Majalah CHIP Spesial Networking

1,849 views
1,695 views

Published on

Majalah CHIP Spesial Networking

Published in: Education
2 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • pak saya ingin file nya ..gmn cara nya..Thks..
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • pak saya ingin file pdf chip spesial networking, bagaimana caranya ya kalau ada tolong di email ke smkbc.jony@gmail.com
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
1,849
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
2
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Majalah CHIP Spesial Networking

  1. 1. PLUS CD CD Rp. 34.800,Rp. 34.800,- Semua Mengenai Jaringan Komputer MENANGKAN C H I P 15 Buku Networking N E T W O R K I N G k Buyer’s Guide Hardware Jaringan Memandu Anda membeli perangkat jaringan dengan benar k Pantau Bandwidth dengan MRTG Tutorial lengkap instalasi MRTG untuk memantau bandwidth jaringan Anda k Tips Mengatasi Masalah Jaringan 29 tips yang menjamin jaringan Anda bebas dari masalah k Panduan Instalasi File & Mail Server Langkah-langkah instalasi aplikasi Server di Linux dan Windows Server 2003 k Membangun Jaringan untuk Pemula Panduan untuk membangun jaringan pertama Anda Edisi Spesial ini dilengkapi dengan CD. Jangan beli apabila CD tidak disertakan! BONUS CD S P E S I A L www.chip.co.id 75 TOOLS NETWORKING (Antivirus, Internet, Monitoring, Sekuriti, Utility) Trojan Guarder - Opera 8.5 - SmartFTP - Advanced Port Scanner - Ethereal - Net Control Network Monitor - Network Stumbler - Real VNC - Remote ShutDown - Server Monitoring MultiNetwork Manager - NetLimiter - CompuSec - GFI LANguard Monitor - WinProxy - PuTTY
  2. 2. fotoselebriti.net Daftar daftar isi tes & Praktek 16 Rancang Dahulu Sebelum Membangun LAN Untuk membangun LAN sebaiknya rencanakan dulu dengan matang 22 Tips Belanja Perangkat LAN Panduan Membeli Hardware LAN: Me mandu Anda membeli perangkat LAN dengan benar dan tepat. 28 Tes: W-LAN Router CHIP menguji beberapa router W-LAN yang dapat dijadikan panduan untuk membeli perangkat ini 34 Jaringan Pertama Anda Panduan lengkap untuk membangun jaringan pertama Anda 38 Windows, Linux atau sebaiknya me milih Macintosh? Fungsi utamalah yang menentukan 42 Mengkonfigurasi PC Client Penguasa dan Pengatur Jaringan CHIP akan menunjukkan bagaimana meng-install Windows 2003 Server secara optimal 60 Layanan E-mail Jaringan Lokal Anda dapat membangun sebuah Mail server untuk jaringan internal di Win- dows Server 2003 64 Anda dapat membuat konfigurasi network untuk client yang sesuai dengan kebutuhan 48 Membagi Sumber Daya CHIP akan menunjukkan kepada Anda, bagaimana membagi sumber daya jaringan seperti printer | CHIP | networking 78 Si Penguin sebagai File Server Dengan menggunakan Samba, An- da dapat mengubah sebuah mesin Linux menjadi sebuah File server Berbagi Akses Internet Dengan menggunakan Windows ICS Anda dapat menghubungkan jaringan kecil Anda ke Internet 66 Pantau Bandwidth Anda Dengan MRTG (Multi Router Traffic Grapher) Anda dapat dengan mudah memantau bandwidth jaringan Anda Sistem Operasi untuk Jaringan 54 LInux 72 Linux sebagai Client dalam Jaringan Windows Anda dapat membuat sebuah client jaringan yang sempurna menggunakan SuSE 9.1 dan KDE 3.2 75 Linux sebagai Mail Server Mail server yang dikonfigurasi dengan baik dapat menghemat waktu dan uang Anda 83 Troubleshooting Jaringan Beberapa tips untuk mengatasi ma- salah yang Anda dapatkan pada jaringan Linux heit sekuriti 86 Komunitas tertutup di Internet Dengan Service Pack 2, Windows mendapatkan upgrade Firewall yang jauh lebih baik 92 Satu profil untuk semua client Profil pengguna dapat diletakkan dalam jaringan untuk memudahkan pengelolaan 95 Melindungi Jaringan Tanpa Kabel Anda harus melindungi jaringan nirkabel Anda dari serangan penyu sup dari dalam dan luar 98 Melindungi Jaringan Anda dari Serangan Hacker Firewall bertugas mencegah serangan dari luar dan mencegah berjalannya program-program yang berisiko terhadap keamanan PC
  3. 3. editorial solusi 102 Server dengan Port Forwarding Port Forwarding memungkinkan akses dari luar ke dalam jaringan walaupun menggunakan Firewall 108 Kendalikan PC dari Jauh Support, maintenance, dan adminis- trasi dari PC lain dalam jaringan bisa menggunakan software Remote Control 112 Mengakses dari Mana Saja Virtual Private Network (VPN) me- mungkinkan koneksi jaringan yang aman melalui Internet 114 Login di mana saja Login ke jaringan rumah dan kantor dengan notebook 118 Menemukan dan Mengatasi Masalah Tips terbaik untuk menganalisis Konsep awal jaringan komputer adalah adanya kebutuhan untuk sa­ ling berbagi informasi dan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing PC. Jumlah komputer yang Reza Wahyudi saling terhubung dalam jaringan Redaktur CHIP Spesial sa­at itu masih sedi­­­kit, mungkin masih dalam hitungan jari saja. Dan teknologi jari­ngan yang digunakan pun masih sa­ngat sederhana. Seiring dengan bergairahnya perekonomian dunia dengan industri-industri yang membutuhkan teknologi komputer, yang secara langsung membuat bertambahnya pengguna PC yang harus saling terhubung dalam sebuah jaringan. Ditambah lagi dengan munculnya 'wabah' baru yaitu Internet yang merupakan jaringan super besar yang membuat komputer yang ada di seluruh dunia ini dapat saling berkomunikasi. Hal ini membuat isu jaringan komputer tidak dapat dipandang sebelah mata. Saat ini tekno­logi jaringan kom­ puter telah semakin maju dan telah imprint Publisher: Teddy Surianto General Manager: Al. Adhi Mardhiyono Senior Executive: Al. Arisubagijo Editor-in-Chief: W. Edi Taslim Managing Editor: M. Reza Wahyudi Suwadji Editor/Writer: Jimmy Auw, Ady W. Paudi, Aditya Hendra, Jati Putra, Kurniawan Ku, Irvan Nasrun Contributor: Florentina Winarsih, Bhakti Simamora, Cory Tjoo Desain Artistik: Teguh Pratomo, Subekti, 2 4 6 8 12 127 jaringan. Adita Eko, Agung Bayu, Aris P. AKTUAL kolom menjadi sebuah industri besar. Kebutuhan untuk hal ini baik dari sisi hardware, software maupun SDM sa­ngatlah tinggi. Dalam edisi spesial Networking ini kami ingin berbagi ilmu yang kami miliki dalam bidang jaringan komputer. Terdapat beberapa artikel menarik yang dapat menambah pengetahuan Anda di bidang networking. Dari topik hardware, terdapat panduan membeli perangkat LAN dan tes perbandingan router W-LAN. Untuk software, kami menyajikan cara instalasi Windows Server 2003 beserta aplikasi pendukungnya seperti mail server dan proxy server. Tak ketinggalan pula, jaringan di Linux pun kami bahas secara khusus. Untuk memantau bandwidth jaringan Anda, terdapat artikel yang membahas secara detail instalasi MRTG. Dan kami sertakan pula CD yang berisi softwaresoftware yang dapat membantu Anda mengelola jaringan dengan baik. Harapan kami setelah membaca dan mencoba seluruh isi majalah, Anda menjadi sedikit 'melek' dalam bidang jaringan komputer. Kritik, saran dan pertanyaan Anda kami tunggu, silahkan kirim­kan ke spesial@chip.co.id. Advertising Sales: Agnes Estiria Dewi, Daftar Isi dan Editorial WiMax Teknologi IPv6 Tips Ujian CCNA Software dalam CD Kuesioner Elex Media Marketing Promotion: Digna Production: Slamet M.J., Yudi S., Doel Halim Marketing: Y. Suliantoro, Laras Husodo Circulation: Wahyantohadi, Yanen P. Finance: Titi Pujayanti, Agustina Maria Editorial Admin: Kendra Sihombing Rahayu Widyawati PT Elex Media Komputindo Bank BCA Gajah Mada Jakarta, Rek. No: 012.393540.1 Alamat Redaksi dan Iklan Jl. Palmerah Barat 33-37, Jakarta 10270 Redaksi/Editorial Tel: (021) 5483008, 5480888 Ext. 3370, 3371 Fax: (021) 5360410, 5326219 Iklan/Advertising Tel: (021) 5483008 Ext. 3381 Fax: (021) 5360410, 5326219 E-mail: advertising@chip.co.id © Copyright by CHIP, Vogel Burda Holding GmbH, Muenchen, Deutschland. © Copyright by PT Elex Media Komputindo, Kelompok Kompas Gramedia. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang mereproduksi seluruh atau sebagian dari foto, teks, atau ilustrasi isi majalah dan CD dalam segala bentuk tanpa izin tertulis. Dicetak oleh Percetakan PT Gramedia (Isi di luar tanggung jawab percetakan) CHIP | networking |
  4. 4. AKTUAL WiMAX Masa Depan Jaringan Wireless WiMAX: 25 Kali Kecepatan DSL dan Sejauh 50 Km Kemampuan teknologi W-LAN saat ini hanya menjangkau sekitar 300 meter dengan transfer rate sebesar 54 Mbps. Namun, dengan hadirnya teknologi WiMAX, komunikasi data nirkabel bisa dilakukan sejauh 50 km dengan transfer rate sebesar 70 Mbps. Apakah Anda pernah mendengar nama kota Selm di Nordrhein-Westfallen, Jerman? Kota berpopulasi hampir 30.000 penduduk ini bakal menjadi pusat bagi pengembangan jaringan wireless. Teknologi broadband WiMAX akan diuji di kota ini sebagai sebuah proyek percontohan. WiMAX yang merupakan singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan teknologi DSL. Teknologi WiMAX dapat digunakan untuk komunikasi data jarak jauh dan 25 kali lebih cepat. Biaya penerapannya pun lebih murah. Dengan WiMAX, mengakses Internet dari jarak jauh dengan kecepatan tinggi dapat menjadi kenyataan. k WiMAX Segera untuk End User WiMAX (disebut juga sebagai standar IEEE-802.16) pertama kali diperkenalkan pada Desember 2001 dan semula dirancang untuk Metropolitan Area Networks. Pada teknologi radio link yang menggunakan frekuensi tinggi (10-66 GHz), data dikirim melalui koneksi saling berhadapan yang disebut Line of Sight-Technology (LOS), yaitu antara pengirim dan penerima tidak boleh ada hambatan. Awal tahun 2003, muncul keinginan untuk menggunakan WiMAX pada perangkat portabel end user. Ide ini kemudian menjadi dasar pembentukan WiMAX Forum yang dimotori vendor chipset Intel. Di dalamnya, ikut serta sekitar 200 perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi, termasuk Siemens Mobile, Fujitsu, ATT, British Telecom dan Nokia. Di tahun yang sama, forum ini menetapkan standar 802.16a yang merupakan pengembangan lanjutan dari standar sebelumnya. Frekuensi kerjanya sedikit lebih panjang, yaitu antara 2 sampai 11 GHz. Pada standar a, komunikasi data dapat menjangkau 50 km dengan bandwidth sampai 75 Mbps. Di sini, teknologi yang dipakai telah menggunakan NLOS-Connection (Non Line of Sight). Dengan standar 802.16a, data dari base station dapat diterima walaupun melalui area penghalang, seperti dinding ataupun 4 | CHIP | NETWORKING gedung tinggi. Namun, antena penerima harus dipasang di luar. Pengembangan berlanjut dengan standar IEEE 802.16-2004 yang ditetapkan pada Juli 2004. Teknologi ini merupakan kombinasi antara standar 802.16REVd dan 802.16a sehingga komunikasi data dapat dilakukan di dalam gedung. Saat ini, teknologi WiMAX yang terbaru (Standar 802.16e) dirancang untuk aplikasi mobile end-user, seperti PDA, ponsel ataupun notebook. Paling tidak, transfer rate sebesar 15 Mbps bisa dinikmati sampai sejauh 5 km. Bertepatan dengan pelaksanaan event Intel Developer Forum pada September 2004 lalu, Intel untuk pertama kalinya memperkenalkan langkah-langkah nyata untuk produk WiMAX untuk tahun ini. Intel memperkenalkan chipset untuk teknologi WiMAX dengan nama Rosedale yang mampu mengirim data dari jarak 50 km ke kantor atau rumah melalui koneksi wireless broadband. Rosedale langsung diintegrasikan di base station sebagai sebuah System-on-a-Chip atau disebut juga sebagai Customer Premise Equipment (CPEs). Chip ini mendukung standar WiMAX-802.16-2004 yang terbaru. Selain itu, di dalamnya sudah tersedia sebuah Ethernet-Interface, Security-Protocol Inline Security Processing (ISP) dan TDMController-Interface (Time-Division-Multiplexing)-Function) yang berfungsi untuk mengirimkan data dan suara (VoIP) melalui Internet. Menurut Scott Richardson, General Manager dari Intel Broadband Wireless Group, WiMAX menguntungkan end-user. Dengan teknologi System-on-a-Chip, akses mobile Internet menjadi lebih cepat dan ekonomis. Pada tahap pengembangan selanjutnya, perangkat consumer device pun bakal dilengkapi dengan kemampuan WiMAX. Rencananya, perangkat pertama akan dirilis pada tahun 2006 nanti. Menurut desas-desus yang beredar, nantinya akan dipasang pada notebook ber-chipset Calexico 3. Standar ini merupakan kombinasi dari 802.11n dan 802.16e yang menawarkan koneksi broadband tanpa kabel. Ke depannya, kita bisa memilih jaringan yang ingin digunakan sesuai kebutuhan, apakah W-LAN atau WiMAX. Rencana peluncuran chipset ini diperkirakan pada kuartal keempat tahun 2006.
