Presentasi Beasiswa LPDP Lengkap -- Indonesia Presidential Scholarship dan Beasiswa Pendidikan Indonesia (Reguler)
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Presentasi Beasiswa LPDP Lengkap -- Indonesia Presidential Scholarship dan Beasiswa Pendidikan Indonesia (Reguler)

on

  • 1,641 views

Merupakan bahan presentasi di acara Kompasianer Nangkring Bareng LPDP tanggal 12 April 2014. Jika ada hal yang berbeda maka bukan tanggung jawab pengunggah.

Merupakan bahan presentasi di acara Kompasianer Nangkring Bareng LPDP tanggal 12 April 2014. Jika ada hal yang berbeda maka bukan tanggung jawab pengunggah.

Statistics

Views

Total Views
1,641
Views on SlideShare
1,610
Embed Views
31

Actions

Likes
4
Downloads
177
Comments
1

3 Embeds 31

http://www.slideee.com 21
https://twitter.com 9
http://plus.url.google.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

CC Attribution-ShareAlike LicenseCC Attribution-ShareAlike License

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Presentasi Beasiswa LPDP Lengkap -- Indonesia Presidential Scholarship dan Beasiswa Pendidikan Indonesia (Reguler) Presentasi Beasiswa LPDP Lengkap -- Indonesia Presidential Scholarship dan Beasiswa Pendidikan Indonesia (Reguler) Presentation Transcript

  • Nangkring Bareng LPDP Jakarta, 12 April 2014 Gedung A.A. Maramis II Lt. 2 Kementerian Keuangan Jl. Lap. Banteng Timur No. 1. Jakarta 10710. Telepon (021) 3846474. Fax (021) 3846474
  • Latar Belakang dan Profil Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Agung Sudaryono Kepala Divisi Pengembangan Dana Kelolaan Direktorat Perencanaan Usaha dan Pengembangan Dana
  • Latar Belakang
  • Sumber: Archipelago Economy: Unleashing Indonesia’s Potential (McKinsey Global Institute, 2012) ....Indonesia’s economy has enormous promise... .... Indonesia’s recent impressive economic performance is not widely understood .... 4 Perlu dipersiapkan social engineering Perlu peningkatan akses, kualitas dan relevansi pendidikan
  • INDONESIA AKAN MENJADI NEGARA BERPENDAPATAN TINGGI
  • Perkembangan PDB dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, 2004-2014 Sumber : Menata Perubahan: Mewujudkan Indonesia yg sejahtera, demokratis dan berkeadilan, (Bappenas, 2013), dan Menko Perekonomian PDB(US$Miliar) PertumbuhanEkonomi(%) 257.0 285.8 364.4 432.2 510.8 538.8 709.5 846.2 878.2 946.4 1,063.1 5.0 5.7 5.5 6.3 6.0 4.6 6.2 6.5 6.2 5.8 6.0 0.0 1.0 2.0 3.0 4.0 5.0 6.0 7.0 - 200.0 400.0 600.0 800.0 1,000.0 1,200.0 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 PDB (US$ Miliar) Pertumbuhan Ekonomi (%) *) 2014 : angka sasaran 6
  • Kekayaan Sumber Daya Alam
  • ..merupakan modal dasar bagi peningkatan produktivitas ekonomi dan pengembangan pasar domestik... Sumber: Menko Perekonomian, 2010 Sumber Daya Manusia /Bonus Demografi 8 100 tahun kemerdekaan Dependency Ratio semakin kecil (2010-2040): Usia produktif semakin besar (Bonus Demografi ~ Demografic Dividen), kesempatan dan potensi meningkatkan produktivitas semakin tinggi, semakin tinggi tingkat kesejahteraan, tetapi kalau tidak dikelola dengan baik akan menjadi Bencana Demografi~ Demografic Disaster. Kualitas SDM sebagai kata kunci, Pendidikan dan Kesehatan sebagai peran kunci. "Bonus Demografi"
  • Generasi Emas 100 Tahun Indonesia Merdeka Kelompokumur Jumlah Penduduk (juta) Generasi 100 thn Merdeka (Usia pada tahun 2045) Strukutur Penduduk Indonesia Tahun 2010 45-54 tahun 35-44 tahun Periode Bonus Demografi 2010-2035 Paudisasi Pendidikan Dasar berkualitas dan merata Pendidikan karakter Memastikan semua penduduk usia sekolah bersekolah Pendidikan Menengah Universal (PMU) & Kurikulum 2013 Pendidikan Tinggi yang berkualitas dan berdaya saing Pendidikan Dasar berkualitas dan merata Pendidikan karakter Memastikan semua penduduk usia sekolah bersekolah 45,97 2 43,72 4 41,52 9 38,50 1 30,73 0 20,02 6 10,80 8 3,376 3,853 0-9 10-19 20-29 30-39 40-49 50-59 60-69 70-74 75 + Sumber: Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2015 (Bappenas, BPS, UNFPA 2013)) Jumlah Penduduk: 238,5 Juta orang
  • Perbandingan Jumlah S3 23,000 14,000 1,690,000 328,000 320,000 819,000 3,100,000 Jumlah S3 Indonesia Malaysia India Jerman Perancis Jepang USA 143 509 1,410 3,990 5,136 6,438 9,850 Jumlah S3 per 1 juta penduduk  Jumlah S3 Indonesia relatif sedikit  Untuk menyamakan jumlah per sejuta penduduk dengan negara Malaysia, Indonesia perlu memiliki 100.000 orang S3 baru.  Dengan pertumbuhan 15% per tahun, • Jumlah 100.000 S3 akan tercapai di tahun 2022, • Jumlah 150.000 S3 akan tercapai di tahun 2026  Ke depan, pemilihan penelitian S3 diarahkan pada kebutuhan yang muncul dari proses percepatan dan perluasan pembangunan, baik dari kegiatan investasi maupun konektivitas pada tiap koridor ekonomi.
