Bab 1 4
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Bab 1 4

on

  • 2,824 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,824
Views on SlideShare
2,824
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
27
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Bab 1 4 Bab 1 4 Document Transcript

  • BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang KKU (Kuliah Kerja Usaha) Perguruan tinggi adalah salah satu lembaga pendidikan yangmempersiapkan mahasiswa untuk dapat bermasyarakat, khususnya pada disiplinilmu yang telah dipelajari selama mengikuti perkuliahan. Dalam dunia pendidikan hubungan antara teori dan praktek merupakan halpenting untuk membandingkan serta membuktikan sesuatu yang telah dipelajaridalam teori dengan keadan sebenarnya dilapangan. Untuk itu, kurikulum Universitas Negeri Medan Fakultas Ekonomi JurusanAkuntansi mewajibkan setiap mahasiswa melaksanakan Kuliah Kerja Usaha yangmerupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk kelulusan pendidikanStrata-1. Hasil yang diperoleh selama Kuliah Kerja Usaha direalisasikan dalambentuk laporan yang sebenarnya dan selanjutnya akan diperiksa oleh DosenPembimbing Lapangan.1.2 Tujuan dan Manfaat KKUAdapun tujuan Kuliah Kerja Usaha pada Jurusan Akuntansi adalah :1. Melaksanakan kurikulum Universitas Negeri Medan Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan Strata-1.2. Memupuk rasa kebersamaan tim secara baik, terutama dalam mensukseskan suatu program kerja.3. Meningkatkan keterampilan dan wawasan, baik teknis maupun hubungan kemanusiaan.4. Membandingkan antara teori dengan praktek serta untuk mengetahui sejauh mana disiplin ilmu yang di peroleh selama menjalani pendidikan di 1
  • Universitas Negeri Medan Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi dapat diterapkan di perusahaan yang dipilih sebagai lokasi KKU.5. Mengetahui teknologi yang merupakan produk PT TELKOM yaitu Speedy dengan menggunakan teknologi ADSL.6. Mengetahui beberapa aspek perusahaan, seperti : • Aspek Teknis • Aspek Sosial dan Lingkungan7. Mendapat kesempatan ikut memecahkan persoalan yang dihadapi Perusahaan.8. Mendapat pengalaman bekerja secara langsung serta menggali berbagai masalah yang timbul di lapangan.1.3 Teknik Pengumpulan Data Metode yang di gunakan penulis untuk pembahasan masalah adalah sebagaiberikut:1. Metode studi kepustakaan: mengambil teori serta data-data yang diperlukan dari berbagai pustaka yang sesuai dengan pembahasan.2. Metode wawancara: mengadakan tanya jawab kepada pembimbing jurusan maupun pembimbing industri serta staf lainnya mengenal hal yang berhubungan dengan pembahasan.3. Metode Observasi: melakukan pengamatan secara langsung terhadap perangkat yang dibahas. 2
  • BAB II PROFIL PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk2.1 Sejarah Singkat PT. TELKOM2.1.1 Umum PT. TELKOM adalah Perusahaan Negara yang bergerak dalam bidang jasatelekomunikasi, dengan cara menciptakan sarana telekomunikasi dan pelayanankepada pelanggan dan mampu menjangkau masyarakat luas sampai ke Desa-desa.Berusaha lebih meningkatkan mutu pelayanan dengan cara mempercepat,memperluas, mengganti dan membangun fasilitas dan sarana telekomunikasisesuai dengan kemajuan teknologi dan arah gerak pembangunan nasional. PT TELKOM berusaha meningkatkan efisiensi perangkat penunjang danproduktivitas perusahaan agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengantuntutan pelanggan dan juga meningkatkan profesionalisme karyawan untuksemua bidang yang ada. Pendapatan jasa telekomunikasi diperoleh dari berbagailayanan dalam semua aspek kegiatan telekomunikasi khususnya untuktelekomunikasi dalam negeri dengan berbagai macam sarana pendukungnya.2.1.2 Sejarah Perkembangan PT TELKOM Cikal bakal Telkom adalah suatu badan usaha bernama ”Post-enTelegrrafdienst” yang didirikan dengan Staatblad No. 52 tahun 1884.Penyelenggaraan Telekomunikasi di Hindia