Your SlideShare is downloading. ×
0
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
RPP B. Indonesia
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

RPP B. Indonesia

205

Published on

nah, tolong digunakan dengan baik dan benar

nah, tolong digunakan dengan baik dan benar

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
205
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Dinar Widyasmara 0801571 07
  • 2. MenjelaskanMenjelaskan menurut JJ. Hasibuan dan Moedjiono berartimenyajikan informasi lisan secara sistematis dengan tujuan menunjukkan hubungan. Penekanan memberikan penjelasan adalah proses penalaran siswa, dan bukan indoktrinasi.Sementara menurut Soetomo kegiatan menjelaskan dapat diartikan sebagai usaha penyajian informasi lisan yang diorganisasikan secara sistematis yang bertujuan untuk menunjukkan hubungan, misalnya antara sebab akibat,antara yang sudah diketahui dengan yang belum diketahui, antara hukum teori, dalil, definisi yang berlaku umum dengan bukti-bukti atau contoh sehari-hari, dan juga kegiatan menjelaskan ini diberikan khususnya dalam menyampaikan bab/materi baru kepada siswa.
  • 3. Isi Teks Isi dalam teks tidak ubahnya adalah makna-makna yang disampaikan pengarang. Pengungkapan makna ini dapat dilakukan secara terang-terangan, lugas, jelas maupun dengan tersembunyi melalui simbol- simbol.
  • 4. Membaca IntensifMembaca intensif merupakan program kegiatan membaca yang dilakukan secara seksama. Dalam membaca ini, para siswa hanya membaca satu atau beberapa pilihan dari bahan bacaan yang ada dan bertujuan untuk menumbuhkan serta mengasah kemampuan membaca secara kritis.
  • 5. PembelajaranKelas / Semester : 3 / 1Strandar KompetensiMemahami teks dengan membaca nyaring, membaca intensif, dan membaca dongeng.Kompetensi DasarMenjelaskan isi teks (100-150 kata) melalui membaca intensif.
  • 6. IndikatorMenjelaskan isi teks yang dibaca dengan intensif.Tujuan PembelajaranSiswa dapat menjelaskan isi teks yang dibaca dengan intenif dengan tepat.
  • 7. MateriMetode, Media PembelajaranMetode : CeramahMedia Pembelajaran : Teks pendek berjudul ‘Anjing dan Bayangannya’.
  • 8. Langkah KegiatanKegiatan Awal Guru menyucapkan salam. Guru meminta ketua kelas untuk memimpin do’a. Guru mengabsen. Guru menyampaikan tujuan dan langkah pembelajaran. Guru melakukan apersepsi dengan cara menerangkan kembali pelajaran yang lalu.
  • 9. Kegiatan intia. Siswa menjawab pertanyaan guru seputar hewan peliharaan.b. Siswa diberi waktu 2 menit untuk membaca teks yang sudah disediakan.c. Siswa menjawab pertanyaan yang diajukan guru secara acak.d. Siswa membaca teks yang lain.e. Siswa menuliskan penjelasan mereka dalam kertas selembar.
  • 10. Kegiatan Akhir Guru mrngumpulkan tugas. Guru menyimpulkan pelajara yang sudah dilalui. Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.
  • 11. EvaluasiTeknikTes TertulisBentukUraianSoal Jelaskanlah isi teks di atas!
  • 12. Kunci JawabanDalam penjelasan harus tedapata. Tokohb. Apa yang dialami oleh tokoh tersebut.c. Amanat dari cerita tersebut.
  • 13. Anjing dan Bayangannya Seekor anjing yang mendapatkan sebuah tulang dari seseorang, berlari-lari pulang ke rumahnya secepat mungkin dengan senang hati. Ketika dia melewati sebuah jembatan yang sangat kecil, dia menunduk ke bawah dan melihat bayangan dirinya terpantul dari air di bawah jembatan itu. Anjing yangserakah ini mengira dirinya melihat seekor anjing lain membawa sebuah tulang yang lebih besar dari miliknya. Bila saja dia berhenti untuk berpikir, dia akan tahu bahwa itu hanyalah bayangannya. Tetapi anjing itu tidak berpikir apa-apa dan malah menjatuhkan tulang yang dibawanya dan langsung melompat ke dalam sungai. Anjing serakah tersebut akhirnya dengan susah payah berenang menuju ke tepi sungai. Saat diaselamat tiba di tepi sungai, dia hanya bisa berdiri termenung dansedih karena tulang yang di bawanya malah hilang, dia kemudian menyesali apa yang terjadi dan menyadari betapa bodohnya dirinya.
  • 14. Dua Orang Pengembara dan Seekor BeruangDua orang berjalan mengembara bersama-sama melalui sebuah hutan yang lebat. Saat itu tiba-tiba seekor beruang yang sangat besar keluar dari semak-semak di dekat mereka.Salah satu pengembara, hanya memikirkan keselamatannya dan tidak menghiraukan temannya, memanjat ke sebuah pohon yang berada dekat dengannya.Pengembara yang lain, merasa tidak dapat melawan beruang yang sangat besar itu sendirian, melemparkan dirinya ke tanah dan berbaring diam-diam, seolah- olah dia telah meninggal. Dia sering mendengar bahwa beruang tidak akan menyentuh hewan atau orang yang telah meninggal.Temannya yang berada di pohon tidak berbuat apa-apa untuk menolong temannya yang berbaring. Entah hal ini benar atau tidak, beruang itu sejenak mengendus-endus di dekat kepalanya, dan kelihatannya puas bahwa korbannya telah meninggal, beruang tersebutpun berjalan pergi.Pengembara yang berada di atas pohon kemudian turun dari persembunyiannya."Kelihatannya seolah-olah beruang itu membisikkan sesuatu di telingamu," katanya. "Apa yang di katakan oleh beruang itu""Beruang itu berkata," kata pengembara yang berbaring tadi, "Tidak bijaksana berjalan bersama-sama dan berteman dengan seseorang yang membiarkan dan tidak menghiraukan temannya yang berada dalam bahaya."

×