ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN Tn. N.P DENGAN            TUBERCULOSIS PARU DI RUANGAN IRINA C3                       RSUP ...
b. Identitas Penanggung Jawab   Nama                         : Ny.T.Y   Pekerjaan                    : IRT   Hubungan deng...
Sesak nafas, batuk, panas.b. Riwayat Keluhan Utama   Sesak nafas dialami sesak 4 tahun yang lalu, hilang timbul, saat sesa...
Pasien memiliki hubungan yang baik dengan keluarga, sesama pasien diruang   irina C3 kamar 205, dokter dan perawat-perawat...
c. Pola Eliminasi   a. Sebelum sakit           :        BAB        1-2   kali/hari   dengan   konsistensi                 ...
Kemampuan Perawatan Diri    Makan dan minum               :0    Mandi                         :2    Berpakaian            ...
2. Dalam memenuhi kebutuhan personal hygiene seperti mandi, pasien              cenderung membutuhkan bantuan orang lain b...
b. Saat dikaji                 : Pasien mampu memenuhi kebutuhannya secara                                    mandiri tapi...
a. Sebelum sakit           : Pasien beragama Kristen protestan dan pasien                               tidak oercaya deng...
Saat Dikaji                  : 41          Kgf. Head to Toe   a. Kepala      Inspeksi         : Warna rambut hitam, bentuk...
Inspeksi     : Mukrosa lembab, warna merah muda, caries tidak                 ada.   Palpasi      : Tidak ada pembengkakan...
Inspeksi              : Jenis kelamin laki-laki, tidak ada kelainan,                               Anus tidak ada hemoroid...
a. Pemeriksaan Laboratorium Jenis pemeriksaan           Hasil         HB                6,8 g / dL     Leukosit           ...
Ds : Pasien mengatakan            Invasi kuman            Pola nafas tidak efektif     sesak nafas                 mycroba...
menit               lemak dan protein         - BB sebelum            sakit 50 kg         - BB saat di kaji    Berat badan...
Penyebaran infeksi dapat        terjadi           16
CATATAN PERKEMBANGANHari / tanggal : Jumat, 29 Agustus 2008               17
Hari /    Dx            Implementasi                       Evaluasi tanggalJumat 29-   I    Jam 08.50 Wita                ...
Jam 16.10 Wita                  Menimbang BB sesuai indikasi.                  Jam 17.30 Wita                  Kolaborasi ...
apa yang dianjurkan.                                                   O : Masalah teratasi.                              ...
Menganjurkan pada pasien untuk hindari     O: - Porsi makan               makanan yang sangat panas atau sangat          d...
Menganjurkan pada pasien untuk hindari     O: - Porsi makan               makanan yang sangat panas atau sangat          d...
Menganjurkan pada pasien untuk hindari     O: - Porsi makan               makanan yang sangat panas atau sangat          d...
Menganjurkan pada pasien untuk hindari     O: - Porsi makan               makanan yang sangat panas atau sangat          d...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kti alen

330 views
270 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
330
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kti alen

  1. 1. ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN Tn. N.P DENGAN TUBERCULOSIS PARU DI RUANGAN IRINA C3 RSUP Prof. Dr. R. D KANDOU MANADO1. Pengkajiana. Identitas Pasien Nama : Tn.N.P Umur : 44 tahun Tempat/tgl lahir : Poniki, 22 November 1964 Jenis Kelamin : Laki-laki Status Perkawinan : Menikah Agama : Kristen Protestan Suku / Bangsa : Minahasa / Indonesia Pendidikan : SD Pekerjaan : Buruh Alamat : Poniki Tanggal Pengkajian : 28 Agustus 2008 Tanggal MRS : 26 Agustus 2008 No.Mec.Rec : 01.05.26 Diagnosa Medik : Tuberkulosis Paru 1
