• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Definisi fisika
 

Definisi fisika

on

  • 4,653 views

 

Statistics

Views

Total Views
4,653
Views on SlideShare
4,652
Embed Views
1

Actions

Likes
1
Downloads
36
Comments
0

1 Embed 1

https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Definisi fisika Definisi fisika Presentation Transcript

    • Berikut ini adalah pengertian dan definisi Fisika:KAMUS BESAR BAHASA INDONESIAFisika adalah ilmu tentang zat dan energi (seperti panas,cahaya, dan bunyi)YOUNG, HUGH DFisika adalahsalah satu ilmu yang paling dasar dari ilmupengetahuanEFRIZON UMARFisika adalah ilmu yang didasarkan pada besaran-besaran fisikaMIKRAJUDDINFisika merupakan cabang utama sains karena prinsip-prinsipnya dijadikan dasar bagi cabang-cabang sains yang lain
    • BAMBANG RUWANTOFisika adalah salah satu bagian dari ilmu-ilmu dasar (sains) dan merupakan ilmu yang fundamentalOSA PAULIZAFisika adalah sesuatu yang dapat diukur dan memiliki nilai yang dinyatakan dalam suatu satuan tertentu GORIS SERAN DFisika merupakan salah satu cabang ilmu IPA yang menjadi dasar perkembangan teknologi majuARI DAMARIFisika merupakan ilmu yang menjelaskan tentang gejala alamENSIKLOPEDIAFisika adalah ilmu yang mempelajari tentang benda-benda atau materi dan gerakannya beserta kegunaannya bagi manusia
    • FISIKA menurut wikipediaFisika (bahasa Yunani: φυσικός (fysikós), "alamiah", dan φύσις (fýsis), "alam") adalah sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para fisikawan atau ahli fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi (fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan kosmos.
    • Fisika teoretis dan eksperimental Budaya penelitian fisika berbeda dengan ilmu lainnya karena adanya pemisahan teori dan eksperimen. Sejak abad kedua puluh, kebanyakan fisikawan perseorangan mengkhususkan diri meneliti dalam fisika teoretis atau fisika eksperimental saja, dan pada abad kedua puluh, sedikit saja yang berhasil dalam kedua bidang tersebut.
    • Cabang-cabang fisika Astrofisika adalah cabang astronomi yang berhubungan dengan fisika jagad raya, termasuk sifat fisik (luminositas, kepadatan, suhu, dan komposisi kimia) dari objek astronomi seperti planet, bintang, galaksi dan mediu m antarbintang, dan juga interaksinya. Kosmologi adalah teori astrofisika pada skala terbesar
    •  Akustika Agrofisika Fisika atmosfir Fisika atomik, molekul, dan optik adalah bidang ilmu yang mempelajari interaksi zat-zat dan cahaya-zat dalam skala atom tunggal atau struktur berisi beberapa atom. Ketiga bidang ini dikelompokkan menjadi satu karena hubungan mereka, metode yang mirip, dan kesamaan skala energi yang bersangkutan. Fisikawan kadangkala menyingkat bidang ini sebagai fisika AMO. Fisika atom dibedakan dari fisika nuklir, meskipun masyarakat memandangnya sama. Fisika atom tidak berhubungan dengan proses intra-nuklir dipelajari dalam fisika nuklir, meskipun sifat dari nukleus merupakan hal yang penting dalam fisika nuklir (misal, hyperfine structure). Fisika molekuler memfokuskan dalam struktur multi-atom dan interaksi internal dan eksternal mereka dengan benda dan cahaya. Fisika optikal dibedakan dari optik karena dia condong untuk memfokuskan tidak pada pengontrolan medan cahaya klasik dengan objek makroskopik, tetapi dalam sifat dasar dari medan optik dan interaksi mereka dengan benda dalam alam mikroskopik. Ketiga bidan tersebut termasuk fisika klasik dan kuantum.
