• Save
Organisasi dan lingkungannya
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Organisasi dan lingkungannya

on

  • 7,083 views

Organisasi dan Lingkungan organisasi untuk menunjang kuliah manajemen

Organisasi dan Lingkungan organisasi untuk menunjang kuliah manajemen

Statistics

Views

Total Views
7,083
Views on SlideShare
7,073
Embed Views
10

Actions

Likes
5
Downloads
0
Comments
2

1 Embed 10

http://rumah-belajar.org 10

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • Pak, coba lihat presentasi Royce melalui website saya di www.RoyceTalkFusion.Com.

    Saya pastikan hanya dalam hitungan detik, bapak akan memperoleh ide yang lebih brilian dari Royce dalam mengembankan program bisnis IT yang saat ini saya sendang tekuni di Internet dengan teman-teman di Amerika.

    Ikuti saja dengan saya, dan saya akan berikan secara gratis bagaimana BISNIS IT Amerika ini dapat merubah hidup saya.

    Dengan dan tanpa pengalamanpun, kita bisa menghasilkan ribuan dolar hanya dalam satu minggu, serta dibayarkan hanya dalam 3 menit saja.

    Ingin tahu apa itu bukan?
    Visit saja di www.RoyceTalkFusion.Com

    Terima kasih.

    Hormat saya,
    Royce Lohonauman
    Pendiri RoyceTalkFusion.Com
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • Bagus, tks
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Organisasi dan lingkungannya Presentation Transcript

