian kita terhadap hubungan antara Al-Quran dan ilmu pengetahuan akan memberi pengaruh yang tidak kecil terhadap perkembanganagama dan sejarah perkembangan manusia pada generasi-generasi yang akan datang.Bagian-bagian Al-Qur’an Al-Qur‟an mempunyai 114 surat, dengan surat terpanjang terdiri atas 286 ayat, yaitu AlBaqarah, dan terpendek terdiri dari 3 ayat, yaitu Al-‟Ashr, Al-Kautsar, dan An-Nashr. Sebagianulama menyatakan jumlah ayat di Al-Qur‟an adalah 6.236, sebagian lagi menyatakan 6.666.Perbedaan jumlah ayat ini disebabkan karena perbedaan pandangan tentang kalimat Basmalahpada setiap awal surat (kecuali At-Taubah), kemudian tentang kata-kata pembuka surat yangterdiri dari susunan huruf-huruf seperti Yaa Siin, Alif Lam Miim, Ha Mim dll. Ada yangmemasukkannya sebagai ayat, ada yang tidak mengikutsertakannya sebagai ayat. Untuk memudahkan pembacaan dan penghafalan, para ulama membagi Al-Qur‟an dalam30 juz yang sama panjang, dan dalam 60 hizb (biasanya ditulis di bagian pinggir Al-Qur‟an).Masing-masing hizb dibagi lagi menjadi empat dengan tanda-tanda ar-rub‟ (seperempat), an-nisf(seperdua), dan as-salasah (tiga perempat). Selanjutnya Al-Qur‟an dibagi pula dalam 554 ruku‟, yaitu bagian yang terdiri atasbeberapa ayat. Setiap satu ruku‟ ditandai dengan huruf „ain di sebelah pinggirnya. Surat yangpanjang berisi beberapa ruku‟, sedang surat yang pendek hanya berisi satu ruku‟. Nisf Al-Qur‟an (tanda pertengahan Al-Qur‟an), terdapat pada surat Al-Kahfi ayat 19pada lafal walyatalattaf yang artinya: “hendaklah ia berlaku lemah lembut”. B. Masa Turunnya Al-Quran Ayat-ayat Al-quran yang diterima Nabi Muhammad SAW. diterima secara berangsur-angsur selama kurang lebih 22 tahun, atau tepatnya 22 tahun, 2 bulan, 22hari, yakni sejak iaberusia 40 tahun sampai belau wafat Al-Quran Al-Karim yang terdiri dari 114 surah dan susunannya ditentukan oleh AllahSWT. dengan cara tawqifi, tidak menggunakan metode sebagaimana metode-metodepenyusunan buku-buku ilmiah. Buku-buku ilmiah yang membahas satu masalah, selalumenggunakan satu metode tertentu dan dibagi dalam bab-bab dan pasal-pasal. Metode ini tidakterdapat di dalam Al-Quran Al-Karim, yang di dalamnya banyak persoalan induk silih-bergantiditerangkan. Persoalan akidah terkadang bergandengan dengan persoalan hukum dan kritik; sejarahumat-umat yang lalu disatukan dengan nasihat, ultimatum, dorongan atau tanda-tanda kebesaranAllah yang ada di alam semesta. Terkadang pula, ada suatu persoalan atau hukum yang sedangditerangkan tiba-tiba timbul persoalan lain yang pada pandangan pertama tidak ada hubunganantara satu dengan yang lainnya. Misalnya, apa yang terdapat dalam surah Al-Baqarah ayat 216-221, yang mengatur hukum perang dalam asyhur al-hurum berurutan dengan hukum minumankeras, perjudian, persoalan anak yatim, dan perkawinan dengan orang-orang musyrik.
