By: UUS YULIASTUTIK
1 KEPEMIMPINAN
 Pengertian Kepemimpinan
Kepemimpinan merupakan kemampuan
mempengaruhi orang lain, bawahan atau
kelompok, ...
Kepemimpinan Didalam Kelas
 Tiga fungsi kepemimpinan dalam mengajar yaitu:
perencanaan, pengelolaan kelas dan Penilaian
k...
Dimensi Kepemimpinan
Bass dan Avolio (1994) mengemukakan empat dimensi
kepemimpinan transformasional:
1. Idealized influen...
Pendekatan dan Model
Kepemimpinan
 Pendekatan Kepemimpinan
Yang dimaksud pendekatan kepemimpinan disini
adalah sudut pand...
2 KEPEMIMPINAN DALAM
PENDIDIKAN
 Defenisi Pemimpin
Pemimpin adalah seseorang yang mampu untuk
beraktifitas, memimpin, men...
Macam – macam Peran Pemimpin
 Peran Pemimpin dalam Pendidikan
 Peran Pemimpin ( Kepala Sekolah ) adalah
sebagai berikut ...
3 BIDANG GARAPAN
ADMINISTRASI PENDIDIKAN
 Administrasi Pendidikan
Administrasi pendidikan adalah suatu ilmu yang
mempelaj...
Administrasi Siswa
 Administrasi kesiswaan merupakan bagian dari
kegiataan administrasi yang dilaksanakan di
sekolah, ber...
Administrasi Personal Sekolah
 Administrasi Personalia pada dasarnya proses ini adalah proses
yang paling dasar dalam pen...
Administrasi Material dan
Keuangan
 Administrasi keuangan adalah sebagai tata
penyelenggaraaan keuangan dalam pelaksanaan...
4 ADMINISTRASI SEBAGAI PROSES
KEGIATAN MANAJEMEN
Konsep Dasar Menejemen
 dapat disimpulkan bahwa manajemen dapat sebagai
...
Fungsi Manajemen
 Fungsi-fungsi menejemen antara lain perencanaan
(Planning), pengorganisasian
(Organizing), Penggerakan ...
5 SUPERVISI DALAM
ADMINISTRASI PENDIDIKAN
 Pengertian Supervisi
Pengertiansupervisi adalah “serangkaian usaha
pemberian b...
Manfaat dan Tujuan Supervisi
 Apabila supervisi dapat dilakukan dengan baik, akan diperoleh
banyak manfaat. Manfaat terse...
Prinsip-prinsip Pokok dalam
Supervisi
 Kegiatan supervisi mengusahakan seoptimal mungkin
kondisi kerja yang kondusif dan ...
6 TEKNIK SUPERVISI Fungsi Supervisi Pendidikan
1. Penelitian (research)
untuk memperoleh gambaran yang jelas dan objektif...
7 SISTEM PENGAJARAN
MODUL
 Ciri-ciri Pengajaran Modul
1. Menurut Wijaya (1988:129), ciri-ciri pengajaran modul pembelajar...
Pengelolaan Proses Belajar
Mengajar dengan Modul
 Pengertian Pengelolaan Pengajaran
Pengelolaan pengajaran adalah proses ...
8 BELAJAR TUNTAS
 Belejar tuntas
Pembelajaran tuntas (mastery learning) dalam proses
pembelajaran berbasis kompetensi dim...
LANJUTAN
 Model belajar tuntas
Akanterlaksana apabila :
1. Siswamenguasai semua bahan pelajaran yang disajikan
secara pen...
9 KEPALA SEKOLAH SEBAGAI
ADMINISTRATOR DAN SUPERVISI
 Kepala Sekolah sebagai Administrator
Dalam menjalankan fungsinya se...
Peran Kepala Sekolah Sebagai
Supervisor
 Kepala sekolah sebagai supervisor perlu
memperhatikan prinsip-prinsip: (1) hubun...
10 GURU DAN ADMINISTRASI
PENDIDIKAN
 Pentingnya Partisipasi Guru dalam Administrasi
Pendidikan
Sesudah Indonesia merdeka,...