  2. 2. b. Identitas Penanggung Jawab Nama : Ny.T.Y Pekerjaan : IRT Hubungan dengan klien : Istric. Genogram + Ket. : = Laki – laki + = Meninggal = Perempuan ---- = Tinggal serumah = Pasien Dalam keluarga hanya pasien yang pernah menderita penyakit TB Paru dan tidak ada riwayat hipertensi, DM, dan Stroke.2. Riwayat Kesehatana. Keluhan Utama 2
  3. 3. Sesak nafas, batuk, panas.b. Riwayat Keluhan Utama Sesak nafas dialami sesak 4 tahun yang lalu, hilang timbul, saat sesak disetai dengan nyeri dada, batuk +, sesak ± 4 tahun yang lalu bersifat hilang timbul, saat batuk dada biasa sakit dan menjalar sampai ke punggung.Panas + sesak ± 1 bulan yang lalu, panas bersifat hilang timbul, BAB/Bak : biasa.c. Riwayat Kesehatan Sekarang - Batuk, sesak, sakit kepala, pusing. - Kesadaran composmentis, TTV. TD : 100/70 mmHg, R : 28x /menit N : 88x /menit SB : 36,8°C terpasang IVFD Nacl 0,9% 20 gtt/menit.d. Riwayat Kesehatan Dahulu Pasien mengatakan sudah lama menderita penyakit ini dan pernah minum obat 6 bulan, ± 1 tahun yang lalu ( pengobatan selesai ) batuk dengan strep darah +, kadang-kadang masih ada setelah pengobatan.e. Riwayat Kesehatan Keluarga Pasien mengatakan hanya pasien yang menderita penyakit seperti ini ( batuk lama, sesak sejak 4 tahun yang lalu ) dan dalam keluarga tidak ada riwayat TB, Hipertensi, stroke, dan DM.f. Riwayat Psikososial 3
  4. 4. Pasien memiliki hubungan yang baik dengan keluarga, sesama pasien diruang irina C3 kamar 205, dokter dan perawat-perawat ruangan, dimana pasien kooperatif dan bekerja sama dalam perawatan.g. Riwayat Spiritual Pasien dan keluarga beragama kristen protestan, pasien rajin melaksanakan ibadah digereja, saat sakit klien melakukan ibadah walaupun diatas tempat tidur.3. Komponen Kebutuhan Dasar Menurut Gordona. Persepsi Kesehatan ( Pemeliharaan Kesehatan ) Pasien mengetahui keadaan sakitnya sekarang dan pasien ingin sembuh oleh karena itu pasien memberikan kepercayaan kepada tim medis untuk menangani penyakit yang sedang dialami.b. Pola Nutrisi Metabolik a. Sebelum sakit :Pasien makan dengan frekuensi 3 kali/hari dengan menu nasi, ikan, sayur dan kadang-kadang buah.Pasien minum air ± 7-8 gelas/hari b. Saat dikaji : Pasien mengatakan kurang nafsu makan, porsi makan tidak di habiskan dengan menu makan sesuai diet rumah sakit ( TKTP ), pasien minum air putih ± 7-8 gelas/hari. 4
  5. 5. c. Pola Eliminasi a. Sebelum sakit : BAB 1-2 kali/hari dengan konsistensi lembek,warna kuning bau khas feses. BAK 6-7 kali / hari dengan urine warana kuning bau khas amoniak b. Saat dikaji : BAB 1-2x /hari dengan konsisten lembek, feses warna kuning, bau khas feses, BAK 6-7x /hari dengan urine warna kuning, bau khas amoniak.d. Pola Aktivitas Dan Latihan a. Sebelum sakit : Pasien bekerja sebagai buruh untuk menafkahi keluarga. b. Saat dikaji : Pasien dapat beraktifitas sendiri tanpa bantuan orang lain.e. Pola Istirahat dan Tidur a. Sebelum sakit : Pasien tidur malam : 22.00-05.00 Wita sedangkan tidur siang : 14.00-15.00 Wita b. Saat dikaji : Tidur malam : 20.00-05.00 Wita sering terbangun karena sesak dan batuk,tidur siang : 13.00-16.00 Wita. 5
