LOCAL AREA NETWORK      YM    XI TKJ SMKN 1 PAINAN
LAN          [LOCAL AREA NETWORK]• 2 PRINSIP Dasar.  – Prinsip FISIK >>Topologies    • Perangkat Jaringan    • Media Trans...
LAN         [LOCAL AREA NETWORK]• Ada 2 PRINSIP Dasar dalam  menerapkan/ membangun koneksi  Jaringal Lokal, yaitu: Prinsip...
TOPOLOGI• Topologi adalah Pola dari perangkat-  perangkat jaringan yang menghubungkan  masing-masing host.  – Secara garis...
Koneksi Bus• Biasa disebut sebagi  topology bus (Bus  Topology• Menggunakan kabel  tunggal dan semua  komputer terhubung  ...
Koneksi Star• Biasa disebut Topologi  Star• Semua komputer  terhubung ke suatu titik  pusat (biasa disebut  concentrator)....
Koneksi Ring• Biasa disebut sebagai  topologi ring• Satu komputer  terkoneksi ke  komputer berikutnya  sampai terakhir dan...
TOPOLOGI• Pengembangan dari ketiga pola dasar,  menghasilkan berbagai bentuk rumit, sbb:
Extended Star• Beberapa jaringan  star digabung menjadi  satu jaringan star  yang besar
Koneksi Mesh• Setiap komputer  terkoneksi dengan  semua komputer  yang ada
Perangkat Jaringan•   Ethernet (Card LAN)•   Hub/ Switch >>[Concentrator]•   Bridge (Jembatan)•   Repeater (Penguat)•   Ra...
Network Interface Card (NIC)              (Ethernet Card/ LAN CARD)• NIC berfungsi sebagai kartu antar muka untuk  transmi...
Ethernet                                           RG45                                 BNC• Ethernet merupakan jenis sken...
Jenis-jenis Ethernet• Dari aspek kecepatannya, Ethernet terbagi  menjadi empat jenis, yakni:  – 10 Mbit/detik, disebut seb...
TABEL: Jenis & Kecepatan Ethernet                                                      Spesifikasi Kecepatan              ...
Sejarah Ethernet•   Versi awal Xerox Ethernet dikeluarkan pada tahun 1975 dan di desain untuk    menyambungkan 100 kompute...
Fast Ethernet•   Sebuah sebutan untuk teknologi jaringan Ethernet yang menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan...
Media Transmisi• Copper Cable (Kabel Tembaga):  – Coaxial (RG 58)  – UTP/STP/FTP    • Setrum: 0,5 Volt• Fiber OPTIC: (Plas...
•   Mengenal sedikit tentang Kabel UTP•   Kabel UTP, kita mungkin telah sering mendengar bahakan menyebutnya. UTP sendiri ...
• News Sedikit Informasi Tentang Wi-Fi• Wi-Fi (atau Wi-fi, WiFi, Wifi, wifi) merupakan kependekan dari  “Wireless Fidelity...
•   News Sedikit Informasi Tentang IPv4 address•   Kelas-kelas IP Address:•   Kelas A :•   memiliki range network 0-127 (1...
•   Konfigurasi Kabel UTP untuk Koneksi 2 Device•   Kemarin gw mendapat sedikit problem, dimana gw harus merubah konfigura...
SOLUSI APA??• Agar guru indak berang-berang
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Local area network

340 views
286 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
340
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
5
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Local area network

  1. 1. LOCAL AREA NETWORK YM XI TKJ SMKN 1 PAINAN
  2. 2. LAN [LOCAL AREA NETWORK]• 2 PRINSIP Dasar. – Prinsip FISIK >>Topologies • Perangkat Jaringan • Media Transmiisi – Prinsip LOGIK (non-Fisik) >>Internet Protocol • OSI & TCP/IP Layer • IP Addressing (IPv4)
  3. 3. LAN [LOCAL AREA NETWORK]• Ada 2 PRINSIP Dasar dalam menerapkan/ membangun koneksi Jaringal Lokal, yaitu: Prinsip Fisik & Prinsip Lojik (non-Fisik). – Prinsip FISIK, adalah prinsip yang dipahami secara TOPOLOGIES, bagaimana hubungan fisik perangkat-perangkat jaringan dengan media transmisinya terpolakan.
