Psikologi modul 2 kb 2

2,556 views
2,405 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,556
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1,177
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Psikologi modul 2 kb 2

  1. 1. Prodi Keperawatan Psikologi Kegiatan Belajar 2 Emosi, Stress dan Adaptasi Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Jakarta 2013
  2. 2. Kita sudah terbiasa mengatakan kata emosi, tapi apakah kita sudah mampu menjelaskan apa yang dimaksud emosi? Konsep EMOSI
  3. 3. Pengertian Emosi adalah manifestasi perasaan yang disertai gejala fisiologik karena ada peristiwa yang menimpanya. Apabila individu mengalami emosi, dalam diri individu itu akan terjadi perubahan dalam kejasmaniannya. Reaksi yang terjadi berbentuk…
  4. 4. Perubahan sebagian fungsi fisiologi , seperti denyut jantung menjadi lebih cepat, tekanan darah meningkat atau menurun, frekuensi pernafasan bertambah cepat.
  5. 5. Perubahan fisik dalam bentuk ekspresi seperti perubahan mimic, perubahan dalam bentuk anggota badan dan perubahan nada suara.
  6. 6. Perubahan fungsi psikis lain Perubahan fungsi psikis lain, seperti orang pada saat ketakutan tidak mampu menggunakan daya pikirnya atau pada saat marah maka daya pikirnya terhenti dan tidak berfungsi
  7. 7. Komponen EMOSI Menurut Atkinson R.L., dkk, komponen emosi terdiri dari….
  8. 8. Komponen Respon Pertama atau reaksi tubuh internal, terutama yang melibatkan sistem otomatik, misalnya bila marah suara menjadi tinggi dan gemetar.
  9. 9. Komponen Penilaian Kognitif Kedua Atau keyakinan bahwa telah terjadi keadaan positif atau negatif, misalnya kegembiraan saat diterima disalah satu Perguruan Tinggi ternama.
  10. 10. Komponen Ekspresi Wajah Ketiga apabila merasa benci pada seseorang, mungkin akan mengerutkan dahi atau kelopak mata menutup sedikit.
  11. 11. Komponen Reaksi Emosi Keempat misalnya marah-marah menjadi agresi atau gembira hingga meneteskan air mata
  12. 12. Afek adalah perasaan yang menguasai segenap hidup jiwa dan tidak bisa dikontrol serta dikuasai oleh pikiran. Biasanya afek disertai reaksi jasmaniah, yaitu peredaran darah, denyut jantung, dan pernapasan bisa cepat atu menjadi lemah. Bentuk & Reaksi Emosi Emosi merupakan gejala kejiwaan yang berhubungan dengan gejala kejasmanian itu. Contohnya, orang yang sedang marah akan mengambil, melempar, dan membanting benda dari sekitarnya, disertai dengan muka merah, tekanan darah meningkat, dan tubuhnya gemetar
  13. 13. Perkembangan Reaksi Emosi sebagi salah satu aspek psikologis berkembang mengikuti dua pola perkembangan. Pola perkembangan yang pertama berkembang dari keadaan sederhana menuju keadaan yang matang. Sedangkan, pola perkembangan yang kedua berkembang dari keadaan yang bersifat umum kepada keadaan yang bersifat khusus. proses spesialisasi dan diferensiasi emosi adalah sebagai berikut….
  14. 14. Masa Bayi, Pada saat bayi merasakan kesenangan terhadap benda maupun orang, walaupun dalambatas pengamatan yang kabur. Termasuk suarasuara yang diamati, masuk melalui penglihatan.
  15. 15. Bulan ketiga, emosi kesenangan terhadap lingkungan berkembang menjadi emosi nyaman tapi kadang timbul suatu keadaan yang mencemaskan drinya, sedangkan emosi menyenangkan tetapi terjadi. Bulan keenam, dari emosi cemas berkembang/ berdeferensiasi menjadi emosi takut, marah dan jijik
  16. 16. Pada bulan kedua belas ( 1 tahun), dari emosi nyaman berkembang menjadi emosi bangga dan sayang. Pada bulan kedelapan belas, dari emosi sayang berkembang menjadi emosi sayang pada orang dewasa dan anak-anak dan dari emosi cemas berdeferensiasi menajdi emosi iri hati
  17. 17. Pada umur dua tahun, dari emosi nyaman berdeferensiasi lagi menjadi emosi riang.Dengan demikian anak usia dua tahun telah dapat mengalami emosi-emosi, seperti : takut, jijik, marah, iri hati, cemas, kesenangan, nyaman, riang, bang ga, sayang kepada orang dewasa dan kepada anak-anak
  18. 18. Konsep Kita sudah terbiasa mengatakan kata stress, tapi apakah kita sudah mampu menjelaskan apa yang dimaksud stress?