  • Kesenjangan SDM Brazil China India Indonesia Korea Malaysia Thailand Vietnam 3,053 5,730 3,380 2,671 25,309 3,333 4,121 9,037 INSINYUR /1 juta penduduk Dari berbagai sumber,, tahun 2004 2007 KOMPOSISI PENDIDIKAN ANGKATAN KERJA 2010 Tinggi (S1, D3,D4) Menengah (SMA-SMK) Dasar (SD,SMP) INDONESIA 7,2% 22,4% 70,4% 20,3% 56,3% 24,3% 40,3% 39,3% 20,4% MALAYSIA OECD Brazil China India Indonesia Korea Malaysia Thailand Vietnam 38 17 15 33 24 25 % Mahasiswa Teknik & Pertanian/ Keseluruhan Dari berbagai sumber,, tahun 2004 2007 Dari berbagai sumber, 2010
  • Perbandingan S3 - TSP 25% 39% 36% 33% 40% 60% Indonesia Australia USA Korea Sel. Jepang China Jumlah S3 -TSP (Teknik,Sains, Pertanian) /Total 2 95 65 60 45 28 Pertambahan S3 per 1 juta penduduk Jumlah S3 TSP (Teknik, Sains dan Pertanian) Indonesia relatif kecil dibanding negara-negara lain. Akibat dari minimnya kegiatan penelitian: (1) pertumbuhan S3 sedikit, (2) inovasi tidak berkembang (3) jumlah paten sangat minim (4) minimnya kebutuhan Iptek tidak menunjang daya saing
  • Lembaga Pengelola Dana Pendidikan 1
  • Dasar Hukum Undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2010 sd tahun 2013 PP Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan BLU, yang telah diubah dengan PP Nomor 74 Tahun 2012 PMK Nomor 238/PMK.05/2010 tentang Tata Cara Penyediaan, Pencairan, Pengelolaan, dan Pertanggungjawaban Endowment Fund dan Dana Cadangan Pendidikan KMK Nomor 18/KMK.05/2012 tentang Penetapan Satker LPDP yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum dengan status BLU Penuh Kebijakan Dewan Penyantun tanggal 30 Desember 2013 14
  • Menteri Keuangan Dewan Penyantun Direktur UtamaDewan Pengawas Satuan Pemeriksaan Intern Direktorat Perencanaan Usaha dan Pengembangan Dana Direktorat Keuangan dan Umum Direktorat Dana Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan Direktorat Dana Kegiatan Pendidikan Divisi Anggaran dan Akuntansi Divisi Sumber Daya Manusia dan Umum Divisi Perencanaan Usaha dan Manajemen Data Divisi Pengembangan Dana Kelolaan Divisi Penyaluran Dana Kegiatan Pendidikan Divisi Evaluasi Penyaluran Dana Kegiatan Pendidikan Divisi Penyaluran Dana Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan Divisi Evaluasi Penyaluran Dana Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan Kelompok Jabatan Fungsional Menkeu Mendikbud Menag 15 Struktur Organisasi
  • Visi dan Misi Menjadi lembaga pengelola dana yang terbaik di tingkat regional untuk menyiapkan pemimpin masa depan serta mendorong inovasi bagi Indonesia yang Sejahtera, Demokratis, dan Berkeadilan. Mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan Indonesia melalui pembiayaan pendidikan Mendorong riset strategis dan/atau inovatif yang implementatif dan menciptakan nilai tambah melalui pendanaan riset Menjamin keberlangsungan pendanaan pendidikan bagi generasi berikutnya melalui pengelolaan Dana Abadi Pendidikan yang optimal Sebagai last resort, mendukung rehabilitasi fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana alam melalui pengelolaan Dana Cadangan Pendidikan. Visi Misi 16
  • Rencana Pengembangan Beasiswa Pendanaan Riset Pendanaan Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan Akibat Bencana Menjadi lembaga pengelola dana yang terbaik ditingkat regional untuk mempersiapkan calon pemimpin masa depan serta mendorong inovasi bagi Indonesia yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan MagisterdanDoktor Tesis/Disertasi Afirmasi RisetuntukProduk RisetKeilmuan RisetuntukPolicy Pendanaan yang berkesinambungan (funding sustainability) Organisasi yang profesional dan kredibel Penghargaanhasil karyaRiset Pengelolaan bakat (tallent management) dan alumni 17