    •  Biofisika merupakan salah satu cabang ilmu fisika yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi. Biofisika berkembang sangat pesat sejak awal tahun 1980 dengan makin mapannya aneka teori fisika yang telah ada.
    •  Fisika Kimia Fisika benda terkondensasi adalah bidang fisika yang berhadapan dengan sifat fisika makroskopik benda. Terutama dia berhubungan dengan fase benda "terkondensasi" yang nampak ketika angka konstituen dalam sebuah sistem sangat besar dan interaksi antara konstituen ini kuat. Contoh paling dikenal dari fase terkondensasi adalah padat dan cair, yang timbul dari gaya listrik antara atom. Fase terkondensasi yang lebih aneh termasuik superfluid dan kondensat Bose- Einstein ditemukan dalam beberapa sistem atomik padasuhu sangat rendah, fase superkonduktivitas yang terjadi pada elektron konduksi dalam beberapa benda, dan fase ferromagnet dan antiferromagnet dari spin lattice atomik. Fisika benda terkondensasi adalah bidang terbesar dalam fisika sekarang ini. Berdasarkan suatu perkiraan, satu di antara tiga fisikawan Amerika adalah fisikawan benda terkondensasi. Berdasarkan sejarah, fisika benda terkondensasi tumbuh dari fisika benda-padat, yang sekarang dianggap satu sub-bidangnya. Istilah "fisika benda terkondensasi" dimulai oleh Philip Anderson ketika dia mengubah nama grup risetnya. Salah satu alasan memanggil bidang ini "fisika benda terkondensasi" dikarenakan banyak konsep dan teknik yang dikembangkan untuk mempelajari benda padat sebenarnya dapat juga diterapkan pada sistem fluid. Contohnya, konduksi elektron dalam konduktor listrik membentuk sejenis fluid kuantum dengan properti yang sama seperti fluid terbentuk dari atom. Dan juga, fenomena superkonduktivitas, dimana elektron terkondensasi menjadi sebuah fase fluid baru yang dapat mengalir tanpa dissipasi, sangat berdekatan dengan fase superfluid yang ditemukan dalam helium 3 pada suhu rendah. Fisika benda terkondensasi juga sangat berhubungan dekat dengan bidang ilmu material. Dalam hubungan ini, fisika benda terkondensasi meriset nanoteknologi, yaitu kemampuan untuk memproduksi massal mesin skala-atom, yang pertama kali diutarakan oleh Richard Feynman
    •  Ekonofisika Elektromagnetisme adalah cabang fisika tentang medan elektromagnetik yang mempelajari mengenai medan listrik dan medan magnet. Medan listrik dapat diproduksi oleh muatan listrik statik, dan dapat memberikan kenaikan pada gaya listrik. Medan magnet dapat diproduksi oleh gerakan muatan listrik, seperti arus listrik yang mengalir di sepanjang kabel dan memberikan kenaikan pada gaya magnetik. Istilah "elektromagnetisme" berasal dari kenyataan bahwa medan listrik dan medan magnet adalah saling "berpelintiran"/terkait, dan dalam banyak hal, tidak mungkin untuk memisahkan keduanya. Contohnya, perubahan dalam medan magnet dapat memberikan kenaikan kepada medan listrik; yang merupakan fenomena dari induksi elektromagnetik, dan merupakan dasar dari operasi generator listrik, motor induksi, dan transformer. Istilah elektrodinamika kadangkala digunakan untuk menunjuk kepada kombinasi dari elektromagnetisme dengan mekanika. Subjek ini berkaitan dengan efek dari medan elektromagnetik dalam sifat mekanika dari partikel yang bermuatan listrik