  19. 19. Pengertian Stress Hans Selye, menyebutkan stress adalah respons manusia yang bersifat nonspesifik terhadap setiap tuntutan kebutuhan yang ada dalam dirinya Dadang Hawari, menyebutkan stress adalah reaksi atau respons tubuh terhadap stressor psikososial (tekanan mental atau beban kehidupan) Soeharto Heerdjan, menyebutkan stress adalah suatu kekuatan yang mendesak atau mencekam, yang menimbulkan suatu ketegangan dalam diri seseorang
  20. 20. Faktor yang menyebabkan STRESS Stress pada seseorang diawali dengan adanya stimuli yang mencetuskan perubahan yang disebut dengan stressor. Stressor menunjukan suatu kebutuhan yang tidak terpenuhi dan kebutuhan tersebut bisa berupa kebutuhan fisiologis psikologis sosial, lingkungan, perkembangan spiritual atau kebutuhan kultural. Faktor penyebab stress atau yang merupakan stressor tejadinya stress adalah….
  21. 21. Faktor Instrinsik Faktor instrinsik, yang bersumber dari aspek fisiologik, seperti kehamilan, menopouse, kesakitan dan dari aspek psikologik, seperti : frustasi, konflik, tekanan dan krisis
  22. 22. Faktor Ekstrinsik diantaranya : keluarga dan komunitas
  23. 23. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya STRESS
  24. 24. Faktor Biologis , herediter, konstitusi tubuh, kondisi fisik, neurofsiologik (sistem syaraf) dan neurohormonal
  25. 25. Faktor Sosio Kultural perkembangan kepribadian, pengalaman dan kondisi lain yang mempengaruhi.
  26. 26. Empat Sumber
  27. 27. 1. Frustasi, timbul akibat kegagalan dalam mencapai tujuan karena adanya rintangan. Frustrasi dapat bersifat intrinsic (cacat badan dan kegagalan usaha) dan ekstrinsik (kecelakaan, bencana alam, kehilangan orang yang dicintai, pengangguran da lain-lain) 2. Konflik, timbul karena tidak bisa memilih antara dua tau lebih keinginan, kebutuhan atau tujuan pada waktu bersamaan 3. Tekanan, berkaitan dengan tekanan hidup sehari-hari baik yang bersumber dari dalam dirinya maupun dari luar. 4. Krisis, yaitu suatu kejadian mendadak yang menimbulkan stress pada diri individu
  28. 28. Penggolongan Stress Ditinjau dari penyebab stress dapat digolongkan menjadi….
  29. 29. 1. Stress fisik, disebabkan oleh adanya suhu atau temperatur yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, suara amat bising, sinar yang terlalu terang atau tersengat arus listrik. 2. Stress kimiawi, disebabkan oleh asam basa kuat, obat-obatan, zat beracun, hormon atau gas. 3. Stress mikrobiologik, disebabkan oleh virus, bakteri atau parasit yang dapat menimbulkan penyakit. 4. Stress fisiologik, disebabkan oleh gangguan struktur, fungsi jaringan, organ atau sistemik sehingga menimbulkan fungsi tubuh tidak normal. 5. Stress proses pertumbuhan dan perkembangan, disebabkan oleh gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada masa bayi hingga tua. 6. Stress psikis atau emosional, disebabkan oleh gangguan hubungan interpersonal, sosial, budaya atau keagamaan.
  30. 30. Tingkatan Stress Stress yang terjadi pada seseorang dapat terjadi dengan tingkatan sebagai berikut…..
  31. 31. 1. Tahap pertama (paling ringan), yaitu stress yang disertai dengan perasaan nafsu bekerja yang besar dan berlebihan, mampu menyelesaikan pekerjaan tanpa memperhitungkan tenaga yang dimiliki dan penglihatan menjadi tajam. 2. Tahap kedua, yaitu stress yang disertai keluhan, seperti bangun pagi badan tidak tersasa segar dan merasa letih, lekas capek pada saat menjelang sore hari, lambung atau perut tidak nyaman, jantung berdebar, otot tengkuk dan punggung menjadi tegang. Hal ini disebabkan karena cadangan tenaga yang tidak memadai. 3. Tahap ketiga, yaitu tahapan stress dengan keluhan, seperti defekasi yang tidak teratur, otot semakin tegang, emosional, imsomnia, mudah terjaga dan sulit untuk tidur kembali, bangun terlalu pagi, koordinasi tubuh terganggu dan mau jatuh pingsan.