  • Roadmap 2012 1. Mandat LPDP diberikan (Januari 2012) 2. Penguatan organisasi, business process, IT system, HR system, dan kerangka hukum; 3. Persiapan detail SOP dan kriteria beasiswa dan program lainnya; 4. Menjalin kerjasama dengan lembaga terakit; 2013 1. Penyempurnaan dan penguatan organisasi, business process, IT, HR system, dan kerangka hukum; 2. Pelaksanaan investasi pada instrumen yang berisiko rendah 3. Program Beasiswa mulai digulirkan; 4. Program Riset mulai dilaksanakan; 5. Jumlah penerima beasiswa dan Program Riset diperhitungkan secara konservatif; 6 Mengembangkan mekanisme penyaluran dana rehab 7. Membangun public awareness 2014 1. Investasi yang lebih beragam 2. Pelaksanaan penyaluran dana rehab 3. Pelaksanaan jenis layanan baru (Afirmasi, Beaiswa Kepresidenan dan Penghargaan Riset) 4. Penguataan program yang telah berjalan (program kepemimpinan, pengembangan talent poll managemenr dll) 5. Jumlah penerima beasiswa mengalami peningkatan yang siknifikan; 6. Membangun jaringan dengan universitas-universitas kenamaan di dunia; 2015 1. Menghasilkan lulusan, dan memberikan bantuan penempatan pasca kelulusan; 2. Rebranding program LPDP untuk menjaga relevansi bagi upaya membangun SDM Indonesia kelas dunia; 3. Mampu meningkatkan jumlah karya intelektual Indonesia yang dipublikasikan secara internasional; 4. Membangun kerjasama dengan para filantrofi nasional maupun internasional; 5. Penguatan internal untuk melakukan berbagai kegiatan operasional secara mandiri. 2016 Menjadi motor pengembangan SDM nasional LPDP seperti US-AID atau AusAid
  • Pengembangan DPPN 2
  • PENGEMBANGAN DPPN DAN PENGGUNAAN PNBP 20 Sumber Dana Pengelolaan Dana Penggunaan  APBN  Dikelola Sebagai Dana Abadi (Endowment Fund)  Diinvestasikan Pendapatan (PNBP) Program Layanan  Hibah  Kerjasama dengan Pihak Lain
  • 1,000.0 2,617.7 7,000.0 5,000.0 0.0 353.19 990.96 265,56 - 1,000 2,000 3,000 4,000 5,000 6,000 7,000 8,000 2010 2011 2012 2013 2014 Pokok Pendapatan PERKEMBANGAN ALOKASI DPPN DAN PNBP TOTAL DPPN : Rp 15.617.700.000.000 TOTAL PENDAPATAN: Rp1.950.400.000.000 *) Milyar Rp 75.157 • Realisasi s.d. 31 Maret 2014 • Tidak ada penambahan pokok DPPN pada APBN 2014 21 *) termasuk yang telah digunakan untuk program layanan
  • Layanan LPDP 3
  • Program beasiswa magister dan doktor, beasiswa tesis dan disertasi; Jenis Layanan Program pendanaan riset strategis yang bersifat inovatif dan produktif; Program rehabilitasi fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana alam; 23 Pengelolaan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (Investasi)
  • Program Beasiswa Ratna Prabandari Kepala Divisi Evaluasi dan Penyaluran Dana Kegiatan Pendidikan Direktorat Dana Kegiatan Pendidikan
  • Program Beasiswa Program Beasiswa Pendidikan Indonesia, meliputi; 1. Program Reguler (Masgister dan Doktor) 2. Beasiswa Tesis dan Disertasi 3. Beasiswa Afirmasi Indonesia Presidential Scholarship
  • Program Beasiswa Magister - Doktor
  • Syarat Pendaftaran Beasiswa Magister-Doktor 1. Warga Negara Indonesia , usia pada saat wawancara Magister : maksimal 35 tahun , dan Doktor : maksimal 40 tahun 2. Prestasi Akademik • Skor TOEFL 550 (iBT® 79)/ IELTS™ 6,5/TOEIC® 750 untuk LN, TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600. untuk DN, atau yang setara (IELTS, TOAFL, TOCFL dsb.) Khusus yang melanjutkan studi pada negara yang sama pengantar bahasa akademiknya, maka LoA unconditional menjadi pertimbangan utama. • IPK S1 minimal 3,00 (untuk S2); • IPK S2 minimal 3,25 (untuk S3) pada skala 4, atau IPK ekuivalen untuk skala lainnya, atau memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada) • Sanggup menyelesaikan studi program magister paling lama 2 (dua) tahun dan doktoral 4 (empat) tahun,
  • 3. Capaian Non-Akademik • Memiliki pengalaman berorganisasi • Kontribusi kepada masyarakat, dan/atau • Prestasi lainnya (olahraga/kesenian/budaya/lainnya). 4. Motivasi Memiliki motivasi untuk melanjutkan studi dan berkontribusi kepada bangsa. 5. Direkomendasikan oleh: • Pimpinan Perguruan Tinggi bagi dosen, • Pimpinan Unit Kerja bagi yang sudah bekerja, atau • Tokoh Masyarakat bagi calon yang belum bekerja. Kriteria Penerima Beasiswa :  Lulus seleksi beasiswa Pendidikan Indonesia  Lulus seleksi di PT  Mengikuti Program Kepemimpinan LPDP Syarat Pendaftaran Beasiswa Magister-Doktor
  • Proses Seleksi Beasiswa 1 Seleksi Dokumen 2 Wawancara 3 4 Leaderless Group Discussion Program Kepemimpinan
  • Program Beasiswa Tesis - Disertasi