  • 1. ORGANISASI & LINGKUNGANNYA ORGANISASI dan MANAJEMEN PERUSAHAAN INDUSTRI
  • 2. PENDAHULUAN
    • Latar Belakang
  • 3. DEFINISI ORGANISASI (1)
    • Organisasi:
      • Abstrak dan mencakup banyak aspek kehidupan
    • Definisi: Abstrak  banyak definisi
    • Koordinasi individu , kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan (Barnard)
    • Kerjasama individu , ada pemimpin , mempunyai tujuan (Davis)
    • Keterkaitan aspek sosial
    • Suatu kesatuan sosial dari sekelompok individu yang saling berinteraksi menurut suatu pola yang terstruktur dengan cara tertentu sehingga setiap anggota organisasi mempunyai tugas dan fungsinya masing-masing, dan sebagai kesatuan mempunyai tujuan tertentu dan juga mempunyai batas-batas jelas sehingga organisasi dapat dipisahkan secara tegas dari lingkungannya (Pendekatan Modern, Daft)
  • 4. DEFINISI ORGANISASI (2)
    • Kesimpulan:
    • Aspek-aspek yang terdapat pada definisi organisasi adalah:
      • Kesatuan sosial
      • Pembagian tugas dan fungsi
      • Mempunyai tujuan
      • Mempunyai batas yang tegas terhadap lingkungannya
    • Organisasi: lembaga sosial dari sekumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan untuk:
      • mencapai tujuan tertentu , sehingga terbentuk kreasi sosial yang memerlukan aturan & kerjasama, dan
      • secara sadar dikoordinasikan dan disusun melalui kegiatan yang dibedakan menurut berbagai pola yang logis, dengan pembagian wewenang
  • 5. PENDEKATAN
    • Karena abstrak dan menyangkut aspek sosial , maka:
      • Tinjauan menjadi luas, menyangkut berbagai aspek yang berbeda
      • Muncul lebih dari 18 orientasi
      • Muncul berbagai cara untuk pengelompokan:
        • Klasik, Sistem Sosial, Struktur, Teknologi, Adaptif, Integral (TOSI)
        • Klasik, Neo Klasik, Modern (Scott, 1961)
  • 6. PENDEKATAN KLASIK (1)
    • Taylor (1856 – 1915):
      • Pengaturan cara kerja karyawan pelaksana
      • Mencoba menemukan cara kerja yang paling efisien
    • Dasar pemikiran:
      • Analisis ilmiah mencari cara kerja terbaik
      • Manusia = makhluk rasional
    • Cara kerja paling efisien/standar:
      • pekerja standar : kapasitas kerja & waktu kerja standar
  • 7. PENDEKATAN KLASIK (2)
    • Organisasi: Volume Pekerjaan / Kapasitas Kerja (Standar)
    • Konsep :
      • K eseimbangan antara tugas dengan wewenang
      • Pembagian tugas : fungsional, spesialisasi
      • S tandar kerja : evaluasi kinerja
      • Sistem imbalan : adil, memotivasi pekerja
    • Kesamaan:
      • Weber: Manusia dan Prosedur  Rasional
      • Fayol: Manajemen, Planning, Organizing (Rasional-Makro), Actuating (Taylor: Rasional-Mikro), Coordination, Control
  • 8. PENDEKATAN NEO KLASIK (1)
    • Elton Mayo : Penelitian Hawthorne, Western Electric Company (1927 – 1932)
    • Mempelajari: hubungan kondisi fisik lingkungan kerja dengan prestasi kerja
    • Tanpa sengaja , menemukan bahwa prestasi kerja dipengaruhi oleh:
      • Kondisi fisik lingkungan kerja
      • Faktor psiko-sosial
  • 9. PENDEKATAN NEO KLASIK (2)
    • Konsep Neo-Klasik tentang organisasi:
      • Organisasi = sistem sosial
      • Manusia = Mahkluk psiko-sosial
      • Sistem sosial dalam pekerjaan  Interaksi sosial  Kelompok non formal  Norma kelompok  Sikap dan Prestasi Kerja
      • Komunikasi dalam organisasi  Interaksi sosial yang baik  Prestasi kerja yang baik
      • Fokus perhatian pendekatan Neo-Klasik adalah pada: human relations
  • 10. PENDEKATAN MODERN (1)
    • Setelah pendekatan Neo-Klasik:
      • teori organisasi jadi menyebar
      • tidak ada kesatuan pandangan antar pendekatan
    • Penelitian Woodward (1950-an) terhadap perusahaan 100 perusahaan manufaktur (Inggris)
    • Menggunakan prinsip manajemen klasik (seperti rentang kendali) untuk menemukan karakteristik perusahaan yang sukses
  • 11. PENDEKATAN MODERN (2)
    • Penemuan:
      • Jenis teknologi  Karakteristik (Struktur Organisasi)  Prestasi Perusahaan
      • Struktur Organisasi tertentu sesuai untuk digunakan oleh suatu organisasi yang menggunakan Jenis Teknologi tertentu
