Your SlideShare is downloading. ×
0
Teori Hollandtentang Karir
Latar Belakang TeoriJohn L.Holland mengembangkan teori karir berdasarkan pengalamannya di dunia militerMenurutnya indivi...
6 tipe manusia• Realistic : lebih memilih manipulasi sistematik  terhadap mesin, alat dll• Investigative : cenderung anali...
Structural -Interactive• Pemilihan pekerjaan merupakan ekspresi dari kepribadian dan  bukan pemilihan secara acak walaupun...
Realistik   InvestigatifConventional                                                    artistik               Enterprisin...
HexagonModel Hexagon mempresentasikan hubungan antara konstruk dalam teori Holland.Gunanya untuk memahami teori, instrum...
Konsistensi - Diterapkan untuk tipe kepribadian maupun lingkungan - bebrapa pasang tipe mempunyai kesamaan dibanding   ka...
Diferensiasi  - ada individu atau lingkungan yang sangat murni yaitu    menonjol dalam satu tipe tertentu, sedangkan ada ...
Identitas - Bagi manusia identitas adalah gambaran stabil dan jls    tentang tujuan-tujuan, minat-minat dan bakat-bakat  ...
Kongruen - Perbedaan tipe membutuhkan perbedaan lingkungan  - Ketika individu bekerja atau tinggal di lingkungan yg tipen...
Kalkulus - haxagon menyediakan grafik yang merepresentasikan    tingkat konsistensi dalam atau antara sorang manusia    a...
Self Directed Search Disusun pertama kali th 1971 dan direvisi 1985 Bentuknya lembar kerja yang digunakan sekali, diskor...
 SDS –Computer version juga telah dikembangkan oleh Holland dengan  memiliki beberapa kelebihan yaitu :   - SDS-CV menila...
Berkarya untuk 1ndONEsia
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Teori holland tentang karir

4,123

Published on

bahan Diskusi untuk kuliah pembuatan alat ukur psikologi

Published in: Technology, Education
2 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
4,123
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
116
Comments
2
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Teori holland tentang karir"

