Anggota : Fitrianto Adi Saputro          M Nur Iskandar          Fatimah Syahidatur          Yepi Kosasih          Barry M...
SSN (Sekolah Standar Nasional) Sekolah standar nasional (SSN) adalah sekolah yang sudah atau hampir memenuhi SNP, yaitu s...
 Tujuan Umumnya adalah untuk memberikan pembinaan, acuan, panduan, dan rambu-rambu untuk dipergunakan oleh berbagai pihak...
 SNP adalah kriteria minimal tentang berbagai aspek yang relevan dalam pelaksanaan sistem pendidikan nasional yang harus ...
 Banyak sekolah yang kurang berkualitas di  Indonesia, bahkan banyak yang belum memenuhi  SNP, sehingga peningkatan kuali...
 Kebulatan   kurikulum dan beban belajar peserta didik  dinyatakan dalam satuan kredit semester (untuk SMA/SMK). Kurikul...
Bahasa pengantar SSN Bahasa pengantar yang digunakan sehari-hari adalah bahasa indonesia kecuali didalam mata pelajaran b...
 Kebanyakan guru yang mereka gunakan di sekolah standar  nasional adalah guru yang berasal dari dalam negeri.  Karakteris...
 Untuk ujian mereka sama dengan sekolah pada  umumnya mereka melakukan ujian akhir sekolah dan  ujian akhir nasional. Mun...
Kelebihan & kekurangan Kelebihan Sudah mengikuti standardisasi dari pemerintah berupa    SNP   Sekolah sudah lumayan me...
 SBI adalah sekolah nasional yang menyiapkan peserta didiknya berdasarkan standar pendidikan (SNP) Indonesia dan    taraf...
 Penyelenggaraan Sekolah Berbasis Internasional bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang berkelas nasional dan internasi...
 Kurikulum   yang digunakan dalam SBI adalah kurikulum yang berasal dari luar negri dan ditambah dengan kurikulum dari da...
 Untuk bahasa pengantar yang SBI gunakan dalam keseharian adalah bilingual bahasa Inggris bahkan dalam beberapa mata pela...
 Guru yang mengajar di SBI ada yang dipanggil berasal dari luar negeri sesuai bidang dan spesialisasi keahliannya. Dan un...
 Kelebihan SBI   Dari segi pembelajaran RSBI lebih unggul karena sistem pembelajarannya memakai bahasa inggris,    pembe...
Peralihan dari SSN ke SBI Pada saat ini kebanyakan sekolah berlomba-lomba untuk bisa menjadi sekolah bertaraf internasion...
Berdasarkan struktur diatas adalah gambar bagaimana sebuah sekolah menjadi SBI.Berawal dari sekolah potensial yaitu sekola...
KESIMPULAN Pada dasarnya semua sekolah di Indonesia sama-sama menggunakan sistem pendidikan dari Indonesia yaitu SNP. Kel...
Sekolah Berbasis Internasional dan Sekolah Nasional
Sekolah Berbasis Internasional dan Sekolah Nasional
Sekolah Berbasis Internasional dan Sekolah Nasional
Sekolah Berbasis Internasional dan Sekolah Nasional
Sekolah Berbasis Internasional dan Sekolah Nasional
Sekolah Berbasis Internasional dan Sekolah Nasional
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Sekolah Berbasis Internasional dan Sekolah Nasional

848 views

Published on

Sekolah Berbasis Internasional dan Sekolah Nasional

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
848
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
8
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sekolah Berbasis Internasional dan Sekolah Nasional

