Your SlideShare is downloading. ×
Jaringan komputer 04
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Jaringan komputer 04

2,311
views

Published on

Published in: Technology

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,311
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
147
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Protokol Jaringan
  • 2. Mengapa menggunakan protokol ? 1
    • Hardware LAN tidak dapat menyelesaikan semua masalah komunikasi komputer.
    • Software untuk sistem LAN besar dan kompleks.
    • Layering adalah teknik menyusun untuk mengatur perancangan dan implementasi software jaringan.
  • 3. Apa protokol itu ? 1
    • Protokol jaringan atau protokol komunikasi jaringan adalah sekumpulan aturan yang menentukan format dan arti dari pesan-pesan yang dipertukarkan antara komputer melalui jaringan.
      • Format biasa disebut syntax.
      • Arti biasa disebut semantic.
    • Protokol diimplementasikan oleh software protokol.
  • 4. Fungsi-fungsi protokol 5
    • Tidak semua protokol memiliki seluruh fungsi, meskipun demikian terdapat beberapa hal dari fungsi dengan tipe yang sama pada protokol yang berada pada level-level yang berbeda.
    • Berikut ini fungsi-fungsi protokol :
  • 5. Encapsulation
    • Setiap UDP tidak hanya berisi data tetapi juga information control.
    • Information control dikelompokkan dalam 3 kategori umum :
      • Address pengirim / penerima.
      • Error detecting code.
      • Protocol control.
  • 6. Segmentasi & Reassembling.
    • Segmentasi adalah : pemisahan data menjadi blok yang berukuran sama.
    • Mengapa harus dilakukan segmentasi ?
      • Jaringan komunikasi menerima blok data hanya sampai ukuran-ukuran tertentu.
      • Control error bisa menjadi lebih efisien dengan UDP berukuran kecil.
      • Penyediaan akses yang lebih wajar untuk menggabung fasilitas-fasilitas transmisi, dengan penundaan yang lebih pendek.
  • 7.
      • UDP yang berukuran kecil mengakibatkan alokasi buffer yang lebih kecil pada penerima.
      • Pengirim/penerima mungkin memerlukan transfer data untuk menutup kiriman data, dari waktu ke waktu, untuk pengontrolan dan restart / recovery operasi.
  • 8. Kontrol koneksi
    • Transfer data berorientasi koneksi dipilih bila station yang mengantisipasi perpindahan data yang panjang dan / atau detail-detail tertentu protokol mereka harus dihentikan secara dinamis.
  • 9. Ordered Delivery
    • Pada protokol-protokol yang berorientasi koneksi, umumnya diupayakan agar urutan UDP dipertahankan.
    • Bila UDP diberi nomor khusus, dan nomor itu ditandai secara berurut, maka penerima harus mengurutkan kembali uDP berdasarkan nomor urutnya.
  • 10. Flow Control.
    • Fungsi yang ditunjukkan melalui suatu entiti yang diterima untuk membatasi jumlah atau data rate yang dikirim oleh suatu entiti yang mentransmisi.
    • Flow control yang paling sederhana adalah stop and wait procedure.
  • 11. Error Control
    • Error control diterapkan sebagai dua fungsi yang terpisah, yaitu deteksi error dan transmisi ulang.
    • Untuk mendeteksi error, pengirim menyisipkan kode pendeteksi error pada UDP.
    • Penerima memeriksa nilai kode pada UDP yang datang.
  • 12.
    • Bila error terdeteksi, penerima akan membuang UDP dan meminta pengirim untuk mengirimkan kembali UDP yang error.
    • Beberapa protokol menggunakan kode perbaikan error yang tidak hanya mendeteksi tapi juga memperbaikinya.
  • 13. Pengalamatan.
    • Konsep pengalamatan meliputi :
      • Addressing level.
        • Menunjuk pada tingkatan dalam arsitektur komunikasi pada tempat suatu entiti berada.
      • Addressing scope.
        • Karakteristik alamat global :
          • Non ambiguity, sebuah sistem bisa saja memiliki alamat global lebih dari satu .
          • Applicability, dimungkinkan di dalam suatu sistem memakai alamat global dari sistem yang lain.
  • 14.
      • Connection identifiers.
        • Keuntungan menggunakan connection identifier :
          • Mengurangi overhead.
          • Routing.
          • Multiplexing.
          • Penggunaan informasi kondisi.
      • Addressing mode.
        • Unicast.
        • Multicast.
        • Broadcast.
  • 15. Multiplexing
    • Koneksi ganda ke dalam sistem tunggal.
    • Dapat dikerjakan melalui nama-nama port yang mengijinkan koneksi simultan ganda.