  5. 5. KNOW-HOW WiMax,W-LAN Atau DSL: Sebuah Kombinasi WiMAX menyimpan potensi yang besar. Dibandingkan dengan UMTS dengan kemampuan maksimal sampai 384 KB/detik, bandwidth WiMAX 200 kali lebih cepat. Bahkan, standar DSL yang tercepat sekalipun (sekitar 3 Mbps) baru seperlima dari standar 802.16e. Selain itu, jangkauan WiMAX paling sedikit mencapai 5 km, lebih jauh 16 kali dari W-LAN yang jangkauan maksimalnya hanya sejauh 300 meter. Eropa:WiMAX Belum Meluas Walaupun demikian, di negara-negara di Eropa seperti Jerman yang sudah memiliki jaringan DSL yang luas, WiMAX cukup sulit diterapkan. Selain itu, jaringan berbasis WiMAX yang akan diterapkan untuk perumahan pada tahun 2007 ternyata sudah dilengkapi dengan W-LAN. Namun, WiMAX bukan berarti tidak bermanfaat. Walaupun ekonomis, banyak kawasan yang sulit diterapkan dengan jaringan DSL. Manfaat secara global bisa dilihat pada kota-kota dengan sarana telepon dan broadband yang tidak mencukupi. Negaranegara seperti Cina, India, atau Rusia menjadi target pasar pertama. Dengan WiMAX, tidak diperlukan perangkat perantara, karena pengguna terkoneksi secara langsung. Berbeda dengan jaringan DSL, perangkat perantara ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Penerapan ketiga teknologi ini secara bersama dapat dilihat di kota Selm. Komunitas di sana bakal memanfaatkan Internet Broadband dengan kombinasi jaringan DSL, W-LAN dan WiMAX. WiMAX Base Station (802.16-2004) digunakan untuk menjangkau wilayah pinggiran batas kota. Sementara, jaringan W-LAN (menggunakan router berbasis protokol 802.11) hanya menjangkau sampai ke pusat kota. Untuk Internet Broadband di perumahan, digunakan antena luar yang menangkap sinyal router dan kemudian diteruskan dengan modem W-DSL. Kota Selm dapat dijadikan contoh. Beginilah WiMAX Berfungsi Seperti teknologi broadcasting lainnya, WiMAX pun menggunakan teknologi frekuensi tinggi. Namun, WiMAX mempunyai beberapa kelebihan. Pengoptimalan WiMAX terletak pada jenis transmitter (beam antena) dan lokasi penggunaannya (dinding, gedung tinggi). Selain itu, pemancaran transmitter HF dilakukan dengan sistem Beam Shaping. Jadi, mulai standar 802.16a, semua antena pada sebuah base station dapat saling terhubung untuk menyesuaikan beam characteristic terhadap jangkauan dan bandwidth. Kelebihannya, beam characteristic diubah hanya dengan memvariasikan kapasitas transmitter secara elektromagnetis. Teknologi transmisinya pun tergolong baru. Modulasi sinyal carrier dilakukan secara paralel melalui modulasi Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM). Sebelumnya, modulasi dilakukan secara serial. Kestabilan informasi yang dikirim sinyal pembawa di udara lebih lama. Bila sinyal melemah karena multireflexion, kerusakan beam characteristic, atau dinding proses transmisi data tetap stabil sehingga dapat diterapkan untuk jangkauan dan bandwidth yang lebih tinggi. Selain OFDM, WiMAX juga menerapkan Adaptive Modulation yang menggunakan sistem modulasi yang bervariasi sesuai dengan kualitas koneksi (SNR= Sinyal to Noise Ratio). Transmitter menggunakan teknik 64-QAM (6 bit informasi per sinyal pembawa) apabila grafik SNR tinggi yang berarti koneksi sangat baik. Sementara, teknik Binary PhaseModulation (BPSK) digunakan jika kualitas sinyal kurang baik. Akibatnya, bandwidth yang diterima menjadi lebih kecil. Di Indonesia teknologi WiMAX telah dicoba diimplementasikan di propinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang baru saja terkena bencana tsunami. WiMAX digunakan untuk keperluan pembenahan infrastruktur IT di wilayah tersebut. Perangkat hardware-nya merupakan sumbangan dari Intel Corp. STANDAR, BANDWIDTH, JANGKAUAN IEEE 802.16 SPESIFIKASI IEEE 802.16 IEEE 802.16a/REVd/2004 (WiMAX) IEEE 802.16e (WiMAX) Frekuensi 10 sampai 66 GHz 2 sampai 11 GHz Sampai 6 GHz Metode transmisi Koneksi receiver dan transmitter berhadapan langsung Koneksi receiver dan transmiter langsung atau tidak langsung Koneksi receiver dan transmitter langsung atau tidak langsung Bandwidth maksimal Variabel, lebih dari 100 Mb/detik 75 Mb/detik 15 MB/detik Jenis modulasi QPSK, 16 QAM dan 64 QAM OFDM 256, OFDMA 64 QAM, 16 QAM,QPSK,BPSK OFDM256, OFDMA 64 QAM, 16 QAM,QPSK, BPSK Posisi receiver unit Fixed, permanen Fixed dan semi-permanen Fixed dan portabel Jangkauan maksimal Variabel, sampai 100 km Sekitar 50 km Sekitar 5 km Perangkat pendukung Base Station, peranti System-on-a-Chip, sejak awal 2005 Ponsel, PDA, Notebook, mulai awal 2006 Belum tersedia untuk Consumer Device | CHIP | NETWORKING | 5
  6. 6. IPv6 AKTUAL Teknologi IPv6 Mengenal Internet Protokol Masa Depan Pengalokasian alamat IP yang didesain pada dua dekade lalu mampu menghubungkan jutaan komputer pada masa itu. Namun saat ini, IP tersebut harus mampu menghubungkan milyaran komputer dalam Internet. Akibatnya kebutuhan ruang alamat IP semakin meningkat dan diramalkan, di masa mendatang akan habis. Mengantisipasi masalah ini, pada pertemuan IETF tahun 1994 telah direkomendasikan penggunaan IPv6 sebagai pengembangan IPv4. Alamat IP adalah sederetan bilangan biner sepanjang 32 bit (IPv4) yang dipakai untuk mengidentifikasi node atau host pada jaringan. Semua node atau host yang terhubung ke Internet, dibedakan berdasarkan alamat IP ini sehingga tidak boleh terjadi duplikasi. Pada awalnya, alamat dengan 32 bit ini dianggap mencukupi untuk dibagikan kepada host. Namun dengan perkembangan teknologi Internet yang luar biasa, muncul kekhawatiran pada suatu saat nanti alamat IP akan habis akibat permintaan yang besar. Jumlah ruang alamat IPv4 (panjang alamat 32 bit) yang tersedia berkisar 232 atau sekitar 4,3 x 109. Sedangkan jumlah ruang alamat IPv6 (panjang alamat 128 bit) berkisar 2128 atau sekitar 3,4 x 1038. Dengan demikian, kapasitas alokasi alamat pada IPv6 jauh lebih besar dibandingkan alamat IPv4. k Perubahan Mendasar IPv6 Perubahan yang mendasar pada IPv6 adalah perluasan ruang alamat, penyederhanaan header pada paket, plug play, serta fungsi sekuriti. Masing-masing perbaikan itu dimaksudkan agar dapat merespon pertumbuhan Internet, meningkatkan reliability dan kemudahan pemakaian. Penjelasan lebih detail mengenai perubahan pada IPv6, adalah sebagai berikut. Perluasan ruang alamat dari 32 bit menjadi 128 bit merupakan salah satu perubahan mendasar dari IPv6. 128 bit adalah ruang alamat yang kontinu dengan menghilangkan konsep class. Selain itu, perubahan juga dilakukan pada format penulisan alamat IP. Pada IPv4 32 bit, penulisan alamat terdiri dari 8 bit yang dipisahkan dengan titik . serta ditulis dalam bentuk desimal, namun pada IPv6 128 bit dituliskan dalam bentuk heksadesimal yang masing-masingnya terdiri dari 16 bit dan dipisahkan dengan tanda titik dua. Penyederhanaan format header: Beberapa kolom pada header IPv4 telah dihilangkan atau dibuat sebagai header pilihan. Hal ini diupayakan agar cost pemrosesan header menjadi kecil. Alamat awal dan akhir menjadi dibutuhkan pada setiap paket. Pada header IPv4, ketika paket di pecah-pecah, ada field untuk menyimpan urutan antarpaket. Namun, field tersebut tidak terpakai apabila paket tidak terpecah. 6 | CHIP | NETWORKING Header pada IPv6 terbagi dua jenis, yaitu field yang dibutuhkan pada setiap paket disebut header dasar dan field yang tidak selalu diperlukan pada setiap paket disebut header ekstensi. Header dasar selalu ada pada setiap paket, sedangkan header ekstensi atau tambahan hanya jika diperlukan diselipkan antara header dasar dengan data. Otomatisasi berbagai setting atau Stateless-less auto-configuration (plugplay) address pada IPv4 pada dasarnya statis terhadap host. Biasanya, diberikan secara berurut pada host. Memang saat ini, hal di atas bisa dilakukan secara otomatis dengan menggunakan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol), namun pada IPv4 hal tersebut merupakan fungsi tambahan saja, sebaliknya pada IPv6, fungsi untuk men-setting secara otomatis disediakan secara standar dan merupakan defaultnya. Pada setting otomatis ini terdapat dua cara tergantung dari penggunaan address, yaitu setting otomatis stateless dan statefull. Pada setting otomatis stateless tidak perlu menyediakan server untuk pengelolaan dan pembagian IP address, hanya mengkonfigurasi router saja dimana host yang telah tersambung di jaringan dari router yang ada pada jaringan tersebut memperoleh prefix dari address dari jaringan tersebut. Kemudian host menambah pattern bit yang diperoleh dari informasi unik terhadap host, lalu membuat IP address sepanjang 128 bit, dan menjadikannya sebagai IP address dari host tersebut. Pada informasi unik bagi host ini, digunakan antara lain address MAC dari jaringan interface. Pada setting otomatis stateless ini dibalik kemudahan pengelolaan, pada Ethernet atau FDDI karena perlu memberikan paling sedikit 48 bit (sebesar address MAC) terhadap satu jaringan, memiliki kelemahan yaitu efisiensi penggunaan address yang buruk. Setting otomatis statefull adalah cara pengelolaan secara ketat dalam hal range IP address yang diberikan pada host dengan menyediakan server untuk pengelolaan keadaan IP address, dimana cara ini hampir mirip dengan cara DHCP pada IPv4. Pada saat melakukan setting secara otomatis, informasi yang dibutuhkan antara router, server dan host adalah ICMP (Internet Control Message Protocol) yang telah diperluas. ICMP dalam IPv6 ini, termasuk pula IGMP (Internet Group management
  7. 7. KESIMPULAN Ruang Alamat yang Terbatas Header IPv6: Mempunyai struktur header dasar yang berbeda dengan struktur header IPv4 Protocol) yang dipakai pada multicast padaIPv4. Arsitektur Pengalamatan IPv6 Alamat IPv6 terbagi atas tiga jenis, yang dimaksudkan sebagai pengenal pada satu atau lebih interface, yaitu : - Unicast Address Alamat ini ditetapkan sebagai sebuah alamat yang bersifat global, seperti alamat untuk provider, geografis, link lokal maupun site lokal. Paket yang dikirimkan ke alamat unicast adalah paket yang dikirim ke sebuah interface yang di identifikasi oleh alamat tersebut. - Multicast Address Pengindentifikasi untuk sekumpulan interface (umumnya milik node yang berbeda). Paket yang dikirim ke alamat ini adalah paket yang dikirimkan ke semua interface yang diidentifikasi oleh alamat tersebut. - Anycast Address Pengidentifikasi untuk sekumpulan interface (umumnya milik node yang berbeda). Paket yang dikirim ke alamat ini adalah paket yang dikirimkan ke salah satu dari sekumpulan interface yang diidentifikasi oleh alamat tersebut. Representasi alamat pada IPv6 ada beberapa macam, yaitu : - Model x:x:x:x:x:x:x:x x adalah nilai berupa heksadesimal 16 bit dari porsi alamat. Karena terdapat 8 buah 'x', jumlah total = 816 = 128 bit. Contohnya: FEDC:BA98:7654:3210:FEDC:BA98:7654:3210 - Jika format pengalamatan IP mengandung kumpulan group 16 bit bernilai '0', maka direpresentasikan dengan ::. Contohnya: 3FFE:0:0:0:0:0:FE56:3210 dapat direpresentasikan menjadi 3FFE::FE56:3210 - Model x:x:x:x:x:x:d:d:d:d d adalah alamat IPv4 32 bit. Contohnya: 0:0:0:0:FFFF:13.1.68.3 direpresentasikan menjadi ::FFFF:13.1.68.3. Mekanisme Transisi IPv4 ke IPv6 Teknologi Internet saat ini menggunakan protokol IPv4. Pada praktiknya, pada infrastruktur yang ada sekarang sangat sulit untuk melakukan transisi protokol dari IPv4 ke IPv6 sekaligus. Salah satu mekanisme yang dikembangkan untuk transisi ini adalah tunneling dan virtual ethernet. Keduanya memungkinkan Perkembangan teknologi informasi dan perangkat elektronik yang menggunakan alamat IP dalam membentuk suatu jaringan global mengakibatkan alokasi ruang alamat protokol Internet versi 4 semakin berkurang, bahkan mendekati batas akhir kemampuannya dalam pengalokasian ruang alamat. IPv6 yang merupakan protokol baru dirancang untuk dapat menggantikan posisi Internet protokol versi 4 karena keterbatasan pengalokasian ruang alamat. Selain itu pula alasan lain yang mendorong munculnya pengembangan IPv6 ini adalah untuk memiliki ruang