• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Jaringan komputer 04
 

Jaringan komputer 04

on

  • 2,658 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,658
Views on SlideShare
2,658
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
142
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Jaringan komputer 04 Jaringan komputer 04 Presentation Transcript

    • Protokol Jaringan
    • Mengapa menggunakan protokol ? 1
      • Hardware LAN tidak dapat menyelesaikan semua masalah komunikasi komputer.
      • Software untuk sistem LAN besar dan kompleks.
      • Layering adalah teknik menyusun untuk mengatur perancangan dan implementasi software jaringan.
    • Apa protokol itu ? 1
      • Protokol jaringan atau protokol komunikasi jaringan adalah sekumpulan aturan yang menentukan format dan arti dari pesan-pesan yang dipertukarkan antara komputer melalui jaringan.
        • Format biasa disebut syntax.
        • Arti biasa disebut semantic.
      • Protokol diimplementasikan oleh software protokol.
    • Fungsi-fungsi protokol 5
      • Tidak semua protokol memiliki seluruh fungsi, meskipun demikian terdapat beberapa hal dari fungsi dengan tipe yang sama pada protokol yang berada pada level-level yang berbeda.
      • Berikut ini fungsi-fungsi protokol :
    • Encapsulation
      • Setiap UDP tidak hanya berisi data tetapi juga information control.
      • Information control dikelompokkan dalam 3 kategori umum :
        • Address pengirim / penerima.
        • Error detecting code.
        • Protocol control.
    • Segmentasi & Reassembling.
      • Segmentasi adalah : pemisahan data menjadi blok yang berukuran sama.
      • Mengapa harus dilakukan segmentasi ?
        • Jaringan komunikasi menerima blok data hanya sampai ukuran-ukuran tertentu.
        • Control error bisa menjadi lebih efisien dengan UDP berukuran kecil.
        • Penyediaan akses yang lebih wajar untuk menggabung fasilitas-fasilitas transmisi, dengan penundaan yang lebih pendek.
        • UDP yang berukuran kecil mengakibatkan alokasi buffer yang lebih kecil pada penerima.
        • Pengirim/penerima mungkin memerlukan transfer data untuk menutup kiriman data, dari waktu ke waktu, untuk pengontrolan dan restart / recovery operasi.
    • Kontrol koneksi
      • Transfer data berorientasi koneksi dipilih bila station yang mengantisipasi perpindahan data yang panjang dan / atau detail-detail tertentu protokol mereka harus dihentikan secara dinamis.
    • Ordered Delivery
      • Pada protokol-protokol yang berorientasi koneksi, umumnya diupayakan agar urutan UDP dipertahankan.
      • Bila UDP diberi nomor khusus, dan nomor itu ditandai secara berurut, maka penerima harus mengurutkan kembali uDP berdasarkan nomor urutnya.
    • Flow Control.
      • Fungsi yang ditunjukkan melalui suatu entiti yang diterima untuk membatasi jumlah atau data rate yang dikirim oleh suatu entiti yang mentransmisi.
      • Flow control yang paling sederhana adalah stop and wait procedure.
    • Error Control
      • Error control diterapkan sebagai dua fungsi yang terpisah, yaitu deteksi error dan transmisi ulang.
      • Untuk mendeteksi error, pengirim menyisipkan kode pendeteksi error pada UDP.
      • Penerima memeriksa nilai kode pada UDP yang datang.
      • Bila error terdeteksi, penerima akan membuang UDP dan meminta pengirim untuk mengirimkan kembali UDP yang error.
      • Beberapa protokol menggunakan kode perbaikan error yang tidak hanya mendeteksi tapi juga memperbaikinya.
    • Pengalamatan.
      • Konsep pengalamatan meliputi :
        • Addressing level.
          • Menunjuk pada tingkatan dalam arsitektur komunikasi pada tempat suatu entiti berada.
        • Addressing scope.
          • Karakteristik alamat global :
            • Non ambiguity, sebuah sistem bisa saja memiliki alamat global lebih dari satu .
            • Applicability, dimungkinkan di dalam suatu sistem memakai alamat global dari sistem yang lain.
        • Connection identifiers.
          • Keuntungan menggunakan connection identifier :
            • Mengurangi overhead.
            • Routing.
            • Multiplexing.
            • Penggunaan informasi kondisi.
        • Addressing mode.
          • Unicast.
          • Multicast.
          • Broadcast.
    • Multiplexing
      • Koneksi ganda ke dalam sistem tunggal.