    • Digunakan juga untuk pemetaan koneksi.
  • 16. Transmission service
    • Sebuah protokol dapat menyediakan berbagai layanan tambahan kepada entiti-entiti yang menggunakannya.
    • Contoh jenis layanan tambahan :
      • Prioritas.
      • Mutu layanan.
      • Pengamanan / security.
  • 17. Berapa protokol yang dibutuhkan ? 1
    • Komunikasi komputer melalui jaringan adalah masalah yang sangat sulit.
    • Kompleksitasnya membutuhkan protokol ganda, yang mana setiap protokol menangani sebagian dari masalah tersebut.
  • 18. Desain protokol berlapis 1
    • Model berlapis adalah sebuah penyelesaian pada masalah kompleksitas dalam protokol jaringan.
    • Model menyarankan untuk membagi protokol jaringan ke dalam beberapa lapisan, yang mana setiap lapisan menyelesaikan sebagian masalah komunikasi jaringan.
  • 19.
    • Protokol jaringan dirancang untuk mempunyai satu atau lebih protokol untuk tiap lapisan.
  • 20. Model referensi OSI (Open Systems Interconnection) 2
    • Terdiri dari 7 lapisan.
    • Dipisahkan ke dalam 2 set yaitu :
      • Set aplikasi.
      • Terdiri dari 3 lapisan yaitu lapisan application , presentation , dan session.
      • Set transport.
      • Terdiri dari 4 lapisan yaitu lapisan transport , network , data link , dan physical.
  • 21. Lapisan-lapisan dalam model referensi OSI 2,3,4
    • Physical
      • Merupakan level perangkat keras.
      • Menggambarkan karakteristik fisik jaringan, seperti koneksi, level tegangan, dan pewaktuan.
      • Bertanggung jawab untuk mengirim dan menerima bit-bit.
  • 22.
    • Data link.
      • Pada lapisan ini protokol fisik yang sesuai diterapkan pada data.
      • Jenis jaringan dan pengurutan paket ditentukan.
      • Bertanggung jawab untuk menyediakan komunikasi dari node ke node untuk jaringan lokal.
      • Untuk menyediakan pelayanan ini harus melakukan 2 fungsi :
  • 23.
        • Mekanisme pengalamatan yang memungkinkan pesan-pesan untuk dikirimkan ke node yang benar.
        • Menerjemahkan pesan-pesan dari lapisan yang lebih tinggi menjadi bit-bit yang ditransmisikan oleh lapisan physical .
      • Pembentukan frame data (paket), yang terdiri dari :
        • Start indicator.
        • Source address.
        • Destination address.
        • Control.
        • Data.
        • Error control.
  • 24.
    • Network.
      • Menentukan cara data dikirim pada device penerima.
      • Penanganan logika protokol, routing dan addressing .
  • 25.
    • Transport.
      • Menjaga aliran data dan menyediakan pengecekan error serta data recovery .
      • Membagi pesan-pesan menjadi fragmen-fragmen yang cocok dengan pembatasan ukuran yang dibentuk oleh jaringan.
      • Pada sisi penerima, menggabungkan kembali fragmen-fragmen untuk mendapatkan pesan aslinya.
      • Mengantarkan pesan dari proses khusus pada suatu komputer ke proses yang bersesuaian pada komputer tujuan.
  • 26.
    • Session.
      • Memulai, menjaga dan mengakhiri komunikasi dengan device penerima.
      • Setiap session mempunyai 3 fase, yaitu :
        • Pembentukan hubungan. Node membentuk kontak dan menyepakati aturan-aturan komunikasinya termasuk protokol yang digunakan dan parameter komunikasinya.
        • Pemindahan data.
        • Pemutusan hubungan.
  • 27.
    • Presentation.
      • Mengkonversi data dari lapisan application ke dalam format standar yang dimengerti oleh lapisan lain.
      • Fungsi lainnya adalah enkripsi/deskripsi data dan kompresi/dekompresi.
  • 28.
    • Application.
      • Lapisan ini berinteraksi dengan sistem operasi dan aplikasi ketika user melakukan transfer file, membaca pesan atau mengerjakan aktifitas yang berhubungan dengan jaringan.
      • Pelayanan di lapisan application :
        • E-mail.
        • File transfer.
        • Manajemen jaringan.
        • Dll.
  • 29. Header-header dan lapisan protokol OSI 3
  • 30. Referensi
    • Prof. Ralph Droms, Computer Networks Lecture Notes , http://www.eg.bucknell.edu/~cs363 , 1999.
    • Jeff Tyson, How OSI Works , http://computer.howstuffworks.com/osi.htm .
    • Drew Heywood, Konsep dan Penerapan Microsoft TCP/IP , Andi Offset, 1999.
    • Andrew S. Tannenbaum, Jaringan Komputer , Prenhallindo, 2000, Jakarta.
    • William Stallings, Dasar-dasar Komunikasi Data , Salemba Teknika, 2001.