Danang Yulianto, S.Pd, S.Si, Apt
Obat adalah :
Semua zat baik kimiawi, hewani maupun
nabati yang dalam dosis layak dapat
menyembuhkan, meringankan atau
men...
Aspek-aspek farmakologi
1.

Aspek Bio Farmasi
- Tablet PECAH
- Granul Pecah
- Zat aktif lepas dan terlarut

2.

Fase Farma...
Perjalanan Obat dalam Tubuh
- Fase BIOFARMASI
Tablet pecah, granul pecah, Zat aktif lepas
dan terlarut.
- Fase FARMAKOKINE...
ABSORBSI
Dipengaruhi oleh:
- Kelarutan Obat
- Kemampuan difusi melalui sel membran
- Konsentrasi Obat
- Luas permukaan kon...
METABOLISME
Hal-hal yang mempengaruhi:
- Fungsi hati
- Usia
- Keturunan ( Faktor Genetik )
- Pemakaian obat secara bersama...
EKSKRESI
Organ-organ ekskresi:
- Kulit
- Paru-paru
- Hati
- ASI
- Usus
- Ginjal
EFEK-EFEK OBAT YANG TIDAK DIINGINKAN
1.

2.

3.
4.

Efek samping adalah segala sesuatu khasiat
obat tersebut yang tidak di...
5. Toleransi adalah peristiwa dimana dosis obat
harus dinaikkan terus menerus untuk mencapai
efek terapeutik yang sama.
6....
9.

Supra Infeksi adalah infeksi-infeksi
tambahan yang terjadi pada waktu
pengobatan dengan suatu kemoterapi
tertentu yang...
1.

KOMBINASI PENGGUNAAN OBAT
Antagonisme
Dimana kegiatan obat pertama dikurangi atau
ditiadakan sama sekali oleh obat ked...
Cara Pemberian Obat
A. Efek Sistemik

Oral
Pemberian obat yang melalui mulut
# Mudah dan Aman pemakaiannya, Lazim dan Prak...
Oromucosal
Pemberian obat melalui mucosa dirongga mulut
1.

Sublingual
- Obat ditaruh dibawah lidah
- Bentuk tablet kecil ...
2. Bucal
- Obat diletakkan diantara pipi dan gusi
- Obat biasa digunakan untuk mempercepat
kelahiran bila tidak ada kontra...
Injeksi

Pemberian obat melalui Suntikan
- Efek yang diperoleh cepat, kuat
dan lengkap
- Digunakan untuk obat yang
merangs...
-

Contoh Pemakaian Injeksi
Subcutan

Penyuntikan dibawah kulit
Efek lambat, dapat digunakan sendiri
Misal: Penggunaan Ins...
B. Efek Lokal
1. inhalasi
Penggunaannya melalui selaput lendir hidung. (aerosol)
2. Intra nasal
penggunaannya disedot mela...
KEMOTERAPI
Adalah: obat-obat kimia yang dapat
memberantas dan menyembuhkan penyakitpenyakit yang disebabkan hama-hama
misa...
PENGGOLONGAN KEMOTERAPI
1.

Berdasar Khasiatnya
a. Bakteriostatik
b. Bakterisid

2.

Berdasar Luas aktifitasnya
a. Narrow ...
ANTIBIOTIKA
Adalah zat-zat kimia yang dihasilkan oleh
mikroorganisme hidup terutama fungi dan
bakteri tanah, yang memiliki...
Mekanisme kerja antibiotika:
Perintangan selektif metabolisme bakteri
sehingga sintesis protein terhambat
dan kuman musnah...
Beberapa Bahaya penggunaan ANTIBIOTIKA
1.

Tetrasiklin
- Dapat mengendap pada jaringan tulang dan gigi
sehingga dapat meni...
Anti Malaria
Malaria adalah suatu penyakit infeksi dengan ciri demam berkala yang
diseabkan oleh parasit bersel tunggal (p...
Fungistatik
Adalah penyakit kulit karena terjadinya infeksi jamur pada kulit oleh
dermatofit (jamur yang hidup diatas kuli...
1.
2.
3.

1.
2.
3.
4.

Pembagian obat-obat fungistatika
Antibiotika: Griseofulvin, Nystatin, dan
Amfoterisin B
Asam Organi...
Anti Diare
Diare adalah : Peristiwa buang air besar yang berulang
kali sehari dengan banyak mengeluarkan cairan
(mencret) ...
Obat-obat Diare
Carbo adsorbens

Loperamida

: Norit
: Bekarbon
: Imodium
: Primodium
: Motilex
: Lopamid
Dehidrasi
Kekurangan cairan tubuh, kehilangan banyak air
beserta garam-garam natrium dan kalium yang
disebabkan diare yang...
Kolera
Penyakit infeksi usus yang disebabkan oleh
bakteri Vibrio Cholerae dengan cirinya:
- Diare seperti air beras
- Munt...
Disentri Basiler
Infeksi usus yang disebabkan oleh jenis basil gram negatif
dari keluarga shigella.
Ciri-ciri disentri:
- ...
Typhus
Disebabkan Salmonella Thyposa
Ciri-cirinya:
Demam tinggi, Nyeri kepala yang sangat, lidah
putih dan ada kalanya dia...
Obat Cacing (Anthelmintika)
Penggolongan obat cacing
1. Vermifuga adalah obat cacing yang dapat
mengeluarkan cacing tanpa ...
Beberapa jenis penyakit cacing dan obatnya:
1. Cacing gelang (Ascaris lumbricoides)
Ciri: Kejang, rasa sakit diperut dan d...
Obat Pencahar (Laxantia)
Adalah zat-zat yang dapat memepercepat peristaltik
didalam usus sebagai refleks dari perangsangan...
Bahaya penggunaan Laxantia
Penggunaan berlebihan menyebabkan:
1. Absorbsi bahan-bahan bergizi oleh usus dapat
terganggu
2....
Obat Obat pencahar
Bisakodil
- Dulcolax
- Nelax
2. Fenolftalein
- Laxadine
3. Garam Inggris
1.
Diuretika
Zat-zat yang memperbanyak pengeluaran air kemih akibat
pengaruh langsung terhadap ginjal
Penggunaan Diuretika
1....
Anti Hipertensi
Jenis Tekanan Darah
1. Normotensi
Sistole < 140 mmHg
Diastole < 90 mmHg
2. Boederline