alamat yang besar (diameter galaksi), mendukung penyusunan alamat secara terstruktur, memungkinkan Internet berkembang, dan kemampuan routing baru yang tidak dimiliki IPv4. IPv6 memiliki alamat anycast yang dapat digunakan untuk pemilihan route secara efisien dan mekanisme penggunaan alamat secara lokal yang memungkinkan instalasi secara plug play. Untuk informasi mengenai IPv6, CHIP menyarankan Anda untuk mengakses website 6BONE (http://www.6bone. net). Pada website ini, Anda bisa mendapatkan informasi mengenai status dan hasil riset dari berbagai partisipan yang tergabung di 6BONE ini. Selain itu, Anda bisa mendapatkan informasi mengenai IPv6 dengan mengunjungi website berikut. - http://www.6ren.net - http://www.6tap.net - http://www.ipv6.org - http://www.ipv6forum.com transisi secara bertahap dari protokol IPv4 ke IPv6 tanpa mengubah infrastruktur yang ada. Tunneling. Mekanisme tunneling memungkinkan mesinmesin komputer berbasis protokol IPv6 dapat berkomunikasi dengan memanfaatkan infrastruktur jaringan Internet berbasis IPv4 yang ada. Secara virtual, jaringan berbasis IPv6 akan berdiri pada infrastruktur jaringan IPv4 yang ada. Setiap host yang menggunakan mekanisme ini harus merupakan dual stack host, yaitu host yang mendukung IPv6 sekaligus IPv4. Paket IPv6 yang akan dikirimkan ke host IPv6 yang lain melalui infrastruktur jaringan IPv4 akan dibungkus dalam paket IPv4. Kemudian, paket IPv4 yang mengandung paket IPv6 dapat dikomunikasikan melalui infrastruktur jaringan IPv4. Pada sisi lain, host IPv6 sebagai penerima paket IPv4 yang berisikan paket IPv6, melakukan dekapsulisasi terhadap paket IPv4 yang di terima. Virtual ethernet. Mekanisme yang baru-baru ini dikembangkan adalah mekanisme virtual ethernet (vet) atau mekanisme 6to4 . Mekanisme ini digunakan agar host yang diimplementasikan IPv6 dapat berkomunikasi dengan host diimplementasikan IPv6 lainnya melalui jaringan (route) IPv4 yang ada. Mekanisme 6to4 memungkinkan transisi ke IPv6 dengan lebih baik dan lebih cepat karena tunnel tidak dikonfigurasi secara eksplisit. Mekanisme 6to4 ini diimplementasikan terutama pada border router. Tunnel dikonfigurasi secara otomatis dengan menggunakan virtual ethernet (vet). Pada dasarnya, hal itu dilakukan dengan menjadikan vet sebagai link-layer dari IPv6 dan IPv4 akan menjadi link-layer dari vet. Irvan Nasrun | CHIP | NETWORKING | 7
  8. 8. TIPS CCNA Tips Ujian Sertiftikasi CCNA Menjadi Ahli Jaringan Teknologi jaringan yang semakin maju menuntut pengetahuan yang lebih untuk dapat menggunakannya secara maksimal. Untuk menjadi seorang ahli dalam jaringan, Cisco menawarkan jalannya dengan cara mengambil sertifikasi Cisco Certified Networking Associate (CCNA). Pada artikel ini, CHIP akan menunjuk jalan yang ditawarkan oleh Cisco tersebut untuk Anda. Kemajuan teknologi informasi dan komputer merupakan hal yang wajar dan terus-menerus terjadi dan berbagai macam teknologi baru bermunculan yang bertujuan mengatasi beragam masalah atau kebutuhan yang ada. Salah satu teknologi yang semakin banyak dipakai oleh banyak perusahaan baik besar maupun kecil adalah jaringan komputer atau biasa disebut networking. Teknologi ini memiliki cakupan yang sangat luas dan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan yang ada. Salah satu jalan untuk dapat menjadi sumber daya manusia yang tangguh di bidang networking adalah dengan mengambil sertifikasi di bidang networking, baik sertifikasi yang bertaraf lokal, nasional, ataupun internasional. Dari segi biaya, sertifikasi internasional akan lebih mahal daripada lokal. Namun, selain lebih “bergengsi sertifikasi ini lebih dikenal dan diakui kredibilitasnya oleh berbagai perusahaan terutama perusahaan asing sehingga kemampuan pemegang sertifikasi tersebut dapat lebih diakui. Salah satu contoh sertifikasi internasional pada bidang networking adalah CCNA (Cisco Certified Networking Associate ) yang merupakan satu dari sekian banyak sertifikasi networking yang ditawarkan oleh Cisco. Cisco sendiri merupakan perusahaan yang sudah berpengalaman di bidang networking, terutama pada infrastruktur hardware, seperti router dan switch serta software pendukungnya. Berikut akan dikupas beberapa hal untuk mendalami networking melalui CCNA. Hal ini tidak berarti bahwa CHIP menyarankan bahwa sertifikasi CCNA adalah solusi yang paling tepat dan baik, akan tetapi CHIP mengharapkan artikel ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi mereka yang hendak menggeluti bidang networking. k Sertifikasi tidak harus dengan kursus Ujian untuk mengambil sertifikasi CCNA memang sudah banyak ditawarkan di berbagai training center, dan kebanyakan sudah dipaketkan dalam program kursus sehingga otomatis biaya menjadi lebih besar. Walaupun ada beberapa training center yang hanya menawarkan fasilitas kursus saja, biayanya tetap relatif besar. Jika uang merupakan masalah, otodidak atau belajar dengan teman atau orang yang lebih ahli dapat menjadi pilihan. Namun jika keadaan keuangan memungkinkan maka mengikuti sebuah kursus dapat memberikan nilai tambah tersendiri. Fasilitas hardware untuk praktek langsung serta instruktur yang tersedia pada training center dapat berdampak 8 | CHIP | NETWORKING positif bagi kemajuan proses pembelajaran. Bagi mereka yang otodidak, sertifikasi CCNA dapat diperoleh dengan mengikuti ujian sertifikasi internasionalnya. Jadi baik otodidak atau mengikuti kursus tetap harus mengambil ujian sertifikasi. Dalam menentukan tempat kursus, pilihlah training center yang memiliki instruktur yang berpengalaman, bukan hanya bersertifikasi CCNA serta memiliki perangkat penunjang yang lengkap dan dengan jumlah yang memadai. Hal ini penting karena instruktur yang berpengalaman biasanya dapat menjelaskan materi yang ada dengan lebih mengena tidak hanya teori ataupun textbook-based saja. Perangkat yang lengkap dengan jumlah memadai akan memperlancar dan mempermudah proses belajar secara praktik. Jika hendak otodidak, disarankan memiliki bahan yang memadai baik kurikulum ataupun buku-buku serta sarana bertanya yang tepat, bisa kepada teman yang memahami atau kepada berbagai mailing-list yang berhubungan dengan Cisco terutama CCNA. Semuanya ini agar proses belajar dapat berlangsung dengan lancar. Berikut nama-nama training center CCNA di Jakarta, yaitu: Binus Center, Inixindo, Immanance IT Center, untuk lebih detailnya dapat melihat box referensi. Beberapa dari training center ini tidak hanya memberikan kursus tapi juga ujian untuk sertifikasi CCNA. Materi dan Kurikulum langsung dari Cisco Kurikulum pembelajaran CCNA dikeluarkan oleh Cisco sendiri, dimana materinya selalu direvisi tiap waktu tertentu. Jika kurikulumnya sudah tidak update lagi, maka Cisco mengeluarkan versi yang lebih baru. Saat ini, kurikulumnya sudah mencapai versi 3 - semakin tinggi angkanya semakin baru kurikulumnya - yang merupakan kurikulum versi 2 yang mengalami penambahan materi. Pada kurikulum versi 3 ini memuat beragam materi teori dan materi praktikum yang terbagi dalam empat semester pembelajaran. Secara garis besar, materinya dapat dijabarkan sebagai berikut: semester satu memuat teori-teori networking dasar serta cara pengaturan kabel LAN, semester dua memuat pengenalan dan beberapa metode konfigurasi router, semester tiga memuat pengenalan dan metode konfigurasi pada switch, dan semester empat memuat konfigurasi router yang lebih mengarah kepada WAN.
  9. 9. TIPS CCNA Daftar website yang dapat membantu studi: http://www.testking.com/ k Contoh soal sertifikasi CCNA dari testking http://www.routersim.com/ k Software simulator router http://www.boson.com k Software simulator router http://www.certificationking.net/ k Soal-soal sertifikasi CCNA dari certificationking http://www.real-questions.com/ k Contoh-contoh soal CCNA dari real-questions http://groups.yahoo.com/group/indocisco/ k Mailing list komunitas pengguna Cisco di Indonesia Pada masing-masing semester sudah disertakan materi praktikum yang disesuaikan dengan teorinya dan soal-soal latihan untuk mengevaluasi pemahaman materi. Penguasaan konsep awal sangat membantu Dalam mempelajari materi-materi CCNA terutama semester pertama, penguasaan atau pemahaman tentang teori-teori yang diajarkan seperti OSI 7 layer dan TCP/IP, akan sangat membantu pemahaman pada bagian-bagian selanjutnya, walaupun pada awalnya konsep-konsep yang diajarkan akan terasa teoritis dan membingungkan terutama bagi yang awam sama sekali tentang jaringan. Dengan mengikuti praktikum maka selain berguna untuk meningkatkan kemampuan konfigurasi juga dapat membantu pemahaman teori. Teori atau konsep dapat dipelajari atau dimengerti sendiri secara otodidak, namun ilmu yang hanya bisa didapat dari praktikum dapat menjadi hambatan bagi mereka yang belajar secara otodidak. Kemampuan untuk dapat mengkonfigurasi switch dan router Cisco tipe tertentu sampai pada tingkat tertentu merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki jika hendak menjadi seorang CCNA, sehingga praktik mengkonfigurasi perangkat tersebut sangat penting. Bagi mereka yang belajar mengkonfigurasi kedua perangkat tersebut secara otodidak, maka salah satu alternatif adalah membeli perangkat sendiri namun harganya tentu saja tidaklah murah terutama yang baru, atau dapat juga menggunakan program simulator yang ada seperti RouterSim atau Boson Router Simulator. TIPS Melalui jalan pintas Dalam mempelajari materimateri CCNA, hardware router dan switch yang digunakan juga bermerk Cisco, karena kurikulumnya berdasarkan pada hardware Cisco itu sendiri. Perbedaan mendasar dengan merek lain pada hardware sejenis adalah pada sintaks atau perintah untuk mengkonfigurasinya, sedangkan cara dan teorinya tetap sama. Bagi perangkat yang menggunakan konfigurasi berbasiskan web - GUI konfigurasi bisa dilakukan dengan beberapa klik saja. Testking atau contoh soal semacamnya memang berguna untuk latihan atau ujicoba kemampuan tapi sering kali disalahgunakan sebagai bocoran soal atau semacamnya sehingga mengandalkan soal-soal itu untuk belajar dan menghafalkannya dengan harapan akan keluar soal yang sama. Hal ini tentu saja sangat merugikan peserta karena dengan menghafal saja belum tentu benar-benar mengerti akan permasalahannya dan pada saat ujian sertifikasi CCNA soalnya akan berbeda sehingga peserta akan kebingungan. Ujian pengambilan sertifikasi CCNA dilakukan dengan bantuan lembaga penguji internasional Thomson Prometric yang bertugas untuk mengatur soal dan keamanan pada saat ujian sehingga kecurangan sulit dilakukan. lainnya. Hal ini penting karena keduanya memiliki beberapa perbedaan konfigurasi sesuai dengan protokol yang digunakan. Hal yang sama juga berlaku untuk switch, sehingga menggunakan simulator adalah solusi yang murah meriah, jika mengikuti sebuah kursus maka otomatis dapat berlatih konfigurasi selama masa kursus. Membeli perangkatperangkat tersebut selain membutuhkan biaya lebih juga bukanlah keputusan yang paling tepat, sebab setelah selesai dan lulus mengambil sertifikasi, alat-alat ini praktis akan menjadi kurang berguna lagi karena dalam lapangan pekerjaan yang ada belum tentu menggunakan tipe router ataupun switch yang serupa. Tujuan dari praktikum Simulator sebagai alat Bantu belajar Program simulasi memang tidaklah sesempurna yang aslinya, tapi setidaknya dapat cukup menggantikan beberapa fungsi utama perangkat yang hendak dikonfigurasikan. Tentu saja hardware yang sesungguhnya memiliki beragam feature tambahan yang dapat dicoba satu persatu untuk menambah pengalaman. Namun, dana yang dikeluarkan tidaklah sedikit mengingat untuk berlatih konfigurasi routing saja dibutuhkan setidaknya tiga buah router agar dapat berlatih mengkonfigurasi routing packet data dari satu router ke router lain baik bersebelahan ataupun melewati router 10 | CHIP | NETWORKING Sebagai alat bantu : Program simulasi dapat membantu dalam belajar membuat konfigurasi sampai pada batas tertentu.
