LAPORAN LENGKAP PRAKTIKUM           FISIKA DASARTopik Percobaan : Air Track ( Hukum Kekekalan Momentum )                  ...
I.    Topik Percobaan      Air Track (Hukum Kekekalan Momentum)II.   Tujuan Percobaan      Setelah melakukan percobaan ini...
Dari gambar di atas, tumbukan yang bekerja pada benda A oleh benda B samabesar di atas antara dua benda yang bermassa mA d...
Mislkan dua buah benda (A dan B) dengan massa m dan m bergerakdengan kecepatanvA dan vB .Kecepatan benda setelah tumbukan ...
B.     Prosedur KegiatanPercobaan Tumbukan Lenting sempurna.1. Mengatur Timer Counter pada fungsi COLLISION.2. Meletakan k...
4. Mengamati kecepatan kereta melewati gerbang cahaya sebelum dan sesudah tumbukan      pada Timer Counter kemudian catat ...
Tabel Pengamatan Tumbukan tidak lenting sama sekali dengan mA = mB dan vA = 0                      Sebelum tumbukan       ...
2. VI B = V B - VI A       = 3,5   PB = mb . VB       = 138,24 . 13,1       = 1810,944 gr cm/s   PIA = ma . VIA       = 13...
Tugas:1.   Dapatkah hasil percobaan yang diperoleh menunjukkan bahwa hukum kekekalan     momentum berlaku?2.   Adakah peng...
3.       Syarat-syaratnya         a.      Kedua benda saling memberikan gaya pada yang lainnya         b.      Hukum Newto...
V. Kesimpulan dan SaranA.    KesimpulanBerdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa1. Dengan ...
VI.       Daftar PustakaTim Pengajar Fisika Dasar. 2009. PETUNJUK PRAKTIKUM FISIKA DASAR.     PALANGKARAYA.Beiser, Arthur....
Laporan lengkap praktikum air track
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Laporan lengkap praktikum air track

15,011

Published on

Published in: Education
1 Comment
5 Likes
Statistics
Notes
  • terimakasih. sangat membantu
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
15,011
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
341
Comments
1
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Laporan lengkap praktikum air track"