Sistole 140-160 mmH...


Pengatur TD Tubuh Diatur oleh :
Renin-Angiotensi Aldosteron
Volume denyut jantung
Elastisitas dinding arteri



Neuroh...
Tindakan untuk Penderita Hipertensi:
1.
2.
3.

4.
5.

Menurunkan berat badan, Penurunan 1 kg
dapat menurunkan tekanan 0,5 ...
Macam Obat hipertensi:
-

Klonidin
Metildopa
Reserpin
HCT
Hidralazin
Captopril 12,5 dan 25 mg

Efek samping
Hidung tersumb...
Obat kontrasepsi
Mekanisme Kerja
1. Perintang Ovulasi yaitu estrogen dan progesteron. Dengan
cara menekan sekresi gonadotr...
Faktor yang mempengaruhi keamanan pil KB
1. Terlupa menelan
bila terlupa 1 pil, maka tidak kurang dari 12
jam pil itu haru...
Penggunaan Lain pil KB
1. Menunda Haid
digunakan apabila pengen menunda
menstruasi selama beberapa hari dari waktu
menstru...
Efek samping penggunaan Pil KB
-

Efek samping yang ringan
efek samping ini akan hilang atau berkurang sendiri setelah
beb...
Kontra Indikasi Pil KB
Pil anti hamil tidak boleh diberikan pada penderita atau bila terdapat
riwayat:
Hepatitis
Hiperlipi...
Obat Batuk
Batuk adalah suatu reflek fisiologi yang dapat berlangsung baik
dalam keadaan sehat maupun sakit, reflek terjad...
Penggolongan obat batuk
1.

Ekspektoransia
Yaitu obat yang khasiatnya mempertinggi sekresi saluran pernapasandan
atau menc...
Anti Asma
CARA : Chronic Aspesific Respiratory Affection, mencakup semua penyakit
saluran pernapasan yang mempunyai ciri p...
2. Bronkhitis
merupakan
batuk
menahun
dengan
banyak
mengeluarkan dahak tetapi tanpa sesak napas
Penyebabnya adalah infeksi...
Penggolongan obat ASMA
1.
2.
3.
4.
5.

Anti Alergi (ketotifen)
Bronchodilator (Teofilin, salbutamol, efedrin,
terbutalin, ...
ANTASIDA
Adalah basa lemah yang digunakan untuk mengikat atau menetralisir asam
lambung yang berlebihan dan penyakit borok...
ANESTETIKA
ARTINYA : tidak ada rasa sakit
Anestetika dibagi menjadi 2 :
1. Anestetika Lokal
2. Anestetika umum
ANESTETIKA UMUM:
Biasanya digunakan untuk pembedahan besar:
Taraf taraf Narkosa
1. Taraf Analgesia >> kesadaran dan rasa n...
Syarat Anestesi Umum :
1.
2.
3.
4.
5.

Berbau enak dan tidak merangsang selaput
lendir
Mulai kerja cepat tanpa efek sampin...
Penggolongan anestesi :
1 Anestesi injeksi
Barbital, Diazepam, tiophental dll
2. Anestesi Inhalasi
eter, kloroform
Efek sa...
Teknik pemberian anestesi umum
1. Sistem terbuka
penetesan langsung diatas kain kasa yang menutupi
mulut atau hidung
conto...
ANESTETIKA LOKAL
SYARAT anestetika lokal:
1. Tidak merangsang jaringan
2. Tidak mengakibatkan kerusakan permanen
terhadap ...
Penggolongan anestesi lokal:
1. Senyawa ester
Prokain, benzokain, tetrakain
2. Senyawa Amida
lidokain, prilokain, bupivaka...
Analgetika dan antipiretika
Analgetika ???
Antipiretika???
Analgetika digolongkan jadi 2 gol:
1. Analgetika narkotika (Sen...
Analgetika Narkotika
Mempunyai penghalang nyeri yang kuat, mengurangi kesadaran dan
memberi rasa nyaman
Dapat juga bmenyeb...
Anelgetika Non narkotika
Anelgetika perifer :
menghilangkan nyeri tanpa menghilangkan
kesadaran
Antipiretika
:
Menghilangk...
Penggolongan Analgetika NON NARKOTIKA
1. Salisilat : asetosal, Salisilamida, Na. Salisilat
2. Para Amino Fenol : Fenasetin...
Hematinika
Adalah obat obat pembentuk darah yaitu
memperbaiki proses pembentukan sel darah
merah
Anemia : keadaan dimana k...
Anemia juga dapat terjadi karena obat misal :
kloramfenikol, sulfonamida, fenitoin,
fenilbutazon, antidiabetika oral.
Sela...
EPILEPSI
Gangguan saraf yang timbul secara tiba-tiba
dan berkala, biasanya dengan perubahanperubahan kesadaran. Disebabkan...
1.