  4. 4. TOPOLOGI• Topologi adalah Pola dari perangkat- perangkat jaringan yang menghubungkan masing-masing host. – Secara garis besar pola tersebut dapat dikategorikan kedalam 3 pola dasar, yaitu: • Bus • Ring • Star
  5. 5. Koneksi Bus• Biasa disebut sebagi topology bus (Bus Topology• Menggunakan kabel tunggal dan semua komputer terhubung dengannya
  6. 6. Koneksi Star• Biasa disebut Topologi Star• Semua komputer terhubung ke suatu titik pusat (biasa disebut concentrator).• Peralatan yang dipakai sebagai concentrator adalah hub atau switch• Topologi yang paling umum dipakai
  7. 7. Koneksi Ring• Biasa disebut sebagai topologi ring• Satu komputer terkoneksi ke komputer berikutnya sampai terakhir dan kembali ke komputer pertama
  8. 8. TOPOLOGI• Pengembangan dari ketiga pola dasar, menghasilkan berbagai bentuk rumit, sbb:
  9. 9. Extended Star• Beberapa jaringan star digabung menjadi satu jaringan star yang besar
  10. 10. Koneksi Mesh• Setiap komputer terkoneksi dengan semua komputer yang ada
  11. 11. Perangkat Jaringan• Ethernet (Card LAN)• Hub/ Switch >>[Concentrator]• Bridge (Jembatan)• Repeater (Penguat)• Radio Wireless• Router (WAN)• Modem (WAN)
  12. 12. Network Interface Card (NIC) (Ethernet Card/ LAN CARD)• NIC berfungsi sebagai kartu antar muka untuk transmisi data antar komputer yang terkoneksi. – Untuk kabel UTP, diperlukan ethernet dengan interface UTP, yaitu Konektor RG45 – Untuk kabel BNC interface ethernetnya pun harus yang BNC, yaitu: N-Jumper & CSMA • Ethernet Card yang memilki interface UTP dan BNC biasa juga disebut network card combo. • Di pasaran terdapat NIC dengan kemampuan 3 speed (10/100/1000 bps) biasa disebut dengan combo adapter.
  13. 13. Ethernet RG45 BNC• Ethernet merupakan jenis skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer yang dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada tahun 1972.
  14. 14. Jenis-jenis Ethernet• Dari aspek kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yakni: – 10 Mbit/detik, disebut sebagai Ethernet saja (standar yang digunakan: 10Base2, 10Base5, 10BaseT, 10BaseF) – 100 Mbit/detik, disebut sebagai Fast Ethernet (standarnya: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX) – 1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik, disebut Gigabit Ethernet (standarnya: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT). – 10000 Mbit/detik atau 10 Gbit/detik. Standar ini belum banyak diimplementasikan.
  15. 15. TABEL: Jenis & Kecepatan Ethernet Spesifikasi Kecepatan Standar Nama IEEE10 Mbit/detik 10Base2, 10Base5, 10BaseF, 10BaseT IEEE 802.3 Ethernet 100 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, IEEE 802.3u Fast Ethernet Mbit/detik 100BaseTX 1000 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, IEEE 802.3z Gigabit Ethernet Mbit/detik 1000BaseT 10000 11mm/.ll Mbit/detik
  16. 16. Sejarah Ethernet• Versi awal Xerox Ethernet dikeluarkan pada tahun 1975 dan di desain untuk menyambungkan 100 komputer pada kecepatan 2,94 megabit per detik melalui kabel sepanjang satu kilometer.• Desain tersebut menjadi sedemikian sukses di masa itu sehingga Xerox, Intel dan Digital Equipment Corporation (DEC) mengeluarkan standar Ethernet 10Mbps yang banyak digunakan pada jaringan komputer saat ini. Selain itu, terdapat standar Ethernet dengan kecepatan 100Mbps yang dikenal sebagai Fast Ethernet.• Asal Ethernet bermula dari sebuah pengembangan WAN di University of Hawaii pada akhir tahun 1960 yang dikenal dengan nama "ALOHA". Universitas tersebut memiliki daerah geografis kampus yang luas dan berkeinginan untuk menghubungkan komputer-komputer yang tersebar di kampus tersebut menjadi sebuah jaringan komputer kampus.• Proses standarisasi teknologi Ethernet akhirnya disetujui pada tahun 1985 oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), dengan sebuah standar yang dikenal dengan Project 802. Standar IEEE selanjutnya diadopsi oleh International Organization for Standardization (ISO), sehingga menjadikannya sebuah standar internasional dan mendunia yang ditujukan untuk membentuk jaringan komputer. Karena kesederhanaan dan keandalannya, Ethernet pun dapat bertahan hingga saat ini, dan bahkan menjadi arsitektur jaringan yang paling banyak digunakan.
