Prinsip Dasar AC Mobil

11,869 views
11,646 views

Published on

Seperti Alkohol di tangan kita.

Published in: Automotive, Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
11,869
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
28
Actions
Shares
0
Downloads
136
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Prinsip Dasar AC Mobil

  1. 1. Kenali AC Mobil Anda Edited by Administrator (Kevin Motor) Tuesday, 18 May 2010 Last Updated Tuesday, 18 May 2010 Berkendara di Jakarta tanpa menyalakan AC bisa jadi merupakan sebuah siksaan. Terlebih di siang hari yang panas. Namun, seberapa peduli Anda dengan sistem AC Anda? Apakah rutin mengeceknya secara berkala ? Banyak yang memakai patokan asal masih dingin berarti masih OK !. Toh, tak ada salahnya untuk lebih mengenal dengan sistem AC Mobil Anda. Setidaknya kalau ada persoalan Anda tahu kira-kira bagian mana yang bermasalah. Bila AC mobil Anda kerjanya sudah melemah alias tidak lagi menghembuskan hawa dingin dengan maksimal, belum tentu penyebabnya dari Freon yang harus diisi kembali. Kerusakan pada salah satu perangkat sirkulasi AC dapat menyebabkan AC tak dingin lagi dan Freon cepat habis. Untuk itu kenalilah beberapa perangkat sirkulasi AC dan kerusakan apa saja yang bisa terjadi pada perangkat ini yang mempengaruhi kerja AC mobil Anda : a). EVAPORATOR - Fungsi: Menyerap panas di dalam Kabin Mobil, dari aksi berubahnya cairan Freon menjadi gas dingin melalui kinerja Katup Ekspansi. Di perangkat inilah proses pendinginan cairan freon terjadi. - Kerusakan: Terjadi kebocoran akibat kotoran yang menumpuk sehingga menyebabkan korosi atau keropos. b). THERMOSTAT - Fungsi: Untuk menyalurkan daya listrik ke Kompresor secara otomatis. Sensor pada Thermostat akan mendeteksi suhu di Evaporator sesuai setelan. Apabila Thermostat dalam keadaan rusak maka Evaporator bisa membeku, karena pemutus arus listrik tidak berfungsi. - Kerusakan: Ditandai dengan keluarnya asap embun dari kisi2 AC, serta adanya tetesan air seperti embun yang menetes dari Evaporator. c). DRYER - Fungsi: Tempat menyimpan Freon sementara setelah dicairkan oleh kondensor untuk kemudian disuplai ke evaporator. Fungsi lainnya adalah sebagai penyaring kotoran dalam sistem sirkulasi AC. - Kerusakan: Tersumbatnya Dryer oleh timbunan kotoran yang terbawa oleh Kondensor. Bila dryer rusak maka suhu AC menjadi tidak stabil dan berubah-ubah. d). KATUP EKSPANSI - Fungsi: Menyemprotkan cairan freon dari Dyer ke Evaporator dengan temperatur dan tekanan yang rendah. Melalui katup inilah terjadinya perubahan bentuk Freon dari Cair menjadi Gas; dilakukan secara mendadak, dari tekanan yang tinggi menjadi tekanan yang rendah; yang masuk ke Evaporator. Prinsip Dasar : TETESAN CAIRAN ALKOHOL di TANGAN KITA. - Kerusakan: Katup Ekspansi bisa rusak jika dryer juga rusak karena membawa kotoran ikut masuk, sehingga kerusakan bisa merembet ke Evaporator yang ikut terkena kotoran. e). KONDENSOR - Fungsi: Melepas panas. Mengubah gas Freon menjadi cairan yang bertekanan tinggi dan bertemperatur tinggi. - Kerusakan: Bisa terjadi kebocoran, kotoran debu dan lumpur juga bisa merusak komponen ini. f). KOMPRESOR - Fungsi: Menekan cairan freon ke kondensor. - Kerusakan: Kebocoran Seal, melemahnya Kopling Magnet, berkurangnya Oli Kompresor. Jika terjadi kerusakan biasanya disertai dengan tanda-tanda munculnya suara berisik saat AC dalam kondisi on. http://kevinacmobil-winarso.blogspot.com

×