  • Syarat Pendaftaran Beasiswa Tesis-Disertasi 1. Mahasiswa yang sudah menyelesaikan seluruh mata kuliah yang dinyatakan dalam bentuk transkrip; 2. Dinyatakan lulus seminar/ujian proposal oleh pimpinan program pascasarjana atau keterangan lain yang sejenis; 3. Judul penelitian dan bidang kajian yang bersifat strategis sesuai dengan visi dan misi LPDP dan bidang-bidang keilmuan yang menjadi prioritas LPDP yaitu teknik, sains, pertanian, akuntansi dan ekonomi, hukum, agama, kedokteran/kesehatan, sosial dan budaya; 4. Telah, sedang dan tidak akan menerima bantuan beasiswa tesis dan disertasi dari sumber lain baik dalam negeri maupun luar negeri.
  • Proses Seleksi Tesis - Disertasi 1. Proses Pendaftaran dilakukan secara online melalui website; http://www.lpdp.depkeu.go.id 2. Waktu Pendaftaran dibuka sepanjang tahun (dengan proses seleksi yang dilakukan sebanyak 2 (dua) kali setahun yaitu; bulan Maret dan September. Mendaftar minimal 3 bulan dari rencana penelitian. 3. Seleksi • Administrasi • Review dokumen • Wawancara (Reviewer 2 org dan Psikolog 1 org)
  • Program Beasiswa Afirmasi
  • a. Jenis Program Beasiswa : Beasiswa Afirmasi Magister dan Doktor DN/LN b. Program studi sasaran: Bidang keilmuan yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan kebutuhan pembangunan nasional Tujuan Jenis Layanan PT penyelenggara Pemberian akses kepada seluruh masyarakat Indonesia dengan memperhatikan asal daerah, prestasi non akademik, kebutuhan negara, dan asas keadilan. a. Perguruan tinggi dalam negeri; Terakreditasi minimal B institusi dan terakreditasi A program studi oleh BAN-PT b. Perguruan tinggi Luar Negeri; Peringkat Perguruan Tinggi dan Program Studi lebih baik dari Perguruan Tinggi dan Program Studi dalam negeri. Kebijakan Program Beasiswa Afirmasi
  • Sasaran 1. Berasal dari daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan); 2. Warga Negara Indonesia yg berprestasi di tk. Nasional/ Internasional di bidang Sains, Teknologi, olah raga, seni dan budaya, termasuk anak miskin penerima Beasiswa Bidik Misi yang memperoleh predikat Cumlaude; 3. Warga Negara Indonesia yang mendapatkan beasiswa yang jumlahnya dibawa standar kelayakan, yang memiliki prestasi akademik, maka dimungkinkan untuk memperoleh tambahan beasiswa pendidikan Indonesia yang ditetapkan oleh LPDP; 4. Sektor strategis yang dibutuhkan oleh Negara berdasarkan prioritas pembangunan nasional. PROGRAM BEASISWA AFIRMASI
  • 1. Warga Negara Indonesia , usia pada saat pendaftaran Magister : maksimal 40 tahun , dan Doktor : maksimal 45 tahun 2. Prestasi Akademik a. Magister  Sarjana, atau sedang aktif menyelesaikan program Sarjana yang telah menyelesaikan ≥ 120 SKS;  Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) min. 2,75;  Memiliki kemampuan dasar–dasar bahasa asing yang dibuktikan dengan surat keterangan dari lembaga kursus. b. Doktor  Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) min. 2,85;  Memiliki skor TOEFL prediction min. 450 atau yang setara. PERSYARATAN KHUSUS BEASISWA AFIRMASI
  • Proses Seleksi Beasiswa 1 Seleksi Dokumen 2 Wawancara 3 4 Leaderless Group Discussion Program Kepemimpinan
  • Magister/ Doktor 16.881 82.11% Tesis/ Disertasi 3.679 (17.89 %) Dalam Negeri Luar Negeri Jumlah Magister 8.937 4.706 13.643 Doktor 1.521 1.717 3.238 Jumlah 10.458 6.423 16.881 Dalam Negeri Luar Negeri Jumlah Tesis 2.220 176 2.396 Disertasi 819 464 1.283 Jumlah 3.039 640 3.679 20.560 Perkembangan Pendaftar Beasiswa Berdasarkan Program Beasiswa Tesis / Disertasi Magister / Doktor
  • PENDAFTAR 20.560 orang Dok. Lengkap 4.468 orang Lolos Seleksi Wawancar a1.555 orang (38.55%) Telah Seleksi Adm 4.034 orang 16.092 orang 2.479 orang (61.45%) 434 orang Ya Ya Ya Tidak Belum Belum Perkembangan Seleksi
  • Magister/ Doktor 1.034 (66.50%) Tesis/ Disertasi; 521 (33.50 %) 1.555 Dalam Negeri Luar Negeri Jumlah Magister 325 442 767 Doktor 84 183 267 Jumlah 409 625 1034 Dalam Negeri Luar Negeri Jumlah Tesis 346 19 365 Disertasi 100 56 156 Jumlah 446 75 521 Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia Tesis / Disertasi Magister / Doktor
  • PNS Non Dosen 382 (24.57%) Dosen 120 (7.72%) TNI/Polri 9 (0.58%) Swasta 414 (26.62%) Fresh Graduate 630 (40.51%) 1.555 Persentase Penerima Beasiswa Berdasarkan Jenis Pekerjaan
  • Penerima BPI Tahun 2013 dan Perkiraan 2014 19% 14% 14% 9% 9% 7% 6% 5% 5% 5% 7% Teknik Science Pertanian Kedokteran Akuntansi Hukum Agama Sosial Bahasa dan Senin Budaya Bidang Lain Afirmasi 2.032 (2014) 29% 26%8% 5% 10% 6% 6% 9% 1% 1.55 5 (2013) 44