    • Muncul pendekatan Contingency (ketergantungan ) :
      • Tidak ada yang ideal & berlaku universal
      • Ideal hanya untuk suatu kondisi tertentu
  • 12. PENDEKATAN MODERN (3)
    • Konsep Pendekatan Modern :
      • Organisasi : sistem terbuka, bagian dari lingkungan
      • Ketergantungan terhadap lingkungan : penyesuaian bentuk organisasi
  • 13. PERBANDINGAN KLASIK, NEO KLASIK DAN MODERN Klasik Neo Klasik Modern Manusia = Mahluk rasional Manusia = Mahluk Psikososial Manusia tidak diperhatikan sebagai individu Perhatian pada kelompok individu Mampu menentukan anatomi organisasi Tidak mampu menentukan anatomi orgnisasi Mampu menentukan anatomi organisasi (secara makro) Fokus perhatian: Anatomi orgnisasi/jumlah personil Fokus perhatian: Hubungan antar manusia Fokus perhatian: Hubungan organisasi dengan lingkungan Organisasi = Sistem tertutup Organisasi = Sistem tertutup Organisasi = Sistem terbuka
  • 14. EVOLUSI ORGANISASI WILSON & DOBRZYNSKI, 1986 Date Form Description 1880 Owner-managed Small companies , generally making one product for a regional market, are controlled by one person who performs many administrative tasks 1850 Vertical Companies grow larger and hire more managers , each to oversee a stage of chain from raw material to finsihed product 1900 Divisional Large companies organize around a series of vertical chains of command to manage each product, or group of related products , that the company makes 1950 Matrix Large companies with vertical structures add a second, informal reporting chain that links managers with allied responsibilities or managers working together on temporary projects 2000 Network Small central organizations rely on other companies and suppliers to perform manufacturing, distribution, marketing, or other crucial business functions on a contract basis
  • 15. EVOLUSI ORGANISASI SINK & KOELLING
  • 16. PEMBAHASAN TEORI ORGANISASI
    • Pendekatan Modern
    ORGANISASI PROSES TRANSFORMASI UNTUK MENGUBAH INPUT MENJADI OUTPUT INPUT OUTPUT LINGKUNGAN
  • 17. TINGKATAN ANALISIS ORGANISASI tidak mencakup tingkat individu : analisis perilaku Organisasi Kumpulan individu Bagian Organisasi Lingkungan arah analisis permasalahan
  • 18. DIMENSI ORGANISASI (1)
    • Dimensi Struktural: menggambarkan karakteristik internal organisasi
      • Formalisasi: tingkat penggunaan dokumen tertulis dalam organisasi yang sebenarnya menggambarkan corak dari perilaku dan kegiatan organisasi
      • Spesialisasi: derajat pembagian kerja/tugas dalam organisasi
      • Standardisasi: derajat kesamaan cara (prosedur) dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan organisasi
      • Sentralisasi : corak pembagian menurut tingkatan (hirarki) dalam organisasi, diperlihatkan oleh jenis keputusan yang boleh ditetapkan pada setiap tingkatan
      • Hierarkhi Otoritas : pola pembagian kekuasaan serta rentang kendali
  • 19. DIMENSI ORGANISASI (2)
    • Dimensi Struktural:
      • Kompleksitas: banyak kegiatan (sub sistem) dalam organisasi
        • Vertikal: jumlah tingkatan yang ada pada organisasi
        • Horizontal: pembagian kegiatan secara horizontal menjadi bagian-bagian yang secara vertikal berada pada tingkatan yang sama
      • Profesionalisme : tingkat pendidikan formal maupun tidak formal yang secara rata-rata dimiliki oleh anggota organisasi
      • Konfigurasi : bentuk pembagian anggota organisasi pada bagian-bagian baik secara vertikal maupun secara horizontal
  • 20. DIMENSI ORGANISASI (3)
    • Dimensi Kontekstual: karakteristik keseluruhan organisasi dalam lingkungannya
      • Ukuran Organisasi : besarnya organisasi, seringkali dinyatakan dengan jumlah anggota organisasi
      • Teknologi Organisasi : jenis dari tingkatan teknologi yang digunakan pada sistem produksi suatu organisasi
      • Lingkungan : keadaan semua elemen lingkungan yang terdapat di luar batas-batas organisasi terutama yang berpengaruh kuat terhadap organisasi
  • 21. LINGKUNGAN ORGANISASI
