Your SlideShare is downloading. ×
PSIKOLOGI EKSPERIMEN Power point kelompok VI kelas a 08
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

PSIKOLOGI EKSPERIMEN Power point kelompok VI kelas a 08

7,345
views

Published on

Kerja sama kelompok VI Kelas A BP 2008 …

Kerja sama kelompok VI Kelas A BP 2008
(Ade Saputra, Rony Firmansyah, Steffi Rahayu, Yelfy Yazid, Yunita Tania Putri)

Published in: Education, Technology

1 Comment
12 Likes
Statistics
Notes
  • boleh minta soft copynya? krn tidak bisa didiwonload :(
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
7,345
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
1
Likes
12
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • KELOMPOK VI KELAS A / 08 PSIKOLOGI EKSPERIMEN
  • Transcript

    • 1. KelompokVIKelas A /08“Psikologi Eksperimen” PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 2. RONY FIRMANSYAH (01411)ADE SAPUTRA ANGGOTA YUNITA TANIA PUTRI (01408) (01407) STEFFI RAHAYU PSIKOLOGI EKSPERIMEN YELFY YAZID (01396) KELOMPOK VI KELAS A / 08 (01399)
    • 3. Pengertian dan Prinsip Dasar Psikologi Eksperimen PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 4. Penggolongan Penelitian Berdasarkan tiPe informasi Penelitian Psikologi Kualitatif kuantitatif studi Nonfenomenologi etnografi eksperimen kasus eksperimen lapangan laboratorium lapangan laboratorium PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 5. Pengertian Psikologi Eksperimen Psikologi Eksperiment ( psychological experiment) adalah observasi yang objektif terhadap suatu gejala yang dibuat agar terjadi suatu kondisi yang terkontrol ketat, Dimana satu atau lebih faktor dimanipulasi serta divariasikan dan faktor lain dibuat konstan, Dengan tujuan mencari hubungan sebab-akibat. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 6. Satu faktor Meneliti difariasikan dan aktor lain tetap hubungan konstan sebab akibatManipulasi Prinsip Dasar Randomisasi Psikologi atau random Eksperimen asssigmentObservasi yang objektif Fenomena yang dibuat Dalam kondisi agar terjadi yang terkontrol PSIKOLOGI EKSPERIMEN ketat KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 7. Prinsip Dasar Psikologi Eksperimen maniPulasi meneliti huBungan seBaB akiBat Maksudnya adalah peneliti memberikan Penelitian eksperimental meneliti sesuatu kepada subjek penelitian hubungan kausal antara atau memberikan perlakuan Variabel Bebas (VB) mengkondisikan keadaan atau dan Variabel Terikat (VT) kejadian yang berbeda sedangkan penelitian kepada subjek penelitian.non-eksperimental dilakukan untuk Tidak semua VB mengetahui hubungan antara yang dapat dimanipulasi dua variabel atau hanya sekadar karena sudah menjadi deskripsi suatu variabel. karakteristik dari subjek itu sendiri, misalnya : jenis kelamin. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 8. Prinsip Dasar Psikologi EksperimenoBservasi yang oBjektif fenomena yang diBuat agar terjadi Dalam melakukan penelitian tidak dipengaruhi Penelitian eksperimental faktor-faktor subjektif menciptakan atau memunculkan dari peneliti dan harus mampu sesuatu agar terjadi. menghindari agar Fenomena ini disebut sebagai VT. tidak terjadinya bias PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 9. Prinsip Dasar Psikologi Eksperimen dalam kondisiyang terkontrol ketat satu faktor divariasikan Dalam penelitian dan faktor lain eksperimental tetaP konstan diusahakan agar suatu akibat (VT) Faktor yang divariasiakan hanya ditimbulkan dalam penelitian eksperimen oleh penyebab (VB) adalah VB yang sedang diteliti, sedangkan faktor lain bukan oleh yang dibuat konstan faktor-faktor lain (VS). adalah VS. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 10. Prinsip Dasar Psikologi Eksperimenrandomisasi atau random asssigment Randomisasi adalah memasukkan subjek penelitian secara acak kedalam masing-masing kelompok penelitian (kelompok eksperiment dan kelompok kontrol). Randomisasi berbeda dengan random sampling. Random sampling adalah memilih secara acak sejumlah orang dari populasi untuk menjadi subjek penelitian (sampel). PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 11. •Kekurangan Sulit untuk digeneralisasikan dalam kehidupan sehari-hari karena kondisi penelitianKelebihan yang sangat terkontrol (buatan)•Kesimpulan mengenai sehingga situasinya hubungan sebab-akibat tidak seperti dalamyang diperoleh kehidupan sehari-hari.lebih kuat dibandingkan •Membutuhkan waktu hasil penelitian Penelitian yang cukup lama,non-eksperimental. namun alasan Eksperimental ini tidak sepenuhnya benar.