  • No. Rank Institution Total 1 3 HarvardUniversity 1 2 4 UniversityCollege London 7 3 5 UniversityofOxford 4 4 6 Imperial College London 4 5 12 UniversityofPennsylvania 1 6 13 ETHZurich(SwissFederal Institute ofTechnology) 1 7 21 UniversityofEdinburgh 5 8 24 AustralianNational University 6 9 25 National UniversityofSingapore 2 10 30 UniversityofTokyo 2 11 32 UniversityofManchester 12 12 35 KyotoUniversity 4 13 36 UniversityofMelbourne 5 14 39 UniversityofSydney 4 15 46 UniversityofQueenslandAustralia 2 16 47 NanyangTechnological University 3 17 50 OsakaUniversity 1 64 1.034 GrandTotal TotalAwardeeyangMemilikiLOA 2 32 1 17 5 7 Sebaran Penerima BPI di Universitas Top 50 United States of America United Kingdom Swiss Australia Singapore Japan 6 6% 100% Profil Penerima BPI – Top 50 University
  • No. Universitas Negara Kota 1 California Institute of Technology (Caltech) USA Pasadena 2 Carnegie Mellon University USA Pittsburgh 3 Columbia University USA New York 4 Cornell University USA Ithaca 5 Duke University USA Durham 6 Georgia Institute of Technology (Georgia Tech) USA Atlanta 7 Harvard University USA Cambridge 8 Johns Hopkins University USA Baltimore 9 Massachusetts Institute of Technology (MIT) USA Cambridge 10 New York University (NYU) USA New York City 11 Northwestern University USA Evanston 12 Princeton University USA Princeton 13 Stanford University USA Stanford 14 University of California, Berkeley USA Berkeley 15 University of California, Los Angeles (UCLA) USA Los Angeles 16 University of Chicago USA Chicago 17 University of Illinois at Urbana-Champaign USA Urbana 18 University of Michigan USA Ann Arbor 19 University of North Carolina at Chapel Hill USA Chapel Hill. 20 University of Pennsylvania USA Philadelphia 21 University of Texas at Austin USA Austin 22 University of Washington USA Seattle 23 University of Wisconsin-Madison USA Madison 24 Yale University USA New Haven 25 Imperial College London UK London Universitas 50 Besar Dunia
  • No. Universitas Negara Kota 26 King's College London UK London 27 London School of Economics and Political Science (LSE) UK London 28 University College London (UCL) UK London 29 University of Cambridge UK Cambridge 30 University of Edinburgh UK Edinburgh 31 University of Manchester UK Manchester 32 University of Oxford UK Oxford 33 Peking University RRC Beijing 34 The University of Hong Kong RRC Hong Kong 35 Tsinghua University RRC Beijing 36 University of British Columbia Kanada Vancouver 37 University of Toronto Kanada Toronto 38 McGill University Kanada Pittsburgh 39 Australian National University Australia Canberra 40 University of Melbourne Australia Melbourne 41 Kyoto University Japan Kyoto 42 The University of Tokyo Japan Tokyo 43 École Polytechnique Fédérale de Lausanne Swiss Écublens 44 ETH Zürich – Swiss Federal Institute of Technology Zürich Swiss Zürich 45 Ecole Polytechnique Perancis Palaiseau 46 National University of Singapore (NUS) Singapura Singapura 47 Seoul National University Korea Gwanak 48 University of Copenhagen Denmark Copenhagen 49 Al-Azhar University Mesir Kairo 50 King Saudi University Saudi Arabia Riyadh Universitas 50 Besar Dunia
  • Program Pendanaan Riset dan Rehab Diki Chandra Kepala Divisi Evaluasi Dana Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan Direktorat Dana Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan
  • Jenis Layanan: • Bantuan Dana RISPRO (Riset Inovatif Produktif); Komersial Implementatif Tujuan: Mendorong riset yang dapat meningkatkan daya saing bangsa dengan arah: • Mengembangkan dan/atau menghasilkan produk • Mengembangkan dan/atau menghasilkan kebijakan publik • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi • Melestarikan nilai dan budaya bangsa. Fokus Riset: Ketahanan Pangan, Ketahanan Energi, Tata Kelola, Ekonomi Ramah Lingkungan (eco-growth), Kesehatan, Sosial Keagamaan, dan Budaya. Pendanaan Riset
  • 50 Overview Pendanaan Riset Pembangunan Indonesia (RPI) Overview Pendanaan Riset Pembangunan Indonesia