  • 22. LINGKUNGAN (PENDAHULUAN)
    • Organisasi = sistem terbuka
    • Permasalahan organisasi: memberikan perhatian terhadap pengaruh lingkungan dalam memberikan penjelasan terhadap perilaku organisasi
    • Perilaku elemen-elemen organisasi & efektivitas organisasi sangat dipengaruhi lingkungan
    • Struktur, tujuan, teknologi, strategi dipengaruhi oleh lingkungan
  • 23. LINGKUNGAN (DEFINISI)
    • Sesuatu yang tidak terhingga (infinit) & mencakup seluruh elemen yang terdapat di luar organisasi (definisi umum)
    • Seluruh elemen yang terdapat di luar batas-batas organisasi & mempunyai potensi untuk mempengaruhi bagian atau organisasi secara keseluruhan (untuk keperluan analisis)
  • 24. LINGKUNGAN (SEGMENTASI LINGKUNGAN)
    • Segmen-segmen lingkungan: analisis lingkungan melalui segmen
    • 9 segmen lingkungan ( potensi mempengaruhi organisasi): industri, bahan baku, tenaga kerja, keuangan, pasar, teknologi, kondisi ekonomi, pemerintah, kebudayaan (Daft)
    • Identifikasi Elemen-elemen Lingkungan: karena sulit, identifikasi melalui kegiatan dasar organisasi
  • 25. LINGKUNGAN (SEGMENTASI LINGKUNGAN)
  • 26. LINGKUNGAN ( IDENTIFIKASI ELEMEN LINGKUNGAN ) BAHAN BAKU Teknologi Energi Tenaga Kerja Dana/Modal KEGIATAN DASAR PERUSAHAAN MANUFAKTUR PRODUK JADI PEMASARAN Produk Jadi PERUSAHAAN MANUFAKTUR Supplier Bahan Baku Peralatan TRANSFORMASI Bahan Baku  Produk Jadi Supplier Energi Supplier/Pasar Tenaga Kerja Lingkungan Keuangan Pemerintah Masyarakat Supplier Peralatan Lingkungan Teknologi Pasar : Saingan/Konsumen /Corak Permintaan LINGKUNGAN ORGANISASI
  • 27. LINGKUNGAN (KETIDAKPASTIAN)
    • Hal berbahaya bagi organisasi dari lingkungan: ketidakpastian
    • Organisasi mampu survive , organisasi harus dapat menghadapi ketidakpastian lingkungan
    • Ketidakpastian lingkungan berbahaya  Organisasi (pimpinan) tidak mempunyai informasi cukup tentang keadaan lingkungan
    • Kesulitan dalam memperkirakan perubahan-perubahan lingkungan  resiko kegagalan menjadi tinggi
  • 28. KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN (DUNCAN)
    • Dua dimensi ketidakpastian lingkungan:
      • Kompleksitas (keragaman) lingkungan: heterogenitas/banyaknya elemen-elemen eksternal yang berpengaruh terhadap organisasi
      • Stabilitas Lingkungan: kecepatan perubahan elemen-elemen lingkungan
  • 29. KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN (DUNCAN)
  • 30. KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN (EMERY TRIST)
    • Tekstur Lingkungan (Causal Texture) : Elemen-elemen lingkungan yang saling berkaitan dan mempengaruhi terhadap organisasi tidak secara individual, tetapi dalam kelompok sehingga mempengaruhi organisasi secara simultan
    • Jenis Tekstur Lingkungan:
      • Tenang-Acak (Placid-Randomized)
      • Tenang-Mengelompok (Placid-Clustered)
      • Diganggu-Bereaksi (Disturbed-Reactive)
      • K a c a u (Turbulent Field)
  • 31. KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN (EMERY TRIST)
    • Tindakan organisasi pada setiap jenis Tekstur Lingkungan:
    LINGKUNGAN KARAKTERISTIK LINGKUNGAN TINDAKAN ORGANISASI TENANG - ACAK Perubahan jarang dan hanya terjadi untuk elemen tunggal/individu Konsentrasi pada operasi rutin sehari-hari Perencanaan yang sedikit TENANG - MENGELOMPOK Perubahan jarang dan hanya terjadi dalam bentuk elemen-elemen yang saling berkaitan Perencanaan dan peramalan untuk mengantisipasi perubahan Menghindari perubahan berkelompok DIGANGGU - BEREAKSI Lingkungan bereaksi terhadap perubahan dalam organisasi, dan juga sebaliknya Perencanaan untuk mengantisipasi reaksi dan tindakan Organisasi lain. K A C A U Lingkungan sering berubah dan perubahan terjadi dalam bentuk kelompok Perlu interpretasi kondisi Lingkungan dan adaptasi untuk bisa tetap hidup
  • 32. PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP ORGANISASI
    • Karena ketergantungan sumber, organisasi beradaptasi terhadap kondisi lingkungan melalui:
      • Perubahan internal : menyesuaikan struktur internal organisasi, pola kerja, perencanaan dll .