•Peneliti dapat •Ketidakadekuatanmemanipulasi penelitian eksperimentalVB untuk dilihat sebagai metode ilmiahPengaruhnya untuk mempelajari perilaku terhadap VT. manusia karena penelitian ini mengangagap manusia sebagai objek yang dapat dimanipulasi. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 12. tahaP-tahaPPenelitian eksPerimental PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 13. Tahap-Tahap Penelitian Eksperimental Memilih ide atau Merumuskan masalah Menentukan variabel topik penelitian dan hipotesis penelitian penelitianMenentukan tipe Perencanaan dan Menganalisis Membuat dandesain Pelaksanaan hasil penelitian kesimpulan penelitian penelitian PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 14. Topik penelitian biasanya muncul karenaada yang dipertanyakan mengenai Memilih idesesuatu atau ada gejala tertentu yang atau topikingin diamati.sumber : penelitian•Kehidupan sehari-hari•Masalah praktis•Hasil penelitian sebelumnya•Teori beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan topik, yaitu : keterbatasan waktu, kesulitan penelitian, ketersediaan subjek, pengukuran (testability), ketersediaan peralatan dan etika. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 15. Merumuskan masalah dan hipotesis penelitianMasalah penelitian merupakankalimat pertanyaan yangmenyatakan hubungan antara duaatau lebih variabel, dinyatakandalam bentuk pertanyaan yangjelas dan tidak ambigu, dan harusmemungkinkannya dilakukanpengukuran secara empiris(Kerlinger dan Lee, 2000). PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 16. umum ilmiah eksplisithipotesis Dua ujung Hipotesis alternatif statistik Hipotesis nol Satu ujung PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 17. Menentukan variabel penelitianVariabel merupakankarakteristik atau fenomenayang yang dapat berbeda diantara organisme, situasi,atau lingkungan. Dalampenelitian eksperimental ada 3variabel, yaitu : variabelbebas (VB), variabel terikat(VT), dan variabel sekunder(VS). PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 18. Menentukan tipe dan desain penelitian Tipe penelitian dalam psikologi terbagi menjadi penelitian eksperimen dan non-eksperimen sedangkan desain dalam penelitianeksperimental terbagi dua, yaitu : between-subjeck design (desainantar kelompok) dan within-subjeck desain (desain dalam kelompok PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 19. Perencanaan danpelaksanaan penelitian Dalam perencanaan penelitian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu : subjek penelitian, peralatan, prosedur penelitian dan teknik analisis penelitian. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 20. Menganalisis hasil penelitian Sebelum dilakukan analisis data, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan : Distribui dari populasi adalah normal Varians dalam setiap kelompok adalah normal Nilai VT hanya menukur variabel tertentu, bukan variael lain PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 21. Membuat kesimpulanMenerima atau menolak Ho PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 22. VALIDITAS DALAMPENELITIAN
    • 23. VALIDITA S ALAT UKURVALIDITAS VALIDITAS INTERNAL VALIDITAS VALIDITAS PENELITIA EKSTERNAL N PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 24. VALIDITAS INTERNAL ParticipantProactive History Sophistication Retroactive Efek History Partisipan Experimenter Maturation Effect Instrumentation Effect Testing Interaction Effect atau Statistical Regression Experimental Mortality Sequencing Effect PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 25. Seasonal variation Validitas temporal Cyclical variation Personological variationValiditas Experimentally ValiditasEksternal populasi Populasi target accessible population Experimenter Multiple-treatment effect enterference Validitas ekologis Hawthorne effect Pretesting PSIKOLOGI EKSPERIMEN effect KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 26. VALIDITAS• VALIDITAS ALAT UKUR menggambarkan sejauh mana suatu alat ukur dapat mewakili apa yang diukur• VALIDITAS PENELITIAN menggambarkan sejauh mana suatu penelitian dapat menjelaskan hubungan sebab-akibat PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 27. VALIDITAS PENELITIAN• VALIDITAS INTERNAL menekankan pentingnya hubungan sebab-akibat VB terhadap VT, dengan kontrol ketat atas VS.