Sosiologi Komunikasi - Modern Paradigms

1,744 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,744
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
9
Actions
Shares
0
Downloads
41
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sosiologi Komunikasi - Modern Paradigms

  1. 1. Paradigma Teori Sosiologi Modern SOSKOM 4
  2. 2. Struktural Fungsionalisme • Berlandaskan pada pemikiran Herbert Spencer dan Durkheim (metode pada Comte) • Asumsi dasar: – Masyarakat bersifat stabil (equilibrium), sistem yang tersusun dari bagian-bagian atau struktur yang saling berhubungan – Masing-masing struktur memiliki fungsi yang berkontribusi pada equilibrium keseluruhan sistem
  3. 3. Struktur • a social institution that is relatively stable over time and that meets the needs of society by performing functions necessary to maintain social order and stability • Contoh: Keluarga, agama, sistem pendidikan, politik, media, dan ekonomi.
  4. 4. AGIL Model
  5. 5. Fungsi Manifes dan Laten • Setiap struktur memiliki fungsi manifes (fungsi yang terlihat jelas) dan fungsi laten (fungsi yang tersembunyi) • Contoh pendidikan: – Manifes: melatih, menambah skill, menyiapkan generasi baru – Laten: membuat anak muda sibuk dengan tugas dan melupakan masalah sosial
  6. 6. Teori Konflik / Teori Kritis • Berdasar pada pemikiran Karl Marx • Tujuannya mengubah struktur dunia yang tidak adil atau menumbangkan status quo dari hasil formasi struktur dasar material (ekonomi) • Ide yang berkuasa adalah ide kelas penguasa • Kritik atas dominasi
  7. 7. Kritik ideologi • Penjelasan tentang kondisi sosial biasanya sangat tergantung pada ide penguasa • Contoh miskin karena malas, ide tentang rasisme, atau bias gender • Merobohkan kesadaran palsu dengan penjelasan rasional dan material tentang kondisi sosial yang ada untuk membebaskan diri dari dominasi
  8. 8. Interaksi simbolik • Berdasar pada pemikiran Weber (verstehen) • Mendapatkan tempatnya pada filsafat pragmatisme di USA. • Pragmatisme: if it’s work, it’s true • There is no mind without language, and language itself is a product of social interactions
  9. 9. Asumsi • We act toward things on the basis of their meanings. For example, a tree can provide a shady place to rest, or it can be an obstacle to building a road or home; each of these meanings suggests a different set of actions, and this is as true for physical objects like trees as it is for people (like mothers or cops), institutions (church or school), beliefs (honesty or equality), or any social activity.
  10. 10. Asumsi • Meanings are not inherent; rather, they are negotiated through interaction with others. That is, whether the tree is an obstacle or an oasis is not an intrinsic quality of the tree itself but rather something that people must hash out themselves. The same tree can mean one thing to one person and something else to another.
  11. 11. Asumsi • Meanings can change or be modified through interaction. For example, the contractor who sees the tree as an obstacle might be persuaded to spare it by the neighbor. Now the tree is something to build around rather than bulldoze.

×