Tinjauan Yuridis mengenai Dasar Petitum Jaksa dalam surat tuntutan Nomor Register Perkara : PDM-844/JKT-PS/05/2011. (IPAD tanpa buku manual Bahasa Indonesia). @Universitas Quality

  • 1,491 views
Uploaded on

@Universitas Quality

@Universitas Quality

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,491
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
0
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Metode Penelitian HukumJudul : Tinjauan Yuridis mengenai Dasar Petitum Jaksa dalam surat tuntutan Nomor Register Perkara : PDM- 844/JKT-PS/05/2011. (IPAD tanpa buku manual Bahasa Indonesia). Oleh : Wildya Utama
  • 2. Latar BelakangPerkembangan dunia dewasa ini ditandaidengan pesatnya perkembangan produk IlmuPengetahuan dan Teknologi (IT) yang telahmenjadi suatu kebutuhan yang tidak kalahpenting di era globalisasi. IPAD mendominasipenjualan pada penghujung tahun 2010. salahsatu kasus yang membawa IPAD terdapat dalamSurat tuntutan Nomor Register Perkara :PDM-844/JKT-PS/05/2011 yaitu, kasuspenangkapan 2 alumni ITB, yang disebabkanoleh penjualan IPAD tanpa manual BahasaIndonesia. Oleh : Wildya Utama
  • 3. Rumusan MasalahApakah dasar Petitum JPU dalam surattuntutan penjualan IPAD tanpa bukumanual bahasa Indonesia sudah tepatapabila dikaitkan dengan beberapaUndang-undang yang didakwakan kepadatersangka? Oleh : Wildya Utama
  • 4. Landasan Teori• UU No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. - Pasal 8 Ayat (1) huruf J : “tidak mencantumkan informasi dan/atau petunjuk penggunaan barang dalam bahasa Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang- undangan yang berlaku.” - Pasal 62 Ayat (1) : “ Pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10, Pasal 13 ayat (2), Pasal 15, Pasal 17 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c,huruf e, ayat (2) dan Pasal 18 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2.000.000.000,00 (dua milyar rupiah) Oleh : Wildya Utama
  • 5. • UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. - Pasal 32 Ayat (1) “Perangkat telekomunikasi yang diperdagangkan, dibuat, dirakit, dimasukkan dan atau digunakan di wilayah Negara Republik Indonesia wajib memperhatikan persyaratan teknis dan berdasarkan izin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.” - Pasal 52 “Barang siapa memperdagangkan, membuat, merakit, memasukkan atau menggunakan perangkat telekomunikasi di wilayah Negara Republik Indonesia yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan atau denda paling banyak Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).” Oleh : Wildya Utama
  • 6. Lampiran I Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No19/M-DAG/PER/5/2009, 20. Pemanas Air (Water Heater) Berikut ini daftar produk telematika dan 21. Pemanas Nasi (Magic Jar) elektronik yang wajib dilengkapi petunjuk 22. Mesin Pemanggang (Toaster) penggunaan dan kartu jaminan atau garansi purnajual dalam bahasa Indonesia: 23. Pencampur (Mixer)1. Alat Perekam atau Reproduksi Gambar 24. Mesin Pencetak (Printer) dan Suara (VCD, DVD, dan VCR Player) 25. Mesin Fotokopi (Photo Copy)2. Amplifier 26. Mesin Multifungsi3. Amphitheater Rumahan (Home Theater 27. Pengejus (Juicer) Amplifier) 28. Pengeras Suara4. Cakram Optik Isi 29. Pengering (Dryer)5. Cakram Optik Kosong 30. Pengering Rambut (Hair Dryer) 31. Penghisap Debu (Vacuum Cleaner)6. Dispenser (Water Dispenser) 32. Pesawat Televisi7. Faksimile (Facsimile) 33. Piano Elektrik8. Freezer Rumahan (Home Freezer) 34. Pompa Air Listrik untuk Rumah Tangga9. Kalkulator (Water Pump)10. Kamera 35. Radio Cassette/Mini Compo11. Kamera Perekam (Camcorder) 36. Tape Mobil12. Kipas Angin 37. Set Top Box13. Lemari Es (Refrigerator) 38. Setrika Listrik14. Mesin Cuci (Washing Machine) 39. Telepon Nirkabel15. Mesin Pengatur Suhu Udara (AC) 40. Telepon Seluler (Cellular Telephone)16. Mikrofon (Microphone) 41. Tudung Hisap (Cooker Hood)17. Monitor Komputer 42. Tungku/Oven Untuk Rumah Tangga18. Organ/Keyboard Elektrik 43. Tungku Gelombang Mikro (Microwave Oven)19. Mesin Pelumat (Blender) 44. Tungku Pemanggang (Oven Toaster) 45. Kompor Gas Oleh : Wildya Utama