Belanda, pada waktu itu mulanyadiselenggarakan oleh swasta. Bahkan sampai tahun 1905 terdapat 38 PerusahaanTelekomunikasi, yang tahun 1906 diambil oleh pemerintah Hindia Belandadengan berdasarkan Staatblad No. 395 tahun 1906. Sejak itu berdirilah Post,Telegraaf en Telefoondienst atau disebut PTT Dienst. PTT Dienst ditetapkansebagai Perusahaan Negara berdasarkan Staatblad No. 419 tahun 1927 tentangIndonesia Bedrijvenwet (I.B.W Undang-undang Perusahaan Negara). Jawatan PTT ini berlangsung sampai dikeluarkan Peraturan PemerintahPengganti Undang-undang (Perpu) No. 19 tahun 1960 oleh pemerintah RepublikIndonesia tentang persyaratan suatu Perusahaan Negara dan PTT Dienst 3
  • memenuhi syarat untuk menjadi suatu Perusahaan Negara. Kemudian berdasarkanperaturan pemerintah No. 240 tahun 1961 tentang pendirian Perusahaan Negaradan Telekomunikasi disebutkan bahwa Perusahaan Negara sebagaimanadimaksud dalam pasal 21.B dilebur dalam Perusahaan Negara Pos danTelekomunikasi (PN.Pos dan Telekomunikasi). Dalam perkembangan selanjutnya pemerintah memandang perlu untukmembagi Perusahaan Negara yang berdiri sendiri, berdasarkan peraturanpemerintah No. 29 tahun 1965 maka berdirilah Perusahaan Negara Pos dan Giro(PN.Pos dan Giro) dan pendirian Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN.Telekomunikasi) di dalam Peraturan pemerintah No.30 tahun 1965, bentuk PN inipun di kembangkan menjadi perusahan umum (Perum) Telekomunikasi melaluiPerturan Pemerintah No.36 tahun 1974. Dalam peraturan tersebut dinyatakan pulaPerusahaan Umum Telekomunikasi (PERUMTEL) sebagai penyelenggara jasaTelekomunikasi untuk umum, baik hubungan dalam negeri maupun hubunganluar negeri. Tentang hubungan Telekomunikasi luar negeri pada saat itu jugadiselenggarakan oleh PT. Indonesian Satellite Corporation (Indosat), yang masihberstatus Perusahaan yang didirikan berdasarkan peraturan perundangan negarabagian Delaware, Amerika serikat. Seluruh saham PT INDOSAT dengan modal asing ini pada akhir tahun1980 dibeli oleh Negara Republik Indonesia dari American Cable & RadioCorporation. Dalam rangka meningkatkan pelayanan Jasa dan Telekomunikasiuntuk umum, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 53 tahun 1980tentang telekomunikasi untuk umum yang isinya perubahan atas PeraturanPemerintah No. 22 tahun 1974. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 53 tahun1980, Perumtel ditetapkan sebagai badan usaha yang berwenangmenyelenggarakan telekomunikasi untuk umum dan dalam negeri dan Indosatpenyelenggara untuk umum Internasional. Memasuki Repelita V Pemerintah merasakan perlunya percepatanpembangunan telekomunikasi karena sebagai instruktur yang diharapkan dapatmemacu pembangunan sektor yang lain. Selain hal tersebut penyelenggara 4
  • Telekomunikasi membutuhkan managemen yang lebih profesional, oleh sebab ituPeraturan Pemerintah No. 25 tahun 1991, maka bentuk Perusahaan Umum(PERUM) dialihkan menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) TelekomunikasiIndonesia atau Telkom.2.1.3 Restrukturisasi Internal Telkom Mengantisipasi era globalisasi seperti diterapkan perdagangan bebas baikinternasional maupun regional, maka Telkom pada tahun 1995, melaksanakan tigaprogram besar. Program-program tersebut adalah restrukturisasi internal,penerapan Kerja Sama Operasi ( KSO) dan persiapan Go Public/Internasinal ataudikenal dengan Inital Public Offering. Restrukturisasi Internal meliputi bidangusaha sekaligus pengorganisasiannya. Bidang usaha Telkom dibagi menjadi tigabidang utama yaitu, bidang usaha terkait dan bidang usaha pendukung. Bidangusaha utama Telkom adalah menyelenggarakan jasa telepon lokal dan interlokaldalam negeri, sedangkan bidang terkait termasuk sistem telepon bergerak seluler(STBS), sirkit langganan, teleks, penyewaan trasfonder satelite, VSAT, dan jasanilai tambah tertentu. Bidang usaha terkait ini ada yang diselenggarakan Telkom dan ada