  32. 32. 4. Tahap keempat, yaitu tahapan stress dengan keluhan, seperti tidak mampu bekerja sepanjang hari (loyo), aktivitas pekerjaan terlalu sulit dan menjenuhkan, kegiatan rutin terganggu dan gangguan pada pola tidur, sering menolak ajakan, konsentrasi dan daya ingat menurun, serta dapat menimbulkan ketakutan serta kecemasan. 5. Tahap kelima, yaitu tahapan stress yang disertai dengan kelelahan secara fisik dan mental, ketidakmampuan menyelesaikan pekerjaan yang sederhana dan ringan, gangguan pencernaan berat, meningkatnya rasa takut dan cemas, bingung dan panik. 6. Tahap keenam, yaitu tahapan stress dengan tanda-tanda seperti jantung berdebar keras, sesak nafas, badan gemetar, dingin dan keluar banyak keringat.
  33. 33. Reaksi tubuh terhadap STRESS
  34. 34. Kecemasan merupakan tanda bahaya yang menyatakan diri dengan suatu penghayatan yang khas, yang sukar digambarkan adalah emosi yang tidak menyenangkan dengan istilah khawatir, tegang, prihatin, takut seperti jantung berdebardebar, keluar keringat dingin, mulut kering, tekanan darah tinggi
  35. 35. Kemarahan & Agresi Kemarahan dan agresi, yaitu perasaan jengkel sebagai respons terhadap kecenasan yang dirasakan sebagai ancaman. Merupakan reaksi umum lain terhadap situasi stress yang mungkin dapat menyebabkan agresi.
  36. 36. Depresi adalah keadaan yang ditandai dengan hilangnya gairah dan semangat. Terkadang disertai rasa sedih.
  37. 37. 1. Sikap, keyakinan dan pikiran kita harus positif, fleksibel, rasional dan adaptif terhadap orang lain. Cara Mengendalikan Stress 2. Kendalikan faktor penyebab stress dengan jalan meningkatkan kemampuan menyadari, menerima, menghadapi dan bertindak 3. Perhatikan diri anda, proses interpersonal dan interaktif, serta lingkungan anda. 4. Kembangkan sikap efisien 5. Relaksasi 6. Visualisasi
  38. 38. Konsep ADAPTASI Pengertian adaptasi Adaptasi merupakan pertahanan yang didapat sejak lahir atau diperoleh karena belajar dari pengalaman untuk mengatasi stress. Cara mengatasi stress dapat berupa membatasi tempat terjadinya stress, mengurangi atau menetralisasi pengaruhnya. Adaptasi merupakan usaha individu mengatasi atau menyesuaikan diri terhadap stress yang dialaminya. Adaptasi merupakan suatu cara penyesuaian yang berorientasi pada tugas (task oriented).
  39. 39. Tujuan • • • • ADAPTASI Menghadapi tuntutan keadaan secara sadar. Menghadapi tuntutan keadaan secara realistik Menghadapi tuntutan keadaan secara obyektif Menghadapi tuntutan keadaan secara rasional
  40. 40. Macam-macam Adaptasi
  41. 41. Adaptasi Fisiologis yaitu respon tubuh terhadap stressor untuk mempertahankan fungsi kehidupan, yang dirangsang oleh faktor eksternal dan internal. Mekanisme fisiologis adaptasi berfungsi melalui umpan balik negatif, yaitu suatu proses dimana mekanisme kontrol merasakan suatu keadaan abnormal seperti penurunan suhu tubuh dan membuat suatu respons adaptif seperti mulai mengigil untuk membangkitkan panas tubuh. Mekanisme utama yang digunakan tubuh dalam menghadapi stressor dikontrol oleh medula oblongata, formasi retikuler dan hipofisis.
  42. 42. Adaptasi Psikologis Perilaku adaptasi psikologi membantu kemampuan seseorang untuk menghadapi stressor, diarahkan pada penatalaksanaan stress dan didapatkan melalui pembelajaran dan pengalaman sejalan dengan pengidentifikasian perilaku yang dapat diterima dan berhasil. Perilaku adaptasi psikologi dapat konstruktif atau destruktif. Perilaku konstruktif membantu individu menerima tantangan untuk menyelesaikan konflik. Perilaku destruktif mempengaruhi orientasi realitas, kemampuan pemecahan masalah, kepribadian dan situasi yang sangat berat, kemampuan untuk berfungsi.