  •  Pendanaan RPI 51 Latar Belakang : Penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta pelestarian budaya dan pengembangan sumber daya manusia sangat diperlukan bangsa Indonesia agar memiliki kemampuan untuk mentransformasikan secara optimal sumber daya alam maupun budaya bangsa menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi dengan bangsa lain. Tujuan : 1. Mengembangkan dan/atau menghasilkan produk; 2. Mengembangkan dan/atau menghasilkan kebijakan publik; 3. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi; dan 4. Melestarikan nilai budaya bangsa. Jenis Pendanaan RPI Komersial Implementatif Bantuan Dana RISPRO Overview Pendanaan Riset Pembangunan Indonesia 1 2
  • 52 Bantuan Dana RISPRO (Riset Inovatif Produktif) Bantuan Dana RISPRO
  • 53 Skema Bantuan Dana RPI Riset Terapan Riset Dasar Riset Eksperimen Riset Pengembangan Prototipe Riset Scaling Up Riset Alih Teknologi & Standarisasi Komersialisasi /Implementasi Teknologi Belum Terbukti Layak Teknologi & Komersialisasi/Implementasi Bantuan Dana Riset Pembangunan Indonesia Tahapan Riset Sebelumnya Layak Teknologi (Paten) Sumber : LIPI dan berbagai sumber diolah SKEMA RISET INOVATIF PRODUKTIF IMPLEMENTATIF SKEMA RISET INOVATIF PRODUKTIF KOMERSIAL
  • 54 Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Komersial Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Implementatif Fokus : Ketahanan Pangan, Energi, dan Kesehatan Fokus : Eco-Growth, Tata Kelola, Sosial Keagamaan, dan Budaya Komponen Pendanaan : 1. Gaji/upah (termasuk honorarium narasumber setinggi-tingginya 30%; 2. Pembelian bahan, peralatan, sewa laboratorium, dan uji pasar serendah- rendahnya 50%; 3. Perjalanan dalam negeri setinggi-tingginya 15%; 4. Operasional institusi (untuk lembaga yang menaungi Ketua Perisset) sebesar 5%. Komponen Pendanaan : 1. Gaji/upah (termasuk honorarium narasumber setinggi-tingginya 30%; 2. Perjalanan, pengumpulan/ pembelian data dan dokumen, seminar/lokakarya, focus group discussion, alat terkait riset, publikasi, dan laporan serendah-rendahnya 65%; 3. Operasional institusi (untuk lembaga yang menaungi Ketua Perisset) sebesar 5%. Nilai Bantuan Dana : Rp2 miliar per judul per tahun  Bantuan Dana RISPRO Nilai Bantuan Dana : Rp500 juta per judul per tahun Fokus, Nilai, dan Komponen Bantuan Dana RISPRO Bantuan Dana RISPRO
  • 55 Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Komersial Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Implementatif 1. Riset harus melibatkan mitra sehingga hasil riset langsung dapat diterapkan/dikomersialisasikan oleh pihak mitra yang didukung oleh perjanjian kerja sama; 2. Mitra adalah industri yang mayoritas modalnya dimiliki oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah dan/atau perusahaan/Warga Negara Indonesia; 3. Mitra harus memiliki komitmen untuk berkontribusi dalam riset dapat berupa penyertaan dana (cash) ataupun bentuk lain yang dapat diukur dengan uang (in-kind); 4. Kontribusi mitra berupa penyertaan dana (cash) sekurang-kurangnya sebesar 10% (sepuluh persen) dari usulan bantuan dana riset; 5. Riset harus memiliki kelayakan bisnis. 1. Riset pada tahun pertama dapat melibatkan mitra (opsional) dan harus melibatkan mitra pada tahun kedua sehingga hasil riset langsung dapat diimplementasikan 2. Mitra adalah lembaga sektor publik (lembaga pemerintah dan pemerintah daerah) atau korporasi yang dapat bertindak sebagai regulator implementasi hasil riset atau kelompok masyarakat yang dapat bertindak sebagai pengguna hasil riset. 3. Riset harus memiliki kelayakan implementasi kebijakan/model  Bantuan Dana RISPRO Persyaratan Bantuan Dana RISPRO Persyaratan Khusus : Persyaratan Umum : 1. Riset dilakukan dalam wilayah R.I.; 2. Penyempurnaan riset dimungkinkan dilakukan di luar negeri untuk mendapat dukungan fasilitas riset yang tidak bersifat komersil; 3. Riset harus bersifat multidisiplin agar dapat memberikan perspektif lengkap terhadap pemecahan permasalahan bangsa atau peningkatan daya saing bangsa; 4. Setiap kelompok periset hanya boleh mengusulkan satu usulan pada tahun yang sama baik sebagai ketua ataupun anggota periset; 5. Riset yang dilakukan oleh dua lembaga riset atau lebih harus dibuktikan dengan perjanjian kerja sama riset antar lembaga. Bantuan Dana RISPRO