Orientasi Bagi Guru-Guru Baru
Arti dan perlunya orientasi
Bagi guru-guru yang baru mulai menjalankan tugasnya sebagai guru...
11 ORGANISASI SEKOLAH
Pengertian Organisasi Sekolah
 Definisi organisasi sekolah dari para ahli :
 Organization is the f...
Penyelenggaraan Rapat Sekolah
Beberapa ciri rapat yang baik adalah
 Dalam hal perencanaan
 Punya waktu yang rutin, berla...
12 PROGRAM ORGANISASI
BIMBINGAN DISEKOLAH
 Pengertian Bimbingan
Layanan bimbingan dan konseling merupakan kegiatan yang
t...
Program Bimbingan di Sekolah
 Program mengatasi masalah belajar
 Pelaksanaan Program layanan Bimbingan
 Organisasi Bimb...
ORGANISASI BIMBINGAN DI
SEKOLAH
 Tujuan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat
Mengenai hubungan sekolah dengan
masyarakat, T...
Bentuk-bentuk Hubungan Sekolah
dengan Masyarakat
 Cara-cara dan alat-alat yang dipakai oleh sekolah
untuk melakukan hubun...
 TERIMA KASIH......
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Ppt uas admin

446 views
399 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
446
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ppt uas admin

  1. 1. By: UUS YULIASTUTIK
  2. 2. 1 KEPEMIMPINAN  Pengertian Kepemimpinan Kepemimpinan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.
  3. 3. Kepemimpinan Didalam Kelas  Tiga fungsi kepemimpinan dalam mengajar yaitu: perencanaan, pengelolaan kelas dan Penilaian kemampuan belajar siswa. Dalam proses ini seorang pimpinan membimbing, memberi pengarahan, mempengaruhi perasaan dan perilaku, serta menggerakkan orang lain untuk bekerja menuju sasaran yang diingini bersama.
  4. 4. Dimensi Kepemimpinan Bass dan Avolio (1994) mengemukakan empat dimensi kepemimpinan transformasional: 1. Idealized influence (pengaruh ideal). 2. Inspirational motivation (motivasi inspirasi). 3. disebut intellectual stimulation (stimulasi intelektual). 4. Dimensi yang keempat adalah individualized consideration (konsiderasi individu).
  5. 5. Pendekatan dan Model Kepemimpinan  Pendekatan Kepemimpinan Yang dimaksud pendekatan kepemimpinan disini adalah sudut pandang terhadap kepemimpinan  Model Kepemimpinan 1. Model Kepemimpinan Kontingensi Fielder 2. Model Kepemimpinan Empat Dimensi 3. Model kepemimpinan Situasional
  6. 6. 2 KEPEMIMPINAN DALAM PENDIDIKAN  Defenisi Pemimpin Pemimpin adalah seseorang yang mampu untuk beraktifitas, memimpin, menggerakkan, atau mempengaruhi bawahan, melakukan koordinasi serta mengambil keputusan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.  Sifat- Sifat Pemimpin Percaya Diri, Inisiatif, Energi, Menentukan Sikap Dengan Waktu Yang Tepat, Kejernihan Berpikir, Kegigihan, Keberanian
  7. 7. Macam – macam Peran Pemimpin  Peran Pemimpin dalam Pendidikan  Peran Pemimpin ( Kepala Sekolah ) adalah sebagai berikut :  Peran Pemimpin Sebagai Guru
  8. 8. 3 BIDANG GARAPAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN  Administrasi Pendidikan Administrasi pendidikan adalah suatu ilmu yang mempelajari penataan sumber daya untuk mencapai tujuan pendidikan secara produktif”. Selanjutnya mengatakan penataan mengandung makna, “mengatur, administrasi, memimpin, mengelo la atau mengadministrasikan sumber daya yang meliputi merencanakan, melaksanakan dan mengawasi, atau membina”.