  1. 1. Anggota : Fitrianto Adi Saputro M Nur Iskandar Fatimah Syahidatur Yepi Kosasih Barry Muhammad
  2. 2. SSN (Sekolah Standar Nasional) Sekolah standar nasional (SSN) adalah sekolah yang sudah atau hampir memenuhi SNP, yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar sarana dan prasarana, standar tenaga pendidik dan kependidikan, standar manajemen, standar pembiayaan, dan standar penilaian.
  3. 3.  Tujuan Umumnya adalah untuk memberikan pembinaan, acuan, panduan, dan rambu-rambu untuk dipergunakan oleh berbagai pihak yang berkepentingan dalam membina, menyelenggarakan dan mengembangkan sekolah potensial, baik di pusat, propinsi, kabupaten/kota maupun sekolah guna mencapai standar nasional pendidikan (SNP), sehingga mampu mencapai kategori sekolah standar nasional (SSN)
  4. 4.  SNP adalah kriteria minimal tentang berbagai aspek yang relevan dalam pelaksanaan sistem pendidikan nasional yang harus dipenuhi oleh penyelenggara dan satuan pendidikan, yang berlaku di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia. SNP tersebut mencakup standar isi, tenaga kependidikan, sarana-prasarana, pembiayaan, proses pendidikan, proses pengelolaan, penilaian dan kompetensi lulusan.
  5. 5.  Banyak sekolah yang kurang berkualitas di Indonesia, bahkan banyak yang belum memenuhi SNP, sehingga peningkatan kualitas mutu pendidikan diperlukan dengan dibantu oleh pemerintah.
  6. 6.  Kebulatan kurikulum dan beban belajar peserta didik dinyatakan dalam satuan kredit semester (untuk SMA/SMK). Kurikulum terdiri atas tiga kelompok mata pelajaran, yaitu mata pelajaran pokok, mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan. Mata pelajaran pokok harus diambil oleh semua peserta didik karena mendasari pembentukan kemampuan umum yang diperlukan untuk kehidupan sehari-hari dan mendasari pembentukan kemampuan akademik/profesional yang akan menjadi karir sebagai sumber penghidupan. Mata pelajaran wajib mencakup : Agama, Bahasa Indonesia, PPKn, Matematika, IPA, IPS dan Olah Raga (pembentukan moral beragama, berkomunikasi, matematika, IPA dan IPS). Mata pelajaran pilihan wajib, yaitu mata pelajaran yang wajib diambil sesuai dengan kelompok kelasnya masing-masing.
  7. 7. Bahasa pengantar SSN Bahasa pengantar yang digunakan sehari-hari adalah bahasa indonesia kecuali didalam mata pelajaran bahasa inggris ataupun bahasa asing lainnya.
  8. 8.  Kebanyakan guru yang mereka gunakan di sekolah standar nasional adalah guru yang berasal dari dalam negeri. Karakteristik Guru untuk program SKM/SSN meliputi : karakteristik filosofi; karakteristik filosofi menentukan pendekatan mereka terhadap siswa di kelas. Guru perlu mencerminkan sikap kooperatif dan demokratis, serta mempunyai kompetensi dan minat terhadap proses pembelajaran. Karakteristik Kompetensi; kompetensi profesional meliputi strategi untuk mengoptimalkan belajar siswa, keterampilan bimbingan dan penyuluhan, dan pemahaman psikologis siswa. Karakteristik Pribadi; meliputi motivasi, kepercayaan diri, rasa humor, kesabaran, minat luas dan keluwesan.
  9. 9.  Untuk ujian mereka sama dengan sekolah pada umumnya mereka melakukan ujian akhir sekolah dan ujian akhir nasional. Mungkin perbedaannya dari sekolah potensial adalah dari target pencapaian rata- rata hasil ujian. Karena ujian yang dilakukan SSN sama saja dengan sekolah potensial maka mereka mendapatkan ijazah dari nilai UN, ijazah dari DEPDIKNAS untuk sekolah biasa, dan ijazah DEPAG untuk madrasah.
  10. 10. Kelebihan & kekurangan Kelebihan Sudah mengikuti standardisasi dari pemerintah berupa SNP Sekolah sudah lumayan memadai Biaya lebih terjangkau dibanding SBI Lebih mudah dalam interaksi antara guru dan murid karena memakai bahasa indonesia. Kelemahan Masih kalah kualitas dari SBI sehingga SSN cenderung menjadi pilihan kedua. Masih menggunakan bahasa Indonesia dalam komunikasi sesama murid.
  11. 11.  SBI adalah sekolah nasional yang menyiapkan peserta didiknya berdasarkan standar pendidikan (SNP) Indonesia dan tarafnya internasional sehingga lulusannya mempunyai kemampuan daya saing internasional. Rumusnya adalah: SBI = SNP + X. Standar pendidikan (SNP) meliputi kompetensi lulusan, isi, proses ,pendidikan dan tenaga kependidikan Sarana dan prasarana, dana, pengelolaan serta penilaian. Sedangkan X disini adalah penguatan, pengayaan, pengembangan, perluasan. Pendalaman melalui adaptasi/adopsi terhadap standar pendidikan baik dan dalam negeri maupun luar negeri yang diyakini telah memiliki reputasi, mutu yang diakui secara internasional umpamanya: Cambrige, IB- TOEFL/TOEK-ISO, UNESCO.