  10. 10. konfigurasi switch dan router lebih sebagai latihan untuk memahami cara mengkonfigurasi router dan switch secara umum berdasarkan teori-teori yang ada. Buku dan contoh soal sebagai pelengkap materi Ada banyak macam buku-buku yang membahas mengenai CCNA baik lokal maupun asing yang dapat membantu untuk melengkapi materi belajar yang ada. Akan lebih baik menggunakan buku-buku yang memiliki pembahasan dengan lengkap sehingga tidak perlu repot-repot menggunakan banyak buku. Sebagian dari buku-buku tersebut diterbitkan oleh Cisco press dan ditulis oleh orang-orang yang sudah berpengalaman dalam networking terutama Cisco. Dalam memilih buku, sesuaikan dengan kode ujian yang akan diambil. Cisco menggunakan kode angka untuk membedakan masing-masing ujian sertifikasi dari Cisco. Saat ini, ujian sertifikasi CCNA menggunakan kode 640-801. Carilah buku-buku atau panduan yang membahas materi untuk ujian dengan kode yang sama agar mendapat hasil maksimal. Selain buku, untuk membantu dalam pengambilan sertifikasi biasanya ada yang memanfaatkan contoh-contoh soal yang dikeluarkan lembaga studi luar negeri seperti testking. Soal-soal ini berguna untuk melakukan simulasi tes sertifikasi untuk mengetahui sampai sejauh mana pemahaman kita akan materi CCNA sebelum mengambil ujian sertifikasi. Namun, bukan berarti soal-soal testking tersebut merupakan bocoran karena lebih ditujukan sebagai latihan saja. Untuk dapat dikatakan layak mendapat sertifikasi CCNA, maka seseorang harus memiliki nilai tes paling kecil 850 dari nilai maksimal 1.000. Kekurangan satu point saja akan berakibat gagalnya memperoleh sertifikasi tersebut. Penilaian jawaban dilakukan oleh komputer pada saat halaman soal berganti ke soal berikutnya. Tidak ada kesempatan kedua ataupun fasilitas back, sehingga peserta harus sudah yakin akan jawabannya karena tidak ada kesempatan untuk memperbaiki jawaban yang sudah dijawab. Nilai pun langsung keluar pada saat ujian selesai dikerjakan, sehingga peserta langsung tahu apakah dia berhasil Contoh soal ujian: Soal-soal seperti dari Testking ini bukan bocoran soal tapi sebagai try-out ujian. REFERENSI Tempat Training dan Buku Inixindo Telp:021-57940868 http://www.inixindo.co.id Bina Nusantara Center 021- 534 5830 http://www.binuscenter.com CNAP Rawamangun (SMK 26) Tlp. 4786 6315, http://cnapjaktim.bagus.net/ Buku berbahasa Inggris CCNA: Cisco Certified Network Associate Study Guide, 5th Edition (640-801), Todd Lammle, Sybex. CCNA Certification Library (CCNA Self-Study, exam #640801), Wendell Odom. Buku berbahasa Indonesia CNAP MIPA UI http://www.fisika.ui.ac.id/~cn ap/curriculum.html Cisco Certified Network Associate Study Guide, Todd Lammle, Elex Media Komputindo. Immanance IT Center 021 5667992 http://www.immanance.com Harga: Rp 189.800 CNAP ITB LabTek 8 lt.4 Jl. Ganesa 10, Bandung Be-Logix Bandung 022-4221130 www.be-logix.com Belajar Sendiri Cisco Router Edisi Baru, Hendra Wijaya, Elex Media Komputindo. Harga: Rp 42.800 Mengupas Tuntas Cisco Router, Rahmat Rafiudin, Elex Media Komputindo. Harga: Rp 39.800 mendapatkan sertifikasi CCNA atau tidak. Jika berhasil, maka sertifikat akan dikirim langsung dari Cisco dalam waktu satu bulan ke alamat yang sudah dicantumkan sebelumnya. Sertifikasi ini memang meliputi suatu keahlian khusus, namun untuk menjadi seorang yang bisa memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja networking dengan mantap, diperlukan kemampuan di bidang lainnya seperti OS dan hardware komputer karena hal-hal itu memang saling berkaitan dan mendukung satu dengan lainnya. Aditya Hendra, Penulis@CHIP.co.id Materi di Internet: Materi CCNA dengan tampilan web sehingga bisa berupa online ataupun offline. | CHIP | NETWORKING | 11
  11. 11. AKTUAL Software Dalam CD Software Dalam CD Software Jaringan Terbaik Dalam CD terdapat koleksi lengkap software jaringan baik dalam versi freeware, shareware maupun versi demo. Terdapat pula satu software full version yang dapat Anda temukan dalam CD CHIP Spesial kali ini. Diharapkan semua software ini dapat membantu Anda dalam mengelola jaringan menjadi lebih mudah. CD CHIP Spesial menyediakan segalanya untuk mempermudah pekerjaan seorang administrator jaringan. Lebih dari puluhan tool antara lain untuk remote-maintenance, analisa jaringan dan remote control, atau port scanner yang dapat menemukan kelemahan atau lubang keamanan pada jaringan, tersedia dalam versi freeware atau shareware. k Tool Full Version yang sangat berguna Dalam edisi ini, CHIP memberikan sebuah aplikasi full version yang akan sangat membantu dalam pengelolaan sistem operasi Windows Anda. Aplikasi dengan versi terbaru ini adalah Ashampoo Winoptimizer Platinum Suite. Aplikasi ini memiliki delapan feature utama, seperti: Registry Cleaner, Drive Cleaner, Internet Cleaner, File Associator, Internet Tuner, DLL Clearner, File Wiper, dan Start Up Tuner. Dari nama feature-feature yang ditawarkan, Anda pasti sudah mengerti bahwa aplikasi ini akan membantu dalam hal mengoptimalisasi sistem operasi Anda dengan cara membuang file-file yang tidak berguna dalam hard disk yang sering menjadi penyebab utama sistem operasi semakin lama semakin lambat. Tidak hanya sistem operasi saja yang mendapat peningkatan kinerja, bahkan akses Internet juga dituning agar Anda dapat berselancar lebih cepat. Selain feature optimalisasi di atas, terdapat pula feature yang membantu Anda memblok spammer dan juga iklan yang sangat menggangu saat mengakses Internet. Dan terdapat feature File Wiper yang berfungsi untuk menghapus data dalam hard disk Anda, 100% sampai tidak bisa di-recover lagi. Ini berguna bila ingin menjual atau memberikan hard disk Anda ke pihak lain. WORKSHOP Menghapus data secara aman dengan OO SafeErase Data seperti data keuangan dan informasi perusahaan sudah tentu tidak boleh sampai jatuh ketangan yang salah. Oleh karena itu OO SafeErase membantu dalam menghapus file-file tersebut hingga tidak dapat di-recover lagi. Dengan demikian hacker ataupun pencuri data tidak memiliki kesempatan untuk mencuri data tesebut. Memilih file yang akan dihapus: Tool tidak dapat dijalankan melalui Start Menu Program. Namun Anda dapat menggunakannya melalui klik kanan pada file yang ingin Anda hapus, lalu pilih 'Securely Erase' dalam menu konteks. Tips: Apabila Anda mengklik pada Recycle Bin, maka isi di dalamnya juga akan dihapus oleh OO SafeErase. 1 12 | CHIP | NETWORKING Setting tingkat keamanan: Dalam window 'Confirm safe erase' klik pada 'Settings'. Dengan slider itu, Anda dapat mengatur tingkat keamanan yang diinginkan. Pilih 'Highest Security' untuk data yang sangat sensitif dan konfirmasikan dengan 'OK'. 2 Menghapus file dengan aman: Selanjutnya, dalam window 'Confirm safe erase' konfirmasi lagi dengan 'Yes' untuk memulai proses penghapusan. Akan muncul jendela lain yang menunjukkan laju proses dengan balok status. Setelah SafeErase menghapus file tersebut, klik 'Close' untuk mengakhiri program. 3
  12. 12. ANALISA | NETWORK STUMBLER Menganalisa jaringan Wireless ADMINISTRATION | PROFILE MAKER k Others Mengelola group policy Feature: k Memperluas group policy k Mengkonfigurasi registry dan setting Microsoft Office k Pelacakan alur Keterangan: Semakin banyak jaringan modern dikelola melalui group policy. AutoProf Policy Maker memungkinkan pengelola jaringan mengatur banyak konfigurais pada desktop misalnya konfigurasi Microsoft Office, profile Outlook, atau registry secara remote. Melalui pelacakan alur, pencarian kelemahan dan kesalahan dalam jaringan menjadi lebih mudah. Tool ini tepat untuk Windows 9x dan sistem NT yang tidak memiliki tool untuk mengatur group policy. Tips: Bagi Anda yang cukup mahir dapat menggunakan perintah mode DOS (command line) untuk menjalankan beberapa fungsi tertentu. REMOTE | REAL VNC Remote Control gratis Feature: k Mendeteksi jaringan wireless k Melacak jumlah Hotspot k Menganalisa aktivitas jaringan wireless Keterangan: Aplikasi ini dapat membantu Anda dalam mengenal jaringan wireless pada suatu daerah tertentu , selain itu hasil analisa tersebut ditampilkan secara grafis. Tips: Anda dapat menggunakan script tertentu untuk meningkatkan fungsi aplikasi ini. k Monitoring Feature: k Kendali remote-desktop k Tak tergantung platform k Java-Viewer terintegrasi Keterangan: Real VNC memungkinkan interaksi antar PC melalui Internet. Karena tool ini bekerja tanpa tergantung platform, maka Anda dapat mengelola sebuah PC Linux dari PC Windows Anda. Tips: Anda dapat menggunakan Java Viewer untuk mengendalikan sebuah remote-desktop melalui browser tanpa perlu meng-install aplikasi VNC ini. k Monitoring SECURITY| SP MANAGER UTILITY | PUTTY ANALISA | ETHEREAL ANALISA | NETCAT Mengelola Windows Update Remote Control untuk PC lain Analisa lengkap jaringan Pencarian kesalahan dalam jaringan Feature: k Membagi file update Windows dalam jaringan k Pengenalan otomatis k Support beberapa software Microsoft Keterangan: SP Manager melakukan instalasi otomatis security update bagi PC dalam jaringan. Aplikasi ini akan melakukan sinkronisasi secara periodik dengan meng-update dari website Microsoft. Tips: Di bawah 'Product Info' pilih produk Microsoft untuk menampilkan hotfixes dan info di web. k Security Feature: k Perawatan jarak jauh mudah k Koneksi terenkripsi k Profil koneksi Keterangan: Dengan Putty, Anda dapat mengendalikan PC lain dalam jaringan lokal. Anda dapat bekerja pada PC jaringan tersebut seakan Anda duduk langsung di depannya. Putty mendukung protokol jaringan SSH, Telnet, dan Rlogin. Tips: Melalui 'putty-cleanup' Anda dapat menghapus file dan entri registry yang dibuat oleh Putty saat Anda mengakses PC dalam jaringan. k Utility Feature: k Analisa dan pencarian kesalahan k Menangkap paket data yang berada di jaringan k Mengenal lebih dari 683 protokol Keterangan: Ethereal menawarkan analisa jaringan yang sangat detail pada level protokol. Ia mendukung lebih dari 683 protokol jaringan, antara lain Virtual LAN dan IPv6. Tips: Hasil output dari aplikasi ini bisa dalam format teks (.txt) maupun PostScript®. k Monitoring Feature: k Menguji koneksi jaringan k Komponen client-server k Profil koneksi Keterangan: Dengan Netcat, Anda dapat menganalisa koneksi jaringan dan mentransfer data. Tool ini menulis dan membaca data dengan bantuan protokol TCP/UDP. Aplikasi ini dioperasikan melalui Command Prompt. Tips: Untuk menampilkan header sebuah website, dengan 'nc -v www.namawebsite.com 80', tuliskan 'GET/HTTP /1.0', lalu beberapa kali [Enter]. k Monitoring | CHIP | NETWORKING | 13
  13. 13. AKTUAL Software Dalam CD ADMIN | EMCO REMOTE SHUTDOWN Mematikan PC melalui jaringan MOBILE | MULTINETWORK MANAGER k Others Konfigurasi jaringan secara otomatis Feature: k Mengatur konfigurasi LAN k Mengelola printer jaringan k Mencatat status sistem Keterangan: Bila notebook sering dihubungkan dengan berbagai jaringan, setiap kali berpindah jaringan maka konfigurasi juga harus diubah agar dapat mengakses resources jaringan. Dengan Multinetwork Manager, Anda akan dimudahkan dengan sebuah wizard untuk membuat profil jaringan, di mana komponen seperti setting IP, printer jaringan, VPN, atau proxy dapat Anda tetapkan terlebih dulu. Dengan AutoDiscovery, Anda dapat memilih perubahan setting jaringan sesuai dengan profil yang Anda simpan. Tips: Akses menuju Internet akan sangat mudah dengan memilih pilihan 'Basic' di bawah pilihan 'Create Profile'. INFO | ADVANCED REMOTE INFO PING | MAGIC NETTRACE Info mengenai setiap PC jaringan Pencarian jejak web dengan nyaman Feature: k Analisa PC jaringan k Mengenali hardware dan software k Fungsionalitas batch Keterangan: Advanced Remote Info menampilkan info yang cukup detail seluruh komponen PC yang ada dalam jaringan, antara lain nama PC, data BIOS, dan info hardware untuk graphics card atau prosesor. Tips: Melalui “Batch | Batch Scan” Anda dapat menganalisa beberapa PC dalam sekali jalan. k Monitoring Feature: k Trace-routing k WHOIS-Lookup k Menemukan lokasi ICQuser Keterangan: Magic Nettrace menggabungkan tool 'ping', 'whoIs', dan 'nettrace'. Dengan program ini, kesalahan koneksi mudah diketahui, pengirim junk mail dapat dilacak, dan letak geografis sebuah server web dapat diketahui. Tips: Aplikasi yang terintegrasi dengan ICQ ini memungkinkan Anda mengetahui alamat IP dari pengguna ICQ tersebut. k Utility 14 | CHIP | NETWORKING Feature: k Mematikan PC jaringan k Pengoperasian mudah k Mengirimkan pesan sebelum shutdown Keterangan: Dengan tool ini memungkinkan seorang administrator jaringan dapat dengan mudah mematikan komputer dalam jumlah banyak hanya dengan duduk didepan komputernya. Tips: Komputer client tidak perlu di-install aplikasi apapun agar dapat dikendalikan oleh admin dari komputernya. k Utility SECURITY | OUTPOST PERSONAL FIREWALL Menjaga keamanan komputer Feature: k Mampu mendeteksi berbagai jenis serangan k Pengawasan setiap saat k Penyaringan paket-paket yang ada dalam jaringan Keterangan: Firewall ini telah terbukti mampu mendeteksi berbagai jenis serangan seperti zombie dan serangan remote lainnya. Tips: Aplikasi tambahan Log Viewer telah dikelompokan agar mudah untuk mencari informasi yang diinginkan. k Utility ADMIN | IDEAL ADMINISTRATION Mengelola domain dengan mudah Feature: k Pengelolaan domain k Mengendalikan Exchange server k Mentransfer settings Keterangan: Dengan tool ini, Anda dapat mengelola setting Active Directory, file sharing, account pengguna, dan banyak lainnya. Semua data account disimpan dalam sebuah file teks pada sebuah PC. Tips: Melalui “Migration | Migration Wizard ...” konfigurasi dapat ditransfer dengan mudah ke PC lain. k Monitoring SERVER | DHCP TURBO Server DHCP gratis Feature: k Software DHCP-server k Pembagian IP otomatis k Untuk maksimal 5 PC Keterangan: DHCP Turbo menyediakan sebuah server DHCP yang melakukan pembagian alamat IP dalam jaringan secara otomatis. Dengan demikian, Anda tidak perlu mengatur setting untuk setiap client. Tips: Bila diperlukan, Anda dapat memberi alamat IP statik kepada PC yang ada di jaringan melalui “'File | New| Reservation”. k Utility