jugayang bekerjasama dengan pihak ketiga melalui perusahaan patungan. Sedangkanbidang usaha pendukung adalah yang tidak lansung berhubungab denganpelayanan jasa pos dan telekomunikasi, namun keberadaannya mendukungkelancaran bidang utama, dan bidang terkait, yang termasuk dalam bidangpendukung adalah pelatihan, sistem informasi, atelir, property, riset teknologiinformasi. Untuk menampung bidang-bidang usaha tersebut maka sejak 1 Juli 1995,Telkom telah menghapuskan sruktur wilayah usaha Telekomunikasi (Witel) dansecara defacto meresmikan dimulainya era divisi. Sebagai Witel, bisnis bidangutama dikelola oleh tujuh divisi Regional dan satu divisi Network. DivisiRegional menyelenggarakan jasa telekomunikasi di wilayahnya masing-masing.Sedangkan divisi Network menyelenggarakan jasa telekomunikasi jarak jauhdalam negeri melalui pengopersian jaringan transmisi jalur utama nasional. 5
  • 2.1.4 Struktur PT. TELKOMUntuk menampung berbagai bidang usaha PT TELKOM, maka sejak 1 Juli 1996PT TELKOM telah menghapus struktur wilayah usaha dan secara de factomeresmikan dimulainya era divisi. Dikelola oleh tujuh divisi regional dan satudivisi network.1. DIVRE DIVRE merupakan pengganti struktur wilayah usaha Telkom (Witel) yangmemiliki daerah operasional pada daerah teritorial, menyelenggarakan jasatelepon lokal dan mendapat sebagian dari jasa telepon SLJJ dan SLI melaluiperhitingan interkoneksi. Divre PT TELKOM mencakup wilayah yang dibagisebagai berikut :• Divisi Regional I : Sumatera• Divisi Regional II : Jakarta dan sekitarnya• Divisi Regional III : Jawa Barat• Divisi Regional IV : Jawa Tengah dan DI Yogyakarta• Divisi Regional V : Jawa Timur• Divisi Regional VI : Kalimantan• Divisi Regional VII : Kawasan Timur Indonesia meliputi Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Irian Jaya.2. DIVISI PENDUKUNG Disamping Divisi Regional adanya divisi-divisi pendukung yakni :• Telkom Long Distance• Telkom Multimedia• Telkom Information System Centre (IS Centre)• Telkom Risti Centre• Telkom Maintenance and Service Centre• Telkom Learning Centre (TLC)• Telkom Construction Centre (TCC) 6
  • • Telkom Fix Wireless Accsess• Telkom Enterprise Perkembangan terakhir berdasarkan keputusan Direksi mulai 31 Desember1996, PT TELKOM menambah Divisi Multimedia Pembangunan. DivisiMultimedia yang mengelola jasa multimedia dan network provider dimasukkansebagai pengelola jasa bidang utama dan divisi pembangunan termasuk divisipendukung.2.1.5 Struktur Organisasi PT. TELKOM MEDAN Struktur manajemen TELKOM, secara garis besar meliputi KantorPerusahaan, Divisi Regional I s/d VII, Divisi Network dan DivisiPendukung.Kantor perusahaan strukturnya sangat sederhana, hanya terdiri dariDewan Direksi yang dibantu Kelompok Pengembangan Bisnis, SekretarisPerusahaan, Kepala Audit Internal dan beberapa Vice President.2.2 VISI, MISI, DAN MOTTO PT. TELKOM Seiring dengan kemajuan zaman yang disertai dengan kemajuan teknologiterutama di bidang telekomunikasi, maka PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbkmemantapkan visi bisnisnya untuk menyongsong perubahan-perubahan yangsemakin cepat. Visi harus bisa dikomunikasikan, dijabarkan kepada seluruh wargaTELKOM (karyawan) dan warga usaha agar bisa diarahkan sesuai dengan visiperusahaan. Visi: To become a leading InfoCom player in the region Telkom berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoCom terkemuka di kawasan Asia Tenggara, Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik. Misi: Telkom mempunyai misi memberikan layanan " One Stop InfoCom Services with Excellent Quality and Competitive Price and To Be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation " dengan jaminan bahwa 7
  • pelanggan akan mendapatkan layanan terbaik, berupa kemudahan, produk dan jaringan berkualitas, dengan harga kompetitif. Telkom akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang kompetitif, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung secara sinergis. Motto : Telkom memiliki motto : “ World In Your Hand ”.2.3 LOGO PT. TELKOM Gambar 2.1 Logo TELKOM 8