      • Dapat dikerjakan melalui nama-nama port yang mengijinkan koneksi simultan ganda.
      • Digunakan juga untuk pemetaan koneksi.
    • Transmission service
      • Sebuah protokol dapat menyediakan berbagai layanan tambahan kepada entiti-entiti yang menggunakannya.
      • Contoh jenis layanan tambahan :
        • Prioritas.
        • Mutu layanan.
        • Pengamanan / security.
    • Berapa protokol yang dibutuhkan ? 1
      • Komunikasi komputer melalui jaringan adalah masalah yang sangat sulit.
      • Kompleksitasnya membutuhkan protokol ganda, yang mana setiap protokol menangani sebagian dari masalah tersebut.
    • Desain protokol berlapis 1
      • Model berlapis adalah sebuah penyelesaian pada masalah kompleksitas dalam protokol jaringan.
      • Model menyarankan untuk membagi protokol jaringan ke dalam beberapa lapisan, yang mana setiap lapisan menyelesaikan sebagian masalah komunikasi jaringan.
      • Protokol jaringan dirancang untuk mempunyai satu atau lebih protokol untuk tiap lapisan.
    • Model referensi OSI (Open Systems Interconnection) 2
      • Terdiri dari 7 lapisan.
      • Dipisahkan ke dalam 2 set yaitu :
        • Set aplikasi.
        • Terdiri dari 3 lapisan yaitu lapisan application , presentation , dan session.
        • Set transport.
        • Terdiri dari 4 lapisan yaitu lapisan transport , network , data link , dan physical.
    • Lapisan-lapisan dalam model referensi OSI 2,3,4
      • Physical
        • Merupakan level perangkat keras.
        • Menggambarkan karakteristik fisik jaringan, seperti koneksi, level tegangan, dan pewaktuan.
        • Bertanggung jawab untuk mengirim dan menerima bit-bit.
      • Data link.
        • Pada lapisan ini protokol fisik yang sesuai diterapkan pada data.
        • Jenis jaringan dan pengurutan paket ditentukan.
        • Bertanggung jawab untuk menyediakan komunikasi dari node ke node untuk jaringan lokal.
        • Untuk menyediakan pelayanan ini harus melakukan 2 fungsi :
          • Mekanisme pengalamatan yang memungkinkan pesan-pesan untuk dikirimkan ke node yang benar.
          • Menerjemahkan pesan-pesan dari lapisan yang lebih tinggi menjadi bit-bit yang ditransmisikan oleh lapisan physical .
        • Pembentukan frame data (paket), yang terdiri dari :
          • Start indicator.
          • Source address.
          • Destination address.
          • Control.
          • Data.
          • Error control.
      • Network.
        • Menentukan cara data dikirim pada device penerima.
        • Penanganan logika protokol, routing dan addressing .
      • Transport.
        • Menjaga aliran data dan menyediakan pengecekan error serta data recovery .
        • Membagi pesan-pesan menjadi fragmen-fragmen yang cocok dengan pembatasan ukuran yang dibentuk oleh jaringan.
        • Pada sisi penerima, menggabungkan kembali fragmen-fragmen untuk mendapatkan pesan aslinya.
        • Mengantarkan pesan dari proses khusus pada suatu komputer ke proses yang bersesuaian pada komputer tujuan.
      • Session.
        • Memulai, menjaga dan mengakhiri komunikasi dengan device penerima.
        • Setiap session mempunyai 3 fase, yaitu :
          • Pembentukan hubungan. Node membentuk kontak dan menyepakati aturan-aturan komunikasinya termasuk protokol yang digunakan dan parameter komunikasinya.
          • Pemindahan data.
          • Pemutusan hubungan.
      • Presentation.
        • Mengkonversi data dari lapisan application ke dalam format standar yang dimengerti oleh lapisan lain.
        • Fungsi lainnya adalah enkripsi/deskripsi data dan kompresi/dekompresi.
      • Application.
        • Lapisan ini berinteraksi dengan sistem operasi dan aplikasi ketika user melakukan transfer file, membaca pesan atau mengerjakan aktifitas yang berhubungan dengan jaringan.
        • Pelayanan di lapisan application :
          • E-mail.
          • File transfer.
          • Manajemen jaringan.
          • Dll.
    • Header-header dan lapisan protokol OSI 3
    • Referensi
      • Prof. Ralph Droms, Computer Networks Lecture Notes , http://www.eg.bucknell.edu/~cs363 , 1999.
      • Jeff Tyson, How OSI Works , http://computer.howstuffworks.com/osi.htm .
      • Drew Heywood, Konsep dan Penerapan Microsoft TCP/IP , Andi Offset, 1999.
      • Andrew S. Tannenbaum, Jaringan Komputer , Prenhallindo, 2000, Jakarta.
      • William Stallings, Dasar-dasar Komunikasi Data , Salemba Teknika, 2001.