Your SlideShare is downloading. ×
0
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Aritmatika biner
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Aritmatika biner

5,195

Published on

lesson

lesson

Published in: Education, Technology, Business
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
5,195
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
207
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Aritmatika BinerUNIVERSITASGUNADARMA Disadur dari Hand Out : SIGIT SUSANTO PUTRO, S.kom AHMAD SAHRU R, S.Kom
  • 2. Aritmatika Biner Operasi aritmatika untuk bilangan biner dilakukan dengan cara hampir sama dengan opersai aritmatika untuk bilangan desimal. Penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian dilakukan digit per digit. Kelebihan nilai suatu digit pada proses penjumlahan dan perkalian akan menjadi bawaan (carry) yang nantinya ditambahkan pada digit sebelah kirinya.
  • 3. PenjumlahanAturan dasar penjumlahan pada sistem bilanganbiner :0+0=00+1=11+0=11 + 1 = 0, simpan (carry) 1
  • 4. Penjumlahan Desimal 103 102 101 100 (1000) (100) (10) (1) 8 2 3 3 3 8Simpan (carry) 1 1Jumlah 1 1 6 1Penjumlahan Biner 25 23 22 21 20 32 8 4 2 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1Simpan (carry) 1 1 1 1
  • 5. Bit Bertanda Bit 0 menyatakan bilangan positif Bit 1 menyatakan bilangan negatif A6 A5 A4 A3 A2 A1 A0 0 1 1 0 1 0 0 = + 52 Bit Tanda Magnitude B6 B5 B4 B3 B2 B1 B0 1 1 1 0 1 0 0 = - 52 Bit Tanda Magnitude
  • 6. Komplemen ke 2Metode untuk menyatakan bit bertanda digunakan sistemkomplement kedua (2’s complement form)Komplemen ke 1Biner 0 diubah menjadi 1Biner 1 diubah menjadi 0Misal 1 0 1 1 0 1 0 Biner Awal 0 1 0 0 1 0 1 Komplemen pertama
  • 7. Membuat Komplemen ke 21. Ubah bit awal menjadi komplemen pertama2. Tambahkan 1 pada bit terakhir (LSB)Misal 1 0 1 1 0 1 Biner Awal = 45 0 1 0 0 1 0 Komplemen 1 1 Tambah 1 pada LSB 0 1 0 0 1 1 Komplemen 2
  • 8. Menyatakan Bilangan Bertanda dengan Komplemen ke 2 1. Apabila bilangannya positif, magnitude dinyatakan dengan biner aslinya dan bit tanda (0) diletakkan di depan MSB. 2. Apabila bilangannya negatif, magnitude dinyatakan dalam bentuk komplemen ke 2 dan bit tanda (1) diletakkan di depan MSB 0 1 0 1 1 0 1 Biner = + 45Bit Tanda Biner asli 1 0 1 0 0 1 1 Biner = - 45Bit Tanda Komplemen ke 2
  • 9. NegasiOperasi mengubah sebuah bilangan negatifmenjadi bilangan positif ekuivalennya, ataumengubah bilangan positif menadi bilangan negatifekuivalennya.Hal tersebut dilakukan dengan meng-komplemenkan ke 2 dari biner yang dikehendakiMisal : negasi dari + 9 adalah – 9 + 9 = 01001 Biner awal - 9 = 10111 Negasi (Komplemen ke 2) + 9 = 01001 Di negasi lagi
  • 10. Penjumlahan di Sistem Komplemen ke 2Dua bilangan positifDilakukan secara langsung. Misal penjumlahan +9 dan +4 +9  0 1 0 0 1 +4  0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 Bit tanda ikut dalam operasi penjumlahan
  • 11. Bilangan positif dan sebuah bilangan negatifyang lebih kecilMisal penjumlahan +9 dan -4. Bilangan -4 diperoleh darikomplemen ke dua dari +4 +9  0 1 0 0 1 -4  1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 Carry diabaikan, hasilnya adalah 00101 ( = +5)
  • 12. Bilangan positif dan sebuah bilangan negatifyang lebih BesarMisal penjumlahan -9 dan +4. Bilangan -9 diperoleh darikomplemen ke dua dari +9 -9  1 0 1 1 1 +4  0 0 1 0 0 1 1 0 1 1 Bit tanda ikut dalam operasi penjumlahan
  • 13. Dua Bilangan NegatifMisal penjumlahan -9 dan -4. Bilangan -9 dan - 4 masing –masing diperoleh dari komplemen ke dua dari +9 dan -4 -9  1 0 1 1 1 -4  1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 Bit tanda ikut dalam operasi penjumlahan Carry diabaikan
  • 14. Operasi PenguranganAturan Umum 0–0=0 1–0=1 1–1=0 0 – 1 =1 , pinjam 1Misal 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 Pinjam 0 0 1 1 Hasil
  • 15. Operasi PenguranganOperasi pengurangan melibatkan komplemen ke 2 pada dasarnya melibatkan operasi penjumlahan tidak berbeda dengan contoh – contoh operasi penjumlahan sebelumnya.Prosedur pengurangan 1. Negasikan pengurang. 2. Tambahkan pada yang dikurangi 3. Hasil penjumlahan merupakan selisih antara pengurang dan yang dikurangi
  • 16. Misal : +9 dikurangi +4+9  01001+4  00100 -Operasi tersebut akan memberikan hasil yang samadengan operasi+9  01001-4  11100 + +9  0 1 0 0 1 -4  1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 Carry diabaikan, hasilnya adalah 00101 ( = +5)
  • 17. Perkalian BinerPerkalian biner dilakukan sebagaimana perkalian desimal 1 0 0 1 9 1 0 1 1 11 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 99
  • 18. TUGAS Kerjakan operasi matematis berikuta. 10010 + 10001b. 00100 + 00111c. 10111 - 00101d. 10011 x 01110e. 10001 x 10111

×