  12. 12.  Penyelenggaraan Sekolah Berbasis Internasional bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang berkelas nasional dan internasional sekaligus. Lulusan yang berkelas nasional secara jelas telah dirumuskan dalam UU No. 20/2003 dan dijabarkan dalam PP 19/2005, dan lebih dirincikan lagi dalam Permendiknas No. 23/2006 tentang standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang bunyinya sebagai berikut : Pendidikan dasar bertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, dan ketrampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Perlu dicatat bahwa sebagai upaya untuk mengembangkan pendidikan bertaraf internasional, SBI harus tetap memegang teguh untuk mengembangkan jati diri / nilai-nilai bangsa Indonesia.
  13. 13.  Kurikulum yang digunakan dalam SBI adalah kurikulum yang berasal dari luar negri dan ditambah dengan kurikulum dari dalam negri, serta menerapkan sistem SKS untuk SMA/SMK. Dan juga mereka mengikuti standar isi yang ada di SNP ditambah dengan kurikulum dari luar negri atau rancangan sendiri. Mereka juga sama seperti SSN, mata pelajaran terbagi dalam beberapa kelompok.
  14. 14.  Untuk bahasa pengantar yang SBI gunakan dalam keseharian adalah bilingual bahasa Inggris bahkan dalam beberapa mata pelajaran seperti matematika, IPS, IPA, mereka menggunakan bahasa Inggris kecuali dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Jadi seorang guru dituntut memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang aktif dan TOEFL> 500.
  15. 15.  Guru yang mengajar di SBI ada yang dipanggil berasal dari luar negeri sesuai bidang dan spesialisasi keahliannya. Dan untuk guru yang berasal dari dalam negri yang mengajar di SBI mereka diwajibkan untuk kemampuan berbahasa Inggris yang aktif dan TOEFL> 500 kecuali guru mata pelajaran bahasa indonesia. Dan mereka dituntut pula untuk mengerti teknologi informasi dan komunikasi dan selalu mengikuti perkembangan zaman dikarenakan SBI sekarang sudah memakai teknologi informasi dan komunikasi.
  16. 16.  Kelebihan SBI Dari segi pembelajaran RSBI lebih unggul karena sistem pembelajarannya memakai bahasa inggris, pembelajaran dengan bahasa inggris hanya pada pelajaran tertentu seperti bahasa inggris, ipa, ips, matematika ,dan lain-lain (kecuali bahasa Indonesia). Dari segi pembelajaran SBI juga unggul karena guru-guru yang mengajar bukanlah guru biasa, karena guru-guru yang mengajar SBI sudah di latih hingga siap untuk mengajar murid SBI, bahkan sebagian didatangkan dari negara asing sesuai keahlian dan spesialisasi bidangnya. Untuk dari segi fasilitas kelas SBI sangat unggul karena di kelas masing masing sudah di siapkan 1 set computer untuk kepentingan kelas, di samping itu murid kelas SBI juga diperbolehkan membawa laptop dari rumah.  Kelemahan SBI Guru menjadi kurang kompeten karena harus memiliki TOEFL>500 sedangkan tidak ada hubungan antara hard science dengan bahasa Inggris. Mengurangi kecintaan terhadap bahasa Indonesia. Jumlah siswa yang sedikit. Biaya sekolah yang sangat mahal. SBI dinilai telah menciptakan diskriminasi dan kastanisasi dalam pendidikan. Sekolah menjadi tempat mengeruk uang pendidik . SBI telah menyebabkan penyesatan pembelajaran. Penggunaan piranti media pendidikan mutakhir dan canggih seperti laptop, LCD, dan VCD juga menyesatkan seolah karena tanpa itu semua sebuah sekolah tidak berkelas dunia.
  17. 17. Peralihan dari SSN ke SBI Pada saat ini kebanyakan sekolah berlomba-lomba untuk bisa menjadi sekolah bertaraf internasional, karena kebanyakan peserta didik lebih senang jika bisa bersekolah di sekolah bertaraf internasional.
  18. 18. Berdasarkan struktur diatas adalah gambar bagaimana sebuah sekolah menjadi SBI.Berawal dari sekolah potensial yaitu sekolah yang masih banyak kekurangan danbelum memenuhi SNP. Setelah itu baru menjadi SSN yaitu sekolah yang sudahmemadai dan memenuhi SNP. Terakhir menjadi SBI yaitu sekolah dengan standarinternasional dengan fasilitas lengkap dan menggunakan bahasa asing pada haritertentu, dan memenuhi SNP ditambah dengan kurikulum dari luar negeri.
  19. 19. KESIMPULAN Pada dasarnya semua sekolah di Indonesia sama-sama menggunakan sistem pendidikan dari Indonesia yaitu SNP. Kelihatannya memang sepertinya SBI lebih baik dari pada SSN, namun dalam kenyataannya SBI masih sangat banyak kekurangannya. SBI menggunakan bahasa Inggris yang dianggap menguntungkan ternyata tidak selalu menguntungkan, biaya SBI juga masih lebih tinggi dan penerapan sistem SBI dengan rumus SNP + kurikulum asing masih kurang baik karena belum cocok dengan kriteria orang Indonesia. Sedangkan SSN hanya masih kurang dalam bidang teknologi, dan dalam hal teknologi seakan-akan SBI akan lumpuh jika tanpa teknologi.

×