  9. 9. Administrasi Siswa  Administrasi kesiswaan merupakan bagian dari kegiataan administrasi yang dilaksanakan di sekolah, berupa usaha kerjasama yang dilakukan oleh para pendidik agar terlaksananya proses belajar mengajar yang relevan, efektif, efisien, guna tercapainya tujuan pendidikan yang diharapkan.
  10. 10. Administrasi Personal Sekolah  Administrasi Personalia pada dasarnya proses ini adalah proses yang paling dasar dalam pengumpulan informasi yang berhubungan dengan sistem kepegawaian. Kegiatan Administrasi Kurikulum  Kegiatan administrasi kurikulum dapat di identifikasikan menjadi tiga kegiatan pokok yakni:  Kegiatan yang berhubungan dengan tugas guru atau pendidik  Kegiatan yang berhubungan dengan peserta didik  Kegiatan yang berhubungan dengan seluruh sivitas akademika atau warga sekolah.  Kegiatan yang menyangkut proses belajar mengajar (PBM), karena kegiatan ini erat kaitannya dengan ketiga kegiatan pokok di atas.
  11. 11. Administrasi Material dan Keuangan  Administrasi keuangan adalah sebagai tata penyelenggaraaan keuangan dalam pelaksanaan anggaran belanja Negara. Perputaran tahun anggaran disebut budget cyclus. Prosesnya sebagai berikut: Fase Perencanaan, Fase Pelaksanaan, Fase Pertanggung jawaban.  Administrasi Pelayanan Khusus Administrasi layanan khusus adalah suatu usaha yang tidak secara langsung berkenaan dengan proses belajar mengajar dikelas, tetapi secara khusus diberikan oleh pihak sekolah kepada para siswanya agar mereka lebih optimal dalam melaksanakan proses belajar mengajar.
  12. 12. 4 ADMINISTRASI SEBAGAI PROSES KEGIATAN MANAJEMEN Konsep Dasar Menejemen  dapat disimpulkan bahwa manajemen dapat sebagai  Ilmu dan seni  Proses  Profesi
  13. 13. Fungsi Manajemen  Fungsi-fungsi menejemen antara lain perencanaan (Planning), pengorganisasian (Organizing), Penggerakan (Actuating), pengawasan (Controling), pengarahan (Directing), koordinasi (Coordinating), staf (Staffing), penilaian (Evaluating).
  14. 14. 5 SUPERVISI DALAM ADMINISTRASI PENDIDIKAN  Pengertian Supervisi Pengertiansupervisi adalah “serangkaian usaha pemberian bantuan kepada guru dalam bentuk layanan profesional yang diberikan oleh supervisor (Pengawas sekolah, kepala sekolah, dan pembina lainnya) guna meningkatkan mutu proses dan hasil belajar mengajar.
  15. 15. Manfaat dan Tujuan Supervisi  Apabila supervisi dapat dilakukan dengan baik, akan diperoleh banyak manfaat. Manfaat tersebut diantaranya adalah sebagai berikut (Suarli &Bachtiar, 2009) : 1) Supervisi dapat meningkatkan efektifitas kerja. 2) Supervisi dapat lebih meningkatkan efesiensi kerja.  Fungsi supervisi GR. Terry dan Leslie W Rue (1982:2) mengatakan bahwa terdapat empat macam fungsi supervisi, keempat fungsi tersebut adalah perencanaan, pengorganisasian, motivasi dan pengawasan.
  16. 16. Prinsip-prinsip Pokok dalam Supervisi  Kegiatan supervisi mengusahakan seoptimal mungkin kondisi kerja yang kondusif dan nyaman yang mencakup lingkungan fisik, atmosfer kerja, dan jumlah sumber sumber yang dibutuhkan untuk memudahkan pelaksanaan tugas.
  17. 17. 6 TEKNIK SUPERVISI Fungsi Supervisi Pendidikan 1. Penelitian (research) untuk memperoleh gambaran yang jelas dan objektif tentang suatu situasi pendidikan yaitu Perumusan topic, Pengumpulan data, Pengolahan data, Konlusi hasil penelitian 2. Penilaian (evaluation) → lebih menekankan pada aspek daripada negative 3. Perbaikan ( improvement ) → dapat mengatahui bagaimana situasi pendidikan / pengajaran pada umumnya dan situasi belajar mengajarnya. 4. Pembinaan → berupa bimbingan (guidance) kea rah pembinaan diri yang disupervisi  Teknik Supervisi  Teknik-teknik supervisi akademik meliputi dua macam, yaitu: individual dan kelompok.