  • 6. Yang demikian itu dimaksudkan agar memberikan kesan bahwa ajaran-ajaran Al-Qurandan hukum-hukum yang tercakup didalamnya merupakan satu kesatuan yang harus ditaati olehpenganut-penganutnya secara keseluruhan tanpa ada pemisahan antara satu dengan yang lainnya.Dalam menerangkan masalah-masalah filsafat dan metafisika, Al-Quran tidak menggunakanistilah filsafat dan logika. Juga dalam bidang politik, ekonomi, sosial dan kebudayaan. Yangdemikian ini membuktikan bahwa Al-Quran tidak dapat dipersamakan dengan kitab-kitab yangdikenal manusia. Tujuan Al-Quran juga berbeda dengan tujuan kitab-kitab ilmiah. Untuk memahaminya,terlebih dahulu harus diketahui periode turunnya Al-Quran. Dengan mengetahui periode-periodetersebut, tujuan-tujuan Al-Quran akan lebih jelas. Setiap kali mendapat wahyu, Nabi SAW lalu menghafalkannya. Beliau dapatmengulangi wahyu yang diterima tepat seperti apa yang telah disampaikan Jibril kepadanya.Hafalan Nabi SAW ini selalu dikontrol oleh Malaikat Jibril.Adapun masa/ periode turunnya Al-Qur’an dapat dibagi menjadi dua sebagai berikut : 1. Periode Mekah, yaitu saat Nabi SAW bermukim di Mekah selama 12 tahun 5 bulan 13 hari (610-622 M) sampai Nabi SAW melakukan hijrah. Ayat-ayat yang diturunkan pada masa itu disebut ayat-ayat Makkiyah, yang berjumlah 4.726 ayat, meliputi 89 surat. 2. Periode Madinah, yaitu masa setelah Nabi SAW hijrah ke Madinah selama 9 tahun 9 bulan 9 hari (622-632 M). Ayat-ayat yang turun dalam periode ini dinamakan ayat-ayat Madaniyyah, meliputi 1.510 ayat dan mencakup 25 surat. Ayat-ayat Makiyah maupun Madaniyah yang terdapat dalam Al Qur‟an memilikibeberapa perbedaan yang menjadi ciri khas. Berikut ini adalah ciri-ciri yang terdapat pada keduakategori ayat tersebut.Ciri-Ciri Ayat-Ayat Makkiyah dan MadaniyyahMakkiyah•Ayat-ayatnya pendek.• Ayatnya dimulai dengan lafdz : Ya ayuhannas artinya, wahai manusia.• Kebanyakan mengandung masalah tauhid, iman kepada Allah Swt., masalah surga dan neraka,dan masalah-masalah yang menyangkut kehidupan akhirat (ukhrawi).Madaniyah• Ayat-ayatnya panjang.• Ayatnya dimulai dengan lafadz : ya ayyuhalladzina amanu artinya, wahai orang-orangyang beriman.• Kebanyakan tentang hukum-hukum agama (syariat), orang-orang yang berhijrah (muhajirin)dan kaum penolong (anshar), kaum munafik, serta ahli kitab. Wahyu yang pertama turun adalah 5 ayat pertama surah Al-„alaq (surah ke-96) di GowaHira (terletak di Jabal Nur, beberapa kilometer di sebelah Utara Mekkah) pada malam Qadar, 17Ramadhan 610 M (13 S.M.). Diketahui bahwa Muhammad saw., pada awal turunnya wahyu pertama (Al-alaq), belumdilantik menjadi Rasul. Dengan wahyu pertama itu, beliau baru merupakan seorang nabi yangtidak ditugaskan untuk menyampaikan apa yang diterima. Baru setelah turun wahyu kedualah
  • 7. beliau ditugaskan untuk menyampaikan wahyu-wahyu yang diterimanya, dengan adanya firmanAllah: "Wahai yang berselimut, bangkit dan berilah peringatan" (QS 74:1-2). Masa turunnya wahyu dinyatakan berakhir setelah Nabi menerima wahyu terakhir yaitusurat Al-Maidah ayat 3 yang diturunkan saat Nabi berada di padang Arafah gunamelaksanakan haji wada’ (haji perpisahan) pada tanggal 9 Dzulhijjah tahun 10 H. (633 M). Seperti berikut : ...... Pada hari ini telah Ku sempurnakan untukmu agamamu dantelah Ku cukupkan nikmatKu, serta Ku ridho‟i Islam sebagai agamamu....” (QS. Al-Maidah :3) Surat