Your SlideShare is downloading. ×
Bq lanjutan puasa
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Bq lanjutan puasa

465
views

Published on

Published in: Spiritual, Business, Technology

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
465
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
39
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Persiapan Ramadhan Bina Qalbu Lanjutan
  • 2. Keutaman Ramadhan Adalah Rasulullah SAW memberi khabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda, "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa- apa'." (HR. Ahmad dan An-Nasa'i)
  • 3. Orang berpuasa yang berjihad • Perlu diketahui bahwa orang mukmin pada bulan Ramadhan melakukan dua jihad, yaitu : – Jihad untuk dirinya pada siang hari dengan puasa. – Jihad pada malam hari dengan shalat malam. • Barangsiapa yang memadukan kedua jihad ini, memenuhi segala hak-haknya dan bersabar terhadapnya, niscaya diberikan kepadanya pahala yang tak terhitung
  • 4. Qur’an menjelaskan puasa • QS.2:183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, • QS.2:187. Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah Pakaian bagimu, dan kamupun adalah Pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, Karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma'af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang Telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf[ dalam mesjid. Itulah larangan Allah, Maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.
  • 5. Puasa Alat Bantu Mengendalikan Hawa Nafsu • Disisi lain puasa adalah amalan yang menghinakan syaithan, musuh Allah, dengan cara paksa. Hal ini mengingat bahwa sarana syaithan terkutuk untuk mengelabui manusia ialah pelbagai syahwat dan hawa nafsu. Sedangkan hawa nafsu akan menjadi kuat dengan makan dan minum. • Karena itu Rasulullah Saw bersabda : Sesungguhnya syaithan itu mengalir dalam diri manusia seperti mengalirnya darah, maka persempitlah saluran-saluran baginya dengan lapar. (H.R. Bukhari dan Muslim dari Syafiyyah).
  • 6. Lapar dan Dahaga Pembuka Rahmat Allah • Rasulullah Saw bersabda: “Bermujahadahlah terhadap nafsmu dengan lapar dan haus. Sesungguhnya pahala yang demikian seperti pahala orang yang berjuang fi sabilillah. Sesungguhnya tiada amal yang paling disukai oleh Allah selain dari lapar dan haus.” • Diriwayatkan oleh Al Hasan dari ‘Aisyah ra. Bahwa ‘Aisyah berkata: “Saya mendengar Rasulullah Saw bersabda: ‘Terus meneruslah kamu mengetuk pintu surga, niscaya akan dibuka bagimu!” Lalu saya bertanya: “Bagaimana cara kami terus menerus mengetuk pintu surga?” Nabi Saw menjawab: “Dengan lapar dan dahaga!” • Rasulullah Saw bersabda: “Siapapun yang ingin akan sesuatu keinginan lalu menolak keinginannya dan mengutanakan orang lain dengan keinginan itu daripada dirinya, niscaya diampunkan oleh Allah akan dosanya.” (HR Abusy-Syaikh Ibnu Hibban dengan isnad yang lemah sekali)
  • 7. Lapar Pembuka Cahaya Hikmah • Nabi Saw bersabda: “Cahaya hikmah itu lapar. Menjauhkan diri daripada Allah Azza wa Jalla itu kenyang. Mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla itu mencintai orang miskin dan mendekatinya. Janganlah kamu kenyang lalu kamu memadamkan cahaya hikmah dari hatimu! Orang yang bernalam dalam keadaan ringan dari makanan, maka bermalamlah bidadari di sekelilingnya hingga pagi hari.” (Disebutkan oleh Abu Mansur Ad-Dailami dalam ‘Musnadul Firdaus’, bahwa hadits ini dari Abi Hurairah) • Nabi Saw bersabda: “Barangsiapa melaparkan perutnya niscaya tinggilah pikirannya dan cerdiklah hatinya.” • Nabi Saw bersabda: “Hidupkanlah hatimu dengan sedikit tertawa dan sedikit kenyang! Dan sucikanlah hatimu dengan lapar! Niscaya hati itu bersih dan halus.”
  • 8. Puasa Lahiriah dan Bathiniah • Puasa lahiriah ada dua peringkat. Peringkat pertama adalah puasa umum dan perangkat kedua adalah puasa khusus. Puasa umum ini adalah puasa orang-orang umum yang awam, yang dilakukannya hanya sekedar mencegah dari hal- hal yang membatalkannya. Sedangkan puasa khusus adalah puasanya orang-orang shalih yang berharap perjumpaan dengan Allah Ta’ala. Ia bukan hanya menjaga diri dari yang membatalkan puasa, namun ia juga menjaga seluruh anggota tubuhnya dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah. • Sedangkan puasa dalam aspek bathiniah adalah puasanya para Nabi, Shiddiqiin dan Muqarrabiin (orang-orang yang dekat dengan Allah). Mereka bukan hanya menjaga hal-hal yang membatalkan serta anggota tubuh dari hal yang diharamkan oleh Allah, tetai ia juga menjaga seluruh perasaan (rasa), keinginan (karsa) dan pikiran (cipta) dari hal- hal yang tidak disukai oleh Allah, yaitu segala hal yang dapat menjauhkan dirinya dari Allah Ta’ala.
  • 9. PENUTUP • Doa Malaikat jibril Menjelang Ramadhan "Ya Allah tolong abaikan puasa umatMuhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukanhal-hal yang berikut: * Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);* Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri;* Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya." Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali. Dapat kitabayangkan, yang berdoa adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalahRasullullah dan para sahabat, dan dilakukan pada hari Jumaat. • Melalui pesan ini saya memohon maaf jika slama ini saya melakukan kesalahan, baik yang tidak di sengaja maupun yang disengaja...
  • 10. PENUTUP • Doa Malaikat jibril Menjelang Ramadhan "Ya Allah tolong abaikan puasa umatMuhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukanhal-hal yang berikut: * Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);* Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri;* Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya." Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali. Dapat kitabayangkan, yang berdoa adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalahRasullullah dan para sahabat, dan dilakukan pada hari Jumaat. • Melalui pesan ini saya memohon maaf jika slama ini saya melakukan kesalahan, baik yang tidak di sengaja maupun yang disengaja...