Pancasila sebagai ideologi nasional
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Pancasila sebagai ideologi nasional

on

  • 12,226 views

 

Statistics

Views

Total Views
12,226
Views on SlideShare
12,226
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
171
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Pancasila sebagai ideologi nasional Presentation Transcript

  • 1. Oleh:MAHIFAL, SH.,MH
  • 2.  Ideologi berasal dari kata Yunani  Idien = melihat atau Idea = raut muka, perawakan, gagasan, buah pikiran  Logia = ajaran  Ideologi = ajaran atau ilmu yang mempelajari tentang gagasan atau buah pikiran (science des idea) Dalam ensiklopedi populer IDEOLOGI merupakan cabang filsafat yang mendasari ilmu-ilmu pedadogi, etika dan politik
  • 3.  Ideologi dalam Arti Praktis  Kesatuan gagasan-gagasan yang disusun secara sistematis dan dianggap menyeluruh tentang Manusia dan kehidupannya baik yan individual maupun yang sosial Penerapan Ideologi  Penerapan Ideologi dalam kehidupan kenegaraan disebut “Politik”, karena itu Ideologi sering dimanfaatkan untuk tujuan tertentu misalnya untuk merebut kekuasaan.  Ideologi dalam kehidupan kenegaraan dapat diartikan sebagai suatu konsensus mayoritas warga negara tentang nilai-nilai dasar yang ingin diwujudkan dengan mendirikan negara (Grondslag atau Weltanschauung yang merupakan buah pikiran- pikiran terdalam, hasrat terdalam untuk di dirikan suatu Negara.
  • 4.  Padmo Wahjono  Idelogi sebagai kesatuan yang bulat dan utuh dari ide-ide dasar  Ideologi merupakan suatu kelanjutan atau konsekwensi daripada pandangan hidup, falsafah hidup Bangsa, falsafah hidup bangsa, dan akan merupakan seperangkat negara yang dicita-citakan akan direlisir dalam kehidupan berkelompok  Ideologi mengandung kegunaan untuk memberikan stabilitas arah dalam hidup berkelompok dan sekaligus memberikan Dinamika gerak menuju tujuan masyarakat atau bangsa. Mubyarto  Ideologi adalah jumlah Doktrin, kepercayaan dan simbol-simbol sekelompok masyarakat atau satu bangsa yang menjadi pegangan atau pedoman Karya(Perjuangan) untuk mencapai tujuan masyarakat atau bangsa.
  • 5.  M. Sastraprateja  Ideologi ialah seperangkat gagasan atau pemikiran yang berorientasi pada tindakan yang diorganisir suatu sistem yang teratur.  Fungsi penting Ideologi adalah untuk membentuk Identitas kelompok atau bangsa dan fungsi mempersatukannya  Ideologi mempunyai kecenderungan untuk memisahkan in group (kita) dan out group (mereka)  Bila dibandingkan dengan agama fungsi, yang berfungsi mempersatukan orang dari berbagai pandangan sebaliknya Ideologi mempersatukan orang dari berbagai agama, maka idelogi berfungsi untuk mengatasi berbagai konflik atau ketegangan sosial menjadi solidarity making mengangakat berbagai perbedaan menjadi tata nilai yang lebih tinggi.
  • 6.  Soerjanto Poespowardojo (pakar sosiologi Budaya)  Ideologi adalah kompleks pengetahuan dan nilai, yang secara keseluruhan menjadi landasan bagi seseorang atau masyarakat untuk memahami jagat raya dan bumi seisinya serta menentukan sikap dasar untuk mengolahnya. Franz Magnis Suseno (Pakar Filsafat)  Dalam arti luas kurang tepat Istilah ideologi digunakan untuk segala kelompok cita-cita, nilai dasar dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai pedoman normatif. Dalam arti ini bahwa negara dan kesetiakawanan akan disebut Ideologi.  Menggunakan Ideologi sebagai sesuatu yang positif, yaitu sebagai sesuatu yang positif, yaitu sebagai nilai-nilai dan cita- cita yang luhur.
  • 7.  Dalam arti sempit dan sebenarnya  Ideologi adalah gagasan atau teori menyeluruh tentang makna hidup dan nilai- nilai yang mau menentukan bagaimana manusia harus hidup dan bertindak.  Ideologi dalam arti ini disebut ideologi tertutup karena kemutlakannya tidak mengizinkan orang mengambil jarak terhadapnya.  Secara singkat, dengan ideologi tertutup dimaksud gagasan-gagasan tertentu dimutlakkan. Ideologis selalu berkonotasi Negatif dan tidak pernah dipakai dalam arti Ideologi terbuka Ideologis adalah setiap usaha untuk memutlakan gagasan tertentu Ideologis membawa konotasi, bahwa gagasan-gagasan yang dimutlakan itu sebenarnya menyelubungi dan dengan demikian melindungi kepentingan- kepentingan tertentu.
  • 8.  Alfian (Pakar Ilmu Politik) mengemukakan bahwa kekuatan suatu ideologi itu tergantung pada kualitas 3 dimensi yang ada pada Ideologi itu sendiri.  Dimensi realita Bahwa nilai-nilai dasar yang terkandung didalam ideologi tersebut secara riil berakar dalam dan atau hidup dalam masyarakat atau bangsanya, tertama karena nilai-nilai dasar tersebut bersumber dari budaya dan pengalaman sejarahnya (menjadi jiwa bangsa)  Dimensi Idealisme Yaitu bahwa nilai-nilai dasar ideologi tersebut mengandung idealisme yang memberi harapan tentang masa depan yang lebih baik melalui pengalaman dalam praktik kehidupan bersama sehari-hari dengan berbagai Dimensinya,  Dimensi fleksibilitas/Dimensi pengembangan Yaitu Ideologi tersebut mempunyai keluwesan yang memungkinkan dan merangsang pengembangan pemikiran-pemikiran baru yang relevan dengan ideologi bersangkutan tanpa menghilangkan atau mengingkari hakikat atau jati diri yang terkandung dalam nilai-nilai dasarnya. Pancasila memmenuhi ketiga Dimensi tersebut.
  • 9.  Pancasila sebagai ideologi mencerminkan seperangkat nilai terpadu dalam kehidupan politiknya bangsa Indonesia, yang sebagai tata nilai yang dipergunakan sebagai acuan di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Semua gagasan-gagasan yang timbul dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara yang ditata secara Sistematis menjadi satu kesatuan yang utuh Sebagai Ideologi Pancasila berlaku sebagai Pedoman dan acuan dalam menjalankan aktivitas di segala bidang, dan karena itu sifatnya harus terbuka, luwes dan fleksibel, dan tidak bersifat tertutup maupun kaku, yang akan menyebabkan ketinggalan jaman. Pancasila telah memenuhi syarat sebagai Ideologi terbuka hal ini dibuktikan dari adanya sifat-sifat yang melekat pada pancasila itu sendiri maupun kekuatan yang terkandung didalamnya yaitu memenuhi persyaratan kualitas 3 dimensi (realita, idealisme dan fleksibelitas/pengembangan. Pengertian Pancasila sebagai Ideologi terbuka bukanlah berarti bahwa nilai dasarnya dapat diubah atau diganti dengan nilai dasar lain, karena bila dipahamkan secara demikian mrp suatu pemahanan yang keliru, hal ini sama dengan meniadakan pancasila.
  • 10. Selamat Siang ……………….