  6. 6. Kemampuan Perawatan Diri Makan dan minum :0 Mandi :2 Berpakaian :2 Eliminasi :2 Mobilitasi di tempat tidur : 0 Ambulasi :2 Skor: 0 : Mandiri 1 : Bantuan dengan alat 2 : Bantuan orang 3 : Bantuan orang dan alat 4 : Bantuan penuh Ket :1. Dalam memenuhi kebutuhan makan dan minum pasien tidak membutuhkan bantuan orang lain, pasien cenderung melakukannya secara mandiri. 6
  7. 7. 2. Dalam memenuhi kebutuhan personal hygiene seperti mandi, pasien cenderung membutuhkan bantuan orang lain berupa waslap 3. Dalam memenuhi kebutuhan berpakaian, pasien memerlukan bantuan orang lain dalam menggunakan pakaian 4. Dalam memenuhi kebutuhan BAB dan BAK, pasien memerlukan bantuan orang lain. 5. Dalam memenugi kebutuhan mobilisasi di tempat tidur berupa miring kiri/ kanan, dapat dilakukan secara mandiri. 6. Dalam memenuhi kebutuhannya, pasien memerlukan pertolongan orang lain.f. Pola Kognitif – Perseptual a. Sebelum sakit :Kesadaran baik, komunikasi jelas, orientasi baik, pengecapan dan perabaan baik, pendengaran dan penglihatan baik. b. Saat dikaji :Kesadaran baik, komunikasi jelas, berbicara baik, orientasi baik, pengecapan dan perabaan baik, pendengaran dan penglihatan baikg. Pola Konsep Diri a. Sebelum sakit : Pasien mampu memenuhi kebutuhanya secara mandiri tanpa bantuan orang lain. 7
  8. 8. b. Saat dikaji : Pasien mampu memenuhi kebutuhannya secara mandiri tapi kadang memerlukan bantuan orang lain seperti berpakaian.h. Pola Peran dan Hubungan Dengan Sesama a. Sebelum sakit : Pasien berperan sebagai suami atau kepala keluarga dan memiliki hubungan yang baik dengan anggota keluarga maupun masyarakat disekitarnya. b. Saat dikaji : Pasien tidak dapat berperan sebagai kepala keluarga yang menafkahi keluarga karena sakit.i. Pola Reproduksi – Seksualitas Pasien berjenis kelamin laki-laki, pasien memiliki istri dengan 2 orang anak perempuan dan 1 orang laki-laki.j. Mekanisme Koping dan Toleransi Terhadap Stress a. Sebelum sakit : Pasien mengatakan apabila mempunyai masalah pasien dapat mengatasi sendiri masalahnya tanpa bantuan orang lain. b. Saat dikaji : Pasien mengatakan cemas dengan keadaan sakitnya sekarang.k. Pola Nilai Kepercayaan 8
  9. 9. a. Sebelum sakit : Pasien beragama Kristen protestan dan pasien tidak oercaya dengan ha;-hal yang berbau gaib. b. Saat dikaji : Pasien percaya TUHAN akan membantu kesembuhannya lewat tim medis dan pasien percaya dengan hal-hal gaib yang dapat menyembuhkan penyakit.4. Pemeriksaan fisik a. Keadaan Umum : Cukup b. Kesadaran : Compos Mentis Skala Coma Glasgow : Respon Motorik :6 Respon Bicara :5 Respon Membuka Mata :4 Jumlah : 15 c. Tanda Vital Tekanan Darah : 100/70 mmHg Nadi : 88 Kali / menit Respirasi : 28 Kali / menit 0 Suhu Badan : 36,8 C d. Tinggi Badan : 160 cm e. Berat Badan Sebelum Sakit : 50 Kg 9
  10. 10. Saat Dikaji : 41 Kgf. Head to Toe a. Kepala Inspeksi : Warna rambut hitam, bentuk wajah lonjong, rambut tidak berketombe. Palpasi : Nyeri tekan pada kepala tidak ada, Lesi tidak ada b. Mata Inspeksi : Simetris kiri/kanan, sclera tidak ada icterus, konjungtiva tidak anemis. Palpasi : Nyeri tekan pada bola mata tidak ada c. Telinga Inspeksi : Simetris kiri/kanan, tidak ada serumen, fungsi pendengaran baik. d. Hidung Inspeksi : Simetris kiri/kanan, nasal septum di tengah, tidak ada secret, tidak ada obstruksi Palpasi : Sinus frontalis dan sinus maksilaris tidak ada nyeri tekan. e. Mulut 10