  17. 17. Fast Ethernet• Sebuah sebutan untuk teknologi jaringan Ethernet yang menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan standar Ethernet biasa. Kecepatan dari Fast Ethernet ini mencapai 100 megabit per detik.• Standar-standar yang dibuat untuk teknologi ini yang disebut juga 100BaseX adalah: • 100BaseTX • 100BaseFX • 100BaseT4 • 100BaseVG.• Spesifikasi yang diratifikasi sebagai IEEE 802.3u pada tahun 1995 ini menjadi evolusi yang mengizinkan transmisi data yang jauh lebih cepat (10 kali lipat) dibandingkan dengan standar Ethernet yang sebelumnya, dengan menggunakan metode media access control yang sama, yakni Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection (CSMA/CD).• Selain itu, format frame yang digunakannya pun juga sama dengan Ethernet biasa, sehingga kompatibel dengan Ethernet. Pengabelan yang digunakan pun juga sama, yakni menggunakan kabel twisted pair, atau kabel serat optik meski kabel koaksial (yang digunakan oleh Ethernet 10Base2 dan 10Base5) telah ditinggalkan. Dimana standar ini dapat bekerja dalam modus full-duplex atau half-duplex.• Sementara Duplex adalah sebuah istilah dalam bidang telekomunikasi yang merujuk kepada komunikasi dua arah.• Terdapat dua metode duplexing, yakni: Full-duplex & Half-duplex• Full-duplex: Dalam komunikasi ini, dua pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama, dan umumnya membutuhkan dua jalur komunikasi.• Komunikasi full-duplex juga dapat diraih dengan menggunakan teknik multiplexing, di mana sinyal yang berjalan dengan arah yang berbeda akan diletakkan pada slot waktu (time slot) yang berbeda. Kelemahan teknik ini adalah bahwa teknik ini memotong kecepatan transmisi yang mungkin menjadi setengahnya.• Sementara Half-duplex merupakan sebuah mode komunikasi di mana data dapat ditransmisikan atau diterima secara dua arah tapi tidak dapat secara bersama-sama. Seperti contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah penggunaan Walkie Talkie dimana jika kedua-duanya mencoba untuk berbicara secara serentak, kondisi “collision” (tabrakan) pun terjadi dan kedua pengguna walkie-talkie tersebut tidak dapat saling mendengarkan apa yang keduanya kirimkan.
  18. 18. Media Transmisi• Copper Cable (Kabel Tembaga): – Coaxial (RG 58) – UTP/STP/FTP • Setrum: 0,5 Volt• Fiber OPTIC: (Plastik) – Cahaya (kec:300.000 km/det)• Udara – Frekwensi (2,4 GHz & 5 GHz)
  19. 19. • Mengenal sedikit tentang Kabel UTP• Kabel UTP, kita mungkin telah sering mendengar bahakan menyebutnya. UTP sendiri merupakan kependekan dari “Unshielded twisted-pair “ yaitu kabel berpilin yang tidak dilengkapi dengan shield internal. Dimana kabel ini tidak terlindungi dari interferensi elektromagnetik. Sementara kalo STP adalah kependekan dari “Shielded twisted pair” yang merupakan kabel pasangan berpilin yang memiliki perlindungan dari logam untuk melindungi kabel dari intereferensi elektromagnetik luar.• Ada beberapa kategori dari kabel ini yaitu dimulai dari kategori 1 – 7 dimana yang sering digunakan untuk LAN biasanya kategori 5 atau sering disebut cat-5. Adapun kegunaan kabel2 UTP tersebut dari cat 1 sampai dengan cat 7 adalah :• cat 1: dengan kualitas suara analog sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Service) telephone dan ISDN.• cat 2: dengan Transmisi suara digital hingga 4 megabit per detik dipakai untuk token ring network dengan bw 4mbps• cat 3: dengan transmisi data digital hingga 10 megabit per detik dipakai untuk data network dengan frequensi up to 16Mhz dan lebih populer untuk pemakaian 10mbps• cat 4: dengan transmisi data digital hingga 16 megabit per detik frequensi up to 20Mhz dan sering dipakai untuk 16mbps token ring network.• cat 5: dengan transmisi data digital hingga 100 megabit per detik Frequensi up to 100Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan kecepatan 100Mbps tetap kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet network.• cat 5e: transmisi data digital hingga 250 megabit per detik Frequensi dan kecepatan sama dengan cat-5 tetapi lebih support gigabyte ethernet network.• cat 6: Memiliki kecepatan up to 250Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan cat-5e• cat 6a: Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps• cat 7: di design untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz.• RJ-45 Connector Setelah mengetahui mengenai kabel UTP , maka sekarang dilanjutkan mengenal konektor dimana ada RJ-45 dan RJ-11. Dimana RJ-45 memiliki 8 pin RJ-11 memiliki 4 pin.
