Your SlideShare is downloading. ×
0
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
D. etika dan kesadaran lingkungan 14
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

D. etika dan kesadaran lingkungan 14

275

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
275
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
41
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Wahyu Yun Santoso
  • 2. Dasar pemikiran • Masalah LH adl masalah moral & persoalan perilaku manusia; • Bukan masalah teknis semata; • Arne Naess  “krisis lingkungan dewasa ini hanya bisa diatasi dg melakukan perubahan cara pandang & perilaku mns thd alam scr fundamental & radikal”; • Diperlukan sebuah pola hidup atau gaya hidup baru yg tdk hanya menyangkut orang per orang tp jg budaya masy scr keseluruhan; • Masalah dasar  kesalahan fundamental-filosofis dlm pemahaman/ cara pandang mns mengenai dirinya, alam dan tempat manusia dlm keseluruhan ekosistem.
  • 3. Ketika KITA DIPERINTAHKAN untuk mengelolanya KAMI TIDAK MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI DAN APA YANG ADA DIANTARA KEDUANYA DENGAN SIA-SIA.
  • 4. Model Dasar Paham Ekologi • Shallow Ecology MovementShallow Ecology Movement ~ Paham antroposentrismePaham antroposentrisme • Intermediate Ecology MovementIntermediate Ecology Movement ~ Paham biosentrismePaham biosentrisme • Deep Ecology MovementDeep Ecology Movement ~ Paham ekosentrismePaham ekosentrisme • Pembedaan dikarenakan adanya caraPembedaan dikarenakan adanya cara pandang yang berbeda tentangpandang yang berbeda tentang manusia, alam dan hubungan antaramanusia, alam dan hubungan antara manusia dan alammanusia dan alam
  • 5. Antroposentrisme • Memandang manusia sbg pusat dr alamMemandang manusia sbg pusat dr alam semestasemesta • Manusia & kepentingannya dianggap ygManusia & kepentingannya dianggap yg paling menentukan dlm tatanan ekosistem &paling menentukan dlm tatanan ekosistem & dlm kebijakan yg diambil terkait dg alam,dlm kebijakan yg diambil terkait dg alam, baik langsung atau tidakbaik langsung atau tidak • Nilai tertinggi adl manusia & kepentingannyaNilai tertinggi adl manusia & kepentingannya • Alam hnya dilihat sbg obyek, alat dan saranaAlam hnya dilihat sbg obyek, alat dan sarana bg pemenuhan kepentingan & kebutuhanbg pemenuhan kepentingan & kebutuhan manusiamanusia • Mns adl penguasa atas alamMns adl penguasa atas alam  instrumentalistik & egoistikinstrumentalistik & egoistik • Diawali dari masa Aristoteles hingga filsuf-Diawali dari masa Aristoteles hingga filsuf- filsuf modernfilsuf modern
  • 6. Tiga kesalahan fundamental paham antroposentris: 1. Manusia dipahami hanya sbg makhluk sosial (homo-socius) yg eksistensi dan identitas dirinya ditentukan oleh komunitas sosialnya; 2. Etika hanya berlaku bagi komunitas sosial manusia 3. Paradigma ilmu pengetahuan yg Cartesian  ciri mekanistis-reduksionistis  Pemisahan scr tegas antara alam sbg obyek iptek & mns sbg subyek  Sciences adl sesuatu yg bebas nilai  penilaian mengenai baik-buruk iptek beserta segala dampaknya dari segi moral atau agama adl tdk relevan!!  Sikap manipulatif & eksploitatif
  • 7. • Paham ini dipelopori pemikir2 sperti Aristoteles, Thomas Aquinas, Rene Descartes & Immanuel Kant • Diawali dr pemaknaan sempit teologis dari Kitab Kejadian (Pasal 1: 26-28)  setelah mns diciptakan pd hari keenam, Allah mnyerahkn alam semesta beserta isinya kpd mns utk dikuasai & ditaklukkan. • Jg dr kitab kejadian (Pasal 2: 9)  pohon pengetahuan di Taman Firdaus. • Tradisi Aristotelian  semua kehdpn d bumi mmbentuk & berada dlm sebuah rantai kesempurnaan hidup yg bertingkat (the Great Chain of Being) – garis bawahi buku the Politics karya Aristoteles • Manusia tertinggi krn satu1’ mkhluk bebas & rasional (jiwa utk b’pikir & bkomunikasi dg bhs)  teori mekanis • Krn mns mkhluk rasional  dpbolehkn scr moral utk gunakan mkhlk non-rasional lain utk capai tujuan hidup mns
  • 8. Pembelaan atas paham ini • Dkritik sbg sumber krisis ekologi • WH Murdy (botanis) & Frase Darling (Biolog) • Murdy  stiap mkhlk ada & hidup utk tujuan pd diri’ sndiri, jd yg bmslh bkn pd paham antroposentris • Antropo OK spnjg mns use alam semesta utk penuhi kebutuhan & kepntgn yg bguna & tepat (proper ends)  yg bmslh adl yg b’lebihan • Darling  konsep aristokrat biologis • Posisi teratas bg mns mnuntut tgjwb moral utk mjaga, melindungi & melayani lingkungan
  • 9. Jepang bersikeras untuk meneruskan perburuan ikan paus di wilayah Laut Selatan Jepang, meskipun dunia internasional terutama aktivis2 lingkungan kembali menyoroti permasalahan ini awal Februari 2008. Alasannya perburuan ini masih tetap memperhatikan kuota buruan.