  • 56 Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Komersial Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Implementatif  Bantuan Dana RISPRO Kriteria Bantuan Dana RISPRO Bantuan Dana RISPRO 1. Riset dilakukan oleh kelompok periset yang bernaung di bawah badan penelitian kementerian/lembaga pemerintah dan pemerintah daerah, lembaga-lembaga riset swasta, perguruan tinggi, atau lembaga lainnya yang berkompeten untuk melakukan riset. Khusus kelompok periset yang bernaung di bawah badan penelitian kementerian/lembaga pemerintah harus bekerjasama dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, lembaga- lembaga riset swasta, perguruan tinggi, atau lembaga lainnya yang berkompeten untuk melakukan riset. 2. Kelompok periset memiliki integritas dan komitmen untuk menyelesaikan riset sesuai dengan target hasil dan waktu yang dinyatakan dalam pakta integritas. 3. Kelompok periset diketuai oleh periset bergelar minimal doktor atau berkualifikasi setara (sesuai dengan standard Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan memiliki rekam jejak riset sesuai dengan bidang yang diusulkan dan ditunjukkan dalam biodata. 4. Kelompok periset memiliki roadmap riset yang mendukung bidang yang diusulkan. 5. Kelompok periset tidak sedang menempuh studi lanjut dan/atau akan mengikuti kegiatan akademik lain yang dapat mengganggu jalannya riset (Program Academic Recharging, Postdoc, dan lain-lain). 6. Kelompok periset berjumlah minimal 3 (tiga) orang (termasuk ketua), yang berasal dari badan penelitian kementerian/lembaga, lembaga riset pemerintah dan/atau swasta, perguruan tinggi, serta mitra, dan/atau lembaga lainnya yang berkompeten untuk melakukan riset. 7. Usulan riset yang diajukan oleh kelompok periset sudah mendapat persetujuan pimpinan lembaga pengusul dan pimpinan lembaga mitra yang dibuktikan dengan tanda tangan di lembar pengesahan.
  • 57 Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Komersial Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Implementatif Luaran : Bantuan Dana RISPRO dalam rangka komersialisasi produk/teknologi untuk penguatan industri strategis yang dapat berupa salah satu atau lebih dari : 1. invensi produk baru yang layak dikomersialkan; 2. invensi teknologi baru untuk menghasilkan produk baru yang memiliki nilai komersial; 3. pengembangan produk yang telah ada; 4. perbaikan proses produksi; 5. penerapan teknologi baru yang memiliki nilai ekonomis guna meningkatkan daya saing industri nasional. Selain salah satu luaran di atas, Bantuan Dana RISPRO Komersial harus menghasilkan luaran saintifik, yaitu sekurang-kurangnya permohonan hak kekayaan intelektual. Luaran : Bantuan Dana RISPRO dalam rangka implementasi kebijakan/model harus menghasilkan salah satu luaran sebagai berikut: 1. Penerapan kebijakan/model penguatan tata kelola sektor publik dan korporasi; 2. Penerapan kebijakan/model pengembangan dan peningkatan ekonomi berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. 3. Penerapan kebijakan/model perwujudan dan peningkatan keharmonisan sosial keagamaan. 4. Penerapan kebijakan/model pengembangan dan pelestarian budaya Indonesia. Selain salah satu luaran di atas, Bantuan Dana RISPRO Implementatif harus menghasilkan luaran saintifik, yaitu wajib melakukan publikasi pada jurnal internasional yang mempunyai reputasi atau jurnal nasional terakreditasi.  Bantuan Dana RISPRO Luaran Bantuan Dana RISPRO Bantuan Dana RISPRO
  • 58 Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Komersial Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Implementatif  Bantuan Dana RISPRO Pendaftaran Bantuan Dana RISPRO Bantuan Dana RISPRO 1. Penyampaian informasi mengenai Bantuan Dana RISPRO dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung (website : www.lpdp.depkeu.go.id) 2. Kelompok periset mengajukan proposal riset secara on-line (www.rispro.lpdp.depkeu.go.id) yang dapat dilakukan sepanjang tahun, sbb : - Batch I  30 Juni tahun sebelumnya s.d. 31 Januari tahun berikutnya; dan - Batch II  1 Februari s.d. 30 Juni tahun berjalan 3. Pengumuman hasil seleksi administrasi dan substansi dapat disampaikan secara on-line dan/atau surat pemberitahuan sekurang-kurangnya kepada kelompok periset (halaman muka dashboard periset yang didapat pada saat pendaftaran di www.rispro.lpdp.depkeu.go.id) 4. Penandatanganan perjanjian Bantuan Dana RISPRO dilakukan antara pimpinan LPDP dengan pimpinan lembaga ketua kelompok periset sesuai dengan mekanisme yang diatur oleh LPDP.