  1. 1. LAPORAN LENGKAP PRAKTIKUM FISIKA DASARTopik Percobaan : Air Track ( Hukum Kekekalan Momentum ) Oleh : Nama/NIM Kelompok : C4 Nama Kelompok : 1.Sylvester Saragih DBD 111 0105 2.Frans Ganda P. Ujung DBD 111 0129 3.Meshac T. Silalahi DBD 111 0113 4.Aetco Septa DBD 111 0112 5.Defitio Pratama. DBD 111 0110 6.Wendra Bangsawan DBD 111 0107 7.Susanto DBD 111 0106 Praktikum ke : IV ( ke lima ) Tanggal Praktikum : 5 Mei 2012 Aisten Pembimbing : Eriwaty Gustyanty UPT. LAB. DASAR DAN ANALITIK UNIVERSITAS PALANGKA RAYA 2012
  2. 2. I. Topik Percobaan Air Track (Hukum Kekekalan Momentum)II. Tujuan Percobaan Setelah melakukan percobaan ini mahasiswa diharapkan dapat : 1. Memahami hukum kekekalan momentum. 2. Dapat membedakan tumbukan elastis dengan tumbukan tidak elastis.III. Alat dan Bahan  1. Rel Udara ( 1 buah ) 7. Beban ( 50 gram )  2. Kereta ( 2 kereta ) 8. Penghalang Cahaya ( 2 buah )  3. Pegas Tumbuk ( 2 buah ) 9. Velcro ( 2 )  4. Timer Counter ( 1 ) 10. Gerbang Cahaya ( 2 )  5. Tabung udara  6. Neraca AnalitikIII. Landasan Teoritis dan Prosedur PengukuranA. Dasar Teori Momentum didefinisikan sebagai hasi kali massa benda dengan kecepatannya, dan termasuk dalam besaran vektor.dalam system SI satuan momentum adalah kg m/s.Jika massa benda adalah m dan kecepatannya v, maka vektor dan besaran momentum dirumuskan dengan : p = mv p = mv Semakin cepat suatu benda bergerak, semakin besar momentumnya.Dan semakin besar massa benda, semakin besar momentumnya.
  3. 3. Dari gambar di atas, tumbukan yang bekerja pada benda A oleh benda B samabesar di atas antara dua benda yang bermassa mA dan mB,dalam selang tumbukan yangsingkat itu kedua benda saling memberikan gaya pada yang lainnya.Menurut hokumNewton ketiga,pada saat gaya FA yaitugaya yang bekera pada benda dan berlawanan arah dengan gaya FB yaitu gaya pada bendaB oleh benda A.Perubahan momentum benda A akibat tumbukan ini adalah : _ PA = FA dt = FA t _Dengan FA adalah harga rata-rata gaya FA dalam selang waktu tumbukan t = t2 - t1Perubahan momentum benda B akibat tumbukan adalah : _ PB = FB dt = FB t _Dengan FB adalah harga rata-rata gaya FB dalam selang waktu tumbukan : t = t2 - t1Jika tidak ada gaya lain yang bekerja maka PA dan PB menyatakan perubahanmomentum total masing masing benda.Tetapi telah di ketahui _ _
  4. 4. Mislkan dua buah benda (A dan B) dengan massa m dan m bergerakdengan kecepatanvA dan vB .Kecepatan benda setelah tumbukan vA dan vB. Hukum kekekalan momentumdapat di tuliskan sebagai berikut : mA . vA+ mB.. vB = mA . vA + mB.. vBJika dapat mengukur kecepatan kedua system sebelum dan sesudah tumbukan, massabenda bias diketahui, maka hukum kekekalan momentum dapat di buktikan.Agar dapatmembedakan jenis tumbukan yaitu koefisien restitusi (e).1. Tumbukan Lenting Sempurna Tumbukan lenting sempurna (elastis sempurna), dengan e = 1. Misalkan massa kedua benda sama besar mA = mB , dan benda A mua-mula diam vA = 0. Benda B mendekati dan menumbuk benda A dengan kecepatan vB Di dapatkan dan vA = vB dan vB = 0, artinya kedua benda bertukar kecepatan. Untuk benda dengan massa berbeda, dan benda A mula-mula diam, persamaannya menjadi : mB.. vB = mA . vA + mB.. vB2. Tumbukan Tidak Lenting Sempurna Tumbukan tidak lenting sempurna (tidak lenting sama sekali), dengan e = 0. Misalkan benda A dan benda B sama besar mA = mB , benda Amula-mula diam, dan benda B bergerak dengan kecepatan V, setelah tumbukan kecepatan kedua benda sama besar, maka kecepatan kedua benda setelah tumbukan menjadi v = ½ v. Jika kedua benda memiliki kecepatan mula-mula tetapi untuk arah yang sama maka kecepatan benda setelah tumbukan menjadi v = ½ (vA + vB ). Jika massa kedua benda tidak sama maka persamaan menjadi : mB.. vB =( mA + mB )
  5. 5. B. Prosedur KegiatanPercobaan Tumbukan Lenting sempurna.1. Mengatur Timer Counter pada fungsi COLLISION.2. Meletakan kereta diatas rel.3. Kereta A dalam keadaan diam di antara 2 gerbang cahaya.4. Mendorong kereta B sehingga bergerak dengan kecepatan vB yang besarnya dapat diukur melalui gerbang cahaya G2.5. Menahan kereta sehingga hanya satu kali melewati gerbang cahaya.6. Mengamati waktu kereta melewati gerbang cahaya kemudian tekan tombol CHANGE OVER untuk mengubah menjadi data kecepatan, dan mencatat pada tabel pengamatan.7. Mengulangi percobaan diatas dengan mengubah massa pada kereta A,dan mencatat hasilnya pada tabel pengamatan.Percobaan Tumbukan tidak lenting sempurna. 1. Memasang Velcro pada kedua kereta dan penghalang cahaya hanya pada salah satu kereta. 2. Meletakan kereta A diantara kedua gerbang cahaya. 3. Mendorong kereta B sehingga menumbuk kereta A (setelah tumbukan kedua kereta akan bergerak sama-sama).