  • 10. Biosentrisme • Alam memiliki nilai pd dirinya sndiri lepas drAlam memiliki nilai pd dirinya sndiri lepas dr kpntgn mns.kpntgn mns. • BiosentricBiosentric  setiap kehdpn & MH punya nilaisetiap kehdpn & MH punya nilai & bharga pd dirinya sndiri& bharga pd dirinya sndiri • Mendasarkn moralitas pd keluhuran kehdpnMendasarkn moralitas pd keluhuran kehdpn baik pd mns atau MH lainbaik pd mns atau MH lain • Mns memiliki nilai moral & bharga justru krnMns memiliki nilai moral & bharga justru krn kehdpn dlm diri mns bernilai pd dirinya sndirikehdpn dlm diri mns bernilai pd dirinya sndiri • Didukung oleh 2 pilar utamaDidukung oleh 2 pilar utama  teoriteori lingkungan yg berpusat pd kehdpn (lingkungan yg berpusat pd kehdpn (life-life- centered theory of environmentcentered theory of environment) &) & the landthe land ethicethic dr Aldo Leopolddr Aldo Leopold
  • 11. Biosentrisme • Inti  mns punya kwjbn moral thdp lingk, dg ptmbgn bhw khdpn adl sesuatu yg bnilai • Etika lingkungan bkn cabang dr etika mns, ttp m’perluas etika mns • Tokoh: Albert Schweitzer)  teori hormat sedalam2’ thdp khdpn (reverence 4 life)  Life centered theory • Bsumber dr kesadaran bhw khdpn adl hal sakral & “bahwa saya mjalani khdpn yg m’inginkn tetap hidup, di tengah khdpn yg m’inginkn utk tetap hidup” • 4 keyakinan biosentrisme (Paul Taylor): – Keyakinan bhw mns adl anggota dr komunitas khdpn di Bumi yg sama; – Keyakinan bhw mns adl bag dr sistem yg saling mempengaruhi; – Keyakinan bhw smua organisme adl pusat khdpn yg pny tujuan sndiri; dab – Keyakinan bhw mns pd dirinya sndiri tdk lbh unggul dr MH lain
  • 12. • Kewajiban utama mns sbg pelaku moral thd alam (subyek moral) adl respect for nature: – Kwjbn utk tdk mlakukan sesuatu yg mrugikn alam (nonmaleficence atau no harm); – Kwjbn utk tdk mencampuri (non interference)  utk tdk mmbatasi/ mhambat kebebasn orgnsme utk bkembang & hdp sesuai hakikatnya, serta utk mbiarkan organisme bkembang sesuai hakikat’; – Kesetiaan  kwjbn khusus dlm kaitan’ dgn relasi antara individu & binatang; – Kewajiban restitutif  utk memulihkn kembali kesalahan yg telah dibuat’ & merugikn lingk (keadilan retributif)
  • 13. Land Ethic • Dicetuskan o/ Aldo Leopold  keyakinan bhw konservasi bkn skdr keg teknis, ttp lbh sbg pwujudn cara pandang & sikap ttt thdp alam, bumi atau tanah. • Mns dilihat sbg sekedar salah 1 anggota komunitas biotik yg saling bgantung & tkait satu sama lain • Prinsip 1  a thing is right when it tends to preserve the integrity, stabilty and beauty of the biotic community. It is wrong when it tends otherwise • Alam tdk hny sbg obyek utk dmanipulasi & eksploit utk kptngn ekonomis  counter utk teori mekanistik • Prinsip 2  komunitas moral yg dkenal dlm khdpn mns dperluas mcakup alam semesta seluruhnya • Etika Bumi sbg suatu etika holisme (menyeluruh) atau nurani ekologis  1 side bumi & isinya perlu dlestarikn tp other side qta jg m’butuhkn mkhluk lain utk pertahankn hdp • Kritik  Reciprocity Assumption (John Passmore) & Environmental Fascism (Tom Regan)
  • 14. Anti-Speciesisme/Equal Treatment • Menuntut perlakuan sama bg smua MH (equal treatment) • Tokoh: Peter Singer & James Rachels • Singer  Konsistensi moral, bhw moral hrs konsisten & memiliki ciri yg sama yg diberlakukan bg smua yg m’punyai kepentingan – Krn hewan jg punya rasa & punya hati, yg bisa merasa sakit dan terluka • Rachels  menggunakan teori evolusi Darwin, bhw sama seperti mns, binatang jg pny biografi khdpn shg berlaku prinsip moral yg sama bhw mereka jg hrs dilindungi