2.

3.

Grand mal
timbul serangan dengan kejang otot hebat dengan
pergerakan kaki tangan tak sadar disertai jeritan,
m...
Penggolongan obat epilepsi:
1. Barbital
Phenobarbital, Heptobarbital
2. Hidantoin
Phenytoin, Oksazolidin
3. Suksinimida
Me...
Hipnotika dan Sedativa
Hipnotika : adalah obat yang diberikan pada
malam hari dalam dosis terapi dapat
mempertinggi keingi...
Penggunaan obat Hipnotik sedativa:
- Insomnia
- Stress
- Penyakit jantung ringan ( Aritmia )
Syarat obat tidur ideal:
1. M...
Obat obat hipnotika dan sedativa:
1.
2.
3.
4.

Diazepam
Phenobarbital
Nitrazepam
Klorpromazin

Efek samping:
Depresi perna...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pengantar farmakologi

4,078

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
4,078
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
64
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengantar farmakologi

  1. 1. Danang Yulianto, S.Pd, S.Si, Apt
  2. 2. Obat adalah : Semua zat baik kimiawi, hewani maupun nabati yang dalam dosis layak dapat menyembuhkan, meringankan atau mencegah penyakit atau gejala-gejalanya
  3. 3. Aspek-aspek farmakologi 1. Aspek Bio Farmasi - Tablet PECAH - Granul Pecah - Zat aktif lepas dan terlarut 2. Fase Farmakokinetika - Absorpsi - Metabolisme - Distribusi - Ekskresi 3. Fase Farmakodinamika Interaksi dengan reseptor ditempat kerja. 4. Efek obat >>>>>>> (+) atau (-)
  4. 4. Perjalanan Obat dalam Tubuh - Fase BIOFARMASI Tablet pecah, granul pecah, Zat aktif lepas dan terlarut. - Fase FARMAKOKINETIKA Absorpsi, Distribusi, Metabolisme, Ekskresi - Fase FARMAKODINAMIKA Interaksi dengan reseptor ditempat kerja - Efek OBAT
  5. 5. ABSORBSI Dipengaruhi oleh: - Kelarutan Obat - Kemampuan difusi melalui sel membran - Konsentrasi Obat - Luas permukaan kontak obat - Bentuk sediaan obat - Rute cara pemakaian obat - Sirkulasi pada letak absorbsi
  6. 6. METABOLISME Hal-hal yang mempengaruhi: - Fungsi hati - Usia - Keturunan ( Faktor Genetik ) - Pemakaian obat secara bersamaan
  7. 7. EKSKRESI Organ-organ ekskresi: - Kulit - Paru-paru - Hati - ASI - Usus - Ginjal
  8. 8. EFEK-EFEK OBAT YANG TIDAK DIINGINKAN 1. 2. 3. 4. Efek samping adalah segala sesuatu khasiat obat tersebut yang tidak diinginkan untuk terapi yang dimaksud pada dosis yang dianjurkan Idiosinkrasi adalah peristiwa dimana suatu obat memberikan efek yang sama sekali berlainan dari efek normalnya. Allergi adalah peristiwa hipersensitif akibat pelepasan histamin dari mast sel didalam tubuh Fotosensitasi adalah kepekaan berlebihan untuk cahaya akibat penggunaan obat.
  9. 9. 5. Toleransi adalah peristiwa dimana dosis obat harus dinaikkan terus menerus untuk mencapai efek terapeutik yang sama. 6. Habituasi adalah peristiwa dimana seseorang akan mengalami kebiasaan menggunaan obat untuk mencapai efek tertentu. 7. Adiksi adalah peristiwa ketergantungan obat secara jasmaniah dan rohaniah. 8. Resistensi adalah keadaan dimana bakteri telah menjadi kebal terhadap obat dan obat tidak dapat bekerja lagi terhadap kuman-kuman tertentu yang memiliki daya tahan yan lebih kuat.
  10. 10. 9. Supra Infeksi adalah infeksi-infeksi tambahan yang terjadi pada waktu pengobatan dengan suatu kemoterapi tertentu yang sedang berlangsung dimana sifat infeksinya berbeda dengan penyakit semula yang sedang diobati
  11. 11. 1. KOMBINASI PENGGUNAAN OBAT Antagonisme Dimana kegiatan obat pertama dikurangi atau ditiadakan sama sekali oleh obat kedua karena mempunyai khasiat farmakologi bertentangan. Contoh : Adrenalin dan Histamin 2. Sinergisme Dimana kekuatan obat pertama diperkuat oleh kekuatan obat kedua karena efek farmakologinya searah. Contoh : Sulfametoksazol dan Trimetoprim
  12. 12. Cara Pemberian Obat A. Efek Sistemik Oral Pemberian obat yang melalui mulut # Mudah dan Aman pemakaiannya, Lazim dan Praktis# Bentuk : Tablet, Kapsul, Obat Hisap, Sirup, Tetesan
  13. 13. Oromucosal Pemberian obat melalui mucosa dirongga mulut 1. Sublingual - Obat ditaruh dibawah lidah - Bentuk tablet kecil atau spray Digunakan pada penderita jantung atau asma contoh: ISDN
  14. 14. 2. Bucal - Obat diletakkan diantara pipi dan gusi - Obat biasa digunakan untuk mempercepat kelahiran bila tidak ada kontraksi usus. contoh : Sandopart tablet
