OSI "Open System Interconnection"

2,030 views
1,903 views

Published on

Tugas Presentasi Matakuliah "Jaringan Komputer"
di Univ. Komputer Indonesia
#OSI Layyer

Published in: Technology, Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,030
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
110
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

OSI "Open System Interconnection"

  1. 1. OSI<br />OPEN SYSTEMS INTERCONNECTION <br />Created By :<br /><ul><li> Angga Sonjaya (10508438)
  2. 2. Venta Adrian Ahnaf (10508447)</li></ul>Program Studi Manajemen Informatika<br />Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer<br />Universitas Komputer Indonesia<br />
  3. 3. PENGERTIAN OSI<br /><ul><li>Interkoneksi Sistem Terbuka model (OSI model) merupakan produk dari Interkoneksi Sistem Terbuka upaya di Organisasi Internasional untuk Standardisasi atau ISO.
  4. 4. Model OSI di buat dengan tujuan untuk mengatasi berbagai kendala internetworking akibat perbedaan arsitektur dan protokol jaringan.
  5. 5. OSI mengeluarkan solusi untuk memberikan standarisasi kompabilitas jaringan-jaringan sehingga tidak membatasi komunikasi antar produk maupun teknologi dari vendor yang berbeda. </li></li></ul><li> OSI MODEL<br />7<br />6<br />Upper Layer<br />(application set)<br />5<br />4<br />3<br />2<br />Lower Layer<br />(transport set)<br />1<br />
  6. 6. PENJELASAN OSI MODEL LAYER<br />1. Physic layer<br />Pysical Layer berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Dan juga level ini mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) berinteraksi dengan media wire atau wireless.<br />Dan sebagai :<br /><ul><li>Integrasi data dan mengatur terjadinya transmit data
  7. 7. Menentukan transmisi data menyangkut topologi yang digunakan pada layer fisik
  8. 8. Memperkuat sinyal dari masalah yang berkaitan dengan link fisik
  9. 9. Penghubung tipe interface dengan tools
  10. 10. Input output dalam sebuah jaringan</li></li></ul><li>2. Data link layer<br />Data Link Layer berfungsi untuk menentukan enkapsulasi data, menentukan suatu header pada suatu kata, sebagai penghubung antara media network dan protokol layer yang lebih tinggi sehingga sebagai keamanan pada suatu jaringan. <br />Data link layer ini terjadi error correction, flow control.<br />Menurut pengelompokan spesifikasi IEEE 802, layer ini dikelompokkan menjadi 2, yaitu :<br />Logical Link Control (LLC)<br />Media access control (MAC)<br />
  11. 11. Gambar data link layer<br />
  12. 12. 3. Network layer<br />Network layer berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat Header untuk paket-paket dan melakukan Routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.<br />Pada layer ini juga dapat mendeteksi error dan transmisi ulang paket-paket error<br />Contoh protokol yang digunakan yaitu IP/IPX<br />
  13. 13. Gambar network layer<br />
  14. 14. 4. Transport layer<br />Transport layer berfungsi untuk memecah data menjadi paket-paket data serta memberikan nomor urut setiap paket sehingga dapat disusun kembali setelah di terima.<br />Contoh protokol yang di gunakan pada layer ini seperti UDP, TCP, dan SPX.<br />
  15. 15. Gambar transport layer<br />
  16. 16. 5. Session layer<br />Session layer berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi di mulai, di pelihara, dan diakhiri.<br />Protokol – protokol pada session layer, yaitu :<br /><ul><li>NETBIOS
  17. 17. NETBEUI
  18. 18. ADSP
  19. 19. PAP</li></li></ul><li>6. PRESENTATION LAYER<br />Presentation layer berfungsi sebagai mentranslasikan data yang hendak di transmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat di transmisikan melalui jaringan.<br />Protokol yang ada pada presentasi layer, yaitu :<br /><ul><li>VNC (virtual network computing)
  20. 20. RDP (remote desktop protokol)</li></li></ul><li>7. application LAYER<br />Application layer berfungsi antarmuka (penghubung) aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, sehingga membuat pesan – pesan kesalahan. <br />Bahasa pemrograman diatur oleh application layer.<br />Protokol yang berada pada Layer ini yaitu :<br /><ul><li>FTP
  21. 21. telnet
  22. 22. SMTP
  23. 23. HTTP
  24. 24. POP3
  25. 25. NFS</li></li></ul><li>Kesimpulan Presentasi<br />Berdasarkan Presentasi Kelompok Kami mengenai Data Link Layer dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu :<br /><ul><li>Data Link mengidentifikasi proses enkapsulasi data yaitu penentuan pola header pada suatu kata.
  26. 26. Sebagai penghubung antara media network & layer protokol lainnya.
  27. 27. Sebagai end of binary.
  28. 28. Contoh Protokol yaitu Ethernet(802.2 & 802.3), Tokenbus (802.4), Token Ring(802.5), Demand Priority (802.12).</li></li></ul><li>Terima Kasih.....!!!<br />Copyrigth.2010<br />

×