Pengawas penilik sekolah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Pengawas penilik sekolah

on

  • 3,461 views

 

Statistics

Views

Total Views
3,461
Views on SlideShare
3,346
Embed Views
115

Actions

Likes
0
Downloads
42
Comments
2

1 Embed 115

http://wahyuberbagi95.blogspot.com 115

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • thanks ....
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • bgs sekali selengkapnya http://triktaktik.blogspot.com/2013/07/tahapan-kerja-untuk-sukses-inspirasi.html
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Pengawas penilik sekolah Presentation Transcript

  • 1. Disusun olehTri Wulansari 12144600060Dwi Setya 12144600046Nurul Hidayah 12144600075Isnaeni Pratiwi 12144600077
  • 2. Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Yogyakarta
  • 3. Pengertian Pengawas adalah jabatan fungsional yang berkedudukan sebagai pelaksana teknis untuk melakukan pengawasan pendidikan terhadap sejumlah sekolah tertentu yang ditunjuk atauditetapkan dalam upaya meningkatkan proses dan hasil belajar guna mencapai tujuan pendidikan.
  • 4. PengertianPenilik adalah jabatan fungsional keahlian termasukdalam rumpun tenaga kependidikan lainnya yangdiberi tugas, tanggungjawab, wewenang, dan haksecara penuh oleh pejabat yang berwenang(Bupati), untuk melakukan kegiatan penilikanpendidikan non formal pada dinas P dan K. Jabatanini hanya dapat diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil.
  • 5. Dasar Hukum Yang Mengatur UU No.44 Th. 2011 UU No.6 Th.2010LANDASAN UU No.91 Th.2001 UU No.91 Th.2001
  • 6. Syarat-syarat Pengawas dan Penilik Persyaratan Administrasi2 kategori Persyaratan Akademik
  • 7. Persyaratan Administratif calon pengawas adalah:1. Berpengalaman sebagai guru minimal 8 tahun secara terus menerus, wakil kepala sekolahdan atau kepala sekolah minimal berpengalaman 4 tahun dan menunjukkan prestasi selama iamenjadi guru, wakil kepala sekolah atau kepala sekolah.2. Memiliki sertifikat Pendidikan Profesi Pengawas dari LPTK Negeri.3. Pangkat/golongan sekurang-kurangnya golongan III/b yang dibuktikan dengan SKkepangkatan4. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter dari Rumah Sakityang ditunjuk.5. Tidak sedang terkena hukuman pelanggaran disiplin kategori sedang atau berat.6. Menyatakan secara tertulis bersedia mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pengawas Tipe A(Orientasi Pekerjaan Pengawas Sekolah). 7. Menyatakan secara tertulis bersedia ditempatkan di mana saja dalam wilayah Kabupaten/Kota/Provinsi tempat sekolah yang akan dibinanya.8. Menyatakan secara tertulis bersedia berpartisipasi aktif dalam Organisasi Profesi Pengawas (misalnya APSI).
  • 8. Persyaratan Akademik calon pengawas adalah :
  • 9. a) Di samping persyaratan sebagaimana dimaksud dalamPasal 26, pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatanPenilik dilaksanakan sesuai formasi jabatan Penilik yangditetapkan oleh Kepala Daerah masing-masing setelahmendapat persetujuan tertulis dari Menteri yangbertanggung jawab di bidang Pendayagunaan AparaturNegara berdasarkan pertimbangan Kepala BadanKepegawaian Negara. b) Formasi jabatan fungsional Penilik sebagaimana dimaksud ayat (1) ditetapkan satu kecamatan paling kurang 3 (tiga) orang paling banyak 12 (dua belas) orang.c) penilik satuan pendidikan bisa diangkat dari (a) pamongbelajar atau jabatan lain di lingkungan pendidikannonformal dengan pengalaman kerja sekurang-kurangnyalima tahun; (b) guru dan/atau kepala sekolah dengan masakerja sekurang-kurangnya lima tahun bagi guru dan tigatahun bagi kepala sekolah; dan (c) pengawas atau pernahmenjadi pengawas dengan masa kerja sebagai pengawassekurang-kurangnya tiga tahun.