  15. 15. Injeksi Pemberian obat melalui Suntikan - Efek yang diperoleh cepat, kuat dan lengkap - Digunakan untuk obat yang merangsang atau dirusak oleh getah lambung atau tidak diresorpsi oleh dinding usus. -
  16. 16. - Contoh Pemakaian Injeksi Subcutan Penyuntikan dibawah kulit Efek lambat, dapat digunakan sendiri Misal: Penggunaan Insulin - Intramuscular Penyuntikan didalam otot dimana tidak banyak terdapat pembuluh darah dan syaraf. Misal: Penyuntikan antibiotik
  17. 17. B. Efek Lokal 1. inhalasi Penggunaannya melalui selaput lendir hidung. (aerosol) 2. Intra nasal penggunaannya disedot melalui mulut atau hidung atau disemprotkan. (drop atau spray) 3. Intra Vaginal penggunaannya melalui selaput lendir atau mukosa vagina. (tablet, salep, krim, cairan bilasan) 4. Percutan (Kulit) Penggunaannya dengan jalan dioleskan pada permukaan kulit. (salep atau Krim) 5. Mukosa mata dan telinga penggunaannya melalui selaput mata atau telinga. (drop atau salep)
  18. 18. KEMOTERAPI Adalah: obat-obat kimia yang dapat memberantas dan menyembuhkan penyakitpenyakit yang disebabkan hama-hama misalkan protozoa, bakteri, virus tanpa merugikan tubuh manusia. Contoh Kemoterapi : 1. Metilen Blue 1891 Untuk malaria 2. Penicillin 1941 untuk antibiotik 3. Neo Arsfenamin 1910 untuk sifilis
  19. 19. PENGGOLONGAN KEMOTERAPI 1. Berdasar Khasiatnya a. Bakteriostatik b. Bakterisid 2. Berdasar Luas aktifitasnya a. Narrow Spectrum b. Broad Spectrum
  20. 20. ANTIBIOTIKA Adalah zat-zat kimia yang dihasilkan oleh mikroorganisme hidup terutama fungi dan bakteri tanah, yang memiliki khasiat mematikan atau menghambat pertumbuhan banyak bakteri sedangkan toksisitasnya terhadap manusia relatif kecil Penemuan Antibiotik 1. Streptomisin 1944 2. Kloramfenikol 1947 3. Tetrasiklin dan derivatnya 1948 4. Rifampisin 1960
  21. 21. Mekanisme kerja antibiotika: Perintangan selektif metabolisme bakteri sehingga sintesis protein terhambat dan kuman musnah atau tidak berkembang lagi 1. 2. Penggolongan Antibiotika Narrow Spectrum Penisilin, neomisin, Streptomisin, Eritromisin. Broad Spectrum Tetrasiklin, Kloramfenikol, Ampisillin, Rifampisin.
  22. 22. Beberapa Bahaya penggunaan ANTIBIOTIKA 1. Tetrasiklin - Dapat mengendap pada jaringan tulang dan gigi sehingga dapat menimbulkan Caries pada anak-anak. - Tidak boleh diberikan pada wanita hamil usia sampai 4 bulan dan anak sampai usia 8 tahun. - Tetrasiklin berwarna kuning dan tidak boleh disimpan ditempat lembab karena mudah berubah menjadi anhydro dan epi tetrasiklin yang toksis bagi ginjal sehingga jika sudah berubah warna tidak boleh digunakan lagi. 2. Kloramfenikol Dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada sumsum tulang dan terganggunya pembentukan eritrosit sehingga dapat terjadi anemia aplastis. 3. Rifampisin Urin menjadi merah / coklat tua
  23. 23. Anti Malaria Malaria adalah suatu penyakit infeksi dengan ciri demam berkala yang diseabkan oleh parasit bersel tunggal (protozoa) yang dipindahkan melalui nyamuk anopheles Pembagian Malaria: 1. Malaria tertiana disebabkan oleh plasmodium Vivax dengan cirinya adalah demam berkala tiga hari sekali. 2. .Malaria Quartana disebabkan oleh plasmodium Malariae dengan ciri demam empat hari sekali. 3. Malaria Tropicana disebabkan oleh plasmodium Falciparum dengan ciri demam tinggi dan mematikan hanya dalam beberapa hari saja. Pengobatan malaria: 1. Kloroquin………………………….Resochin (Bayer) 2. Pirimethamin + Sulfadoksin……..Fansidar (Roche) 3. Primaquin + Trimetoprim…………Sanprima (Sanbe Farma)
  24. 24. Fungistatik Adalah penyakit kulit karena terjadinya infeksi jamur pada kulit oleh dermatofit (jamur yang hidup diatas kulit) 1. 2. 3. 4. Penyebab infeksi fungi: Penggunaan antibiotika broad spectrum dimana-mana. Penggunaan kortikosteroid yang mengurangi daya tangkis infeksi Penggunaan hormon-hormon kelamin khususnya anti hamil yang menyebabkan terjadinya candida albicans Makin banyaknya kolam renang dan sauna. Beberapa jenis jamur penyebab infeksi pada manusia: 1. Dermatofit dari suku Trichophyton, Microsporum, Yang mengakibatkan kutu air di antara jari kaki. 2. Candida albicans seringkali menghinggapi mucosa mulut, paruparu, usus dan vagina