  14. 14. TEST | NETIO Menghitung kecepatan jaringan REMOTE | REMOTE TASK MANAGER k Monitoring Bekerja pada remote PC Feature: k Remote-control k Mengubah setting keamanan k Event-Viewer Keterangan: Tool ini merupakan pusat pengoperasian untuk mengendalikan remote client. Dengan tampilan yang terstruktur jelas, beberapa proses baru dapat ditambah, service dapat di-start atau dihentikan, setting keamanan dapat diubah, dan aplikasi pada remote MSI | WININSTALL LE Mengedit paket Windows-Installer Feature: k Mengedit paket MSI k Membuat MSI sendiri k Pembagian software mudah Keterangan: Dengan freeware Wininstall LE 2003, Anda dapat mengimpor dan mengedit paket Microsoft Windows Installer (MSI) dengan cepat dan intuitif. Discover Wizardnya mempermudah pembuatan paket installer sendiri. Tips: Permintaan registrasi yang sering salah selama instalasi dapat Anda atasi dengan menonaktifkan semua koneksi jaringan dan Internet. k Others PC dapat diakhiri. Melalui Event Viewer, Anda dapat mengamati semua yang terjadi pada sebuah client dengan nyaman. Remote Task Manager juga memungkinkan Anda melakukan instalasi dari jarak jauh (remote installation). Tips: Melalui fungsi Performance Monitor, Anda bisa mendapatkan informasi mengenai kinerja CPU dan pembebanan RAM di client. ADMIN | ADVANCED ADMINISTRATIVE TOOLS Tool dan analisa keamanan Feature: k Port-scanner terintegrasi k Verifikasi alamat mail k WHOIS, link-analyzer Keterangan: Tool Advanced Administrative mempermudah pencarian celah keamanan dalam jaringan, memungkinkan beberapa analisa, dan uji koneksi misalnya validitas sebuah alamat email. Tips: Di multiproxy.org terdapat list proxy yang dapat diperiksa oleh proxy-analyzer. k Others ADMIN | ADMWIN Paket lengkap untuk manajemen jaringan Feature: k Analisa arus data k Menguji beberapa ukuran paket k Untuk TCP, UDP, NetBIOS Keterangan: NetIO menghitung kecepatan jaringan. Untuk itu, paket data dalam berbagai ukuran dikirimkan antara client dan server. Yang didukung: TCP, UDP, dan NetBIOS. Tips: Untuk mengirim data dengan TCP, jalankan server melalui 'win32-1386 -s -t' dan client melalui 'win32-1386 -t nama server'. Feature: k Remote-Administration k Menampilkan info jaringan k Setup dengan kendali script Keterangan: Paket AdmWin ini menyediakan lima tool manajemen jaringan Windows dan Novell. Dengan tool ini, informasi pengguna, password, sharing, dan keanggotaan kelompok dapat disesuaikan. Tips: Script untuk menjalankan action pada beberapa PC Anda temukan di bawah 'Help| SetupBatcher| Examples'. k Utility k Others PROXY | JANA-SERVER 2 LAN-CHAT | REALPOPUP Server proxy yang lengkap Komunikasi dalam LAN dengan mudah Feature: k Konfigurasi mudah k Mail-server terintegrasi k Server HTTP dan FTP Keterangan: Jana Server mengatur akses Internet kepada pengguna LAN. Mail server yang terintegrasi memungkinkan pengiriman email antar-client dalam jaringan. Juga terintegrasi: Server Web dan FTP, serta server DNS untuk jaringan lokal. Tips: Alamat http://127.0.0.1:2506/jana.admin' memberi akses langsung pada menu konfigurasi. k Internet Feature: k Mengirim teks dalam LAN k Penerimaan tanpa instalasi k Links dalam pesan Keterangan: RealPopUp mampu mengirim pesan dalam LAN. Kompatibel dengan layanan pesan Windows dan tool messaging Windows 9x. Pesan juga bisa disampaikan ke PC yang tidak memiliki instalasi tool ini. Tips: Di bawah 'Program | Options| User and Groups,' tentukan siapa yang akan dikontak dengan WinPopUp (pengguna tanpa RealPopUp). k Others | CHIP | NETWORKING | 15
  15. 15. PRAKTEK Perancangan INDEKS | TES PRAKTEK Tips Belanja Perangkat LAN 22 Panduan Membeli Hardware LAN: Memandu Anda membeli perangkat LAN dengan benar dan tepat. Tes: W-LAN Router 28 CHIP menguji beberapa router W-LAN yang dapat dijadikan panduan untuk membeli perangkat ini. Jaringan Pertama Anda 34 Panduan lengkap untuk membangun jaringan pertama Anda. OS untuk Jaringan 38 Windows, Linux atau sebaiknya memilih Macintosh? Fungsi utamalah yang menentukan. Mengkonfigurasi PC Client 42 Anda dapat membuat konfigurasi network untuk client yang sesuai dengan kebutuhan. Membagi Sumber Daya Microsoft telah memperbaiki feature keamanan pada sistem operasi server terbaru mereka. Dibandingkan dengan Windows 2000, Administrator harus beradaptasi dengan banyak hal, terutama saat instalasi software. Workshop berikut ini mempermudah kerja Anda. 48 CHIP akan menunjukkan kepada Anda, bagaimana membagi sumber daya jaringan seperti printer. Penguasa Jaringan 54 CHIP akan menunjukkan bagaimana meng-install Windows 2003 Server secara optimal. Layanan E-mail Jaringan Lokal 60 Anda dapat membangun sebuah Mail server untuk jaringan internal di Windows Server 2003. Berbagi Akses Internet 64 Dengan menggunakan Windows ICS Anda dapat menghubungkan jaringan kecil Anda ke Internet. Pantau Bandwidth Anda 66 Dengan MRTG (Multi Router Traffic Grapher) Anda dapat dengan mudah memantau bandwidth jaringan Anda. Dasar-Dasar dan Perencanaan Jaringan Rancang Dahulu Menghubungkan beberapa komputer ke dalam sebuah jaringan bukanlah hal yang baru lagi. Usaha yang diperlukan untuk melakukan hal tersebut tidaklah jauh berbeda dengan memasang graphics card atau printer. Dimulai dari era Windows 3.11 (Windows for Workgroups), Windows 9x, Me, hingga era Windows 2000 maupun XP, seorang pemula pun dapat melakukan instalasi tersebut dengan mudah. Hal yang sama juga terjadi pada sistem operasi Apple Mac OS. Sementara, untuk mengkonfigurasi sistem operasi seperti Linux dan Unix tampaknya masih dibutuhkan sedikit pengetahuan. Namun pada intinya, membangun sebuah jaringan komputer bukanlah sebuah hal yang sulit. LAN merupakan singkatan dari Local Area Network yang merupakan sebuah jaringan komputer lokal dan saling terhubung satu dengan yang lainnya dalam wilayah yang terbatas. Di dalam sebuah jaringan LAN, dimungkinkan untuk menghubungkan beberapa perangkat yang berbeda, yaitu printer, router, k k ISI CD k Kendali terpusat Remote Administrator akan membantu Anda dalam memonitor dan mengendalikan PC-PC yang ada dalam jaringan. k W-LAN Network Stumbler akan membantu Anda dalam mendeteksi jaringan WiFi, sehinga Anda dapat mengetahui kondisi signal koneksi yang tersedia. 16 | CHIP | NETWORKING
  16. 16. Sebelum Membangun LAN dan sebagainya. Selain LAN, terdapat juga jaringan Wireless Local Area Network (W-LAN) yang merupakan bentuk lain dari jaringan LAN. Berbeda dengan jaringan LAN yang menggunakan media kabel, jaringan W-LAN menggunakan media gelombang elektromagnetik atau umum disebut gelombang radio untuk saling berkomunikasi. Walaupun menggunakan gelombang radio, jangkauan W-LAN juga terbatas oleh kemampuan dari transmitter yang digunakan. Perlu diingat di sini, pengertian W-LAN tidaklah sama dengan Wide Area Network (WAN). Teknologi WAN memungkinkan dibangunnya jaringan antar-komputer yang terpisah cukup jauh, dari antarkota hingga antarnegara. Koneksi WAN umumnya menggunakan media kabel untuk berkomunikasi. Namun, berbeda dengan LAN yang menggunakan kabel UTP, jaringan WAN menggunakan kabel yang terbuat dari bahan fiberglass. Selain digunakan untuk jaringan WAN, kabel fiber-optik juga banyak digunakan pada jaringan-jaringan telepon, ISDN, maupun Internet (melalui Virtual Private Network-VPN. Lihat artikel pada halaman 112). Rancang Jaringan dengan Benar Sebelum Anda melakukan instalasi jaringan, ada baiknya membuat sebuah perencanaan yang matang untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Dalam membuat perencanaan, ada dua hal utama yang harus Anda perhatikan. Yang pertama adalah dalam hal penggunaan jaringan tersebut. Apakah semua PC yang terhubung ke jaringan akan dihubungkan dengan beberapa printer? Apakah Anda perlu membangun satu atau beberapa server untuk menangani database, e-mail, scheduler, dan tugas lainnya? Yang kedua adalah pertimbangan luas cakupan area jaringan yang akan dibangun. Apakah jarak antara PC ke switch/hub memungkinkan untuk pemasangan kabel? Apakah akan lebih | CHIP | NETWORKING | 17
  17. 17. PRAKTEK Perancangan baik jika menggunakan jaringan wireless? Apakah di area jaringan tersebut tersedia tempat yang cocok untuk meletakkan sebuah server, hub/switch, modem, dan perangkat lainnya? Untuk awalnya, ada baiknya Anda membuat konsep jaringan yang ingin dibangun dalam bentuk gambar. Konsep tersebut bisa dalam bentuk diagram sederhana atau terperinci berikut dengan ukuran ruangnya. Dengan adanya konsep jaringan yang jelas dan teratur, pengaturan alamat IP untuk setiap PC akan terasa mudah. Pengaturan struktur jaringan seperti pengelompokkan workgroup juga sangat perlu untuk direncanakan terlebih dahulu. Untuk memudahkan tugas perencanaan tersebut, Anda dapat menggunakan software Lanflow yang dapat Anda download dari www.pacestar.com. Penggunaan software ini cukup mudah dikarenakan sistem navigasi umumnya menggunakan logo-logo gambar yang umum ditemukan dalam proses perencanaan LAN, misalnya client, server, router, dan printer. Anda dapat memperoleh versi full dari software Lanflow ini dengan melakukan register dan membayar biaya registrasi sekitar US$ 50. Client-Server atau Peer to Peer? Pertanyaan tentang jenis jaringan yang akan dibangun sebenarnya telah ditanyakan di awal artikel ini. Secara umum, arsitektur jaringan dibagi atas tiga jenis berikut ini. Arsitektur Client-Server: Arsitektur ini umumnya digunakan pada sebuah jaringan besar yang mengutamakan keamanan dan keandalan, contohnya pada universitas, instansi pemerintah, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya. Di dalam arsitektur ini, terdapat sebuah server utama (umumnya berupa gabungan dari beberapa server) yang menyediakan tempat penyimpanan data (data storage), administrasi user, dan semua yang diperlukan oleh PC client. Di dalam arsitektur ini, PC client yang berfungsi sebagai Dummy Terminal yang terdiri atas monitor, keyboard, dan control unit. Penggunaan arsitektur jaringan ini tentunya akan sangat memudahkan proses administrasinya. Hal ini dikarenakan Administrator hanya perlu meng-install aplikasi di server dan setiap aplikasi hanya akan dijalankan di server. Dibalik kelebihan tersebut, sebenarnya arsitektur ini juga mengandung kelemahan. Untuk bisa melayani PC client, spesifikasi hardware yang dimiliki server haruslah tinggi sehingga dapat melayani beban yang berat. Selain itu, arsitektur ini juga rentan terhadap error. Apabila kinerja server terganggu, maka seluruh jaringan juga akan mengalami gangguan. Server dan Client Pintar: Arsitektur ini dirancang untuk digunakan pada