Karangan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Karangan

on

  • 10,036 views

 

Statistics

Views

Total Views
10,036
Views on SlideShare
10,036
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
55
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Karangan Karangan Presentation Transcript

  • Kelompok IIAlma’arif Faiq Rizky (2)Arzaliya El Haq (3)Galih Fajar Ramadhan (9)Nadiah Mumtaz Darmawan (13)Widya Wahyuning Permata (18)SMP NEGERI 1 SIDOARJO
  • KARANGAN
  • Karangan adalah karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dipahami.
  • Jenis Karangan Deskripsi Narasi Eksposisi Argumentasi Persuasi
  • Deskripsi Karangan ini berisi gambaran mengenai suatu hal/keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, atau merasakan hal tersebut.
  • Contoh deskripsi berisi Contoh deskripsi berupafakta fiksi Hampir semua pelosok Salju tipis melapis rumput, Mentawai indah. Di empat putih berkilau diseling kecamatan masih terdapat warna jingga; bayang hutan yang masih matahari senja yang perawan. Hutan ini memantul. Angin awal menyimpan ratusan jenis musim dingin bertiup flora dan fauna. Hutan menggigilkan, Mentawai juga menyimpan mempermainkan daun- anggrek aneka jenis dan daun sisa musim gugur fauna yang hanya terdapat dan menderaikan bulu-bulu di Mentawai. Siamang burung berwarna kuning kerdil, lutung Mentawai dan kecoklatan yang sedang beruk Simakobu adalah meloncat-loncat dari satu contoh primata yang ranting ke ranting yang menarik untuk bahan lain. penelitian dan objek wisata.
  • Narasi Narasi dikenal sebagai cerita. Pada narasi terdapat peristiwa atau kejadian dalam satu urutan waktu. Di dalam kejadian itu ada pula tokoh yang menghadapi suatu konflik. Ketiga unsur berupa kejadian, tokoh, dan konflik merupakan unsur pokok sebuah narasi. Jika ketiga unsur itu bersatu, ketiga unsur itu disebut plot atau alur. Jadi, narasi adalah cerita yang dipaparkan berdasarkan plot atau alur.
  • Contoh narasi berisi fakta Contoh narasi berupa fiksi Biografi, autobiografi, Novel, cerpen, cerbung, atau kisah pengalaman. ataupun cergam.
  • Eksposisi Karangan ini berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik dengan tujuan memberi informasi atau pengetahuan tambahan bagi pembaca. Untuk memperjelas uraian, dapat dilengkapi dengan grafik, gambar atau statistik.
  • Contoh eksposisi Pada dasarnya pekerjaan akuntan mencakup dua bidang pokok, yaitu akuntansi dan auditing. Dalam bidang akuntasi, pekerjan akuntan berupa pengolahan data untuk menghasilkan informasi keuangan, juga perencanaan sistem informasi akuntansi yang digunakan untuk menghasilkan informasi keuangan. Dalam bidang auditing pekerjaan akuntan berupa pemeriksaan laporan keuangan secara objektif untuk menilai kewajaran informasi yang tercantum dalam laporan tersebut.
  • Argumentasi Karangan ini bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat/ kesimpulan dengan data/ fakta sebagai alasan/ bukti. Dalam argumentasi pengarang mengharapkan pembenaran pendapatnya dari pembaca. Adanya unsur opini dan data, juga fakta atau alasan sebagai penyokong opini tersebut.
  • Contoh argumentasi Jiwa kepahlawanan harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan karena dengan jiwa kepahlawanan. Pembangunan di negara kita dapat berjalan dengan sukses. Jiwa kepahlawanan akan berkembang menjadi nilai-nilai dan sifat kepribadian yang luhur, berjiwa besar, bertanggung jawab, berdedikasi, loyal, tangguh, dan cinta terhadap sesama. Semua sifat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang.
  • Persuasi Karangan ini bertujuan mempengaruhi pembaca untuk berbuat sesuatu. Dalam persuasi pengarang mengharapkan adanya sikap motorik berupa motorik berupa perbuatan yang dilakukan oleh pembaca sesuai dengan yang dianjurkan penulis dalam karangannya.
  • Contoh persuasi Salah satu penyakit yang perlu kita waspadai di musim hujan ini adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Untuk mencegah ISPA, kita perlu mengonsumsi makanan yang bergizi, minum vitamin dan antioksidan. Selain itu, kita perlu istirahat yang cukup, tidak merokok, dan rutin berolah raga.
  • Langkah-langkah MembuatKarangan