  11. 11. Inspeksi : Mukrosa lembab, warna merah muda, caries tidak ada. Palpasi : Tidak ada pembengkakan gusi.f. Leher Inspeksi : Tidak ada pembesaran kelenjar thyroid. Palpasi : Nyeri tekan pada leher tidak ada.g. Thorax Inspeksi : Simetris kiri/kanan. Palpasi : Vokal premitus baik. Auskultasi : Wheezing -/-, Rhonki -/+. Perkusi : Sonor.h. Jantung Palpasi : Detak jantung teraba Auskultasi : Bunyi jantng I dan II kesan murni Perkusi : Batas-batas jantung normali. Abdomen Inspeksi : Warna kulit kuning langsat, umbilicus letak tengah Palpasi : Tidak ada nyeri tekan Auskultasi : Peristaltik normal Perkusi : Tympanij. Genetalia 11
  12. 12. Inspeksi : Jenis kelamin laki-laki, tidak ada kelainan, Anus tidak ada hemoroid. k. Ekstermitas Ekstermitas Atas 1 Kanan Inspeksi : Simetris kiri/ kanan, tidak edema, N : 88 x/menit. 2 Kiri Inspeksi : Simetris kiri/kanan, terpasangan IVFD Nacl 0,9% gtt/menit. Ekstermitas Bawah 1 Kanan Inspeksi : Simetris kiri/kanan, Oedem tidak ada,tungkai dapat digerakkan. 2 Kiri Inspeksi : Simtris kiri/kanan, Oedem tidak ada, tungkai dapat digerakkan. l. Kulit Inspeksi : Warna kulit kuning langsat Palpasi : Turgor kulit kembali dengan cepat5. Data Penunjang 12
  13. 13. a. Pemeriksaan Laboratorium Jenis pemeriksaan Hasil HB 6,8 g / dL Leukosit 11.000 103 / m3 Trombosit 409.000 106 / m3 GDS 93 mmol / L HGB 6,8 mmol / L NaCv 65 NaCh 19,3 NaCHc 29,7b. Foto Rontgen. - Bayangan berawan atau nodular disegmen apical dan posterior lobus atas. - Hasil sputum BTA +6. Pengobatan IVFD NaCl 0,9% 20 gtt/menit Codein 3x 20 gr Ranitidin 2x1 tab Cefriaxone 2x1 gr ANALISA DATA Data Etiologi Masalah 13
  14. 14. Ds : Pasien mengatakan Invasi kuman Pola nafas tidak efektif sesak nafas mycrobacteriumDo : - Frekuensi nafas 28 tuberculosis melalui x/ menit saluran nafas - Pasien nampak lemah - Pasien nampak sesak Menyebar pada bagian - Jenis pernapasan paru cuping hidung jika tuberkel-tuberkel ini pecah menyebabkan eksukdasi Fibrosis jaringan Jumlah total jaringan paru menurun Oksigenisasi darah menurun Pola nafas tidak efektifDs : Pasien mengatakan invasi mycrobacterium Perubahan nutrisi kurang tidak ada nafsu tuberculosis dalam tubuh dari kebutuhan tubuh makanDo : - Pasien makan tidak dihabiskan meningkatkan - pasien nampak metabolisme berlebihan lemah - Terpasang IVFD NaCl 0,9 % 20 gtt/ pemecahan karbohidrat 14
  15. 15. menit lemak dan protein - BB sebelum sakit 50 kg - BB saat di kaji Berat badan menurun 41 kg Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuhDs : Pasien mengatakan invasi mycrobacterium Intoleransi aktivitas sesak bila tuberculosis dalam tubuh beraktivitas dan pusingDo : - Pasien tampak lemah masuk ke dalam paru- - Terpasang Ivfd paru pada tangan kiri NaCl 0,9 % 20 gtt/ menit - Pasien dalam batuk-batuk memenuhi ADLnya di bantu setiap hari. sesak saat bernafas aktivitas tergangguDS : - Kurangnya informasi Resiko penyebaran infeksiDo : - batuk - leukosit 11.000 Ketidakmampuan pasien dan keluarga mengenal proses penyakit, penyebaran, dan bahaya yang ditimbulkan Tidak memperhatikan teknik pencegahan penyebaran infeksi 15
  16. 16. Penyebaran infeksi dapat terjadi 16
  17. 17. CATATAN PERKEMBANGANHari / tanggal : Jumat, 29 Agustus 2008 17