  • 10. Sistem Pemberian Imbalan• Tunjangan pendidikan sebesar Rp. 100.000,00 per bulan• Tunjangan khusus bagi pejabat fungsional (Khusus untuk Kepsek, Pengawas, dan Penilik) sebesar Rp 600.000,00 per bulan (Gol. III) dan Rp. 700.000,00 (Gol. IV). Angka TunjanganTingka Jenjang Batas Usia Syarat Pengangkatan Golru Kredit Jabatan t Jabatan Pensiun Dalam Jabatan III/a 100 th Dapat 1. Berijasah serendah-rendahnya diperpanjang S1/DIV sesuai dg kualifikasi pendidikan s.d 60 2. pangkat serendah-rendahnya Penata Muda, Golru III/a 3. diklat fungsional Tk ahli TK/SD/MI, 4. AK komulatif min 100 MD, SDLB 5. tersedia formatif Ahli Pertama 406.000 6. setiap unsur penilaian dalam DP-3 dan yang sederajat sekurang-kurangnya bernilai baik dalam satu tahun terakhir 7. lulus uji kompetensi sebagai pengawas sekolah
  • 11. III/b 150 III/c 200 DapatMuda III/d 300 diperpanjan 406.000 g s.d 60 th IV/a 400 DapatMadya IV/b 550 diperpanjan 468.000 IV/c 700 g s.d 60 th IV/d 850 DapatUtama IV/e diperpanjan 468.000 1050 g s.d 60 th III/a 100 Dapat Syarat pengangkatanPertam diperpanjan a III/b 150 544.000 g s.d 60 th perpindahan dari jabatan III/c 200 Dapat lain:Muda III/d 300 diperpanjan 544.000 1. pendidikan paling g s.d 60 th SLTP/MTS, SMA, MA dan rendah S1 dari LPTK atau IV/a 400 Dapat yang sederajat sarjana Non PLTK yangMadya IV/b 550 diperpanjan 605.000 memiliki pengalaman sbg IV/c 700 g s.d 60 th guru/ pengawas/penilik IV/d 850 Dapat TK/SDUtama IV/e 1050 diperpanjan 605.000 g s.d 60 th 2. memiliki keahlian dibdg TK/SD/MI/MD/SDLB III/a 100 DapatPertam atau memiliki keahlian III/b 150 diperpanjan 544.000 a dalam pendidikan LB atau g s.d 60 th III/c 200 Dapat memiliki spesialis atauMuda III/d 300 diperpanjan 544.000 keahlian dlm bimmbingan g s.d 60 th dan konseling IV/a 400 Dapat SLB 3. memilikii pengalamanMadya IV/b 550 diperpanjan 605.000 jabatan dlm bidang IV/c 700 g s.d 60 th pendidikan paling singkat IV/d 850 Dapat 6th diperpanjan 4. usia paling tinggi 5 thUtama IV/e 1050 605.000 sebelum BUP dari jabatan g s.d 60 th terakhir
  • 12. Tugas-tugas Pengawas Tugas-tugas Penilik Tugas pokok pengawas Penilik mempunyai sekolah/satuan tugas, tanggung jawab, pendidikan adalah wewenang, dan hak melakukan penilaian dan untuk melakukan pembinaan dengan pemantauan, penilaian melaksanakan fungsi- dan bimbingan terhadap fungsi supervisi, baik penyelenggaraan supervisi akademik pendidikan luar sekolah maupun supervisi manajerial.
  • 13. Pembinaan Pegawai• Berdasarkan PP No. 19 Tahun 2005 tentang standar mutu pendidikan, peranan pengawas satuan pendidikan atau sekolah sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan pada satuan pendidikan binaannya. Oleh sebab itu, pembinaan pengawas agar dapat melaksanakan tugas kepengawasan akademik dan manajerial mutlak diperlukan. Ruang lingkup pembinaan mencakup pembinaan kualifikasi, profesi dan pembinaan karir. Pembinaan kualifikasi ditujukan agar para pengawas dapat meningkatkan tingkat pendidikan formal sampai minimal berpendidikan Sarjana (SI) bagi yang berpendidikan diploma, dan berpendidikan S2 bagi pengawas yang berpendidikan S1. Pengembangan profesi diarahkan pada peningkatan kompetensi pengawas mencakup kompetensi pribadi, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik dan kompetensi professional. Sedangkan pembinaan karir pengawas diarahkan untuk mempercepat kenaikan pangkat dan jabatan pengawas sesuai dengan ketentuan yang berlaku melalui pengumpulan angka kredit. Jenjang jabatan pengawas mulai dari pengawas pratama sampai pada pengawas utama.• Pembinaan-pembinaan yang dilakukan:a. Pembinaan untuk Peningkatan Kualifikasi Pendidikanb. Pembinaan Kemampuan Profesional