Al-Maidah, ayat ketiga ini secara jelas menunjukkan jaminan Allah bahwaIslam telah di nyatakan sempurna, isinya merangkum semua persolan hidup manusia, sehinggaorang yang berpegang kepada Islam, akan memperoleh nikmat yang sempurna puladan Allah juga telah meridho‟i Islam sebagai agama umat manusia. C. Urutan Turunnya Wahyu Al-QuranUrutan Turun No. Surat Nama Surat Jumlah Ayat Tempat Turun 1 96 Al-Alaq 19 Makkiyah 2 68 Al-Qalam 52 Makkiyah 3 73 Al-Muzzammil 20 Makkiyah 4 74 Al-Muddatstsir 56 Makkiyah 5 1 Al-Faatihah 7 Makkiyah 6 111 Al-lahab 5 Makkiyah 7 81 At-Takwiir 29 Makkiyah 8 87 Al-Alaa 19 Makkiyah 9 92 Al-Lail 21 Makkiyah 10 89 Al-Fajr 30 Makkiyah 11 93 Adh-Duhaa 11 Makkiyah 12 94 Al-insyirah 8 Makkiyah 13 103 Al-Ashr 3 Makkiyah 14 100 Al-Aadiyaat 11 Makkiyah 15 108 Al-Kautsar 3 Makkiyah 16 102 At-Takaatsur 8 Makkiyah
  • 8. Urutan Turun No. Surat Nama Surat Jumlah Ayat Tempat Turun 17 107 Al-Maauun 7 Makkiyah 18 109 Al-Kaafiruun 6 Makkiyah 19 105 Al-Fiil 5 Makkiyah 20 113 Al-Falaq 5 Makkiyah 21 114 An-Naas 6 Makkiyah 22 112 Al-Ikhlas 4 Makkiyah 23 53 An-Najm 62 Makkiyah 24 80 Abasa 42 Makkiyah 25 97 Al-Qadr 5 Makkiyah 26 91 Asy-Syams 15 Makkiyah 27 85 Al-Buruuj 22 Makkiyah 28 95 At-Tiin 8 Makkiyah 29 106 Quraisy 4 Makkiyah 30 101 Al-Qaariah 11 Makkiyah 31 75 Al-Qiyaamah 40 Makkiyah 32 104 Al-Humazah 9 Makkiyah 33 77 Al-Mursalaat 50 Makkiyah 34 50 Qaaf 45 Makkiyah 35 90 Al-Balad 20 Makkiyah 36 86 Ath-Thaariq 17 Makkiyah 37 54 Al-Qamar 55 Makkiyah 38 38 Shaad 88 Makkiyah 39 7 Al-Araaf 206 Makkiyah 40 72 Al-Jin 28 Makkiyah 41 36 Yaasiin 83 Makkiyah 42 25 Al-Furqaan 77 Makkiyah 43 35 Faathir 45 Makkiyah
  • 9. Urutan Turun No. Surat Nama Surat Jumlah Ayat Tempat Turun 44 19 Maryam 98 Makkiyah 45 20 Thaahaa 135 Makkiyah 46 56 Al-Waaqiah 96 Makkiyah 47 26 Asy-Syuaraa 227 Makkiyah 48 27 An-Naml 93 Makkiyah 49 28 Al-Qashash 88 Makkiyah 50 17 Al-Israa 111 Makkiyah 51 10 Yunus 109 Makkiyah 52 11 Huud 123 Makkiyah 53 12 Yusuf 111 Makkiyah 54 15 Al-Hijr 99 Makkiyah 55 6 Al-Anam 165 Makkiyah 56 37 Ash-Shaaffat 182 Makkiyah 57 31 Luqman 34 Makkiyah 58 34 Saba 54 Makkiyah 59 39 Az-Zumar 75 Makkiyah 60 40 Al-Mumin 85 Makkiyah 61 41 Fushshilat 54 Makkiyah 62 42 Asy-Syuura 53 Makkiyah 63 43 Az-Zukhruf 89 Makkiyah 64 44 Ad-Dukhaan 59 Makkiyah 65 45 Al-Jatsiyaah 37 Makkiyah 66 46 Al-Ahqaaf 35 Makkiyah 67 51 Adz-Dzariyaat 60 Makkiyah 68 88 Al-Ghaasyiyah 26 Makkiyah 69 18 Al-Kahfi 110 Makkiyah 70 16 An-Nahl 128 Makkiyah
  • 10. Urutan Turun No. Surat Nama Surat Jumlah Ayat Tempat Turun 71 71 Nuh 28 Makkiyah 72 14 Ibrahim 52 Makkiyah 73 21 Al-Anbiyaa 112 Makkiyah 74 23 Al-Muminuun 118 Makkiyah 75 32 As-Sajdah 30 Makkiyah 76 52 At-Thuur 49 Makkiyah 77 67 Al-Mulk 30 Makkiyah 78 69 Al-Haaqqah 52 Makkiyah 79 70 Al-Maaarij 44 Makkiyah 80 78 An-Naba 40 Makkiyah 81 79 An-Naziat 46 Makkiyah 82 82 Al-Infithaar 19 Makkiyah 83 84 Al-Insyiqaaq 25 Makkiyah 84 30 Ar-Ruum 60 Makkiyah 85 29 Al-Ankabuut 69 Makkiyah 86 83 Al-Muthaffifiin 36 Makkiyah 87 2 Al-Baqarah 286 Madaniyah 88 8 Al-Anfaal 75 Madaniyah 89 3 Ali Imran 200 Madaniyah 90 33 Al-Ahzab 73 Madaniyah 91 60 Al-Mumtahanah 13 Madaniyah 92 4 An-Nisaa 176 Madaniyah 93 99 Al-Zalzalah 8 Madaniyah 94 57 Al-Hadiid 29 Madaniyah 95 47 Muhammad 38 Madaniyah 96 13 Ar-Radu 43 Makkiyah
