Rantai makanan dan jaring jaring makanan

84,529 views
83,987 views

Published on

Published in: Education
6 Comments
67 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
84,529
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
6
Likes
67
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rantai makanan dan jaring jaring makanan

  1. 1. Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan
  2. 2. Rantai & Jaring Makanan Rantai makanan adalah peristiwa makan- memakan yang digambarkan dalam bentuk linear. Kumpulan dari rantai makanan nantinya akan menjadi sebuah jaring, yang sering disebut dengan jaring-jaring makanan. Rantai makanan dan jaring-jaring makanan terjadi dalam suatu ekosistem Adanya rantai makanan dan jaring-jaring makanan menunjukkan bahwa ekosistem bersifat dinamis, mengalami perubahan, dan sangat variatif. Perubahan ke arah kesetabilan ini disebut suksesi Next
  3. 3. Aliran Energi dan Materi Perpindahan energi dan perpindahan materi yang terjadi dari makhluk hidup satu ke makhluk hidup lain disebut sebagai aliran energi dan aliran materi. Interaksi inilah yang menyebabkan ekosistem mampu bertahan dan terus bertahan Next
  4. 4. Siklus energi Cahaya matahari merupakan sumber energi bagi seluruh kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi. Didalam tubuh produsen, energi cahaya matahari diubah menjadi energi kimia. Perpindahan energi atau zat makanan dari komponen biotic yang satu ke komponen biotic yang lain. Aliran energi akan berakhir pada penguraian Next
  5. 5. Next
  6. 6.  Karena begitu banyaknya energi yang lepas sebagai panas pada setiap perpindahan pada rantai makanan maka akan membentuk suatu piramida energi Next
  7. 7.  Perubahan bentuk enrgi lebih banyak di kenal dengan transformasi energi. Kemampuan organisme dalam menangkap energi dan menyimpan energi dalam suatu ekosistem disebut dengan produktivitas ekosistem . 1. Produktivitas primer ,adalah kecepatan mengubah energi matahari menjadi energi kimia dalam bentuk bahan organik oleh organisme autotrof . 2. Produktivitas sekunder adalah produk yang keluar dari organisme heterotrof setelah digesti ,ekskreta ,dan enrgi yang digunakan untuk respirasi Next
  8. 8. Siklus Materi Semua makhluk hidup maupun benda mati yang ada di bumi ini tersusun atas materi […antara lain karbon (C) , oksigen (O), nitrogen (N), hydrogen (H), belerang atau sulfur (S), dan fosfor (P)….] Proses makan dan dimakan pada rantai makanan mengakibatkan aliran materi dari mata rantai yang lain. Makhluk hidup yang mati tadi diuraikan oleh decomposer yang akhirnya akan masuk lagi ke rantai makanan sehingga membentuk suatu aliran energi dan daur materi.. Next
  9. 9.  Daur ulang materi melibatkan makhluk hidup dan bantuan (geofisik) sehingga disebut daur biogeokimia. Daur biogeokimia adalah siklus materi yang melibatkan semua unsure kimia yang sudah terpakai oleh semua yang ada di bumi baik komponen biotic maupun abiotik Next
  10. 10. Bagan dari Materi dan AliranEnergi Next
  11. 11. Rantai makanan Rantai makanan merupakan sebuah aliran energi makanan melalui sebuah ekosistem. Tumbuhan hijau mampu menyusun makanan sendiri Proses perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengn urutan tertentu disebut RANTAI MAKANAN Next
  12. 12. Tingkatan Rantai Makanan Rantai makanan terdiri dari tingkatan Tiap tingktan dari rantai makanan ini disebut tingkat trofi Tingkt trofik pertama biasanya adalh makhluk hidup yg dpt menghasilkan makanan Tingkat trofi tingkat kedua biasanya terdiri dari hewan pemakan tumbuhan atau herbivora(konsumen primer) Tingkatan trofik g ketiga adalah hewan pemakan herbivora atau dsebut juga karnivora (hewan pemakan konsumen primer konsumen sekunder Tingkatan atau trofi antar ekosistem yg satu dengan ekosistem yg laen berbeda,biasannya dalam satu ekosistem maksimal terdapat lima tingkatan trofi Next
  13. 13. Next
