Your SlideShare is downloading. ×
Tutorial Adobe Photoshop Seting Pas Foto
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Tutorial Adobe Photoshop Seting Pas Foto

466
views

Published on

Tutorial Adobe Photoshop Seting Pas Foto

Tutorial Adobe Photoshop Seting Pas Foto

Published in: Education

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
466
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. SetingPas FotodenganphotoshopTutorial caramenyeting pasfoto yang akan
  • 2. dicetak di studio foto dengan memanfaatkan Action … Sebagai contoh disini kita akanmenyeting pas foto ukuran 3×4 untuk dicetak pada kertas foto ukuran 3R.MENYIAPKAN FOTO 3X4 Buka foto yang akan digunakan. Koreksi dulu warnanya.Pertama-tama kita akan menyiapkan sebuah foto ukuran 3×4 terlebih dahulu. Gambar 1Perlu diketahui untuk pas foto 3×4, gambar yang kita siapkan berukuran 2,7 cm x 3,7 cmdengan resolusi 300 pixels/inch. Cara termudah menyiapkan foto berukuran ini adalahdengan menggunakan tool Crop. Klik tool Crop di dalam toolbox. Isikan lebar dantinggi dimensi foto pada property bar seperti gambar berikut: Gambar 2 Klik dan dragtool Crop untuk menyeleksi bagian foto yang akan kita ambil. Tekan Enter atau kliktombol centang di property bar untuk melakukan cropping.
  • 3. Gambar 3 Nah, sekarang sebuah foto 3×4 sudah siap. Simpan foto tersebut dalamformat JPG. Gambar 4 MEMBUAT ACTION Kita akan buat Action-nya terlebihdahulu. Tampilkan palet Actions (Alt+F9). Klik tombol Create new set untuk membuatfolder actions buatan kita…
  • 4. Gambar 5 Kasih nama folder actions tersebut… Klik OK… Gambar 6 Nah sekarangklik tombol Create new action, kasih nama yang spesifik agar mudah diingat. Kliktombol Record… Gambar 7 Photoshop sudah mulai merekam perintah-perintah yangkita gunakan, usahakan kita tidak melakukan kesalahan… Kita awali action tersebutdengan membuat sebuah dokumen baru berukuran 3R. Klik menu File > New. Isikanukuran seperti pada gambar. Klik OK.
  • 5. Gambar 8 Sekarang klik file foto, klik menu Select > All. Trus Edit > Copy.Kembali lagi ke dokumen 3R, klik menu Edit > Paste. Gambar 9 Posisikan foto hasilsalinan, geser ke pojok kiri atas menggunakan tool Move. Beri jarak dari tepi sepertipada gambar. Kita buat sebuah salinan foto lagi, kali ini cukup klik dan drag foto hasilsalinan pertama menggunakan tool Move sambil menekan tombol Alt. Posisikan fotohasil salinan ke dua ini di bawah foto salinan pertama. Ketika menggeser foto ke bawah,tekan tombol Shift agar posisi foto lurus dengan foto pertama. Ribet ya…
  • 6. Gambar 10 Sekarang kita akan menyalin kedua foto tadi. Seleksi kedua foto tadi.Gunakan palet layer untuk menyeleksi kedua foto. Klik dan drag sambil menekan tombolAlt, dan posisikan ke sisi kanan. Jangan lupa tekan tombol Shift agar sama rata. Salinfoto dua kali lagi sampai didapatkan hasil seperti gambar berikut. Gambar 11 Setelah fototertata rapi satukan layer-layernya, klik menu Layer > Flatten Image. Kemudian kitasimpan menjadi file JPG, klik menu File > Save As. Tentukan lokasi penyimpanan danklik Save. Untuk nama file biarkan saja apa adanya. Selanjutnya klik File > Close, untukmenutup dokumen 3R.