      • Menguasai & mengubah kondisi lingkungan sehingga menguntungkan bagi organisasi
  • 33. ADAPTASI LINGKUNGAN (PERUBAHAN INTERNAL)
    • Penyesuaian Struktur Organisasi :
      • Kompleksitas Struktur Organisasi
        • Lingkungan makin kompleks 
          • Organsasi perlu jadi kompleks
          • Setiap elemen lingkungan perlu dihadapi oleh suatu bagian khusus dari organisasi
          • Lebih banyak bagian maupun jenis tugas
  • 34. ADAPTASI LINGKUNGAN (PERUBAHAN INTERNAL)
    • Penyesuaian Struktur Organisasi :
        • Peredam ( Buffers )
        • Organisasi sebagai suatu inti teknis pelaksana produksi yang disekelilingi oleh sejumlah perendam
        • Inti teknis: mengerjakan tugas utama organisasi
        • Peredam (Buffers) (Thompson):
          • Membuat inti teknis sebagai bagian tertutup sehingga efisiensi tetap terjamin
          • Fungsi: meredam ketidakpastian lingkungan
  • 35. Pemasaran Inventori Produk Jadi Hubungan Masyarakat Promosi Perencanaan dan Pengendalian Produksi Penelitian dan Pengembangan Pembelian Pemeliharaan Pengendalian Mutu Biro Engineering INTI TEKNIS (memproduksi output Organisasi) Lingkungan Lingkungan Lingkungan buffers
  • 36. ADAPTASI LINGKUNGAN (PERUBAHAN INTERNAL)
    • Penyesuaian Struktur Organisasi :
      • Elemen-elemen Perbatasan (Boundary System)
        • Pertukaran informasi  kegiatan dapat dikoordinasikan & ketidakpastian dapat dikurangi
        • Mengamati perkembangan teknologi, inovasi, perubahan pemerintah, sumber bahan baku
        • Fungsi:
          • Mendeteksi & memproses informasi mengenai perubahan yang terjadi pada lingkungan
          • Merepresentasikan organisai terhadap lingkungan
        • Elemen perbatasan bisa merupakan bagian peredam
  • 37. ADAPTASI LINGKUNGAN (PERUBAHAN INTERNAL)
    • Diferensiasi & Integrasi :
      • Diferensiasi: Perbedaan orientasi kognitif & emosional para pejabat dari fungsi-fungsi yang berlainan, dan perbedaan struktur bagian/fungsi yang berlainan (DEFINISI, Lawrence & Lorsch)
      • Lingkungan kompleks & berubah cepat  bagian organisasi harus memiliki spesialisasi tinggi
      • Perbedaan orientasi & struktur  perbedaan interaksi dengan lingkungan
  • 38. ADAPTASI LINGKUNGAN (PERUBAHAN INTERNAL)
  • 39. ADAPTASI LINGKUNGAN (PERUBAHAN INTERNAL)
    • Perbedaan jenis lingkungan yang dihadapi menyebabkan ketiga bagian mempunyai sasaran dan orientasi yang berbeda
    KARAKTERISTIK BAGIAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN BAGIAN PRODUKSI BAGIAN PEMASARAN SASARAN Pengembangan Produk Baru/mutu produk Efisiensi Produksi Kepuasan Konsumen HORISON WAKTU P a n j a n g P e n d e k P e n d e k JENIS HUBUNGAN INTERPERSONAL Hampir seluruhnya dalam rangka tugas (Task) Tugas (Task) S o s i a l FORMALITAS STRUKTUR R e n d a h T i n g g i T i n g g i
  • 40.
    • Integrasi:
      • Diferensiasi tinggi  koordinasi menjadi lebih sulit, sehingga perlu diintegrasikan kembali
    • Perbedaan Tingkat Ketidakpastian Lingkungan  Perbedaan Tingkat Diferensiasi  Perbedaan Tingkat Integrasi
    • Makin tinggi diferensiasi  perlu lebih banyak integrator
    ADAPTASI LINGKUNGAN (PERUBAHAN INTERNAL)
  • 41. ADAPTASI LINGKUNGAN (PERUBAHAN INTERNAL) ASPEK JENIS ORGANISASI INDUSTRI PLASTIK INDUSTRI MAKANAN INDUSTRI KEMASAN KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN T i n g g i S e d a n g R e n d a h DIFERENSIASI ANTAR BAGIAN T i n g g i S e d a n g R e n d a h PERSEN (%) PIMPINAN YANG TERLIBAT KEGIATAN INTEGRATOR 22 % 17 % 0 %
  • 42.
    • STRUKTUR ORGANIK & MEKANISTIK (BURNS & STALKER)
    • Lingkungan mempengaruhi struktur internal organisasi
    • Lingkungan Stabil:
      • Peraturan, prosedur, hirarki otoritas lebih jelas, formalisasi & sentralisasi yang lebih tinggi  struktur MEKANISTIK
    • Lingkungan Berubah dengan Cepat:
      • Lebih bebas, mudah adaptasi, peraturan tidak tertulis/diabaikan, hirarki otoritas tidak jelas, desentralisasi  struktur ORGANIK
    ADAPTASI LINGKUNGAN (PERUBAHAN INTERNAL)