  18. 18. 7 SISTEM PENGAJARAN MODUL  Ciri-ciri Pengajaran Modul 1. Menurut Wijaya (1988:129), ciri-ciri pengajaran modul pembelajaran adalah : 2. Siswa dapat belajar individual, ia belajar dengan aktif tanpa bantuan maksimal dari guru. 3. Tujuan pelajaran dirumuskan secara khusus. Rumusan tujuan bersumber pada perubahan tingkah laku. 4. Tujuan dirumuskan secara khusus sehingga perubahan tingkah laku yang terjadi pada diri siswa segera dapat diketahui. Perubahan tingkah laku diharapkan sampai 75% penguasaan tuntas (mastery learning) 5. Membuka kesempatan kepada siswa untuk maju berkelanjutan menurut kemampuannya masing-masing.
  19. 19. Pengelolaan Proses Belajar Mengajar dengan Modul  Pengertian Pengelolaan Pengajaran Pengelolaan pengajaran adalah proses mengendalikan, dan mengatur, dan memenejemeni proses pengajaran (proses belajar-mengajar).  Konsep-konsep pengajaran Metodik Khusus, Didaktik  Dasar-dasar sistem pengajaran Pendekatan Sistem, Sistem Pengajaran,Pendekatan sistem pengajaran
  20. 20. 8 BELAJAR TUNTAS  Belejar tuntas Pembelajaran tuntas (mastery learning) dalam proses pembelajaran berbasis kompetensi dimaksudkan adalah pendekatan dalam pembelajaran yang mempersyaratkan peserta didik menguasai secara tuntas seluruh standar kompetensi maupun kompetensi dasar mata pelajaran tertentu.  Tujuan Pembelajaran Tuntas yaitu agar bahan yang dipelajari dapat dikuasai sepenuhnya oleh seluruh siswa.
  21. 21. LANJUTAN  Model belajar tuntas Akanterlaksana apabila : 1. Siswamenguasai semua bahan pelajaran yang disajikan secara penuh 2. Bahanpengajaran dibetulkan secara sistematis. 3. Evaluasi yang dilaksanakan setelah para peserta didik menyelesaikan suatu kegiatan belajar tertentu merupakan dasar untuk memperoleh balikan (feedback).
  22. 22. 9 KEPALA SEKOLAH SEBAGAI ADMINISTRATOR DAN SUPERVISI  Kepala Sekolah sebagai Administrator Dalam menjalankan fungsinya sebagai administrator, kepala sekolah harus mampu menguasai tugas-tugasnya dan melaksanakan tugasnya dengan baik.  Kepala Sekolah Sebagai Supervisor Sepervisi adalah salah satu tugas pokok dalam administrasi pendidikan bukan hanya merupakan tugas pekerjaan para inspektur maupun pengawas saja melainkan juga tugas pekerjaan kepala sekolah terhadap pegawai-pegawai sekolahnya.
  23. 23. Peran Kepala Sekolah Sebagai Supervisor  Kepala sekolah sebagai supervisor perlu memperhatikan prinsip-prinsip: (1) hubungan konsultatif, kolegial dan bukan hirarkis; (2) dilaksanakan secara demokratis; (3) berpusat pada tenaga kependidikan; (4) dilakukan berdasarkan kebutuhan tenaga kependidikan; dan (5) merupakan bantuan profesional.