jaringan skala kecil maupun pribadi. Ini digunakan pada PC stand-alone yang dihubungkan ke jaringan untuk proses pertukaran data saja. Server merupakan satu atau beberapa PC yang dirancang untuk menyala terus-menerus dan menyediakan tempat penyimpanan data tambahan, seperti hard disk dan peripheral lainnya (modem, printer, dsb). Namun, pada kasus-kasus tertentu, server difungsikan juga sebagai pendukung operasional PC client, contohnya sebagai Mail server. Pada prakteknya, beberapa server dapat digabung menjadi satu untuk menghasilkan sebuah Domain (baca halaman 60). Jaringan Peer-to-Peer: Arsitektur ini umum digunakan pada perusahaan berskala kecil dan juga untuk kebutuhan pribadi. Arsitektur ini umumnya tidak memerlukan server. Arsitektur ini digunakan hanya untuk sekedar bertukar data antar-PC client dan kadang-kadang juga untuk men-share printer yang terhubung ke salah satu PC untuk digunakan bersama. Oleh karena itu, PC yang berada dalam jaringan ini sebenarnya berfungsi sebagai client sekaligus server. Kedua arsitektur terakhir yang dijelaskan di atas sebenarnya sering ditemukan dan digunakan dalam satu jaringan. Umumnya pada sebuah jaringan yang memiliki satu server (atau beberapa server), memungkinkan pengaksesan antara satu client ke client lainnya (peer-to-peer) sejauh tersedia access right. Bahkan sering ditemui juga sebuah workstation dalam jaringan juga difungsikan sebagai Server dikarenakan di dalam hard disk workstation tersebut tersimpan data bersama yang dapat diakses oleh semua pengguna di jaringan tersebut, termasuk penyediaan akses printer. Dilihat dari sudut pandang hardware, tidak ada perbedaan antara jaringan LAN yang menggunakan dan tanpa menggunakan server. PC-PC tetap terhubung satu sama lain, baik melalui media kabel maupun wireless. Server juga berupa sebuah PC yang terhubung dalam sebuah jaringan, layaknya PC-PC client. Yang membedakan hanyalah pada tugas dan sistem operasi yang digunakan saja. Memakai kabel atau Wireless-LAN? Terencana dengan baik: Jaringan mudah dirancang dengan software network planning seperti Lanflow dari Pacestar . 18 | CHIP | NETWORKING Telah disinggung sebelumnya bahwa saat ini tersedia dua cara untuk menghubungkan beberapa komputer di dalam sebuah
  18. 18. TIPS Perencanaan yang Berkesinambungan Dalam membangun sebuah jaringan, diperlukan juga perencanaan yang matang dalam aspek implementasi dan upgradability-nya, di samping perencanaan kebutuhan fisik. Secara garis besar, ada empat aspek penting yang perlu diperhatikan dalam membuat perencanaan. Kemungkinan untuk diperluas: Sebuah jaringan yang baik haruslah mempunyai sifat upgradable. Maksudnya, apabila diperlukan di kemudian hari, jaringan tersebut dapat ditingkatkan kemampuannya, baik dari sisi kapasitas, kecepatan, dan fleksibilitas, tanpa perlu melakukan perombakan secara total. Atau dengan kata lain, jaringan tersebut dapat di-upgrade tanpa harus didesain dan dibangun dari tahap nol lagi. Fleksibilitas yang dimaksud di sini mencakup dua kriteria, yaitu jumlah client (node) dan pembagian alamat IP. Untuk pembagian IP, dapat digunakan NAT, DHCP, atau IP static. Kehandalan (Robustness): Kestabilan dan toleransi terhadap kesalahan merupakan poin penting yang harus dimiliki oleh sebuah infrastruktur jaringan. Untuk mendukung produktivitas sebuah perusahaan, arsitektur Client-Server merupakan pilihan yang terbaik. Selain itu dengan langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisasi gangguan atau kerusakan yang mungkin terjadi akan semakin menambah daya saing sebuah perusahaan. Untuk itu, umumnya di dalam sebuah jaringan dibangun juga sistem redundancy. Redundancy memiliki dua kelebihan. Pertama, sistem kedua dapat digunakan sebagai backup apabila koneksi pertama mengalami masalah. Kedua, sistem ini memungkinkan router untuk membagi beban jaringan ke dalam dua jalur secara dinamis. jaringan, yaitu melalui kabel atau gelombang radio (wireless). Kedua media tersebut sebenarnya dapat dikombinasikan ke dalam sebuah jaringan komputer tanpa masalah. Saat ini, jaringan wireless merupakan jaringan yang cukup menarik untuk dibangun. Kemudahan merancang tata ruang tanpa perlu mengebor dinding ataupun memasang soket di dinding merupakan daya tarik jaringan ini. Namun, tidak berarti WLAN tidak memiliki batasan-batasan seperti yang ditemui pada jaringan LAN. Komunikasi wireless membutuhkan kondisi ruangan yang mendukung. Bahan pembuat dinding, letak, dan jarak antar-komputer, serta posisi antar-lantai yang tidak tertata dengan baik akan menyebabkan gangguan komunikasi di dalam jaringan tersebut. Gangguan tersebut dapat berupa menurunkan kecepatan transfer, dan kemungkinan terburuk adalah pada tahap terputusnya komunikasi. Berkaitan dengan masalah ini, CHIP telah melakukan serangkaian tes terhadap produk-produk WLAN Router yang dapat di lihat di halaman 28. Beberapa router yang diujikan tidak dapat bekerja dengan maksimal dikarenakan masalah tata letak. Untuk itu, CHIP memutuskan untuk menerapkan prosedur dan standar baru untuk mengukur kemampuan masing-masing router tersebut dalam menghadapi berbagai kondisi ruangan tersebut dari berbagai jenis bahan bangunan. Ulasan lengkap Migrasi: Sebuah jaringan yang baik haruslah dapat dimodifikasi dengan mudah ketika akan dilakukan perubahan arsitektur dan topologi. Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat terkadang membutuhkan bentuk jaringan baru. Namun, tentunya hal tersebut juga perlu dilakukan dengan tanpa mengorbankan seluruh infrastruktur yang telah ada. Ini diperlukan untuk menjamin kelangsungan investasi yang telah dilakukan sebelumnya. baik untuk digunakan dalam jaringan tersebut, kabel tembaga atau fiber optic? Secara garis besar, masing-masing jenis kabel tersebut memiliki kelebihan dan kelemahannya masingmasing. Kabel tembaga merupakan solusi yang paling ekonomis untuk saat ini. Namun, untuk mengantisipasi keperluan bandwidth besar yang mungkin dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi masa depan, fiber optic merupakan pilihan yang bijak. Auto Configuration: Komponen jaringan yang baru haruslah dapat diintegrasikan ke jaringan yang telah ada sebelumnya dengan mudah. Bandwidth tinggi di dalam jaringan tidak hanya dibutuhkan oleh aplikasi multimedia saja, melainkan juga beberapa aplikasi lainnya seperti voice maupun video. Dengan adanya keanekaragaman kebutuhan akan jaringan komputer, tentunya akan diperlukan juga interface-interface khusus yang mengakomodasi setiap kebutuhan tersebut. Untuk itu, diperlukan standar interface yang mudah dihubungkan dengan berbagai peripheral baru dengan tanpa harus mengganggu jalannya komunikasi dalam jaringan tersebut. Berangkat dari permasalahan bandwidth, sering ditanyakan manakah media kabel yang ter- mengenai pengujian tersebut dapat dibaca di halaman 28. Dilihat dari segi keamanan, jaringan WLAN lebih beresiko dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan media kabel. Secara teori, setiap PC yang dilengkapi modul WLAN dapat menangkap semua data-data WLAN selama masih berada dalam daerah jangkauan. Apabila sistem pengamanan data tidak terkonfigurasi dengan baik, maka setiap orang dapat menyusup ke dalam jaringan tersebut. Keterangan detail mengenai keamanan WLAN dapat dibaca di halaman 95. Lebih cepat 10x: Gigabit Ethernet berkemampuan 1.000 MBit/detik lebih cepat dari Fast Ethernet. Harganya pun jelas lebih mahal. | CHIP | NETWORKING | 19
  19. 19. PRAKTEK Perancangan KNOW-HOW Apakah Kecepatan Menjadi Faktor Penting? Di dalam jaringan LAN, sering dikenal istilah Fast Ethernet. Pada prinsipnya, istilah itu ditujukan pada jenis interface yang digunakan. Secara teori, interface Fast Ethernet mempunyai kecepatan transfer hingga 100 Mbps, atau setara dengan 12,5 MByte/s. Namun, pada kenyataannya di lapangan, kecepatan maksimum yang dicapai hanyalah berkisar antara 5 hingga 8 MByte/s. Hal tersebut dikarenakan sering terjadinya collision selama proses komunikasi dan administrasi dilakukan. Saat ini telah banyak ditemukan jaringan yang menggunakan interface Gigabit Ethernet. Secara teori, interface ini memiliki kecepatan 10 kali lipat dibandingkan kecepatan interface Fast Ethernet. Namun, pada kenyataannya di lapangan, hanya terjadi peningkatan 6 hingga 8 kali dibandingkan dengan kecepatan Fast Ethernet. Untuk mengimplementasikan jaringan ini, diperlukan LAN card dan Switch (baca halaman 22) yang lebih mahal dibandingkan harga komponen yang diperlukan untuk jaringan Fast Ethernet. Jaringan WLAN sebenarnya memiliki beberapa standar yang menggambarkan kecepatan dan frekuensi di mana komunikasi dilakukan (lihat tabel dibawah ini). Sebagai catatan, kecepatan maksimum tersebut didapat dengan asumsi posisi antara transmitter dan receiver berada dalam jarak yang dekat dan dalam satu ruangan yang sama. Keputusan untuk menggunakan jaringan kabel atau wireless, bahkan dengan mengkombinasikan keduanya, ditentukan pada saat Anda merencanakan desain jaringan dan penggunaan nantinya. Apabila jaringan yang akan dibangun tersebut difungsikan untuk mengakses Internet, manipulasi database, atau untuk menerima dan mengirim e-mail dalam skala menengah ke bawah, jaringan WLAN sudah mencukupi. Namun, apabila jaringan tersebut akan digunakan untuk menangani data-data yang memiliki ukuran besar dan diakses dengan frekuensi yang cukup intensif, maka kecepatan transfer dalam jaringan perlu menjadi perhatian utama. Jaringan yang menggunakan kabel merupakan solusi ideal untuk kondisi tersebut. Jaringan wireless hanya bermanfaat apabila Anda memerlukan jaringan mobile yang menawarkan fleksibilitas, tetapi tidak begitu mementingkan kecepatan. Untuk dapat bekerja maksimum, jaringan wireless tersebut harus ditunjang dengan router berkapasitas besar. Kurniawan.Ku@CHIP.co.id (SW) Domain dalam Jaringan Lokal Domain merupakan arsitektur yang menggabungkan beberapa PC dan peripheral lainnya (printer contohnya) ke dalam sebuah jaringan. PC-PC dan perangka-perangkat tersebut dihubungkan ke sebuah server. Dengan penggunaan arsitektur ini, pengaturan user dan PC dapat dilakukan secara terpusat melalui server. Melalui server, Anda dapat mengatur hak akses dari setiap PC dan user. Selain itu, database yang digunakan bersama dapat tersimpan ke dalam satu tempat secara terpusat untuk menghindari adanya duplikasi. Arsitektur ini sangat cocok diterapkan pada perusahaan yang memiliki ratusan atau bahkan ribuan PC. Sangat tidak efisien apabila seorang Administrator harus mengkonfigurasi setiap PC yang jumlahnya dapat mencapai ribuan. Di dalam sistem operasi Windows, database terpusat dikenal dengan nama Active Directory (baca halaman 54). Pengaturan hak akses setiap user atau PC dimaksudkan untuk membatasi wewenang setiap user untuk mengakses resource-resource tertentu yang bukan haknya, contohnya penggunaan printer, akses Internet, dan sebagainya. Selanjutnya, ini bisa juga untuk membatasi panjang password minimal agar jaringan lebih aman. Domain juga berguna untuk menentukan distri- busi software secara otomatis. Sebagai contoh, setelah pengguna login ke jaringan, komputer dapat langsung diatur untuk menerima update software Windows terbaru melalui jaringan. Arsitektur domain tidak saja ditemui pada sistem operasi Windows, tetapi juga pada sistem operasi Linux ataupun Unix. Namun apabila Anda ingin menggunakan arsitektur ini dengan menggunakan sistem operasi Windows, pastikan PC server telah terinstall sistem operasi Windows kelas server, contohnya Windows Server 2003. Sistem operasi ini nantinya dapat digunakan untuk menentukan nama domain yang ingin digunakan, biasanya diambil dari nama perusahaan. Untuk seterusnya, user tidak lagi login ke PC lokal untuk bekerja, melainkan langsung ke domain server. Pada PC server, semua PC client yang terhubung ke server akan dapat dimonitor dan dikontrol secara terpusat oleh Administrator. Pembahasan lebih lanjut mengenai cara membangun domain dengan menggunakan sistem operasi Windows Server 2003, baca artikel pada halaman 54. Sementara setting apa saja yang diperlukan pada PC client untuk dapat terhubung ke server, dapat dibaca di . halaman 42. STANDAR W-LAN Standar 802.11 802.11a 802.11b 802.11b+ 802.11g Frekuensi (dalam GHz) 2,4 s/d 2,5 5 2,4 2,4 2,4 Jangkauan dalam gedung (dalam m) 50 s/d 100 15 s/d 20 25 s/d 50 25 s/d 50 25 s/d 50 Jangkauan di lokasi terbuka (dalam m) 100 s/d 300 200 s/d 1.500 100 s/d 300 100 s/d 300 100 s/d 300 Transfer rate spesifikasi (Mbit/detik) 2 54 11 22 54 Transfer rate dalam praktek (Mbit/detik) 0,5 s/d 1,2 15 s/d 20 4 s/d 6 6 s/d 8 15 s/d 20 20 | CHIP | NETWORKING