  • BAB III PELAKSANAAN KULIAH KERJA USAHA (KKU) PT TELKOM merupakan sebuah perusahaan Negara yang bergerak dalambidang jasa telekomunikasi dengan cara menciptakan sarana telekomunikasi danpelayanan kepada pelanggan dan mampu menjangkau masyarakat luas sampai kedesa-desa.3.1 Uraian Kegiatan KKU Penulis membagi kegiatan Kuliah Kerja Usaha dalam dua bagian, yaitu:3.1.1 Pembekalan KKU Pembekalan KKU meliputi perkenalan antara sesama anggota KKU, peraturan-peraturan selama melaksanakan KKU, etika perkantoran, profil singkat PT TELKOM, pengenalan lokasi, dan penempatan kerja anggota KKU. Dalam hal ini penulis ditempatkan di Bagian Telemarketing.3.1.2 Kegiatan Inti Setelah ditempatkan di Bagian Telemarketing, penulis diberi pengenalan mengenai jaringan Speedy oleh pembimbing, selain itu penulis juga diberi tahu mengenai job desk masing-masing staff dalam Bagian Telemarketing, dan pada akhirnya penulis menyelesaikan setiap tugas yang diberikan oleh pembimbing dan staf-staff dalam Bagian Telemarketing, yang telah diajari terlebih dahulu. Dalam kegiatan operasionalnya, setiap staff dalam Bagian Telemarketingdiberikan data – data pelanggan yang belum menggunakan layanan InternetSpeedy. Setiap harinya penulis diminta untuk menghubungi para pelanggan untukmenawarkan Paket Internetan Speedy. Speedy adalah nama suatu produk TELKOM untuk layanan broadbandakses yang mencakup internet kecepatan tinggi,data,video dan suara. Speedy merupakan layanan akses internet end to end dari PT TELKOMdengan kecepatan tinggi dengan basis teknologi Asymmetric Digital SubscriberLine ( ADSL ), yang dapat menyalurkan data dan suara secara simultan melalui 9
  • satu saluran telepon biasa dengan upstream 64 kbps sedangkan kecepatandownstream sebesar 384 kbps dan 512 kbps, serta dapat melakukan percakapantelepon secara bersamaan saat melakukan akses internet.Keunggulan layanan Speedy antara lain:• Praktis Layanan komunikasi suara / fax dan data/internet kecepatan tinggi dapat dilakukan pada saat yang bersamaan tanpa saling mengganggu (simultan).• Koneksi 24 jam Layanan internet broadband ADSL menyediakan koneksi secara terus menerus selama 24 jam dan 7 hari seminggu, serta mampu menyalurkan koneksi dengan kecepatan tinggi.• Aman Saluran atau jalur yang digunakan pengguna Speedy digunakan sendiri dan tidak dibagi dengan pengguna lainnya (not shared), sehingga keamanan lebih baik. Hal ini penting untuk aplikasi e-business.• Kecepatan konstan Karena infrastrutur tidak terbagi dengan pengguna lainnya, maka kecepatan tidak terpengaruh oleh jumlah pelanggan dan pertambahan jumlah pelanggan yang akses. Koneksi lebih stabil karena masing-masing pengguna mempunyai jalur tersendiri ke peralatan multiplexer disisi Telkom. Kita dapat menikmati pengalaman akses internet dengan kecepatan download sampai dengan 512 kbps.• Tarif flat-rate Kita dapat memilih paket layanan berdasarkan kuota trafik internet yang paling sesuai dengan kebutahan kita dan penagihan dilakukan secara flat setiap bulan. Jika trafik kita melebihi kuota yang dipilih, maka kita harus membayar kelebihan sesuai dengan jumlah trafik (dalam megabyte).3.2 Kendala Yang Dihadapi Adapun Beberapa kendala yang dihadapi penulis selama melaksanakanKKU di PT TELKOM, adalah sebagai berikut : 10