• VALIDITAS EKSTERNAL menekankan pentingnya generalisasi hasil penelitian dapat diterapkan pada subjek, situasi, dan waktu tertentu diluar penelitian PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 28. VALIDITAS INTERNAL• PROACTIVE HISTORY perbedaaan individu dibawa dalam penelitian,merupakan faktor bawaan maupun yang dipelajari sebelumnya• RETROACTIVE HISTORY subjek mengalami pengukuran VT dua kali (pretest-posttest) dengan adanya jarak waktu antar keduanya PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 29. • MATURATION perubahan biologis dan atau psikologis yang sistematis• TESTING pemberian pretest dan posttest kepada subjek untuk melihat perbedaan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan• STATISTICAL REGRESSION ketidakkonsistenan skor subjek antara pretest dan posttest akibat alat ukur yang tidak reliabel PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 30. • EKSPERIMENTAL MORTALITY berkurangnya jumlah subjek pada ahir penelitian dibanding awal penelitian sehingga berpengaruh atas analisis statistik• INTERACTION EFFECT interaksi subjek masih terpengaruh perlakuan yang diterima sebelumnya• INSTRUMENTATION EFFECT perlunya menguji alat ukur yang digunakan agar tidak terjadi kesalahan PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 31. EFEK PARTISIPAN subjek berupaya mencari tau apa yang akan mereka alami dan respon apa yang seharusnya mereka lakukan• PARTISIPAN SOPHISTICATION pengetahuan subjek terhadap topik penelitian membuat mereka memanipulasi hasil penelitian tersebut PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 32. • EXPERIMENTER EFFECT BIAS EXPERIMENTER - ATRIBUT EKSPERIMENTER karakteristik fisik dan psikologis peneliti yang mempengaruhi VB terhadap VT - HARAPAN EKSPERIMENTER harapan peneliti terhadap hasil, sehingga mengarahkan eksperimen untuk berlaku sesuai bengan yang diharapkannya PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 33. VALIDITAS EKSTERNAL• VALIDITAS POPULASI kemampuan hasil penelitian untuk digeneralisasikan ke populasi yang lebih besar PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 34. Sumber populasi Populasi Populasi yang target dapat dijangkau• Populasi target adalah populasi lebih besar dimana hasil penelitian akan digeneralisasikan• Populasi yang dapat dijangkau adalah kelompok populasi yang tersedia untuk peneliti PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 35. • VALIDITAS EKOLOGIS hasil penelitian dapat digunakan walau pada situasi/kondisi lingkungan yang berbeda dengan situasi penelitian PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 36. VALIDITAS EKOLOGIS MULTIPLE HAWTHORNE TREATMENT EFFECTINTERFERENCE EXPERIMENTER EFFECT PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 37. • VALIDITAS TEMPORAL generalisasi hasil penelitian pada waktu berbeda – VALIDITAS MUSIMAN a. fixed-time veriation b. variable-time variation – VALIDITAS SIKLUS – VALIDITAS PERSONAL PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 38. HUBUNGAN VALIDITASINTERNAL DAN EKSTERNALDalam penelitian eksperimental,validitas internal lebih pentingdibanding validitas eksternal. Penelitiingin tau hubungan sebab-akibat VBdan VT sehingga melakukan kontrolketat terhadap VS, maka pengaruh darivariabel diluar VB terhadap VTdihilangkan PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 39. VARIANS• Varians adalah salah satu pengukuran penyebaran sejumlah skor yang menunjukkan berapa jauh skor tersebut menyebar dan berapa besar derajat perbedaan antara satu skor dengan skor yang lainnya PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 40. Varians total yang merupakan penjumlahan dari varians sistematik Varians Varians dan non sistematik. Antar dalamkelompok kelompok Varians Varians Varians sistematik non sistematik Varians total yang merupakan penjumlahan dari varians antar kelompok danvarians dalam kelompok PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 41. Beberapa jenis Varians• Varians total yang merupakan penjumlahan dari varians sistematik dan non sistematik.