  25. 25. 1. 2. 3. 1. 2. 3. 4. Pembagian obat-obat fungistatika Antibiotika: Griseofulvin, Nystatin, dan Amfoterisin B Asam Organik : Asam Benzoat, Asam salisilat, Asam Undesilinat. Lain-lain : golongan imidazol dan fenol Contoh obat fungistatik: Griseofulvin………..Fulcin (ICI), Grivin (Pharos) Nystatin…………….Mycostatin (Squib) Mikonazol…………..Daktarin (Pfizer), Canesten (Bayer) Ketokonazol………..Mycoral (Kalbe), Nyzoral (Janssen)
  26. 26. Anti Diare Diare adalah : Peristiwa buang air besar yang berulang kali sehari dengan banyak mengeluarkan cairan (mencret) dan merupakan gejala penyakit tertentu. Sebab-sebab Diare Infeksi Kuman misal: tifus, kolera Bakteri Coli Travelle’s Diarrea Kanker usus Penyinaran radioterapi. Penyakit cacing Keracunan logam (Arsen) Radang usus Katakutan, stress.
  27. 27. Obat-obat Diare Carbo adsorbens Loperamida : Norit : Bekarbon : Imodium : Primodium : Motilex : Lopamid
  28. 28. Dehidrasi Kekurangan cairan tubuh, kehilangan banyak air beserta garam-garam natrium dan kalium yang disebabkan diare yang hebat dan muntah-muntah. Kekurangan garam natrium (hipokalemia) dapat menyebabkan darah menjadi asam sehinga mengakibatkan mengantuk, lemas otot, lelah, sesak napas, bahkan dapat menyebabkan shock dan kematian pada bayi dan balita. Gejala-gejala dehidrasi: - Haus, mulut dan bibir kering - Kulit menjadi keriput - Berkurang air kemih, BB Turun, dan gelisah.
  29. 29. Kolera Penyakit infeksi usus yang disebabkan oleh bakteri Vibrio Cholerae dengan cirinya: - Diare seperti air beras - Muntah-muntah - Kejang - Anuria (berhentinya pengeluaran urin) obat-obatan kolera: - Tetrasikilin - Kotrimoksazol - Kloramfenikol
  30. 30. Disentri Basiler Infeksi usus yang disebabkan oleh jenis basil gram negatif dari keluarga shigella. Ciri-ciri disentri: - Mulas waktu BAB - Diare berlendir dan berdarah - Radang selaput lendir Obat-obat disentri: - Sulfonamida (Sulfa diazin) - Ampisillin, Tetrasiklin, Kloramfenikol dan streptomisin - Kotrimoksazol (Trimetoprim + sulfemetoksazol)
  31. 31. Typhus Disebabkan Salmonella Thyposa Ciri-cirinya: Demam tinggi, Nyeri kepala yang sangat, lidah putih dan ada kalanya diare berdarah Obat yang digunakan: - Kloramfenikol - Amoksisilin - Tetrasiklin - Kotrimoksazol
  32. 32. Obat Cacing (Anthelmintika) Penggolongan obat cacing 1. Vermifuga adalah obat cacing yang dapat mengeluarkan cacing tanpa membunuhnya. 2. Vermicida adalah obat cacing yang dapat mengeluarkan cacing yang sudah dimatikannya. Penyebab cacingan: - Hygiene yang tidak sehat - Makanan yang tidak sehat
  33. 33. Beberapa jenis penyakit cacing dan obatnya: 1. Cacing gelang (Ascaris lumbricoides) Ciri: Kejang, rasa sakit diperut dan diare obat : Piperazin dan Pyrantel 2. Cacing Kremi (Oxyuris Vermicularis) ciri: Gatal didubur dan kejang pada anak bila tidak diobati dapat sebabkan appendicitis. Obat : Piperazin dan Pyrantel 3. Cacing Pita (Taenia Saginata) ciri : mulas diperut, diare, sembelit dan anemia Penularan melalui daging atau ikan yang kurang masak Obat : Niklosamid 4. Cacing Tambang (Anncylostoma duedenale) Ciri : Anemia, diare dan pertumbuhan terlambat Penularan melalui larva yang masuk dari telapak kaki yang luka Obat : Niklosamid
  34. 34. Obat Pencahar (Laxantia) Adalah zat-zat yang dapat memepercepat peristaltik didalam usus sebagai refleks dari perangsangan langsung terhadap dinding usus yang menyebabkan BAB. Penggunaan Pencahar: 1. Konstipasi / sembelit yang disebabkan: - Kurang minum - Kurang serat - Stress, cemas, marah - Efek obat-obatan 2. Pada keracunan obat atau makanan yang akut 3. Pada penderita yang akan operasi 4. Sebelum atau sesudah minum obat cacing
  35. 35. Bahaya penggunaan Laxantia Penggunaan berlebihan menyebabkan: 1. Absorbsi bahan-bahan bergizi oleh usus dapat terganggu 2. Sintesa Vitamin oleh bakteri dalam usus terganggu 3. Garam-garam Na dan K tidak terserap dalam usus sehingga menyebabkan kelemahan otot Kontra Indikasi 1. Wanita hamil 2. Penderita Appendiks, Radang usus 3. Penderita penyakit kandung empedu
  36. 36. Obat Obat pencahar Bisakodil - Dulcolax - Nelax 2. Fenolftalein - Laxadine 3. Garam Inggris 1.