  • 1. Pada hari pertama, penulis kesulitan melaksanakan pekerjaan yang diberikan, karena pembimbing dari PT TELKOM sedang berada diluar kota dalam melaksanakan tugas dinas.2. Dalam melaksanakan tugas yaitu menghubungi para pelanggan TELKOM, penulis kesulitan dalam hal berkomunikasi karena penulis memiliki kemampuan yang cukup dalam berkomunikasi. Banyak pelanggan TELKOM yang kurang mempercayai penulis adalah bagian dari PT TELKOM itu sendiri karena mereka tidak melihat langsung penulis (pembicaraan hanya terjadi via telepon)3.3 Alternatif Pemecahan Masalah Adapun beberapa alternatif pemecahan masalah yang dilakukan penulisuntuk mengatasi beberapa kendala diatas adalah;1. Penulis bertanya kepada para staff TELKOM yang berada di bagian Telemarketing tersebut.2. Dalam melaksanakan tugas, penulis juga banyak bertanya kepada pembimbing serta kepada para staff TELKOM yang berada di bagian Telemarketing tersebut bagaimana cara berkomunikasi yang benar. Dan pada akhirnya penulis bisa melakukan komunikasi kepada para pelanggan TELKOM agar mereka dapat mempercayai penulis. 11
  • BAB IV PENUTUP4.1 Kesimpulan Selama melaksanakan KKU selama satu bulan di PT TELKOM, banyakpengetahuan dan pembelajaran yang penulis dapatkan, khususnya dalam bagianTelemarketing, yaitu bagian dimana penulis ditempatkan. Karena itu penulis dapatmenarik beberapa kesimpulan bahwa;1. Sejalan dengan kemajuan teknologi telekomunikasi yang demikian pesat dan tuntutan pelayanan yang prima merupakan tantangan berat bagi personil operasi dan pemeliharaan untuk dapat memberikan layanan yang lebih baik. Konsep-konsep dan pemeliharaan harus merupakan solusi terhadap kebutuhan layanan yang semakin meningkat.2. Speedy adalah salah satu produk layanan Broadband Access dari PT TELKOM dengan basis teknologi ADSL yang tepat digunakan oleh pemakai internet yang sering mengakses data volume yang besar dengan kecepatan tinggi. Layanan broadband access memungkinkan berbagai aplikasi multimedia masa depan dapat dinikmati dengan kualitas serta kenyamanan yang optimal, dengan kecepatan tinggi yang memilki kemampuan akses untuk kecepatan upstream sebesar 64 kbps sedangkan downstream sebesar 384 kbps dan 512 kbps, serta dapat melakukan percakapan telepon secara bersamaan saat melakukan akses internet.3. Pengetahuan mengenai komunikasi yang penulis dapatkan dari perkuliahan di kampus, tidak sepenuhnya dapat diterapkan di lapangan kerja. Karena dalam hal berkomunikasi dibutuhkan kepercayaan dan untuk menumbuhkan kepercayaan dari orang lain yang baru bertemu tidaklah mudah.4. PT. TELKOM memiliki disiplin kerja yang tinggi, karena absen dilakukan setiap karyawan datang dan keluar perusahaan, sehingga dapat diketahui siapa karyawan yang sering mangkir. 12
  • 5. PT. TELKOM memiliki jiwa kekeluargaan yang tinggi, karena tidak ada perbedaan perilaku antara karyawan, security, cleaning service, maupun anggota KKU.4.2 Saran Dalam melakukan kegiatan operasional maupun non operasional, sepertihubungan kekeluargaan yang baik antar karyawan, termasuk dalam memberikanpelayanan terhadap anggota KKU, PT. TELKOM sudah melakukannya denganbaik. Maka dari itu saran yang dapat penulis sampaikan adalah;1. Untuk memberikan dan meningkatkan pelayanan jasa telekomunikasi kepada masyarakat harus diperlukan suatu tingkat kehandalan, ketekunan, dan kerjasama.2. Konsistensi terhadap konsep manajemen pelayanan speedy harus merupkan jaminan terhadap kualitas layanan yang diberikan kepada pemakai jasa telekomunikasi.3. PT TELKOM hendaknya lebih meningkatkan kerjasama dengan dunia pendidikan, dalam hal ini mahasiswa diikutsertakan dalam mempromosikan produk-produk layanan yang di tawarkan oleh PT TELKOM, misalnya : Telkomnet instan, flexi dan tentu saja produk lainnya seperti layanan speedy kepada masyarakat.4. Agar dilakukan sosialisasi baik via selebaran, spanduk maupun bertatap muka langsung dengan pelanggan terhadap service-service yang diberikan oleh PT TELKOM yang kiranya dapat melibatkan pihak mahasiswa atau dunia kampus.5. Kepada para anggota KKU, Hendaknya memperlihatkan sikap pro aktif dalam berkomunikasi dengan karyawan, dengan demikian dapat tercipta kerja sama yang baik antara anggota KKU dengan karyawan. 13
  • DAFTAR PUSTAKATIM Dosen, 2010. Buku pedoman Pelaksanaan KKU, Fakultas Ekonomi UnimedUniversitas Negeri Medan, 2007. Buku Pedoman, Universitas Negeri Medan 14