  1. 1. Teori Hollandtentang Karir
  2. 2. Latar Belakang TeoriJohn L.Holland mengembangkan teori karir berdasarkan pengalamannya di dunia militerMenurutnya individu dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tipe]Mengembangkan instrumen sendiri yang disebut dengan : - Vocational Preference Inventory (VPI) - Self Directed Search (SDS) - My Vocational Situation (MVS) - Vocational Exploration and Insight Kit (VEIK)
  3. 3. 6 tipe manusia• Realistic : lebih memilih manipulasi sistematik terhadap mesin, alat dll• Investigative : cenderung analitis, selau ingin tahu, metodikal dn tepat. Kurang dapat memimpin.• Artistic : cenderung ekspresif, original, introspektif. Kurang teratur dan orientasi pada seni• Sosial : membantu orang lain, fleksibel, dan menghindari sesuatu yang mekanistis• Enterpising : pekerjaan yang memanipulasi orang lain shg. Tujuan ekonomis tercapai• Conventional : senang pada pek. Data atau administrasi.
  4. 4. Structural -Interactive• Pemilihan pekerjaan merupakan ekspresi dari kepribadian dan bukan pemilihan secara acak walaupun kesempatan juga berperan.• Individu yang memiliki pekerjaan yang sama, memiliki kerpibadian yang sama dan sejarah perkembangan yang sama pula• Karena mereka memiliki kepribadian yang sama maka akan berespon dengan cara yang sama terhadap situasi dan masalah• Prestasi, stabilitas dan kepuasan dalam pekerjaan tergantung bagaimana hubungan antara kepribadian dengan lingkungan pekerjaan
  5. 5. Realistik InvestigatifConventional artistik Enterprising Sosial
  6. 6. HexagonModel Hexagon mempresentasikan hubungan antara konstruk dalam teori Holland.Gunanya untuk memahami teori, instrumen dan sistem klasifikikasi. Setiap tipe tampil dalam satu poin hexagonManfaatnya untuk menunjukkan kesamaan psikologis antara berbagai tipe.Ada 5 konsep kunci untuk melengkapi asumsi dasar yang dibuat Holland yaitu : konsistensi, diferensiasi,identitas, kongruen, kalkulus.
  7. 7. Konsistensi - Diterapkan untuk tipe kepribadian maupun lingkungan - bebrapa pasang tipe mempunyai kesamaan dibanding kan dengan yang lain. Mis. Tipe artistik dan sosial lebih mempunyai banyak kesamaan dibandingkan dgn investigtif dgn enterprising - satu dari fungsi hexagon adalah menentukan tgkt konsistensi kepribadian. Mis. RIC lbh konsisten diban dingkan RES - cara yang mudah untuk mengoperasikan konsistensi yi.dgn.gunakan dua huruf dari kode holland. Yi: High consistency : 2 huruf pertama berdampingan (adjacent) (RI atau SE) Medium consistency ; huruf lain di antara dua huruf pertama dari kode person ( RA atau SC) Low consistency : dua huruf pertama kode dipisahkan oleh dua huruf ( RS atau AC )
  8. 8. Diferensiasi - ada individu atau lingkungan yang sangat murni yaitu menonjol dalam satu tipe tertentu, sedangkan ada individu /lingkungan yang relatif sama pada bbrp tipe. Individu/lingkungan yang menunjukkan kesama an pada semua tipe dianggap tidak terdiferensiasi. Diferensiasi untuk manusia ditentukan oleh profil SDS atau VPI - Skor untuk 6 tipe dipakai untuk mengoperasikan de finisi diferensiasi yang paling sederhana yaitu : meng kurangi skor tertinggi dengan skor terendah.
  9. 9. Identitas - Bagi manusia identitas adalah gambaran stabil dan jls tentang tujuan-tujuan, minat-minat dan bakat-bakat yang dimiliki. Bagi lingkungan, identitas yaitu penorga- nisasian tujuan-tujuan, tugas dan rewards yang jelas, stabil dan terintegrasi. - The Vocational Identity Scale of MVS dugynakan untuk mengukur konstruk ini pada manusia. Mis. Individu dgn. skor rendah pada alat ini memilki banyak accupational goal - Identitas lingkungan kebalikannya berhubungan dengan jumlah pekerjaan yang berbeda dalam sebuah setting. Mis. SD mempunyai 5 pekerjaan maka setting memiliki identitas 1/5 atau 20
  10. 10. Kongruen - Perbedaan tipe membutuhkan perbedaan lingkungan - Ketika individu bekerja atau tinggal di lingkungan yg tipenya sama dengan tipe dirinya maka hal itu disebut kongruen - Individu artistik bekerja atau tinggal di lingkungan konvensional maka tidak kongruen - Hexagon dapat digunakan untuk menentukan tingkat kongruen antara tipe individu dan lingkungan :  sempurna : tipe realistik berada dalam lingkungan realistik next-highest degree of congruence tipe kepribadian yang ber dampingan terhadap tipe lingkungan, misalnya realistik bekerja di lingkungan investigatif  least degree of congruence : tipe yang berlawanan spt dalam hexagon
  11. 11. Kalkulus - haxagon menyediakan grafik yang merepresentasikan tingkat konsistensi dalam atau antara sorang manusia atau sebuah lingkungan ; - hexagon juga menjelaskan hubungan –hubungan inernal dari teorinya.
  12. 12. Self Directed Search Disusun pertama kali th 1971 dan direvisi 1985 Bentuknya lembar kerja yang digunakan sekali, diskor oleh klien dan memililki booklet yang dapat digunakan kembali Lembar kerja : - diawali bagian tg pekerjaan yang diangan-angankan - berkaitan dengan kegiatan, kompetensi, sikap terhadap pekerjaan tertentu dan perkiraan pribadi terhadap kemampuan. - skor kasar dikonversi ke dalam three-letter summary code, yang menunjukkan style yang diinginkan. - urutan ketiga huruf tersusun sec.hirarkhir dimana huruf -huruf terdepan merupakan keinginan plg kuat terhadap tipe tertentu - Dalam menginterpretasikan konselor harus ingat the rule of 8 - dengan summary code dimungkinkan hubungan antara lembar kerja dengan booklet. Manual SDS Holland memberikan daftar pekerjaan yang diurutkan berdasarkan alphabet seperti yang tercantum dalam booklet. - booklet terdiri dari 1156 pekerjaan yang paling diinginkan di USA dan setiap pekerjaan memiliki nomor yang terdiri dari 6 digit yang disesuaikan dengan Dictionary of Occupational Titles (US Employment Service, 1977) yg memungkinkan eksplorasi lebih lanjut. - setiap jenis pekerjaan memiliki satu nomor indeks dr tk pendidikan yg diharapkan dari setiap pekerjaan
  13. 13.  SDS –Computer version juga telah dikembangkan oleh Holland dengan memiliki beberapa kelebihan yaitu : - SDS-CV menilai bagian pekerjaan yang diangan-angankan seara terpisah shg klien dan konselor dapat menentukan apakah ada ketidak sesuaian antara skor dengan summary code sebagai periangatan terhadap instrumen - Level 0f Vocational Identity, the level of congruence dan derajat konsistensi serta diferensiasi juga termasuk di dalamnya serta laporan interpretasi (utk klien) dan kesimpulan profesional (utk konselor) dapat dicetak - SDS-CV merupakan sistem yg interakaktif, mengeliminasi kemungkinan adanya kesalahan aritmatika serta mengurangi waktu administrasi dan skoring - Konselor menyerahkan kepada klien untk mencari sendiri melalui Occupation Finder Booklet untuk pekerjaan yang sesuai dengan setiap summary code. Kemudian konselor mendapatkan efisiensi melalui cara ini dan keakuratan dari komputer. Krieshok (1987) menyarankan penggunaannya hrus dibawah pengawasan konselor untuk mengurangi salah perhitungan yang dilakukan oleh klien
  14. 14. Berkarya untuk 1ndONEsia
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×