  37. 37. Diuretika Zat-zat yang memperbanyak pengeluaran air kemih akibat pengaruh langsung terhadap ginjal Penggunaan Diuretika 1. Udema 2. Hipertensi 3. Diabetes Insipidus 4. Batu ginjal Obat-obat diuretika: 1. HCT 2. Furosemid 3. Acetozolamida 4. Spironolakton
  38. 38. Anti Hipertensi Jenis Tekanan Darah 1. Normotensi Sistole < 140 mmHg Diastole < 90 mmHg 2. Boederline Sistole 140-160 mmHg Diastole 90 – 95 mmHg 3. Hipertensi Sistole Diastole > 160 mmHg > 95 mmHg
  39. 39.  Pengatur TD Tubuh Diatur oleh : Renin-Angiotensi Aldosteron Volume denyut jantung Elastisitas dinding arteri  Neurohormon(Adrenalin dan noradrenalin) 1. Selain diatur oleh hal-hal diatas Hipertensi juga disebabkan oleh: Garam (ion Na) Asam glizirizat (dalam OBH) Hormon estrogen dan androgen   2. 3.
  40. 40. Tindakan untuk Penderita Hipertensi: 1. 2. 3. 4. 5. Menurunkan berat badan, Penurunan 1 kg dapat menurunkan tekanan 0,5 mmHg Diet Garam maksimal 2 gram perhari Tidak merokok, minum kopi dan alkohol. Penggunaan alkohol 10 gram alkohol dapat meningkatkan 0,5 mmHg tekanan darah. Istirahat secukupnya serta relaksasi mental Gerak badan teratur
  41. 41. Macam Obat hipertensi: - Klonidin Metildopa Reserpin HCT Hidralazin Captopril 12,5 dan 25 mg Efek samping Hidung tersumbat, Mulut kering, rasa letih lesu, gangguan penglihatan, mual diare.
  42. 42. Obat kontrasepsi Mekanisme Kerja 1. Perintang Ovulasi yaitu estrogen dan progesteron. Dengan cara menekan sekresi gonadotropin dari hipofisa sehingga proses pematangan sel telur terhambat. 2. Pengentalan lendir Cervik cervik lazimnya tertutup lendir yang selama masa subur menjadi encer sehingga memudahkan masuknya sperma kedalam uterus. Karena pengaruh progesteron lendir menjadi kental sehingga sperma sulit untuk menembusnya. 3. Khasiat Terhadap endometrium Karena pengaruh estrogen dan progesteron, endometrium hanya berkembang dan sedikit brpoliferasi tidak mengalami fase sekresi dan justru menyusut sehingga penyarangan sel telur tidak terjadi.
  43. 43. Faktor yang mempengaruhi keamanan pil KB 1. Terlupa menelan bila terlupa 1 pil, maka tidak kurang dari 12 jam pil itu harus diminum. Bila lebih dari 12 jam tidak dijamin keamanannya. 2. Gangguan saluran pencernaan, seperti diare, muntah-muntah, menyebabkan penyerapan tidak sempurna. 3. Pengaruh obat lain misal: fenitoin, rifampisin.
  44. 44. Penggunaan Lain pil KB 1. Menunda Haid digunakan apabila pengen menunda menstruasi selama beberapa hari dari waktu menstruasi yang biasa. misalnya : Pada perjalanan Pelaksanaan ibadah Haji 2. Terapi mencegah gangguan siklus menstruasi.
  45. 45. Efek samping penggunaan Pil KB - Efek samping yang ringan efek samping ini akan hilang atau berkurang sendiri setelah beberapa bulan pemakaian misalnya : - mual, nyeri kepala biasanya karena estrogen - Lelah, gelisah, libido berkurang biasanya karena progesteron - depresi - infeksi keputihan - Efek samping yang berat - infark jantung - hipertensi - mempertinggi LDL - Kolesterol
  46. 46. Kontra Indikasi Pil KB Pil anti hamil tidak boleh diberikan pada penderita atau bila terdapat riwayat: Hepatitis Hiperlipidemia Kanker Payudara Trombosis Hiperlipidemia Penggunaan juga harus hati-hati pada: Penderita Diabetes Penderita Hipertiroid Penderita Hipertensi Penderita Penyakit jantung Penderita Udema
  47. 47. Obat Batuk Batuk adalah suatu reflek fisiologi yang dapat berlangsung baik dalam keadaan sehat maupun sakit, reflek terjadi karena adanya rangsangan pada selaput lendir pernapasan dan reflek tadi berfungsi mengeluarkan dan membersihkan saluran pernapasan dari zat zat perangsang batuk. Sebab-sebab batuk: 1. Karena radang (infeksi sluran pernapasan, alergi), sebab mekanis (debu), perubahan suhu yang mendadak dan rangsangan kimia (gas, bau-bauan) 2. Infeksi Virus (misal influenza dan bakteri) 3. Penyakit tifus, radang-paru-paru, asma, tumor saluran pernapasan.