  43. 43. Gambar Refrensi http://www.gaptekupdate.com/wp-content/uploads/2012/06/Emosi.jpg http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/ilustrasi_100523100745.jpg http://www.pickthebrain.com/blog/wp-content/uploads/2013/03/worry.jpg http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSCKoj_-Ix-xhczvg_i3q5WjzzYqvlxnbmcSuvldtPBo4VmZedLLg http://bundagemes.files.wordpress.com/2010/05/maem.jpg http://4.bp.blogspot.com/-p3czZD5fKwk/TV9O8Oek3gI/AAAAAAAAAOQ/-wsc5G4AByI/s1600/Tips+Memberi+Susu+Pada+Bayi..jpg http://1.bp.blogspot.com/-YhQwaMfV9NM/Uc0Nv6hf-jI/AAAAAAAAD0Y/RBP6jhJ0WfI/s1024/baby-108a.jpg http://www.koraorganics.com/blog/wp-content/uploads/2011/06/mask.jpg http://thumbs.dreamstime.com/z/emotion-2-597604.jpg https://lh5.googleusercontent.com/-IyTlDiUeWss/ULQaSFBpW7I/AAAAAAAASgU/ZjqVmyzRV3k/s900/May+Queen+30.0020.jpg http://chohaneul88.files.wordpress.com/2013/03/1.jpg http://majalah.hidayatullah.com/wp-content/uploads/2010/06/angry.jpg http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS0BD6OkHa6M0JuTmRjRjv6aPCBC3UpUnpr7kxPXG_aPtTq9hb_ http://www.doktercantik.com/wp-content/uploads/2013/01/Cara-Meredakan-Emosi-Suami-yang-Marah.jpg http://bogornews.com/foto_berita/62emosi.jpg http://www.necturajuice.com/wp-content/uploads/2013/03/gejala-hipertensi.jpeg http://transformfxfitness.com/wp-content/uploads/2012/02/how-to-relieve-stress-in-daily-life-1.jpg http://pic.pimg.tw/mygod0328/1311789627-235baa5d0dea538b6a0072ccbe96a1f9.jpg http://www.perplexus.co.uk/wp-content/uploads/2011/04/perplexus-maze-game-fights-off-stress.jpg http://achieveemotionalfreedom.com/wp-content/uploads/2011/06/bigstock_Stress_5045804.jpg http://www.google.com/url?sa=i&source=images&cd=&docid=gieDxo1UyNFFZM&tbnid=fHrKfFE7FMvy9M:&ved=0CAUQjBwwAA&url=http%3A%2F%2Fm5.flexmedia.co.id%2F wp-content%2Fuploads%2F2013%2F06%2Fpengalaman.jpg&ei=7kMcUvFEzcmsB_nTgegE&psig=AFQjCNHUbXDGGh_w4B31KmEtun7GqIWhog&ust=1377670510143998 http://www.seventastic.info/wp-content/uploads/2012/11/jenis-sayuran-yang-sehat-buat-otak-300x300.jpg http://static.guim.co.uk/sys-images/Society/Pix/pictures/2007/11/08/2stress.jpg http://www.magazine.mommies.co.za/system/files/images/IS959-020.jpg http://fc04.deviantart.net/fs71/i/2013/073/0/7/frustasi_by_adietpopeye-d5y1w3e.jpg http://2.bp.blogspot.com/-d6V0w7NxwhY/TpUTELUAjQI/AAAAAAAAAKA/T59Y6YHsD20/s400/stress.jpg http://wakeup-world.com/wp-content/uploads/2012/04/stress02.jpg http://www.sm4em.org/wp-content/uploads/2013/05/stress.jpg http://www.naturalstressreliefguide.com/image-files/sickgirl_symptoms.jpg http://positivemed.com/wp-content/uploads/2012/09/stress1.jpg http://neatoday.org/wp-content/uploads/2012/09/stress-e1347025475899.jpg http://www.northwestern.edu/magazine/winter2011/images/large-images/CU_Phil%20Yu_Large.jpg http://fitlife.tv/wp-content/uploads/2013/07/depression.jpg http://today.ucla.edu/portal/ut/artwork/9/1/4/6/2/191462/friends_group-prv.jpg http://zowchow.com/files/2012/12/having-fun.jpg http://media3.onsugar.com/files/2013/02/06/1/192/1922398/netimgUUOVfM.xxxlarge/i/7-Ways-Calm-Down-When-Youre-Having-Rough-Day.jpg http://4.bp.blogspot.com/-QAPNZbRnBgo/T5ghjMldRiI/AAAAAAAAAQo/gFVdZzI_yCg/s1600/4.jpg http://sharetwenty.com/wp-content/uploads/2013/03/Meditation.jpg http://addictionblog.org/wp-content/uploads/2011/05/Should-I-tell-an-alcoholic-they-are-in-denial-2.jpg

×