  24. 24. 10 GURU DAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN  Pentingnya Partisipasi Guru dalam Administrasi Pendidikan Sesudah Indonesia merdeka, sistem pendidikan di sekolah- sekolah bersifat nasional dan demokratis. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan administrasi dan pengawasan yang demokratis pula, dan sekolah-sekolah harus benar-benar hidup dan tumbuh di atas dasar-dasar filsafat negara, yaitu Pancasila.  Arti Demokrasi Dalam Administrasi Sekolah Penerapan demokrasi dalam administrasi sekolah hendaknya diartikan bahwa administrasi sebagai kegiatan atau rangkaian kegiatan kepemimpinan; dengan itu tujuan-tujuan sekolah dan cara-cara untuk mencapainya dikembangkan dan dijalankan.
  25. 25. Orientasi Bagi Guru-Guru Baru Arti dan perlunya orientasi Bagi guru-guru yang baru mulai menjalankan tugasnya sebagai guru, ada masa orientasi sangat diperlukan. Yang dimaksud dengan masa orientasi ialah suatu kesepakatan yang diberikan kepada seorang pegawai atas guru yang baru mulai bekerja. Kode Etik Guru  Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membentuk manusia pembangunan yang ber-Pancasila.  Guru memiliki kejujuran profesional dalam menerapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing-masing.  Guru mengadakan komunikasi, terutama dalam memperoleh informasi tentang anak didik, tetapi menghindarkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan.
  26. 26. 11 ORGANISASI SEKOLAH Pengertian Organisasi Sekolah  Definisi organisasi sekolah dari para ahli :  Organization is the form of every human association for the attainment of comon purpose (James D. Oony)  An organization as a system of cooperative activities of two or more persons (Chester I. Barnard) Faktor-faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Menyusun Organisasi Sekolah  Tingkat Sekolah  Jenis Sekolah • Besar Kecilnya Sekolah • Letak dan Lingkungan Sekolah
  27. 27. Penyelenggaraan Rapat Sekolah Beberapa ciri rapat yang baik adalah  Dalam hal perencanaan  Punya waktu yang rutin, berlangsung dalam waktu yang paling lama 2 jam  Jika mendadak bisa dilakukan sambil berdiri, hanya untuk menyampaikan hal yang penting  Punya agenda yang diberitahu 3 hari sebelumnya, dikirim lewat email dan tertulis.  Meminta secara khusus pada pesertanya jika diminta membawa sesuatu.  Jika berlangsung lama disiapkan siapa yang akan menggantikan guru jika punya jadwal mengajar
  28. 28. 12 PROGRAM ORGANISASI BIMBINGAN DISEKOLAH  Pengertian Bimbingan Layanan bimbingan dan konseling merupakan kegiatan yang terencana berdasarkan pengukuran kebutuhan (need asessment) yang diwujudkan dalam bentuk program bimbingan dan konseling.  Fungsi Bimbingan dalam Pendidikan Uman Suherman dalam Salahudin(2010: 127) menyatakan bahwa secara umum, fungsi bimbingan dan konseling dapat diuraikan sebagai berikut: Fungsi pemahaman, Fungsi preventif, Fungsi pengembangan, Fungsi penyembuhan, Fungsi adaptasi, Fungsi penyesuaian, Fungsi perbaikan, Fungsi fasilitasif, Fungsi pemeliharaan.
  29. 29. Program Bimbingan di Sekolah  Program mengatasi masalah belajar  Pelaksanaan Program layanan Bimbingan  Organisasi Bimbingan
  30. 30. ORGANISASI BIMBINGAN DI SEKOLAH  Tujuan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat Mengenai hubungan sekolah dengan masyarakat, T.Sianipar meninjau dari sudut kepentingan kedua lembaga tersebut, yaitu kepentingan sekolah dan kepentingan masyarakat itu sendiri. Jenis Hubungan Sekolah dengan Masyarakat  Hubungan edukatif  Hubungan cultural  Hubungan institusional
  31. 31. Bentuk-bentuk Hubungan Sekolah dengan Masyarakat  Cara-cara dan alat-alat yang dipakai oleh sekolah untuk melakukan hubungan dengan masyarakat ialah:melalui aktivitas para siswa,aktivitas guru- guru,ekstrakurikuler, kunjungan masyarakat atau orangtua siswa ke sekolah, danmelalui media masa (Jones, 1969:395-400).
  32. 32.  TERIMA KASIH......

×