  6. 6. 4. Mengamati kecepatan kereta melewati gerbang cahaya sebelum dan sesudah tumbukan pada Timer Counter kemudian catat pada tabel pengamatan. 5. Mengulangi langkah 2 sampai dengan langkah 4 dengan beban tambahan pada kereta A kemudian mencatat pada tabel pengamatan.3. Data Hasil Pengamatan1. Data Hasil Pengamatan 2. Data Hasil Pengukuran. Tabel Pengamatan Tumbukan elastis dengan mA = mB dan vA= 0 Sebelum tumbukan Setelah tumbukan No Benda A Benda B Benda A Benda B VA PA VB PB V‘A P‘A V‘B P‘B 1 0 0 44,8 6193,152 28,1 3884,544 16,7 2308,608 2 0 0 13,1 1810,944 9,6 1327,104 3,5 483,84 Tabel Pengamatan Tumbukan elastis dengan mA ≠ mB dan vA= 0 Sebelum tumbukan Setelah tumbukan No Benda A Benda B Benda A Benda B VA PA VB PB V‘A P‘A V‘B P‘B 1 0 0 32,0 4423,68 16,0 3013,6 10,200 1410,048 2 0 0 24,8 3428,352 14,0 2636,9 5,75 791,424
  7. 7. Tabel Pengamatan Tumbukan tidak lenting sama sekali dengan mA = mB dan vA = 0 Sebelum tumbukan Setelah tumbukan No Benda A Benda B Benda A Benda B VA PA VB PB V‘A P‘A V‘B P‘B 1 0 0 30,2 4195,38 10,3 430,88 10,3 1430,88 2 0 0 24,6 3417,93 6,60 916,87 6,60 9186,87 Tabel Pengamatan Tumbukan nonelastis dengan mA ≠ mB dan vA = 0 Sebelum tumbukan Setelah tumbukan No Benda A Benda B Benda A Benda B VA PA VB PB V‘A P‘A V‘B P‘B 1 0 0 20,6 2861,79 4,05 765,00 4,05 562,63 2 0 0 17,6 2444,99 3,70 698,89 3,70 514,0IV. Analisis Data dan Jawaban Tugas Tabel I 1. VI B = V B - VI A VI B = 44,8 – 28,1 VI B = 16,7 PB = mB.VB PB = 6193,152 gr cm/s PIA = VIA . ma = 3884,544 gr cm/s PIB = VIB . mb = 16,7 . 138,24 = 2308,608 gr cm/s
  8. 8. 2. VI B = V B - VI A = 3,5 PB = mb . VB = 138,24 . 13,1 = 1810,944 gr cm/s PIA = ma . VIA = 1327,104 gr cm/s PIB = VIB . mb = 3,5 . 138,24 = 483,84 gr cm/s
  9. 9. Tugas:1. Dapatkah hasil percobaan yang diperoleh menunjukkan bahwa hukum kekekalan momentum berlaku?2. Adakah pengaruh jarak terhadap hokum kekekalan momentum?3. Apakah syarat-syarat yang harus dipenuhi sehingga hukum kekekalan momentum berlaku?4. Berikan kesimpulan dari percobaan di atas.5. Faktor-faktor apakah yang dapat mempengaruhi berlakunya hukum kekekalan momentum pada sebuah tumbukan?Jawab:1. Dapat, karena dalam selang tumbukan yang sangat singkat kedua benda saling memberikan gaya pada yang lainnya. Menurut hukum Newton ketiga, pada saat gaya F A yaitu gaya yang bekerja pada benda A oleh benda B sama besar dan berlawanan arah dengan gaya FB yaitu gaya pada benda B oleh benda A.2. Pengaruh jarak dalam terhadap hukum kekekalan Momentum adalah : V = s T ket; V = Kecepatan s = Jarak t = Waktu Hubungan terhadap hukum kekekalan momentum P = m. v Ket: P = Momentum m = Massa v = Kecepatan Sehingga dalam pemakaian atau pengaplikasiannya terdapat adanya suatu hubungan antar rumus
  10. 10. 3. Syarat-syaratnya a. Kedua benda saling memberikan gaya pada yang lainnya b. Hukum Newton ketiga, pada saat gaya FA yaitu gaya yang bekerja pada benda A oleh benda B sama besar dan berlawanan arah dengan gaya FB yaitu gaya pada benda B oleh benda A.4. Berdasarkan percobaan di atas dapat disimpulkan - Bahwa dalam hukum Kekekalan Momentum dapat dibagi atas tumbukan lenting sempurna dan tumbukan tidal lenting sempurna. - Bahwa gerakan suatu benda yang bertabrakan atau bertumbukan dengan benda lainnya dpat ditentukan apabila gaya yang bekerja selama benda-benda itu bertumbukan diketahui. Sering kali gaya itu tidak diketahui, tetapi dengan prinsip kekekalan momentum yaitu massa suatu benda dikali kecepatan suatu benda maka dapat diselesaikan.5. Faktor-faktor yang mempengaruhinya: - Adanya pengaruh jarak, waktu, kecepatan serta masa benda dalam suatu kekekalan momentum. - Adanya gaya yang bekerja pada saat benda-benda itu bertumbukan.
  11. 11. V. Kesimpulan dan SaranA. KesimpulanBerdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa1. Dengan dilakukannya percobaan, maka diharapkan mahasiswa telah memahami tentang hukum kekekalan momentum.2. Dengan dilakukannya percobaan ini mahasiswa telah diajarkan cara membandingkan tumbukan elastis dengan tumbukan tidak elastis.B. SaranDiharapkan dalam penjelasan tentang materi percobaan dijelaskan lebih terperinci terlebih dalamhal perhitungan. Agar mahasiswa dapat mendapatkan hasil yang maksimal.
  12. 12. VI. Daftar PustakaTim Pengajar Fisika Dasar. 2009. PETUNJUK PRAKTIKUM FISIKA DASAR. PALANGKARAYA.Beiser, Arthur. 1981. Basic Consept of Physic. Addison : Wesley.Hallliday, Resnick. 1984. Fisika Jilid I dan II. Jakarta : Erlangga.Hikam, M. 2005. Eksperimen Fisika Dasar Untuk Perguruan Tinggi. Jakarta : PrenadaMedia.IKIP Ujung Pandang. 1982. Praktikum Fisika Dasar. Ujung Pandang : LaboratoriumFisika.

×