  • 43. STRUKTUR ORGANIK & MEKANISTIK (BURNS & STALKER) ORGANISASI MEKANISTIK ORGANISASI ORGANIK 1. Pekerjaan terbagi-bagi menjadi tugas-tugas khusus (specialized), dan terpisah satu sama lain 1. Tiap bagian seakan-akan mempunyai suatu tugas tertentu yang dikerjakan bersama oleh karyawan tanpa pemisahan secara individual 2. Tugas terdefinisi secara rinci 2. Tugas biasa berubah/diadaptasikan bentuknya, sesuai interaksi antar karyawan 3. Hirarki otoritas dan kontrol sangat tegas, banyak peraturan 3. Hirarki otoritas dan kontrol tidak tegas, hanya ada sedikit peraturan 4. Pengetahuan tentang tugas hanya dimiliki Pimpinan, dengan sentralisasi yang tinggi dalam pengontrolan pelaksanaan tugas 4. Pengetahuan tentang tugas tidak hanya ada pada Pimpinan, pengontrolan bisa terjadi pada setiap tingkatan dalam organisasi 5. Komunikasi umumnya vertikal 5. Komunikasi Vertikal dan juga Horisontal/Lateral
  • 44. STRUKTUR ORGANIK & MEKANISTIK (RUBINGER)
  • 45. KETERGANTUNGAN STRUKTUR ORGANISASI TERHADAP KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN (DUNCAN)
  • 46. ADAPTASI LINGKUNGAN (MENGUBAH KONDISI LINGKUNGAN)
    • 1. Menciptakan hubungan baik dengan elemen-elemen penting lingkungan:
    • Integrasi melalui merger (akuisisi):
      • Mengintegrasikan organisasi lain yang merupakan sumber ketidakpastian melalui integrasi vertikal
    • Kontrak (joint-venture):
      • Resiko dan ongkos untuk melakukan suatu kegiatan ditanggung bersama
    • Kooptasi: Adopsi orang penting dari lingkungan untuk masuk kedalam organisasi, sehingga:
      • Ada perhatian terhadap keberhasilan organisasi
      • Tindakannya sebagai pejabat tidak berbahaya bagi organisasi
  • 47.
    • 1. Menciptakan hubungan baik dengan elemen-elemen penting lingkungan:
    • Kooptasi:
      • Interlocking Directorate: adopsi seseorang yang punya kedudukan penting pada beberapa organisasi lain sehingga bisa mejadi saluran komunikasi dengan organisasi lain tersebut
    • Pengangkatan Eksekutif:
      • Mengembangkan hubungan baik dengan lingkungan
    • Iklan dan hubungan masyarakat:
      • Cara tradisional, melalui iklan untuk mempengaruhi pandangan konsumen
      • Hubungan masyarakat: mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap perusahaan atau organisasi
    ADAPTASI LINGKUNGAN (MENGUBAH KONDISI LINGKUNGAN)
  • 48.
    • 2. Membentuk lingkungan agar tidak berbahaya bagi organisasi
    • Mengubah Bidang Kegiatan : memilih segmen lingkungan yang persaingannya yang tidak terlalu berat
    • Kegiatan Politik: mempengaruhi bentuk peraturan pemerintah, sehingga berbahaya bagi organisasi. Melakukan lobying dengan pihak legislatif
    • Asosiasi Pengusaha: persatuan organisasi yang mempunyai tujuan sama
    ADAPTASI LINGKUNGAN (MENGUBAH KONDISI LINGKUNGAN)
  • 49. HUBUNGAN ANTAR ORGANISASI
    • Cara lain menganalisis lingkungan organisasi:
      • Melihat hubungan organisasi terhadap organisasi lain di lingkungannya
    • Set Organisasi (Organizational Set):
      • Kumpulan organisasi lain yang mempunyai hubungan dengan organisasi
      • Sifat dinamis, selalu berubah, karena hubungan lama dihentikan jika tidak berguna, hubungan baru dibentuk jika diperlukan
    • Alasan penting terbentuk/putus hubungan:
      • Transaksi sumber : memiliki sumber daya yang diperlukan oleh organisasi
      • Peraturan Pemerintah : jenis hubungan karena peraturan pemerintah (pajak, pemerintah daerah)
  • 50. UKURAN SET ORGANISASI
    • Ukuran set organisasi menunjukkan:
      • Banyaknya organisasi lain yang punya hubungan dengan organisasi
      • Corak hubungan antara Organisasi dengan lingkungan
    • Lingkungan yang tidak pasti perlu set organisasi besar :
      • Aman, sebab banyak alternatif
      • Pandangan organisasi lebih luas, informasi lebih lengkap & analisis lebih tepat
      • Popularitas (image) lebih baik
    • Set Organisasi besar:
      • Struktur organisasi menjadi kompleks
      • Pengaruh lingkungan berkurang karena organisasi punya lebih banyak alternatif
  • 51.
    • Download di http://rumah-belajar.org