    •  Geofisika adalah bagian dari ilmu bumi yang mempelajari bumi menggunakan kaidah atau prinsip- prinsip fisika. Di dalamnya termasuk juga meteorologi, elektrisitas atmosferis dan fisika ionosfer. Penelitian geofisika untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan bumi melibatkan pengukuran di atas permukaan bumi dari parameter-parameter fisika yang dimiliki oleh batuan di dalam bumi. Dari pengukuran ini dapat ditafsirkan bagaimana sifat-sifat dan kondisi di bawah permukaan bumi baik itu secara vertikal maupun horisontal. Dalam skala yang berbeda, metode geofisika dapat diterapkan secara global yaitu untuk menentukan struktur bumi, secara lokal yaitu untuk eksplorasi mineral dan pertambangan termasuk minyak bumi dan dalam skala kecil yaitu untuk aplikasi geoteknik (penentuan pondasi bangunan dll). Di Indonesia, ilmu ini dipelajari hampir di semua perguruan tinggi negeri yang ada. Biasaya geofisika masuk ke dalam fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), karena memerlukan dasar-dasar ilmu fisika yang kuat, atau ada juga yang memasukkannya ke dalam bagian dari Geologi. Saat ini, baik geofisika maupun geologi hampir menjadi suatu kesatuan yang tak terpisahkan Ilmu bumi. Bidang kajian ilmu geofisika meliputi meteorologi (udara), geofisika bumi padat dan oseanografi(laut). Beberapa contoh kajian dari geofisika bumi padat misalnya seismologi yang mempelajari gempabumi, ilmu tentang gunungapi (Gunung Berapi) atau volcanology, geodinamika yang mempelajari dinamika pergerakan lempeng-lempeng di bumi, dan eksplorasi seismik yang digunakan dalam pencarian hidrokarbon
    •  Mekanika (Bahasa Latin mechanicus, dari Bahasa Yunani mechanikos, "seseorang yang ahli di bidang mesin") adalah jenis ilmukhusus yang mempelajari fungsi dan pelaksanaan mesin, alat atau benda yang seperti mesin.mekanika merupakan bagian yang sangat penting dalam ilmu fisika terutama untuk ahli saints dan ahli teknik Mekanika (Mechanics) juga berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari gerakan suatu benda serta efek gaya dalam gerakan itu. Cabang ilmu Mekanika terbagi dua ; Mekanika Statik dan Mekanika Dinamik , sedang Mekanika Dinamik dapat dibagi dua pula , yaitu Kinematik dan Kinetik.
    •  Fisika nuklir Fisika polimer Optika adalah cabang fisika yang menggambarkan perilaku dan sifat cahaya dan interaksi cahaya dengan materi. Optika menerangkan dan diwarnai oleh gejala optis. Kata optik berasal dari bahasa Latin ὀπτική, yang berarti tampilan. Bidang optika biasanya menggambarkan sifat cahaya tampak, inframerah dan ultraviolet; tetapi karena cahaya adalahgelombang elektromagnetik, gejala yang sama juga terjadi di sinar-X, gelombang mikro, gelombang radio, dan bentuk lain dari radiasi elektromagnetik dan juga gejala serupa seperti pada sorotan partikel muatan (charged beam). Optik secara umum dapat dianggap sebagai bagian dari keelektromagnetan. Beberapa gejala optis bergantung pada sifat kuantumcahaya yang terkait dengan beberapa bidang optika hingga mekanika kuantum. Dalam prakteknya, kebanyakan dari gejala optis dapat dihitung dengan menggunakan sifat elektromagnetik dari cahaya, seperti yang dijelaskan oleh persamaan Maxwell
    •  Fisika partikel adalah cabang dari fisika yang mempelajari partikel dasar pembentuk benda dan radiasi, dan interaksi antara mereka. Dia juga disebut fisika energi tinggi, karena banyak partikel dasar tidak terjadi dalam keadaan biasa di alam, tetapi dapat diciptakan dan dideteksi pada saat benturan berenergi partikel lainnya, seperti yang dilakukan dalam pemercepat partikel
    •  Partikel Medan kuantum
    • Tugas 1 Cari keterkaitan ilmu komputer dengan ilmu fisikaDi kirim ke wendiyanac@gmail.com Asal ilmu fisika