:: media studies :: lecture #10 twitter: @wowoxarc kuntoadi@gmail.com or kuntoadi@unpad.ac.id
Jurgen Habermas <ul><li>Generasi ke dua dari Frankfurt School. </li></ul><ul><li>Mencoba mengatasi kebuntuan dalam problem...
rasio <ul><li>rasionalisasi    tiga bentuk nilai: </li></ul><ul><ul><li>ilmu pengetahuan </li></ul></ul><ul><ul><li>seni ...
Theory of Communicative Action <ul><li>kunci pembebasan lebih bisa ditemukan di dalam komunikasi yang merupakan bagian dar...
komunikasi <ul><li>Komunikasi sebagai transaksi antara harapan dan peran harus dilakukan oleh dua orang manusia yang ‘mund...
ideologi dan intersubjektif <ul><li>Komunikasi dimulai dengan menyingkapkan masing-masing ideologi (kepentingan) </li></ul...
klaim kebenaran <ul><li>Klaim kebenaran dalam rasio komunikasi </li></ul>dunia kehidupan klaim kebenaran dunia objektif tr...
politik <ul><li>Politik menurut Habermas adalah hal yang tidak rasional namun menuntut selalu dirasionalisasikan </li></ul>
politik dan komunikasi <ul><li>visi Habermas adalah terciptanya masyarakat demokratis dan rasional, artinya membangun sebu...
rasionalisasi kekuasaan <ul><li>Rasionalisasi kekuasaan dalam pandangan Habermas adalah kekuasaan yang ditentukan oleh dis...
ruang publik <ul><li>According to Habermas, the public sphere is &quot;a realm of our social life in which something appro...
ruang publik borjuis <ul><li>Habermas mengambil contoh di dalam sejarah yakni munculnya ruang publik borjuis di Perancis p...
privat vs publik <ul><li>… .sebab bukan soal-soal pribadi mereka yang dipercakapkan, melainkan soal-soal kepentingan umum ...
ruang publik sekarang? <ul><li>bisakah media modern menjadi ruang publik? </li></ul>
pandangan Habermas <ul><li>‘ media pertukaran’ –uang dan kekuasaan- telah menjadi dominan di era  spat-kapitalismus  dan m...
media kapitalis <ul><li>Definisi yang diizinkan secara resmi menyangkut soal apa yang kita inginkan dalam hidup, akan teta...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Media studies salman #10

606
-1

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
606
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
19
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Media studies salman #10

  1. 1. :: media studies :: lecture #10 twitter: @wowoxarc kuntoadi@gmail.com or kuntoadi@unpad.ac.id
  2. 2. Jurgen Habermas <ul><li>Generasi ke dua dari Frankfurt School. </li></ul><ul><li>Mencoba mengatasi kebuntuan dalam problem rasionalitas. </li></ul><ul><li>Setelah membaca kembali tradisi kritis yang dimulai dari Kant, Habermas menemukan bahwa rasio kerja (instrumental) bukanlah satu-satunya rasio. </li></ul>
  3. 3. rasio <ul><li>rasionalisasi  tiga bentuk nilai: </li></ul><ul><ul><li>ilmu pengetahuan </li></ul></ul><ul><ul><li>seni </li></ul></ul><ul><ul><li>hukum </li></ul></ul><ul><li>modernity and disunity of reasons </li></ul><ul><li>dari bentuk konsensus kolektif tradisional menuju bentuk yang dikomodifikasi dan dipimpin oleh individu yang memiliki kepentingan berbeda dengan populasi secara keseluruhan </li></ul>
  4. 4. Theory of Communicative Action <ul><li>kunci pembebasan lebih bisa ditemukan di dalam komunikasi yang merupakan bagian dari diskusi moral secara bebas antar individu dan perbincangan konsultatif diantara warga negara yang berkedudukan sama </li></ul>
  5. 5. komunikasi <ul><li>Komunikasi sebagai transaksi antara harapan dan peran harus dilakukan oleh dua orang manusia yang ‘mundigkeit’ </li></ul>
  6. 6. ideologi dan intersubjektif <ul><li>Komunikasi dimulai dengan menyingkapkan masing-masing ideologi (kepentingan) </li></ul><ul><li>Nilai rasio komunikasi adalah intersubyektif </li></ul>
  7. 7. klaim kebenaran <ul><li>Klaim kebenaran dalam rasio komunikasi </li></ul>dunia kehidupan klaim kebenaran dunia objektif true or false dunia sosial appropriateness dunia ekspresif authenticity dunia komprehensif comprehensive claim
  8. 8. politik <ul><li>Politik menurut Habermas adalah hal yang tidak rasional namun menuntut selalu dirasionalisasikan </li></ul>
  9. 9. politik dan komunikasi <ul><li>visi Habermas adalah terciptanya masyarakat demokratis dan rasional, artinya membangun sebuah masyarakat atas dasar hubungan antar pribadi yang merdeka dan memulihkan manusia sebagai subyek-subyek yang mengelola sejarahnya </li></ul>
  10. 10. rasionalisasi kekuasaan <ul><li>Rasionalisasi kekuasaan dalam pandangan Habermas adalah kekuasaan yang ditentukan oleh diskusi publik yang kritis. </li></ul><ul><li>Diskusi semacam itu hanya mungkin dilakukan di dalam sebuah wilayah sosial yang bebas dari sensor dan dominasi. </li></ul><ul><li>Wilayah itulah yang disebut ruang publik seperti yang pernah terjadi dalam sejarah masyarakat modern. </li></ul>
  11. 11. ruang publik <ul><li>According to Habermas, the public sphere is &quot;a realm of our social life in which something approaching public opinion can be formed. Access is guaranteed to all citizens. A portion of the public sphere comes into being in every conversation in which private individuals assemble to form a public body&quot; </li></ul>
  12. 12. ruang publik borjuis <ul><li>Habermas mengambil contoh di dalam sejarah yakni munculnya ruang publik borjuis di Perancis pada saat revolusi Perancis dalam bentuk salons , clubs , media cetak, dan café . </li></ul>
  13. 13. privat vs publik <ul><li>… .sebab bukan soal-soal pribadi mereka yang dipercakapkan, melainkan soal-soal kepentingan umum yang dibicarakan tanpa paksaan. Baru dalam situasi ini orang-orang privat berlaku sebgai publik, sebab mereka memiliki jaminan untuk berkumpul dan berserikat secara bebas dan menyatakan serta mengumumkan opini-opini mereka secara bebas </li></ul>
  14. 14. ruang publik sekarang? <ul><li>bisakah media modern menjadi ruang publik? </li></ul>
  15. 15. pandangan Habermas <ul><li>‘ media pertukaran’ –uang dan kekuasaan- telah menjadi dominan di era spat-kapitalismus dan menghalangi rasionalitas komunikasi </li></ul><ul><li>Proses ini melibatkan pemusnahan ruang publik di tangan media massa kapitalis. </li></ul>
  16. 16. media kapitalis <ul><li>Definisi yang diizinkan secara resmi menyangkut soal apa yang kita inginkan dalam hidup, akan tetapi bukan hidup bagaimana yang kita inginkan, bahkan apabila berdasar potensi-potensi yang bisa dicapai, kita mengetahui cara hidup yang bagaimana yang sebetulnya dapat kita capai (Habermas, 1990). </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×