  18. 18. Hari / Dx Implementasi Evaluasi tanggalJumat 29- I Jam 08.50 Wita Jumat 29-08-2008 08-2008 Mengkaji TTV Jam 22.00 Wita TD: 100/70 mmHg S : Pasien mengatakan N : 88 kali/menit masih sesak nafas R : 28 kali/menit Sb: 36,8 0C O: - Pasien sudah nampak Jam 09.20 Wita gelisah Mengauskultasi bunyi nafas, catat - R : 28 x/menit adanya bunyi misal: mengi dan ronchi Jam 10.00 Wita A: Masalah belum Mengkaji/ pantau frekuensi teratasi. pernapasan, hasil R : 28 x/ menit Jam 11.00 Wita Memberi pasien untuk posisi yang nyaman misalnya: peninggian P: Lanjutkan intervensi / kepala dengan bantalan di tempat tindakan keperawatan. tidur, atau duduk pada sandaran tempat tidur. Jam 13.00 Wita Kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian terapi pengobatan. Ranitidin 2x1 tab Cefriaxone 2x1 grJumat 29- II Jam 14.00 Wita Jumat 29-08-2008, Jam 08-2008 Mengkaji kebiasaan diet, catat 22.00 Wita derajat kesulitan makan. S : Pasien mengatakan Jam 15.00 Wita nafsu makan Memberikan perawatan oral berkurang sesering mungkin, buang secret , O: Porsi makan tidak berikan wadah khusus untuk sekali dihabiskan, pasien pakai dan tissue. masih nampak lemah. Jam 16.00 Wita A: Masalah belum teratasi Menganjurkan pada pasien untuk P: Lanjutkan intervensi / hindari makanan yang sangat tindakan keperawatan. panas atau sangat dingin. 18
  19. 19. Jam 16.10 Wita Menimbang BB sesuai indikasi. Jam 17.30 Wita Kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian diet makanan.Jumat 29- III Jam 08.00 Wita Jumat,29-08-2008, Jam 08-2008 Mengkaji tingkat kemampuan 22.00 Wita pasien dalam beraktivitas, pasien S : Pasien mengatakan masih memerlukan bantuan orang aktivitas masih lain dalam beraktivitas. dibantu Jam 09.00 Wita Memberikan lingkungan dan O: ADL dibantu. batasi pengunjung fase akut sesuai indikasi. Jam 10.00 Wita A: Masalah belum teratasi Membantu pasien memilih posisi nyaman untuk isthirahat dan tidur. Jam 11.00 Wita P: Lanjutkan intervensi / Membantu aktifitas perawatan diri tindakan. yang diperlukan. Berikan kemajuan peningkatan aktifitas selama fase penyembuhan. Jam 12.00 Wita Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian terapi pada pasien. Jumat, IV Jam 13.00 Wita Jumat, 29-08-2008 29-08- Mengkaji tipe keluarga pasien. Jam 22.00 Wita 2008 Jam 13.30 Wita S : Pasien dan keluarga Menganjurkan semua peralatan mengatakan sudah makan, pakaian pasien mengetahui cara disendirikan. pencegahan, Jam 14.00 Wita perawatan, pengobatan Menganjurkan pada pasien cara TB Paru. buang secret yang benar. O : - Pasien tampak Jam 15.00 Wita mengerti dengan apa Memberi penjelasan tentang cara yang dijelaskan kepatuhan dalam pengobatan. - Pasien sudah bisa batuk efektif sesuai dengan 19
  20. 20. apa yang dianjurkan. O : Masalah teratasi. P:- CATATAN PERKEMBANGAN Hari / tanggal : Sabtu, 30-08- 2008 Hari / Dx Implementasi Evaluasitanggal Sabtu, I Jam 08.50 Wita Sabtu, 30-08- 30-08- Mengkaji TTV 2008, Jam 21.00 2008 TD: 100/70 mmHg Wita N : 88 kali/menit S : Pasien R : 24 kali/menit mengatakan Sb: 36,8 0C sesak nafas sudah Jam 09.20 Wita berkurang. Mengauskultasi bunyi nafas, catat adanya bunyi misal: mengi dan ronchi O: - Pasien Jam 10.00 Wita tampak Mengkaji/ pantau frekuensi pernapasan, tenang. hasil R : 28 x/ menit - R : 24x/menit. Jam 11.00 Wita Memberi pasien untuk posisi yang nyaman misalnya: peninggian kepala dengan A: Masalah bantalan di tempat tidur, atau duduk pada teratasi. sandaran tempat tidur. Jam 13.00 Wita Kolaborasi dengan tim medis dalam P: - pemberian terapi pengobatan. Ranitidin 2x1 tab Cefriaxone 2x1 grSabtu, II Jam 14.00 Wita Sabtu, 30-08-30-08- Mengkaji kebiasaan diet, catat derajat 2008, Jam 21.002008 kesulitan makan. Wita Jam 15.00 Wita S : Pasien Memberikan perawatan oral sesering mengatakan mungkin, buang secret , berikan wadah sudah ada khusus untuk sekali pakai dan tissue. peningkatan Jam 16.00 Wita nafsu makan. 20
