rangkuman filsafat
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

rangkuman filsafat

on

  • 362 views

 

Statistics

Views

Total Views
362
Views on SlideShare
362
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
1
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

rangkuman filsafat rangkuman filsafat Document Transcript

  • KETERANGAN : Relation adalah raja yang menguasai seluruh kompenen di setiap makhluk yang di ciptakan ALLAH SWT. Causality adalah sebuah jalan yang di tempuh berawal dengan baik dan buruk yang berakhir dengan prasangka sebab terjadinya sesuatu. Change adalah pergeseran masa dan waktu seiring berkembang nya iptek dan jaman (perubahan) Being adalah adalah khayalan yang menjadi tanda Tanya ketika berpikir Reality adalah kenyataan yang akan terjadi ketika berkhayal. Substansi adalah yang menciptakan dengan selalu berkaitan dengan esensi Esensi adalah yang menjadi bahan dasar dari subtansi Eksistensi adalah keadaan yang menunjukkan sebenarnya dengan keadaan yang besar Matter adalah sebuah benda yang menjadi bahan khayalan Form adalah sesungguhya ada dari hasil khayalan. Bagaimana pandangan islam tentang filsafat?? RELATION (HUBUNGAN) BEING (ADA/IDE) REALITY (WUJUD NYATA) ESENSI (YANG MEMBENTUK) EKSISTENSI (RUANG DAN WAKTU) FORM (BENTUK) MATTER (MATERI) GHANGE (PERUBAHAN) CAUSALITY (SEBAB AKIBAT) SUBSTANSI (K. PEMBENTUK) Nama : Armando roffi Nimko : 13.B.60.002 Tugas : Filsafat BEING & REALIT Y
  • Jawaban : Sebenarnya filsafat dengan Islam itu hubungannya berkaitan. Sebagaimana dalam hadhis yang menunjukkan untuk ber filsafat di antaranya yaitu: Dan masih banyak dalil-dalil yang menunjukkan untuk berfilsafat. Kajian filsafat pendidikan yang penting untuk dipahami adalah mengenai filsafat pendidikan Islam, karna dalam berfilsafat banyak orang yang rusak aqidahnya(keyakinannya) karna dalam berfilsafatnya tidak mengikuti Al quran dan hadhis. Filsafat islam itu bersumber dari Al quran dan Hadhis dan dari perkataan ulama yang bersumber dari Al quran dan Hadhis, karna dalam islam tidak semua perkara itu bisa di filsafatkan karna akal itu harus ikut agama bukan agama yang ikut akal, seperti dalam hadhis yang diriwayatkan oleh syaidina Ali tentang mengusap dua sepatu: (Jika lau agama itu dengan akal /pikiran maka pasti mengusap sepatu di bawa itu lebih utama dari pada di atas tetapi aku melihat rosul mengusap dhohirnya sepatu). Di antara yang tidak boleh di filsafatkan dalam Islam yaitu dalam masalah takdir,bintang sebagaimana dalam hadis
  • ) (Ketika di sebutkan masalah takdir maka diamlah dan ketika di sebutkan masalah bintang maka diamlah al hadhis). Dalil-dalil tersebut di atas menunjukkan jika seandainya seseorang itu berfilsafat maka harus mengikuti aturan-aturan dalam islam, mana yang boleh di filsafatkan dan mana yang tidak boleh di filsafatkan dalam Islam. Abu Hamid Al-Ghozali berkata di awal kitabnya Al-Ihya : “Jika kamu bertanya : ‘Mengapa dalam pembagian ilmu tidak disebutkan ilmu kalam dan filsafat dan dijelaskan apakah keduanya itu tercela atau terpuji ?’ maka ketahuilah hasil yang dimiliki ilmu kalam dan filsafat dalam pembatasan dalil- dalil yang bermanfaat, telah dimiliki oleh Al-Qur’an dan Hadits (Al-Akhbaar) dan semua yang keluar darinya adakalanya perdebatan yang tercela dan ini termasuk kebid’ahan dan adakalanya kekacauan karena kontradiksi kelompok-kelompok dan berpanjang lebar menukil pendapat-pendapat yang kebanyakan adalah perkataan sia-sia dan ingauan yang dicela oleh tabiat manusia dan ditolak oleh pendengaran dan sebagiannya pembahasan yang sama sekali tidak berhubungan dengan agama dan tidak ada sedikitpun terjadi di zaman pertama… (dan seterusnya). Sebenarya yang di anggap sesat itu bukan ilmu filsafatnya tapi tergantung orangnya bagaimana dia menggunakan filsafat,jika dia menggunakan ilmu filsafat itu untuk menimbulkan perdebatan yang tercela sehingga menjadi bid’ah maka ini yang dilarang oleh Islam, tapi jika filsafat itu digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah maka filsafatnya itu menjadi baik. Seperti kita memikirkan cerita yang ada di Al-quran tentang masalah
  • nabi Suliman pada zamannya ada seorang yang bisa memindah singgasana dalam sekejab mata. Pekerjaan memindahkan singgasana dari satu negeri ke negeri yang lain dalam waktu lebih cepat dari sekejap mata disebutkan oleh Al-Qur’an bukan sebagai suatu perbuatan sihir, kekuatan Jin, atau mukjizat seorang Nabi, melainkan perbuatan seseorang karena ilmu yang dimilikinya. Ini merupakan bukti bahwa dengan ilmu manusia mampu menundukkan banyak kekuatan alam. Ilmu modern pun telah mampu memindahkan suara melalui gelombang, lalu berkembang sehingga mampu memindahkan gambar visual. Dan Al-Qur’an Al-Karim cukup memotivasi orang untuk berpikir. Dengan demikian bisa dibilang bahwa ilmu filsafat itu terdiri dari dua bagian, bagian pertama yang tidak bertentangan dengan ajaran islam dan bagian kedua yang bertentangan dengan ajarn islam.