  • 7. Pembahasan Dian dan randy terkait kasus penjualanIPAD tanpa buku manual B.Indonesia didakwabeberapa pasal:1. Dakwaan pertama, yaitu Pasal 8 ayat 1 huruf jUndang-undang Nomor 8 Tahun 1999 mengenaiPerlindungan Konsumen.2. Dakwaan kedua, Pasal 52 junto ayat 32 UUNomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Oleh : Wildya Utama
  • 8. Berikut beberapa kejanggalan dalampetitum tersebut:1. Penjualan iPad impor (barang yang dibeli di Singapura)tidak dilengkapi manual berbahasa Indonesia yaitumelanggar Pasal 62 Ayat (1) juncto Pasal 8 Ayat (1) Huruf jUU/ 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen karenatidak memiliki manual book berbahasa Indonesia.Apple sebagai produsen iPad menyediakan manual bookdalam berbagai bahasa pada website resmi mereka, dalam halini Apple mendukung gerakan penyelamatan alam, denganmenggunakan seminimal mungkin kertas (membuat manualbook dalam bentuk digital).„apabila pembeli tidak keberatan dan sangatberminat, mungkin karena sangat paham cara pakai, ataupunsudah mengerti bahasa Inggris, lalu dimana letakpermasalahannya?‟ undang undang No. 8 tahun 1999 dibuatatas dasar perlindungan terhadap konsumen. Namun dalamhal ini konsumen tidak merasa dirugikan. Oleh : Wildya Utama
  • 9. Pembahasan2. Pasal 52 juncto Pasal 32 Ayat (1) UU Nomor36 Tahun 1999 tentangTelekomunikasi, Menimbang terdakwa adalahperseorangan, tidak ada fakta yang menyatakandia importir atau distributor. Karenaperseorangan tidak termasuk dalam aturanitu, maka ketentuan tersebut tidak dapatdiberikan kepada terdakwa.3. (Permendag) No19/M-DAG/PER/5/2009, tidak menyebutkan iPadsebagai salah satu dari 45 barang telematikayang diharuskan memiliki modul berbahasa Oleh : Wildya Utama
  • 10. Kesimpulan Dasar petitum yang ditujukan JPU adalah kabur.Saran1. Seharusnya dasar petitum didasarkan pada undang-undang yang mengacu atau mengarah pada penjualan ilegal (Black market).2. Undang – Undang seharusnya dibentuk agar sesuai dengan modifikasi perkembangan zaman, khusunya undang-undang mengenai hal IPTEK, karena di bidang IPTEK lah akan banyak perubahan – perubahan yang berkompeten. Oleh : Wildya Utama
  • 11. Metode Pendekatan• Undang-Undang.• Metode Pendekatan Kasus. Oleh : Wildya Utama
  • 12. Daftar PustakaA. Buku Susanto,Happy.2008.Hak-hak konsumen jika dirugikan.Jakarta:visimedia.B. Peraturan Perundang-undangan• U ndang Undang Dasar 1945 Pasal 5 ayat (1), pasal 21 ayat (1), Pasal 21 ayat (1), Pasal 27 , dan Pasal 33.• UU No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. (Pasal 8 ayat 1 huruf J dan Pasal 62)• UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. (Pasal 32 Ayat (1) dan Pasal 52• Lampiran I Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No19/M-DAG/PER/5/2009 Oleh : Wildya Utama
  • 13. Daftar PustakaC. Website• http://suaramerdeka.com/v1/index.php/ read/cetak/2011/10/26/164147/13/Penjua l-iPad-Divonis-Bebas-.• http://www.tempointeraktif.com/hg/bisn is/2011/07/05/brk,20110705- 344817,id.html.• http://manuals.info.apple.com/en_US/iP ad_Important_Product_Information_Gu ide.pdf. Oleh : Wildya Utama
  • 14. Mohon Kritik dan Saran yang membangun dari teman- teman sekalian. Oleh : Wildya Utama