  20. 20. • News Sedikit Informasi Tentang Wi-Fi• Wi-Fi (atau Wi-fi, WiFi, Wifi, wifi) merupakan kependekan dari “Wireless Fidelity”, memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.16 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.• Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk pengunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Local (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan access point (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.
  21. 21. • News Sedikit Informasi Tentang IPv4 address• Kelas-kelas IP Address:• Kelas A :• memiliki range network 0-127 (1 – 126)• N.H.H.H 0 (octet High Order Bits) 255.0.0.0 (default subnet mask)• 126 (number of network)• IP kelas A Hanya menggunakan 8 bits pertama utk mengidentifikasikan network.• sdgkan sisanya 3 oktet merupakan host. host yg• dimiliki sangat banyak sekitar 16.777.214• 24 2 – 2 =16.777.214.• ==============================================================================================• Kelas B :• memiliki range 128-191• N.N.H.H 1 0 (octet High Order Bits) 255.255.0.0 (default subnet mask) 16.382 (2 pangkat 14 – 2) (number of network)• menggunakan 16 bit pertama utk mengidentifikasi network sbg bagian dari address. 2 oktet sisanya• merupakan porsi address utk host. alokasi address mencapai 65 ribu lebih host address.• 16 2 – 2 = 65.534• ==============================================================================================• Kelas C :• memiliki range 192-223• N.N.N.H 1 1 0 (octet High Order Bits) 255.255.255.0 (default subnet mask) 2.097.150 (2 pangkat 21 – 2) (number of network) menggunakan 24 bits pertama utk identifikasi network sbg bagian dari address. 1 oktet sisanya merupakan• address utk host. kelas c alokasi address host sekitar 254 host address.• 8 2 – 2 = 254• ==============================================================================================• Konversi IP address• yg pertama harus dipahami utk mengerti konversi IP address adalah bahwa 1 oktet IP address terdiri dari : 8 bits nomor binary.• * * +++++++++++++ +++++++++++++ +++++++++++++ +++++++++++++• 1 oktet ato 8 bits dari sebuah address akan mengikuti formula :• *7|6|5|4|3|2|1|0| * 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | 2 | Total * 128 64 32 16 8 4 2 1 | 255 |• mis :
  22. 22. • Konfigurasi Kabel UTP untuk Koneksi 2 Device• Kemarin gw mendapat sedikit problem, dimana gw harus merubah konfigurasi jaringan di office. Dan yang menjadi problem adalah ketika satu buah meja yang menggunakan IP Phone ternyata harus ditambah 1 IP Phone lagi. Problemnya adalah kabel yang kesitu hanya ada 1 tarikan kabel, sehingga kalau harus menambah maka harus menambah 1 tarikan kabel lagi atau menggunakan hub switch. Dan itu sulit, karena harus bongkar karpet or partisi supaya tarikan kabel tidak kelihatan.• Akhirnya gw mikir2 caranya dan sampai pada kesimpulan gw gunakan 1 kabel yang ada tapi gw pecah jadi 2. Karena setau gw untuk data, utp hanya menggunakan 4 kabel atau 4 pin. berikut susunan kabel :• Straight :• Pin 1 = Putih Orange ( Transmit) Tx +• Pin 2 = Orange ( Transmit) Tx -• Pin 3 = Putih Hijau ( Receive) Rx +• Pin 6 = Hijau ( Receive) Rx -• Begitulah susunan kabelnya yang hanya menggunakan 4 kabel atau pin di kedua ujungnya.• Sementara untuk 4 kabel lainnya gw menggunakan komposisi yang sama dengan menggunakan 4 kabel or pin yang tersisa :• Pin 1 = Putih Biru ( Transmit) Tx +• Pin 2 = Biru ( Transmit) Tx -• Pin 3 = Putih Coklat ( Receive) Rx +• Pin 6 = Coklat ( Receive) Rx -• Jadi gw hanya membutuhkan tambahan 2 rg45 bukan kabel tarikan baru maupun sebuah hub switch.• Adapun susunan kabel pada rg45 yang lengkapnya dengan fungsi-fungsinya sebagai berikut :
  23. 23. SOLUSI APA??• Agar guru indak berang-berang

×