  • 14. • Adapun tujuan khusus pembinaan pengawas satuan pendidikan adalah agar para pengawas satuan pendidikan atau sekolah:1. Melaksanakan tugas pokok dan fungsinya melaksanakan pengawasan akademik dan pengawasan manajerial pada satuan pendidikan yang dibinanya;2. Meningkatnya kompetensi pribadi, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional sehingga dapat mempertinggi kinerjanya;3. Mampu bekerjasama dengan guru, kepala sekolah, staf sekolah dan komite sekolah dalam meningkatkan kinerja satuan pendidikan /sekolah binaannya;4. Mampu melakukan berbagai inovasi pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah binaannya;5. Berjalannya jenjang karir jabatan pengawas melalui angka kredit jabatan fungsional.
  • 15. Pengembangan Karir• Berdasarkan keputusan tersebut jabatan fungsional pengawas bergradasi mulai dari:• 1. Pengawas Sekolah Pratama golongan III /a – III /b;• 2. Pengawas Sekolah Muda golongan III /c – III /d;• 3. Pengawas Sekolah Madya golongan IV /a – IV /c;• 4. Pengawas Sekolah Utama golongan IV /d – IV /e dengan perhitungan angka kredit• Seiring dengan berlakunya PP No 19 tahun 2005, maka ke depan jabatan pengawas bisa disederhanakan menjadi tiga kategori yakni:• 1. Pengawas muda;• 2. Pengawas madya;• 3. Pengawas utama.
  • 16. Organisasi Profesi1. Kelompok Kerja Pengawas Sekolah TK/SD (KKPS TK/SD)2. Kelompok Kerja Pengawas Sekolah SMP (KKPS-SMP)3. Kelompok Kerja Pengawas Sekolah SMA/SMK (KKPS- SMA/SMK)4. Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Ibtidaiyah (POKJA MI)5. Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Tsanawiyah (POKJA MTs) Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Aliyah (POKJA MA)
  • 17. Kode etik pengawas:• 1. Dalam melaksanakan tugasnya pengawas satuan pendidikan senantiasa berlandaskan Iman dan Taqwa serta mengikuti perkembangan ilmu penetahuan dan teknologi.• 2. Pengawas satuan pendidikan senantiasa merasa bangga dalam mengemban tugas sebagai pengawas• 3. Pengawas satuan pendidikan memiliki pengabdian yang tinggi dalam menekuni tugas pokok dan fungsinya sebagai pengawas.• 4. Pengawas satuan pendidikan bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas professional sebagai pengawas.• 5. Pengawas satuan pendidikan menjaga citra dan nama baik profesi pengawas
  • 18. Kode etik penilik :1) Penilik Indonesia menjunjung tinggi Pancasila dan Undang Undang Dasar 19452) Penilik Indonesia mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga IPI3) Penilik Indonesia menghormati hak warga negara RI untuk memperoleh pendidikan4) Penilik Indonesia berkewajiban memahami dan mampu melaksanakan Tugas Pokok dan fungsi Penilik dengan jujur, dan penuh tanggung jawab5) Penilik Indonesia selalu berusaha untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan penguasaan teknologi guna peningkatan kompetensi Penilik6) Penilik Indonesia menjujung tinggi harkat dan martabat serta profesi Penilik7) Penilik Indonesia wajib menjujung tinggi disiplin dan menjaga nama baik organisasi
  • 19. Terima kasih