  • 15. Ekosentrisme • Tahap lanjut dr biosentrisme.Tahap lanjut dr biosentrisme. • Memusatkan etika tdk hnya pd MH, tp juga pdMemusatkan etika tdk hnya pd MH, tp juga pd keseluruhan komunitas ekologis, yg meliputi bendakeseluruhan komunitas ekologis, yg meliputi benda abiotis lainabiotis lain • Terkenal dg istilahTerkenal dg istilah deep ecology movementdeep ecology movement (Arne(Arne Naess - 1973)Naess - 1973)  etika yg tdk bpusat pd mns ttp pdetika yg tdk bpusat pd mns ttp pd MH seluruhnya dlm kaitan dg upaya mengatasiMH seluruhnya dlm kaitan dg upaya mengatasi persoalan LHpersoalan LH • Prinsip2 moral etika lingkungan hrs diterjemahkanPrinsip2 moral etika lingkungan hrs diterjemahkan dlm aksi nyata & konkretdlm aksi nyata & konkret • Filsafat pokokFilsafat pokok  ecosophyecosophy • Transisi pmslhn lingkungan dr sekedar ilmuTransisi pmslhn lingkungan dr sekedar ilmu (science)(science) menuju kearifan (menuju kearifan (wisdom)wisdom) • Perubahan gaya hidupPerubahan gaya hidup  simple in means but rich insimple in means but rich in endsends • Mencoba melihat akar permasalahan kerusakan danMencoba melihat akar permasalahan kerusakan dan pencemaran lingkungan scr komprehensif & holistikpencemaran lingkungan scr komprehensif & holistik
  • 16. High quality of life– yes; High standard of living - tja
  • 17. Etika Lingkungan • Etika Egosentris – Tindakan dr setiap orang pd dasarnya bertujuan utk mengejar kepentingan pribadi dan memajukan diri sendiri. – Didasarkn pd keharusan individu utk memfokuskan diri dg tindakan apa yg dirasa baik utk dirinya. – Basis pd perilaku rasional. • Etika homosentris/utilitarianisme – Menilai baik buruknya tindakan berdasar tujuan&akibat dr tindakan tsb pd sebanyak mngkin orang  universalisme etis. – Identik dgn pengurasan sumber daya alam utk dalih kepentingan umum/masyarakat banyak. • Etika ekosentrisme – Lingkungan scr keseluruhan dinilai pd dirinya sendiri. – Hal yg plg penting adl tetap bertahannya semua yg hidup n tdk hidup sbg suatu ekosistem yg sehat. – Tahap yg sgt filosofis  energi yg ada di Bumi merupakan energi tunggal yg bertransfer saja dr satu elemen ke elemen lain.
  • 18. Inget tokoh “DUM-DUM” di Night at the Museum? Pertanyaan: Kenapa ada sekian banyak Patung batu di pulau yg tdk Ada peradabannya?
  • 19. Ekofeminisme • Dilontarkan pertama pd thn 1974 olehDilontarkan pertama pd thn 1974 oleh FrancoiseFrancoise d’Eaubonned’Eaubonne • Konteks pemahaman atas perilaku terhdp lingkunganKonteks pemahaman atas perilaku terhdp lingkungan dgn bsumber pada nilai feminismedgn bsumber pada nilai feminisme  kesamaan sifat dankesamaan sifat dan nasibnasib • Feminisme mendobrak dominasi laki-lakiFeminisme mendobrak dominasi laki-laki  mendobrakmendobrak pandangan androsentrisme & antroposentrisme (berciripandangan androsentrisme & antroposentrisme (berciri maskulinm, patriarkis & hierarkis)maskulinm, patriarkis & hierarkis) • EkofeminismeEkofeminisme  Perilaku dan cara pandang pada alam &Perilaku dan cara pandang pada alam & lingkungan yg didasarkan pd kasih sayang, kepedulian,lingkungan yg didasarkan pd kasih sayang, kepedulian, kesetaraan dan tanggung jwb thdp kehidupan lain dlmkesetaraan dan tanggung jwb thdp kehidupan lain dlm suatu relasi yg setara & harmonis dlm komunitassuatu relasi yg setara & harmonis dlm komunitas ekologisekologis • Alam hnya dilihat sbg obyek, alat dan sarana bgAlam hnya dilihat sbg obyek, alat dan sarana bg pemenuhan kepentingan & kebutuhan manusiapemenuhan kepentingan & kebutuhan manusia • SifatSifat  anti-naturis, kontekstual, pluralistik & inklusif.anti-naturis, kontekstual, pluralistik & inklusif.
