8. modul input & output

6,333
-1

Published on

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
6,333
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
574
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

8. modul input & output

  1. 1. Modul Input-Output Universitas Indonesia Timur Program S1 Teknik Informatika FIKOM
  2. 2. Pertemuan ini menjelaskan:• Pengertian Modul I/O• Latar belakang diperlukannya Modul I/O• Fungsi Modul I/O• Apa yang dilakukan di dalam Modul I/O
  3. 3. Pengertian Modul I/O• Sebuah modul yang memberi CPU kemampuan untuk berkomunikasi dengan komponen Input/Output.
  4. 4. Model Generic Modul I/O
  5. 5. • Input dari bus sistem berupa data, alamat dan kontrol untuk dihubungkan ke perangkat eksternal• Operasi I/O diperoleh dari sejumlah perangkat eksternal yang menyediakan alat untuk pertukaran data di antara lingkungan luar dengan unit pemrosesan komputer.• Link ke peripheral sebagai media pertukaran kontrol, status dan data.
  6. 6. Pengelompokan perangkatEksternal (Stalling - 1998)• Human Readable• Machine Readable• Communication
  7. 7. Human Readable• Perangkat peripheral untuk berkomunikasi antara manusia dengan mesin.• Contoh : monitor, printer.
  8. 8. Machine Readable• Perangkat peripheral untuk berkomunikasi antar mesin.• Contoh : floppy disk, compact disk, magnetic tape, sensor, akuator, dll
  9. 9. Communication• Perangkat peripheral untuk berkomunikasi antara mesin dengan perangkat lainnya yang terpisahkan oleh jarak tertentu.• Contoh : modem, terminal, dll
  10. 10. Latar Belakang• Adanya aneka ragam peripheral yang memiliki macam-macam metode operasi.• Perbedaan kecepatan transfer data antara sistem bus dengan piranti I/O.• Peripheral seringkali menggunakan format data dan panjang word yang berlainan dengan komputer.• Perbedaan besar tegangan dan arus data yang diperlukan untuk transfer informasi dari dan peripheral dengan sistem bus.
  11. 11. Fungsi• Fungsi Control and Timing• Fungsi Komunikasi CPU• Fungsi Komunikasi Perangkat• Data Buffering• Fungsi Deteksi Error
  12. 12. Fungsi Control and Timing• Fungsi modul untuk mengkoordinasikan arus lalu lintas sumber daya internal dengan perangkat eksternal.• Contoh : kontrol pemindahan data dari perangkat eksternal ke CPU.
  13. 13. Fungsi Komunikasi CPU• Command decoding mampu menerima perintah tertentu dr CPU• Komunikasi data pertukaran data melalui bus data• Status reporting mengetahui status modul I/O• Address recognition mengetahui address peripheral yang dikontrol
  14. 14. Fungsi Komunikasi Perangkat• Modul I/O mampu mengkomunikasikan CPU dengan perangkat peripheral.• contoh : mengkomunikasikan perintah, data, info status, dll
  15. 15. Data Buffering• Menyimpan data sementara.
  16. 16. Fungsi Deteksi Error• Fungsi untuk mendeteksi error pada perangkat dan melaporkan error yang terjadi ke CPU.
  17. 17. Struktur Modul I/O
  18. 18. • Modul dihubungkan dengan perangkat eksternal komputer melalui saluran signal• Data yang dipindahkan dari dan ke modul di bufferkan dalam satu/lebih register data.• Register status/kontrol menerima informasi kontrol secara detail dari CPU.• Logic berinteraksi dengan CPU melalui sejumlah saluran kontrol untuk signal arbitrasi dan status.• Modul mengetahui dan menghasilkan alamat perangkat yang dikontrol
  19. 19. Antar Muka I/O• Menginterprestasikan alamat dan isyarat pilih memori I/O untuk menentukan apakah sedang dipilih.• Menentukan operasi masukan/keluaran dan menerima keluaran data dari bus.• Memasukkan dan mengeluarkan data dari piranti I/O dan mengubah format data paralel ke format yang diterima
  20. 20. • Mengirim isyarat ready jika data diterima atau diletakkan pada bus• Mengirim permintaan interupsi• Menerima isyarat reset dan melakukan inisialisasi ulang
  21. 21. Tentang Interupsi• Mekanisme penghentian/pengalihan pengolahan instruksi dalam CPU kepada routine interupsi.• Manajemen pengeksekusian rountine instruksi agar komunikasi CPU dan modul I/O maupun memori lebih efektif dan efisien• Fungsi interupsi sebagai sinkronisasi kerja antar modul
  22. 22. Sinyal Interupsi dalam CPU• Interupsi Program• Interupsi Timer• Interupsi I/O• Interupsi Hardware Failure
  23. 23. Interupsi Program• Interupsi yang dibangkitkan dengan beberapa kondisi yang terjadi pada hasil eksekusi program
  24. 24. Interupsi Timer• Interupsi yang dibangkitkan pewaktuan dalam prosessor.
  25. 25. Interupsi I/O• Sinyal interupsi yang dibangkitkan modul I/O sehubungan kondisi error dan penyelesaian suatu operasi
  26. 26. Interupsi Hardware Failure• Interupsi yang dibangkitkan oleh kegagalan data / kesalahan paritas memori.
  27. 27. Prioritas Interupsi• Dalam proses, CPU menolak interupsi lain terjadi, saat suatu interupsi ditangani prosessor. Baru ditangani ketika interupsi selesai (pengolahan interupsi berurutan)• Interrupt handler menerapkan prioritas interupsi yaitu mengizinkan interupsi berprioritas lebih tinggi ditangani lebih dahulu (pengolahan interupsi bersarang)
  28. 28. Sekian…

×