• Varians total yang merupakan penjumlahan dari varians antar kelompok dan varians dalam kelompok PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 42. VARIANS DALAM PENELITIAN EKSPERIMENTAL• Suatu penelitian eksperimental bertujuan untuk menganalisis varians total (Vt) dari VT untuk menentukan berapa besar dari Vt tersebut yang berasal dari manipulasi (Vak) dan apakah Vak tersebut signifikan atau tidak PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 43. Untuk mencapai tujuan dalam penelitian eksperimental di kenaldengan prinsip maksminkon yaitu:• Maksimalkan varians eksperimental atau varian antar kelompok dengan merancang,merencanakan,dan melaksanakan penelitian dengan sedemikian rupa sehingga kondisi penelitian berbeda antara satu dengan yg lainnya.• Maksimalkan varians eksperimental atau varian antar kelompok dengan merancang,merencanakan,dan melaksanakan penelitian dengan sedemikian rupa sehingga kondisi penelitian berbeda antara satu dengan yg lainnya.• Kontrol dilakukan terhadap variable skunder (VS) yang mungkin berpengaruh terhadap VT. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 44. KONTROL• Kontrol merupakan salah satu ciri penelitian ilmiah. kontrol dalam penelitian eksperimental berarti peneliti dapat meminculkan atau tidak memuncul kan apa yang diinginkan oleh sipeneliti dalam penelitiannya. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 45. TEKNIK KONTROL TRHADAP VARIABEL SKUNDER• Kontrol terhadap VS berarti menghilangkan pengaruh VS dari VT. Kontrol ini dapat dilakukan dengan berbagai cara.• Secara umum ada enam teknik kontrol VS dalam penelitian eksperimental, yaitu: randomisasi,eliminasi,konstansi,VS dijadikaVB kedua ,kontrol statistic,dan counterbalancing . PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 46. Randomisasi Eliminasiteknik Konstansi kondisikontrol Konstansi Konstansi VS karakteristik subjek . •Kontrol Statistik Variabel Sekunder dijadikan Intrasubject Variabel Bebas ke-2 cuuterbalancing Intragroup •Counterbalancing counterbalancing PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 47. RANDOMISASI• Randomisasi adalah prosedur memasukkan secara acak subjek pada sample penelitian ke dalam setiap kelmpok penelitian (dalam hal ini KK dan KE) sehingga KK dan KE dapat diasumsikan setara sebelum manipulasi dilakukan. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 48. ELIMINASI• Teknik kontrol dengan cara meniadakan VS di sebut dengan eliminasi.Misalnya, pada penelitian mengenai pengaruh musik klasik terhadap ingatan, kebisingan dapat dikontrol dengan dieliminasi ,yaiti menggunakan ruangan kedap suara. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 49. KONSTANSI• Konstansi juga dapat diartikan sebagai sama atau satara . pada konstansi, kesetaraan selain subjek pada masing-masing kelompok penelitian mendapatkan kondisi yng sama (kecuali VB) ,berarti juga bahwa ada kesetaraan jumlah subjek dengan variasi VS tertentu pada setiap kelompok penelitian. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 50. VARIABEL SKUNDERDIJADIKAN VARIABEL KEDUA• VS dapat dimasukkan ke dalam penelitian dan menjadi VB kedua untuk dapat dilihat bersama dengan VB bagaimana pengaruhnya terhadap VT.• VB kedua ini tidak perlu dimanipulasi dalam sebuah penelitian eksperimental. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 51. KONTROL STATISTIK• Dengan mengeluarkan pengaruh VS dari VT dengan menggunakan perhitungan statistic .• Syarat dilakukannya kontrol secara statisik adalah VS harus merupakan varabel kontniu dan skor atau nilai VS dari setiap subjek penelitian dapat diketahui.• PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 52. COUNTERBALANCING• Counterbalancing digunakan untuk mengontrol efek urutan(sequencing effect) ,yang timbul akibat pemberian beberapa perlakuan pada masing-masing subjek penelitian .