  48. 48. Penggolongan obat batuk 1. Ekspektoransia Yaitu obat yang khasiatnya mempertinggi sekresi saluran pernapasandan atau mencairkan dahak sehingga mudah mengeluarkannya. - Zat pencair dahak ( NH4CL, Guaiacolat, Kreosot, Minyak kayu putih) - Zat Pengeluar dahak (kamfer, Liquiritiae radix) 2. Zat pereda Batuk (Antitusif) Obat ini menekan batuk yang meliputi a. Zat penekan sentral, Adiktif terdiri dari alkaloida dan turunannya, misal: Kodein, Metadon, dikodid b. Zat penekan sentral, non adiktif zat ini mempertinggi ambang pusat batuk terhadap rangsangan batuk tanpa memiliki kegiatan membius, misal: Dekstrometorfan, Noskapin c. Zat penekan perifer Berkhasiat menghambat reseptor sensibel disaluran napas sehingga rangsangan batuk berkurang. Misal: Oksolamin, benzonatate.
  49. 49. Anti Asma CARA : Chronic Aspesific Respiratory Affection, mencakup semua penyakit saluran pernapasan yang mempunyai ciri penyumbatan bronchi karena pengembangan mukosa dan atau sekresi riak berlebihan serta reaksi otot polos saluran napas. Penyakit-penyakit CARA: 1. Asma adalah suatu penyakit alergi kronis dengan ciri sesak napas akut berkala disertai batuk dan hipersekresi dahak. Penyebab Asma: 1. Dari makanan (udang, telur, susu) 2. Rangsangan fisis (udara, suhu, debu, bulu) 3. Rangsangan Kimia (asap, ozon) 4. Rangsangan Fisik (kelelahan, Hipersensitif) 5. Rangsangan Psikis (emosi, Stress, gelisah) 6. Rangsangan Farmakologi (Histamin, asetosal, kodein, morphin)
  50. 50. 2. Bronkhitis merupakan batuk menahun dengan banyak mengeluarkan dahak tetapi tanpa sesak napas Penyebabnya adalah infeksi saluran pernapasan oleh virus yang mudah terjadi supra infeksi oleh bakteri 3. Emfisema paru penyakit pernapasan dengan ciri sesak napas terus menerus lebih lebih pada waktu banyak mengeluarkan tenaga, perasaan letih dan kurang bertenaga Penyebabnya adalah bronkhitis kronis dengan batuk bertahun tahun begitu pula asma
  51. 51. Penggolongan obat ASMA 1. 2. 3. 4. 5. Anti Alergi (ketotifen) Bronchodilator (Teofilin, salbutamol, efedrin, terbutalin, fenoterol) Antihistamin (Ketotifen) Kortikosteroid (Prednison, Dexamethason, betamethason) Ekspektoran (Bromheksin, NH4 CL, asetilsistein)
  52. 52. ANTASIDA Adalah basa lemah yang digunakan untuk mengikat atau menetralisir asam lambung yang berlebihan dan penyakit borok-borok lambung dan usus. Penggolongan obat antasida 1. Antasida, yaitu menetralisir asam lambung yang berlebihan dalam lambung. contoh : MgO, Karbo aktif, Kaolin, Na2Co3 Alluminium Hidroksida. 2. Antikolinergika, yaitu menekan produksi getah lambung melawan kejang kejang dan mengurangi peristaltik. Contoh : Ekstrak belladon, pirenzepin. 3. Perintang reseptor H2 , yaitu merintangi selektif efek histamin terhadap reseptor H2 dalam mukosa lambung dengan jalan persaingan sehingga sekresi asam lambung dan pepsin berkurang. Contoh : simetidin, Ranitidin, sukralfat 4. Obat-obat pembantu - penenang (Diazepam, phenobarbital) - Spasmolitika (Papaverin, Ekstrak belladon) - Lain-lain (Dimetikon, simetikon)
  53. 53. ANESTETIKA ARTINYA : tidak ada rasa sakit Anestetika dibagi menjadi 2 : 1. Anestetika Lokal 2. Anestetika umum
  54. 54. ANESTETIKA UMUM: Biasanya digunakan untuk pembedahan besar: Taraf taraf Narkosa 1. Taraf Analgesia >> kesadaran dan rasa nyeri hilang 2. Taraf Eksitasi >> Kesadaran hilang seluruhnya dan terjadi kegelisahan 3. Taraf Anestesia >> refleks mata hilang, mulai bernapas otomatis, teratur seperti tidur dan otot2 lemas 4. Taraf pelumpuhan Sumsum tulang >> kerja jantung dan pernapasan terhenti
  55. 55. Syarat Anestesi Umum : 1. 2. 3. 4. 5. Berbau enak dan tidak merangsang selaput lendir Mulai kerja cepat tanpa efek samping Sadar kembali cepat tanpa kerja samping Berkhasiat analgetik baik dengan melemaskan otot2 keseluruhan Tidak menambah pendarahan kapiler selama waktu pembedahan.
  56. 56. Penggolongan anestesi : 1 Anestesi injeksi Barbital, Diazepam, tiophental dll 2. Anestesi Inhalasi eter, kloroform Efek samping anestesi umum; Menekan pernapasan Merusak hati dan ginjal Mengurangi kontraksi jantung
  57. 57. Teknik pemberian anestesi umum 1. Sistem terbuka penetesan langsung diatas kain kasa yang menutupi mulut atau hidung contoh ; eter, kloroform 2. Sistem tertutup Dengan menggunakan alat khusus yang mencampurkan campuran gas dan oksigen contoh : halotan, N2O 3. Insuflasi gas atau uap ditiupkan kedalam mulut, tenggorokan atau trachea menggunakan alat khusus. Contoh : Halotan, Kloroform.