  14. 14. Macam-Macam Rantai Makanan Berdasarkan tingkat trofi 1.rantai makanan rumput Ciri_ciri :tingkat trofi pertama adalah tumbuhan hijau 2. Rantai makanan detritus Ciri_ciri:tingkat trofi pertama Berdsarkan Ahli Geologi 1.rantai pemangsa Ciri-ciri: dimulai dar herbivora dari konsumen 1 2.rantai parasit Ciri_ciri:dimulai dari organisme besar hingga organisme yg hidup sebagai parasit 3.Rantai Makanan Ciri_ciri:dimulai dari organisme mati sampai organisme pengurai Next
  15. 15. Jaring-jaring makanan Hubungan makan dan dimakan kompleks tersebut saling bercabang sehingga membentuk jaring jaring makanan. Proses makan dan dimakan yg terjadi di alam sangat kompleks Next
  16. 16. Piramida Ekologi Tingkat trofik dalam ekosistem disusun akan membentuk sebuah piramida yang dikenal dengan piramida ekologi. Piramida ekologi sangat bermanfaat untuk memberikan gambaran yang jelas tentang hubungan antarorganisme Next
  17. 17. Macam Piramida Ekologi Piramida Jumlah ◦ Piramida ini menggambarkan kepadatan dan populasi di antara tingkat trofik. ◦ kelemahan pada piramida jumlah, di antaranya adalah sebagai berikut.  Pada dua ekosistem yang berbeda akan diperoleh gambaran yang tidak menunjukkan hubungan sama sekali.  Tingkat proporsional menyamakan satu batang pohon dengan sebuah plankton, satu ekor harimau dengan satu ekor laba-laba pemburu. Semakin banyak jumlah organisme, semakin luas bangunan piramida yang terbentuk. Organisme yang terdapat dalam areal tertentu dihitung dan dikelompokkan berdasar taraf trofiknya. Next
  18. 18. Next
  19. 19.  Piramida Biomassa ◦ Biomassa adalah ukuran berat materi hidup pada waktu tertentu. Untuk menentukan biomassa di dalam suatu ekosistem dilakukan teknik sampling guna memperkirakan keseluruhannya. Piramida biomassa adalah piramida yang menggambarkan berat atau massa kering total, nilai kalori, atau ukuran lain dalam jumlah total organisme hidup dari masing- masing tingkat tropiknya dalam kurun waktu tertentu pada suatu ekosistem Next
  20. 20. Next
  21. 21.  Piramida Energi ◦ Piramida ini menunjukkan hubungan antarorganisme pada tiap taraf trofik tentang produktivitas energinya dalam ekosistem selama periode tertentu. 1. Hanya sejumlah makanan tertentu yang ditangkap dan dimakan oleh tingkat trofik selanjutnya. 2. Ada beberapa makanan yang dimakan tidak bisa dicerna dan dikeluarkan sebagai sampah. 3. Hanya sebagian makanan yang dicerna Next menjadi bagian dari tubuh organisme.
  22. 22. Next
  23. 23.  Penggunaan piramida energi jauh lebih menguntungkan bila dibandingkan dengan piramida lain, kelebihannya adalah sebagai berikut. 1. Memperhitungkan kecepatan produksi. 2. Massa dua jenis organisme yang sama tidak selalu memiliki energi yang sama. 3. Tidak ditemukan piramida terbalik dan dapat digunakan untuk membandingkan. 4. Pentingnya kedudukan populasi di dalam suatu ekosistem. 5. Masukan energi matahari dapat ditambahkan sebagai segi empat tambahan pada dasar piramida. Next
  24. 24. Suksesi dan Klimaks Ekosistem memiliki mekanisme sendiri untuk menjaga kestabilan organisme dan lingkungan yang melingkupinya. Namun, sistem ini juga memiliki keterbatasan, daya dukung dan daya lenting lingkungan memiliki batas kemampuan. Ketika gangguan yang masuk ke dalam suatu lingkungan berada di luar ambang batas toleransi, maka keseimbangan lingkungan akan terganggu Ada tiga hal pokok yang saling terkait dan ikut memengaruhi lajunya perkembangan ekosistem, yakni ketersediaan sumber daya, faktor pembatas fisik, dan kemampuan dari organismenya. Next
  25. 25. Tahapan Suksesi Tahap-tahap yang terjadi dalam suksesi dapat dijelaskan sebagai berikut. ◦ Kolonisasi Kolonisasi merupakan suatu bentuk pendudukan atau penguasaan habitat oleh makhluk hidup. Syaratnya adalah makhluk hidup tersebut harus sampai pada lokasi dan mantap hidupnya di tempat tersebut. ◦ Modifikasi tempat Modifikasi tempat merupakan pengubahan sifat-sifat tempat (habitat) yang dilakukan oleh koloni makhluk hidup. Next
  26. 26. Next

×