  • 11. Urutan Turun No. Surat Nama Surat Jumlah Ayat Tempat Turun 97 55 Ar-Rahmaan 78 Makkiyah 98 76 Al-Insaan 31 Madaniyah 99 65 Ath-Thalaaq 12 Madaniyah 100 98 Al-Bayyinah 8 Madaniyah 101 59 Al-Hasyr 24 Madaniyah 102 24 An-Nuur 64 Madaniyah 103 22 Al-Hajj 78 Madaniyah 104 63 Al-Munaafiquun 11 Madaniyah 105 58 Al-Mujaadilah 22 Madaniyah 106 49 Al-Hujuraat 18 Madaniyah 107 66 At-Tahriim 12 Madaniyah 108 64 At-Taghaabun 18 Madaniyah 109 61 Ash-Shaff 14 Madaniyah 110 62 Al-Jumuah 11 Madaniyah 111 48 Al-Fath 29 Madaniyah 112 5 Al-Maa-idah 120 Madaniyah 113 9 At-Taubah 129 Madaniyah 114 110 An-Nashr 3 MadaniyahReferensi : Revelation Order of the Qur’an D. Hikmah Diturunkannya Al-Quran Secara Berangsur-Angsur Al Qur‟an diturunkan secara beransur-ansur dalam masa 22 tahun 2 bulan 22 hari.Kurang lebih 13 tahun di Mekkah dan kurang lebih 10 tahun di Madinah. mulai darimalam 17 Ramadhan tahun 41 dari kelahiran Nabi SAW hingga 9 Dzulhijjah tahun ke-10 Hijriyah (633 M).Hikmah Al Qur‟an diturunkan secara beransur-ansur itu ialah: 1. Agar lebih mudah difahami dan dilaksanakan. Orang tidak akan melaksanakan suruhan,dan larangan sekiranya suruhan dan larangan itu diturunkan sekaligus banyak. Hal ini disebutkanoleh Bukhari dan riwayat „Aisyah r.a.
  • 12. 2. Di antara ayat-ayat itu ada yang nasikh dan ada yang mansukh, sesuai denganpermasalahan pada waktu itu. Ini tidak dapat dilakukan sekiranya Al Qur‟an diturunkansekaligus. (ini menurut pendapat yang mengatakan adanya nasikh dan mansukh). 3. Turunnya sesuatu ayat sesuai dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi akan lebihmengesankan dan lebih berpengaruh di hati. 4. Memudahkan penghafalan. Orang-orang musyrik yang telah menayakan mengapa AlQur‟an tidak diturunkan sekaligus. sebagaimana tersebut dalam Al Qur‟an ayat (25) Al Furqaanayat 32, yaitu: mengapakah Al Qur‟an tidak diturunkan kepadanya sekaligus ?. Kemudiandijawab di dalam ayat itu sendiri: demikianlah, dengan (cara) begitu Kami hendak menetapkanhatimu 5. Di antara ayat-ayat ada yang merupakan jawaban daripada pertanyaan atau penolakansuatu pendapat atau perbuatan, sebagai dikatakan oleh lbnu „Abbas r.a. Hal ini tidak dapatterlaksana kalau Al Qur‟an diturunkan sekaligus.
  • 13. BAB III PENUTUP A. KesimpulanBerdasarkan pembahasan dapat disimpulkan bahwa : 1. Al-Quran merupakan firman Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril dengan lafaldan maknanya dan merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW yang sangat berharga bagi umat Islam yang di dalamnya terkandung petunjuk dan pedoman bagi umat manusia dalam mencapai kebahagiaan hidup baik di dunia maupun akhirat. 2. Masa turunnya Al-Qur‟an dapat dibagi menjadi dua, yaitu Periode pertama dinamakan Periode Mekah (Ayat-ayat Makiyah) dan Periode yang kedua adalah Periode Madinah (Ayat-ayat Madaniyah). 3. Wahyu yang pertama turun adalah 5 ayat pertama surah Al-„alaq, sedangkan wahyu terakhir yaitu surat Al-Maidah ayat 3. 4. Allah SWT menurunkan Al-quran secara berangsur-angsur sebagai bukti bahwa wahyu yang diucapkan Muhammad berasal dari Allah. B. SARAN Mengingat materi ini merupakan salah satu sillabi matakuliah AIK I, mahasiswa dapatmenjadikan makalah ini sebagai materi tambahan dalam mata kuliah AIK I.
  • 14. DAFTAR REFERENSIhttp://www.quranpoin.com/urutan-turunnya-wahyu-al-quran-tabel/
  • 15. TUGAS AIK I MASA TURUNNYA AL-QURAN FATHIMAH AZ ZAHRAA 105 336 774 11 BI I CUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR 2011