  • 1. Menentukan tema dan judul Tema adalah pokok persoalan, permasalahan, atau pokok pembicaraan yang mendasari suatu karangan. Sedangkan judul adalah kepala karangan. Kalau tema cakupannya lebih besar dan menyangkut pada persoalan yang diangkat sedangkan judul lebih pada penjelasan awal (penunjuk singkat) isi karangan yang akan ditulis. Namun, bagi pemula perlu memperhatikan beberapa hal penting agar tema yang diangkat mudah dikembangkan. diantaranya : a. Jangan mengambil tema yang bahasannya terlalu luas. b. Pilih tema yang kita sukai dan kita yakini dapat kita kembangkan. c. Pilih tema yang sumber atau bahan-bahannya dapat dengan mudah kita peroleh.
  • 2. Mengumpulkan bahan Sebelum melanjutkan menulis, perlu ada bahan yang menjadi bekal dalam menunjukkan eksistensi tulisan. Buat apa ide muluk-muluk kalau tidak diperlukan. Perlu ada dasar bekal dalam melanjutkan penulisan. Untuk membiasakan, kumpulkanlah kliping-kliping masalah tertentu (biasanya yang menarik penulis) dalam berbagai bidang dengan rapi. Hal ini perlu dibiasakan calon penulis agar ketika dibutuhkan dalam tulisan, penulis dapat membuka kembali kliping yang tersimpan sesuai bidangnya. Banyak cara mengumpulkannya, masing-masing penulis mempunyai cara sesuai juga dengan tujuan tulisannya.
  • 3. Menyeleksi bahan Agar tidak terlalu bias dan abstrak, perlu dipilih bahan-bahan yang sesuai dengan tema pembahasan. Polanya melalui klarifikasi tingkat urgensi bahan yang telah dikumpulkan dengan teliti dan sistematis. berikut ini petunjuk-petunjuknya: a. Catat hal penting semampunya. b. Jadikan membaca sebagai kebutuhan. c. .Banyak diskusi, dan mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah.
  • 4. Membuat kerangka Bekal ada, terpilih lagi, terus melangkah yang mana dulu? Perlu kita susun selangkah demi selangkah agar tujuan awal kita dalam menulis tidak hilang atau melebar ditengah jalan. Kerangka karangan menguraikan tiap topik atau masalah menjadi beberapa bahasan yang lebih fokus dan terukur. Kerangka karangan belum tentu sama dengan daftar isi, atau uraian per bab. Kerangka ini merupakan catatan kecil yang sewaktu-waktu dapat berubah dengan tujuan untuk mencapai tahap yang sempurna.
  •  Berikut fungsi kerangka karangan : a .Memudahkan pengelolaan susunan karangan agar teratur dan sistematis b. Memudahkan penulis dalam menguraikan setiap permasalahan. c. Membantu menyeleksi materi yang penting maupun yang tidak penting Tahapan dalam menyusun kerangka karangan : a. Mencatat gagasan. Alat yang mudah digunakan adalah pohon pikiran (diagram yang menjelaskan gagasan2 yang timbul) b. Mengatur urutan gagasan. c. Memeriksa kembali yang telah diatur dalam bab dan subbab d .Membuat kerangka yang terperinci dan lengkap Merangka karangan yang baik adalah kerangka yang urut dan logis. Bila terdapat ide yang bersilangan, akan mempersulit proses pengembangan karangan. (karangan tidak mengalir)
  • 5. Mengembangkan kerangkakarangan Proses pengembangan karangan tergantung sepenuhnya pada penguasaan kita terhadap materi yang hendak kita tulis. Jika benar-benar memahami materi dengan baik, permasalahan dapat diangkat dengan kreatif, mengalir dan nyata. Terbukti pula kekuatan bahan materi yang kita kumpulkan dalam menyediakan wawasan untuk mengembangkan karangan. Pengembangan karangan juga jangan sampai menumpuk dengan pokok permasalahan yang lain. Untuk itu pengembangannya harus sistematis, dan terarah. Alur pengembangan juga harus disusun secara teliti dan cermat. Semakin sistematis, logis dan relevan pada tema yang ditentukan, semakin berbobot pula tulisan yang dihasilkan.
  • Manfaat Karangan
  •  Karangan sangat bermanfaat bagi kita. Dan manfaatnya pun bermacam-macam tergantung isi dari karangan tersebut. Contoh : Isi : tentang Pencemaran Lingkungan Kita dapat menambah pengetahuan kita dengan membaca karangan
  • Tema
  •  Tema adalah pokok persoalan, permasalahan, atau pokok pembicaraan yang mendasari suatu karangan. Ide atau gagasan tertentu yang akan disampaikan oleh penulis dalam karangannya disebut tema karangan  Contoh :1. Tema : Penanggulangan Pencemaran Udara2. Topik : Penanggulangan Pencemaran Udara melalui Pengurangan emisi kendaraan bermotor
  • Sumber Tema
  • Tema dapat didapatkan dari mana saja. Bisa dari buku atau karangan yang pernah dibaca, lingkungan sekitar, atau berdasarkan tema yang ditentukan (jika kita mengikuti lomba mengarang)
  • Terima Kasih 