Your SlideShare is downloading. ×
Materi 3
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Materi 3

318
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
318
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
25
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. BASIS DATAOLEH : AHMAD KURNIAWAN
  • 2. Pengantar Model RelasiEntitas• Model Relasi entitas atau dapat disebut degan ER Model• ER Model Merepresentasikan data pada basisdata sebagai kumpulan dari relasi-relasi (relations)• Sering kali disebut sebagai relational database• ER Model menyediakan suatu konsep yang dapat mengubah deskripsi informal dari apa yang diinginkan oleh user menjadi hal yang lebih detail, presisi dan deskripsi detail tersebut diimplementasikan kedalam DBMS.
  • 3. Proses Desain Basisdata• ER Model digunakan dalam fase desain basis data konseptual.• ER model digunakan untuk mengembangkan inisial dari desain basisdata.• Proses desain basisdata dibagi menjadi 6 tahap, yaitu: • Analisa Kebutuhan • Desain Konseptual Basisdata • Desain Logika basisdata • Skema Perbaikan • Desain Fisik Basisdata • Desain Keamanan
  • 4. • Analisa Kebutuhan, kegiatannya meliputi: • Bagaimana memahami cara data disimpan dalam basisdata • Aplikasi yang harus dibangun • Operasi apa yang sering digunakan • Yang dapat dilakukan pada tahap ini: • Diskusi kelompok user • Melakukan studi terhadap lingkungan operasi dan kemungkinan perubahan yang dilakukan • Analisa terhadap dokumentasi dari aplikasi yang sudah ada
  • 5. • Desain konseptual basisdata • Informasi dikumpulkan pada bagian analisis kebutuhan • Mengembangkan deskripsi dari data yang telah dikumpulkam dan disimpan dalam basisdata, meliputi : entity, relasi dan batasan integritasnya. • Skema basisdata dalam ER model dapat dipresentasikan dalam bentuk ER Diagram
  • 6. • Desain Logika Basisdata • Mengubah desain basis konseptual basisdata kedalam skema basisdata dalam model data yang dipilih oleh DBMS. • Mengubah ER Diagram ke dalam skema basisdata relasional• Skema Perbaikan • Mengidentifikasi persoalan yang akan muncul • Menormalisasi dengan restrukturisasi ulang untuk memastikan beberapa properti yang dikehendaki
  • 7. • Desain Fisik Basisdata • Pemberian indeks pada beberapa tabel • Pengelompokan beberapa tabel• Desain Keamanan • Menidentifikasi kumpulan user yang berbeda dengan peranannya masing-masing.
  • 8. Entiti, Atribut Dan Himpunan Relasi• Entiti adalah obyek yang dapat dibedakan dari obyek yang lain• Entiti digambarkan dengan menggunakan himpunan atribut• Himpunan entity : kumpulan entity yang sejenis• Misal : himpunan data pegawai. • Semua entity dalam himpunan entity memiliki himpunan atribut yang sama • Tiap himpunan entity memiliki kunci (key) • Tiap atribut memiliki domain
  • 9. Relasi Dan Himpunan Relasi• Relasi : asosiasi diantara dua atau lebih entity• Misal : Ani bekerja di departemen Farmasi• Himpunan Relasi : Himpunan relasi yang sejenis.
  • 10. Simbol-Simbol ER-Model• Entity : • Dapat disimbolkan dg Rectangle • Ada dua macam: • Weak Entity • Entity yang keberadaanya tergantung pada entity lain • Contoh adalah Entity Orang Tua Mahasiswa yang keberadaannya tergantung pada Mahasiswa • Strong Entity • Entity Yang keberadaannya tidak tergantung pada entity lain • Contoh Mahasiswa, Matakuliah, Jurusan
  • 11. • Atribut : • Simple Attribute • Attribut yang tidak dapat dibagi lagi menjadi sub attribut • Misalkan Attribut JenisKelamin, StatusMarital pada entity Mahasiswa • Composite Attribut • Attribut yang dapat dibagi lagi menjadi sub attribut • Misalkan Attribut Nama dapat dibagi menjadi NamaAWal dan NamaAkhir
  • 12. Gambar Composite Atribut
  • 13. • Single Value Attribut • Attribut yang mempunyai nilai tunggal • Misalkan Attribut JenisKelamin Pada Entity Mahasiswa. • Tidak mungkin seorang mahasiswa mempunyai jenis kelamin lebih dari satu• Multi Value Attribut • Attribut Yang mempunyai Nilai Ganda • Misalkan Attribut : • Hobby Pada Entity Mahasiswa • Pendidikan tinggi bagi seorang Dosen
  • 14. • Derive Attribut • Attribut yang nilainya dapat diturunkan dari attribut lain • Misalkan attribut : • Usia dapat diturunkan dari attribut TanggalLahir • Nomor Induk Kependudukan dapat diturunkan dari Tempat Tinggal, Tanggal Lahir dan Nomor Index• Primary Key • Satu atau lebih atribut yang harus mengidentifikasikan sebuah baris yang unik dalam suatu relasi • Agar dapat menjadi primary key, atribut harus telah menjadi candidate key• Candidate Key • Kumpulan atribut minimal yang membedakan setiap baris data dalam tabel secara unik • Syarat atribut menjadi candidate key : - untuk satu nilai hanya mengidentifikasikan satu baris dalam satu relasi (UNIK) - tidak memiliki subset yang juga merupakan super key - tidak dapat bernilai NULL
  • 15. • Foreign key • Sekumpulan atribut dalam suatu relasi (misal A) sedemikian sehingga kumpulan atribut ini bukan primary key A tapi merupakan primary key dari relasi lain• Relationship • Menyatakan asosiasi antar entity • Yang terkait dengan relasi • Cardinality • Partisipan
  • 16. Fitur Tambahan Untuk ER-Model• Batasan Kunci (Key Cosntraints) • Pada kasus, seorang pegawai dapat bekerja pada beberapa departments, sebuah department memiliki banyak pegawai • Sebaliknya tiap department hanya memiliki seorang manager yang berhubungan dengan key constraint pada manages. • Macam-macam key constraints: • 1-to-1 • 1-to-many • Many-to-1 • Many-to-many
  • 17. Contoh Key Antar Entity 1-to-1 1-to-many
  • 18. • Batasan Partisipasi (Participation Constraints) • Apakah setiap departemen mempunyai seorang manager? • Jika semua departemen pasti mempunyai manager maka partisipasi Departements dalam manages dapat dikatakan total. • Sebaliknya jika tidak semua departemen memiliki manager maka partisipasinya adalah partial
  • 19. Contoh ParticipationConstraint many-to-many
  • 20. Terima Kasih