• Counterbalancing digunakan ketika setiap subjek penelitian mendapatkan lebih dari sebuah perlakuan.Dalam balancing,setiap subjek penelitian hanya menerima sebuah perlakuan dan VS berada di setiap kelompok penelitian (konstansi). PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 53. teknik counterbalancing yang dapat dilakukan• Intrasubject counterbalancing• Intragroup counterbalancing PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 54. DESAIN PENELITIAN EKSPERIMENTALPengertian Desain penelitaian adalah rencana atau strategi yang digunakan dalam memecahkan masalah adalam penelitian (Christensen, 2001).Fungsi Desain Penelitian• Membantu dalam menjawab masalah atau menguji hipotesis penelitian,dan• mengontrol VS. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 55. Jenis – jenis Desain1. Desain berdasarkan Paradigma Eksperimental• Between – Subject Disebut Between – Subject karena pengaruh VB terhadap VT diketahui dari perbedaan skor VT antara kelompok – kelompok subjek yang diberi perlakuan berbeda. Desain ini dapat digunakan dalam desain dua kelompok, anava satu arah, dan factorial. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 56. • Within – Subject disebut sebagai within- subject karena hanya menggunakan sekelompok subjek dan setiap subjek diberi perlakuan yang berbeda. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 57. • 2. Desain berdasarkan Teknik Kontrol N TEKNIK KONTROL DESAIN EKSPERIMENTAL O 1. Randomisasi Randomized 2. Konstansi •Kondisi — •Karakteristik subjek Blocked, Matched 3. Eliminasi — 4. VS dijadikan VB ke-2 Faktorial 5. Kontrol Subjek Kovarians 6. Counterbalancing Repeated measurement PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 58. • 3. Desain berdasarkan Teknik Kontrol dan Jumlah Kelompok KONTROL SATU – DUA - ANAVAR SATU FAKTORIAL KELOMPOK KELOMPOK JALAN (>3kelompok) (faulty design) (>2 kelompok)Konstansi Pretest – Matched two- Blocked one- Blocked Posttest groups design way anova factorial design one-group design designRandomisasi — Randomized Randomized Randomized two-groups one-way anova factorial design design designVB ke-2 — — — (semua)Kontrol — Analysis of Analysis of Analysis ofStatistik covariance covariance covariance two-groups one-way anova factorial design design EKSPERIMEN PSIKOLOGI design KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 59. DESAIN SATU – KELOMPOK One – Group One – Group Pretest – Posttest Time Series DesignPosttest Design Design PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 60. DESAIN SATU – KELOMPOK• One – Group Posttest DesignDesain ini melibatkan satu kelompok yang melibatkan satu kelompok yang diberi manipiulasi, kemudian setelah jangka waktu tertentu diukur responnya sebagai pengukuran VT.Simbol desain: Manipulasi (X) Pengukuran (O)Desain ini memiliki kelemahan, diantaranya:• Tidak adanya kontrol terhadap VS, seperti tidak dilakukannya randomisasi untuk membagi subjek ke dalam KK dan KE,• tidak dilakukannya analisis statistik terhadap hasil pengukuran VT PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 61. • One – Group Pretest – Posttest DesignPada desain ini, di awal penelitian dilakukan pengukuran terhadap VT yang telah memiliki subjek. Setelah diberikan manipulasi, dilakuakan pengukuran kembali terhadap VT dengan alat ukur yang sama PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 62. • Simbol desain :Pengukuran (O1) Manipulasi (X) Pengukuran (O2)Dibandingkan desain sebelumnya, desain ini lebih baik karena menggunakan pretest – posttest sebagai kontrol konstansi terhadap pro-active history. Dengan kata lain pretest digunakan sebagai pembanding bagi posttest.Namun, desain ini masih memiliki kelemahan, seperti : – masih ada VS yang tidak terkontrol karena tidak dilakukannya randomisasi, – munculnya retroactive history senagai akibat dilakukannya pengukuran sebelum dan sesudah manipulasi. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 63. • Time Series DesignDisebut juga Longitudinal Design, karena memakan waktu yang cukup lama akibat pengukuran tehadap VT yang berulang – ulang baik sebelum manipulasi dan setelah manipulasi. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 64. • Simbol desain :O1 O2 Manipulasi (X) O3 O4Di awal penelitian yang menggunakan desain ini akan dilakukan beberapa kali pretest untuk mengukur kecenderungan perubahan yang terjadi akibat VS sebelum diberikan manipulasi. Baru setelah itu dilakukan manipulasi, dan terakhir dilakukan lagi beberapa posttest untuk melihat pengaruh manipulasi atau VB terhadap VT PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 65. DESAIN DUA-KELOMPOK PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 66. DESAIN DUA-KELOMPOKDesain dua kelompok merupakan desainyang lebih baik dari desain satukelompok, karena dimungkinkannyadilakukan control vs yang lebih banyak,terutama randomisasi, serta adanyakelompok control sebagai pembanding. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 67. Mengontrol VS Memberikan variasi VB yang berbeda kepada setiap kelompok penelitianKEGIATAN DALAM DESAIN DUA KELOMPOK Mengukur varians antar kelompok (Vak) dan varians dalam kelompok (Vdk) Membandingkan Vak terhadap terhadap Vdk PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 68. Static Group Design Non Randomized Pretest-posttest Control group design Randomized Two-groups Design, Posttest Only2. Jenis-Jenis Desain Dua- Kelompok randomized matched two-groups design Pretest-posttest Control group design Analysis of Covariance Control Group Design PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 69. a. Static Group Design Desain ini disebut Static GroupDesign karena tidak dilakukannyarandomisasi dalam membentuk KEdan KK, sehingga kedua kelompokdianggap tidak setara. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 70. b. Non Randomized Pretest-posttest Controlgroup designPada desain ini tidak dilakukan randomisasi,tapi dilakukan pretest pada subjek penelitian. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 71. c. Randomized Two-groups Design, PosttestOnlyPada desain ini telah dilakukanrandomisasi. Tapi desain ini tidakmenggunakan pretest PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 72. d. randomized matched two-groups design selain randomisasi, design ini jugamelakukan teknik control tambahandengan dilakukannya matching. Matchingdilakukan agar kedua kelompok menjadisetara pada beberapa VS yang didugadapat berpengaruh terhadap VT selain VB. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 73. e. Pretest-posttest Control group design Desain ini hampir sama dengan NonRandomized Pretest-posttest Controlgroup design namun pada desain initelah dilakukannya randomisasisebagai control terhadap proactivehistory untuk menyetarakan KE danKK. Kelebihan desain ini adalahmemiliki control konstansi. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 74. f. Analysis of Covariance Control Group Design Kadang ada VS yang di ketahui setelahpenelitian dilakukan. Walaupun demikian,kita tetap masih bisa mengontrol VStersebut asalkan skor VS diketahui padaseluruh subjek. Satu-satunya teknikcontrol yang dapat dilakukan adalahteknik control statistic. PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 75. Desain Faktorial PSIKOLOGI EKSPERIMENKELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 76. Desain FaktorialDesain faktorial adalah desainpenelitian eksperimental yangmelibatkan lebih dari sebuah VB,mulai dari dua hingga tidakterbatas PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 77. Desain faktorial merupakan setu-satunya desain yang menggunakan teknik kontrol VS dengan menjadikannya sebagai VB kedua. Ingin mempelajari pengaruh dari PenggunaanDesain Faktorial bebrapa VB sekaligus dalam waktu bersamaan Mempelajari pengaruh interaksi dari beberapa VB terhadap suatu gejala
    • 78. Randomized Fatorial DesignRandomized Blocked Statistical Control Factorial Design With Factorial Design Jenis - Jenis Desain Faktorial
    • 79. Randomized Faktorial DesignDesain ini menggunakanteknik kontrol randomisasidengan lebih dari sebuah VByang terlibat PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 80. Randomized Blocked Factorial DesignDesain ini lebih banyakmenggunakan teknik kontroldibandingkan desain faktorialsebelummya karena adanyakontrol konstansi terhadap VSdengan blocking PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08
    • 81. Statistical Control With Factorial DesignDigunakan jika diketahui adanya VS yang berpengaruh pada saat penelitian PSIKOLOGI EKSPERIMEN KELOMPOK VI KELAS A / 08