  21. 21. Menganjurkan pada pasien untuk hindari O: - Porsi makan makanan yang sangat panas atau sangat dihabiskan dingin. -Pasien tampak tidak lemah. A: Masalah teratasi. P: -Sabtu, III Jam 16.30 Wita Sabtu, 30-08-200830-08- Mengkaji tingkat kemampuan pasien dalam 2008, Jam 22.002008 beraktivitas, pasien masih memerlukan Wita bantuan orang lain dalam beraktivitas. S : Pasien Jam 17.00 Wita mengatakan Memberikan lingkungan dan batasi sudah dapat pengunjung fase akut sesuai indikasi. beraktivitas Jam 17.30 Wita secara mandiri Membantu pasien memilih posisi nyaman O: ADL tidak untuk isthirahat dan tidur. dibantu Jam 18.00 Wita Membantu aktifitas perawatan diri yang A: Masalah diperlukan. Berikan kemajuan peningkatan teratasi. aktifitas selama fase penyembuhan. Jam 21.00 Wita P: - Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian terapi pada pasien. 21
  22. 22. Menganjurkan pada pasien untuk hindari O: - Porsi makan makanan yang sangat panas atau sangat dihabiskan dingin. -Pasien tampak tidak lemah. A: Masalah teratasi. P: -Sabtu, III Jam 16.30 Wita Sabtu, 30-08-200830-08- Mengkaji tingkat kemampuan pasien dalam 2008, Jam 22.002008 beraktivitas, pasien masih memerlukan Wita bantuan orang lain dalam beraktivitas. S : Pasien Jam 17.00 Wita mengatakan Memberikan lingkungan dan batasi sudah dapat pengunjung fase akut sesuai indikasi. beraktivitas Jam 17.30 Wita secara mandiri Membantu pasien memilih posisi nyaman O: ADL tidak untuk isthirahat dan tidur. dibantu Jam 18.00 Wita Membantu aktifitas perawatan diri yang A: Masalah diperlukan. Berikan kemajuan peningkatan teratasi. aktifitas selama fase penyembuhan. Jam 21.00 Wita P: - Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian terapi pada pasien. 21
  23. 23. Menganjurkan pada pasien untuk hindari O: - Porsi makan makanan yang sangat panas atau sangat dihabiskan dingin. -Pasien tampak tidak lemah. A: Masalah teratasi. P: -Sabtu, III Jam 16.30 Wita Sabtu, 30-08-200830-08- Mengkaji tingkat kemampuan pasien dalam 2008, Jam 22.002008 beraktivitas, pasien masih memerlukan Wita bantuan orang lain dalam beraktivitas. S : Pasien Jam 17.00 Wita mengatakan Memberikan lingkungan dan batasi sudah dapat pengunjung fase akut sesuai indikasi. beraktivitas Jam 17.30 Wita secara mandiri Membantu pasien memilih posisi nyaman O: ADL tidak untuk isthirahat dan tidur. dibantu Jam 18.00 Wita Membantu aktifitas perawatan diri yang A: Masalah diperlukan. Berikan kemajuan peningkatan teratasi. aktifitas selama fase penyembuhan. Jam 21.00 Wita P: - Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian terapi pada pasien. 21
  24. 24. Menganjurkan pada pasien untuk hindari O: - Porsi makan makanan yang sangat panas atau sangat dihabiskan dingin. -Pasien tampak tidak lemah. A: Masalah teratasi. P: -Sabtu, III Jam 16.30 Wita Sabtu, 30-08-200830-08- Mengkaji tingkat kemampuan pasien dalam 2008, Jam 22.002008 beraktivitas, pasien masih memerlukan Wita bantuan orang lain dalam beraktivitas. S : Pasien Jam 17.00 Wita mengatakan Memberikan lingkungan dan batasi sudah dapat pengunjung fase akut sesuai indikasi. beraktivitas Jam 17.30 Wita secara mandiri Membantu pasien memilih posisi nyaman O: ADL tidak untuk isthirahat dan tidur. dibantu Jam 18.00 Wita Membantu aktifitas perawatan diri yang A: Masalah diperlukan. Berikan kemajuan peningkatan teratasi. aktifitas selama fase penyembuhan. Jam 21.00 Wita P: - Melakukan kolaborasi dengan tim medis dalam pemberian terapi pada pasien. 21

×