  20. 20. PRAKTEK Buyer’s Guide Panduan Belanja Hardware Baru Tips Belanja Perangkat LAN Membeli Network card dan kabelnya sebenarnya cukup mudah. Secara teknis, hardware-nya sudah terpercaya. Namun, bila jaringan tidak dirancang dengan baik dan hardware-nya tidak saling kompatibel, tentu dapat merepotkan. Tips belanja berikut ini akan memandu Anda untuk membuat jaringan yang optimal. Komponen yang penting agar PC dapat terhubung satu sama lain adalah Network card. Sekarang Anda bahkan tidak perlu lagi memasang Network card karena hampir setiap PC dan motherboard keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan Network card on-board. Secara teknis, kemampuannya setara dengan Network card 10/100 Mbps. Apabila sebuah motherboard tidak menyediakan Network card tentu saja Anda harus menambahkannya agar dapat terhubung ke jaringan LAN. Awalnya, banyaknya merek produk Network card tentu membingungkan. Namun, bila diperhatikan dengan seksama, hampir 90 persen produk tersebut sejenis atau bahkan tidak berbeda sama sekali. Sebagian besar produk murah yang yang ada berasal dari perusahaan Realtek asal Taiwan. Chipset mereka banyak digunakan pada berbagai Network card dan bahkan pada motherboard yang dilengkapi dengan LAN adapter. k Network Card Ekonomis dan Andal Secara teknis, produk-produk LAN card kelas bawah hampir sama saja. Produk Network card berbasis 10/100 Mbps seperti Realtek, Level One, atau model lain biasanya menggunakan chipset Realtek 8139. Harganya sekitar US$ 10-20. Untuk produk dengan harga yang lebih mahal, tersedia dari merek 3Com, IBM, atau lainnya. Apakah produk-produk mahal ini lebih baik dibandingkan dengan produk kelas bawah, tidak ada data yang jelas. Permasalahannya hanya pada kurangnya kepercayaan konsumen dan dukungan terhadap driver dari produk-produk murah asal Taiwan. Namun, mulai Windows 2000 dan Linux yang baru, Network card dari Realtek dapat terinstall secara otomatis karena sudah terdapat driver built-in di dalamnya. Untuk Windows 9x/Me atau sistem operasi lain, driver disertakan dalam paketnya. Bila tidak tersedia, Anda bisa mendownload dari Internet. Ekonomis: Network card 100 Mbps dengan chipset Realtek sudah mencukupi dan dapat diperoleh sekitar US$ 10. Sebaliknya, kartu Gigabit Ethernet belum banyak yang disertakan bersama motherboard. Teorinya, kartu ini mendukung kecepatan jaringan sampai 1000 Mbps. Dari segi harga, Gigabit Ethernet model PCI tentu lebih mahal dibandingkan dengan produk kartu 10/100 Mbps. Namun, saat ini harganya cenderung menurun. Kartu Gigabit tanpa merek bisa diperoleh antara US$ 25 sampai US$ 30. Menghubungkan Banyak PC: Hanya Melalui Switch? Untuk menghubungkan dua PC saja, sebenarnya cukup menggunakan sistem crosslink cable yang dipasang antara kedua Network card. Topologi sistem perkabelan formasi bintang (star form) membutuhkan satu atau beberapa pendistribusi agar komputer jaringan dapat bertukar data. Bila terdapat lebih dari tiga komputer, terminal (splitter) wajib digunakan. Prinsipnya ada dua jenis pendistribusi, yaitu hub dan switch. Namun saat ini, hub sudah jarang digunakan. Dari bentuk, keduanya mungkin sulit dibedakan. Pelapis luar hub maupun switch terbuat dari bahan yang sama, sama-sama menyediakan port Ethernet yang jumlahnya tergantung tipenya (5, 8, 16 port atau lebih). Tidak ketinggalan, masing-masing dilengkapi dengan lampu LED. Biasanya, hub hanya berupa dummy distributor saja, yaitu hanya berfungsi untuk memperluas jaringan (seperti sebuah adapter multifungsi) dan harganya pun lebih murah. Paket data yang diminta dari server, dikirim melalui hub tanpa diketahui siapa yang memintanya. Semua PC dalam jaringan dapat menangkap paket data tersebut. PC yang tidak memintanya, akan menolak paket data tersebut dan sebaliknya. Bandwidth jaringan pun menjadi terbagi-bagi. Kiriman paket data ke PC yang tidak memintanya tentu membebani keseluruhan kinerja jaringan. Bandwidth jaringan menjadi lebih kecil. Makin banyak client yang terhubung dan aktif melalui hub, bebannya semakin terasa. Berbeda dengan switch, paket yang diterima didasarkan pada alamat MAC. Alamat MAC ini merupakan identifikasi hardware yang dikirim oleh Network card. Setelah mendapat data respons dari server berikut dengan alamat MAC-nya, switch meneruskan data ini ke PC yang memintanya. Pendistribusi pintar ini tentu saja dilengkapi dengan komponen-komponen yang lebih baik dan tentu saja lebih mahal dari hub. Sementara itu, harga switch, terutama dengan 5 sampai 8 port, turun drastis sehingga hub kehilangan pasar dan kini hampir
  21. 21. Sudah Tersedia: Beberapa motherboard keluaran baru sudah dilengkapi dengan Network Card onboard yang menghemat penggunaan slot PCI. jarang ditemukan. Biasanya, hub disertakan dalam starter kits yang terdiri atas Network card, kabel dan hub. Hub cocok untuk jaringan kecil sampai dengan 6 workstation yang jarang bekerja secara paralel atau lalu lintas datanya kurang padat. Switch merupakan pilihan yang lebih baik bila tidak bermasalah dengan harga. Kecepatan merupakan faktor penting untuk memilih keduanya sehingga harus sesuai dengan Network card yang digunakan. Saat ini, kecepatan 100 Mbps sudah menjadi standar. Bila sebuah PC atau notebook lawas menggunakan Network card 10 Mbps terhubung ke jaringan, biasanya tidak bermasalah. Switch 100 Mbps juga dapat melayani standar sebelumnya. Untuk itu, port akan menyesuaikan secara otomatis. Perhatian: Saat ini, tersedia perangkas ekonomis yang ditawarkan sebagai switching hub. Fungsi sebenarnya bukan sebagai switch, namun hanya berupa dual speed hubs. Di sini, istilah switching berarti perpindahan mode kecepatan secara otomatis. Menentukan merek dan tipe switch merupakan langkah kedua. Ada baiknya untuk mempertimbangkan kriteria harga. Prakteknya, tidak ada perbedaan teknis yang mencolok antara setiap produk. Switch yang ekonomis dan andal bisa dipilih dari D-Link dan Netgear. Dengan 5 port koneksi, harganya hanya sekitar US$ 30. LAN Switch: Tersedia dengan ukuran dan harga yang berbeda, mulai dari 4 sampai 24 port. Mempersiapkan Jaringan Besar dan Cepat dengan Benar Untuk Gigabit Ethernet, persiapannya juga sama. Untuk memasang Gigabit Ethernet berkemampuan tinggi, diperlukan Network card dan pendistribusi yang sesuai. Switch Gigabit memang lebih mahal daripada switch 100 Mbps. Model dengan 5 port saja saat ini dipasarkan sekitar US$ 100. Rekomendasi untuk membeli switch dapat dilihat pada Halaman 27. Biasanya, switch Gigabit juga mendukung standar sebelumnya. Secara otomatis, switch akan mengaktifkan mode kecepatan 100 atau 10 Mb pada port yang digunakan. Selain itu, pilih switch atau hub yang menyediakan jumlah port yang lebih banyak dari yang dibutuhkan, misalnya 2 atau 3 port ekstra. Port tambahan ini berguna bila kemudian jaringan ingin ditambah pemakaiannya atau ingin menghubungkan notebook atau perangkat LAN lain. Baik switch atau hub dapat digunakan secara rangkap. Jadi, salah satu switch juga dianggap sebagai LAN-PC yang sebenarnya menawarkan port uplink. Namun, harga dua unit switch dengan 5 Port jelas lebih mahal daripada sebuah unit switch dengan 8 Port. Masih mengenai rangkap switch. Beberapa switch memang menyediakan sebuah port uplink. Ini berarti sebuah port ini tidak untuk dikoneksikan ke PC. Contoh, switch/hub 5 port yang menyediakan port uplink sebenarnya hanya dapat digunakan untuk 4 PC saja jika menggunakan switch kedua. Port kelima sudah dirancang untuk terhubung dengan PC atau hub/switch saja, walaupun masih tersedia port yang lain. Namun, pada beberapa switch atau hub, port untuk uplink dapat diaktifkan dengan sebuah tombol untuk masing-masing port. Walaupun demikian, hub atau switch yang tidak menyediakan port uplink juga dapat dihubungkan pendistribusi lainnya. Untuk itu, gunakan kabel Ethernet model cross-link dan hubungkan kedua perangkat tersebut seperti biasa. Kabel Jaringan Yang Benar Untuk kabel jaringan, sebenarnya tidak ada pilihan lagi. Yang perlu dipertimbangkan adalah panjang dan warnanya. Kabel coaxial sudah jarang tersedia. Demikian juga dengan kabel Thin Ethernet, Crimping Pliers, T-Connector dan dan insulatornya. Kabel Ethernet 100 Mbps saat ini hampir sama dengan pada perangkat ISDN. Kabel twisted pair dan konektor RJ45 pada prinsipnya dapat digunakan untuk keduanya. Bentuknya memang sama. Namun, susunan kabel Ethernet yang digunakan berbeda dengan kabel ISDN. Perbedaan kabel sebenarnya terletak pada kualitas (tebal inti dan shield). Kabel Ethernet terbaik adalah yang mempunyai standar CAT5e. Dengan kualitas ini, kabel panjang pun tidak terlalu bermasalah untuk jaringan 100 Mbps. Biasanya, Gigabit Ethernet bekerja baik dengan kabel tembaga kategori 5. Warna kabel sebenarnya tidak terlalu penting, hanya sebagai identifikasi kabel semata. Yang perlu diperhatikan hanyalah | CHIP | NETWORKING | 23
  22. 22. PRAKTEK Buyer’s Guide panjang kabel yang cukup. Sediakan setengah atau satu meter panjang kabel agar sedikit memberi ruang gerak. Panjang kabel dalam jaringan Twisted-Pair berkabel CAT5 untuk masingmasing koneksi, yaitu antara PC dan hub atau switch, tidak boleh melampaui 100 meter. Bila melebihi, dibutuhkan sebuah penguat koneksi yang disebut repeater sebagai perantaranya. Demikian juga untuk jaringan kabel yang dipasang di dinding. KNOW-HOW Seperti Apa Kabel Jaringan Konektor RJ-45 8 7 6 5 4 3 2 123 1 456 78 Pemasangan Kabel yang Baik Kabel dari switch ke komputer bisa saja dipasang ke dinding. Bila diinginkan, lebih baik menggunakan saluran khusus kabel. Agar lebih terlihat profesional, jaringan komputer untuk banyak ruangan sebaiknya menggunakan sistem perkabelan yang lebih rapi, misalnya ditanam bersama kabel telepon/ISDN. Pada setiap ruang , dipasang sebuah terminal. Kabel Ethernet CAT5 hanya dipasang dari PC ke terminal tersebut. Semua kabel mengarah ke ruang distribusi (lokasi hub/switch). Bila jaringannya besar, di ruang ini diperlukan panel terminal yang disebut patch panel. Jadi, kabel-kabel dari ruangan client tidak langsung terhubung ke switch (atau hub), melainkan ke panel Ethernet. Patch panel memiliki soket-soket Ethernet untuk setiap port di Switch. Koneksi antara patch panel dan switch disambung dengan kabel patch CAT5 yang sebenarnya berupa kabel Ethernet pendek. Kedua ujungnya dipasang konektor RJ45. Dengan demikian, koneksi dari PC ke switch bisa dipindah-pindah. Kabel model lainnya, seperti kabel telepon, tentu saja tidak disarankan sebagai kabel Ethernet walaupun sebenarnya dapat digunakan. Agar komunikasi data tidak terganggu, gunakan kabel twisted pair yang terlilit berpasangan dan dibungkus shield. Bila Anda ingin mencoba memasang kabel dan konektor RJ45 sendiri, susunan pin bisa dilihat pada gambar di halaman ini. Untuk memasang sendiri kabel Ethernet, Anda juga memerlukan perangkat tambahan yaitu Crimpping Tool. Perangkat ini berguna memperkuat RJ45, agar kabel Ethernet tidak mudah terlepas. Tampak belakang Tampak depan Konektor RJ-45 Ansicht von unten NOMOR PIN pada konektor/soket RJ45 dari depan, belakang dan bawah. Tampak bawah 1 3 5 7 2 4 6 8 T568A T568B PIN# PIN# Colour 1 2 3 4 5 6 7 8 Colour Green St i e rpd Orange St i e rpd 3 Green Orange St i e rpd Blue 1 Blue St i e rpd Orange Brown St i e rpd Brown 2 Orange Green St i e rpd Blue 2 1 Blue St i e rpd Green Brown St i e rpd Brown 4 4 W iePi r ar W iePi r ar RJ-45 Jack RJ-45 Jack SUSUNAN PIN sebuah konektor RJ45 untuk Ethernet 100Mbps terdiri atas kabel-kabel berpasangan 1/2 dan 3/6. Perhatian: Warna kabel inti bisa berbeda-beda. Telegartner MJ45 LFS 8/8 6 1 2 7 8 8 1 2 7 Susunan pin dari atas 6 3 5 4 4 Warna Tidak Penting: Warna dan panjang kabel twisted pair untuk jaringan bermacam-macam. Kualitasnya sama saja (CAT 5). 24 | CHIP | NETWORKING 3 5 3 Panel Dinding biasanya digunakani produk Telegartnet MJ45 LFS 8/8. Gambar merupakan tampak atas dari soket panel. Terminal pin atas untuk soket kiri, terminal pin bawah untuk soket kanan. Untuk Ethernet 100 Mbps cukup menggunakan terminal pin 1, 2, 3, dan 6.