  • 7. Klik sekali lagi File > Close, untuk menutup dokumen foto 3×4. Hentikan Action, kliktombol Stop pada palet Actions. MENCOBAACTION Nah, sekarang kita coba Actiontadi. Buka foto 3×4 (2.7 cm x 3.7 cm) Pada palet Actions, seleksi Action tadi dan kliktombol Play. Gambar 12 Jangan kaget, Action berjalan dengan cepat. Silakan dilihathasilnya di folder tempat kita menyimpan file foto ketika membuat action tadi. Kuranglebih hasilnya seperti ini: Gambar 13 Nah, bagaimana bila kita mau me-layout foto 3×4dengan jumlah yang cukup banyak? Karena kita sudah membuat action untuk melayoutfoto tadi maka semuanya akan
  • 8. menjadi mudah. Kita akan memanfaatkan fitur Batch di Photoshop. Klik menu File >Automate > Batch… Gambar 14 Di dalam kotak dialog Batch, ada beberapa parameteryang harus diatur terlebih dahulu. Gambar 15 1. Pilih folder action tempat action tadiberada. 2. Aktifkan action yang akan digunakan. 3. Klik Choose, dan tentukan dimanafolder tempat foto-foto yang akan dilayout berada.
  • 9. 4. Tentukan folder tempat menyimpan hasil layout-an. 5. Jangan lupa untukmengaktifkan kotak ini, agar tiap-tiap foto mempunyai nama file sendiri. 6. Disiniketikkan nama file. 7. Disini saya menggunakan 2 digit angka untuk memberi nomor filesesuai urutan. 8. Disini saya menambahkan extension agar file disimpan dengan ekstensiyang sama. 9. Disini bisa ditentukan nomor awal urutan yang diinginkan. Kalau sudah,klik OK. Berikut ini contoh dari penggunaan action dan batch. Gambar 16 Nah, selamatmencoba. Berikut ini adalah ukuran standar cetak foto. Karena tujuannya untuk dicetak,maka ukuran resolusinya adalah 300 dpi. •3R = 8,89 x 12,7 cm = 3,5 x 5 inchi •4R =10,16 x 15,24 cm = 4 x 6 inchi •5R = 12,7 x 17,78 cm = 5 x 7 inchi •8R = 20,32 x 25,4cm = 8 x 10 inchi •10R = 25,4 x 30,48 cm = 10 x 12 inchi •12R = 30,48 x 39,37 cm = 12x 15,5 inchi •16R = 40,64 x 50,8 cm = 16 x 20 inchi •20R = 50,8 x 60,96 cm = 20 x 24inchi •24R = 60,96 x 80 cm = 24 x 31,5 inchi •30R = 75 x 100 cm = 30 x 40 inchiCatatan Karena penyesuaian ukuran antara centimeter dan inchi tidak bisa detil sekali,maka saya sarankan untuk menggunakan ukuran dalam inchi saat Anda membuatgambarnya.
  • 10. 4. Tentukan folder tempat menyimpan hasil layout-an. 5. Jangan lupa untukmengaktifkan kotak ini, agar tiap-tiap foto mempunyai nama file sendiri. 6. Disiniketikkan nama file. 7. Disini saya menggunakan 2 digit angka untuk memberi nomor filesesuai urutan. 8. Disini saya menambahkan extension agar file disimpan dengan ekstensiyang sama. 9. Disini bisa ditentukan nomor awal urutan yang diinginkan. Kalau sudah,klik OK. Berikut ini contoh dari penggunaan action dan batch. Gambar 16 Nah, selamatmencoba. Berikut ini adalah ukuran standar cetak foto. Karena tujuannya untuk dicetak,maka ukuran resolusinya adalah 300 dpi. •3R = 8,89 x 12,7 cm = 3,5 x 5 inchi •4R =10,16 x 15,24 cm = 4 x 6 inchi •5R = 12,7 x 17,78 cm = 5 x 7 inchi •8R = 20,32 x 25,4cm = 8 x 10 inchi •10R = 25,4 x 30,48 cm = 10 x 12 inchi •12R = 30,48 x 39,37 cm = 12x 15,5 inchi •16R = 40,64 x 50,8 cm = 16 x 20 inchi •20R = 50,8 x 60,96 cm = 20 x 24inchi •24R = 60,96 x 80 cm = 24 x 31,5 inchi •30R = 75 x 100 cm = 30 x 40 inchiCatatan Karena penyesuaian ukuran antara centimeter dan inchi tidak bisa detil sekali,maka saya sarankan untuk menggunakan ukuran dalam inchi saat Anda membuatgambarnya.