Upcoming SlideShare
×

Reliabilitas

546 views

Published on

materi joharman Evaluasi Pembelajaran PGSD Kebumen smt 4

Published in: Education
1 Like
Statistics
Notes
• Full Name
Comment goes here.

Are you sure you want to Yes No
Your message goes here
• Be the first to comment

Views
Total views
546
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
19
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Reliabilitas

1. 1. RELIABILITAS • BERHUBUNGAN DENGAN KEPERCAYAAN • SUATU TES MEMILIKI RELIABILITAS YANG TINGGI JIKA TES TERSEBUT DAPAT MEMBERIKAN HASIL YANG TETAP. • JADI RELIABILITAS TES BERHUBUNGAN DENGAN KETETAPAN HASIL TES. • APABILA TERJADI PERUBAHAN HASIL TES, PERUBAHANNYA TIDAK BERARTI/TIDAK SIGNIFIKAN.
2. 2. • KONSEP RELIABILITAS TIDAK SULIT DIMENGERTI, APABILA KITA TELAH MEMAHAMI KONSEP VALIDITAS. • INSTRUMEN EVALUASI HARUS VALID BERSANGKUTAN DENGAN HARAPAN DIPEROLEH DATA YANG VALID, SESUAI DENGAN KENYATAAN. • VALIDITAS BEKAITAN DENGAN KETEPATAN OBJEK. • RELIABILITAS TERKAIT DENGAN PEMOTRETAN BERKALI-KALI. • INSTRUMEN YANG BAIK, DAPAT DENGAN “AJEG” ATAU TETAP MEMBERIKAN DATA SESUAI KENYATAAN.
3. 3. • DALAM HAL INSTRUMEN EVALUASI, VALIDITAS LEBIH PENTING DARI YANG LAIN, SEDANGKAN RELIABILITAS ITU PERLU,KARENA MENYOKONG TERBENTUKNYA VALIDITAS. • SEBUAH TES YANG RELIABEL BELUM TENTU VALID. SEBALIKNYA TES YANG VALID BIASANYA RELIABEL. • UNTUK MEMPEROLEH GAMBARAN “AJEG”, MEMANG SULIT, KARENA UNSUR KEJIWAAN MANUSIA ITU SENDIRI TDK “AJEG”, SEPERTI: KEMAMPUAN, KECAKAPAN, SIKAP, DLL BERUBAH-UBAH DARI WAKTU-KE WAKTU.
4. 4. • SECARA GARIS BESAR HAL YG MEMPENGARUHI HASIL TES DIKELOMPOKKAN MENJADI 3 A.YANG BERHUBUNGAN DENGAN TES ITU SENDIRI, YAITU PANJANG TES DAN KUALITAS BUTIR SOALNYA. TES YANG BANYAK BUTIR, LEBIH VALID DARIPADA TES YG HANYA BEBERAPA BUTIR. TINGGI RENDAHNYA VALIDITAS, MENUNJUKKAN TINGGI RENDAHNYA RELIABILITAS. SEMAKIN PANJANG TES, SEMAKIN TINGGI RELIABILITASNYA.
5. 5. • 1,00 • 0,95 • 0,90 • 0,85 • 0,80 50 100 150 200 250 300
6. 6. B. YANG BERHUBUNGAN DENGAN TESTEE TES YNG DICOBAKAN KEPADA KELOMPOK BANYAK SISWA AKAN MENCERMINKAN KERAGAMAN HASIL,DAN AKAN MENGGAMBARKAN BESAR KECILNYA KOEF RELIABILITAS. TES YANG DICOBAKAN KPD BUKAN KELOMPOK TERPILIH, AKAN MENUNJUKKAN RELIABILITAS YANG LEBIH BESAR DARIPADA YANG DICOBAKAN PADA KELOMPOK TERTENTU YANG DIAMBIL SECARA DIPILIH.
7. 7. C. BERHUBUNGAN DG PENYELENGGARAAN PETUNJUK TES PENGAWASAN SUASANA LINGKUNGAN.
8. 8. CARA –CARA MENENTUKAN RELIABILITAS A. METODE BENTUK PARALEL TES PARALEL ATAU EKUIVALEN ADL DUA TES YANG MEMPUNYAI KESAMAAN TUJUAN/ INDIKATOR, TINGKAT KESUKARAN, DAN SUSUNANNYA, TETAPI BUTIR SOALNYA BERBEDA. ALTERNATE FORMS METHOD (PARALLEL FORMS) DALAM METODE INI TESTER HARUS MENYIAPKAN DUA PERANGKAT TES , DITESKAN KEPADA TESTEE YANG SAMA.
9. 9. B. METODE TES ULANG (test-retest method) METODE INI DILAKUKAN UNTUK MENGHINDARI PEMBUATAN DUA SERI TES. SEPERANGKAT TES DITESKAN KEPADA TESTEE YANG SAMA PADA WAKTU YANG BERBEDA. (SINGLE-TEST- DOUBLE TRIAL METHOD) UNTUK SOAL INGATAN METODE INI KURANG MENGENA. KARENA TESTEE MUDAH MENGINGAT SOAL DAN JAWABANNYA. ( PRACTICE EFFECT DAN CARRY-OVER EFFECT)