  58. 58. ANESTETIKA LOKAL SYARAT anestetika lokal: 1. Tidak merangsang jaringan 2. Tidak mengakibatkan kerusakan permanen terhadap susunan syaraf 3. Toksisitas sistemik rendah 4. Waktu kerja singkat untuk jangka waktu yang lama 5. Dapat larut dalam air dan menghasilkan larutan yang stabil
  59. 59. Penggolongan anestesi lokal: 1. Senyawa ester Prokain, benzokain, tetrakain 2. Senyawa Amida lidokain, prilokain, bupivakain 3. Serba serbi kokain, benzil alkohol
  60. 60. Analgetika dan antipiretika Analgetika ??? Antipiretika??? Analgetika digolongkan jadi 2 gol: 1. Analgetika narkotika (Sentral) 2. Analgetika Non narkotika (Perifer)
  61. 61. Analgetika Narkotika Mempunyai penghalang nyeri yang kuat, mengurangi kesadaran dan memberi rasa nyaman Dapat juga bmenyebabkan : Habituasi Adiksi Abstinensi (gejala putus obat) Efek samping yang sering terjadi: Dosis Biasa : Gangguan lambung usus, ngantuk, gelisah, euphoria) Dosis tinggi : sulit bernapas, hipotensi, koma, pernapasan terhenti. Contoh : Morfin, Petidin, Kodein, Heroin, metadon, nalokson
  62. 62. Anelgetika Non narkotika Anelgetika perifer : menghilangkan nyeri tanpa menghilangkan kesadaran Antipiretika : Menghilangkan sakit sekaligus menghilangkan demam dengan jalan vasodilatasi perifer dikulit sehingga memperbesar pengeluaran kalor Anti Flogistik Anti radang dan anti inflamasi
  63. 63. Penggolongan Analgetika NON NARKOTIKA 1. Salisilat : asetosal, Salisilamida, Na. Salisilat 2. Para Amino Fenol : Fenasetin, Asetaminofen Parasetamol ) 3. Pirazolon : Antipirin, Fenilbutazon, Aminofenazon 4. Antranilat : Glafenin, Asam Salisilat 5. Propionat : ibu profen Efek Samping umum; Kerusakan lambung usus Kerusakan darah Kerusakan hati dan ginjal (
  64. 64. Hematinika Adalah obat obat pembentuk darah yaitu memperbaiki proses pembentukan sel darah merah Anemia : keadaan dimana kadar Hb dan atau eritrosit berkurang, orang dikatakan anemia jika Hb kurang dari 8 mol / liter pada pria dan 7 mol / liter pada wanita. Jenis anemia : Anemi feriprive >> kekurangan zat besi Anemi megaloblaster >> kekurangan B 12 dan asam folat
  65. 65. Anemia juga dapat terjadi karena obat misal : kloramfenikol, sulfonamida, fenitoin, fenilbutazon, antidiabetika oral. Selain dua anemia diatas ada juga; Anemia aplastik >> eritrosit dan unsur darah lain tidak terbentuk >> Obatt kloramfenikol Anemia hemolitik >>> eritrosit rusak HB larut dalam serum dan diekskresi >>> malaria tropika
  66. 66. EPILEPSI Gangguan saraf yang timbul secara tiba-tiba dan berkala, biasanya dengan perubahanperubahan kesadaran. Disebabkan oleh pelepasan muatan listrik yang cepat, mendadak, dan berlebihan pada neuron tertentu di otak. Jenis epilepsi: 1. Grand mal 2. Petit mal 3. Psikomotor
  67. 67. 1. 2. 3. Grand mal timbul serangan dengan kejang otot hebat dengan pergerakan kaki tangan tak sadar disertai jeritan, mulut berbusa, mata membeliak, disusul dengan pingsan dan sadar kembali. Petit mal serangan hanya singkat sekali tanpa kejang-kejang Psikomotor kesadaran terganggu hanya untuk sebagian tanpa hilangnya ingatan dengan memperlihatkan perilaku otomatis seperti gerakan menelan atau berjalan dalam lingkaran.
  68. 68. Penggolongan obat epilepsi: 1. Barbital Phenobarbital, Heptobarbital 2. Hidantoin Phenytoin, Oksazolidin 3. Suksinimida Metilfenilsuksimida 4. Oksazolidon Etadion, trimetadion 5. Serba-serbi Diazepam dan golongannya
  69. 69. Hipnotika dan Sedativa Hipnotika : adalah obat yang diberikan pada malam hari dalam dosis terapi dapat mempertinggi keinginan tubuh untuk tidur, mempermudah atau menyebabkan tidur. Sedativa : adalah obat yang menimbulkan depresi ringan SSP tanpa menyebabkan tidur
  70. 70. Penggunaan obat Hipnotik sedativa: - Insomnia - Stress - Penyakit jantung ringan ( Aritmia ) Syarat obat tidur ideal: 1. Menimbulkan keadaan sama dengan tidur fisiologis 2. Jika kelebihan dosis pengaruh terhadap SSP kecil 3. Tidak tertimbun didalam tubuh 4. Pada pagi hari tidak menimbulkan kerja negatif 5. Tidak kehilangan khasiat pada penggunaan lama.
  71. 71. Obat obat hipnotika dan sedativa: 1. 2. 3. 4. Diazepam Phenobarbital Nitrazepam Klorpromazin Efek samping: Depresi pernapasan Hang Over >> efek sisa Berakumulasi dijaringan lemak Tekanan darah turun Toleransi
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×