Drupal Performance Indonesia
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Drupal Performance Indonesia

on

  • 351 views

Materi Drupal Performance by Arra'di Nur Rizal yang dibawakan di event Workshop Building & Performance di Jakarta.

Materi Drupal Performance by Arra'di Nur Rizal yang dibawakan di event Workshop Building & Performance di Jakarta.

Statistics

Views

Total Views
351
Views on SlideShare
351
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
12
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Drupal Performance Indonesia Drupal Performance Indonesia Presentation Transcript

  • Drupal Meetup - Jakarta Arradi Nur Rizal Drupal Performance 23 February 2013
  • Biasanya komentar yang ada Drupal lambat Kalau memory nya kurang di tambahin Jgn pakai CCK/views/Panels dll Kalau kamu tdk install x, bakal lambat dll Perlu Multiple servers Harus ada mysql slave server Pakai ada Varnish. Masalah bakal beres
  • Filosofi nya Performance tuning is a process Tidak ada jalan cepat Setiap site berbeda beda
  • Bagaimana si website itu bekerja? Ada yang tahu ?
  • Step 0: Evaluasi− Catat performance sebelum instalasi module atau penambahan feature− Catat performance setelah instalasi module atau feature.− Catat penggunakan memory− tips: use tag performance in issue queue untuk evaluasi suatu module.
  • Step 1: Masalahnya dimana si? Kapan terjadinya? − Di semua halaman? anonymous user dan/atau authenticated user? − Hanya ketika menyimpan konten ? Hanya ketika login? − Ketika loadnya besar? Terjadi secara acak dalam satu hari?
  • Step 1: Masalahnya dimana si? Kapan mulai terjadi kelambatan? − Hindari perasaan “sepertinya lebih cepat/lambat” − Catat data performance − Catat dan simpan log dari setiap update/upgrade.
  • Step 1: Masalahnya dimana si? Siapa/apa yang musti disalahkan? − Tes semua feature yang sudah di implementasikan satu per satu untuk mencari masalah. − Catat perubahan infrastruktur. Seperti perubahan permission di hosting.
  • Step 1: Masalahnya dimana si? Dimana masalahnya terjadi ? − page building modules (views and panels) − external web services (user logins, Any 3rd-party integration) − Kerumitan website (jumlah modules, views di dalam panels di dalam panels)
  • Step 1: Masalahnya dimana si? Components yang salah konfigurasi − Tidak di cache secara default − Tahu apa yang sudah di cache
  • Step 1: Masalahnya dimana si? Gunakan devel module − Query log. Untuk mengecek query log  Contoh: Cek apa ada query yang sama di eksekusi dalam satu halaman − Xhprof. Untuk analisa fungsi2. Akan menunjukan fungsi mana yang memakan waktu yang lama
  • Step 1: Masalahnya dimana Biasanya ada di - statistic module (matikan), pakai google analytics - tracker module (matikan), use tracker 2 - XMLSitemap (matikan 1.x branch) - Nodewords (), meta tag nya di digunakan di theme atau mengunakan page alter - user relationship module, - any kind of access control modules (OG, taxonomy access control)
  • Step 2: Gunakan Caching− component level caching  Paling bagus untuk authenticated user  stores-userfacing components− page-level caching  Cache yang paling mungkin/gampang  Hanya untuk anonymous users  Disimpan dalam format full HTML  Tips: set sangat rendah, 1 minute
  • Step 2: Gunakan Caching Gunakan block caching − Akan dimatikan oleh node access − Performa paling baik untuk for authenticated users − Jika ada perubahan konten, block dan page cache akan di hapus. − Gunakan "minimum cache lifetime" Gunakan expiration of cached pages Gunakan aggregation/ compression hanya di production
  • Step 3: Optimumkan Software install pressflow jika memakai drupal 6 Gunakan CDNs, reverse proxies dan Slave database servers Anonymous users jangan mempunyai session.
  • Step 3: Optimumkan Software (PHP) install APC (Another PHP Cache), kurangi disk access (terutama di cloud servers)ketika mengkompilasi PHP files Simpan file PHP yang sudah di kompilasi di memory. Di php.ini gunakan shm_size = 128M supaya drupal cukup di dalam cache apc.php akan memberikan statistic pengunaan apc. Anda ingin 99% hit rate. Karena itu berarti anda 99% tidak membaca dari disk.
  • Step 3: Optimumkan Software (MySQL) Gunakan database slaves "Lindungi" the Master database dari queries sebisa mungkin. Nyalakan query caching dan innoDB buffers (default in D7) Tools untuk mengecek − mysqltuner.pl − launchpad.net/mysql-tuning-primer Tips − myisam, best in read − innodb_ best in insert, update. − module db_tunner
  • Step 3: Optimumkan Software (Apache) Prefork* vs Worker FastCGI vs mod_php* .htaccss vs Virtual Host entries KeepAlive On of Off Disable "unneded modules" calculate MaxClients − MaxClients * httpd size = Penggunaan Memory − httpd size = Jumlah memory yang digunakan untuk menjalankan drupal (lebih banyak modules, lebih besar ukuran httpd size)
  • Step 4: Tambah software Tambah memcached - Semua caches tables and sessions disimpan di dalam memory. - Halaman untuk Anonymous user akan di ambil dari memory dengan page cache enabled - Akan menaruh semua cache table di dalam memory - Beri ruang yang luas untuk berkembang. 128MB sebagai permulaan Cek memcache.php Cari memcache.php dengan cara find / -name memcache.php
  • Step 4: Tambah software apache solr - search menggunakan banyak cpu - Menggunakan tomcat sebagai host - Membutuhkan process cpu yang besar, tetap menggunakan memory yang rendah. Coba taruh di mesin yang berbeda. Module: apachesolr, search_api
  • Step 4: Tambah software varnish - silly fast reverse-proxy cache - berada di depan apache - server menggunakan images, static files dan anonymous page dari memory.
  • Pertanyaan ? Untuk lebih detail, bisa meminta workshop tambahan :)
  • Contact anrizal@gmail.com @arradirizal Www.arradi.com Www.anrizal.com