  • 20. Transcendental Ecology Movement Q.S. Al-Anbiya, 107:Q.S. Al-Anbiya, 107: Dan tidaklah kami utus engkau (Muhammad) kecuali utkDan tidaklah kami utus engkau (Muhammad) kecuali utk menjadi rahmat bg alam semestamenjadi rahmat bg alam semesta Q.S. Hud, 61:Q.S. Hud, 61: Dia menjadikan kamu dari bumi dan menyerahkanDia menjadikan kamu dari bumi dan menyerahkan kepadamu untuk memakmurkannyakepadamu untuk memakmurkannya Q.S. Al-Qashash, 77:Q.S. Al-Qashash, 77: Dan carilah pada apa yang telah dianuferahkan AllahDan carilah pada apa yang telah dianuferahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akherat, dan jangan-lahkepadamu (kebahagiaan) negeri akherat, dan jangan-lah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawikamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allahdan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dantelah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamujanganlah kamu membuat kerusakan di (muka) bumimembuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya allah. Sesungguhnya allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakantidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan Merupakan cara pandang atas manusia dan lingkungan dariMerupakan cara pandang atas manusia dan lingkungan dari sudut pandang agama maupun nilai-nilai kearifan lokalsudut pandang agama maupun nilai-nilai kearifan lokal
  • 21. • Mnrt adat (local wisdom) scr umum  hubungan mns dg alam didasarkn pd kekerabatan, sikap hormat & cinta • Perlunya harmoni antara dunia mns & dunia alam, dunia batin & dunia luar, dunia mikrokosmos & makrokosmos. • Vandana Shiva  tanah bukan sekedar rahim bg reproduksi kehdpn biologis tp jg reproduksi khdpn budaya & spiritual • Local wisdom: semua bentuk pengetahuan, keyakinan, pemahaman atau wawasan serta adat kebiasaan atau etika yg menuntun perilaku mns dlm khdpn d dlm komunitas ekologis
  • 22. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang engkau dustakan?
  • 23. • Founded in Vancouver, British Columbia Canada in 1971 • First campaigns against nuclear weapons and campaigning against whaling • In later years, the focus of the organization turned to other environmental issues, including bottom trawling, global warming, ancient forest destruction, nuclear power, toxic chemicals and genetic engineering • Consists of Greenpeace International (Stichting Greenpeace Council) in Amsterdam, and 27 national and regional offices around the world, providing a presence in 41 countries
  • 24. • Berdiri pertama di Swiss 29 April 1961. • Didirikan sebagai “independent conservation organizations” • Perwakilan di 40 negara, dan conservation projects di > 100 negara dunia. • Misi utama  to stop the degradation of the planet’s natural environment and to build a future in which humans live in harmony with nature. Kegiatan utama: •conserving the world’s biological diversity •ensuring that the use of renewable natural resources is sustainable •promoting the reduction of pollution and wasteful consumption
  • 25. Komitmen MoralKomitmen Moral • Dalam mengembangkn &Dalam mengembangkn & m’implementasikn etika politik pembgnm’implementasikn etika politik pembgn nasional, utk mmberi tempat sentral pdnasional, utk mmberi tempat sentral pd perlindungan LH dlm keseluruhanperlindungan LH dlm keseluruhan kebijakan nas;kebijakan nas; • Komitmen moral diperlukan utk mmbgunKomitmen moral diperlukan utk mmbgun pemerintah yg bersih n baik, ygpemerintah yg bersih n baik, yg mmungkinkn keseriusan dlm mjaga LH,mmungkinkn keseriusan dlm mjaga LH, tmsk scr konsekuen m’implementasikntmsk scr konsekuen m’implementasikn kebijakan perlindungan LH;kebijakan perlindungan LH; • Komitmen pemrnth jg dbutuhkn utkKomitmen pemrnth jg dbutuhkn utk mmbgn suatu kehidupan ekonomi globalmmbgn suatu kehidupan ekonomi global yg lbh pro thdp LH, tdk mjdkn LH sekedaryg lbh pro thdp LH, tdk mjdkn LH sekedar sbg alat utk keptngn ekonomi & politik.sbg alat utk keptngn ekonomi & politik.
  • 26. Local Wisdom Type: •Agricultural wisdom including crop farming, livestock farming, fishery, such as subsistent farming, integrated farming, and symbiotic farming; •Household wisdom such as cookery, craftwork, needlework, ornament; •Artistic wisdom such as painting, sculpture, architecture, handicraft, music, dancing and recreation; •Public health wisdom such as traditional use of medicine and herbs, traditional massage therapy, midwives; and •Linguistic wisdom such as local literature, ancient alphabet.

×