  • Seleksi Adm Desk Evaluation Paparan 59 SELEKSI PROPOSAL •Klarifikasi •Verifikasi •Validasi Visitasi
  • 61 Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Komersial Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Implementatif  Bantuan Dana RISPRO Pencairan Bantuan Dana RISPRO Bantuan Dana RISPRO I40% II40% III20% I30% II40% III30%
  • 62 Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Komersial Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Implementatif  Bantuan Dana RISPRO Monitoring dan Evaluasi Bantuan Dana RISPRO Bantuan Dana RISPRO 1. Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh tim yang ditunjuk oleh LPDP. 2. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan sekurang-kurangnya sebanyak 2 (dua) kali selama masa kontrak tahunan. 3. Evaluasi Bantuan Dana RISPRO untuk riset tahun berikutnya didasarkan pada capaian luaran riset sesuai perjanjian.
  • 64 PENDAFTARAN Waktu • Batch I: s.d. 31 Jan 2014 • Batch II: s.d. 30 Juni 2014 Akses/ Online • www.rispro.lpdp.depkeu.go.id
  • Terima Kasih
  • Q & A 1. Latar belakang fasilitas pendidikan nonformal, diperhitungkan? Belum ada mandat, latar belakang S1 bisa darimana pun, spanjang terkreditasi BAN PT. 2. Fasilitas Rehab, sumber mandat darimana? Masih berdasarkan mandat 3 kmentrian, dikarenakan berada pada aturan last resort yang merupakan layer terakhir dari semua penanggung jawab fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana (BNPB, Dikbud, Pemda dll). 3. Mengapa tidak ada ikatan dinas? Agar para awardee menjadi independen, membuka lapangan kerja, bukan meminta. Jaminan tidak lari diatur dengan atase di negara terkait. Semua hal terkait rencana pasca studi sudah diakomodir dalam bentuk talent management LPDP, dan diantisipasi dalam proses seleksi dan Program Kpmimpinan.
  • • Apakah LPDP alan mengalamai kondisi serupa dengan rencana pembangunan satelit besutan Bapak Habibie? Komitmen LPDP dan semua komponen bangsa (termasuk kompasianer) untuk memperkuat monitoring dan evaluasi. • Apakah Rispro memungkinkan untuk riset multiyears? Bisa, tapi dalam pelaksanaan, kontrak tetap per tahun dengan evaluasi per tahun. • Apakah ada rencana jangka panjang dari LPDP? Roadmap jangka panjang LPDP adalah, kumpulan orang2 biasa yang ada saat ini, akan dijadikan kumpulan orang2 luar biasa pada 2045 nanti, sebagai bentuk tanggung jawab antar generasi.
  • • Boleh daftar dari sekarang? Nggak • Lulus LPDP dulu, atau dapet LoA dulu? Dua2nya bisa. Jika sudah mendapat beasiswa LPDP, namun belum memiliki LoA, lpdp memberikan waktu 1 tahun untuk mendapat LoA. • Prioritas di bidang pendidikan? Di luar bidang prioritas, bidang ilmu tertentu (termasuk pendidikan) tetap dipertimbangkan untuk diakomodasi. • Bagaimana dengan bukti kelulusan yang bukan transkrip dengan format umum di Indonesia? Bisa, nanti akan dikonversi. • Bagaimana dengan peranakan yang belum memiliki status WNI? Syarat utama WNI • Kegagalan di tiap tahap, bolehkah mendaftar lagi? 1. Seleksi Dokumen, langsung daftar lagi, 2. Di wawancara, 6 bulan, 3. Di PK, kemungkinan tidak diperkenankan dalam jangka waktu yg panjang • Apakah harus linier jurusan studinya? Tidak, selama tidak terlalu jauh, masih ada kesempatan untuk mendaftar. • Untuk S2 ke S3, apakah harus ada waktu jeda? Tidak. Karena penerima beasiaswa LPDP tidak berasal dari kelompok yang tersegmentasi dan tidak memiliki instansi asal (Sektor publik/PNS/TNI/Polri). Karena LPDP dibuka untuk semua sektor, swasta, public dan kemsyarakatan. Tapi, pertimbangan utama adalah portofolio saat melaksanakan studi S2. • Mengapa Regional? Sebagai target minimal dengan perbandingan lembaga serupa di tingkat asean dan sekitar.