10. 10. • HASIL TES KE-1 = X • HASIL TES KE-2 = Y • TENTUKAN KOEF r DENGAN PRODUCT MOMENT. C. METODE BELAH DUA (SPLIT HALF METHOD) PADA METODE INI TESTER HANYA MENGGUNAKAN SEPERANGKAT TES DAN SEKALI TES. (SINGLE TES- SINGLE TRIAL METHOD). TEKNIK BELAH DUA ADA DUA MACAM, YAITU BUTIR GANJIL- GENAP DAN SETENGAH NOMOR AWAL DAN SETENGAH NOMOR AKHIR. DENGAN DEMIKIAN METODE INI MENSYARATKAN JUMLAH BUTIR HARUS GENAP.
11. 11. Koef reliabilitas belah dua SBJ GS GP JML 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 A 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 3 3 6 B 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 3 4 7 C 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 5 4 9 D 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 3 1 4 E 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 4 4 8 F 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 4 3 7 G 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 5 2 7 H 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 2 3 5 I 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 4 3 7 J 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 2 1 3 JML 10 5 7 7 7 6 6 7 5 3 35 28 63
12. 12. GS (X) GP (Y) X2 Y2 XY 3 3 9 9 9 3 4 9 16 12 5 4 25 16 20 3 1 9 1 3 4 4 16 16 4 4 3 16 9 12 5 2 25 4 10 2 3 4 9 6 4 3 16 9 12 2 1 4 1 2 35 28 133 90 102
13. 13. KOEF. RELIABILITAS RULON GS GP d SKOR TOTAL 3 3 0 6 3 4 -1 7 5 4 1 9 3 1 2 4 4 4 0 8 4 3 1 7 5 2 3 7 2 3 -1 5 4 3 1 7 2 1 1 3 35 28 63
14. 14. SBJ NOMOR BUTIR SOAL GS GP JML 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 A 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 3 3 6 B 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 3 4 7 C 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 5 4 9 D 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 3 1 4 E 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 4 4 8 F 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 4 3 7 G 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 5 2 7 H 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 2 3 5 I 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 4 3 7 J 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 2 1 3 JML 10 5 7 7 7 6 6 7 5 3 35 28 63
15. 15. SBJ NOMOR BUTIR SOAL AW L AKH JML1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 A 1 0 1 1 0 1 1 1 0 0 3 3 6 B 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 4 3 7 C 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 4 5 9 D 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 2 2 4 E 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 5 3 8 F 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 4 3 7 G 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 4 3 7 H 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 4 1 5 I 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 3 4 7 J 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 3 0 3 JML 10 5 7 7 7 6 6 7 5 3 36 27 63 p 1 0,5 0,7 0,7 0,7 0,6 0,6 0,7 0,5 0,3 q 0 0,5 0,3 0,3 0,3 0,4 0,4 0,3 0,5 0,7 pq 0 0,25 0,21 0,21 0,21 0,24 0,24 0,21 0,25 0,21 2,03
16. 16. KOEFISIEN RELIABILITAS DENGAN ALPHA CHRONBACH • Rumus yang digunakan: inomorsoalbutiriansdengan varsampai 1nomorsoalbutirvariansdariiansjumlah vars itembanyaknyak asreliabilitkoefisienr 1 1 2 i 11 2 2 11 =∑ = =         ∑ −      − = t i s s k k r