  23. 23. Hardware untuk Wireless Network Bila jaringan ingin terkoneksi secara wireless (W-LAN - Wireless LAN), hardware yang harus digunakan sedikit berbeda. Alternatif lain untuk terkoneksi tanpa menggunakan media kabel adalah dengan menggunakan Bluetooth. Namun kemampuannya sangat terbatas untuk kapasitas sekelas LAN. Satusatunya yang bisa digunakan adalah standar W-LAN (lihat Halaman 20). Seperti pada jaringan kabel, setiap client membutuhkan sebuah network adapter. Untuk jaringan wireless, yang diperlukan adalah W-LAN adapter. Jenisnya ada tiga macam. Umumnya, jenis PCI card yang dipasang pada PC lebih murah, sama seperti Network card. Card ini tidak menyediakan soket LAN, melainkan diganti dengan antena. Pada produk yang lebih mahal, antena dapat dicabut dan diganti dengan antena tambahan yang diletakkan di atas meja. Jadi, sinyal yang ditangkap lebih baik. Untuk notebook disarankan menggunakan jenis PC card yang langsung dipasang pada slotnya. Setelah dipasang, PC card sedikit menonjol keluar dari slot. Ujungnya berfungsi sebagai antena. Beberapa notebook, terutama yang telah dilengkapi teknologi Centrino, biasanya menyediakan W-LAN adapter. Namun, antenanya umumnya tidak tersembunyi. Jenis ketiga adalah untuk PC desktop dan juga notebook, berupa wireless adapter tersendiri yang terhubung melalui USB ke komputer. Merek produk biasanya bukan faktor yang penting, tetapi perhatikan standar yang ditawarkan. W-LAN adapter 11 Mbps dan 54 Mbps memang kompatibel satu sama lain, namun kecepatan yang didapat akan berkurang. Mengenai standar dan kecepatan, disarankan menggunakan standar 802.11g yang secara teoritis mampu menghantarkan 54 Mbps dalam kondisi ideal. Prakteknya, kecepatannya memang berkurang. Bila Anda hanya ingin menghubungkan dua komputer (misalnya, sebuah desktop dan notebook) secara wireless, metode ini disebut sebagai Ad-Hoc W-LAN. Di sini, yang diperlukan hanyalah dua W-LAN adapter, sama seperti menghubungkan dua PC secara langsung melalui Network card dengan menggunakan kabel Ethernet tipe Cross-Link. Untuk jaringan biasanya terdapat lebih dari dua komputer sehingga membutuhkan sebuah receiver dan transmitter secara terpusat. Inilah yang disebut dengan Access Point. Access point berfungsi sebagai titik temu antara semua PC client yang berada dalam jangkauan sinyal dari masing-masing W-LAN adapter. UNTUK JARINGAN KECIL: W-LAN ACCESS POINT DENGAN FASILITAS TAMBAHAN Router W-LAN Serbabisa untuk Jaringan Wireless Jaringan kecil pun sebenarnya dapat menggunakan beberapa perangkat secara terpusat. Switch digunakan untuk koneksi antar workstation dan ke server. Akses Internet untuk semua pengguna LAN lebih baik diatur melalui router. Bila PC atau notebook ingin terhubung ke jaringan secara wireless, diperlukan sebuah Access Point. Bila Anda merasa penggunaan switch, router, Access Point secara terpisah tidak efisien, atau banyak memakan ruang dan terganggu dengan kabel-kabel, tersedia solusi yang mudah. Saat ini, hampir semua vendor hardware LAN ternama menawarkan solusi combo. All in One: W-LAN Router Combo terdiri atas Switch, W-LAN, Access Point, dan router DSL. (Gambar: SMC Barricade G WBR14-G). 3 in 1: Umumnya, perangkat ini merupakan kombinasi dari 3 komponen, yaitu terdiri dari W-LAN Access Point, router DSL, dan switch Ethernet untuk PC yang terhubung via kabel. Biasanya, perangkat combo ekonomis menyediakan switch dengan empat atau lima port saja. Biasanya, perangkat combo ekonomis menyediakan switch dengan empat atau lima port saja. Untuk jaringan besar, tentu tidak masalah karena bisa dirangkap dengan switch tambahan. Dengan perangkat combo, artinya hanya menggunakan satu power supply saja, kabel listriknya hanya satu. Konsumsi listrik menjadi lebih hemat. Kita pun tidak membutuhkan kabel Ethernet tambahan un- tuk menghubungkan Access Point, switch dan router DSL. Kompak dan Hemat: Perangkat seperti ini jelas lebih ekonomis, (harganya di bawah US$ 100) dibandingkan membeli seluruh perangkat satu per satu. Selain itu, karena dari satu vendor, perangkat combo lebih menjamin keserasian antar komponen. Pada dasarnya, semua komponen sudah kompatibel karena menggunakan standar yang sama. Tes router W-LAN: Pada edisi ini, CHIP melakukan tes router W-LAN. Lengkapnya bisa dibaca mulai halaman 28. Dan router W-LAN yang dibahas di boks ini merupakan suksesor dari pemenang CHIP Test Center, SMC Barricade G 2804 WBR V.2 | CHIP | NETWORKING | 25
  24. 24. PRAKTEK Buyer’s Guide Access point ini nantinya terhubung dengan perangkat pusat jaringan, yaitu switch. Jadi, perangkat ini berfungsi sebagai penghubung PC dengan jaringan kabel dan PC dengan jaringan wireless. Bila jaringan hanya memiliki beberapa PC saja dan ruangannya terbatas, cukup menggunakan sebuah Access Point saja. Jaringan Wireless Skala Besar Kebutuhan perangkat jaringan berbeda-beda antara jaringan perusahaan besar dan jaringan antargedung. Di sini, Anda disarankan menggunakan beberapa Access Point yang melingkupi area penerimaan dan pemancaran yang luas. Saat bekerja dengan notebook dan bergerak ke Access Point yang lain, koneksi secara otomatis dialihkan ke Access Point tersebut (roaming). Walaupun demikian dibutuhkan waktu untuk konfigurasi dan administrasi lebih dari satu Access Point dalam area yang luas. Untuk jaringan skala besar tertentu, disarankan menggunakan Access Point khusus yang juga berfungsi sebagai pusat manajemen jaringan. Perangkat ini bisa diperoleh, misalnya dari Bluesocket (www.bluesocket.com) atau Reefedge (www.reefedge.com). Kriteria lain untuk Access Point dalam jaringan besar adalah penggunaan perangkat yang mendukung Power over Ethernet (PoE) untuk lokasi-lokasi tertentu. Di sini, power supply Access Point disuplai melalui kabel Ethernet CAT5. Selain itu, bahkan masih diperlukan menggunakan double antenna dengan diversity function, yaitu pemakaian dua antena sekaligus agar penerimaannya lebih baik. Perangkat combo yang terdiri atas Access Point dan perangkat LAN lain, seperti router DSL atau switch, hanya cocok untuk jaringan kecil (lihat halaman 25). Pada jaringan besar, distribusi dan akses Internet biasanya menggunakan perangkat yang berbeda. Beberapa vendor hardware seperti, Nortel (www.nortelnetworks.com) atau Hewlett-Packard (www.hp.com) memang mengintegrasikan fungsionalitas W-LAN, seperti Access Point, ke dalam produk switch mereka. Memilih Server yang Tepat Pada umumnya, jaringan yang terdiri dari 10 sampai 20 PC cukup menggunakan PC Server kelas Pentium III. Sistem operasi, seperti Windows 2000/XP, sebenarnya hanya menggunakan sedikit kinerja CPU walaupun tergolong boros resource. Linux pun saat ini sudah cukup memuaskan. Di sini, yang perlu Switch 1000 Mbps: Jaringan GigaBit membutuhkan perangkat yang lebih mahal. 26 | CHIP | NETWORKING diperhatikan adalah kapasitas RAM. Memori sebesar 256 MB sudah tergolong cukup. Selebihnya, tergantung dari kebutuhan penggunaan server. Bila fungsi utamanya sebagai Print Server atau Internet Gateway, kapasitas dan kecepatan hard disk tidak terlalu penting. Server tidak perlu menggunakan graphics card dan monitor yang terlalu mahal. Chipset dan BIOS motherboard sebaiknya yang terbaru bila Anda menggunakan sistem operasi terbaru. Jadi, instalasi driver menjadi lebih mudah karena sudah kompatibel. Bila server digunakan untuk mengolah data dalam jumlah besar secara terpusat atau menjadi pusat penyimpanan data dalam jaringan, server membutuhkan satu atau lebih hard disk yang besar. Selain itu, bila ingin mem-backup data setiap hari untuk keamanan data, perlu mempertimbangkan RAID Controller dan data di server disimpan dalam beberapa hard disk sebagai mirror (RAID Level 1). Jika salah satu hard disk terganggu, server akan menggunakan hard disk yang lain. RAID Level 0 memang cepat, namun keamanan data berkurang. Jika salah satu hard disk rusak, semua datanya akan hilang. Peningkatan kecepatan yang dicapai dengan sistem ini juga tidak signifikan dalam jaringan 100 Mbps karena adanya pembatasan bandwidth. Switch KVM Menghemat Tempat Untuk jaringan kecil, penggunaan perangkat SCSI atau IDE sebenarnya tergantung dari kondisi pendukung saja. Dengan interface SCSI, jumlah hard disk yang bisa dipasang bersamaan lebih banyak. Oleh sebab itu, interface ini lebih cocok untuk jaringan besar. Kriteria lain untuk menggunakan server adalah sistem pendinginan, terutama bila dinyalakan terus-menerus dan tidak ditempatkan pada ruangan khusus. Lebih baik agar pengoperasian server tidak mengganggu lingkungan kerja. Namun, seringkali tidak tersedia cukup ruang untuk perangkat server, monitor, keyboard, dan mouse. Solusinya ditawarkan oleh KVM Switch (Keyboard, Video, Mouse). Switch seperti ini memungkinkan monitor, keyboard, dan mouse terhubung dengan dua PC. Untuk beralih ke PC lain, cukup dengan menekan tombol. KVM Switch dapat diperoleh dengan harga sekitar US$ 60, sudah termasuk kabel. Alternatif lain, keyboard dan mouse dipasang pada server, namun output video dihubungkan ke monitor lain yang dilengkapi dengan input tambahan. Monitor 19 inci biasanya menyediakan input tambahan dalam format BNC. Yang dibutuhkan hanya kabel monitor yang sesuai. Harganya berkisar US$ 35-40. Untuk menggunakan monitor tersebut secara bergantian, caranya tersedia melalui menu On-Screen. Kedua solusi ini sama-sama mengharuskan server diletakkan dekat dengan perangkat pendukungnya. Kabel KVM ataupun kabel monitor tambahan jarang tersedia dengan panjang 2 meter. Bila tidak ingin menggunakan monitor atau PC server letaknya sulit dijangkau atau berjauhan, cara efektif adalah menggunakan software remote control seperti PC Anywhere atau
  25. 25. TIPS Beginilah Menggunakan Gigabit Ethernet Banyak motherboard yang menggunaan feature Gigabit Ethernet sebagai alat marketing mereka. Sebenarnya, kinerja maksimal Gigabit Ethernet baru bisa dirasakan bila server menggunakan 64 bit PCI atau dipadu dengan motherboard yang memiliki PCI Express. Dalam banyak kasus, sering kali manfaat Gigabit Ethernet ini tidak didukung dengan infrastruktur yang sesuai, seperti server, switch atau kabel sehingga teknologi baru ini tidak maksimal. Bila ingin mengoptimalkan pemakaian Gigabit Ethernet, sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut, terutama saat pembelian barang. Gigabit Sebenarnya Teknologi Gigabit yang sebenarnya bukanlah seperti yang ditawarkan oleh motherboard Pentium 4 atau Athlon yang dipasarkan dalam 2 tahun terakhir ini. Gigabit Controller di dalamnya tidak mendukung kinerja Gigabit secara penuh. Seperti halnya Network card, controller ini m e n g g u n a ka n PCI Bus yang pada prinsipnya hanya mampu mentransfer 133 Mbps, padahal sebuah Gigabit Controller dapat berkomunikasi secara duplex (paralel menerima dan mengirim) dengan bandwidth sebesar 200 Mbps. Pada prakteknya, kecepatan ini memang bisa berkurang. Kemampuan PCI Bus hanya terbatas sampai 133 Mbps untuk semua perangkat PCI. Bila PCI Bus masih dibebankan dengan RAID Controller, kecepatan ini bisa menjadi setengahnya. Kinerja Penuh Dengan 64 Bit PCI Manfaat maksimal Gigabit hanya dapat diperoleh dengan menggunakan motherboard 64 bit PCI, seperti yang banyak ditawarkan oleh motherboard untuk server dan Intel CSAController pada motherboard ber-chipset i865 atau i875. Solusi terbaru bisa diperoleh dari PCI Express Controller, baik menggunakan Gigabit PCI Express Card ataupun onboard Gigabit. Semua solusi di atas menawarkan bandwidth yang berlebih untuk mengoptimalkan G i g a b i t (minimal 250 VNC. Di sini, server dikontrol melalui sebuah workstation atau secara langsung dari LAN melalui browser (untuk lebih lengkapnya, baca mulai halaman 108). Membangun jaringan besar memang membutuhkan investasi yang banyak, tergantung dari kebutuhan teknis dan kebutuhan khusus seperti keamanan. Selain biaya hardware jaringan, harus diperhitungkan pula biaya aplikasi untuk personal. Untuk perusahaan besar, biaya perawatan dan administrasi jangan dianggap remeh. Mbps). Network card untuk PCI Express saja sebenarnya kurang memadai. Namun, dengan SK-9E21D dari Syskonnect (www.syskonnect.com, sekitar US$ 60) kinerjanya sudah cukup lumayan. Untuk onboard Gigabit, dapat memilih motherboard ASUS P5AD2 Premium (seharga sekitar US$ 270). Motherboad Pentium 4 ini menawarkan dua PCI Express Gigabit Controller sekaligus, ditambah dengan 54 bit W-LAN. Dengan feature ini, Anda bisa memasang network gateway dan network Access Point. Walaupun server sudah dilengkapi dengan hardware Gigabit, kinerja maksimalnya perlu didukung dengan workstation berteknologi 100 Mbps yang terhubung dengan Gigabit switch atau 100 Mbps switch dengan uplink Gigabit (seperti 3Com 3C1670108, sekitar US$ 95). Switch ini akan membagi bandwidth server ke semua workstation yang terhubung. Selain itu, lebih banyak PC dengan 100 Mbps yang dapat mengakses server secara simultan. Kinerja Gigabit ke workstation sudah dapat diperoleh dengan jaringan dengan kabel yang sudah banyak dipakai. Perangkat Gigabit bahkan bisa terhubung dengan kabel CAT5. Namun, tidak dengan teknologi duplex karena bandwidth bisa berkurang menjadi setengahnya. Untuk mendapatkan kecepatan maksimal Gigabit harus didukung dengan kabel Ethernet CAT6 atau CAT7 yang dirancang khusus untuk sinyal 300 MHz atau 600 Mhz. Harga kabel Ethernet dan patch cable ini pun tergolong tidak mahal. Tertentu: Manfaat optimal Gigabit hanya bisa diperoleh dengan PCI Express pada motherboard generasi baru (seperti Asus P5AD2 Premium). Berbeda dengan jaringan rumah atau jaringan kantor kecil. Selain beberapa Network card (bila motherboard tidak menyediakannya), yang dibutuhkan hanya satu atau dua distributor dan beberapa meter kabel Ethernet. Instalasi dan konfigurasi cukup mudah dan cepat. Semuanya diuraikan di sini. Dari segi biaya, jaringan kecil membutuhkan investasi sebesar Rp 200.000 sampai Rp 300.000 per workstation. Besar biaya meningkat dua kali lipat bila menggunakan teknologi Gigabit Ethernet atau Wireless LAN. Reza Wahyudi (SW) | CHIP | NETWORKING | 27

×